Bebek Perawan Balado, Pedasnya Maksimal!

Bebek Perawan Balado yang Pedasnya Maksimal, saya nikmati malam hari bersama Rosita Maheris Rahmawati (ITA). Putri semata wayang saya yang cantik jelita tiada tara. Padahal, sore harinya saya baru saja menikmati steak di Moshi-Moshi. Iya, pas bobo sore, tumbenan mimpi makan di sana. Whahaha

Dua hari yang lalu, prosesnya masih sama ketika ke Moshi-Moshi, yaitu melalui mimpi pas bobo malam. Whahaha. Setelah melihat Blogger Senior pada main musik di malam penganugerahan SB 2014, saya bersama Ita pamit pulang terlebih dahulu, karena sudah malam. Takut dia telat berangkat sekolah esok harinya. Masih dalam perjalanan pulang, Ita minta berhenti untuk makan malam, padahal sudah pukul 21.00 WIB. Jalanan masih rame, sih. Maklum, jalan yang kami lewati adalah jalan besar.

Karena kami pulangnya lewat Simpang Tiga Kartini, Ita minta mampir ke Resto Bebek Judes langganan kami. Ya, kami sama-sama pecinta pedas level 08 ke atas. Resto tersebut adalah satu-satunya Resto Bebek yang memiliki konsep unik dan kreatif. Menu utamanya adalah Bebek yang disajikan beraneka macam, dengan didampingi aneka macam sambel. Ada sambel Judes ( Juara Pedes) kesukaan saya, Sambel Mangga kesukaan Ita dan ada juga Sambel Terasi.

PELANGGAN BEBEK JUDES

Makin malam, makin ramai. . .

Awalnya saya ragu dengan ajakannya, karena kemungkinan Resto sudah tutup. Bermaksud untuk memuaskan hati, entah masih buka atau tidak, kami lewat depan Resto yang berada di Jl. Mayor Oking No.73, Simpang Tiga Kartini. Melihat masih banyak motor di depan Resto, Ita langsung berdiri dan minta untuk segera turun.

Ya Ampuun, ternyata malam gini masih banyak orang lapar, ya. Lihatlah, Resto masih sangat ramai. Mulai dari lesehan sampai kursi, penuh semua. Karena kami pelanggan setia Resto ini, kami gak kehabisan akal dong. Yang penting kami pesan dulu. Dan karena kami sudah hafal menunya, kami langsung pesan sesuai rencana Ita. Yaitu Bebek Perawan Balado, KungCo dan Krupuk.

MENU BEBEK JUDES

Menu Resto Judes. . .

Aaah, Ita Kangen Bebek Perawan Balado. Semoga belum habis”. Ita terlihat semangat banget, padahal dia tahu kalau antri. Kami masuk mobil lagi, sambil menunggu pesanan datang. Tak lama kemudian, Bapak Adhi, pemilik Resto menelephone kalau pesanan sudah siap dan sudah ada meja yang kosong. Yuhuuui, akhirnya kami pun masuk Resto. Lihatlah, penampakan Bebek Perawan yang kami pesan.

Bebek Balado ini benar-benar masih perawan alias single. Karena, sebelumnya telah dipingit sebelum narsis di piring. Whahaha. Ita lahap banget makannya, sampai ngambil nasi dipiring saya. Air mineralnya pun nambah, dikit-dikit minum. Makannya pun sambil minta dikipas-kipas, karena Bebek Perawan Balado, Pedasnya Maksimal!. Yaaa. . . beginilah sensasi makan bebek judes. Sedia tiga botol minum putih dan juga kipas cantik.

Kami suka makan Bebek Perawan Balado di sini, karena dagingnya empuk, bumbunya meresap, gurih dan sambelnya judes maksimal. Pedasnya gigit lidah. Merasa sudah kenyang dan berniat untuk membayar ke kasir, lha koq malah saya terbangun dari mimpi indah ini. Whahaha. Total makan Bebek Perawan Balado, KungCo dan Krupuk untuk dua porsi Rp 76.000-. Dan saya belum membayarnya. Whahaha.

Nah, bagi Anda yang suka kuliner Bebek, silakan mencoba menu khas Bebek Judes KHALAL MUI. Dan, bagi Anda yang belum suka kuliner Bebek, jangan ragu untuk tetap singgah ke Resto Bebek Judes. Karena, di sana juga menyediakan menu lainnya seperti Ayam Goreng, Nasi Merah, Nasi Goreng, yang bisa Anda nikmati bersama sambel-sambel istimewa yang JUDESnya selangit. . .!!.

Referensi dan Sumber Foto:
  1. http://bebekjudes.com
  2. https://www.facebook.com/bebek.judes
  3. Note: 530 kata

Tulisan Ini Diikutsertakan Pada Giveaway Sensasi Makan Bebek Pedas

20 thoughts on “Bebek Perawan Balado, Pedasnya Maksimal!

  1. Awas jangan banyak-banyak minum air nanti ngompol lho.. 😀
    Dah, ngimpinya ajib tenan toh, makan bebek. Kapan-kapan klo mimpi bebek lagi ajak-ajak yo 😀

    Nek ngimpi ke Paris piye, Mba Yun? 😀 ^_*

  2. Bebek Perawan pedasnya poll seperti suara hati perawan kali ya……. ? xixixixixixi………
    Sukses kontesnya Mba.

    Salam

    Bukan suara, tapi jeritan, Pak. Ahahaha. Aamin. Makasih, Pak. ^_*

  3. Aku sih ga suka pedes, hehe..
    Sukses buat GA-nya mak Idah, sukses juga buat kompetisi SB2014 😉

    Pedas itu menambah napsu makan, bagi saya. 😀 Terima kasih, Mak Nurul. ^_*

  4. maaf mbak, numpang nanya: Kalo para pelayan dan kasir-nya pada judes juga gak? 😀

    Pastinya JuDes, karena mereka mengantongi cabe rawit, Kakaaak. 😀 ^_*

  5. Kalau ke Ende, nanti saya kenalkan sama si jagoan masak komunitas kami, namanya mami Poppy Pelupessy. Dan rasakan pedes-nya masakannya, tapi enaknya pun juara #eh uheuehue…

    Salam, kak 😀

    Haiiiiiiiii, Kak Tuteeeeeh! Dikau ke Blogku. Yeeeey! 😀 Kapan iso ke Ende, ya. 😀 ^_*

  6. wahahahaha bebek judes ya
    kalau dari tempat saya tinggal koprol dua atau tiga glundung nyampe. Kok gak ngajak2 saja, siapa tahu saya dibayarin xixixi

    Koprolnya pake apa, Kak Mandor? Wkakaka. 😀 ^_*

  7. aahh…memang benar2 enak makanan bebek judes yang bikin ketagihan 😀

    Cieee, yang udah merasakan sensasinya, pasti meledak di tulisan deh, nanti 😀 ^_*

  8. aduh, eta beunget.. udah mirip banget dah ama si bebek 😀
    sukses ngontesnya, mbak idah tralalala.. 😀

    Yeey, Damae yang mirip bebek aaah. Wkwkkww ^_*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *