KOTA TUA REVIEW KONGKOW MISTER ALADIN

Oleh-oleh dari Kongkow Bareng Food dan Travel Blogger

“Semua orang bisa menjadi Travel Photographer! Namun, hasil foto yang unik, tidak biasa, berbeda dengan hasil foto pada umumnya, itulah yang banyak dicari media”. ~Barry Kusuma~

Kamis, 23 April 2015, saya menghadiri acara Kongkow Bareng Food & Travel Blogger yang digelar oleh Mister Aladin di Cafe Batavia, Kota Tua, Jakarta. Nyess banget saat membaca caption undangan dan tempat kongkownya. *hulahulahula*D

Cafe Batavia dan Kota Tua, dua tempat yang iconic banget di Jakarta. Ini Mister Aladin beneran cerdas dalam memilih tempat kongkow. Terlebih, saat tahu bahwa yang akan mengisi talkshow adalah Mas Barry Kusuma. *goyanggergaji*

Adakah diantara kamu yang belum kenal sama Mas Barry? Dia adalah seorang fotografer profesional yang berfokus pada landscaper nature dan culture photography. Silakan lihat hasil jepretannya yang memesona itu di akun flickrnya.

Acara berlangsung hanya tiga jam. Dimulai pukul 14.00-17.00 WIB. Waktu yang cukup singkat untuk mengupas tuntas tentang “jalan-jalan dapat duit” yang menjadi tema hits saat itu. Saya tahu bahwa waktu untuk sharing tidak banyak. Tak disangka dan tak direncana, saya mendapat waktu yang lebih singkat lagi. Saya datang terlambat, Sodaraah! 😆

CAFE BATAVIA JAKARTA

Tjakeep!

“Tenang, Mbak, tenang. Silakan isi daftar hadir dahulu, ya”. Bibir rasanya susah banget mau ngomong iya. Ngga keluar suara, hanya bisa tersenyum kaku. Bisa bayangin, ngga? 🙁

“Silakan langsung ke sebelah kanan ya, Mbak”. Lanjut Mbak Crew Aladin yang berdiri tepat di depan pintu masuk. Dalam keadaan napas masih tersenggal-senggal, entah kenapa, saya memilih arah ke kiri. Nyelongong melewati para crew Mister Aladin yang tengah asyik ikut menyimak sharing materi.

BATAVIA KOTA TUA

Bersih, nyaman. . .

Saat kekurangan cairan, konsentrasi pun hilang. Sampai tidak tahu kanan-kiri. Bhahaha Malu ya, Dah? *jangan ditanya* Tapi, saat itu sebelah kanan yang ditawarkan memang nampak penuh kursinya. Jadi, ya….gitu, deh!

Duduk manis, menatap satu per satu wajah teman-teman yang datang. Yaaa…siapa tahu ada yang menawarkan minum setelah ada kontak mata, gitu. Bhahaha Menilik goody bag dari Mister Aladin, ternyata ngga ada air mineralnya. *siul-siul* Etapi…isi goody bagnya bermanfaat banget!

Oooo…ooo…itu yang namanya Mas Barry Kusuma, ya. Seorang Fotografer, Travel Photographer ternama, yang hasil jepretannya selalu ciamik!

Karena pembicaranya adalah Barry Kusuma, yang mana ia adalah Travel Photographer, pembahasannya pun tak jauh dari profesinya. Berawal dari hasil jepretan, kemudian bisa mendapatkan uang!

JALAN-JALAN DAPAT DUIT

Gayanya Mas Barry lho. . .

Saya mulai serius mendengar sharing seputar travel fotografer saat Mas Barry memberi tip tentang fotografi (insya allah akan saya posting terpisah) dan bercerita tentang jalan-jalannya ke berbagai pulau di Indonesia. Menarik banget! Saya pun mulai pencet-pencet handphone untuk sekadar mendokumentasikan ilmu yang saya dapat lewat twitter dengan hastag #KongkowAladin.

Lalu, kira-kira bagaimana cara saat traveling bisa mendapat hasil jepretan yang maksimal dan kemudian bisa menjadi duit! Yaps…setelah jalan-jalan bisa dapat duit! Pingin banget!

Berikut empat cara untuk memulai, mengawali “jalan-jalan dapat duit” yang dibagikan oleh Mas Barry.

Riset Objek Wisata

Hal pertama yang menjadi pertimbangan dan perlu kamu lakukan sebelum mendatangi objek wisata untuk mendapat jepretan yang maksimal yaitu riset objek wisata. Mas Barry menegaskan, bahwa riset objek bisa lewat teman yang sudah pernah mendatang objek wisata yang akan kita kunjungi, atau sekadar riset lewat internet.

Riset menjadi paling penting guna untuk tahu sekiranya kamera atau lensa apa yang cocok untuk mengambil objek, supaya objek nampak menarik dan memesona. Ya, kan, fotonya sudah niat untuk dimonetize, perlatan tempurnya harus maksimal, dong. 😉

TELAGA DRINGO

Refreshing duluuu. . .

Angkat Sisi Lain yang Positif

Fotografer hendaknya mengambil foto objek dari sisi positifnya. Mas Barry menyampaikan, bahwa mengangkat sisi lain yang positif dari sebuah objek wisata, kemudian menjadikan hasil foto tersebut nampak berbeda dengan hasil jepretan orang lain merupakan tantangan bagi Travel Photographer. Ya…objek foto tidak hanya fokus pada satu objek saya, libatkan apa yang ada di sekitar agar nampak lebih natural.

Bukankankah foto yang menonjolkan sisi positif memang lebih enak dipandang, ya? So, kalau ada yang bisa diambil sisi baiknya, kenapa harus mengekspose sisi negatif? 😉

Share Hasil Foto di Akun Sosial Media

Usai mendapat hasil jepretan yang kece maksimal, kamu wajib share di akun sosial media yang kamu miliki. Pada akun twitter atau instagram, misalnya. Mention akun-akun terkenal, dimana akun tersebut masih sejalur dengan foto traveling. Hmmm…yaiyalah, masak mengunggah pesona pulau samosir mentionnya ke akun-akun kecantikan, cyiint? 😆 Ngga matching, dong!

Mas Barry juga menambahi, jika kamu sudah jalan-jalan ke dua belas provinsi di Indonesia dan mempunyai stok foto banyak, berarti kamu sudah mulai bisa kirim hasil foto jalan-jalan kamu ke berbagai media. Mulai dijual dan rajin berdoa supaya dapat cring-cring. 🙂

Pahami Selera Media Cetak

Kamu ingin mulai mengirim hasil foto ke media cetak? Sebelumnya, harus bisa memahami selera merka terlebih dahulu. Misal, koran Suara Merdeka. Mereka lebih suka dengan tema atau jenis foto seperti apa. Wisata atau objek sejarah, misalnya. Maka kirimlah objek wisata yang senada, seirama. Jangan sampai out of the topic.  :mrgreen:

BATU PANDANG TELAGA WARNA DIENG

Bentar lagi bakal hits wisata ini!

Mengikuti Lomba Blog

Satu ikhtiar untuk mendapat uang dan bisa jalan-jalan gratis yaitu dengan cara mengikuti kompetisi Blog. Ya…kalau kamu suka piknik, sangat disarankan untuk mengikuti lomba blog yang bertema traveling.

Seorang Travel Photographer ada baiknya mempunyai Blog pribadi. Mas Barry malah mewajibkan. Sebab, selain untuk mengasah keahlian, menunjang eksistensi, Blog juga sebagai media yang paling informatif untuk menyuarakan hasil karya kamu. Mengunggah foto di blog, kemudian diberi sedikit pengantar yang relefan akan menambah kamu makin naik level. 😆

Usai ngobrol seru tapi serius, Mas Barry berbagi cerita tentang perjalanan karirnya mulai dari newbie fotografer sampai pada profesi sekarang ini. Dan itu tidak instant. Melalui banyak tahap, proses dan banyak belajar. Ngga langsung melejit bak roket. Sampai akhirnya, sekarang sudah bisa menghasilkan duit dari hasil jalan-jalannya.

MISTER ALADIN BAGI-BAGI HADIAH

Saat bagi-bagi hadiah!

Stamina para peserta makin meningkat, saat duo presenter menyampaikan bahwa akan ada hadiah-hadiah dari Mister Aladin untuk para Aladiners (Teman-teman Mister Aladin) yang datang saat itu. Hadiah-hadiah dari Mas Barry dan juga Mister Aladin!

Sebelum sesi bagi-bagi hadiah berupa voucher menginap di hotel dari Mister Aladin, sesi kedua pun dibuka oleh James Prananto, Deputy Head of Travel. Sesi ini dimanfaatkan oleh James untuk memperkenalkan Mister Aladin kepada para Aladiners. Penjelasan singkat mengenai Mister Aladin sebagai situs online booking travel, menjadikan para peserta makin penasaran dengan produk-produk yang dimiliki oleh Mister Aladin.

Situs booking online travel yang memiliki tagline “teman travel terbaikmu” tergolong baru. James mengatakan, Mister Aladin adalah situs online booking travel yang mempunyai konsep unik, beda dengan konsep situs booking online lainnya yang sudah terlebih dahulu berdiri. Meski tergolong baru, James dan teman-temannya yakin Mister Aladin akan menjadi situs booking favorit dan banyak diminati Aladiners dengan dua produk andalannya yaitu Hotel dan Deals!

MISTER ALADIN

Nita ngejelasin produk deals Mister Aladin!

James tidak banyak bercerita, karena para peserta kongkow langsung melihat presentasinya yang menjelaskan bagaimana cara transaksi dan membeli deals lewat website MisterAladin.com. Aladiners pun cukup mengerti tentang produk Mister Aladin.

Nita, dengan dibantu oleh Andin sebagai operator slide juga menjelaskan produk deals, dimana para Aladiners makin ingin tahu lebih detil. “Tunggu kejutan dari Mister Aladin untuk Deals Bangkok-Pattaya only Rp 10.000, ya.” Suasana makin riuh saat Nita menyampaikan akan ada banyak diskon di Mister Aladin. Adakan ada banyak deal yang mengejutkan di Mister Aladin.Com.

Tak hanya suasana kongkow saja yang makin ramai, binatang kecil yang ada di dalam perut pun turut bersorak ria saat Nita dan Ferdi mengajak para Aladiners makan sore! Yuumy…Acara Kongkow Bareng Food dan Travel Blogger resmi ditutup dengan santap masakan Cafe Batavia yang Asinannya serius enak banget!

ASINAN JAKARTA

Bikin pingin lagi. . .

Terima Kasih banyak untuk Mister Aladin yang sudah mengundang saya. Berkat Mister Aladin, saya jadi banyak tahu tentang travel photographer. Makasih juga Mas Barry Kusuma yang sudah berbagi ilmu, tip dan trik seputar travel phtography. Serius, ya, banyak pengetahuan baru yang saya dapat. Microstock, Macrostock, Ukuran foto yang pas buat Blog, Sistem Manajemen Foto dll. Nambah ilmu dan pengetahuan.

TELAGA CEBONG

Makasih goody bagnya, Mister Aladin! Sudah saya pakai, nih!

31 thoughts on “Oleh-oleh dari Kongkow Bareng Food dan Travel Blogger

  1. hahahaa…itu komen mak sabiluna njaluk diantemi jam2an ketoke 😀
    Itu kenapa bisa ada Nadia? Nadia ikutan mister aladin jugak? *biar-ajah-ga-penting-pertanyaannya

    Hahaha…ngeledek terus mah dianya. 😀 Nadia ada dimana2. 😛

  2. Waah makasih rangkuman materi nya idaahh… Aku yg gk bs dtg jd bs nyerap ilmunyaaa. Mumumu…

    Kemarin jebulnya diundang ya, Mbak? 😀 Sama2, Mbak.

  3. sediihh gak sempet ngobrol lama kemarin 🙁
    abisnya rumah jauh sihh, jadi buru2 pulang ngejar roket ke Bekasi
    semoga bisa ketemu lagi lain kali yaaa

    Semangat, Dit. 😀 Iyaa…bisa ngobrol2. 🙂

  4. Itu goodiebagnya tas aja atau ada isinya? bagus ya kalau di foto , aslinya bagus gak? :-p

    Ada isinya, Mbak. Peralatan make up. 😛

  5. Itu asinan kan Idah?…enak nih di siang terik gini..ilmunya jg bermanfaat buat pemula seperti aku ni.. makasih ya Idah

    Iyaa, Mbak. Buat saja, Mbak. Ntaar tak nicipi. Wkwkw. Sama-sama, Mbak Ketty. 🙂

  6. well harus mulai mengikuti tips mu, ikut lomba blog travelling, hihi

    wish me luck ya Idah 😀

    Semoga kamu beruntung deh, Kak. 😛

  7. Waaa makasih tips nya Idah…
    Udah aku intip flickr nya Barry Kusuma memang keren2 tenann… 😀

    Met traveling and photographing yah Idah… ^_^

    Bangeet, Bund. Senior, gitu. 😀

  8. Kemarin wkt aq ke PA-bnjarngara dsitu liat tante2 lewat, spintas ky prnah liat tp dimana smpe pas mo tdur keinget lg siang td liat tante2 ky prnah tau, ehh tek inget2 lg kyakya mang prnah liat dulu skali di mywapblog blogger yg jg dr banjarngra brlanjut mngingat oh iya yg jg punya ni idahceris.com hahaha tp mang ujungya ga knal jg cma inget dlu skali prnah liat fotoya di mywapblog.

    Asyiiik, Tanteee-tanteee. .. 😛

  9. Jadi travel blogger… (menurutku) gak mudah, kudu pinter motret, kudu pinter menceritakan tempat wisatanya dg benar, lengkap dan detil, shg pembaca bisa mendapatkan banyak informasi yang benar dan akurat. Aku gak bisa spt itu…. hehehe.

    Ini merendah banget iiih. 😀

  10. menjadi travel blogger itu termasuk yang ber-budget mahal ya, lihat aja “peralatan tempurnya” *ngelap keringet

    hehe

    Ngga mesti, sih. 😀

  11. Idah asinannya ada resepnya gak? diantemi mister daaach…ilmunya di medsos saat ini potograpi kepake bgt y

    Ada di Google, Mbak. 😀

  12. Idah, keren banget tulisannya. Jadi kepo sama Mr. Aladin nih. Kalau info yang digembar gemborkan banyak orang, saya bakal jadikan Mr. Aladin sahabat perjalanan saya jug deh.

    Met jalan2 pakai aladin, Mami. 😀

  13. mbaa idahh
    pasti seru yaa acaranya bareng mister aladdin
    ilmu2 yang didapat nambah banyak 😀
    ngomongin poin ‘ngejual’ pesona hasil jepretan , saya juga tertarik tuh mba.
    sayangnya banyak foto yg angle nya ga bagus dan diambil dengan kamera yg hasil jepretannya kurang ciamik…

    Jadi, mau beli kamera baru nih, Kak? 😀 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *