CERIS EDU

Revitalisasi Sarana Kursus dan Pelatihan

Baru-baru ini saya membaca updatean terbaru di website www.infokursus.net tentang Bantuan Revitalisasi Sarana Kursus Dan Pelatihan. Sedikit informasi, bahwa situs tersebut merupakan situs resmi Direktorat Pembinaan Kursus Dan Pelatihan (DITBINSUSLAT). Bisa juga dibilang tempat berkumpulnya orang-orang yang mempunyai lembaga kursus, wirausahawan, dan atau Pendidikan Nonformal dan Informal lainnya (PKBM atau SKB).

Konten dari situs tersebut berkaitan dengan dunia kursus dan pelatihan, wirausaha, dunia industri, materi-materi kursus sesuai SKKNI dan juga hal lain yang terkait dengan Pendidikan Nonformal dan informal.

Jika sedang lumayan senggang, saya sering nongkrong di situs tersebut. Membaca liputan yang disajikan oleh team redaksi. Baik liputan berupa seminar atau workshop yang begitu menggugah selera dan menyemangati untuk terus bergerak. Paling menyenangkan, ketika membaca success story dari lembaga kursus yang ada di seluruh Indonesia.

Atau, cerita perjalanan LKP Rintisan, yang sekarang telah sukses meluluskan, mempekerjakan para peserta didik yang kompeten di bidangnya. Atau, LKP pemula yang sedang mulai melangkah untuk membantu pemerintah mengurangi pengangguran.

Kembali lagi ke judul. Tahun 2014, Ditbinsuslat kembali mengeluarkan Petunjuk Teknis Bantuan Revitalisasi Sarana Kursus dan Pelatihan. Pengertian dari Bantuan Revitalisasi adalah pemerintah memberi dana bantuan stimulan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana pembelajaran kursus. Bantuan berupa uang sebesar Rp 100.000.000 ditujukan bagi lembaga kursus yang mempunyai kinerja A dan B.  Atau, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang mempunyai kegiatan kursus atau pelatihan di dalamnya.

Revitalisasi sarana kursus dipandang penting sebagai salah satu cara peningkatan sarana kursus selangkah lebih maju. Maksudnya, di zaman teknologi yang kian hari makin tak kenal kompromi dalam perkembangannya, lembaga sudah seharusnya ikut upgrade sarana yang mereka miliki. Misalnya; lembaga kursus komputer.

Lembaga kursus yang tadinya masih menggunakan komputer dengan processor pentium untuk kegiatan belajar mengajar, mereka bisa mengajukan revitalisasi sarana sesuai dengan syarat. Begitu juga dengan Lembaga Kursus bidang Tata Kecantikan, Otomotif, Menjahit, Perhotelan, semua jenis keterampilan sebisa mungkin sarana kursusnya mengikuti zaman.

Nah, tapi tidak semua lembaga kursus mempunyai modal yang banyak, kan? Olehkarenanya, pemerintah membuat program bantuan revitalisasi ini khusus untuk lembaga yang memiliki kinerja bagus, namun sarana belajar mengajar masih minim dan terbatas.

Bagaimana dengan sistem atau mekanisme pengajuan revitalisasi sarana?

Selain syarat utama yaitu melengkapi administrasi kelembagaan, serta memenuhi persyaratan teknis, lembaga harus membuat pengajuan proposal revitalisasi sesuai petunjuk teknis. Selanjutnya, proposal tersebut diajukan kepada Ditbinsuslat. Dengan memberi tembusan kepada Dindikpora dan Dindikprov setempat. Pengajuan proposal dimulai bulan Juni-September 2014.

Untuk tahun ini, pemerintah menarjetkan minimal enam puluh lembaga kursus se Indonesia, yang berkinerja bagus, profesional serta bertanggung jawab. Coba hitung, banyak uang, kan? Maka dari itu, saya banyak berdoa, semoga yang mendapat bantuan nanti benar-benar amanah, tabligh dan fathonah. *sokyesbingits*

Dengan seringnya nongkrong di info kursus, LKP Ceris Edu Comp akan mendapat banyak refernsi dan juga ilmu. Kalau sekarang, LKP Ceris Edu Comp masih dalam tahap berkenalan dengan Revitalisasi. Yaiyalah, secara baru ada nama saja. Belum bergerak sama sekali. Hahaha.

Tapi, tidak ada salahnya mengetahui detail kegiatannya terlebih dahulu. Supaya kedepannya paham benar dengan sistem, kegiatan, dan juga bantuan-bantuan untuk siswa kursus yang kurang mampu.

11 thoughts on “Revitalisasi Sarana Kursus dan Pelatihan

  1. Trima kasih informasinya, Idah…smoga bisa bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat 🙂
    Apa lagi ya komennya?
    Hehe, kalo berhubungan dengan situs-situs begini, saya suka mati gaya nih…
    😀

    Kenapa mati gaya, Mba? 😆

  2. Idah Ceris .. eh, Idah Besar … woww, apa bedanya nih? 😉
    Walau LPK Ceris Edu Comp baru dalam tahap perkenalan dengan Revitalisasi, namun itu artinya sudah mulai melangkah maju … sekali maju pantang surut kebelakang… yes3 … mantappp 🙂

    Hahahaha, tadi salah akun, Pak. 😛 Makasih supportnya ya, Pak. 😆

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *