TAMAN RTH PURBALINGGA JAWA TENGAH

Pernahkah Menjadi Pemburu SPBU?

Singgah di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Jompo mengingatkan aku kepada sebentuk SPBU sederhana di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sayang banget, aku ngga paham lokasi tepatnya dimana. Hanya ada tiga hal yang aku ingat; hujan deras, nasi kucing, dan tidur nyenyak. :mrgreen:

Saat itu, tepatnya tahun lalu, aku bersama tiga temanku piknik ke Karanganyar dengan mengendarai sepeda motor. Kami berangkat pagi dari Banjarnegara, dengan asumsi lama perjalanan 7-8 jam sampai Karanganyar.

Aku ngga menyangka, ternyata prediksi kami jauh dari waktu tempuh maksimal, yaitu 8 jam. Hampir 14 jam kami menempuh perjalanan dari Banjarnegara menuju Karanganyar. Iya, kisaran pukul 21.00 WIB baru sampai Karanganyar, karena terlalu banyak jalan berliku yang kami lewati. *banyak nyasar mode on*

Malam itu, kami ngga tahu masih berada di kota atau sudah masuk pedesaan. Lebatnya hujan yang turun, membuat kami cukup susah melihat sekitar dan juga putus asa untuk mencari penginapan.

Aku ngga berani melanjutkan perjalanan. Mending aku tidur di sini.” Latif nampak pasrah. Wajah lelahnya amat kelihatan. Kami yang berteduh di depan Kantor Koperasi -entah apa namanya- benar-benar sudah kehabisan tenaga. Rasanya lempoooooh banget! πŸ˜€ Hujan lebat diiringi dengan suara petir membuat kami semua tak kuasa untuk meneruskan perjalanan. Hingga pada akhirnya, kami memutuskan untuk bobok di SPBU yang letaknya ngga begitu jauh dari tempat kami berteduh.

SPBUBAGUS

Rapih banget. . .

Foto di atas bukan gambaran dari SPBU Karanganyar, melainkan SPBU Jompo. SPBU yang cukup luas, nyaman dengan segala fasilitas yang ngga biasa. Tak hanya pas untuk membeli BBM, tapi banyak orang yang singgah di sini hanya untuk istirahat. Inilah yang mengingatkanku akan moment Karanganyar. πŸ˜€

Ya, sepulang piknik dari Karanganyar, tiap kali melihat SPBU, ingin rasanya singgah barang sebentar. Ngga peduli bensin masih full, tetap ingin berhenti. Tapi, berhentinya khusus di SPBU yang ada Toilet dan Mushala. Sebab, momentnya tuh hanya ada di dua tempat. πŸ˜›

Jika dilihat dari “wajah”nya, siapa, sih, yang ngga ingin singgah ke SPBU ini. Rapih, ada taman, kolam ikan, toilet bersih, tempat belanja, tempat istirahat dan tempat ibadah nyentrik. Menurutku, fasilitas yang disediakan oleh SPBU Jompo cukup maksimal dan memberi point plus untuk sebuah SPBU.

SPBU DI PURBALINGGA

Tempat parkir luas. . .

SPBU PURBALINGGA

Mushalanya maniez. . .

Mushala merah menyala ini seperti “anak” dari Masjid Muhammad Ceng Hoo yang berlokasi di Kecamatan Mrebet, Purbalingga. Nampak dari “wajah”nya saja sudah memikat, ya. Penasaran dengan fasilitas lain yang sudah aku sebut?

Tiap orang yang singgah ke SPBU ini hanya untuk memenuhi panggilan alam, saat masuk toilet pasti akan merasa nyaman. Ngga akan mengeluh suatu apa, karena toiletnya begitu bersih. Udara di sekitar toilet pun menjadi lebih segar dengan adanya banyak bunga yang tertanam dalam pot besar. Pantaslah, ya, kalau mereka menyebutnya Toilet Bersih. πŸ˜‰

SPBU JOMPO PURBALINGGA

Ada kolamnya juga…

SPBU

Ruang santai, istirahat…

Fasilitas lain yang aku suka, yaitu antara mushala dan tempat istirahat terpisah. Ini yang membuatku melompat lebih jauh ke moment Karanganyar. Tak hanya untuk pengunjung, tempat istirahat terpisah pun disediakan untuk pegawai SPBU. Perihal tempat istirahat terpisah ini, membuatku berandai-andai.

Andaaaiii…malam itu ada tempat untuk istirahat terpisah. Kan aku bobok manisnya ngga di Mushola. Ngga mengganggu orang yang hendak shalat. Boboknya lebih nyenyak, nyamaan. ” πŸ˜†

Semakin mengingat moment bobok di SPBU, aku makin cinta dengan SPBU. Tiap kali melakukan perjalanan, baik menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi, aku lebih memilih SPBU sebagai tempat istirahat sejenak dan shalat. Sebab, moment Karanganyar sudah terlanjur melekat dalam memoriku, begitu kuat. Memberi pelajaran penting bagiku. Kalau kata Tante, aku pemburu SPBU. πŸ˜›

Teman-teman punya moment manis seperti yang sudah aku ceritakan di atas, kan? Moment manis, lho, ya. Bukan Idah manis. πŸ˜†

CERITA, DONGS!

9 thoughts on “Pernahkah Menjadi Pemburu SPBU?

  1. SPBU sering se x mnjdi “malaikat” saat bprgian dan ktka pnggln alam dtg tnpa mngnl situasi & kndisi…ah lega….
    Ga se x 2 x tp sring, stlh “nahan” ckp lma eh nmu SPBU ..

  2. kalo lagi mudik dari bekasi ke kebumen, spbu adl tempat paling sering disinggahi.
    sudah tak terhitung berapa kali tidur di area spbu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *