Melancong Ke Pantai Menganti, Kebumen

Melancong Ke Pantai Menganti, Kebumen – Mungkin belum banyak yang tahu keberadaan Pantai Menganti yang terletak di Kab. Kebumen. Selain lokasinya tersembunyi, Pantai Menganti jarang menjadi destinasi wisata. Para wisatawan lebih memilih Pantai Logending, Pandati Petanahan atau Pantai Karang Bolong yang lokasinya lebih mudah dijangkau.

Sudah pukul 13.00 WIB, nih. Jadi singgah ke Pantai Menganti tidak? Tanya saya kepada Adik yang sedang asyik menikmati lepet dan udur-udur.

Lanjut dong. Nanti kalau pulangnya kesorean, bisa lewat Jl. Buntu-Purworejo Klampok. Jangan takut, banyak teman ini”. Jawabannya begitu menenangkan hati.

Akhirnya, kami pun sepakat melanjutkan perjalanan dari Pantai Buayan a.k.a Pantai Karangbolong menuju Pantai Menganti. Baru kali ini saya melancong ke Kebumen dengan mengendarai sepeda motor. Saya lebih sering naik mobil dan posisi saya pun hanya sebagai penumpang bodoh.

Teman saya, Lativ, pernah menginjakkan kaki di Pantai Menganti. Tapi sayangnya, Ia agak ragu dengan akses jalan menuju pantai tersebut. Katanya, sih, lupa-lupa-lupa. Jadi, kami bertanya kepada Mas Parkir yang ada di Pantai Karang Bolong.

“Dari pintu keluar Pantai Karang Bolong, kalian ambil arah kanan. Ikuti saja jalan raya beraspal. Enggak jauh koq, paling tiga puluh menit dari sini. Kalau sudah ketemu pertigaan Desa Karangduwur, langsung masuk. Sebelum Pantai Ayah. Hati-hati lho, ya. Banyak tikungan dan jalan naik turun”. Begitulah petunjuk darrnya. Terima kasih, Mas Parkir.

Kami bergegas melanjutkan perjalanan dengan penuh semangat. “Semoga pertigaan Desa Kaerangduwur hanya satu. Tidak ada pertigaan lain selain menuj ke Pantai tersebut”. Sedikit ada rasa was-was dengan kata pertigaan langsung masuk. Was-wasnya, pertigaannya tidak hanya satu. Hahaha

Kami jalan beriring-iringan. Ternyata benar, medannya cukup ekstrim untuk kawasan wisata. Jalannya sempit, mepet banget kalau ada mobil berpapasan. Saya bersyukur, karena tikungan jalan tidak sebanyak tanjakan. Sudah tiga puluh menit lebih kami menyusuri jalan. Namun, belum juga menejumpai tanda-tanda pantai. Sampai akhirnya, kami melihat papan bertuliskan “Selamat Datang Di Pantai Logending”.

What? Ini sudah sampai Pantai Logending a.k.a Pantai Ayah. Lokasi Pantai Menganti kan sebelum Pantai Logending tuh. Yeah. . . kami kesasar alias sudah terlampau jauh dari tujuan melancong. Kami kaget! Serius kaget.

Langsung lah saya bertanya kepada beberapa orang di sekitar pantai logending. Dan, ternyata perjalanan kami sudah terlampau jauh dari Pantai Menganti.

Kenapa tidak masuk Pantai Logending saja, Dah? Kan sudah di depan mata tuh?” No! Itu bukan tujuan wisata kami.

Dan, kami pun harus putar arah, menyusuri kembali jalan yang sebelumnya telah dilalui. Ini niat banget menikmati kecantikan Menganti. Teman-teman,  melancongnya bersambung ya di postingan Pantai Menganti yang Cantik.

15 thoughts on “Melancong Ke Pantai Menganti, Kebumen

  1. Bhahahaha nanggung amat balik. Eh namanya memang pantai ayah gitu? Aneh

    Anehnya gimana, Mba? Kalau Pantai Ibu aneh gak? 😆

  2. Wah kebumeeennnn,,,, (Sok excited :D)
    Mbak idah orang kebumen juga?? saya cuma numpang lahir saja, Besar di merauke,,, Kapan ya bisa ke kota kelahiran….

    Bukan dong. Mudik wae, Mas. 😆

  3. Perasaan saya sudah sering maen kesini, kok masih muncul : your comment is waiting moderation.???

    Karena dimoderasi, Mas. 😆

  4. Malu bertanya, ya jangan bertanya eh tersesat di tujuan.
    Saya kalo pergi ke tempat tujuan yang belum pernah saya jamah, biasanya menggunakan GPS merk Nanya. dan sering lebih akurat dibandingkan GPS mobile. Bentar-bentar nanya, bentar bentar berhenti nanya. hhh

    HoOh, Pak. Lebih mudah dipahami yoo. 😆

  5. Wah jadi pengen kesana, jika foto nya di tambah lagi mungkin lebih bagus heheh 🙂

    Foro ada di post berikutnya ya. . . 😆

  6. Laaa foto pantainya mana? Udah sering lewat Kebumen tapi lewat aja kalau mau ke Jakata atau Bandung. Belum pernah mampir untuk main.

    Di post terpisah, Mba. Ben tidak kepanjangen postnya. 😆

Leave a Reply to ibnu ch Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *