OBJEK WISATA DIENG BANJARNEGARA

Menunggu Untuk Menyatu #FamTripJateng

Matahari masih malu menampakkan sinarnya pada Kamis pagi (4/12). Mendung. Aku pun yang saat itu akan mengikuti kegiatan Familiarization Tour (Fam Trip) ke Dieng, bersama sembilan belas teman Blogger ikut-ikutan enggan beranjak dari tempat tidur. πŸ˜†

Fam Trip ini diselenggarakan oleh Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah dalam rangka untuk memperkenalkan destinasi pariwisata Jawa Tengah, dalam hal ini mengunjungi beberapa daya tarik wisata di Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo.

Sesuai dengan jadwal perjalanan atau rundown acara, harusnya pukul 06.00 WIB aku sudah berada di Semarang. Lagi-lagi waktu yang menjadi alasan. Ya…karena keterbatasan waktu dan izin hanya dua hari. Oleh karenanya, aku mengurungkan niat untuk ikut berkumpul di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, yang beralamat di Jl. Pemuda No. 136, Semarang. Sebentuk kantor yang menjadi meeting point.

Jauh hari aku sudah konfirmasi kepada panitia (Mbak Ratri), kalau tidak bisa datang ke Semarang. Aku memilih untuk menunggu mereka di sekitar Alun-Alun Wonosobo dengan pertimbangan karena tempat tersebut tidak terlalu jauh dengan rumahku. Cukup satu jam perjalanan saja.

Aku cukup aktif kontak panitia dan seorang teman Blogger yang sudah aku kenal sebelumnya, yaitu Mas Alid. Aku minta tolong kepada mereka, jika sudah sampai Kabupaten Temanggung untuk segera berkabar. Ya…aku akan berangkat dari rumah, manakala teman-teman sudah sampai Temanggung.

GEREJA KRISTEN INDONESIA DI WONOSOBO

Mendung maksimum. . .

Dengan menggunakan transportasi umum, aku berangkat dari rumah menuju jalan provinsi naik Angkutan Kota. Dilanjutkan naik Bus sampai Wonosobo. Sesampainya di Alun-Alun, aku singgah di kantor teman sekalian silaturrahim barang sebentar. Dan saat panita mengabarkan sudah hampir sampai, aku segera menuju alun-alun sebelah utara. Tepat di depan Kantor Kodim 0707.

Menunggu sendirian di sekitar Alun-Alun. Kok, ya, rasanya kurang menawan. Sampai pada akhirnya, panitia memberitahu kepadaku, bahwa Tour Guide yang akan menemani #FamTrip kami yaitu Bapak AA. Wijaya juga sedang menunggu rombongan di sekitar alun-alun, tepatnya di depan Gereja Kristen Indonesia yang berlokasi di sebelah selatan alun-alun Wonosobo.

Pak AA mengenakan pakaian rompi warna biru, dan banyak atribut di rompinya. Beliau menggunakan boots juga“. Sekiranya panitia mendeskripsikan sosok Pak AA yang penampilannya memang nyentrik.

TOUR GUIDE DIENG

Semua sibuk…hihihi

Pak AA cukup banyak gerak, tampak sibuk telephone sana-sini, sampai aku memainkan kamera handphone pun sepertinya beliau tidak tahu. Aku tidak mengobrol banyak dengan beliau. Sebab, selisih beberapa menit dari pertemuan, Bus Pariwisata yang membawa teman-teman Blogger sudah datang.

Kami pun berjalan cukup cepat menuju Bus. Segera naik dan begitu melihat kursi kosong di depan, tanpa memberi salam kepada teman-teman, langsung duduk di kursi barisan pertama. Dekat dengan pintu masuk.

Alasan enggak menyalami mereka satu per satu karena saat itu aku masih agak canggung dan kurang percaya diri. :mrgreen: Terkecuali pada dua teman blogger yang saat itu wajahnya cukup bisa aku kenali. Yaitu Mas Ndop dan Mas Alid. Itu pun karena mereka pas banget duduk dibelakangku.

Dalam suasana canggung, ternyata bisa juga merasa bahagia. Bertemu, berkenalan dengan teman-teman baru dan menyatu dengan mereka. Begitu indah! 😳

12 thoughts on “Menunggu Untuk Menyatu #FamTripJateng

  1. Mas Khalid? Pasti nama sebenarnya ya itu? Hehehehe..

    Btw, panitia FamTripJateng emang keren deh. Keretaku aja telat dan baru sampai stasiun Tawang jam 7 ditungguin lho sama mereka. Aku yang gak enak hati malah

    Oooo…yang keretanya ada masalah itu kamu ya, Mas. Hihihi HoOh, apikan2 yoo panitianya.

  2. Jawa Tengah bikin adem dan yang ngangenin nya emang itu. Kota yang sangat rapi dan bersahaja. Semoga bisa ke sana lagi.

    Salam hangat dari Tasikmalaya πŸ™‚

    Aiiih, kapan ke Banjarnegara, Mbak? πŸ˜€

  3. mmmmm, ‘G’ nya kurang satu deh di judul. halo Idah, senang berkenalan.. πŸ™‚
    banjarnegara semoga baik-baik saja yaa…

    Hihihi…sudah diralat. Makasih sudah mampir ya, Kak. Seneng juga dapat kenalan baru, Kak Indri.

  4. Canggung memang, apalagi kalau ketemu dengan para travelblogger yang sudah punya nama besar :hihi.
    Semoga perjalanannya menyenangkan! Ditunggu cerita selanjutnya :))

    Iyaa, canggung. πŸ˜€ Makasih, ya.

Leave a Reply to Alid Abdul Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *