MERAWAT BAYI

Nyobain Cuci Baju Pakai Deterjen Cair

Yuhuui…saatnya untuk buka-bukaan baju!!! Maksud aku, buka-bukaan soal mencuci baju. Aku buka punyaku dulu, ya. Nanti, punya teman-teman bisa buka sendiri melalui kolom komentar.

Saatnya masuk sesi curhatan. Hihihi Tercipta sebagai perempuan, tapi kalau mencuci baju, mau sedikit, atau banyak, telapak tangan, dan kaki aku mengelupas. Atau, bahasa gaulnya itu mbrudul. Tapi herannya, kalau berrendam di air, mau berapa lama pun kulit telapakku enggak bakal ngelupas. Apakah ini efek dari global warming of deterjen? :mrgreen:

Parahnya lagi, tiap Ibuku melihat tanganku setelah cuci baju, pasti beliau langsung iba. Udah, enggak usah nyuci baju. Tanganmu jadi jelek gitu. Ember yang ada ditanganku pun diminta oleh Ibu. Dan baju-bajuku juga dijemur olehnya. Aduh…enggak enak banget kalau hanya sekali. Inginnya berkali-kali. #AnakSolehah

Rasa iba tersebut mulaihilang ketika aku masuk MTs. Yaiyalah, ya. Masak sudah nenek-nenek mau dicucikan terus. Kasihan baju kakek siapa yang mencuci nanti.

Menurut salah satu teman, kemungkinan deterjen yang aku pakai tuh enggak cocok dengan kulit. Aku diminta untuk nyobain semua deterjen, sampai menemukan satu deterjen yang dirasa cocok. Tapi, sayang banget. Selama aku mencarinya, belum ketemu satu pun deterjen yang membuat telapakku tetap mulus usai mencuci.

Nah, baru-baru ini, aku mendapat kiriman dari pihak Rinso sebanyak dua kemasan. Satu dalam bentuk botol, dan satunya kemasan isi ulang. Deterjen cair konsentrat milik Rinso adalah produk deterjen keluaran terbaru pada tahun ini, 2014. Pada kemasan depan, tertulis “Rinso Molto Ultra, Aroma Essence Energizing”. Tergoda dengan tulisan Molto Ultra, serta desain kemasannya yang begitu soft.

Aku langsung saja nyobain cuci baju dengan deterjen cair milik Rinso. Dasar orang awam, ya. Aku baru tahu kalau ada deterjen cair molto. Selama ini, aku selalu menggunakan deterjen bubuk yang wangi, dan busanya banyak. Maklum, aku kalau mencuci baju masih secara konvensional. Jadi, busa itu cukup penting untuk menambah semangat mencuci. 😆

RINSO CAIR MOLTO ULTRA copy

Tetep Eksis! Hahaha

Daripada penasaran, aku langsung membawa Rinso Molto Ultra untuk eksekusi.

  • Menyiapkan tambor, atau bak besar untuk merendam baju.
  • Dalam petunjuk pemakaian, satu tutup botol dilarutkan dalam 10 liter air, untuk 15-20 baju.

Tiap weekend cucianku selalu banyak. Baju, rok, dan juga celana, menumpuk karena mencucinya seminggu ekali. Entah kenapa, aku kurang yakin untuk satu tutup botol, 10 liter air, dan 15-20 baju. Jadi, mencucinya aku bagi menjadi tigatahap. Hihihi #Malesan

Pertama, uji coba satu tutup botol, 10 liter air, dan 15 baju.
Saat membuka tutup botol (25/10), aroma kesegarannya begitu terasa. Sama seperti sedang menuangkan pewangi pakaian.Terus, aku aduk gitu. Dan ternyata, meski dalam bentuk cair, busanya tetap banyak. Catet, deh!!

Setelah aku rendam selama kurang lebih 20 menit, aroma wanginya makin terasa. Sampai aku membilas, dan menjemurnya pun wanginya “macet”. Enggak hilang terbawa air, sengatan matahari, atau hembusan angin. 😆

Kedua, satu tutup botol, 8 liter air, dan 10 baju.
Ini uji cobaku pas hari Minggu (26/10). Enggak jauh dari aturan pakai. Persiapannya pun masih sama dengan uji coba yang pertama. Hanya saja, jumlah air dan baju aku kurangi. Dan hasilnya? Aroma yang segar, dan wanginya nempel banget. Kesegarannya lebih terasa daripada uji coba yang pertama. Mungkin, karena mengurangi kuantitas, ya. HihihiHayooo, mau milih irit, atau irit banget? Kalau aku milih yang wanginya tahan lama. :mrgreen:

Perbedaan makin terasa ketika baju sudah disetrika. Paham, dong, ya. Uji coba yang kedua ini, menjadikan pakaian aku wanginya lebih awet. Dadah-dadah saja, deh, sama pelicin pakaian. Mending tidak usah pakai pelicin pakaian. Sebab, nanti aromanya bakal buyar. Enggak khas! Lumayan, bisa berhemat tanpa pelicin, dan pewangi pakaian.

DETERJEN CAIR AMAN DIKULIT copy

Asik juga busanya!

Lalu, apakabar telapak tangan, dan telapak kaki?

Pas awal mencuci, benar-benar penuh dengan penghayatan. Aku tuang sedikit deterjen air ke telapak tangan. Rasanya waswas banget, takut telapak tangan panas. Dan ternyata enggak! Biasanya kalau pakai deterjen bubuk, kan, suka panas tangan saya. Okelah, mungkin karena dalam bentuk cair. Tapi, kan, tetap saja ini deterjen, ya.

Usai kucek-kucek, dan bilas baju, aku langsung lihat telapak tanganku. Woow…masih mengelupasdiujung jari. Tapi, aku bahagia banget. Karena, mengelupasnya enggak separah biasanya, dan enggak melebar. Kaki aku pun demikian! Kulitnya tidak mengelupas.

Bisa jadi ini sebentuk pertanda, bahwa aku sesegera mungkin akan cocok berlama-lama di air untuk mencuci baju. Aku akan menghabiskan rinso molto ultra, aroma essence energizing botol yang berisi 1000 ml, serta isi ulangnya 800 ml terlebih dahulu. Harapanku, Rinso cair dan aku akan menjadi sahabat. Mulai sekarang, biarlah deterjen cair yang membuktikan.

Apakah teman-teman sudahnyobain cuci baju menggunakan deterjen cair? Bagikan pengalaman kucek-kuceknya di kolom komentar, dong! 😀

31 thoughts on “Nyobain Cuci Baju Pakai Deterjen Cair

  1. weee lha, diirmu itu bisa nyuci tho?

    Sorii ya, belum bisa berbagi pengalaman menggunakan detergen cair karena baru beli dua minggu lalu (nyetock), dan belu dipakai sekarang.

    Bisa laa! Kok ngecee, sih. 😀

  2. berguna banget nih buat aku idah, aku suka pakai detergen cair lebih bersih kalau mengucek

    Aku baru nyobain nih, Mbak. Wanginya aku sukaa!

  3. aku pun pakai deterjen itu karena selain wangi, ampun buat ngilangin noda hasil mainan tanah yang nempel di baju2 Samara 🙂

    Ampuh kalik ya, Mbak. Hihihi Salam buat si cantik Samara, ya.

  4. Rinso yang ini saya belum pernah nyoba, tapi yg rinso cair aja wangi banget apalagi yg ini ya Mba 😀

    Ini rinso cair plus-plus, Mbak. So pasti wanginya lebih. 😀

  5. heummm hayummmm..sapai siak nih mbk ^^
    nguceknya nggak lama abis itu di rendem,bilas deh^^
    maaf baru bisa bewe,dirapel yaaa hehehe

    Aku malah lama nggak bewe, Mbak. 😀

    • Mungkin bisa dicobain mba. Soalnya saya sebelumnya juga alergi dengan deterjen, biasa tanya rasanya kepanasan setelah ngucek beberapa saat. Tapi setelah coba yang cair, efeknya tak muncul 🙂

      Aku sudah coba, dong. 😀

  6. Kalau saya sendiri lebih suka pakai detergen bubuk mbak, soalnya lebih murah harganya. Maklum #anak_kos Hwahaha

    Wong pengalaman umbah-umbah (cuci pakaian) pakai tangan ya baru waktu jadi anak kos, biasanya kalau di rumah di cucikan sama ibuk.
    #anak_baik

    Anak kos mana merhatiin detergen, ya. Yang penting baju wangi. 😀

  7. kalau mencuci manual memang bisa menjadi bersemangat kalau busanya banyak, mencuci jadi lebih ringan dan serasa bersih semua deh yaa..

    Kuceeek2, Pak. Angkat, tiriskan. *kayak masak* 😀

  8. Aku pake rinso cair buat mesin cuci bukaan atas. Nyucinya bersih n canggih ngilangin noda. Menurutku malah pemakaiannya lebih hemat drpda detergent bubuk.
    Yuk, lanjut dulu nyucinya 🙂

    Ini bw sambil nyuci ya, MBak? 😀

  9. Yes yes, deterjen cair itu emang gak panas kaya deterjen bubuk ka.. Kalau ada noda kotor juga, bisa dioles pake deterjen cair, baru direndem dan bisa ilang nodanya 😀
    Aku suka banget ngerendem pake deterjen cair drpd detergen bubuk.
    Eh, kapan ya aku dapat kiriman dari Rinso :p

    Pingin dikirimi po, Ran? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *