Butuh Kursi Sofa Murah, dan Elegan. Nyari Referensi Dulu!

Di ruang tengah atau ruang keluarga yang biasa kami jadikan untuk nonton teve sembari bersantai, ada satu kursi sofa yang usianya lebih tua dari aku. Ya…kalau tahun ini usiaku 17 tahun, mungkin  kursi sofa itu usianya 27 tahun. Secara ya, kursi sofa dengan warna hijau pekat, dibeli oleh Almarhum Mbah Kung sebelum aku lahir. Udah lama banget lah, ya.

Konon,  untuk membeli kursi sofa, Mbah Kung harus menjual seekor pedhet, atau anak sapi. Menurutku perjuangan banget. Kata Bapakku, kursi sofa yang bersudut ini tergolong sofa paling bagus pada masa itu. Namanya di Desa, orang zaman dulu  ngga pada mentingin kursi sofa. Bagi mereka,  perut isteri, anak, cucu, bisa kenyang saja sudah lebih dari cukup. 😀

Perjuangan ngga hanya sampai pada jual anak sapi. Soalnya, setelah kursi sofa terbeli, beberapa anak dari Simbah yang sudah menikah pun  naksir. Memang, kursi sofa berbalut kain tanpa motif nampak manis, dan juga kokoh. Awet pula. Siapa yang ngga tertarik, ya. Simbah pun mulai nabung lagi, tentunya dibarengi anak-anaknya juga. Berusaha bersama.

Usia kursi sofa boleh dibilang udzur, tapi masih nampak kuat, dan masih layak dimanfaatkan. Hanya saja, dua kaki kursi sudah patah. Tepatnya kaki kursi sofa yang letaknya di paling kanan. Selain kaki, busanya juga sudah tidak begitu penuh, kalau dipakai buat duduk, ngga mental alias ambles. Hihihi.

Orang rumah sih sudah tahu, makanya jarang duduk di kursi yang paling kanan. Cuma, kalau ada tamu, dan langsung masuk ke ruang tengah, biasanya mereka memilih untuk duduk di paling kanan. Posisi saat hendak duduk semangat banget, saat landing malah makbles. Kenaaaa, deh! Qiqiqi.

Karena punya nilai history yang begitu kuat, Bapakku pinginnya memperbaikinya saja. Tapi menurut Ibu, ada baiknya nyari yang baru karena modelnya sama sudah ngga usum.  Aku ngga bisa banyak komentar, takut dimintai pertanggungjawaban. 😛

Aku sempat bilang ke Bapak, buat nyari kursi sofa murah, dan elegan. Murah, dan awet. Murahh, dan bagus. Ini prinsip banget. Ngga pakai tapi. 😆 Memang ada, gitu? Pasti ada, karena selalu ada jawaban untuk tiap pilihan. Yaaaa, kaaan? 😛

Akupun mulai bantu mencari referensi kursi sofa murah yang modelnya simpel, murah, dan elegan.

Kursi Sofa Model “L”

Ini paling aku rekomendasikan. Panjangnya tidak melebihi kursi sofa yang sekarang. Namun, hanya ada satu dengan tipe memanjang. Pas buat bersantai sambil nonton teve, atau kruntelan sama bojo, dan  Jasmine. Uuffh…Orang lain yang mau duduk di sini kayaknya juga mikir-mikir. Karena kursi sofa yang kurekomendasiksn ini hanya muat dua sampai tiga orang dalam satu tempat. Kurang nyaman kalau buat ngobrol bareng tetamu.

kursi-sofa-model-l-1Selain itu, dari model udah nampak private banget. Aaak…ternyata harganya cukup terjangkau. Satu jutaan! Uuuwh…

Kursi Sofa Model Sudut.

Kursi Sofa ini memang akan ditempatkan di ruang tengah, namun Mbah Kung kerap mempersilakan para tetamu untuk duduk di bersama di ruang ini. Banyak alasan, sedang nanggung nonton suatu acara, sambil nonton berita, atau merasa ngga nyaman di ruang tamu. *kapan-kapan perlu posting ruang tamu yang kayak gudang* Hihihi.

kursi-sofa-model-sudut-1

Jadi yaaa, kursi sofa yang biasanya hanya ditempati keluarga, bisa sekaligus dijadikan kursi tamu. Multi fungsi, gitu. Kursi sofa model sudut yang aku rekomendasikan ini tidak membutuhkan space yang luas. Kalau beneran tertarik dengan model ini, space ruang tengah akan tetap.

Kursi sofa model sudut ini ternyata harganya juga terjangkau, yaitu dua juta-an. Aku kira bakalan mahal karena nampak elegan.

Kursi Sofa Model “L”

Waaainiiii…cocok banget ditaruh di depan televisi. Model simpel, desain menarik, nampak elegan, harganya terjangkau pula. Ini menjadi kursi sofa idamanku banget, nih. Bakal betah berlama-lama di depan televisi. Kenapa? Sembari nonton teve, pasti nyaman buat nenenin Jasmine, sampai kami tidur pulas. 😀 😆

Sofa Murah

Keliatannya kecil, ya? Padahal ngga lho. Ini cukup lebar. Nyaman buat bobok juga karena bahan kainnya adem, dan busanya empuk. Siapa yang ngga pingin bobok di atas sofa macam ini, coba? Sesekali dalam seminggu  bisa jadi Puteri Tidur lah, ya.

Membaca lewat kolom detail informasi, ketiga kursi sofa di atas tergolong murah, elegan, dan sepertinya awet. Ini dengan pertimbangan bahan yang digunakan. Tapi, kembali lagi pada anggaran ya, PakBuk. 😉

Omong-omong, kalian suka kursi sofa model yang mana untuk nyantai di ruang tengah? Atau, ada rekomendasi lain? ??

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *