KETEP PASS MAGELANG YOGYAKARTA

Memandang Gagahnya Merapi Dari Ketep Pass

Memandang Gagahnya Merapi Dari Ketep Pass – Ketep Pass adalah sebuah objek wisata di Ketep, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Kami (Saya, Latif, Yuni dan Mr. Ari) melakukan perjalanan ke Kota Magelang untuk menikmati keindahan alam dan juga buatan. Dalam waktu satu hari, kami berencana singgah ke empat objek wisata yang sudah kami list sebelumnya. Empat objek, lumayan berat untuk direalisasikan, mengingat kami belum paham jalan kota Gemilang.

Meski demikian, Ketep Pass adalah objek pertama yang kami singgahi. Objek yang letaknya cukup jauh dari kota Magelang. Kisaran satu jam. Aksesibilitas, jalan menuju Ketep Pass tidaklah susah, hanya saja banyak jalan menanjak terjal. Kamu tidak usah takut salah jalan. Karena, disepanjang jalan terdapat petunjuk arah. Hyaa. . .meski pada akhirnya kami harus bertanya kepada penduduk setempat karena terdapat dua jalan cabang tanpa petunjuk arah.

Para pembonceng tampak menikmati perjalanan yang bisa dibilang asyik, udara segar, sebab sepanjang jalan banyak pepohonan rindang. Banyaknya warung yang ada dipinggir jalan, menandai bahwa tidak lama lagi lokasi wisata dapat dinikmati. Aroma jagung bakar begitu harum. Adakah bumbu tambahan untuk jagung bakar, Bapak? Saya menggumam dengan sendirinya.

Tempat parkir motor yang berada di bawah pintu masuk terlihat penuh dengan mobil dan juga motor. Sesuai arahan, kami pun memarkirkan motor di parkiran atas. Tepat di depan loket tiket. “Mba, Rp 2.000 per motor, ya”. Bapak Parkir menyodorkan dua lembar karcis kepada Yuni. Perda tentang parkir untuk Kota Magelang tertib juga. Untuk biaya parkir mobil Rp 5.000 per mobil.

Usai membayar parkir, kami segera menuju loket tiket masuk. Berbekal tiket Rp 7.000 (sudah termasuk asuransi), kami mendapat hak untuk masuk lokasi, menikmati suasana dan pemandangan hijau tanpa kabut di sekitar Gunung Merapi. Kami bersyukur karena siang itu Ketep begitu cerah. Menurut keterangan dari beberapa petugas loket, sekitar Ketep akan diselimuti kabut mulai pukul 15.00 WIB. Jadi, kalau ingin melihat gagahnya merapi, baik dari gardu pandang, teropong, maupun panca arga, disarankan untuk datang sebelum pukul 15.00 WIB.

KETEP PASS MAGELANG

Gagah, yes!

Deal, Yuni sudah mendapat karcis. Kami pun tak sabar untuk langsung menuju gardu pandang, menyaksikan gagahnya Merapi yang tak pernah ingkar janji. Merapi tampak gagah dikelilingi oleh awan tebal dan juga kebul asap. Disekeliling bukit terlihat ada para petani tampak sedang duduk santai. Mungkin sedang istirahat sejenak dari aktivitasnya.

Di kawasan gardu pandang, banyak orang yang menawarkan jasa foto langsung jadi dan juga teropong mini. Entah ya, saat itu saya belum tertarik untuk memanfaatkan jasa mereka. Pikir saya, kami bisa foto sendiri menggunakan kamera poket. Dan untuk teropongnya, rasanya kok kurang puas melihat Merapi menggunakan teropong yang cukup kecil.

Kami cukup lama di Ketep Pass. Karena, di sini kami tidak hanya memandang landscape Gunung Merapi saja. Masih ada Museum Vulkanologi, Bioskop Mini, Volcano Theatre, Teropong besar, sampai dengan puncak objek wisata yaitu Panca Arga.

GUNUNG MERAPI MAGELANG

Narsis dengan Merapi. . .

Bertamasya ria selalu memberi banyak pengetahuan dan pengalaman baru. Saya suka dengan dokumentasi yang ada di Museum Ketep Pass, menyaksikan letusan Gunung Merapi dalam film, meneropong aktivitas lereng merapi dll dll. Objek Ketep Pass lainnya, insya Allah akan saya posting dilain waktu.

Ketep Pass Magelang

Tiket Masuk:

Rp 7.000 per orang (lokal)
US $3 per orang (mancanegara)

Parkir:

Sepeda Motor Rp 2.000 per motor
Mobil Rp 5.000 per mobil

 

26 thoughts on “Memandang Gagahnya Merapi Dari Ketep Pass

  1. Mbak Idah, Ketep pass itu apakah suatu bukit juga? apa saja wisata atau wahana yang ada di Ketep Pass?

    Hehehehe. Bukit plus ada museumnya, bioskop, taman, teropong, dll. Nanti di post lagi.

  2. Paling enak main ditamannya ya Mba, di sana bisa melihat puncak merapi juga, tapi kalau di pingiirnya takut jatuh 😀

    Salam

    Panca Arga. Tapi, banyak orang pada berduaan di sana e. 😀

  3. Saya sudah lama kepengen ke Ketep Pas, tapi belum pernah kesampaian.. Mudah-mudahan libur lebaran nanti jadi ke sana deh.. 🙂

    Semoga ya, Uda. Berlibur bersama keluarga. 🙂

  4. Kesana pas hujan… padahal pagi-siangnya panas menyengat di Borobudur.
    Akibatnya menunggu sore sekali sampai kabutnya menghilang dan bisa lanjut foto – foto

    Hebat ya, kabutnya bisa hilang disore hari. . .

  5. wah dari duluuu pengen banget kesini cuma belum kesampaian terus, hihi padahal rumah saya di jogja aja.
    Baiklah ketep pass akan saya masukkan dalam bucketlist saya untuk tujuan jalan-jalan berikutnya.

    Nice pict mb idah!

    Terkadang emang gitu. Yang deket2 dilupain. Wkwkwkw. Makasi Mba Intan. 🙂

  6. fofo gunugnnya itu cantik sekali mbak,sama persis dengan tampilan gunung bawakaraeng di daerah asal saya di makassar hehehe,..

    Jadi pingin ke Makassar. 😀

  7. Keren yaaaa…….kapan2 kesana ah. Btw, itu ada museumnya jg isinya apaan aja yak? Sayang itu foto gunungnya ketutupan yah. Btw, kunjugan balik juga ya kak

    Banyak, Mas. Ada dokumentasi foto, jenis-jenis batu dll. Ketutupan saya, yes. Hahahaha

  8. Belum pernah ke sana, tapi kalau memandang gunung sih sering banget apalagi aku bisa memandang gunung ciremai tiap hari, Dari kejauhan tapak gagah seperti gunung merapi.

    Rumahnya deket Gunung gitu ya, Mba?

  9. Waaaaa, kereeeeen! Sewaktu liburan ke daerah Magelang malah gak tau ada tempat begini.
    Seru ya mbak idah jalan-jalan bareng temen kayak gini 🙂

    Seru bangettt, Nggi. Rameee. . .

  10. waaahh cakep banget foto merapi nya.
    Aku pas mendung gitu saat di sana. Hiks

    Ke Museum kalau mendung. Di sana ada Merapi juga, Mba. Replika. 😀

  11. Aku ke ketep pass jaman Aa Dilshad msh bayi. Waktu tinggal di Solo. Belum ada apa2nya kecuali gardu pandang doang.
    Sekarang jadi bagus ya :)

    Sekarang ada museumnya juga, Mba. Main ke sana lagih. 😀 ^_*

  12. Jagung bakar mana…jagung bakar ? kok belum dikupas juga, kebun buah strawberry juga, lokasinya gak jauh dari Ketep Pas, naik dikit arah G.Merbabu..

    Hmmmm. . .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *