Menikmati Ramadhan di Panti Asuhan

Menikmati Ramadhan di Panti Asuhan terus menjadi angan-angan setiap Bulan Ramadhan datang. Menikmati Ramadhan di Panti Asuhan ini saya ikutkan untuk giveawaynya Dhe, tentang Ramadhan Terakhir. Inikah Ramadhan Terakhir saya? Pinta saya bukan, karena masih banyak hal yang ingin saya kerjakan, ada sederet cita-cita yang belum tercapai. Meski setiap orang pasti akan meninggal, tapi koq ya sampai sekarang saya merasa belum siap dipanggil olehNya. Belum bisa pasrah untuk yang satu ini. Padahal, seperti yang kita ketahui bersama, bahwa ajal bisa datang kapan saja. Tidak memandang waktu, anak kecil, dewasa dan yang jelas semua makhluk hidup pasti akan mati. Ini si Dhenok ada-ada saja ya, tema Giveawaynya. :mrgreen:

Andai ini adalah ramadhan terakhir untuk saya, saya ingin?

Andai ini adalah ramadhan terakhir untuk, saya akan?

Ada satu hadist yang selalu saya ingat terus dan menjadi pegangan,“………. beribadahlah seakan-akan kamu akan mati besok“. Ya, beribadah. Jika ini memang ramadhan terakhir, saya hanya ingin beribadah di sisa waktu yang diberikan OlehNya. Sebagai pokok, tentunya beribadah wajib. Banyak cara untuk beribadah serta menjalankan perintahNya. Tidak perlu dipikir nemen-nemen untuk hal ibadah kepada sesama, saya yakin pasti sahabat juga tahu, kegiatan mana yang bernilai ibadah. Sesuai dengan judul postingan ini, saya juga ingin berkumpul bersama keluarga untuk Menikmati Ramadhan di Panti Asuhan. Saya kangen suasana lima tahun yang lalu, dimana setiap Ramadhan datang, ada hari-hari yang bisa saya nikmati bersama anak-anak panti. Panti yang biasa saya kunjungi (dulu) masih di Banjarnegara. Kurang lebih 30 menit dari rumah saya.

Sedikit mengenang masa-masa Ramadhan di Panti. Suasana Panti selalu ramai, penuh kehangatan dan selalu adem. Inilah yang membuat saya merasa nyaman di Panti. Kegiatan Ramadhan dini hari diawali dengan kegiatan sahur. Sebagian anak laki-laki pergi ke Masjid yang ada di samping kanan Panti untuk menabuh bedhug, sekedar membangunkan teman-teman lainnya dan warga setempat. Tahu kan suara bedhug tuh menggelegar, tapi ada saja yang tidak mau bangun dengan alasan masih ngantuk. Kadang, kalau hampir imsak masih pada susah di bangunkan, saya iseng mencet hidung mereka. Kalau ketahuan Bundanya Om, saya pasti dimarahi. :mrgreen:

Menikmati Ramadhan di Panti Asuhan bersama mereka tuh sangat indah. Ketika waktu ashar tiba, ada yang mengeluh perutnya sakit, haus, dll. Kalau hampir buka puasa, biasanya Om dan Kaka membawa minum dan tampah besar yang berisi makanan ringan (cemilan). Yummiiii. . . Benar-benar ngangenin. . .

Ya Rabb, andai ini ramadhan terakhir untuk saya, berilah saya kesempatan untuk menikmati Ramadhan di Panti Asuhan (lagi) bersama keluarga, Om, Kaka, Adik, Bu Lina, Pak Agis, Syifa, Ratna, Lidia, si bandel Gina dan seluruh anak panti yang menggemaskan itu. Menikmati malam seribu bulan bersama mereka, sekaligus haul Mbah Kakung. Sekarang posisi keluarganya Om di Tarakan, sedangkan keluarga saya di Banjarnegara. Susah untuk Menikmati Ramadhan di Panti Asuhan bersama. Saya hanya bisa berdoa, semoga saya bisa berkumpul lagi bersama mereka semua. Semoga Allah mendengarkan do’a saya. Iri rasanya, mendengar Om sama si malaikat kecilnya bisa mengunjungi Panti, ketika awal Ramadhan Tahun ini.

481 kata

Ceria Ramadhan Bersama Gamazoe dan Dhenok Habibie

23 Comments

  1. menikmati banyak hal baik dalam beribadah maupun hal lainnya bersama-sama memang menciptakan suasana kenikmatan yang lebih, apalagi jika itu di panti asuhan bisa membuat hati kita lebih tersentuh menuju kebaikan, Insya Alloha Ta’ala

    Benar, Pak. Magnkannya saya tidak suka menyendiri. Hihihi . . . ^_*

  2. Alhamdulillaah…, indah bangeeeet itu, Mbak. Semoga sukses dunia – akhirat ya….

    aamiin. Terima Kasih, Pak. . . ^_*

  3. Subhanallah .. asyik juga ya. Jadi sejak sahur, Idah di panti? Belum pernah saya merasakannya. Indah sekali kalo bisa menikmatinya ya …

    Iya, Mba. Semoga bisa menikmati (kembali) ramadhan bersama anak panti. . . ^_*

  4. Subhanallah,semoga bisa menikmati ramadan kembali di panti asuhan mbk,kl nggak ke rumah ibu saya aja di jombang disamping rumah ada hehe…
    sukses GA nya mbk 😀

    Jauh, ya. Terima Kasih, Mba . . ^_*

  5. Sahur di panti asuhan pasti menimati momen kebersamaan. Jangankan kamu sob, aku sendiri juga belum siap. Soalnya dosanya masih banyak hehehe

    Weeeeh, dosane akeh sakpiro, Mas?. . . ^_*

  6. Suatu harapan yg indah, Dah! Dan gue rasa, cara terbaik mengkhidmati Ramadhan tahun ini adalah mengganggapnya yg trakhir di sisa umur kita. Agar timbul kesungguhan dan kekhusyu’an dalam kita menjalankan setiap program yg diberikan.

    Sukses buat GA-nya, Dah! Sukses juga buat Ramadhan kita tahun ini … 🙂

    Huaaaa, tapi tetap belum bisaaa je, Mas. Terima Kasih. . . ^_*

  7. anak-anak panti lihat senyum manis kak iDah aja pasti senangnya minta ampun..
    nanti rutin ke panti lagi bersama keluarga kecilnya iDah, aamiin. 🙂

    Aamiin ya Alloh. Semoga bisa berkumpul kembali. Terima Kasih, Bundo . . ^_*

  8. Wah sepertinya kenangan menjalani Ramadhan di panti sungguh mengesankan ya? Aku yang belum pernah mengalaminya… jadi sibuk membayangkan suasana panti di bulan Ramadhan. Sepertinya asyik dan hangat yaaa…
    BTW gudlak utk kontesnya 😀

    Benar sekali, penuh kehangatan. Terima Kasih, ya. . . ^_*

  9. Semua yang dilalui di bulan yang mulia selalu terisi dengan kemulian, sederhana, namun tidak mudah untuk dilakukan bagi setiap orang. Semoga selalu diberikan kelancaran dan kebarokahan dalam hidup, karena memuliakan para malaikat-malaikan kecil yang akan membawa doa kita tanpa suatu penghalang di setiap lapisan pintu langit. Amiiiin,,,,,,,,,,

    Salam wisata

    Trenyuuh. Terima Kasih ya, Pak. . . ^_*

  10. wah cita-cita yang mulia sekali nih idah, untuk ramadhan terakhir? serem ya,,tapi semoga Allah selalu memudahkan langkah kaki kita ke kebaikan ya. Salam ya idah

    Aamiin. Terima Kasih, Mba. Salam juga untuk buah hati. . . ^_*

  11. Saya doakan, semoga Idah diberi umur panjang oleh Allah SWT dan bisa terus menikmati Ramadan bersama kawan-kawan di panti setiap tahunnya.. 🙂

    Aamiin Aamiin Amiin ya Alloh. Terima Kasih doanya, Uda. . . ^_*

  12. buka puasa bersama anak panti asuhan mengingatkan kita utk senantiasa bersyukur

    Siapa? Benar, belajar mensyukuri nikmatNya secara bersama2. . . ^_*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *