Suguhan dari Penginapan Taman Anggrek

Ngomongin tentang suguhan dari sebuah penginapan, adakalanya menjadi suatu hal yang cukup penting diperhatikan bagi para calon penginap. Suguhan, baik secara visual maupun non visual bisa memberi nilai tambah bagi suatu penginapan. Lalu, bagaimana dengan suguhan dari Penginapan Taman Anggrek yang berlokasi di Jl. Raya Tajem, Yogyakarta?

Teman-teman yang berdomisili di Yogyakarta pasti bingung dengan penginapan Taman Anggrek yang saya maksud. Mungkin malah ada yang heran. Kemudian, dalam hati membatin “Emang ada penginapan dengan nama Taman Anggrek di Jl. Raya Tajem ya, Dah?”.

Oke, deh. Penginapannya akan saya bubuhi tanda kutip dua menjadi “penginapan”, ya. Tempat untuk menginap bukan dalam arti sebenarnya. Tempat menginap, tapi bukan untuk umum. Hanya orang-orang tertentu yang bisa menginap. Saya, misalnya. šŸ˜›

Penginapan yang saya maksud di sini bukan semacam hostel, homestay, apalagi losmen. Taman Anggrek yang berada di Jl. Raya Tajem, tepatnya di kompleks Adi TV Yogyakarta yaitu sebuah perumahan yang menurut saya cukup berkelas. Bisa dimengerti, kan, Temans. :mrgreen:

Saya menulis penginapan, sebab saya pernah menginap di perumahan tersebut. Yaitu menginap di rumah salah satu rekan kerja saya, yaitu Pak Umam, yang belum lama ini pindah ke Yogyakarta bersama seluruh keluarganya. Boyongan.

Saya pernah bilang ke keluarga mereka, sempat chat juga dengan Bu Umam, kalau saya akan singgah ke rumah barunya. Tapi kok, ya, kalau ada event bareng sahabat Blogger selalu saja merasa kurang waktu, sampai akhirnya tidak jadi silaturrahim ke Taman Anggrek.

MENGINAP DI YOGYA
Tampak dari jauh tetap memesona

Tiap punya niat baik, insya allah akan diberi jalan. Saya akhirnya bisa singgah ke rumah mereka. Tepatnya tiga minggu sebelum saya naik pelaminan. šŸ˜†

Kembali lagi pada suguhan. Rasanya takjub banget saat pagi hari bisa melihat suguhan alam landscape Gunung Merapi dari lantai dua. Suguhannya memang tidak penuh, karena terhalang pohon kelapa. Namun, itu sama sekali tidak mengurangi rasa bahagia saya.

Sebelum menikmati suguhan Merapi, saat adzan subuh berkumandang, suguhan kehangatan dari keluarga mereka juga saya dapatkan. Terdengar suara lembu milik anak kecil, yaitu Nudie, anak perempuan mereka.

Tungguin, Mah. Nudie mau wudhu dulu“. Yay…mereka akan melaksanakan shalat Subuh berjamaah di rumah. *makin pingin punya anak sholikhah* :mrgreen: Merasa beruntung bisa melihat gambaran keluarga yang begitu kompak, SaMaWa.

Usai melaksanakan kewajiban, Bu Umam lekas menyiapkan kebutuhan anaknya. Masak, misalnya. Beliau jago banget masak. Supnya luar biasa gurihnya. Tapi, entah kenapa, beliau bisa malas makan masakannya sendiri. Apa mungkin sudah merasa kenyang saat mulai mengolah masakan, ya. šŸ˜†

PENGINAPAN DI YOGYA
Inginnya, sih, dicicipi semua. . .

Duduk bersama seorang teman, Lulu, dan juga keluarga Pak Umam di teras lantai dua. Mengobrol sembari menyeruput teh hangat, mencicipi camilan, dan menikmati landscape Gunung Merapi. Suguhan yang sangat lengkap dan membahagiakan, bukan? šŸ˜‰

Bonus banget, kan, bisa mendapat tempat menginap seperti di atas. Suguhan plus-plus!!! :mrgreen:

13 Comments

  1. boleh ikut icip-icip tuh makanan nya .. duh ni mah plus plus banget .. šŸ™‚ thanks info nya jdi ga bakal ragu deh kalau mau nginep di sana šŸ™‚

    Ini bukan penginapan umum lho, ya. . hihihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *