Jawa Tengah Memilih

Jawa Tengah Memilih

Perlu dicatat sebagai perhatian. Ini bukan kampanye lho, ya. Beneran bukan, hanya mau share saja tentang acara di salah satu stasiun televisi swasta milik negeri tercinta. Program acaranya yaitu Jawa Tengah Memilih.

Malam tadi rumah tiba-tiba ramai, karena pada menonton acara ini. Saudara dari Bapak pada ke Rumah hanya untuk melihat Calon Gubernur menyampaikan pendapat dan berkampanyae di televisi. Pada hari Minggu, 26 Mei 2013, Provinsi Jawa Tengah akan menyelenggarakan Pemelihan Gubernur. Kenapa harus hari minggu sih, coba hari lainnya, hari aktif kerja misalnya. 😆

Acara Jawa Tengah Memilih ini dibagi menjadi lima sesi. Yaitu, menjawab pertanyaan dari masyarakat, menjawab singkat dengan kartu jawab, pertanyaan dari ahli pakar, tanya jawab antar calon gubernur dan penyampaian visi dan misi. Siap mencalonkan sebagai gubernur memang harus siap mental. Siap terjang juga, mengingat suasana di studio sangat ramai, saling sorak dan saling mengunggulkan calon masing-masing.

Ana Motor Mabuur, nggawa apa hayooo. . . 😀

Acara semakin ramai, baik dirumah saya maupun di studio,  ketika masuk sesi keempat, yaitu tanya jawab antar calgub. Sepertinya ini sudah menjadi hal biasa, ketika calgub salaing melempar pertanyaan, terkesan saling memojokkan. 🙂 Contohnya pertanyaan dari calgub nomor 3 kepada nomor 2. Calgub nomor 2 ini memang sangat terkenal mengayomi masyarakat yang berprofesi sebagai Tani. Nah, calgub nomor 3 memberi pertanyaannyakjira-kira seperti ini, “Anda sangat membanggakan pendapatan pada sektor pertanian Jawa Tengah, tapi mengapa pemasukan terbesar bukan pada sektor pertanian? Malah sektor lainnya?”. 😆 Hayoo, kenapa hayooo? 😛

Masih banyak pertanyaan yang berbobot yang dilontarkan masing-masing calgup, jika ditulis mungkin nanti akan terkesan kampanye, ya. Padahal kemarin itu hari terakhir untuk calgup saling mengekampanyekan diri lho. Mulai hari ini, seluruh poster, iklan yang berbau kampanye calgub yang terpampang di jalan sudah mulai dilepas. Hari ini sudah masuk hari tenang pilgub. Di Banjarnegara pada hari minggu kemarin juga ramai dengan kampanye-kampanye calgub, tapi saya tidak menyaksikan kampanye tersebut. 🙂

Ada yang berpendapat, siapapun Gubernurnya tidaklah penting, karena tidak memberi pengaruh yang signifikan pada hidup, kehidupan (yang bersifat materi) masing-masing orang (pribadi). Emm, tapi menurut saya koq penting, ya. Meskipun tidak berpengaruh pada pribadi, namun setidaknya suara kita dalam memilih (coblosan) berpengaruh pada kondisi dan kemajuan Provinsi Jawa Tengah. #Semoga. Untuk masyarakat Jawa Tengah, gunakan hak pilih Anda, ya. Jangan sampai tidak memilih. 🙂

Apakah malam tadi sahabat melihat Jawa Tengah Memilih?

13 thoughts on “Jawa Tengah Memilih

  1. jarang ndelok tipi Mbak 🙂

    siapapun gubernurnya. semoga membuat kemajuan dalam perbaikan..

    oiyo.. gambare apik 🙂

    Nonton monitor terus eaaa, Kaak. Benaaaaaaar, lanjutkan. 😀 ^_*

  2. Haduh, tak kira ada info tentang gimana diskusinya gitu tadi, soalnya saya masih belum punya gambaran calon tentang calon gubenur kali ini. Dan saya (mungkin) termasuk yang berpendapat seperti yang disampaikan diakhir posting itu, terancap golput, hahaha….

    Enggak, ini acara tipi. 😛 Golput itu Dosa. 😀 ^_*

  3. Semoga menadapat pemimpin yang amanah dan dapat menciptakan situasi yang aman dan tentram dalam membrikan kesejahteraan kepada masyarkatnya dalam kebarokahan dengan adil.

    Salam wisata

    Aamiin, Hidup Ejawantah Wisata. 😆 ^_*

  4. pemilihannya 26 Mei apa Juni sih?
    aku golput aja deh … :mrgreen:

    Eh, saltik. 😆 Huuu, gak kereeen. . . 😛 ^_*

  5. Semoga yang terpilih menjadi pemimpin yang amanah apalagi jika dia pernah menyampaikan janji-janji. Sukses untuk Jateng

    Sukses juga untuk Kang Pakies. ^_*

  6. calon wakil gubernur no. 1 itu adalah mantan bupati sumedang, kabupaten kami selama dua periode..sayang pembangunan yang dihasilkannya selama menjabat bupati cuman sedikit..jadi hati2lah kepada warga Jawa Tengah, jangan memilih karung dalam kucing

    Terima Kasih informasinya, Kakaaak. 🙂 ^_*

  7. Memilih adalah ciri jiwa berdemokrasi (katanya). Jiwa berDemokrasi yang didasari pada berbagai hal, diantaranya:
    1. Demokrasi atas dasar hati nurani
    2. Demokrasi atas dasar kebingungan
    3. Demokrasi atas dasar keuangan
    4. Demokrasi atas dasar balas jasa
    5/ Demokrasi atas dasar ikut-ikutan

    *Demokrasi atas dasar hati nurani yaitu memilih pemimpin karena siapa dia, dari mana dia,bagaimana dia, kenapa dia ( visi,misi,tujuan,sasaran,dan strategi).

    * Demokrasi atas dasar kebingungan yaitu memilih karena ketidak tahuan pada semua calon yang ada sehingga asal coblos tanpa memikirkan baik serta buruknya yang penting telah ikut berpartisipasi.

    *Demokrasi atas dasar keuangan yaitu memilih karena ada embel-embel uang sebelum pemilihan sehingga yang dipilih adalah yang memberikan uang.

    *Demokrasi atas dasar balas jasa yaitu memilih karena balas jasa atas jasa pemimpinnya terhadap daerah yang memilih.

    *Demokrasi atas dasar ikut-ikutan yaitu memilih karena pengaruh tetangga, saudara, atau orang lain.

    Siapapun pemimpin Jateng kelak semoga memimpin atas dasar niat dari hati yang terdalam., mampu memberikan perubahan, mampu menciptakan keadilan serta mengutamakan kepentingan masyarakat luas dibandingkan pribadi serta golongan.

    Semoga DEMOKRASI YANG KEBABLASAN dinegara kita ini bisa dikembalikan pada DEMOKRASI yang sesungguhnya.

    Kalau kamu jiwa Demorasi yang nomor berapa, Om? 😛 ^_*

  8. Duh…duh…
    aku suka berasa rempong sendiri lho kalo nontonin debat debat politik gitu lho Dah…

    Mendingan nonton drama korea aja deh…hihihi…
    *teuteup*

    Teteeep lah, ya. Doraemon itu ganteng. 😆 ^_*

  9. Semoga yang menang adalah yang keren eh … yang peduli sama rakyat 🙂

    Aamiin. . .Semoga, ya. 😀 ^_*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *