Belanja Buku Online

Belanja Online Itu Mudah, Tapi. . .?

Belanja Online Itu Mudah, Tapi. . .? Tapi apa hayo? Sebelum memutuskan untuk berbelanja online, sebaiknya Anda perlu memperhatikan dan mencari informasi tentang situs online yang akan dijadikan sebagai tempat belanja. Mengapa? Untuk mengantisipasi hal-hal buruk akan terjadi setelah deal atau pemesanan barang.

Sebenarnya saya bukan termasuk perempuan yang mempunyai hobi berbelanja online, terkecuali untuk produk Buku. 😉 Tapi entah mengapa, saya sering memprovokasi teman-teman dan keluarga untuk berbelanja online. Jika mereka akan membeli suatu produk, handphone misalnya. Saya berusaha mencarikan produk yang akan mereka beli melalui situs online. Dengan harga yang sedikit lebih murah, mereka pun akhirnya mau membeli secara online. 🙄 Itung- itung bantu mereka sih dan alhmadulillah semua transaksi berakhir dengan baik dan lancar. Kali ini, saya membuka kembali lembaran yang sudah aus, expired. Saya akan share pengalaman saya berbelanja buku secara online, ketika masih kuliah dulu. Ya ampun, udah berapa abad, ya. :mrgreen:

Apakah Anda mengenali logo matahari di atas? Logo Matahari Senyum itu adalah logo milik toko buku online ternama (saat itu) di Indonesia. Sebut saja “Toko Buku Matahati Senyum (TBMS)”. Toko TBMS adalah Toko buku online yang menyediakan beraneka macam kategori dan jenis buku. Menurut pengamatan saya, saat itu TBMS ini sedang booming. Terkenal karena harganya yang memang lebih murah dibanding dengan toko buku online lainnya. Kalau melihat buku murah tuh rasanya harus melirik dulu, kemudian baru bisa dilanjut transaksi dengan melihat uang saku. 😳

TBMS ini saya tahu dari salah satu teman kelas saya. Banyak toko buku online yang sudah ia sambangi.  Dia juga terkenal sebagai raja buku. Hampir semua mata kuliah yang dia ambil, pasti ia mempunyai minimal dua buku yang digunakan sebagai referensi dan pegangan. Katanya sih semua toko buku yang pernah ia sambangi valid, tidak ngapusi, serta pelayanannya prima dan memuaskan. Saya mencoba mengikuti jejaknya untuk berbelanja di TBMS ini. Tapi. . .? Saya sedang tidak bernasib baik.

Invoice Lembar Tagihan

Saat itu, saya membeli dua buku langsung karena memang butuh. Lagi pula di webnya tertera label “ready stock”, jadi saya putuskan untuk membelinya. Ngirit ongkos kirim juga. :mrgeen:  Ketika mengadakan ijab-qobul secara online, pasti kita akan menerima tagihan belanja melalui e-mail pemberitahuan atau tagihan belanja. TBMS menyebutnya dengan Invoice. Hal yang paling penting dalam invoice ini bukan besarnya tagihannya, melainkan nomor invoice. Dengan nomor invoice ini, saya bisa mengecek pengiriman buku melalui S-M-S.

Setelah beberapa minggu saya tunggu, buku tak kunjung datang. Hampir setiap hari, saya mengunjungi situs TBMS. Chatting dengan operator, tidak ada balasan. Saya S-M-S, juga tidak ada balasan. Akhirnya, saya bertekad untuk mengirim email ke TBMS.

Masih setia menunggu dan berharap keajaiban datang. Karena, saat itu saya sangat membutuhkan buku tersebut untuk mengerjakan Laporan Kerja Praktek (KP). Lagi pula, saya sudah membayar lunas dua buku tersebut via bank (baca:transfer), eman-eman.Tahu sendirilah, ya. Anak kuliah (saya) selalu berusaha untuk irit.

Beberapa bulan menunggu, sampai jenuh pula, akhirnya dua buku tersebut tak kunjung datang. Sampai akhirnya hanya bisa melupakan transaksi tersebut dengan pergi ke Gramedia dan mencoba untuk ikhlas.  😆 #HengHong. Katanya ikhlas, koq masih diungkit, ya. #NgekNgok. Sebenarnya tidak akan mengungkit kasus ini ke tipikor, karena saya benar-benar sudah ikhlas. Lha wong sudah lulus koq. Namun, ini hanya sekedar share saja, berbagi pengalaman belanja online dan sebagai pembelajaran kedepannya ketika akan berbelanja online. Oiya, tadi sempat mengecek situs online TBMS, eh lha koq sudah tidak ada. Kemana situs online yang dulunya ramai itu, ya? Hihihihi #NgekNgokMbanget

Belanja Online Itu Mudah, Tapi. . .? Ternyata membutuhkan kesabaran juga untuk menunggu sampai pesanan datang.

Belanja Online Itu Mudah, Tapi. . .? Tergantung nasib juga, kalau sedang bernasib baik semua akan indah, begitu pun sebaliknya. Seperti saya ini.

Belanja Online Itu Mudah, Tapi. . .? Tetap harus cermat, teliti dan hati-hati dalam memilih situs online untuk bebelanja.

Belanja Online Mudah, Tapi. . .? Apalagi hayooo? :mrgreen:

Cerita ini diikutsertakan dalam Arr Rian’s Giveaway -Pengalaman Belanja Online-

18 thoughts on “Belanja Online Itu Mudah, Tapi. . .?

  1. Saat ini saya juga mengalami masalah menunggu barang datang dari amazon yang prediksinya datang tanggal 14 Juni kemarin tapi sampai saat ini belum tiba juga.
    Kadang seperti ini yang menjengkelkan. Ada waktu yang susah diprediksi apalagi belanja dari luar. Kadang harus nambah 2 karung kesabaran.

    Hihihi, sabar ya, Pak. Saya tambah satu karung lagi. :D. . . ^_*

  2. Ihir, mesakke temen to mbak, kapusan wong dodolan… yo lumayan ge pengalaman mbak.
    Eh, btw, ndak ada istilah ijab-qobul dalam dunia online, soalnya ijab qobul itu harus bertatap rupa, dan waktunya juga bersamaan…

    Hanya istilah dalam jual beli saja koq, Mas. .. :). . . ^_*

  3. untuk menghindari hal semacam itu, kalo saya belanja OL biasanya minta rekom teman-teman situs terpercaya yang menyediakan kebutuhan yang saya inginkan

    Saat itu, ini juga situs terpercaya, Pak. Cuma nasib saja. . . . ^_*

  4. belanja online memang butuh kewaspadaan yang lebih tinggi.
    Tp sp berbulan2? Gak coba nanya ke toko online, Dah? Kayaknya emang janggal, ya, kalau toko online lokal sampe berbulan2 barang gak datang. Hrs dipertanyakan kepercayaan toko online tsb.

    Dulunya ini Boko Buku Online yang “katanya” bertanggungjawab, Teh. Tapi ya entahlah. Wong sekarang malah websitenya udah gak ada. Gak bisa konfirmasi. . . ^_*

  5. Waduh saya belum pernah pengalaman belanja online Mbk Idah.
    Lebih suka belanja dan lihat barangnya langsung.
    Lebih memuaskan.

    Sekali2 ngerasain lah ya, MAs. :mrgreen:. . . ^_*

  6. memang harus cermat memilih toko online, diusahakan ada rekomendasi dari teman/kenalan yg pernah menggunakan jasa toko itu 😀

    Ini juga rekomendasi teman lho, Mas.. . . ^_*

  7. saya juga belinya paling buku-buku..
    selain sabar menunggu dan menghadapi respon dari pihak penjual, kita pun harus siap bersabar menghadapi jasa pengiriman.. hah ..memang perlu ekstra sabar..

    Benaar sekali, Mba. . . ^_*

  8. alhamdulillah selama ini belom pernah bermasalah sama OLS, dulu pernah beli slow cooker, tembikarnya pecah eeh langsung diganti… mudah2an uangnya diganti sama Allah lebih buanyaaaak lagi

    Senang ya kalau mendapatkan OLS yang seperti itu. . . ^_*

  9. belanja online emang banyak plus minusnya,, untung2an juga siih kadang..
    makanya emang harus teliti dan cermat berbelanja online, harus yg betul2 bisa dipercaya 🙂

    salam kenal yah 🙂

    Salam kenal kembali dai dIdah untuk Mba diah ^_*

  10. Belanja online itu mudah, tapi sayang sekali aku belum pernah mencobanya. Jadi, masih sebatas katanya. Semoga nanti pernah, sehingga tidak cuma katanya.

    Lha wong Pak Ustadz hidup di kutho, koq. . . ^_*

  11. wah bisa gitu yah… pedahal walaupun sudah tutup, yang namanya kewajiban harus dilaksanakan, sayang mental pengusahanya tidak begitu baik sehingga dia tidak amanah… sangat disayangkan…

    Benar, Mas. Tapi sudahlah. . . ^_*

  12. wah parah yaa masa gitu sih tapi alhamdulillah saya selama ini belanja online selalu sampai .. itu padahal toko online “ternama” ya tapi koq gitu pelayanannya ^^

    Entahlah. . . :rool: ^_*

  13. Itu situsnya udah bangkrut kalik ya…
    Terima kasih udah ikutan Arr Rian’s Giveaway 🙂

    Kurang paham bangkrut atau sedang maintenance berkepanjangan. 😀 Sama2, Kak. .. ^_*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *