TIKET MASUK SANGGALURI PARK

Travelling Murah 100k: Tak Sekedar Jalan-Jalan

Sabtu lalu, saya cukup banyak mendapat informasi dan pengetahuan baru dari aktivitas Blogwalking. Diantaranya yaitu; informasi mengenai Giveway (GA) tentang jalan-jalan dengan bekal uang saku Rp 100.000. GA ini diselenggarakan oleh Blog jalan-jalan. Salah satu situs yang menyajikan informasi seputar wisata.

Emang bisa, traveling dengan biaya murah segitu, Dah?

Bisa banget! Tapi dengan catatan, jalan-jalannya harus kalem. Tidak boleh berlebihan dalam hal apapun! Destinasinya pun jangan terlalu jauh dari rumah. Seperti jalan-jalannya Kak Hana dan Kak Dwie, bersama pasangannya. Irit banget. Sampai masih ada sisa sekian ribu rupiah. :mrgreen:

Kali ini, saya akan mengajak teman-teman untuk jalan-jalan keluar kandang (Banjarnegara). Berbekal budget Rp 100.000, saya bisa traveling ke luar kota. Ini tidak memaksa, karena luar kotanya enggak jauh. Alias masih tetangga. 😆 Yuk mari, teman-teman bisa ikut saya jalan-jalan ke Kota Perwira!

Sebelum berangkat, saya mengajak seorang teman, Nunu, yang berdomisili di Purbalingga untuk bertamasya bersama. Dan kami sepakat bertemu di alun-alun Purbalingga. Sekedar informasi, di sana ada beberapa objek wisata yang letaknya cukup dekat dengan kota. Kurang lebih tiga puluh menit dari pusat kota.

MUSEUM UANG

Berangkat dari rumah, saya naik angkutan umum berlabel huruf “B”. Kemudian turun di terminal Banjarnegara dengan membayar Rp 2.000 untuk sekali jalan. Sesampainya di terminal, saya mencari Bus jurusan Banjarnegara-Purwokerto. Dan Bus Teguh menjadi pilihan transportasi menuju Purbalingga. Jalan-jalan menggunakan transportasi umum ini terkadang memang tidak hemat waktu, dan juga biaya. Tapi, setidaknya bisa mengirit tenaga.

Jarak yang saya tempuh sampai alun-alun Purbalingga kurang lebih 45 menit. Tak lupa saya membayar kewajiban sebagai penumpang sebesar Rp 8.000 kepada Bapak Kondektur. Sesuai tarif untuk satu kali jalan. Membayar dengan uang pas sangat dianjurkan ketika naik transportasi umum. Terlebih ketika sedang menerapkan konsep irit. :mrgreen:

*****

Setelah bertemu Nunu, kami terus melanjutkan perjalanan menuju tempat wisata yang menjadi tujuan. Adalah Sanggaluri Park. Perjalanan menuju objek cukup efisien, karena menggunakan sepeda motor milik Nunu. Tiga puluh menit, sudah plus antre di SPBU mengisi bensin full Rp 16.000 untuk si Revo, akhirnya kami sampai Taman Wisata.

TAMAN SANGGALURI

Banyak kawasan hijau. . .

Terlalu detil bagian transportasinya, ya? :mrgreen: Sekarang, saatnya kamu harus tahu jalan-jalan berbekal uang saku Rp 100.000 itu bisa mendapat apa saja. Berikut detil sebelum masuk tempat wisata:

1. Pertama, Tentu saja mencari tempat parkir untuk menitipkan kendaraan motor. Berbahagialah para wisatawan, karena halaman parkir di sana cukup luas. Selain itu, biaya parkirnya standard sini, yaitu Rp 2.000 per motor.
2. Kedua, membeli tiket masuk yang berada disebelah kanan pintu masuk. Harga Tiket Masuk (HTM) Sebesar Rp 12.000. Dan saya membeli dua tiket sekalian untuk Ita.
3. Ketiga, Berbekal tiket dua belas ribu rupiah, kamu akan menikmati banyak objek di sana. Dan berikut objek, serta fasilitas yang bisa kamu dapati di sana:

  • Museum Serangga
  • Taman Reptil
  • Museum Wayang dan Artefak
  • Museum Uang
  • Rumah Prestasi Purbalingga
  • Rumah IPTEK
  • Rumah Kaca
  • Kebun Buah Naga
  • Aneka macam permainan anak-anak
  • Kedai
  • Mushalla
  • Toilet

Tiket masuk dua belas ribu rupiah sudah include untuk menikmati objek di atas. Murah meriah, bukan?

Taman Wisata ini banyak diminati oleh anak-anak, PAUD, SD, dan SMP, sebagai bahan untuk menambah referensi, pengetahuan. Sesekali mereka mengadakan kunjungan wisata ke Sanggaluri terkait dengan materi pelajaran. Semacam perkenalan langsung, tidak hanya belajar menggunakan media buku saja. Namun, tak jarang orang dewasa, bahkan orang tua juga turut menikmati wisata ini.

Setelah semua objek terjamah, kami mampir ke kedai untuk membeli jus di Kedai. Sekedar untuk menyegarkan tenggorokan, dan juga tubuh. Sampai akhirnya kami melewati pintu keluar Sanggaluri Park. Istirahat sejenak, dan duduk tepat di belakang Abang Bakso.

BAKSO PURBALINGGA

Ngebakso dulu. . .

Ternyata disebuah pelataran pintu keluar terdapat aneka macam camilan, makanan, dan minuman. Tepat disebelah kiri pintu keluar.

Uang saku Rp 100.000 bisa banget untuk Travelling, kan? Bukan sekedar teori belaka. Malah tidak sekedar untuk jalan-jalan, atau traveling murah saja. Tapi, bisa dimanfaatkan untuk memperluas wawasan dan menambah pengetahuan.

Intinya, kalau sudah tahu bugdet minim, tidak usah berpolah. Terpenting, bisa menikmati liburan, bertamasya, tanpa mengabaikan kesehatan.

:mrgreen: Nah, berikut rekapitulasi keuangan jalan-jalan ke Kota Perwira. :mrgreen:

PENGELUARAN RINCIAN JUMLAH
Angkot Rumah-Kota (PP) Rp 2.000 x 2 Rp   4.000
BUS Banjar-PBG (PP) Rp 8.000 x 2 Rp 16.000
Bahan Bakar Minyak (PP) Rp 20.000 Rp 20.000
Parkir Roda Dua Rp. 2.000 Rp   2.000
Hargat Tiket Masuk Rp 12.000 x 2 Orang Rp 24.000
Makan Siang Bakso Rp 8.000 x 2 Orang Rp 16.000
Jus Mangga Rp 7.000 x 2 Gelas Rp  14.000
 JUMLAH TOTAL PENGELUARAN Rp 96.000. Sisa Rp 4.000,- (masuk saku)

Artikel ini diikutkan dalam giveaway JALAN JALAN MODAL 100 RIBU

Nb. Postingan detail tentang Sanggaluri Park bisa dibaca di:

29 thoughts on “Travelling Murah 100k: Tak Sekedar Jalan-Jalan

  1. Tertarik ke museum uangnyaaa…. kayam museumnya bank ind. Kali’ ya.
    Yakin itu gak bayar lg? Masuk ke arena lain gak bayar lg? Murah bgt!

    Masak saya bohong, Tha. Hahaha

  2. tantangan nih buat aku kalau mau ikutan kontes ini. mikir jalan kemana yang bisa 100rb tapi untuk ber4 🙂

    Hihihi. . .bawa bekal dari rumah, Mba Lid. 😀

  3. wah,seru ya bisa jalan2 banyak tempat..duh,inyong jadi pingin ke purbalingga,belum pernah soale 🙂
    sisane gawe tuku pentol cilok tuh hehe

    Ya dolan ngenee., Ngajak2 nyong, ya. 😀

  4. Awalnya…aku gak terbayangkan bagaimana caranya bisa jalan2 dengan modal 100ribu perak? Dari berbagai teman yang ikut giveaway aku baca2 tulisan dan kisah mereka… Ternyata semua bisa melakukannya… tentu saja jalan2nya ala backpacker… Tetapi jalan2 yang seperti inilah yang seru….. Kita bisa merasakan susah senangnya saat bepergian… Kita juga harus pinter2 ngatur dananya agar gak dipakai hal2 yg diluar budget… Ntar nombok dong uang yang keluar malah lebih dari 100ribu perak, hehe…

    Iya, a la backpacker, Mba. Atur pengeluaran. 😀

  5. Bisa banget ya, 100 rb untuk jalan-jalan. Apa lagi kakau bawa bekal dari rumah, enggak ngebakso, jumlah ini bisa ubtuk 4 orang. Artinya jalan-jalan gak harus mahal. Siiip Mbak Idah 🙂

    Masakannya Bu Evi pasti lezat2. 🙂

  6. bener banget…jalan-jalan gak harus wah dan gak harus pake biaya banyak. Intinya sambil jalan-jalan kita dapat manfaat banyak, selain refreshing, dapat ilmu pengetahuan juga dapat memanjakan lidah alias menikmati kuliner di tempat wisata……sukses untuk ngontenya mbak Idah……

    Terima kasih ya, Mba. 🙂

  7. Asyiknyaaa …. 🙂
    Mumpung msh single, dipuas2in travelingnya Dah …. kalo di sana pasti banyak ya yang pake budget 100ribu 🙂

    HoOh, Mba. Cukup banyak nih. 🙂

  8. Museum uang…berarti banyak uangnya disana mbak….. hehehe
    Jalan-jalan gak harus mahal kalau kt mau bijak ya mbak…. sukses lombanya ya……

    Banyak banget uanganya, Mba. 😛

  9. Bisa banget ya jalan-jalan murah berbonus nambah pengetahuan. Ayook Non Idah ditunggu jalan-jalan sekitar Merbabu. Salam wisata

    Pinginn bangett, Bu. Doakan segera sampai sana, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *