KARTU UCAPAN LEBARAN

Ngapurane ya, Kakang Mbekayu

Teman kerjaku, Mas Berlino, kerap mengucap “Ngapurane ya, Yu” atau dalam bahasa Indonesia “maaf ya, Mbak.” Yes, Yu atau Mbekayu artinya sama dengan Mbak. Dia mengucap demikian ketika (merasa) melakukan salah. Tidak tahu kenapa, kami jadi sering mengucap “ngapurane ya, Kang.” atau “ngapurane ya, Yu.” 😆

Kalimat tersebut tidak hanya terucap saat kami melakukan kesalahan. Karena seperti buat langganan. Ucapan Idul Fitri yang cubangets! 😛

g, ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Baru bisa buka dan update Blog. Bukan tanpa sebab aku tidak menulis, lho. “Idiih…peduli banget tetangga tidak lagi menulis, ya. Urusan situ saja, kalik.” Hahaha

Jangan gitu, sih. Bukankah aku telah menjadi bagian dari hidup KALIAN? KITA telah menjadi keluarga. Sama-sama KB alias Keluarga Blogger. 😆

Ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Aku baru bisa sungkem sama sodara sebangsa se tanah air, se Blogger. Libur lebaran tahun ini terasa begitu cepat. Mungkin, karena ada tradisi mudik, ya.

Tahun lalu, ada sebagian waktu yang kupunya biasanya kugunakan untuk blog walking (BW). Selain untuk tahu kabar Teman-teman, BW pasca lebaran bisa dibilang sebagai sarana sungkem. Ternyata lebaran kali ini aku terlalu asyik dengan keluarga. Terlalu asyik, sampai lupa dengan profesiku yang lain, yaitu Blogger. Wkwkwk

Ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Aku tidak tahu persis, kapan pekerjaan kantor akan berkurang. Jyaaan…tiap hari volumenya makin bertambah. Kukira usai lebaran, akan surut. Tidak tahunya salah prediksi, Kawans. Karena ternyata makin meluap dan terus bertambah. Alhamdulillaah…

 

#EidMubarak #1437 H #2016 M #IdulFitri #PesonaIdulFitri #PesonaLebaran #Lebaran

A photo posted by Idah (@idahceris) on

Ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Melalui postingan ini, selaku admin www.idahceris.com, aku minta maaf atas segala salah dan khilaf. Sudah dipastikan aku banyak salah. Entah melalui tulisan pada blog post, atau saat membalas komentar Teman-teman.

Ngapurane, ya, Kakang Mbekayu. Aku belum bisa BW. Tapi, bukan berarti memutus silaturrahim, lho. Hanya saja volume pekerjaan terus bertambah.

Ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Mohon maaf dan bathin, 1437H.

10 thoughts on “Ngapurane ya, Kakang Mbekayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *