Langkah Baruku

Kreasi Masakan Serba Ikan

Kembali lagi bercerita event Festival Serayu Banjarnegara. ;) Event kedua setelah Parade Budaya diisi Lomba Masakan dan Kudapan Serba Ikan.

Lomba Masakan dan Kudapan Serba Ikan diselenggarakan oleh Kantor Ketahanan Pangan Banjarnegara, Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan dan Tim Penggerak PKK Kab. Banjarnegra pada hari Senin, 26 Agustus 2013. Ini termasuk event pendukung FSB. Pada hari sebelumnya, Pada 25/8 sebenarnya ada banyak event pendukung lainnya yang digelar, seperti Gelar Seni Budaya, Wayang Kulit, Festival Musik, Sendratari, Turnamen Golf Bupati Cup, Trabas Motor Trail dan Gelar Film Indi. Tetapi, kesemua kegiatan tersebut tidak ada yang saya ikuti. Pada hari Minggu, 25/8 saya ada kegitan rutin, Berkebun. Pinginnya sih nonton Sendratari yang digelar pada malam hari, tapi ternyata tidak diijinkan keluar ruma oleh Ibu. :mrgreen:

Lomba Masakan dan Kudapan Serba Ikan diikuti oleh ibu-ibu PKK se Kabupaten Banjarnegara dan juga Dharma Wanita. Acara ini bertempat di Pendopo Dipayudha Adigraha. Sesuai tema, seluruh masakan dan kudapan yang disajikan berbahan dasar dari ikan. Mengapa memilih ikan menjadi bahan dasar? Karena, pemda Banjarnegara sedang mencanangkan program GEMARIKAN (Garakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Program ini sering disosialisaskan kepada masyarakat, serta manfaat budi daya dan mengkonsumsi ikan. Pernah saya tulis sebelumnya pada Dawet Ayu Lele. Bahwa,tingkat konsumsi warga Banjarnegara terhadap ikan sangat rendah. Mangkannya para inovator yang ada di Banjarnegara (khususnya), sebisa mungkin menciptakan kreasi masakan dan kudapan berbahan dasar ikan.

Gurameh Blambangan

Merasa serius dalam budi daya ikan, Desa Blambangan pun menjadi contoh sekaligus pusat pemeliharaan ikan, khususnya Ikan Gurami. Jika melewati Desa Blambangan, Bawang, pasti Anda akan melihat ikon Ikan Gurami yang ada di pintu gerbang masuk Desa Blambangan. Pada lomba ini, peserta banyak memanfaatkan ikan Nila, Gurami, Patin dan Ikan Mas sebagai bahan dasarnya.

Saya datang ke Pendopo sudah agak siang, tapi saya masih bisa melihat kreasi Ibu-ibu koq. Karena, ternyata para juri lomba juga datangnya lumayan siang. Hihihihi. Lomba ini dibagi menjadi dua kategori, Masakan dan Kudapan. Di sebelah kanan, khusus untuk peserta Masakan serba Ikan dan sebelah kiri untuk peserta Kudapan serba Ikan. Takjub ketika melihat kreasi Ibu-ibu yang menyulap dan menghidangkan ikan-ikan menjadi makanan, kudapan yang cantik-cantik dan rasanya eman-eman kalau dimakan. Kereeeen, Saluuuut. :mrgreen:

Setelah muter-muter melihat dan icip-icip kreasi kudapan (makanan kecil) dari meja ke meja lain, saya pun akhirnya duduk. Ternyata ada rasa bingung juga ya, melihat banyak makanan. :mrgreen: Sedang asik icip-icip sushine wong banjar, saya ditawari oleh seorang Ibu untuk icip-icip kudapan lainnya. Adalah Bolu Sehun Isi Mujahir.

Lomba Masakan dan Kudapan Serba Ikan 2

Taburannya mirip Keju. . . :mrgreen:

Saya pun duduk dan mengambil satu Bolu. Ini tanpa basa-basi banget, ya. Iya, pasalnya Bolu ini tidak ada yang menjaganya. Bukan berarti saya mencuri lho, saya sudah ditawari sebelumnya. Pertama lihat, seperti Bolu bertabur keju. Langsung bertanya dalam hati, bagaimana bisa ada ikan didalam Bolu? Hahaha, dasar orang yang belum mulai berkreasi masak, ya. Bisa dong, ya. Ternyata Bolu ini sungguh alot, very-very kenyal, kenyal bangets. Ternyata yang dijadikan selimut bukan keju, melainkan suhun. Tahu suhun, kan? Itu lho, temannya Mie. Tapi itu dijudul kudapan koq sehun, ya? Typo mungkin, ya? :mrgreen:

Bolu Suhun Isi Mujahir

Percaya, kan? Suhun bukan keju. . :D

Pertama menggigit, belum terasa ikannya. Masih seperti sedang makan ketan. Lama-lama rasa ikan terasa ketika hamper habis. Hahahaha. Ini tandanya pingin nyobain lagi. Saya amati teksturnya itu koq mirip-mirp busil direbus, ya? :mrgreen: Tahu busil, kan? Masih dari kelas ubi-ubian koq, Talas lho. Iki sing nulis tah mbingungi. Hahahaha.

Kudapan Serba Ikan

Roti isi Abon belum habis, sudah ambil Bolu Sehun. .  :mrgreen:

Isi Mujahir

Mirip busil. . .

Setelah melihat dan merasakannya, saya penasaran dengan cara membuat Kudapan ini. Saya coba Tanya sama Ibu-ibu yang duduk didekat kudapan. Saya kira beliau adalah pemilik kudapan penuh kreasi ini, atau mungkin temannya. Dan ternyata bukan. Pemilik Kudapan ini sedang keluar dari area lomba, entah kemana. Akhirnya, saya hanya bisa penasaran karena di atas meja juga tidak disediakan resep atau cara pembuatannya. Mungkin, bisa kita tanyakan kepada Mba Ika, Mba Esti, Jeng Non, Bundo LJ, Bu Moda, Teh Orin, Una, Pakde Cholik, Om Nh, Pak Mars atau Uda Vizon. Hahaha, semuanya jago masak kan, ya? :mrgreen:

Sudahlah, daripada melantur kemana-mana mending disudahi saja postingan tentang Kreasi dan Inovasi Masakan Serba Ikan meski masih dihantui rasa penasaran tentang Kudapan Bolu Sehun itu. Saya masih punya beberapa masakan dan kudapan yang maknyus. Saya simpan di Galeri.

Apakah pada hari Senin hanya satu acara saja, Dah? Tidak. Pada hari yang sama ada acara Kirab Pesta Parak Iwak dan Tirakatan Pesta Parak Iwak. Kedua acara ini tidak saya ikuti. Mengapa? Penjelasannya pada postingan berikutnya, ya. Tentang Pesta Parak Iwak, dimana pengunjungnya lur biasa.

30 thoughts on “Kreasi Masakan Serba Ikan

  1. Ririn

    Sepertinya enak ni mbak masakannya. Saya terus terang belum pernah masak atau makan makanan seperti itu wkwkwkwk :D Maklum mbak saya orang desa :D

    Sama dong, MBa. Saya juga dari Desa. Aseli. . .^_*

  2. Siti Fatimah Ahmad

    Assalaamu’alaikum wr.wb, Idah manis…
    Bunda senang melihat foto enak masakan dari ikan ini. Cuma sayangnya, bunda tidak suka makan ikan. Bunda lebih suka makan ayam aja…

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. :D

    Wa’alaikumsalaam. Sayang sekali, Bunda tidak doyan ya. :) . .^_*

  3. Siti Fatimah Ahmad

    Assalaamu’alaikum wr.wb, Idah manis. Bunda senang melihat foto enak masakan dari ikan ini. Cuma sayangnya, bunda tidak suka makan ikan. Bunda lebih suka makan ayam aja. Salam manis dari Sarikei, Sarawak. :D

  4. noni

    hihihi aku kan gak jago masak sayang :) tapiiii mau deh nyobain makanan banjar :)
    Idahhh mau nanya dong, kamu tau gak sih yg jual tas2 tikar dari banjar?? pengen beli deh. kalo tau yang jual OLS let me know yaaa

    Kan lagi belajar, Non. wkwkwkw. Tas Tikar itu di klampok, Non. Tapi ada OLSnya atau tidak, saya kurang paham. Nanti saya cari tahu, ya. . . ^_*

  5. prih

    Banjarnegara makin menggemaskan, unggul dalam wisata budaya pun produk ikannya.
    Duh lezatnya bagi dong non….

    Bagaimana jika Bu Prih buat kudapan ini? Hihihi ^_*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Content security powered by Jaspreet Chahal