Malam Tirakatan HUT RI ke-68

LANDMARK BANJARNEGARA 1

Suasana Malam Tirakatan HUT RI ke-68 terasa lebih hikmat, dibanding malam tirakatan satu tahun yang lalu. Kalau saya lebih suka mengatakan lebih hikmat, sedangkan Ibu selalu mengatakann sepi. Sepinya karena pada malam tirakatan Bapak tidak di rumah, masih dalam perjalanan pulang. Haghaghag Sebenarnya saya juga sedih, tapi bukan karena Bapak. Melainkan karena tirakatan desa pada […]

Continue reading