GEDUNG KANTOR POS

Masih Zaman Mengirim Wesel Pos?

Masih Zaman Mengirim Wesel Pos? Pertanyaannya seperti meremehkan, tidak? Memang, di zaman yang serba elektronik seperti saat ini, Wesel Pos sudah jarang terdengar gaungnya. Malah, salah satu rekan kerja saya ada yang menyangka, kalau episode Wesel Pos sudah tamat termakan ATM. :mrgreen: Kayak film saja ada endingnya.

Teman-teman masih ingat tentang Wesel Pos, kan?  Adalah layanan transfer uang yang dikirim menggunakani jasa Kantor Pos.

Tak boleh dipandang sebelah mata, atau malah meremehkan. Meski perkembangan zaman dan teknologi kian mahir dan berkembang. Namun, yang namanya fasilitas tetaplah fasilitas. Ada yang tak lekang oleh waktu, ada yang memilih untuk dilipat dan ada juga yang memilih untuk terus memberikan tambahan fasilitas dan atau pelayanan. Contohnya, ya, Wesel Pos.

Ada dua layanan produk yang sering saya gunakan untuk mengirim wesel pos, yaitu Wesel Pos Prima dan Wesel Pos Instan. Saya kasih sedikit penjelasan, ya.

Wesel Pos Prima adalah layanan atau sarana pengiriman uang untuk tujuan diseluruh Indonesia. Jika kamu memilih layanan ini, wesel pos akan sampai pada penerima kurang lebih 3-4 har, dengan membayar bea kirim Rp 10.000,-. Setelah kamu mengirim wesel, ada baiknya kamu cek terlebih dahulu NTP dan PIN. Dan, bagi si Penerima, silakan kamu menunggu Pak Pos yangengantar surat cinta.

Wesel Pos Instan adalah layanan pengiriman uang yang nantinya disampaikan ke alamat tujuan dalam waktu yang cepat. Layanan ini biasanya digunakan bagi orang yang akan mengirim uang dalam keadaan urgent, tapi si penerima tidak memiliki ATM atau tempat tinggalnya jauh dari Bank, lebih dekat dengan Kantor Pos. Biaya pengiriman wesel pos instan berragam, disesuaikan dengan range pengiriman. Misal kurang dari Rp 200.000, kamu membayar bea kirim Rp 15.000. Wesel sebesar Rp 200.000-Rp 10.000.000, kamu akan dikenakan bea kirim Rp 27.500,-. Jadi, bea kirim tuh tergantung range wesel yang dikirim.

Masih ada satu layanan produk lagi, yaitu layanan berlangganan. Tapi, saya belum pernah menggunakan layanan ini, jadi tidak tahu detailnya seperti apa.

Untuk melengkapi postingan ini, saya sertakan Cara mengirim uang melalui wesel pos. Adalah sebagai berikut:

1. Kamu datang ke kantor pos. Jangan lupa membawa sejumlah uang yang akan dikirim.
2. Kamu bisa meminta formulir wesel kepada petugas. Biasanya ada di loket wesel pos.

CARA MENGIRIM WESEL POS

Mengisi Formulir Wesel Pos. . .

3. Mintalah PIN pada petugas yang menerima setoran wesel.
4. Pengirim wesel menghubungi si penerima dan memberi tahu nomor PIN-nya.
5. Penerima bisa mencairkan dana tersebut di kantor pos yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan membawa kartu identitas aseli dan foto copy, seta nomor PIN.

Cara mengirim uang melalui wesel pos mudah, kan? Wesel Pos mempunyai magnet berupa NTP dan PIN. Ini yang menjadi keunggulan layanan. Berbeda dengan transfer melalu Bank, kan? Perlu kamu sadari, bahwa di dunia ini tidak semua orang itu kaya. Tidak semua orang itu memiliki ATM. Jadi, jika ada yang bertanya, Masih Zaman Mengirim Wesel Pos? Saya jawab, masih. Banyak yang masih menggunakan cara ini kok. 😉

Baca juga: Pengalaman mengambil uang lewat Wesel Pos.

53 thoughts on “Masih Zaman Mengirim Wesel Pos?

  1. Idah, jadi ingat pengalaman jaman SMP apa SMA ya. Kan ada dulu majalah mungil Ceria Remaja apa namanya ya .. lupa, itu dulu ada kuisnya. Saya suka ngirim jawaban pake kartu pos. Nah pernah tuh dapat hadiah Rp. 10.000. Jaman dulu mah senang sekali dapat kiriman duit.

    Nah, dikirimnya pake wesel pos, ambilnya di kantor pos yang agak dekat dari rumah. Seru deh. Apalagi adik minta bagi dua karena katanya majalahnya milik dia hihihi

    Koq hebat banget, sih, Mba. SMP udah dapat hadiah ajah. Buat beli bakso ya, Mba. :mrgreen: ^_*<

  2. bener mbak, saya juga sering menggunakan fasilitas wesel pos instan ini. Sangat powerfull untuk menjangkau pelosok-pelosok desa yang susah menemukan mesin ATM. Hanya berbekal nomer NTP dan PIN, uang yang terkirim segera cair.

    Sekarang kok saya merasa kehilangan benda pos yang lain : Prangko

    Beli prangko saja, Mas Mandor. Buat koleksi. :mrgreen: ^_*<

  3. iya masih banyak orang yang tidak percaya untuk menaruh uangnya di bank, bahkan ke bank saja takut, apalagi banyak cerita-cerita seram tentang penodongan
    wesel bisa menjadi salah satu cara untuk mengirimkan uang
    pertanyaannya, apakah kantor pos sudah menyiapkan cara menanggulangi pencucian uang, yang mungkin saja dilakukan melalui pengiriman wesel pos ini…

    Mas Chand pengalaman banget deh. HAhahaha. Gak tau, coba tanya kantor pos deh, Mas. :mrgreen: ^_*<

  4. Ah jadi ingat jaman dulu kecil. Ibu masih sering mengirim wesel pos ke saudaranya.
    Lalu saat sudah di Medan, kadang-kadang masih pakai wesel pos juga.
    Baru kemudian mulai pakai bank untuk kirim uang.
    Lalu sekarang transfer… 🙂

    Uhuuuuk, sering dapat transferan dong, Mba. :mrgreen: ^_*<

  5. Saya sampai lupa bahwa salah satu produk layangan pos adalah wesel pos. Saking lama banget sudah tak ke kantor pos. Sebab tiap pengiriman dokumen sekarang menggunakan ekspedisi..Jadi layanan wesel pos masih ada hehehe..Norak banget deh saya

    Sesekali ke Kantor Pos, Mba. Biar daerah sugih. Hahahha ^_*<

    • Lha kalau ga dikenakan ongkos kirim… biaya pengiriman siapa yg menanggung ..? Darimana pemasukan kantor pos?
      Jangan dianggap sama denga bank yg bisa kasih pinjeman pake bunga. Beda bentuk usaha bank dan pos.

      Wesel pos banyak membantu mereka yg tdk bisa menjangkau bank.

  6. hihihi terakhir terima wesel pas SMA,dipenjara suci….tiap sore lihat nama pengumuman,ngarep banget dapet wesel hehehe

    Kalau dapat kiriman terus lomcat2 ya, Mba. :mrgreen: ^_*<

  7. Saya belum pernah menggunakan jasa yang seperti ini Mbk. Mungkin zaman saya sekarang sudah beda ya, lebih canggih. Namun sebagai pengetahuan boleh lah.

    Tapi pernah ke kantor pos kan, Mas? :mrgreen: ^_*<

  8. Pernah ngirim lewat wesel pos disuruh ibu sepertinya dulu. Zaman masih sd apa smp ya… dh lupa 😀

    Kayaknya SD deh, Mba. :mrgreen: ^_*<

  9. mbak wesel itu ntar kita terima duit kontan ya? Kalau sampai 10 juta kontan, ngeri juga bawanya dari kantor pos sampai rumah. Tapi tetap memudahkan ya, setidaknya tidak ribet kalau transfer antar bank musti nunggu 2-3 hari kerja baru masuk rekening, wesel bisa jadi alternatif pembayaran jarak jauh.

    Iya dong, kontan. Ya hati2 bawanya. :mrgreen: ^_*<

  10. Temen ku ada yang kirim2 an kertu pos.
    Padahal kan udah ada wasap n gtalk.
    Bujubuneng dah…

    Thanks,

    Terus, apa hubungannya dengan Wesel Pos, Mas? :mrgreen: ^_*<

  11. tapi hampir sama dengan western union ya,… ato emang kakak beradek ,.. uhm,,, jangan2 emang sama, hhe…

    Bedaaa, Kaka. WU kan untuk LN. :mrgreen: ^_*<

  12. Kalau kirim wesel belum pernah… hampir sama kayak kirin western union yaa… etapi saya mulai tertarik berkirim kartu pos hehehe…

    Oh iya mbak idah sekedar sharing. Untuk tanda baca cukup satu tidak perlu ditambahi tanda baca lainnya. Seperti tanda tanya tidak perlu tanda titik atau koma lagi. Sudah cukup satu saja. Kalau di keyboard baik hape atau handphone setelah tanda tanya perlakuannya seperti tanda titik akan otomatis memakai huruf besar setelahnya. Hehehe maaf ya mbak

    Mba Nunu, makasih sudah berbagi ilmunya, ya. Kesuwuun. :mrgreen: ^_*<

  13. pertanyaannya kenapa gak bikin ATM saja hehehe… kecuali klo tinggal di pelosok yang jauh dari manapun ;p

    Gak semua orang bisa, Kakaa. . . Huuuu ^_*<

  14. Belum pernah nyobain pake wesel pos mbak, heheh…
    Tapi temen di kantor sering pake wesel pos buat kirim uang ke sodaranya jauh dari kota dan katanya nggak ada bank disana.

    Cobain sesekali deh, Zip. . . :mrgreen: ^_*<

  15. Saya masih lumayan sering ke kantor pos sih. Bukan nyairin wesel, tapi ngambil duit bayaran dari Google Adsense, hehehe…

    Cieee, sugiih banget, Mba. .. :mrgreen: ^_*<

  16. saya belum pernah terima wesel pos,
    tapi dulu sering melihat bapak dimintain tolong tetangga untuk mengambilkan wesel pos yang dikirim anaknya. kayaknya pengalaman terima uang lewat pos menikmati proses ngambilnya ini yang seru.

    Baik banget, sih, Mba Y. :mrgreen: ^_*<

  17. Wesel pos? Walah… terakhir aku kirim uang lewat itu waktu zaman SMP. 20 tahun yang lalu… waduuuuh…. *hiks aku udah tua* :))

    Selisih satu tahun sama saya, Mba Nia. Hahahaha :mrgreen: ^_*<

  18. Orang tuaku masih suka kirim wesel pos utk saudara2 yang di kota lain hehehe.
    Padahal aku sudah menyarankan utk transfer aja, tapi belum sreg beliaunya.

    Jangan dipaksain lho, Mba. Hahahaha :mrgreen: ^_*<

  19. Mbak saya malah belum pernah cobain kirim wesel, hihi *emang jarang kirim2 uang*
    Yang pasti masih zaman yah mbak, kalau udah gak zaman ya pasti udah gak ada tuh layanan wesel di kantor pos 😀

    Coba kirim ke saya deh, Ran. Tak terima. :mrgreen: ^_*<

  20. berkunjung do sore yang cerah sambil membawa permainan baru ^_^, kabarnya sehat kan?

    Maunya aplenya aja, Mba. Sehat, Ka. Bagaimana dengan Ka Ri? Hihihi ^_*

  21. kantor pos di kecamatan Bumiayu masih banyak yang pakai jasa wesel pos ini.. 🙂 karna letak kantor pos yg ada di setiap kecamatan jadinya orang2 desa yg tidak punya kartu ATM bisa dengan mudah mendapatkan kiriman uang dari saudara2nya… 🙂

    Asiiik, ramai kantor posnya ya, Mba. ^_*<

  22. aku pelajar 16 th, pengen kirim uang lewat wesel tp g pake kartu pelajar karena hilang, trus nunjukin identitasnya bagaimana jika di mintai kartu identitas diri?

    Coba ke Kantor Pos saja, ya. Di sana nanti penerimanya atas nama siapa. Di cek terlebih dahulu. ^_*

  23. Saya pedagang online dan masih sering menerima pembayaran dari beberapa pelanggan via weselpos ini. Jadi sangat membantu sekali. Mudah-mudahan PT Pos tetap bertahan di masa depan.

    Aamiin. 😀

  24. ada tulisanku dimuat di salah satu media, dan pihak redaksi bilang honornya dikirim via wesel biasa. aku minta no resi dan tanggal pengiriman.
    setelah aku cek ke pos, ternyata nggak sesuai dengan namaku (resi itu bukan atas namaku, dan pada tanggal tersebut ga ada pengiriman uang atas namaku 😀 )

    bingung mau krosceknya mba 😀

    Kroscek ke medianya lagi, Mba. Jangan bingung ah. 😀

  25. Masih berkunjung ke kantor pos tiap bulan…buat transfer ke ade dan mama tercintahhh,awalnya sebel soalnya antriannya kebangetannn puanjaaaaaaaaaang..sering bilang ke mama udh buka aja BRI tetep kekeuh sampai sekarang..alasanya cuma 1 ga mau rugi karna banyak potongan ya ampunnn….ma..
    maa
    anakmu yg rugi bayar biaya transfer nya lumayan buat beli bensin 10liter haahaaahaaa
    #garuk-garuk aspalll

    Puk puk puk, yang sabar ya, Mas. Hahaha

  26. wah saya malah hampir belum pernah sama sekali mbak kirim uang via wesel, tapi kalau kirim surat via pos sih masih sering hehehe 😀

    Cobain sesekali, Mbak. 😛

  27. Kak kalo kirim wesel wajib pake ktp?? Kalo pake kartu pelajar aja bolah ngga ya?

    Sepertinya belum bisa. Pinjam pakai nama orangtua saja. 🙂

    • SEKILAS INFO…bila kita akan mengambil uang di mesin ATM,begitu kartu ATM masuk pasti diminta untuk memasukkan nomor PIN,begitu juga kalau kita mau mencairkan wesel pos instan di kantor pos,untuk membuka data kiriman diperlukan nomor PIN dan nomor NTP,untuk nomor PIN kita bisa membuat sendiri saat pengiriman karna sudah disediakan alat untuk membuat PIN sendiri oleh petugas loket,, PIN bisa kita buat 1 – 6 digit,sedangkan untuk nomor NTP sudah otomatis tercetak di bukti setor, jadi….PIN gak sama dg kode pos ya mbak ICHA…..?

  28. olshop-olshop harus disarankan pake wesel nih! masa’ bayar-bayar pake rekening bank terus… enakan pake wesel. gampang, cepet, cuma tambah biaya kirimnya :).

  29. Sis.. saya gk punya ktp gk punya kartu pelajar..
    Trus gimana ya caranya ambil uangnya?
    Bisa gk pakai kk?
    Trus uangnya itu langsung dikirim kerumah atau dijmpt dikantor pos?
    Saya baru pertama kali ni pakai pos
    Baru umur 14…

Leave a Reply to Catatan Kecilku Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *