Protein Lengkap dan Tak Lengkap

Protein: Lengkap dan Tak Lengkap

“Health is not everything but without health everything is nothing”

Protein Lengkan dan Tak Lengkap. Protein diperlukan untuk memproduksi neurotransmitter. Selama proses pencernaan berlangsung, protein dipecah menjadi bagian kecil yang disebut asam amino. Asam amino adalah komponen pembangun dasar pembangunan untuk seluruh jaringan tubuh, terutama untuk neurotransmitter. Tubuh memerlukan sekitar 22 asam amino yang dapat dibentuk dari beberapa asam amino esensial, seperti leusin, isoleusin, lisin, triptofan, threonin, metionin, fenilalamin, dan valin.

Asam amino tersebut bisa diibaratkan seperti huruf alfabet. Kombinasi susunan huruf yang berbeda akan membentuk kata yang berbeda pula. Kata-kata tersebut kemudian dapat dirangkai menjadi kalimat atau pesan mental. Dua asam amino, tirosin dan triptofan, berperan penting menghasilkan neurotransmitter, kunci yang bertugas mengatur suasana hati dan menyingkirkan depresi. Tirosin dan triptofan terdapat dalam bahan pangan yang mengandung susu, telur, oat, dan daging kalkun.

 Agar tubuh dapat menggunakan asam amino dengan tepat, delapan jenis asam amino esensial tersebut harus benar-benar tersedia pada saat bersamaan dan dalam proporsi yang tepat. Bila satu jenis asam amino hilang atau jumlahnya kurang, tubuh tidak dapat menghasilkan rangkaian asam amino lainnya. Hal ini sama dengan mencoba membuat kalimat dengan huruf yang tidak lengkap.

Protein  dalam makan bisa disebut “lengkap” atau “tak lengkap”dengan melihat kelengkapan kandungan asam amino esensial dalam makanan itu. Misalnya, pada umumnya daging, ikan, dan susu olahan mengandung delapan asam amino sehingga disebut protein lengkap. Biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan disebut protein tak lengkap karena mengandung sangat sedikit atau kekurangan satu jenis asam amino esensial. Makanan berprotein tak lengkap ini harus saling dikombinasikan agar bisa tersedia seluruh asam amino esensial dalam perbandinagn yang tepat.

Produk gandum biasanya kekurangan asam amino lisin, tetapi kaya dengan metionin. Hal sebaliknya berlaku untuk polong-polongan. Karena itu, protein lengkap dapat diperoleh dengan memadukan konsumsi polong-polongan dengan jagung, kacang-kacangan, beras, atau biji-bijian.

Ini tidak berarti bahwa protein lengkap lebih baik ketimbang kombinasi sayuran dalam memasok asam amino. Meskipun mampu memasok seluruh asam amino penting, daging, telur, dan produk susu juga kaya dengan lemak jenuh. Anjuran terbaik adalah memakan berbagai variasi makanan, baik yang mengandung protein yang lengkap ataupun tak lengkap, agar yakin bahwa kita mendapat cukup pasokan asam amino penting untuk meningkatkan kesehatan mental kita.

Selalu sehati dengan sehat. . . *_*

 

Sumber gambar: http://manfaat.org/manfaat-protein

Diulas oleh: Gylang Tanzila. R

10 thoughts on “Protein: Lengkap dan Tak Lengkap

  1. wah kalau asam amino biasanya sudah diperjual belikan di tmpat tmpat fitness untuk membesarkan badan biar keker ternyata sudah ada di buah buahan dan sayur sayuran toh hehehe

  2. Tubuh butuh protein yang cukup dan memang saya baru tahu ada tidak lengkapnya protein tersebut.Tapi ada baiknya konsumsi saja protein dari makanan dan hewani yang sekarang ini. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *