Martabak Tahu Putih #LaukFavKeluarga

Hampir tiap hari, saudaranya Tempe menghiasi meja makan di rumah yang cukup minimalis. Minimalis di sini dalam arti tidak sebenarnya, yaitu sempit. :mrgreen: 😳

Lauk yang dibuat dari endapan perasan biji kedelai yang telah difermentasi termasuk dalam deretan lauk yang sederhana. Dan cara memasaknya juga tidak seribet lauk lainnya. Tapi, jika kamu suka bekreasi, maka lauk yang pada umumnya berbentuk kotak dan mudah hancur akan menjadi lauk yang tidak sederhana. Malah bisa tampil manis. Semanis yang membuatnya. 😆 :mrgreen:

Adalah Tahu. Lauk Tahu, khususnya Tahu Putih dan Tahu Asin sudah lama menjadi lauk favorit keluarga saya. Lauk yang mempunyai kandungan protein tinggi ini sering kami olah menjadi bacem asin, rebus manis yang ditaburi cabe rawit, tahu susur, sarang burung, martabak tahu dan masih banyak kreasi lainnya.

Membuat Martabak Tahu
Demi apa ada rawit di atasnya. . . Hahahaha

Martabak Tahu Putih, satu kreasi lauk atau bisa juga dijadikan cemilan. Kami membuat martabak ini menggunakan kulit martabak yang telah kami beli di Mba Sayur yang sering keliling Desa. Kamu paham kan, bahwa kulit martabak instant itu tipis banget. Jadi, tidak bisa menampung banyak isi. Dikhawatirkan sobek.

Sesuai dengan nama, isi dari Martabak Tahu Putih didominasi dengan tahu putih yang sudah dihancurkan sampai lembut. Irisan daun bawang dan atau wortel bisa menjadi campurannya. Tapi, kalau kamu memilih wortel, menata isiannya harus ekstra hati-hati. Begitu juga dengan melipatnya. Sebab, terkadang tidak disengaja si wortel menembus kulit tipis martabak. Dikhawatirkan sobek.

Sebelum mulai menggorengnya, kamu bisa menyiapkan telur yang akan digunakan sebagai perekat kulit martabak. Kocok telur menggunakan sendok. Kemudian, masukkan martabak ke dalamnya, supaya kulit merekat dan ketika digoreng tidak buyar alias amberoools. Hahaha Selamat berkreasi dengan Tahu! :mrgreen:

26 Comments

  1. coba aku dibagi, Dah
    aku biasanya bikin martabak mie 😀
    cuma gak sehat sepertinya, ntr nyoba yg isi tahu sayur ini ah.

    Mie-nya tanpa bumbu berarti ya, Mel?

  2. i suka juga tahu putih, biasanya i pilih yang tahu organik 🙂

    Iyaa, suka ngeri kalau lihat tahu yang warna-warni itu ya, Om. .

  3. martabak tahu putih ini enak, lho. Mau nyicipin, ah, buatan Idah. Beneran martabak, kan? Bukan garam rasa martabak? hihi

    Hahahaha. . .Ingeet ajaaa siiii. 😛

  4. Aku juga suka ngemil martabak tahu. Niatnya buat lauk tapiiii ternyata habis buat cemilan whahaha

    Samaa, Mba. Di rumah saya juga begono. 😀

  5. keluarga saya juga termasuk penggemar tahu,
    idenya boleh di coba nih, padahal junior udah lama minta, tapi emaknya ga kepikiran untuk beli kulit jadi aja ya 🙂

    Kalau isinya mau banyak, mending buat kulit sendiri sih, Mba. 😀

  6. waw jadi laper nih ngelihatin martabak buatan kak idah. Jadi pengen ikutan nyicipi nih 😀

    Sini main Banjar, Kak. 😛

  7. Kalo di rumah, gak begitu suka tahu Idah. Jadi kalo ada tahu, tahunya saya hancurin dan campur dengan telur dan mi rebus. Dikasih bumbu lalu dipanggang deh. 🙂

    Sama dong, ini juga dihancurin, Kak. 🙂

  8. Waaah, ei juga doyan martabak tahu ini sebenarnya. Cuman yg malesin itu kenapa ya si kulit lumpia itu nyerep minyak banget?

    Nyerepnya itu karena enggak garing2, Kak. Jadi terasa banget minyak cepet habis. 😀

  9. di batam suka bikin ini,bikin kulit sendiri..sekarang dah nggak lagi,g bawa teflon dan g ada yg jualan kulit lumpia hehe

    Besok kalau mudik beli teplon, Kak. 😀

  10. Fauzan suka bikin sendiri nih, tapi tahunya di kasih telur, daun bawang, garam aja, kadang di tambahin kornet.
    Sederhana tapi enakk .. bikinnya juga gampang.

    Eeeh, ada chef ganteng dong di rumah. 😛

  11. suka bikin martabak tahu jg… campurannya sesuai yg sedang ada di rmh, bisa jamur, bisa kornet, bisa daging cincang 😀

    Belum pernah nyobain yang pake jamur. 🙂

  12. Aku suka juga kalau dikasih heheheee…. Martabak goreng sendiri adalah gorengan yg paling sering disediain sama kanjeng mamih kalau pas mudik 😀

    Kanjeng mamihnya baik bingiits, Mba. . .

  13. Kalau di rumah biasanya tidak pakai kulit martabak. Cuma telur dadar dikocok bersama tahu putih yang sudah diiris kecil-kecil.
    Salam kenal.. 🙂

    Salam kenal kemabali, Kak. . .:)

  14. wah ini idea cemerlang nih,ini wajib dicoba mungkin sedikit dimodiv lagi akan lebih yummy,ok terimakaish kawan telah menginspirasi saya untuk mencoba mengembangkan ideanya,,,

    Selamat njajal, ya. .. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *