Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) Untuk “Melunasi” Wish List

Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) Untuk Melunasi Wish List – Memasuki tahun ajaran baru, ada banyak kebutuhan sekolah anak yang harus dipenuhi. Kebutuhan anak yang hanya naik kelas mungkin enggak sebanyak kebutuhan anak yang baru melakukan pendaftaran sekolah, ya. Dari Taman Kanak-kanak (TK) ke Sekolah Dasar (SD), misalnya. Atau, jenjang SMP ke SMA.

Bagi anak-anak yang baru melakukan pendaftaran sekolah, ada beberapa kebutuhan yang sifatnya harus dipenuhi. Seragam sekolah, misalnya. Paling enggak ada tiga pasang seragam yang harus dibeli. Untuk biaya seragam saja enggak sedikit. Beli seragam sekolah yang sudah jadi, tanpa menjahit, menjadi pilihan banyak orang tua karena dari segi harga tentu lebih terjangkau. Eh tapi, ada juga sekolahan yang sudah menyediakan seragam untuk peserta didik baru, ya. Biaya yang dibebankan kepada calon wali murid sudah include sergam, kaus kaki, dll dll.

Serba Serbi Anak Masuk Sekolah Dasar

Serba Serbi Anak Masuk Sekolah Dasar (SD).

Alhamdulillah…Kecemut tahun ini masuk SD. Akhirnya kami bisa merasakan indahnya negosiasi pemilihan sekolah dengan anak. Bisa merasakan belanja kebutuhan anak sekolah dari ujung kaki sampai ujung kepala. Dulu, pas PAUD dan TK, rasa-rasanya menyiapkan perlengkapan anak untuk masuk sekolah, tuh, enggak se serius ini. Hahaha. Serius karena ada beberapa aturan khusus dari sekolah seperti warna sepatu yaitu harus warna hitam. Padahal, sih, dari dulu ya mulai SD pasti pakai sepatu hitam. Tapi ini Kecemut agak kurang sreg karena dari PAUD sampai TK, aku selalu membelikannya sepatu penuh warna. Tapi bukan merah, kuning, hijau, sih. 😆

Kebutuhan sekolah anak memang standard dan di sekolah mana pun bisa jadi sama. Ada seragam sekolah, peralatan sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya seperti tempat minum atau bekal anak. Namun serba serbi anak masuk SD, tuh, enggak hanya sampai pada kebutuhan lahir saja. Tapi pemberian “bekal” kepada anak sebelum masuk sekolah juga penting. Membangun anak untuk percaya diri, misalnya. Memberi semangat dan dukungan kepada anak saat berangkat sekolah itu penting apalagi bagi siswa baru yang masih belajar mengenal lingkungan sekolah.

Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) Untuk “Melunasi” Wish List.

Tahun ajaran baru, Dharmayukti Karini (DYK) yang merupakan organisasi wanita peradilan kembali melaksanakan program kerja unggulannya yaitu penyerahan Bantuan Dana Beasiswa (BDBS). Program ini dilaksanakan tiap memasuki tahun ajaran baru. Alhamdulilah…tahun ini Kecemut ikut menerima BDBS dari DYK Cabang Banjarnegara. Iya, dia ikut mendapatkan bantuan tersebut karena aku kerja di lingkungan peradilan. Putera-Puteri dari Pegawai Pengadilan yang masih sekolah, berhak mendapatkan bantuan dana beasiswa. Kegiatan kali ini mengusung tema ”Melalui Program Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) Kita Tingkatkan Kepedulian Untuk Mewujudkan Generasi Emas Warga Peradilan”. Harapannya dengan mendapatkan beasiswa ini bisa menjadi penyemangat dalam belajar.

Penyerahan Bantuan Dana Beasiswa (BDBS)

Sepanjang perjalanan dari Sekolah sampai Kantor, Kecemut terus mepetin aku buat beli beberapa perlengkapan sekolah yang menurutnya perlu dibeli. Tahu banget mau dapat cuan, ya! 😆 Awalnya dia enggak mau datang ke acara penyerahan BDBS dan lebih memilih untuk tetap sekolah. Tapi aku tawarkan dua pilihan yang pastinya menguntungkan semua. Dia tetap bisa belajar di sekolah sampai jam 9.00, kemudian aku jemput untuk menghadiri acara ini. Alhamdulillah…semua berjalan sesuai rencana. Termasuk membeli perlengkapan sekolah yang sudah masuk wish list tapi belum aku belikan karena memang sebenarnya belum urgent banget. Tapi karena dalam genggamannya ada uang, ya sudah. Akhirnya aku mengizinkan untuk check out beberapa barang incarannya di marketplace. 😆 Alhamdulillah…! Pssst…ada yang mau nebak, kira-kira apa whish list nya? xixixi

Bukan Hanya DYK, JNE Pun Baru Membagikan Beasiswa Untuk SMK Bakti Karya Parigi Pangandaran.

Enggak hanya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas, JNE yang selalu mengusung  tagline “Connecting Happiness”, semangat mengantarkan kebahagiaan diantaranya adalah dengan memberikan donasi beasiswa untuk SMK Bakti Karya (SBK) Parigi Pangandaran beberapa waktu yang lalu. Sekolah ini merupakan sebuah yayasan pendidikan yang menyediakan beasiswa penuh bagi siswa/i dari seluruh penjuru nusantara, dengan latar belakang budaya yang beragam yang mewakili ke Bhineka Tunggal Ika-an Indonesia.

Keren banget karena aku baru tahu di Pangandaran ada sekolah yang mana siswanya berasal dari berbagai suku dan daerah Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke. Padahal, SBK Parigi Pangandaran ini sudah berdiri sejak 2016. Tahun ini, siswa/i SMK Bakti Karya memasuki angkatan ke 7 kelas multikultural yang berasal dari 7 kota, yaitu Jayapura, Sorong, Ambon, Kupang, Ujungpandang, Palembang dan Pekanbaru.

beasiswa JNE

“Kami membuka akses beasiswa penuh dengan melibatkan publik seluas-luasnya agar transparan diketahui segala proses belajar mengajar serta memberikan kesempatan kepada siswa bersekolah selama 3 tahun.” Ucap Ai Nurhidayat selaku pendiri SBK saat sedang silaturahmi di Ballroom kantor JNE Jl. Tomang Raya 11, Jakarta Barat pada Selasa, 19 Juli 2022.

Salut dengan M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE dengan ide-ide dan cara berbagi kebahagiaan dengan sesama. Penyerahan beasiswa ini insya Allah sangat bermanfaat dan tepat sasaran. Baik BDBS maupun pemberian beasiswa yang dilakukan JNE mempunyai tujuan yang sama yaitu membantu sesama. 😉

Tips Bangun Bisnis Rental Mobil dengan DBS KTA, Dijamin Untung!

Tips Bangun Bisnis Rental Mobil – Mobil menjadi hal yang dibutuhkan bagi orang yang ingin melakukan perjalanan jauh, ingin terbebas dari hujan dan panas saat bepergian, serta pergi secara rombongan. Harga mobil terbilang masih mahal sehingga ketika butuh sekalipun sebagian orang mungkin belum bisa memilikinya.

Inilah yang menjadi alasan dasar kenapa usaha rental memiliki peluang untuk meraup keuntungan yang tinggi. Setiap orang tentunya bisa membuka usaha ini termasuk kamu juga. Jika terkendala modal, jangan khawatir DBS KTA hadir untuk memberikan pinjaman 300 juta.

Nah, solusi terkait modal sudah ada, sekarang bagaimana cara memulai usaha rental mobil? Yuk, simak caranya!

Tips untuk Bangun Bisnis Rental Mobil.

Jika pengajuan kamu untuk mendapatkan pinjaman 300 juta dari DBS KTA telah selesai diproses, saatnya kamu memikirkan hal apa saja yang harus dilakukan untuk memulai usaha rental mobil. Untuk itu, tips di bawah ini bisa kamu jadikan acuan.

Tips Bangun Bisnis Rental Mobil

Menyiapkan Mobil untuk Dapat Disewakan.

Sesuai dengan namanya, dalam menjalankan usaha ini kamu harus menyiapkan mobil terlebih dahulu. Karena mobil akan disewakan, tentunya persediaan mobil harus mengikuti keinginan pelanggan. Untuk itu, mulailah melakukan riset untuk mengetahui jenis mobil apa yang paling diincar. 

Jangan Membeli Mobil Bekas.

Mobil bekas biasanya sudah tidak memiliki mesin yang dapat berjalan secara optimal lagi. Walaupun dibanderol dengan harga yang murah, kamu harus bersiap untuk mengeluarkan banyak biaya perawatan juga nantinya. Karenanya, manfaatkan pinjaman 300 juta untuk membeli mobil baru saja.

Memilih untuk Membeli Mobil Secara Kredit.

Sah-sah saja jika kamu membeli mobil secara kredit. Untuk pelunasannya bisa kamu bayar melalui perputaran dana dari penghasilan yang didapat. Pinjaman 300 juta tentunya sudah sangat cukup untuk dijadikan uang muka saat ingin membeli mobil secara kredit. Bahkan, kamu memiliki kemungkinan untuk membeli mobil secara tunai.

Usaha Rental Mobil Harus Dibuat Regulasinya.

Pemilik rental mobil harus membuat regulasi dalam usahanya untuk mengantisipasi hal-hal yang tak terduga. Dengan menggunakan pinjaman uang bank dari produk ini tentunya dapat membantu kamu untuk membuat regulasi seperti contoh di bawah ini.

  1. Terapkan software yang bisa digunakan untuk menjalankan aktivitas usaha rental mobil.
  2. Letakkan GPS di dalam mobil dan selalu lacak ke mana saja mobil dibawa pergi.
  3. Kenali identitas penyewa mobil dengan cara memberikan formulir yang berisi informasi dan data diri mereka.
  4. Selama mobil digunakan, terapkan penahanan KTP sebagai jaminan.
  5. Gunakan Materai ketika penyewa menandatangani surat perjanjian terkait sewa-menyewa.

Kerja Sama dengan Perusahaan Asuransi.

Beberapa hambatan yang bisa saja terjadi dengan usaha rental mobil adalah terjadinya kehilangan dan kerusakan mobil atau terjadinya kecelakaan lalu lintas. Alasan tersebut membuat kamu harus bekerja sama dengan perusahaan asuransi dengan mendaftarkan mobil dan sopir yang membawa mobil kamu. 

Pinjaman Dana untuk Usaha Rental Mobil

Rencanakan Strategi Marketing yang Ingin Dijalankan.

Setelah kamu mengajukan pinjaman 300 juta dan telah merencanakan hal-hal yang telah disebutkan di atas, jangan lupa untuk mengatur strategi pemasaran. Empat hal yang dapat menjadi acuan untuk kamu adalah:

  1. Target pasar.
  2. Tempat untuk menjalankan usaha.
  3. Penetapan harga mulai dari biaya sewa mobil dan denda.
  4. Strategi untuk mempromosikan usaha.

Zaman sekarang ini internet telah menjadi salah satu sarana untuk mendongkrak usaha. Oleh karena itu, selain melakukan promosi dengan menggunakan brosur, banner, spanduk atau kartu nama, media sosial dan website dapat kamu jadikan sarana untuk mempromosikan usaha agar lebih menjangkau pasar yang lebih luas.

Mengelola Pendapatan dan Pengeluaran.

Hal ini penting untuk dilakukan agar mengendalikan pendapatan. Untuk itu, gunakan aplikasi keuangan untuk membantu kamu. Pilihlah aplikasi dengan fitur untuk mencatat segala transaksi yang terjadi sehingga kamu tidak kesulitan dalam mengelola uang.

Perkiraan Modal Awal untuk Membuka Usaha Rental Mobil.

Seperti yang dijelaskan, modal sangat diperlukan dalam hal pengelolaan usaha. Pinjaman 300 juta adalah modal yang cukup melimpah untuk memulai usaha rental mobil. Meskipun begitu, kamu tetap harus mengalokasikan modal dengan sebaik mungkin. Karenanya, perkiraan biaya di bawah ini dapat memberi kamu sedikit gambaran.

Cara Memulai Bisnis Rental Mobil

Modal untuk Menyiapkan Persiapan Peralatan.

Perkiraan dana yang harus disiapkan untuk membeli peralatan yang digunakan untuk menjalankan usaha adalah:

  1. Mobil. Jika kamu membelinya secara kredit, perkiraan biaya yang digunakan untuk membayar uang muka sekitar Rp40 juta. Untuk jumlah mobil jika membeli 5 semuanya secara kredit maka uang mukanya 5 x Rp40 juta= Rp200 juta.
  2. Peralatan untuk aksesoris yang digunakan pada mobil sekitar Rp7,5 juta.
  3. Biaya untuk mendaftarkan asuransi sekitar Rp3,5 juta.
  4. Perabotan untuk diletakkan di tempat usaha sekitar Rp500 ribu.
  5. Biaya untuk melakukan promosi. Bisa berupa pembuatan brosur, kartu nama banner, dan pembuatan website sekitar Rp1,5 juta.

Modal untuk Biaya Operasional.

Modal ini biasanya disiapkan untuk satu bulan ke depannya. Untuk BBM dan biaya pengeluaran selama perjalanan biasanya ditanggung oleh orang yang menyewa mobil. Untuk itu, biaya operasional yang harus persiapkan adalah:

  1. Gaji karyawan yang mengelola bagian administrasi sekitar Rp1,5 juta.
  2. Perkiraan angsuran untuk membayar kredit mobil sekitar Rp4 juta.
  3. Biaya service dan pembersihan mobil sekitar Rp1.250.000.
  4. Biaya pajak bulanannya sekitar Rp125 ribu.

Pinjaman uang bank dari DBS KTA sangat tepat untuk digunakan untuk membuka usaha rental mobil. Ini dikarenakan kamu bisa mencairkan dana dalam jumlah besar. Dari dana tersebut kamu bisa membayar total perkiraan harga di atas yakni Rp219,875.000. 

Kenapa Harus Menggunakan Pinjaman 300 Juta dari DBS KTA?

Tidak hanya dana dengan jumlah yang besar, melalui produk ini kamu bisa memperoleh berbagai keuntungan karena kelebihan yang dimilikinya, yaitu:

  • Berkesempatan untuk memperoleh pinjaman 300 juta. Dengan modal sebanyak ini, usaha kamu bisa berjalan dengan lancar.
  • Pinjaman ini memiliki bunga flat yang tergolong rendah yakni mulai dari 0,88%.
  • Waktu yang diberikan untuk mengembalikan dana bisa mencapai 36 bulan (3 tahun).
  • Persyaratan pinjaman uang bank ini  tidak rumit. Kamu hanya perlu menyiapkan hal-hal di bawah ini.
    1. Kamu harus tinggal di daerah Jabodetabek.
    2. Sediakan e-KTP dan NPWP.
    3. Pastikan penghasilan kamu bernilai Rp5 juta ke atas.
    4. Kamu harus memiliki limit kredit Rp10 juta ke atas pada bank lain.

Luar biasa sekali pinjaman 300 juta yang bisa didapatkan dengan cara yang tidak rumit. Yuk, ajukan pinjaman dan bangun usaha dari awal. 😉

Peran Komunitas Merdeka Belajar Dalam Dunia Pendidikan di Indonesia

Peran Komunitas Merdeka Belajar Dalam Dunia Pendidikan di Indonesia – Mendengar kata merdeka, tuh, membuat hati riang. Merasa sudah enggak ada lagi beban dan langkah kaki pun terasa lebih ringan. Terlebih jika merdeka itu ada dalam dunia pendidikan seperti merdeka belajar, siswa pasti lebih menikmati dunia pendidikan karena sekolah, murid, dan guru memiliki kebebasan untuk berinovasi, belajar dengan mandiri dan kreatif. Ya…seperti enggak ada tekanan, gitu.

Sejak punya anak yang saat ini berusia enam tahun dan enggak lama lagi masuk Sekolah Dasar, saya berusaha mengikuti perkembangan dunia pendidikan masa kini dan terkini supaya nantinya ketika mendampingi anak-anak belajar sudah punya bekal.

Sebagai orang tua, ada banyak cara yang saya lakukan untuk dapat update seputar dunia pendidikan. Diantaranya yaitu dengan mengikuti akun-akun media sosial milik kementerian pendidikan dan kebudayaan RI, membaca artikel-artikel tentang pendidikan di Indonesia, sampai mengikuti akun media sosial beberapa komunitas yang turut menyukseskan kebijakan pemerintah perihal merdeka belajar.

Ada banyak manfaat yang saya rasakan ketika tahu lebih cepat tentang apa-apa yang sedang menjadi obrolan seru di dunia pendidikan. Paling enggak, pengetahuan saya bertambah dan wawasan pun menjadi lebih luas. Harapannya, saya dapat berbagi dengan anak-anak tentang sistem pendidikan saat ini yang sangat terasa perbedaannya jika dibandingkan dengan sistem pendidikan yang saya rasakan dulu. Termasuk kurikulum pendidikan.

rembuk komunitas (1)

Baca juga tentang: Cara Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak.

Berkenalan Dengan Komunitas Merdeka Belajar.

Saya sudah cukup lama mendengar komunitas merdeka belajar karena kebetulan ada salah satu teman Bloger yang saya kenal telah tergabung dalam komunitas tersebut. Karena sering membagikan informasi penting perihal merdeka belajar, akhirnya saya pun turut gabung dalam komuntas tersebut meskipun belum terlalu aktif.

Nah, setelah tahu lebih banyak, ternyata teman saya ini adalah founder dari salah satu komunitas merdeka belajar. Dia adalah Mbak Icuz, pendiri Sidina Community. Hebat banget, ya! 😉

Ada tiga komunitas yang tergabung dalam komunitas merdeka belajar, yaitu Komunitas Kami Pengajar untuk guru, SIDINA Community untuk orang tua, dan Pemuda Pelajar Merdeka untuk mahasiswa sudah berperan sangat besar dalam transformasi sistem pendidikan di Indonesia. Enggak salah “kamar”saya gabung dengan Sidina Community, kan. 😉

Baca lagi tentang: Museum Macan Salah Satu Museum Edukasi di Jakarta.

Rembuk Komunitas Dengan Tema: Bergerak Bersama, Berdaya Bersama.

Komunitas Merdeka Belajar pada hari Selasa, 24 Mei 2022 telah mengadakan event Rembuk Komunitas dengan mengambil tema “Bergerak Bersama, Berdaya Bersama. Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu :

  • Mendorong aksi kolaboratif serentak dari kalangan guru, mahasiswa dan orang tua dalam memberdayakan program Merdeka Belajar Kemendikbudristek demi meningkatnya mutu pendidikan di Indonesia;
  • Mensosialisasikan program Merdeka Belajar secara masif hingga keakar rumput;
  • Menyebarluaskan informasi yang tepat dan terpercaya terkait kebijakan-kebijakan Kemendikbudristek, khususnya terobosanMerdeka Belajar.

komunitas merdeka belajar

Adapun yang menjadi narasumber dalam acara tersebut yaitu:

  • Barry Mikhael CS, Content Manager Platform Merdeka Mengajar;
  • Titien Suprihatien, SMPN 11 Kabupaten Batanghari Jambi;
  • Rafid Mahlul, Leader Projects NGO Internasional;
  • Muhammad Faisal, Fasilitator Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MKBM);
  • Mona Ratuliu, Founder ParenThink;
  • Rosa Adelina, Ketua Program Ibu Penggerak.

Kegiatan rembuk komunitas yang digelar di Hotel Sutasoma Jakarta menjadi salah satu rangkaian perayaan HARDIKNAS 2022. Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Komunitas Merdeka Belajar sebagai bentuk forum silaturahmi bersama untuk mendorong program Merdeka Belajar demi tercapainya Sumber Daya Manusia yang unggul.

Rembuk Komunitas yang sudah diselenggarakan menjadi gerakan bersama secara mandiri dari Komunitas Merdeka Belajar. Ada banyak banget kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini, lho. Hampir setiap hari, di SIDINA membagikan kegiatan menarik terkait dunia pendidikan. Sebagian besar kegiatan yang dishare melalui Telegram Group adalah kegiatan online seperti webinar.

Baca tentang Museum Wayang dan Artefak di Purbalingga.

Bergabung dalam komunitas merdeka menurutku sangat penting karena banyak manfaat yang didapatkan. Sesuaikan saja dengan posisi kamu saat ini, sebagai pengajar, orang tua atau wali murid, dan atau sebagai mahasiswa. Banyak pengalaman dan ilmu yang didapatkan. Peran komunitas ini sebagai wadah untuk silaturahim antar pengajar, orang tua, dan mahasiswa semoga semakin mempercepat transformasi kualitas pendidikan nasional menuju masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Yuk, ikut bergabung dalam #KomunitasMerdekaBelajar dan  #BergerakBerdayaBersama untuk kemajuan pendidikan Indonesia. 😉

Inspirasi Model Tunik Terbaru Cocok untuk OOTD

Model tunik terbaru sekarang ini sudah banyak dan mulai bermunculan apalagi menjelang lebaran seperti saat ini. Tetapi sebelumnya juga sudah banyak berbagai macam model dan motif tunik yang beragam dan sangat cocok untuk digunakan ootd an. Bahkan banyak juga dari brand fashion ternama yang tidak mau ketinggalan untuk memproduksi tunik khas mereka.

Seiring dengan berkembangnya dunia fashion, tunik memang menjadi salah satu pilihan yang paling favorit bagi para wanita muslimah yang berhijab biasanya untuk bisa tetap punya tampilan modis dan kekinian. Bahkan sekarang yang tidak kalah menarik adalah banyak toko online dan offline yang menjual berbagai macam model tunik terbaru yang cocok untuk digunakan sehari-hari, hang out dengan teman atau untuk ootd an sekalipun. untuk harganya sendiri memang sangat beragam karena tergantung dari bahan yang digunakan untuk membuat tunik tersebut, modelnya serta motif juga sangat berpengaruh pada harga pastinya. 

Sebagai contohnya adalah di ZALORA. Kamu akan menjumpai banyak model tunik yang sangat beragam dengan motif yang juga sangat variatif. Untuk itu, jangan bingung ketika di hadapkan dengan berbagai macam pilihan model dan motif tunik yang sangat beragam tersebut. Apalagi untuk kamu yang sering dan suka ootd an, berikut ini beberapa contoh inspirasi model tunik yang terbaru dan sangat cocok untuk dijadikan pelengkap ootd an:

model tunik terbaru untuk ootdTunik dengan model bahan silky yang dipadukan dengan bahan polos ditambah dengan motif dan detailnya yang khas di bagian tengahnya misalnya dengan motif bunga-bunga akan sangat membantu untuk digunakan ketika ootd an. Selain itu, akan sangat cocok juga untuk kamu padukan dengan celana atau kulot bahan linen yang bagus dengan warna yang senada akan membuat tampilan kamu lebih terkesan manis dan stylish. Untuk yang berhijab sangat cocok untuk dipadukan dengan hijab model pashmina. 

Tunik dengan motif full floral dengan tambahan pita pada bagian kerahnya juga akan sangat membantu kamu untuk punya tampilan yang lebih menarik dan elegan pastinya. Kamu bisa padukan dengan celana bahan warna yang senada dan sangat cocok untuk kamu jadikan fashion ottd. Bahkan tidak hanya itu saja, kesan ini juga cocok untuk outfit ke acara formal atau ke kantor. Jangan lupa bisa juga kamu padukan dengan hijab segi empat atau pashmina yang menurut kamu sangat cocok dan nyaman ketika digunakan. 

Model-model tunik terbaru dan kekinian seperti yang sudah disebutkan di atas, semuanya bisa kamu dapatkan di ZALORA. Ada banyak sekali inspirasi model tunik dari berbagai macam brand ternama yang dijual di ZALORA. Motifnya juga sangat beragam dan pastinya modelnya juga sangat modern dan mengikuti perkembangan dunia fashion. Berikut ini adalah contoh tunik kekinian yang cocok untuk ootd an dan bisa kamu temukan di ZALORA: 

  • MFMW vannord tunik dengan motif abstrak dan warna cream. 
  • ZM Zaskia Mecca dine coffee tunik. 
  • DTHREE tunik daishqui emerald bahan dari katun. 

Di atas hanya beberapa contoh saja daftar tunik dengan model terbaru yang bisa kamu temukan di ZALORA. Karena selain yang disebutkan di atas masih ada ratusan model tunik kekinian yang sangat cocok untuk menemani ootd kamu dan bisa kamu padukan dengan celana atau rok yang senada dan paling nyaman. Dengan belanja di ZALORA kamu akan mendapatkan barang yang terjamin keasliannya 100 persen, voucher menarik dan garansi sampai 30 hari. 

Semangat COSMO JNE FC di Perhelatan AFF Thailand 2022

COSMO JNE FC di Perhelatan AFF Thailand 2022 – Turut serta dalam menyukseskan sebuah kompetisi di kelas Internasional tentu menjadi kebanggan tersendiri. Ini yang dirasakan Cosmo JNE FC yang bulan ini ikut andil di perhelatan AFF Thailand 2022. Ya..meskipun enggak semua negara ikut, hanya negara-negara di kawasan Asia Tenggara, tetap saja bangga! 😉

COSMO FC merupakan klub futsal profesional asal Jakarta. Klub ini milik Akbar Pera Baharudin atau yang lebih dikenal dengan Ajudan Pribadi. Kepemilikan klub ini diambil alih pada September 2020. Kemudian COSMO FC mengusung nama COSMO JNE FC setelah perusahaan logistik JNE menjadi sponsor utama klub tersebut. Di mana-mana, JNE memang selalu ada untuk berbagi, ya.

Iya, Jalur Nugraha Ekakurir atau yang lebih dikenal dengan JNE adalah salah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik di mana aktivitasnya enggak hanya sebatas menyampaikan paket dari pengirim kepada penerima. Banyak kegiatan lain yang mereka lakukan dan tentunya memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan negeri sesuai dengan taglinenya yaitu “connecting happiness”: suka berbagi, memberi dan menyantuni.

Cosmo JNE FC di Perhelatan AFF

Pemain dan Official COSMO JNE FC Siap Bela Garuda Indonesia di AFF Thailand 2022.

Piala AFF Futsal Championship Thailand digelar pada tanggal 2-10 April 2022, lho. Hayo, pada nonton enggak, nih? Di pertandingan futsal ini, ada empat pemain COSMO JNE FC yang ikut bertanding dan siap bela Garuda Indonesia. Mereka adalah M. Rizki Xavier, Dewa Rizki, Firman Adriansyah, dan M. Iksan Rahadian. Selain para pemain juga diambil dua official yaitu Ade Lesmana selaku pelatih kiper dan Amril Daulay selaku asisten pelatih untuk membela Timnas Futsal Indonesia. Para pemain yang ikut membela Garuda Indonesia dipilih oleh Coach Mohammad Hashemzadeh asal negara Iran, lho. Hebat, ya.

Terpilihnya 4 pemain dan 2 assistantcoach tentu bukan main-main, ya. Mereka terpilih atas pencapaian Cosmo JNE FC yang kini menduduki peringkat 2 Liga Futsal Profesional Indonesia 2021, dengan perolehan 26 poin dari 8 kali menang, 2 kali seri dan 1 kalah. Talenta bermain yang dimiliki 4 pemain tersebut di atas rata-rata pemain lainnya sehingga dapat menembus menjadi pemain inti tim nasional yang berasal dari gabungan beberapa tim futsal yang berlaga di Liga Futsal Profesional Indonesia 2021.

JNE Bangga dengan Terpilihnya 4 Pemain dan 2 assistantcoach.

Atas hasil keputusan yang membanggakan ini, owner dari Cosmo JNE FC, Akbar Pera Baharudin, merasa bangga dan terima kasih kepada JNE yang telah memberikan dukungan penuh sehingga bisa berprestasi di tingkat nasional.

“Terima kasih JNE atas dukungannya, kami akan balas dukungannya dengan bekerja keras pada saat berlatih maupun bertanding, sehingga pada putaran selanjutnya nanti tekad kami adalah juara 1.” Ujar Akbar.

M. Feriadi Soeprapto, selaku Presiden Direktur JNE, berharap agar Cosmo JNE FC selain berprestasi di lapangan, juga bisa memperkenalkan nilai-nilai dan budaya positif perusahaan JNE ke masyarakat luas, sehingga tagline “connecting happiness” dapat terwujud untuk selalu memberikan manfaat seluas-luasnya untuk seluruh masyarakat  Indonesia  dan Cosmo JNE FC menjadi berbeda dengan tim futsal lainnya.

 

Kami merasa bangga, Cosmo JNE FC menjadi penyumbang pemain terbanyak untuk timnas futsal Indonesia yaitu  4 pemain dan 2 official dipanggil untuk membela Timnas Futsal Indonesia yang akan berlaga di Thailand dan kini ada di peringkat 2 Liga Futsal Professional Indonesia 2021. Semoga tim ini membawa harum nama JNE di lapangan, ungkap Feriadi.

AFF Thailand 2022

Ngomongin dunia sepak bola, jujur aku enggak begitu mengikuti dan enggak paham juga permainannya seperti apa. Hahaha. Tapi punya suami yang hobi main dan juga nonton bola, kadang aku merasa tergerak untuk ikut nonton walaupun sebenarnya enggak mengerti. Biasa, jadi teman duduk dan teman nonton. Apalagi sejak aku tahu kalau anak lak-laki kami, Wildan, juga senang banget dengan bola.

Iya, meskipun usianya tahun ini belum genap dua tahun, tapi ketertarikannya dengan bola sudah terlihat. Sementara main bolanya pakai bola milik Mbaknya, bola warna pink gambar princess. Lakik banget, ya. Hahaha.

Indonesia tercatat belum pernah merebut gelar juara di Piala AFF. Namun, faktanya Indonesia sudah enam kali masuk babak final termasuk di Piala AFF 2020. Semoga di Thailand dan pada putaran ke-2 nanti target juara bisa diraih oleh Timnas Futsal Indonesia, sesuai harapan Presiden Direktur JNE dan tentu seluruh masyarakat Indonesia.

JNE Content Competition 2021 Telah Berakhir. Berikut Adalah Pemenangnya!

Hai, Guys! JNE Content Competition 2021 telah berakhir pada tanggal 31 Januari 2022. Apakah di antara teman-teman ada yang mengikuti kompetisi ini? Jujurly, nih, semangatku untuk mengikuti kompetisi dari JNE sempat menyala, menggebu-gebu. Tapi ternyata aku belum bisa membagi waktu dengan baik, akhirnya aku melewatkan kompetisi ini. Hiks.

Sedih? Banget! Kenapa sedih?

Saat itu, aku merasa tema yang diangkat oleh JNE pas banget dengan salah satu kegiatan yang sedang aku jalani yaitu membantu teman-teman UMKM untuk mempromosikan produknya. Iya, aku punya sedikit cerita pengalaman mendukung UMKM untuk keberlanjutan. Kebetulan temanya yaitu “JNE Bersama UMKM untuk Indonesia“. Cocok banget, kan. 😆 Kompetisi ini ditujukan untuk jurnalis, umum, dan karyawan, serta dibagi menjadi empat kategori yaitu writing competition, video competition, photo competition, dan design competition. Niatnya, aku ingin mengambil kategori writing competition. Padahal, ya, aku ikut membagikan informasi lomba ini melalui artikel yang berjudul Gethuk Frozen.

pemenang jne content competition

Aku punya konsep atau rencana mengangkat toko online yang sudah aku buat bersama teman-teman. Toko tersebut menjual produk-produk UMKM Kabupaten Banjarnegara, tempat kami tumbuh. Hati ini merasa tergerak karena aku pikir enggak hanya sekadar mengenalkan toko saja, tapi juga mengenalkan produk UMKM Banjarnegara yang saat ini semakin banyak inovasi dari UMKM. Mengenalkan produk dengan cara mengikuti lomba, tuh, impactnya beda banget dibandingkan dengan hanya promosi di blog pribadi ini. Kenapa? Karena pembacanya biasanya lebih banyak. 😀

Sekarang ya sudah lah! Rasa menyesal sudah pasti ada, rasanya sayang banget sampai melewatkan lomba ini. 😛 JNE Content Competition 2021 telah berakhir dan telah selesai dijurikan. Melalui penilaian yang cukup ketat, berikut adalah para pemenang NE Content Competition 2021.

Writing Competition

Jurnalis

Kategori Feature News Cetak

    • Juara 1: Karung Goni Bawa Fariz Jadi Pengusaha Mandiri oleh Kemal Setia Permana dari Tribun Jabar mendapatkan uang tunai sebesar Rp 10.000.000
    • Juara 2: Produk Anyaman UMKM Sulsel Tembus Mancanegara oleh Sukawati dari Harian Ujungpandang Ekspres / Makassar mendapatkan uang tunai sebesar Rp 7.000.000
    • Juara 3: Lince Jadi Pelopor Pempek Online, KJ Pastel Jelajahi Nusantara oleh Ardila Wahyuni dari Sumatera Ekspres / Palembang mendapatkan uang tunai sebesar Rp 4.000.000

Kategori Feature News Online

    • Juara 1: Blind Kopi Gayo: Dari Tuna Netra, Oleh Tuna Netra, dan Untuk Tuna Netra oleh Luthfie Febrianto dari Liputan 6 / Jakarta mendapatkan uang tunai sebesar Rp 10.000.000
    • Juara 2: Asa Pemilik Rengginang Kidal Meraih Mimpi dengan Sebelah Tangan oleh Noer Panji Prayitno dari Liputan 6 / Cirebon mendapatkan uang tunai sebesar Rp 7.000.000
    • Juara 3: Bangkit di Tengah Pandemi, Tenun Padi Sarumpun dari Solok Jelajah Nusantara dengan JNE oleh Riki Chandra dari Suara Sumbar / Sumatera Barat mendapatkan uang tunai sebesar Rp 4.000.000

Kategori Hard News Cetak

    • Juara 1: Ekosistem Logistik Bantu UMKM Lepas dari Jerat Pandemi oleh Anton Chrisbiyanto dari Koran Sindo / Jakarta mendapatkan uang tunai sebesar Rp 7.000.000
    • Juara 2: Kolaborasi Jadi Kunci oleh Herlambang Jati Kusumo dari Harian Jogja / Yogyakarta mendapatkan uang tunai sebesar Rp 5.000.000
    • Juara 3: Dukung UMKM, JNE Beri Pelayanan Aman dan Cepat oleh Ida Bagus Kade Alit Susanta dari Harian Pos Bali / Denpasar mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3.000.000

Kategori Hard News Online

    • Juara 1: “Sambal RoaRia”, Lidah Bersukaria UMKM Menjelajah Dunia oleh Danang Sundoro dari RRI / Jakarta mendapatkan uang tunai sebesar Rp 7.000.000
    • Juara 2: Tak Hanya Kirim Barang, JNE Juga Sokong UMKM untuk Berkembang oleh Euis Rita Hartati dari Investor.id / Jakarta mendapatkan uang tunai sebesar Rp 5.000.000
    • Juara 3: Teri Bajak Melanglang Buana, Kuliner Khas Medan, Jangkau Pasar Indonesia Hingga Eropa oleh Ayu Prasandi dari Tribun Medan / Medan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3.000.000

Karyawan

    • Juara 1: Peranan Petugas Sales Counter Officer JNE Terhadap Perkembangan UMKM oleh Deden Mulyana – HC-EIRD / JNE KP Gajah Mada  mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3.000.000
    • Juara 2: JNE Solo Kembangkan UMKM Dengan Menggandeng Media Televisi oleh Riki Yulianto – Sales Retail / JNE Solo mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2.000.000
    • Juara 3: Brand Lokal, Sepatu, dan Cinderella oleh Iwan Hendarmawan – Strategic Management / JNE Pusat mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1.000.000

Umum

    • Juara 1: JNE Dorong UMKM Jadi “Scolatmaterna” oleh Agung H Riwu mendapatkan uang tunai sebesar Rp 5.000.000
    • Juara 2: Batik Nusantara Penjalin Solidaritas, dari Difabel untuk Difabel oleh David Abdullah mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3.500.000
    • Juara 3: Sembilan Tahun, JNE Membersamai Impianku oleh Rina Darma mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2.000.000

Video Competition

Karyawan

    • Juara 1: JNE Bogor x The Warna Indonesia oleh Dabiar Adhya – Customer Service / JNE Kota Bogor mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3.500.000
    • Juara 2: JNE Bersama UMKM untuk Indonesia oleh Yuni Wulandari – JNE Cabang Blitar mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2.500.000
    • Juara 3: JNE Bersama UMKM Indonesia oleh Amelia – Agen JNE Syakira mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1.500.000

Umum

    • Juara 1: MIWITI oleh Nurul Inayah mendapatkan uang tunai sebesar Rp 10.000.000
    • Juara 2: Jualan Truck Oleng, Merambah Pasar Online oleh Yoga Oktavian mendapatkan uang tunai sebesar Rp 6.000.000
    • Juara 3: Oemah Gerabah oleh Reza Khoirul Azizy mendapatkan uang tunai sebesar Rp 4.000.000

Photo Competition

Karyawan

    • Juara 1: Ready Yulianto – JNE Sub Agen Klaten mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3.000.000
    • Juara 2: Refinaldi Setiawan – KP Medan Timur Cabang Medan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2.000.000
    • Juara 3: Ikbal Muliawa – JNE Bekasi mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1.000.000

Umum

    • Juara 1: Harry Sanjaya Putra mendapatkan uang tunai sebesar Rp 5.000.000
    • Juara 2: Ruth Semiono mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3.000.000
    • Juara 3: Agustinus Elwan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2.000.000

Design Competition

Karyawan

    • Juara 1: Abdihil Mukhlis – JNE KCU Medan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3.000.000
    • Juara 2: Agus Kusmana – Customer Service / JNE Sukabumi mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2.000.000
    • Juara 3: Riszal Wahyu Nugroho – JNE Sub Agen Klaten mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1.000.000

Umum

    • Juara 1: Agnessia Prahersiwi mendapatkan uang tunai sebesar Rp 9.000.000
    • Juara 2: Teguh Attariq mendapatkan uang tunai sebesar Rp 6.000.000
    • Juara 3: Hilmy ubaidillah Umanu mendapatkan uang tunai sebesar Rp 4.000.000

Selamat kepada para pemenang, ya! Buat para pemenang wajib mengirimkan konfirmasi data diri paling lambat 5 hari setelah pengumuman. Jangan sampai telat untuk kirim datanya, ya. Karena kalau sampai terlambat, bisa jadi proses pencairan hadiah kepada para pemenang lainnya juga terlambat. Kasihan, kan. Pengiriman data diri bisa melalui email care[at]kompasiana[dot]com dengan subjek “Content Competition 2021” Adapun data diri yang dilampirkan adalah sebagai berikut:

  • Nama Lengkap
  • Alamat
  • No Handphone
  • No rekening
  • NPWP
  • Scan/ Foto KTP
  • Scan/ Foto Buku Tabungan

hadiah lomba jne

Sekali lagi, selamat kepada para pemenang JNE Content Competition 2021. Semoga UMKM Indonesia semakin maju dan produk-produknya bisa Go Nasional dan Go Internasional. Sukses selalu untuk JNE yang sudah memudahkan masyarakat untuk pengiriman paket dan turut memajukan perekonomian Indonesia.

5 Hobi yang Sangat Menguras Kuota Internet, Tapi Tetap Dilakukan!

Saat ini banyak hobi yang mengandalkan internet. Tanpa koneksi internet, ada beberapa hobi yang enggak bisa dilakukan. Duh…enggak asyik banget kalau terpaksa hobinya berhenti hanya karena kuota internet habis, ya. Apalagi buat para pembuat konten yang mana sudah tahu hobi mereka sangat menguras kuota internet, tapi tetap dilakukan karena siapa tahu dapat cuan. 😆 Kesal banget pasti pas mendapatkan koneksi internet tidak stabil karena kuota hampir habis. 😛

Omong-omong soal kuota internet, nih. Kebutuhan kuota internet tiap orang berbeda-beda. Pada tahun 2019, misalnya. Membeli kuota internet 10 gigabita berasa banyak banget dan cukup untuk satu bulan. Kemudian pada tahun 2020, ternyata kuota 10 gigabita hanya cukup untuk setengah bulan. Lanjut tahun 2021, kebutuhan kuota internet tiap bulannya ternyata bisa mencapai 25 gigabita. Itu baru kebutuhan pribadi, ya. Belum kebutuhan buat keluarga; ada suami dan anak-anak yang saat ini pembelajarannya kembali menggunakan metode dalam jaringan (Daring).

Meningkatnya kebutuhan kuota internet setiap bulannya tentu dibarengi dengan bertambahnya hobi atau intensitas terhadap penggunaan internet itu sendiri. Tadinya yang merasa cukup scroll Instagram untuk mendapatkan inspirasi konten, sekarang merasa harus scroll TikTok juga buat update joget kekinian. 😆 Kuota inet yang dibutuhkan untuk sekadar scroll Instagram saja enggak sedikit, lho. Apalagi ditambah menonton jogetan di TikTok, YouTube, Streaming, dan bikin desain online. Sudah dipastikan sangat menguras kuota internet. Tapi uniknya, hobi tersebut tetap dilakukan, ya. Hahaha.

Baca artikel tentang Kegiatan Produktif di Akhir Pekan.

Berikut setidaknya ada 5 Hobi yang sangat menguras kuota Internet, tapi tetap dilakukan. Dan enggak menutup kemungkinan hobi di bawah ini termasuk yang kamu banget.

5 Hobi yang Sangat Menguras Kuota Internet, Tapi Tetap Dilakukan!

1. Streaming Apa Saja! Sudah Tahu Bakal Menghabiskan Kuota Internet, Tetapi Tetap Dilakukan.

Tempat pelarian yang tepat saat bad mood menyapa saat ini bukan ke kafe, tapi dengan streaming katanya bisa meningkatkan mood booster. Eh…betul enggak, sih? Ya karena masih masa pandemi jadi mau enggak mau dibetah-betahkan beraktivitas di rumah, ya. 😆

Streaming apa saja terpenting adalah apa yang disukai. Menonton film, drama Korea, atau sinema elektronik yang juga ditayangkan di kanal YouTube. Ternyata enggak sedikit orang yang hobi streaming, lho. Bahkan streaming musik dan juga film mengalami perkembangan secara digital. Apalagi setelah layanan streaming Netflix hadir dan menjadi sukses menjadi rekomendasi buat menonton film di kalangan anak muda, kini bermunculan layanan lokal digital serupa seperti HOOQ, VIU, Iflix dan masih banyak lagi layanan streaming lainnya, ya.

Para penikmat konten via streaming ini enggak peduli akan menghabiskan berapa banyak kuota internet karena mereka lebih suka dan bisa jadi lebih nyaman dengan layanan streaming ketimbang menonton di televisi. Dampaknya juga sangat terasa setelah melakukan streaming, biasanya menjadi lebih semangat dalam melakukan aktivitas (ini setelah streaming Drakor biasanya) atau lebih update perihal berita terkini.

2. Scroll Media Sosial. Yaa….Siapa Tahu Dapat Ide Buat Konten.

Ya….siapa tahu setelah scroll media sosial bisa dapat ide buat konten. Dalihnya, sih, begitu. Tapi tanpa disengaja kadang terjebak karena saking asyiknya melihat, menonton konten teman atau artis idola. Tanpa di sadari juga, kadang terjebak dalam satu akun yang kontennya bagus dan berusaha scroll sampai bawah alias konten pertama yang dibuat. Eh…tapi ini bukan stalking lho meskipun kadang ada juga yang terjebak nostalgia atau ketemu akun mantan terus pingin banget tahu aktivitasnya saat ini ngapain saja. Terus, pada akhirnya enggak dapat ide buat bikin konten. Aw…udah ngabisin kuota, enggak dapat inspirasi konten. Kasihan.  😆

3. Workout at Home. Apa pun Alasannya, Kalau yang Ini Memang Harus Dilakukan!

Kira-kira dalam waktu satu minggu, berapa kali kamu melakukan aktivitas olahraga, nih? Sepertinya banyak yang sudah menjadikan olahraga sebagai rutinitas. Tepatnya semenjak pandemi, aktivitas workout at home ini sangat popular di Indonesia karena kegiatan olahraga gym dibatasi. Kegiatan ini dipilih masyarakat Indonesia karena mereka menginginkan tubuh yang lebih sehat lagi supaya enggak mudah terpapar virus Covid-19.

FYI, berdasarkan polling CNNIndonesia.com di media sosial Twitter dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional, workout di rumah jadi olahraga terfavorit netizen, lho. Iya, sebanyak 44,8 persen netizen memilih workout di rumah sebagai olahraga favorit mereka.

Omong-omong, kamu tim workout yang harus dengan pemandu via online atau hanya sekadar menggerakkan tubuh asal keluar keringat, nih?

Aku masuk pada tim workout dengan dibantu pemandu melalui kanal YouTube. Dengan mengandalkan gadget atau media televisi pintar, workout bisa dilakukan di rumah bersama keluarga. Ada beragam olahraga yang bisa dipilih, mulai dari yang ringan-ringan saja, sampai yang mahir. Dan kita semua tahu, durasi untuk workout ini minimal banget adalah 30 menit supaya terasa. Sudah terbayangkan kalau dilakukan setiap hari dengan memanfaatkan kuota internet, kan? Sudah pasti menghabiskan banyak banget kuota.

Smartfren Unlimited Nonstop! Internetan Happy Bebas Worry (1)

Baca lagi tentang Rekomendasi Olahraga di Masa Pandemi.

4. Membuat Desain Grafis Online yang Sudah Menjadi Kebutuhan Para Pembuat Konten.

Konten tulisan tanpa disisipi desain grafis rasanya hambar enggak, sih? Saat ini desain grafis sudah seperti magnet yang dapat menyedot perhatian para pembaca atau followers untuk melihat karya lebih lanjut sampai tuntas. Dulu, sebuah tulisan di blog khususnya, hanya disisipkan dengan foto-foto saja sudah cukup, ya. Tapi permasalahan yang timbul, tuh, ketika hendak update tulisan tapi enggak punya foto pendukung yang relevan.

“Lho, bisa ambil dari penyedia gambar gratis, bukan?”

Betul. Betul banget. Tapi rasa-rasanya kadang kurang puas. Mending hasil karya sendiri, sesederhana apa pun itu. Solusi mudahnya, membuat desain di platform desain grafis. Masalahnya, kalau dilakukan secara onine pasti membutuhkan kuota internet, kan. Menggunakan platform Canva, misalnya. Platform tersebut harus terkoneksi dengan internet dan hasilnya juga akan tersimpan otomatis. Dan Canva ini termasuk platform yang cukup berat karena banyak tersedia banyak banget template desain di dalamnya. Membutuhkan koneksi yang internet yang stabil untuk dapat menjalankan aplikasi supaya lancar dalam membuat desain.

Nah, karena sudah menjadi kebutuhan, mau menghabiskan berapa pun kuota internetnya ya dijabanin saja, ya. Ketimbang konten yang dihasilkan kurang memuaskan. 😉

5. Mengunggah Hasil Karya Ke Media Online. Ya…Siapa Tahu Ada Hoki Di Sana.

Gengs, kamu lebih rajin membuat konten untuk media sosial, update tulisan di media online, atau keduanya? Baru-baru ini, aku lagi suka bikin video isinya kulineran, terus diunggah di akun TikTok milik aku yang followersnya belum seberapa. Hahaha. Terus, kalau sudah diunggah di TikTok, biasanya aku bagikan juga di akun Instagram dan tak jarang aku share di kanal YouTube milik aku.

Mengunggah hasil karya ke media online bisa menjadi salah satu cara branding, lho. Aku jadi ingat saat tahun kedua nge-Blog. Aku pernah ditanya oleh seorang Blogger yang menggiring aku untuk membeli domain ini. Kira-kira pertanyaannya seperti berikut:

“Kamu sudah menjadi Blogger. Kamu ingin dikenal sebagai Blogger saja atau nantinya akan membahas tema tertentu di blog ini?”

Saat itu karena belum begitu paham tentang tema blog atau niche blog. Jadi, aku jawab saja kalau aku ingin menulis apa saja yang aku lihat, aku dengar, dan aku rasakan. Eh…kayak judul lagu saja, ya. 😆 Iya, memilih sebagai lifestye Blogger karena topiknya “gado-gado”. Kemudian semakin banyak kenalan dengan Blogger dari berbagai daerah, eh…ternyata kebanyakan dari mereka sudah punya fokus dalam menulis sehingga dikenal sebagai: Mom Blogger, Travel Blogger, Lifestyle Blogger, Techno Blogger, dan masih banyak istilah lainnya sesuai dengan passion mereka.

Ya….namanya juga usaha. Maksudnya, usaha untuk mendapatkan pengakuan atau kepercayaan dari klien sebagai pembuat konten. Jadi, hasil karya juga harus diunggah yang bisa dimanfaatkan sebagai portofolio. Ya….siapa tahu ada hoki di sana. 😉

Internetan Happy Bebas Worry Kalau Pakai Smartfren Unlimited Nonstop.

Ada yang masih suka was was kehabisan kuota internet saat sedang asyik-asyiknya streaming? Atau, ada yang masih ragu kalau paket internet yang sudah dibeli enggak bisa bertahan sampai satu bulan? Jangan-jangan kamu adalah termasuk orang yang rajin banget cek kuota internet karena saking takutnya pulsa utama bakal tersedot saat kuota internet habis. Hayoloo, kamu belum pakai Smartfren Unlimited, ya!  😀

Jadi, begini ceritanya~~

Smartfren Unlimited Nonstop! Internetan Happy Bebas Worry

Provider Smartfren, kan, memang sudah terkenal banget dengan paket unlimitednya, nih. Pengguna provider ini enggak pernah ada canggung, ragu, apalagi takut akan kehilangan pulsa utama setelah paket data internet habis. Kali ini Smartfren lebih lebih “gila” lagi dengan menghadirkan paket Smartfren Unlimited Nonstop.

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, “Smartfren sebagai pelopor paket Unlimited, terus melahirkan inovasi baru yang makin relevan. Kita lihat sekarang tren-nya orang-orang upload konten dalam bentuk video ke TikTok, Instagram Reels atau YouTube. Mereka juga menikmati streaming film serial K-Drama atau mempelajari hal – hal baru dari video-video tutorial. Karena itu kami hadirkan Smartfren Unlimited Nonstop agar mereka bisa melakukan passion digitalnya itu tanpa khawatir. Paket Unlimited Nonstop ini bisa bikin kamu nonstop internetan tanpa sedot pulsa, karena saat kuota utama habis, pelanggan akan mendapatkan akses nonstop.”

Pelanggan bisa memakai Smartfren Unlimited Nonstop untuk akses aplikasi apapun selama 24 jam, serta mendapatkan akses nonstop setelah kuota utama habis. Paket Unlimited Nonstop tersedia dalam bentuk kartu perdana dan voucer data yang dijual mulai dari harga Rp 10 ribu (dapat kuota 2 GB) sampai Rp 100 ribu (dapat kuota 45 GB). Ah…kalau sudah pakai paket internet Unlimited Nonstop dari Smartfren, punya lebih dari 5 hobi yang sangat menguras kuota Internet pun enggak masalah, ya. 😉

Omong-omong, apakah kamu punya hobi lain yang juga menguras kuota internet? Boleh dibagikan di kolom komentar, dong! 😉

Baca lagi 5 Kegiatan Menyenangkan untuk Mengisi Waktu Luang.

Liburan Pakai Kereta Api? Jangan Lupakan 9 Tips Berikut!

Kabarnya Virus Omercon sampai sekarang masih berkeliaran, ya. Aku enggak update berita perihal Covid-19, sih. Jadi enggak paham. Meskipun kabar perihal penyebaran virus terus ramai diberitakan, tapi pasti ada yang kangen liburan pakai Kereta Api. Betul, kan?

Kereta api merupakan salah satu pilihan transportasi yang banyak digunakan untuk perjalanan wisata. Selain sensasi seru dengan bisa melihat pemandangan sepanjang jalan, juga karena bisa nyaman bagi perjalanan jarak jauh. Akan lebih seru lagi saat bisa menaiki kereta api bersama keluarga atau teman.

Nah, bagi kamu yang ingin menikmati perjalanan wisata lebih seru menggunakan kereta api, bisa banget menyimak tips di bawah ini. Selain menikmati perjalanannya, pesan tiket kereta api dan juga tips lainnya bisa kamu temukan. Yuk, simak tipsnya!

9 Tips Liburan Pakai Kereta Api

Ada baiknya mengecek persyaratan perjalanan dengan kereta api.

Di situasi sebelum pandemi, mungkin kamu tidak harus mempersiapkan banyak dokumen seperti surat antigen dan kamu sehat. Namun, karena situasi saat ini yang masih di masa pandemi, kamu sebaiknya rajin mengecek regulasi terbaru terkait perjalanan menggunakan transportasi darat.

Mengetahui regulasi dan persyaratan akan sangat membantu kamu saat proses check in. Jika kamu bepergian bersama keluarga termasuk anak, kamu harus mempersiapkan dokumen berupa surat keterangan anti Covid-19 dan juga bukti sudah vaksin. Dengan melengkapi perlengkapan dokumen ini, kamu bisa lebih nyaman untuk bepergian dengan kereta api.

Memesan tiket secara online.

Di situasi yang tidak memungkinkan kamu untuk bepergian secara leluasa, memesan tiket secara online kini jadi pilihan terbaik. kamu bisa memesan tiket kereta api melalui Traveloka dengan rincian dan jadwal keberangkatan yang diinginkan. Berikut adalah caranya:

  • Buka aplikasi Traveloka di smartphone kamu.
  • Pilih tiket kereta api.
  • Masukkan tanggal keberangkatan dan juga destinasi tujuan.
  • Pilih kereta api pada jam keberangkatan yang diinginkan.
  • Setelah itu, isi data diri dengan benar.
  • Lakukan pembayaran dengan metode yang tersedia.
  • Setelah pembayaran terkonfirmasi, kamu akan menerima tiket elektronik yang bisa digunakan untuk check in.
  • Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan diskon dan promo di hari-hari tertentu. Kuncinya kamu harus tetap bisa memantau informasi ini, ya!

Pilih keberangkatan di pagi hari atau siang hari.

Tips selanjutnya ialah jadwal keberangkatan. Menggunakan kereta api sebagai transportasi perjalanan wisata tentunya harus lebih menyenangkan agar tidak melewatkan pemandangan indah saat dalam perjalanan. Oleh karena itu pilihlah perjalanan pada pagi hari atau siang hari.

Keuntungan melakukan perjalanan di pagi hari ialah kamu bisa menikmati pemandangan sepanjang jalan yang akan dilewati. Selain itu, kamu juga bisa memilih jadwal di siang hari. Pertimbangannya ialah karena biasanya tidak banyak yang memesan tiket kereta api di siang hari. Sehingga kamu punya kesempatan untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Jangan lupa membawa makanan.

Perjalanan menggunakan kereta api akan memakan waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu pastikan kamu membawa persediaan makanan yang cukup. kamu bisa membawa minuman dan juga snack ringan agar bisa dinikmati di dalam kereta api.

Jika lupa membawa makanan, kamu bisa membelinya di kereta api namun dengan harga yang lebih mahal. Agar biaya perjalanan jadi lebih hemat, sebaiknya membeli terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan, ya.

Menyiapkan tontonan menarik sebagai hiburan.

Selain membawa makanan dan minuman, kamu juga harus bisa menyiasati rasa bosan saat perjalanan dengan hiburan. kamu bisa menyiapkan hiburan yang bisa dinikmati di smartphone berupa video atau bermain game. Hal ini akan sangat membantu kamu untuk menghilangkan rasa bosan.

Kalau perjalanannya terlalu jauh, kamu bisa menyiasatinya juga dengan tidur. Jangan lupa untuk bangun saat sampai di stasiun tujuan, ya!

Menggunakan pakaian lengan panjang.

Karena gerbong kereta memiliki pendingin, suhu di dalamnya dingin. Jadi, pakailah pakaian yang bisa melindungi kamu dari hawa dingin ini. kamu bisa mengenakan jaket atau baju berlengan panjang agar tetap hangat selama perjalanan.

Datanglah lebih awal ke stasiun.

Jadwal keberangkatan kereta api selalu tepat waktu. Agar kamu tidak terlambat dan ketinggalan kereta, sebaiknya untuk datang ke stasiun lebih awal. Hal ini juga agar kamu bisa melakukan persiapan lain apabila ada yang tertinggal.

Menaati protokol kesehatan.

Nah, tips yang paling penting selanjutnya ialah selalu menaati peraturan protokol kesehatan. Jangan lupa mengenakan masker dan membawa hand sanitizer. Di situasi pandemi saat ini, sangat penting untuk tetap menjaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan.

Bawa vitamin dan obat-obatan.

Jika kamu adalah tipe orang yang gampang masuk angin, sebaiknya membawa perlengkapan kesehatan seperti minyak angin, balsem, vitamin, dan juga obat-obatan lainnya. Hal ini untuk menjaga-jaga jika terjadi gangguan kesehatan saat dalam perjalanan.

Nah, itulah 9 tips melakukan perjalanan dengan kereta api bersama keluarga. Agar perjalanan kamu lebih nyaman dan aman, kamu bisa memesan tiket kereta api dengan promo dan diskon terbaru di Traveloka Lifestyle Superapp.

5 Kegiatan Menyenangkan Untuk Mengisi Waktu Luang

5 Kegiatan Menyenangkan Untuk Mengisi Waktu Luang – Punya waktu luang, tuh, sangat menyenangkan. Terlebih buat kamu yang sudah bekerja. Entah kerja apa saja; kantoran, bertani, berniaga, atau ibu rumah tangga. Apa pun pekerjaan kamu pasti akan membutuhkan waktu khusus untuk fokus. Makanya, begitu punya waktu luang biasanya sudah menyusun sederet rencana atau kegiatan.

Omong-omong, setiap orang punya waktu luang yang berbeda sekalipun jam istirahat banyak sama. Kalau di Indonesia, jam istirahat kerja umumnya pada pukul 12.00 WIB. Kemudian, dilanjut dengan jam pulang kerja dan kembali menjumpai jam istirahat malam hari yang fleksibel banget. Begitu juga dengan hari libur kerja, pekerja kantoran pasti ada aturan libur. Berbeda dengan para petani, banyak yang memilih bekerja penuh selama tujuh hari. Contohnya orang tua aku. Meskipun usia sudah enggak muda lagi, semangat bertani masih sangat tinggi.

Eh, jam istirahat yang sudah aku tulis di atas tentu enggak berlaku buat mereka para Ibu rumah tangga yang full time di rumah saja. Betul kan, Bun? 😉

Dalam waktu 24 jam, kira-kira ada berapa jam atau waktu yang bisa kamu gunakan untuk enggak bekerja? Level pejabat negara atau artis, mungkin punya waktu luang yang enggak banyak. Saking banyaknya agenda kerja, mereka sampai membuat jadwal,  time schedule, hingga deadline pekerjaan.

Woiii, bukan hanya pejabat negara saja yang punya time schedule kalik! Emak-emak berdaster yang setiap harinya mengurus rumah tangga sekarang pada hebat-hebat banget. Jadwal harian sudah tersusun rapi meskipun enggak punya sekretaris. Bahkan dalam sehari hendak mengerjakan apa saja, tuh, sudah di luar kepala. Dengan melihat situasi, insting, maupun telepati (sumpah ini demi apa), “ibu negara” sudah bisa memprediksi jam berapa bisa mendapatkan waktu luang.

Kegiatan Menyenangkan Untuk Mengisi Waktu Luang
apa waktu luang versi kamu?

Bagi Aku, Waktu Luang Itu…

Waktu luang sering diartikan dengan enggak melakukan apa-apa dan juga bermalas-malasan. Padahal sebenarnya enggak seperti itu, lho. Aku membaca beberapa artikel, arti dari waktu luang dilihat sebagai waktu yang enggak digunakan untuk bekerja; mencari nafkah dan melaksanakan kewajiban.

Penasaran dengan berapa waktu luang yang aku punya dalam sehari, aku pun mencoba menguraikan kembali rutinitas harian aku ke dalam aplikasi catatan di ponsel. Mengejutkan sekali ketika aku mendapatkan waktu luang yang enggak banyak. Waktu terbagi untuk mengurus pekerjaan rumah tangga dari pagi hari. Kemudian lanjut untuk berangkat kantor dan di sini aku punya waktu luang di luar jam istirahat meskipun enggak banyak. Betul, kerja kantoran kalau kewajiban sudah terselesaikan mau ngapain? Aku punya time schedule dalam sebulan dan target harian dalam bekerja di kantor. Jadi kalau pekerjaan sudah selesai, artinya sisa waktu tersebut adalah waktu luang. Just one hour, at 03:30 p.m until 04.30 p.m.  😉

Baca tentang Kecanduan Me Time di Owabong.

Kemudian sepulang kerja, as mom of two which one is still a toddler, ugh…sampai di rumah adalah waktu buat anak-anak sampai mereka bosan sama mamaknya. hahaha. Terus, kalau di wastafel dapur masih berantakan, itu buat esok hari karena aku mencoba untuk menjadi ibu rumah tangga yang enggak perfect amat meskipun sebenarnya risi banget melihat tumpukan gelas atau piring kotor. 😛

Seperti yang sudah aku tulis di awal, jam istirahat itu fleksibel banget. Dan ini terjadi di aku. Iya, ketika anak-anak sudah tidur bersama suami, kadang aku mengambil satu atau dua jam sebagai waktu luang. Aku paham, setelah melakukan rutinitas harian, otak dan badan pasti capek, butuh diistirahatkan. Tapi ketika waktu luang dapat sedikit menghilangkan rasa lelah, kenapa tidak dilakukan? 😉

Berproses dari zaman gadis sampai punya dua anak, ternyata waktu luang ada masanya. Aku masih ingat, dulu saat masih gadis ketika punya waktu luang aku gunakan untuk berselancar di media sosial. Cukup banyak waktu yang aku gunakan untuk scroll time line sosmed. Eh, sampai sekarang juga masih, ding. Hanya saja enggak segila dulu. 😆 Atau, kegiatan paling umum yaitu mendengarkan musik sambil tiduran atau tiduran sambil mendengarkan musik. 😛

“eh, lagi ngapain?”

“lagi dengerin musik sambil tiduran, yaaang. mumpung.”

Hahahaha. Padahal buat mendengarkan musik itu enggak membutuhkan waktu luang, ya. Cuma kalau tiduran memang butuh waktu khusus karena enggak mungkin masak sambil tiduran. Eh, dodol garut! Ini ketimbang cuma tiduran dowang, enggak ada aktivitas lain, gitu. 😆

Baca lagi tentang  Cara Me Time yang Bikin Happy.

Duh…sekarang tiduran sambil mendengarkan musik sudah jarang banget aku lakukan. Kalau mau tidur, ya tidur. Kalau mau mendengarkan musik dowang ya pasti ketiduran. 😆 Jadi, sekarang waktu luang lebih sering aku gunakan untuk 5 kegiatan di bawah ini yang tentunya produktif bagi kepentingan diri sendiri. 😆

5 Kegiatan Menyenangkan Untuk Mengisi Waktu Luang
5 Kegiatan Menyenangkan Untuk Mengisi Waktu Luang…

1. Apa yang Menjadi Hobi Selalu Asyik Dilakukan.

Untuk menjalankan hobi, aku butuh banget waktu luang karena hobi aku enggak bisa dilakukan bersamaan dengan kegiatan lain. Membaca buku, misalnya. Dalam keseharian, aku enggak punya target membaca buku. Makanya, ketika punya waktu luang, aku pasti menyempatkan untuk membaca buku karena bagiku membaca itu penting.

Ada banyak kegemaran aku yang biasa aku wujudkan di waktu luang. Satu atau dua jam yang aku punya, rasanya asyik banget jika diisi dengan melakukan hal-hal yang membuat bahagia. Syukur-syukur bisa mendapatkan goal-nya.

Baca lagi tentang Hobi Baru di Masa Pandemi.

2. Merapikan Dokumentasi di Ponsel Juga Seru!

Wah…ini! Meskipun meja kerja lebih sering berantakan ketimbang rapi, tapi kalau masalah dokumentasi di handphone rapi, tuh, rasanya sesuatu banget. Aku kerap merasakan mudahnya pencarian dokumentasi khususnya foto dan video ketika semua sudah aku masukan ke dalam folder sesuai dengan momen. Dokumentasi saat mengunjungi pantai Jetis, misalnya. Pas mau kirim ke teman, unggah ke media sosial, google maps, atau blog, cukup searching saja dengan kata kunci pantai jetis atau cari folder pantai jetis. 😉

Aku lebih memilih merapikan dokumentasi di handphone ketimbang di laptop karena interaksi aku lebih banyak menggunakan smartphone. Maka jika ada waktu luang aku manfaatkan untuk memindah foto-foto tersebut ke dalam folder tersendiri.

Selain dokumentasi, aku juga senang merapikan isi email. Iya, email-email yang isinya pekerjaan lewat deadline langsung aku masukkan ke dalam folder yang sudah aku buat sebelumnya. Ada banyak folder yang sudah aku buat di email, jadi tinggal memasukkan saja ke dalam kategori.

Enggak kalah pentingnya, nih. Bukan merapikan, sih, tapi aku kurang suka mengoleksi obrolan kecuali transaksi hutang piutang atau sebuah janji. Hahaha. Obrolan di WhatsApp, Facebook, Diricet Messages Instagram, Twitter, dan aplikasi chat lainnya juga pasti aku rapikan.

Kegiatan ini membutuhkan niat yang kuat karena untuk mengawalinya enggak mudah. Tapi kalau sudah terbiasa, enggak akan membutuhkan waktu lama.

3. Review Pengaturan Keuangan Butuh Ketenangan ya, Bun!

“Duh…perasaan kemarin ada uang satu miliar di dompet. Kok tinggal seratus juta, ya?”

Pernah enggak, mengalami hal seperti di atas? Kalau aku sering! Padahal aku sudah install aplikasi catatan keuangan di ponsel. Tapi tetap saja kadang enggak tertib dan kaget sendiri kalau tiba-tiba uangnya “hilang”. Hahaha. Dasar emak-emak, ya.

Menurut aku, waktu yang paling tepat untuk mengatur keuangan adalah saat sedang lenggang dan tidak dibebani oleh pikiran pekerjaan lainnya karena mereview keuangan itu membutuhkan ketenangan otak dan batin supaya financial planning-nya semakin oke. 😛 Apalagi di masa pandemi seperti ini, harus menghindari banget yang namanya panic buying.

Baca tentang Aplikasi Pencatatan Keuangan.

4. Bermain Games di Plays.org.

Bermain games menjadi hal yang menyenangkan bagi sebagian orang. Banyak yang bilang, bermain games dapat menghilangkan rasa lelah setelah seharian bekerja. Enggak sedikit juga yang berpendapat kalau games dapat menghilangkan stress, lho.

Aku punya rekan kerja yang sebelum memulai pekerjaan, tuh, pasti dia menyempatkan untuk bermain games meskipun hanya beberapa menit. Baginya, setelah bermain games, kerja menjadi lebih semangat. Ada begitu, ya. 😛 Sementara buat aku, bermain games ini bisa bikin rileks. Biasanya aku ngegames saat sudah lumayan sela tepatnya saat ada waktu luang di kantor.

Cara bermain Games di Plays.org

Kenapa lebih memilih nge-games di kantor?

Tentunya biar lebih bebas, sih. Bebas dari pandangan anak-anak. 😛 Selain itu, aku lebih nyaman main bermain games melalui desktop. Lebih puas, gitu. Apalagi kalau nge-gamesnya di Plays.org, ada banyak pilihan permainan. Ada yang buat anak-anak, ada juga buat orang dewasa.

Plays.org adalah platform games online yang bisa diakses menggunakan semua jenis gadget. Artinya, gadget harus tersambung dengan jaringan internet ketika akan main games di Plays.org, ya. FYI, selain banyak permainan yang bisa dipilih, seluruh games yang tersedia, tuh, gratis. Aku lebih nyaman bermain games melalui plays.org karena permainan yang disediakan, tuh, ringan. Karena tipenya adalah berbasis web, jadi enggak perlu mengunduh games-nya. Nilai lebih juga dari platform penyedia games ini, tuh, pengguna enggak perlu melakukan registrasi. Tinggal pilih mau memainkan permainan apa, klik klik klik, bisa single atau main bersama teman, sesuai selera, ya.

5. Chit-Chat di Group.

Chit-chat di group, khususnya WhatsApp Group, untuk sekarang jarang banget aku lakukan. Aku masih ingat banget pas masih belum repot menjadi mami, bisa chat di group sampai tengah malam atau bahkan dini hari. Rasanya enggak pernah bosan karena banyak yang diperbincangkan. Mulai dari yang sangat bermanfaat buat mamak-makan, seperti tips mendapatkan perhatian suami saat suami sedang bobok pulas, sampai dengan haha hihi ngobroling hal hil yang kadang enggak ada muaranya tapi senang-senang saja. 😀

Sekarang untuk melakukan chit-chat di group, tuh, rasanya sudah enggak mudah seperti dulu. Selain memang banyak group yang pada akhirnya sepi dengan sendirinya karena anggotanya pada sibuk, rasanya sudah butuh waktu khusus untuk membuka WAG yang jumlahnya enggak sedikit. Jadi, kalau sedang cukup luang, aku biasanya ikut nimbrung di WAG untuk ikut haha huhu.

Omong-omong, kalian pasti punya waktu luang juga, kan? Atau, jangan-jangan hidupnya sudah diatur waktu, ya? Hihihi

Pengalaman Mendukung UMKM Untuk Keberlanjutan

Pengalaman Mendukung UMKM Untuk Keberlanjutan – Apa yang terbesit dalam benak kamu ketika ada orang yang membicarakan tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)? Apakah langsung terbayang tentang camilan yang menggoda atau cindera mata yang lucu-lucu? 😆

UMKM itu sangat luas ya, gais. Enggak melulu tentang kuliner, tapi ada bisnis fashion, pendidikan, otomotif, tour & travel, kecantikan, dan masih banyak lagi macamnya. Hanya saja yang sering disorot adalah produk kreatif dan kuliner. Yups! Ibu-ibu dasa wisma yang lagi semangat-semangatnya belajar bisnis camilan terpaksa membatasi kegiatan produksi karena khawatir makanan ringan yang mereka buat enggak laku di pasaran. Kemudian, Ibu rumah tangga yang memiliki usaha rumahan pun memilih untuk “istirahat” karena pesanan semakin langka. Lalu, para pelaku UMKM yang produknya sudah dikenal masyarakat luas pun ikut mengurangi jumlah karyawan dan juga jumlah produksi karena sepinya warung, mini market atau toko oleh-oleh.

Camilan enggak laku bukan karena enggak enak. Sepinya warung atau toko oleh-oleh pun bukan karena kualitas produk yang menurun. Bukan pula karena toko tersebut enggak melayani pembeli dengan baik. Kita semua tahu bahwa sejak pandemi Covid-19, enggak sedikit masyarakat Indonesia memilih untuk lebih banyak di rumah sesuai imbauan dari pemerintah. Mulai dari bekerja dari rumah (work from home), menambahkan hobi berkebun, sampai memilih untuk lebih produktif membuat camilan dan masakan sendiri untuk keluarga. Ini menjadi salah satu alasan kenapa pelaku UMKM Indonesia membatasi jumlah produksi barang kecuali mereka yang memproduksi peralatan kebun seperti pot tanaman beserta pernak-perniknya. Tentu masih ada beberapa UMKM yang tetap berdiri tegap di tengah pandemi.

“Bener banget, Mbak. Omset jualan camilanku turun nyaris 80%. Baju, sepatu, duh…enggak dilirik sama sekali”. -penggalan obrolanku dengan pemilik warung langgananku.

cara merawat kulit wajah
batik khas Banjarnegara motif Dawet Ayu…

UMKM di Tengah Pandemi.

Awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia, ada banyak sektor yang terdampak karena pandemi, salah satunya yaitu UMKM. Minimnya masyarakat yang melakukan transaksi kebutuhan pangan dan sandang, sempat membuat para pelaku UMKM down atau kurang semangat. Dampaknya pun semakin terasa ketika obyek wisata di Indonesia ditutup secara sementara karena pandemi. Produk UMKM unggulan yang biasanya dijadikan oleh-oleh wisatawan terpaksa hanya menjadi pajangan dan pemanis etalase toko oleh-oleh. Parahnya, ada yang memilih untuk menutup usahanya secara permanen karena enggak mampu membayar tanggungan tiap bulannya.

Sedih? Pastinya. Terlebih ketika tahu bahwa mata pencaharian mereka yaitu hanya dari sektor pariwisata.

Masih di tengah pandemi, aku pernah mengobrol dengan seorang teman yang memproduksi kue basah dan gorengan. Dia setiap hari berjualan di pasar. Kue basah buatan temanku ini enak banget meskipun harganya satuannya murah meriah yaitu rata-rata Rp 1.500. Dengah harga yang cukup terjangkau, dagangannya pun selalu laris. Kalaupun ada sisa, itu enggak lebih dari lima biji.

Baca lagi tentang Posting Kuliner di Sosial Media.

Siang menjelang sore, aku ke pasar. Suasana pasar sepi banget dan beberapa ruko ada yang ditutup. Niat mau cari oleh-oleh buat anak-anak di rumah, aku mendatangi temanku yang jualan kue basah. Aku senang ketika melihat loyang sudah kosong. Iya, meskipun aku enggak dapat kue basah buatannya, aku tetap senang karena artinya jualan dia laris.

“Alhamdulillah…laris manis”. Kataku sambil mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.

“Alhamdulillah selalu habis, tapi aku mengurangi porsi. Aku hanya membuat seperempat porsi saja”. Jawabnya sambil menaikkan sedikit bahunya.

Em…penjual kue basah saja terkena dampak pandemi, ya. Minat masyarakat untuk jajan memang di awal-awal Covid-19 betul-betul turun drastis. Enggak heran jika para pelaku UMKM sempat merasa terpuruk kala itu. Enggak bersemangat berjualan karena masyarakat yang datang ke pasar atau mini market enggak banyak. Namun mereka tentu enggak mau tinggal diam. Enggak mau hanya tiduran di rumah sementara ada kebutuhan yang harus dipenuhi tiap harinya. Mereka mencari solusi, mencari cara supaya jualan mereka kembali laris. Terus berusaha untuk sampai mendapatkan income demi keberlanjutan usahanya. Pemerintah pun turut mendukung masyarakat yang memiliki usaha dengan memberikan bantuan secara moril maupun materiil. Ada banyak program-program pemerintah untuk para wirausaha sebagai salah satu bentuk dorongan supaya mereka terus semangat menjalankan usahanya.

MENDUKUNG UMKM LOKAL

Pengalaman Mendukung UMKM Untuk Keberlanjutan.

Tergabung dalam sebuah komunitas yang punya tujuan menyebarkan informasi positif, khususnya informasi di sekitar kota kelahiran membuatku bangga. Kenapa bangga? Nyaris setiap hari ada informasi baru yang dibagikan dan menambah insight buat aku. Belum lagi, mereka adalah orang-orang yang lebih sering tanpa pamrih ketika ada masyarakat yang minta tolong dalam hal kebaikan. Contohnya saat banyak pedagang yang mengeluh melalui direct message (DM) dagangannya sepi saat pandemi. Ada yang langsung meneruskan informasi tersebut melalui WhatsApp Group (WAG) untuk kemudian ditanggapi.

Baca lagi tentang Pendora dan Aksinya Membantu Sesama Saat Pandemi.

Satu group dengan 20 anggota bersepakat mendukung dan membantu UMKM untuk mempromosikan produk UMKM-nya lewat akun media sosial yang dimiliki. Kadang kami dikirim foto produk untuk dibagikan. Kadang juga kami diminta untuk datang ke warung atau toko untuk memotretnya sekaligus icip-icip. Kalau ditanya seberapa kuat pengaruh sosial media untuk menjangkau pembeli, kami enggak bisa memastikan. Terpenting bagi kami, masyarakat tahu bahwa UMKM di kota kami butuh “sentuhan”. Pengikut kami pun akan paham dengan program yang kami buat melalui tagar dan sedikit informasi yang kami selipkan pada caption. Program ini berjalan enggak hanya di kota kelahiranku saja. Di kota-kota lain juga banyak kolaborasi antara pegiat media sosial, selebgram, blogger, dengan pelaku usaha supaya UMKM berkelanjutan.

Dukungan untuk membangkitkan UMKM masih berlanjut. Kali ini aku bersama Dipsy mendukung penuh untuk menggerakkan UMKM dengan membuatkan website khusus sebagai “etalase online” produk UMKM lokal. Produk-produk yang kami unggah di website adalah produk UMKM yang sudah kami datangi. Kami melihat proses pembuatannya, berkomunikasi dengan ownernya, dan berkesempatan mengambil foto untuk bahan promosi. Kegiatan ini memang membutuhkan banyak waktu, tapi kami merasa senang ketika banyak yang check out produk melalui website yang kami buat. Alhamdulillah…

Baca ulang tentang Produk UMKM Khas Banjarnegara.

PENGALAMAN MENDUKUNG UMKM

Yuk, Ikut Dukung UMKM dan Raih Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah!

Kamu punya pengalaman dalam mendukung UMKM untuk terus tumbuh? Ayo bagikan lewat tulisan dengan mengikuti JNE Content Competition 2021 yang terselenggara hasil kerja sama JNE dengan Kompasiana. Mengusung tema “JNE Bersama UMKM untuk Indonesia”, kompetisi ini terbuka untuk umum, jurnalis, dan juga karyawan JNE yang terbagi dalam writing competition, photo competition, video competition, dan design competition. Berikut aku bagikan periode lombanya, ya!

Writing Competition.

  • Kompetisi menulis untuk Jurnalis: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi menulis untuk umum di Kompasiana: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi menulis untuk Karyawan JNE: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022.

Photo Competition.

  • Kompetisi fotografi untuk umum: 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi fotografi untuk Karyawan JNE: 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022.

Video Competition.

  • Kompetisi video untuk Umum: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi video untuk untuk Karyawan JNE: 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022.

Design Competition.

  • Kompetisi design untuk Umum: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi design untuk untuk Karyawan JNE: 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022.

Untuk syarat dan ketentuan lomba di atas, kamu bisa buka JNE Content Competition 2021. Ayo, ikut bagikan pengalaman mendukung UMKM versi kamu dan dapatkan total hadiah ratusan juta rupiah! 😉