GAMBAR DIRGAHAYU INDONESIA

Persiapan Menyambut HUT RI

Menyiapkan segala suatu untuk moment penting haruslah secara maksimal. Seperti moment Hari Ulang Tahun RI (HUT-RI), yang tergolong moment syakral. Rekaman persiapan menyambut Hari Ulang Tahun RI yang akan saya share merupakan persiapan lahir, terkait dengan perencanaan kegiatan yang berdasar pada pengalaman. Persiapan di sini pun untuk lingkup Rukun Tetangga (RT), dimana pelaksanaannya dilakukan per RT.

Ada baiknya membuat kegiatan yang sedehana saja, dimana kegiatan tersebut dapat menarik warga satu RT keluar dari rumahnya. Menyatukan jiwa dan raga orang satu RT. Hahaha Tentu saja tanpa mengurangi khidmat hari kemerdekaan.

Berikut persiapan menyambut HUT RI sering diterapkan oleh para Pemuda-Pemudi Desa di sebentuk Desa yang terdiri dari 44 Kepala Keluarga.

Memasuki bulan Agustus, seluruh remaja RT berkumpul dan bergerak menyusun beberapa agenda.Tempat berkumpul bisa dimana saja, Mushalla, Rumah Pak RT atau teras rumah. Kumpul remaja pada moment HUT RI sudah tidak lagi harus dipaksa. Namun, kesadaran masing-masing dan tetap dikoordinatori oleh ketua remaja pada RT. Jangan lupa siapkan seorang notulen yang cakap untuk merekam hasil diskusi nanti.

Pertemuan pertama dilanjutkan dengan berdiskusi. Membahas kegiatan inti untuk menyambut HUT RI. Seperti: aneka lomba untuk anak-anak, dewasa dan orangtua, persiapan malam tirakatan dan sampai pada kegiatan puncaknya yaitu upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Masih pada diskusi awal, para remaja harus aktif menyuarakan pendapat. Menyusun daftar pengurus, sampai seksi kegiatan, supaya acara sistematis dan terkontrol. Membuat jadwal kegiatan dan atau lomba-lomba (jika ada). Dan jangan lupa membuat Rencana Anggaran Belanja (RAB) untuk kegiatan lomba dan kebutuhan malam tirakatan.

Seluruh kebutuhan harus dibuat daftar rinci. Mulai kebutuhan yang hanya berupa tali rafia, sampai kebutuhan penting seperti susunan acara malam tirakatan. Kemudian, hasil diskusi dibaca ulang oleh notulen didepan para remaja, dan diteruskan kepada orangtua masing-masing sebagai laporan dan informasi.

H-1 kemerdekaan RI, atau sesaat setelah seluruh kegiatan lomba selesai, para remaja berkumpul kembali. Kali ini kegiatannya yaitu mengadakan rekapitulasi, seperti: mengelompokkan para jawara lomba, membungkus hadiah lomba, cek sisa dana dan cek kesiapan, pelengkapan malam tirakatan.

Point terahir adalah kegiatan puncak. Setelah pelaksanaan upacara telah usai, seluruh remaja berkumpul lagi untuk mengadakan evaluasi hasil kinerja, sebagai kajian HUT RI tahun berikutnya.

Sebagai catatan penting dan bahkan paling penting. Bahwa sebelum membuat rencana, sesuaikan terlebih dahulu dengan “kondisi masyarakat” satu RT. Mereka tidak boleh merasa terbebani dengan adanya penyelenggaraan kegiatan menyambut HUT RI.

Mengingat hanya untuk lingkup RT, maka persiapannya pun tidak begitu membutuhkan banyak waktu, tenaga dan biaya. Buat mereka, seluruh lapisan masyarakat hanyut dalam kegiatan lomba, menikmati gerak tiap para peserta lomba, ajak mereka senyum, tertawa, dan merdeka!

14 thoughts on “Persiapan Menyambut HUT RI

  1. Wah, kalau di komplekku, sih aku gak ikut aktif persiapannya. Tapi tadi sore aku sama Eris, anjingku nontonin yang lomba dan main sama anak-anak di sana, hehehe 😀

    Eris ikut mainan juga? Asyiik dong. ..

  2. semoga smakin banyak remaja (baik di desa maupun kota) yg menyemarakkan HUT RI seperti itu ya 🙂

    Semoga, ya. 😀

  3. merdeka!

    mbak idah ikutan mbantu PKK nyiapi keperluan 17an di lingkungan rumah ya.

    meriah nggak mbak di banjarnegara karnavalnya? 😀
    kalau di sekitar rumahku ada panggung dan nyewa organ tunggal segala.
    tapi nggak ada lomba panjat pinang.

    Saya enggak nonton karnaval nih, Mba. Ndangdutan, ya? 😀

  4. Di daerah saya masih ada juga kayak gitu. Malah sampe 3 hari. Hari pertama mencakup RT, hari selanjutnya jadi acara karnaval keliling kota buat ajang promosi. 😀

    Asyik bangeeet! Ramai. .

  5. tahun lalu saya tidak melihat lomba, entah sudah berapa tahun, tapi tahun ini ada lomba di kampung saya, seru saja melihat anak-anak berlomba makan kerupuk, ada juga lomba mancingnya 🙂

    Mancingnya di kolam yang tak berikan ya, Om? 😀

  6. Bener-bener semangat yang muda, kalau di sini anak muda pada merantau, yang kerja udah pada tua 😀

    Tua tapi semangat muda, kan? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *