TAMAN RTH PURBALINGGA JAWA TENGAH

Menepi ke Taman Ruang Terbuka Hijau Bojong

Penat yang dirasa tiap orang sangat beragam. Begitu juga dengan cara mencari jalan keluar agar penat tidak terus melekat dalam diri. Berusaha untuk mencari cara, agar pikiran bisa kembali segar, dan tubuh menjadi lebih fit.

Me time dan atau piknik hore seringkali menjadi solusi tepat untuk sekadar melegakan tenggorokan. 😆

Berhubung kondisi rupiah sedang melemah, sangat tidak disarankan untuk piknik ke luar kota. 😆 Cukup dengan explore ke tempat rekreasi yang tak jauh dari tempat tinggal, penat bisa banget hilang. Hilang seketika tanpa detergent.

Kalau aku sedang di rumah Tante yang berlokasi di Purbalingga, tempat piknik yang menjadi pilihan yaitu Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bojong. Hanya lima belas menit dari rumah Tante, Kembangan.

TAMAN RTH PURBALINGGA

Nampak dari pintu masuknya sudah segar . .

Bojong adalah nama sebuah Desa di Kabupaten Purbalingga. Artinya Taman RTH ini berlokasi di Desa Bojong. Sebenarnya Taman RTH ini bukan tempat piknik, sih. Hanya sebuah ruang terbuka, taman kota yang hijau. Meski demikian, menurutku Taman RTH lebih dari sebuah tempat rekreasi.

Teduh, adem, silir-silir, dan belum terlalu ramai. Tak heran, jika ketenangan, kebahagiaan bisa aku dapat hanya dengan menepi, duduk santai di sana. Ya…ketimbang jauh-jauh piknik ke Agrowisata Kebun Strawberry, aku lebih memilih ke Taman RTH Bojong, dong! 😆

Minggu pagi, sekira pukul 07.00 WIB, aku datang ke Taman RTH bersama Tante saat taman masih sepi. Tidak ada orang berjualan di taman ini. Sesampainya di Taman RTH, aku agaknya penasaran dengan sebentuk koin tempo doeloe yang mejeng di depan pintu masuk taman.

Ngga tahu apa makna dibalik bertenggernya sekeping koin buatan manusia yang bernilai dua setengah perak. *perak, sen, atau apa ya?* 😆

TAMAN TENGAH KOTA PURBALINGGA

Koin-koinan. . .

Oooh…itu koin yang sangat bersejarah untuk Kabupaten Purbalingga. Tapi, aku ngga tahu awal mulanya koin tersebut.” Rasa penasaranku tidak terpecahkan saat itu juga. Aku kira Pak Bertrand (bukan nama sebenarnya), sebagai penjaga taman sekaligus tukang parkir, tahu akan hal ini. Ternyata….ice cream itu enak. *dipikir karo mlaku koin kuwe, ya.* 😆

Demi apa….taman ini bersih banget! Karena ada yang jaga? Tukang bersih-bersih? Atau, memang masyarakatnya yang sudah sadar dengan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Yaa…namanya saja Taman Ruang Terbuka Hijau, masak iya, mau dotebar dengan sampah-sampah plastik? Pastinya, sih, Pak Betrand langsung angkat kaki dan tangan.

TAMAN DI PURBALINGGA

Bersih…

Memalukan banget, jika sampai ada sampah an organik bertebaran di sekitar taman. Secara, hampir di tiap sudut taman sudah disediakan tempat sampah. Pun di sekitar Gazebo yang sering dimanfaatkan oleh pengunjung untuk makan, minum, sambil bersantai.

Gazebo-gazebo di Taman RTH Bojong cukup luas. Nyaman banget untuk bersandar, istirahat, atau bertemu dengan mantan pacar. Jika ingin memaksimalkan Taman RTH, bisa banget mengadakan pertemuan antar komunitas di sini. Komunitas Blogger Purbalingga, misalnya. *kayaknya di Purbalingga ngga ada komunitas Blogger, deh.* *weks*

RTH Bojong termasuk dalam kategori RTH Publik dimana ruang tersebut dimiliki dan dikelola oleh pemerintah daerah yang digunakan untuk kepentingan masyarakat secara umum. Untuk masuk pun tidak dikenakan biaya. Kecuali kalau kamu menendarai motor atau mobil, maka akan diminta biaya parkir.

TAMAN RTH 2

tempat bermain. . .

Adanya banyak wahana permainan untuk anak-anak, Taman RTH juga menjadi pilihan untuk rekreasi bersama keluarga. Membawa bekal dari rumah, kemudian dinikmati bersama-sama dengan cara berkumpul di Gazebo. Suguhan pemandangan hijau, udara Purbalingga yang tidak terlalu panas, menambah suasana menjadi asyik. Aduuuh….nikmat syekaliiii….

Banyak masyarakat yang telah memanfaatkan Taman RTH ini. Tak sedikit juga yang memanfaatkan untuk hal yang kurang baik. Seperti desas-desus yang sering aku dengar, pada malam hari, suasana taman cukup ramai. Ramai pemuda-pemudi yang yang tengah asyik “mojok” di gazebo.

TAMAN RTH PURBALINGGA 2

jangan lupa bawa camilan, ya. . .hihihi

Ada yang bilang, taman terlalu redup. Ya, penerangan taman pada Taman RTH Bojong sangat kurang. Sedangkan malam hari, Taman tidak seterusnya dijaga. Ya….penjaga taman juga membutuhkan istirahat, ya. Tapi, desas-desus tersebut sudah lama aku dengar, sih. Mungkin, sekarang lampu taman sudah memenuhi standard. Dimana taman tak lagi remang-remang saat malam datang.

Meski kabar itu sering terdengar, tapi aku tetap nyaman bersantai di Taman RTH Bojong. Ya…aku, kan, ke sananya pagi hari. Saat taman belum terlalu ramai. Kadang, embun di ujung daun pun masih nampak. 😉

20 thoughts on “Menepi ke Taman Ruang Terbuka Hijau Bojong

  1. Tempat seperti ini cocok nih buat hilangin penat dan merefresh pikiran yang sedang banyak pikiran. Bisa juga untuk dijadikan tempat mencari ide, atau juga jadi tempat piknik (alternatif) kaya yang mbak lakuin.

  2. ternyata nama daerah bojong itu lumayan banyak ya mbak,temanku rumahnya di bojong gede,daerah bogor kayaknya..ini di purbalingga hehehe..
    ayuk ke Siak,buanyak banget ruang terbuka hijaunya,ruwesikkkkkkk polll hehehe

  3. Ketoknya aku harus pindah ke Purbalingga. Di Jogja susah cari ruang terbuka hijau begitu. Bikin ga nyaman buat ngelepas anak anak bermain. Paling banter Taman pintar. Alun-alun debunya minta ampun. Belum pedagangnya…

    Nek meng purbalingga maning salam go lik sumanto ya, yu..

  4. Wah bener nih.. tamannya bagus, cocok untuk rekreasi keluarga yg murah meriah dan menyenangkan, semoga makin banyak taman2 cantik kyk gini di daerah Jakarta dan Bekasi 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *