Rekomendasi Menu Sahur Praktis yang Bisa Pakai Rice Cooker

Rekomendasi Menu Sahur Praktis – Selain menahan lapar dan dahaga, Ramadan juga tentang mengatur strategi. Bagaimana cara kita tetap semangat menjalankan aktivitas harian, bisa puasa sampai bedug maghrib, mengatur menu makanan praktis yang bisa dibikin pakai rice cooker, sampai strategi untuk meningkatkan ibadah-ibadah sunnah di bulan suci Ramadan.

Sebagai ibu bekerja, saya harus bisa membagi energi sejak dini hari. Pukul tiga pagi sudah harus bangun, bukan hanya untuk salat malam, tapi juga memasak untuk sahur. Kemudian dilanjutkan mengatur strategi membuat menu buka puasa harus menggugah selera tapi tetap sehat. Anak-anak harus tetap kuat sampai waktu berbuka, bahkan kalau bisa, ikut salat Subuh berjama’ah dan tarawih tanpa drama mengantuk atau lelah.

Rekomendasi Menu Sahur Praktis

Di situlah saya sadar, Ramadan untuk ibu bekerja bukan soal kuat atau tidak kuat. Tapi soal bagaimana mengatur strategi: mengatur pekerjaan kantor supaya bisa selesai tepat waktu, mengatur waktu tidur anak supaya tidak rewel saat sahur, mengatur waktu buka puasa supaya anak bisa ikut salat taraweh, mengatur variasi menu makanan supaya tidak bosan, dan memilih cara memasak yang praktis supaya saya sendiri tidak kelelahan.

Rekomendasi Menu Sahur Praktis yang Bisa Pakai Rice Cooker.

Jujurly, membangunkan anak untuk sahur itu butuh strategi. Bukan cuma soal bangun, tapi juga soal bagaimana membuat mereka mau makan. Di sinilah saya sadar kalau menu sahur itu harus hangat, bergizi, disukai, praktis, dan bisa dimasak cepat. Sebagai ibu yang juga harus berangkat kerja pagi, saya punya “partner dapur” yang bisa diandalkan yaitu Rice Cooker MIYAKO.

Penanak nasi ini bukan cuma buat masak nasi, tapi juga bisa buat mengukus makanan seperti bakpao, sayuran, dan dimsum, serta menghangatkan makanan. Beberapa tipe juga bisa dipakai untuk membuat sup dan bubur.

Rekomendasi Menu Sahur Praktis Enak dan Simpel2

Nah, berikut adalah ide menu sahur praktisnya. 

1. Nasi Telur Dadar Sayur Super Lembut.

Menu ini jadi favorit Jasmine. Cara bikinnya simpel banget. Kita cukup masak nasi seperti biasa di Rice Cooker MIYAKO. Sambil menunggu, campur telur, wortel parut, daun bawang, dan tambahkan sedikit keju. Tuang ke dalam wadah tahan panas. 

Rice Cooker ini panasnya merata, jadi telur matang sempurna tanpa harus pakai kompor lagi. Hemat waktu dan tenaga. Wildan biasanya minta dibentuk lucu-lucu. Jadi biasanya saya pakai cetakan karakter biar dia semangat juga.

2. Sup Ayam Simpel Sekali Masak.

Ini menu penyelamat kalau badan lagi capek. Semua bahan langsung masuk. Hahaha. Ayam potong kecil, kentang, wortel, bawang putih, garam dan sedikit lada. Tinggal tambahkan air, nyalakan, dan tunggu sampai matang. 

Saya suka menggunakan rice cooker karena bisa mempertahankan panasnya dengan stabil. Jadi sup tetap hangat sampai waktu makan. Anak-anak suka karena berkuah dan hangat. Cocok banget untuk sahur supaya tenggorokan tetap nyaman. 

Rekomendasi Menu Sahur Praktis Enak dan Simpel

3. Nasi Tim Ayam Suwir.

Kalau ingin menu yang lebih “wah” tapi tetap praktis, saya bikin nasi tim tapi langsung di rice cooker. Caranya pun sangat mudah, cukup tumis ayam yang sudah disuwir (pakai sedikit minyak). Campur dengan nasi dan kaldu. Kukus sampai teksturnya lembut. Penanak nasi ini memang serbaguna banget. Bisa masak nasi, bisa kukus, bahkan bisa bikin nasi tim tanpa harus pindah-pindah alat. Buat Jasmine yang sudah puasa full, nasi tim ini bikin dia kenyang lebih lama.

4. Pepes Ayam Super Praktis.

Sebenarnya ini menu andalan saya buat harian, sih. Tapi bisa saya gunakan juga buat menu sahur karena beneran super praktis. 

Saya sering bikin aneka pepes, salah satunya yaitu pepes ayam. Biasanya orang membayangkan bikin pepes itu ribet. Harus kukus lama, pakai panci besar, repot. Padahal sebenarnya bisa banget dibuat praktis. Kuncinya, kita bikin pepesnya bisa kapan saja, kemudian dibikin frozen. Nah, saat akan dihidangkan, tinggal kukus saja. Sederhana, bukan?

Cara mengolahnya juga sangat mudah, tinggal haluskan bawang putih,    bawang merah, sedikit kunyit, dan garam. Campurkan dengan ayam. Mau ditambah dengan daun jeruk atau daun kemangi juga bisa, sesuai selera saja, sih, supaya aromanya segar. Jangan lupa bungkus dengan daun pisang dan siap untuk dikukus. 

Pepes ayam ini cocok untuk sahur karena tinggi protein, tidak berminyak, aromanya menggugah selera.

5. Soto Ayam Bening Hangat Penambah Semangat.

Ada hari-hari di mana sahur terasa berat. Anak masih setengah sadar, badan juga belum sepenuhnya siap. Di saat seperti itu, saya sering memilih menu berkuah hangat seperti soto ayam bening. Bahannya sederhana, yaitu ayam suwir, bawang putih, jahe, sedikit garam dan lada. Semua dimasukkan ke dalam magic com bersama air. 

Kalau kuah sudah masak, saya bisa menambahkan menu lain kesukaan anak-anak seperti dimsum yang tinggal kukus. Kuah soto yang hangat itu seperti pelukan kecil di waktu sahur. Perut jadi lebih nyaman, tubuh terasa lebih siap menjalani puasa. 

Rice Cooker, Partner Setia Ramadan.

Sebagai ibu bekerja yang juga harus tetap profesional di tempat kerja, saya benar-benar terbantu dengan rice cooker Kesayangan Nikita Willy yang bisa digunakan untuk berbagai jenis masakan.

Suka banget karena bisa untuk masak nasi, kukus, membuat sup, bahkan kalau lagi drama kehabisan tabung gas bisa digunakan untuk menumis sederhana. Produk penanak nasi dari Miyako ini memang sudah dikenal awet, tahan lama, dan harganya juga sangat terjangkau.

Memasak menjadi lebih praktis, hemat waktu, dan memudahkan persiapan sahur tanpa membuat dapur berantakan. Saya sering menyiapkan bahan sahur dari malam. Saat bangun sahur, tinggal menyalakan dan menunggu matang sambil membangunkan keluarga tersayang. Ramadan tetap terasa hangat tanpa harus kelelahan berlebihan, kan.

Rekomendasi Menu Sahur Praktis Enak

Kalau kamu juga sedang menyusun strategi sahur supaya tetap praktis tapi bergizi, mungkin sekarang saatnya mempertimbangkan alat masak yang bisa membantu lebih dari sekadar menanak nasi. 

Karena ketika urusan dapur jadi lebih sederhana, kita punya lebih banyak energi untuk membersamai anak-anak menjalani Ramadan dengan penuh semangat dan kebahagiaan. 

10 Rekomendasi Makanan Khas Osaka yang Harus Dicoba

Makanan Khas Osaka – Osaka dikenal sebagai “adik” dari Tokyo, karena sama-sama menjadi destinasi wisata favorit para turis. Osaka punya arsitektur yang futuristik, kehidupan malam yang seru, dan tentunya makanan khas yang lezat! Kamu akan menemukan kota yang gemerlap, menyenangkan, dan penuh keramahan.

Begitu mudah untuk temukan makanan khas Osaka yang enak tanpa merogoh kocek dalam. Meskipun harganya tidak begitu mahal, rasanya tidak boleh diragukan, lho! Tertarik kunjungi Osaka?

makanan khas tokyo

Saatnya cek harga tiket pesawat Jakarta Osaka dan segera booking untuk menghindari peak season serta keramaian. Nah, masukkan rekomendasi makanan khas Osaka berikut ini dalam itinerary-mu!

1. Jiggly Cheesecake

Saat tiba di Osaka, maka makanan khas yang harus kamu coba adalah jiggly cheesecake. Teksturnya yang lembut, kenyal, manis, dan enak menjadikannya dessert favorit warga lokal hingga para turis yang berkunjung ke Jepang. 

Jiggly cheesecake satu ini adalah karya toko Rikuro-Ojisan, asal Namba. Jika kamu mau ke toko originalnya, sebaiknya kunjungi Rikuro Namba yang dekat stasiun kereta Namba. Toko ini tidak buka cabang di luar Osaka, ya!

2. Okonomiyaki

Kamu memang bisa menemukan Okonomiyaki di Tokyo, tapi tempat lahirnya makanan ini adalah Osaka! Kamu akan menemukan banyak street food yang menjual okonomiyaki khas Osaka.

Banyak restoran juga menyajikan okonomiyaki dengan gaya teppanyaki, jadi kamu bisa memasaknya sendiri atau melihat koki memasaknya secara langsung! Beda dari jenis lainnya, okonomiyaki ini tidak menggunakan mie di lapisan bawahnya.

Jadi hanya tepung, telur, kubis, ubi, dan daging atau seafood yang dimasak hingga matang, lalu diberi saus asin manis, mayonnaise Jepang, daun bawang, dan aonori atau rumput laut kering.

3. Takoyaki

Takoyaki sudah jadi salah satu makanan asal Jepang yang menjamur di banyak daerah, termasuk di luar Jepang. Adonannya mirip dengan adonan okonomiyaki, hanya saja digoreng dalam cetakan bulat yang diisi dengan tako atau gurita.

Tekstur takoyaki yang sesungguhnya adalah garing di luar dan lembut di dalam. Takoyaki sudah menjadi salah satu menu khas street food Osaka.

4. Sushi & Sashimi

Sebagai kota pelabuhan, Osaka punya pasar ikan terbesar di Jepang, yakni Osaka Central Fish Market. Makanya, kamu wajib makan sushi dan sashimi segar saat berkunjung ke Osaka.

Dari restoran sushi yang mewah hingga pasar lokal seperti Kuramon Ichiba, kamu dapat menemukan potongan sashimi segar yang bisa langsung disantap, hingga dalam bentuk bento. Kami juga menyarankan kamu untuk menjajal pengalaman omakase di restoran sushi!

Tertarik coba omakase dan makan ikan segar di Osaka? Cek harga tiket pesawat Jakarta Osaka dan pesan sekarang juga!

Plate of fugu sashimi garnished with edible flowers on wooden background

5. Fugu (ikan buntal)

Ikan buntal atau fugu adalah ikan khas yang sering dikonsumsi sebagai sashimi di Osaka. Dulu fugu dikenal sebagai salah satu ikan beracun, tapi sejak tahun 2000, ikan buntal ini sudah bisa diolah dengan aman.

Alhasil banyak restoran yang kembali menyajikannya dan jadi tantangan sendiri untuk para turis. Salah satu restoran fugu terbesar dan terkenal di Osaka adalah Zuboraya.

Berani untuk mencobanya? Yuk, buat petualangan kuliner kamu semakin menarik dengan makan fugu langsung di Osaka!

6.  Kushikatsu

Kushikatsu adalah salah satu gorengan populer di Osaka. Banyak dijual dalam street food di sepanjang wilayah Osaka, kamu dapat menemukan daging dan sayuran goreng yang disajikan seperti sate.

Kushikatsu bisa jadi camilan selama mengelilingi berbagai tempat wisata di Osaka. Selain street food, ada juga restoran di area Shinsekai dan Tsutenkaku yang khusus menyajikan kushikatsu dari berbagai jenis sayur dan daging.

7. Yakiniku

Yakiniku berarti daging bakar, kamu dapat menemukannya di berbagai wilayah di Jepang. Namun, yang membuat yakiniku di Osaka unggul adalah mereka menjual daging sapi khas Jepang, yaitu kobe beef.

Kobe sendiri adalah kota tetangga Osaka, makanya mereka bisa mendapatkan distribusi tersebut dalam kondisi segar. Selain kobe beef, kamu juga bisa menemukan wagyu dalam yakiniku di Osaka. Seperti kushikatsu, kamu bisa menemukan yakiniku dalam bentuk sate-satean di street food atau menu restoran.

8. Horumon

Horumon adalah jenis yakiniku yang unik, karena bukan daging yang dipanggang, tapi jeroan. Hampir semua jenis jeroan masuk dalam menu Horumon, seperti usus, hati, ginjal, limpa, paru, hingga lidah hewan. Yakiniku khas Osaka tersebut dimarinasi dengan miso dan mirin, lalu disajikan di atas panggangan. Beranikah kamu mencobanya?

10 Rekomendasi Makanan Khas Osaka yang Harus Dicoba

9. Butaman

Butaman adalah bakpao daging babi yang aslinya berasal dari Tiongkok. Ada toko spesialis Butaman yang berada di Namba, yakni 551 Horai. Kami merekomendasikan kamu untuk makanan butaman sebagai camilan atau pilihan sarapan selama di Osaka.

Kamu juga bisa menemukan Butaman di minimarket seperti 7-Eleven di seluruh kota, tapi akan lebih banyak jika kamu makan Butaman yang fresh atau yang dibuat langsung.

10. Negiyaki

Negiyaki merupakan makanan lain yang disajikan dalam hot plate teppanyaki. Makanan ini bukan hanya kesukaan turis, tapi juga warga lokal. Negiyaki adalah pancake asin yang dibuat dari negi atau daun bawang Jepang dan adonan lalu digulung dan dipanggang di atas teppan atau panggangan plat besi khas Jepang.

Bahan dasar adonannya agak mirip dengan takoyaki dan okonomiyaki, bedanya saat dimasak adonan Negiyaki sudah dalam keadaan padat.

Itulah 10 makanan yang wajib kamu makan di Osaka. Siap liburan seru dan kuliner lezat di Osaka? Temukan makanan-makanan unik seperti Horumon hingga Negiyaki, atau makanan khas yang sudah banyak dikenal seperti Okonomiyaki di Osaka!

Cek harga tiket pesawat Jakarta Osaka sekarang juga dan pilih jadwal keberangkatan di luar peak season!

Makanan Jepang Favorit yang Enak dan Mudah Dibuat di Rumah

Makanan Jepang Favorit yang Enak dan Mudah Dibuat di Rumah – Restaurant Jepang tidak mudah ditemui di kota-kota kecil. Padahal kadang suka kangen dan ingin sekali menikmati masakan-masakan tersebut. Yaa…beginilah “asyik” nya hidup di kota kecil, pingin Sushi yang sesuai selera lidah saja kadang harus pergi ke kota sebelah. Hahaha.

Selain Korea, Jepang juga terkenal dengan kulinernya yang sangat menggoda lidah. Saya suka banget kuliner Jepang karena berkuah. Tidak hanya itu, yang versi barbeque juga tidak kalah menggoda. Belum lagi camilan-camilannya yang mengenyangkan. Semuanya punya rasa yang khas.

Lebih dari itu, saya suka karena makanan Jepang ini sangat mudah dibuat di rumah. Terlebih jajanan seperti Kue Mochi dan Takoyaki yang menjadi jajanan favorit anak-anak kami. Semua mudah dibuat sekalipun kita tidak bisa memasak. 😀

Saking senengnya dengan Mochi, Kecemut sering banget bikin Mochi a la- a la, gitu. Dia enjoy banget bikinnya karena bahan-bahannya mudah didapatkan dan membuatnya pun sangat mudah. Pokoknya definisi jajanan sehat, sat set, dan bikin perut kenyang. Nah, berikut ini adalah makanan Jepang favorit kami yang enak dan mudah dibuat di rumah.

Ramen.

Siapa yang tidak kenal dengan Ramen, makanan khas Jepang berupa mie berkuah. Mulai dari anak-anak sampai orang tua, banyak yang menyukainya. Harganya pun sangat terjangkau. Satu porsi Ramen, bisa buat beberapa orang. Iya, banyak restaurant yang menyediakan paket Ramen porsi jumbo. Bisa buat berdua, bertiga, pokoknya dimakan ramai-ramai.

ramen

Ramen ini berasal dari Tiongkok dan diperkirakan masuk ke Jepang pada tahun 1910. Ramen memiliki banyak variasi, seperti jenis kuah, bumbu, dan topping. Meskipun wujudnya seperti mie pada umumnya, tapi bumbu Ramen ini sangat khas. Kuahnya gurih banget san mienya pun kenyal. Saya paling suka Miso Ramen atau Ramen dengan kuah Miso dengan topping telur rebus, nori, irisan daging, dan daun bawang.

Untuk membuat Ramen di rumah, kita cukup beli Mie Instan Ramen, terus bikin telur rebus. Yaa…namanya Ramen a la rumahan, terpenting terasa kuah ramennya, ya. Hahaha.

Suki.

Berbeda dengan ramen, kalau mau bikin Suki di rumah cukup butuh perjuangan. Kita bisa beli bahan-bahannya terlebih dahulu karena tidak bisa dibuat secara instant. Hahaha. Untuk Sukiyaki ini isi-nya bisa disesuaikan dengan selera. Bahan-bahan seperti Jamur Enoki tidak mudah didapatkan, bisa lah diganti dengan bahan lain, ya.

Suki adalah makanan rebusan khas Jepang yang terbuat dari daging, sayuran, dan tahu yang dimasak dalam panci berisi kaldu.

Takoyaki.

Siapa yang kalau liat Takoyaki pasti pingin beli? Tentu anak-anak ya, Bun. Saat pulang sekolah, mereka mampir ke deretan jajanan yang salah satunya ada Takoyaki.

Takoyaki adalah camilan khas Jepang berbentuk bola-bola kecil yang terbuat dari adonan tepung dengan isian potongan gurita. Tetapi kalau di tempat tinggal saya, rata-rata isiannya adalah sosis atau bakso yang potong kecil-kecil banget. Hihihi.

Takoyaki ini disajikan dengan saus khas, mayones, dan taburan bonito flakes yang bikin rasanya makin nikmat. Jajanan khas Jepang ini sangat mudah dibuat di rumah asalkan kita punya alatnya. 😉

Wagyu.

Ini paling favorit. Kalau masuk restaurant Jepang yang ada di kota-kota besar, saya pasti mencari Wagyu. Yaa…kapan lagi bisa makan Wagyu yang bener-bener Wagyu, ya. Eh, maksudnya kalau ke rumah makan Jepang yang ada di sini, saya suka tidak yakin kalau daging sapinya itu betul-betul yang Sapi Wagyu atau bukan. Hahaha.

wagyu

Menurut Wikipedia, Wagyu mengacu pada beberapa ras sapi dari Jepang. Satu ras di antaranya memiliki kecenderungan genetik berupa pemarmeran tinggi dan memproduksi lemak tak jenuh berminyak dalam jumlah besar. Sapi wagyu terkenal karena pola marmer pada dagingnya dan kualitasnya.

Omong-omong, apa menu makanan Jepang Favorit teman-teman, nih?

Restoran Vegan Terbaik di Bali untuk Para Foodie, Dijamin Enak!

Restoran Vegan Terbaik di Bali – Selain menjadi salah satu pusat wisata dunia, Bali juga memiliki daya tarik kuliner yang memikat bagi para vegan. Banyak restoran vegan populer yang menyajikan makanan lezat dan sehat ada di Bali. Pulau ini memiliki banyak restoran vegan yang menyajikan hidangan yang inovatif dan organik, dengan bahan-bahan segar yang diperoleh dari petani lokal. Ada banyak sekali restoran vegan yang bisa kamu coba saat berlibur ke Bali, selain menawarkan aneka menu, resto-resto ini juga menawarkan kemudahan transaksi dengan QRIS.

Jika kamu termasuk seorang vegan yang hanya mengkonsumsi produk dari nabati atau tumbuhan, maka wajib mengunjungi restoran vegan di Bali. Kamu akan merasakan sensasi lain mengonsumsi menu vegan terbaik dengan citarasa lezat yang jarang kamu temukan di rumah. Berikut ini rekomendasi restoran vegetarian di Bali yang wajib dicoba saat berwisata ke Bali.

QRIS

Inilah Restoran Vegan Terbaik di Bali untuk Para Foodie.

Bagi vegan memang harus teliti dalam memilih restoran. Harus benar-benar memilih resto yang meyakinkan dan menyediakan menu-menu khusus vegetarian yang memenuhi pantangan terhadap makanan berbahan hewani. Di Bali telah banyak restoran vegan yang bisa dijadikan tujuan makan selama liburan, misalnya saja seperti di bawah ini:

1. The Shady Shack.

Salah satu restoran vegan terkenal yang bisa kamu kunjungi adalah The Shady Shack. Restoran ini menyajikan menu vegan, gluten free bahkan dairy free. Kamu bisa menyesuaikan menu yang kamu pilih dengan jenis vegetarian yang kamu anut. Temukan makanan enak dan sehat di restoran yang terletak di Jl. Tanah Barak No, 57, Kuta Utara ini.

2. Bella by Sage.

Restoran ini menyajikan sajian vegan ala western seperti burger, spaghetti, pizza dan sebagainya. Semua makanan dibuat dengan menggunakan bahan sayur mayur yang disulap menjadi sajian cantik ala eropa. Dengan melihatnya saja akan membangkitkan nafsu makan. Makan di sini terasa makan di luar negeri, karena desain interiornya dibuat khas Italia. Jadi jangan lupa mampir ke resto yang letaknya di Jl. Penestanan, Sayan, ubud.

3. Sayuri Healing Food.

Di Sayuri Healing Food kamu akan merasakan suasana rumah yang penuh dengan kedamaian dan rasa kekeluargaan. Kamu bisa menikmati makanan fresh bersama teman-teman sesama vegan di sini. Bahkan bisa melakukan pembayaran dengan mudah menggunakan QRIS. Berbagai makanan vegan seperti Savory Bowl with Tempe, Raw Lasagna, Vegan Waffle bisa kamu temukan di restoran yang berlokasi di Jl. Sukma Kesuma Bo 2. Ubud.

4. The Seeds of Life.

Di restoran ini kamu juga bisa mendetoksifikasi tubuh dengan mengonsumsi makanan minuman yang menyehatkan dibuat dari bahan-bahan alami. Coba saja stir not fry with tempe, yang sebenarnya merupakan nasi dari kembang kol yang dicampur sayuran lalu disajikan dengan tempe. Ada juga pizza dengan berbagai topping seperti avocado, pesto, tomato hummus dan lain sebagainya. Lokasi restoran berada di Jl. Gootama, Ubud.

The Seeds of Life

5. Alchemy.

Setelah lelah berwisata memutari ubud, saatnya kamu mengisi perut dengan menyantap makanan di Alchemy Ubud. Kamu bisa menikmati berbagai jenis jus yang lezat yang dibuat dari bahan-bahan segar. Selain itu disajikan juga menu vegetarian seperti mushroom pizza, raw vegan ice cream, Vietnamese Spring Rolls dan sebagainya yang wajib kamu coba. 

6. Moksa Ubud.

Restoran ini letaknya tak jauh dari monkey forest ubud, makan di sini akan lebih terasa veggie. Menu yang disajikan segar ditambah dekorasi yang cantik dengan tatanan yang rapi membuat setiap sajian tampak lebih estetik. Kualitas kesegarannya tidak perlu diragukan karena penyajiannya sangat memperhatikan kualitas makanan.

7. Soul in a Bowl.

Dapatkan smoothies ala mediterania yang segar dan disajikan di bowl dari kelapa. Restoran ini menyediakan plant based food yang sehat dan pasti cocok buat vegan. Suasana restoran yang nyaman dan hommy akan membuatmu nyaman berada di sini. Nuansa vintage dan dominasi perabotan kau akan kamu temukan di restoran yang beralamat di Jl Danau Tamblingan, Sanur ini.

8. Bali Buda Renon.

Restoran ini menyediakan menu makanan berbahan dasar sayur dan buah-buahan segar. Selain segar bisa dipastikan bahan yang digunakan bebas pestisida alias organik. Desain eksterior dan interior restoran tampak asri dengan hiasan dinding berupa tanaman hijau. Selain makan di tempat, kamu juga bisa membeli bahan makanan di sini dan mencoba resepnya di rumah. Restoran ini terletak di Jl Raya Puputan Denpasar Timur.

Itulah beberapa rekomendasi restoran di Bali yang menyediakan menu vegetarian cocok untuk kamu para vegan. Jadi tidak perlu khawatir lagi saat berada di Bali karena ada banyak restoran vegan friendly yang bisa dikunjungi. Menu-menu yang disajikan juga bervariasi dan terbuat dari sayur dan buah lokal hasil bumi Bali. Hal ini sangat menyenangkan bagi vegan, kamu bisa mendapatkan makanan vegan yang sehat dengan harga bersahabat.

Makan Kenyang, Bayar Gampang Pakai QRIS!

Akan lebih menyenangkan lagi jika kamu melakukan pembayaran makanan vegetarian menggunakan digibank QRIS. Cara pakai QRIS yang mudah membuat pembayaran menjadi sat set nggak pakai lama saat membayar bill tagihan makan.

Pembayaran menggunakan digibank QRIS memang sangat menarik, karena menawarkan banyak kemudahan. Kamu tidak perlu lagi repot mengambil uang di bank atau membawa cash dalam jumlah besar saat berada di Bali. Tertarik untuk mulai menggunakannya? Dapatkan informasi tentang aplikasi dan layanan hanya di sini

sumber gambar: https://www.theseedsoflife.net/ dan freepik.com.

Takjil Ramadan Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci

Takjil Ramadan Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci – Halohai, Temankuh! Ramadan tahun ini, aku beberapa sempat berusaha meluruskan niat anak-anak ketika belajar berpuasa dan ikut menjalankan kegiatan dan juga amalan di bulan suci Ramadan. Salah satunya yaitu saat mereka mengikuti kegiatan pengajian bakda Ashar.

Di desa tempat aku tinggal, ada satu masjid yang setiap harinya mengadakan kegiatan pengajian. Waktunya bakda Ashar dan cukup panjang. Ini bukan kultum, ya. Tapi materinya adalah kajian yang disampaikan oleh beberapa Ustadz dan Ustadzah yang aktif mengajar di TPQ.

Anak-anak kami termasuk yang aktif mengikuti kegiatan kajian tersebut, khususnya Kecemut. Hampir setiap hari dia mengikutinya bersama dengan bestienya. Sayangya, dia belum fokus mengikuti kajian karena setiap kali aku tanya tentang materi yang disampaikan pasti ketawa dowang. Yang dia fokuskan baru takjil yang melimpah di masjid. Ini nggak perlu ditanyakan pasti dia cerita kalau di masjid baru makan takjil ini itu, enak, enak banget, dan nikmat. Kadang aku sampai dibawain takjilnya, lho. 😆

Takjil Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci Ramadan

“Bun, aku mau ikut pengajian dulu di masjid, ya. Aku pulang setelah Maghrib, soalnya mau makan takjil dulu di sana. Suka banget ikut ngaji soalnya banyak banget takjil.” Ucapnya saat dia berpamitan ke pengajian.

Mengenal Apa Itu Takjil?

Takjil adalah hidangan ringan atau minuman yang disiapkan khusus untuk berbuka puasa di bulan Ramadan. Kata “takjil” berasal dari bahasa Arab yang berarti “mempercepat” atau “memburu”. Tradisi ini dimaksudkan untuk memuaskan rasa lapar dan haus setelah seharian menahan diri dari makan dan minum. Nggak heran kalau ada istilah berburu takjil atau war takjil, ya. 😆

Ragam Takjil yang Lebih dari Sekadar Hidangan.

Takjil datang dalam berbagai bentuk dan rasa, mencerminkan kekayaan budaya dan kebiasaan kuliner masyarakat Muslim di seluruh dunia. Di Indonesia, misalnya, takjil bisa berupa kurma, kolak, atau sup buah. Aku sudah menuliskannya tentang jajanan khas Ramadan yang juga menjadi bagian dari Takjil. Selain jajanan tersebut, banyak juga yang memilih aneka gorengan sebagai takjil, lho. Gurih-gurih bikin nagih. 😆

FYI, di negara-negara Timur Tengah, takjil sering kali berupa kurma segar dan beragam hidangan penutup seperti baklava atau kue kering yang kaya akan rempah-rempah. Sementara itu, di negara-negara Asia Selatan, takjil biasanya terdiri dari makanan manis seperti jalebi (kue berbentuk spiral yang digoreng dan direndam dalam sirup gula) atau samosa.

Takjil Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci Ramadan.

Banyaknya ragam takjil yang dijual di pasaran menjadi daya tarik di bulan Ramadan. Kita sering menyempatkan waktu untuk membuat takjil home made karena merasa lebih semangat jika ada takjil sebagai pembuka puasa. Lebih dari itu, ada yang lebih sering keluar rumah hanya untuk membeli takjil. Rasa-rasanya ada yang kurang buka puasa tanpa takjil, ya.

Meskipun takjil menjadi hidangan yang dapat memuaskan rasa lapar setelah berpuasa, tradisi ini juga memiliki makna yang lebih dalam. Berbagi takjil dengan orang lain, baik keluarga, tetangga, atau bahkan orang asing, adalah bagian penting dari budaya Ramadan. Ini adalah waktu untuk memperluas kebaikan, solidaritas, dan kasih sayang kepada sesama.

Aku tetap merasa bahagia ketika anak-anak pergi ke masjid nggak hanya mengaji, tapi juga ingin menikmati takjil berasama banyak orang. Lebih nikmat, katanya. Benar saja, karena kadang ada beberapa menu takjil yang mereka malas makan ketika tersedia di rumah, tapi tetap menyantapnya ketika di masjid. Bakwan sayur, misalnya.

Ketika aku membuat bakwan sayur, mereka hanya mengambil satu atau maksimal dua saja untuk dimakan. Namun ketika di masjid ada takjil aneka gorengan, mereka bisa makan lebih dari dua. Tahu isi sayur yang biasanya mereka malas makan, di masjid bisa menikmatinya. Begitu pun dengan Es Buah. Mereka lebih suka Sup Buah karena Es Buah ini kan banyak isinya seperti kolang kaling, rumput laut, cincau, dll. Sungguh itu menjadi daya tarik yang luar biasa, bukan.

Teman-teman pasti punya menu takjil favorit, kan? Yuk, bagikan menu takjil yang menjadi daya tarik di bulan Ramadan!

Jajanan Khas Ramadan yang Cocok Buat Teman Berbuka

Jajanan Khas Ramadan – Halohai, Temankuh. Siapa di sini yang masih suka kalap makan jajanan saat buka puasa, nih? 😆 Banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan, kadang membuat kita kalap mengantongi banyak jajanan untuk berbuka puasa. Apalagi kalau di tempat tinggal kita ada Pasar Ramadan, semakin semangat buat berburu jajanan di sana.

Tahun ini, di tempat aku tinggal mengadakan Pasar Ramadan. Lokasinya dekat dengan alun-alun kota Banjarnegara, tepatnya berada di sepanjang Jl. Dipayuda. Pukul 14.00 WIB, pasar ini sudah mulai ramai pengunjung karena di sini selain jajan khas ramadan terdapat juga beragam menu masakan. Cocok banget buat para ibu bekerja yang merasa nggak sempat memasak karena pulang kerja sudah terlalu sore.

Selain di pasar ramadan yang berada di kota, aku juga kerap melihat banyak pedagang kaki lima dadakan yang berjejeran di pinggir jalan masuk pedesaan. Sama halnya dengan pasar ramadan, pedagang ini pun menawarkan aneka sayuran dan juga aneka ragam jajanan yang bisa kita beli dengan harga lebih terjangkau dari pada di pasar ramadan.

Arti Penting Jajanan Khas Ramadan.

Jajanan khas Ramadan nggak hanya menggoda lidah, tetapi juga memiliki makna dan nilai budaya yang dalam bagi umat Muslim. Yaps, tradisi berbuka puasa bersama keluarga dan teman-teman sambil menikmati jajanan dapat mempererat hubungan dan memperkuat rasa kebersamaan.

Selain itu, jajanan khas bulan suci ini juga memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha kuliner lokal untuk meningkatkan pendapatannya selama bulan suci ini. Seperti yang sudah aku tulis di atas, banyak pedagang kaki lima dadakan saat bulan Ramadan. Mereka berjualan untuk mencari nafkah. Pada akhirnya, pasar kuliner ini dapat mendukung perekonomian lokal.

Jajanan Khas Ramadan yang Cocok Buat Teman Berbuka.

Selama bulan suci Ramadan, meja makan nggak hanya berisi menu masakan saja, tetapi juga diisi dengan berbagai macam jajanan yang pastinya menggoda selera. Berikut ini aku bagikan jajanan khas Ramadan yang cocok buat teman berbuka.

1. Kurma.

Kurma menjadi jajanan ikonik di bulan suci Ramadan. Stok buah ini banyak bertebaran hanya di bulan Ramadan. Pada hari-hari biasa, buah ini sangat langka di pasaran khususnya di tempat tinggalku, Banjarnegara. Makanya, saat sudah mulai bertebaran kurma, berarti Ramadan hampir tiba.

Jajanan khas Ramadan yang satu ini cocok buat teman berbuka karena kandungan dalam buah kurma dapat mengembalikan energi dan mengganti elektrolit yang hilang selama berpuasa.

2. Kolak.

Kolak telah dikenal sebagai makanan penutup khas Indonesia yang berbahan dasar gula aren atau gula kelapa, dan santan. Namun di bulan Ramadan, kolak menjadi menu pembuka saat waktu buka puasa tiba dan ini sudah menjadi kebiasaan. Malah terasa aneh rasanya ketika menyantap kolak setelah makan. 😆

Kolak menjadi salah satu jajanan khas Ramadan. Mana ada orang menjual Kolak di hari-hari biasa, ya. Meskipun ada, sudah pasti sangat jarang karena kebiasaan kita makan kolak hanya di bulan Ramadan.

Btw, kami termasuk keluarga yang doyan banget kolak atau kolek. Hanya saja, kami menggunakan gula aren saja untuk membuatnya, tanpa santan dan tanpa campuran gula pasir. Rasanya lebih legit dan yang pasti tenggorokan dan perut tetap aman.

3. Sup Buah.

Selain air putih, Kolak dan Sup Buah menjadi menu pembuka saat adzan maghrib berkumandang. Dua menu ini sama-sama manis, hanya saja Kolak ini manisnya legit, sedangkan Sup Buah manisnya segar. Aku membuatnya secara bergantian supaya lebih bervariasi. Pun dengan isi sup buah, selau berganti-ganti supaya nggak bosan.

Buah yang sering aku campurkan ke dalam sup buah diantaranya yaitu Semangka, Bengkoang, Buah Naga, Melon, Apel, dan masih banyak lagi. Aku suka banget buah naga merah karena kaya akan vitamin C dan senyawa antioksidan yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh serta melawan kuman penyebab infeksi. Cocok buat teman bukan, kan?

4. Klepon.

Saat aku masih kecil, Ibuku sering membuat Klepon yang merupakan kue jajanan pasar untuk menu buka puasa. Meskipun di pasar banyak penjual Klepon, tapi Ibuku tetap kekeuh membuat sendiri karena rasa, aroma dan teksturnya terasa lebih lembut, kenyal. Lagi pula kalau beli di pasar kadang buat buka sore hari sudah nggak fresh, bahkan kadang sudah basi.

Kue tradisional khas Indonesia yang berbahan dasar tepung ketan dan berwarna hijau menjadi kue tradisional semua kalangan termasuk anak-anak. Yaps, anak-anak suka Klepon karena di dalamnya ada gula merah cair. Makan Klepon berasa ada sensainya, gitu. Klepon sangat aman buat teman berbuka puasa karena selain dapat mengenyangkan juga banyak memberikan manfaat. Salah satunya yaitu membantu menangkal radikal bebas.

Jajanan Khas Ramadan

Pilih Jajanan Khas Ramadan yang Menyehatkan. 

Meskipun jajanan khas Ramadan begitu menggugah selera, penting bagi umat Muslim untuk tetap menjaga kesehatan selama bulan puasa ini. Konsumsi makanan yang seimbang dan bergizi penting untuk menjaga energi dan kesehatan tubuh selama berpuasa.

Pilih jajanan Ramadan yang menyehatkan. Hindari makanan yang tidak segar atau telah terpapar debu atau kotoran. Jangan lupa untuk mengonsumsi buah-buahan, sayuran, protein, dan karbohidrat kompleks merupakan bagian penting dari pola makan yang sehat selama Ramadan.

By the way, apa jajanan khas Ramadan favorit kalian, nih? Teman-teman boleh banget membagikan rekomendasi jajajan khas Ramadan di kolom komentar, ya. 😉

Inilah Aksi Koki Cilik dalam Membuat Dessert Mandiri

Inilah Aksi Koki Cilik dalam Membuat Dessert Mandiri – Mempunyai anak yang hobi membantu pekerjaan dapur memang sangat menyenangkan. Aku punya pengalaman seru saat kedua anakku ramai-ramai di dapur membantu pekerjaanku sebagai Ibu rumah tangga.

Pagi itu, aku sedang masak untuk sarapan anak-anak dan juga suami. Tiba-tiba Wita minta dimasakkin nasi goreng dan Wildan minta dibuatkan roti bakar. Tentu saja aku enggak bisa melayani keinginan mereka dengan cepat, dong. Tapi karena aku tahu anak perempuanku ini mulai bisa diandalkan untuk urusan bumbu dapur, aku pun minta tolong untuk mengupas bawang putih dan juga bawang merah.

“Sini, Bu. Aku bantu kupas bawangnya. Aku kan calon Chef!”

Kiw kiw…! Iya, sih, dia emang lumayan jago mengupas bawang. Aku kasih beberapa biji, bisa diselesaikan tanpa mengeluh. Cuma yang bikin dia agak kesal, tuh, karena Mamas ingin ikut kupasin bawang, enggak dibolehin, tapi tetap memaksa. Ah…seru banget melihat mereka kejar-kerjaan di dapur karena rebutan bawang putih.

Tuang ke cup bergilir...
Tuang ke cup bergilir…

Eits, tapi dengan keinginannya menjadi Chef, aku baru tahu. 😆 Biasanya yang selalu kami obrolkan untuk cita-cita, tuh, antara Pramugari dan Guru. Ternyata setelah aku tanya dan ngobrol-ngobrol sambil lanjut masak, dia memang belum lama ini ingin menjadi Chef bersama bestienya. Bisa, gitu, janjian buat cita-cita. 😛

Pertama Kali Bikin Dessert Bereng Bestie.

Saking penasarannya dengan kesamaan atau bahkan kekompakan cita-cita Wita dengan bestienya, aku mengajak mereka membuat dessert. Nah, karena kegiatan ini untuk pertama kalinya untuk mereka, jadi bikin dessert atau hidangan penutup yang paling mudah yaitu puding coklat. 😀

Membuat Puding Coklat
Membuat Puding Coklat Bareng Bestie…

Aku pernah menulis momen mereka bikin puding coklat di blog CERIS Family dengan judul membuat puding coklat enak a la koki kecil. Keisha, nama bestienya. Saat itu ada Al yang juga ikut gabung membuat puding. Dari yang tadinya hanya berdua, menjadi bertiga, lanjut berempat ditambah Wildan.

Suasana dapur menjadi sangat ramai dan sesekali mereka ribut kecil karena semuanya ingin mencoba mengaduk puding yang masih dimasak. Aku melihat dari kejauhan rasanya bahagia banget. Melihat sambil mengingatkan mereka kalau lagi pada sikut-sikutan, gitu. 😆

Setelah untuk pertama kalinya berhasil membuat dessert dan hasilnya enak banget, mereka minta untuk mencoba bikin dessert lagi. Melihat semangat mereka yang begitu tinggi, sudah pasti aku enggak bisa menolak, dong. Akhirnya kegiatan di dapur ini pun menjadi agenda bulanan. Ya…meskipun kadang enggak bareng bestienya, Wita sangat menikmati saat bikin dessert atau camilan. Ah…jangan-jangan memang niatnya menjadi Chef bukan isapan jempol belaka, nih. 😆

Inspirasi Dessert dalam Sebuah Games. 

Semenjak suka bikin dessert, Wita rajin membagikan Video TikTok (VT) yang isinya resep-resep camilan, masakan, dan tentu aneka macam dessert. Namun VT dan Video Instagram yang berisi resep kudapan bukan menjadi satu-satunya channel yang bisa buat referensi bikin dessert. Masih ada satu rujukan lagi yang bisa bikin anak-anak semakin betah dan semangat membuat jajan, yaitu dengan memainkan games di website https://www.culinaryschools.org/kids-games/.

Yups! Ada banyak banget referensi games baik untuk anak-anak maupun dewasa dengan topik kuliner. Saking banyaknya, kadang setiap hari mencoba games baru. Berikut ada dua games dengan topik dessert yang sedang dimainkan Wita.

1. Ice-O-Matik.

Sebagaian besar anak-anak pasti suka Es. Mau dalam bentuk apa saja, mulai dari Es Doger, Es Puter, sampai Es yang punya beragam pilihan yaitu Es Krim. Hidangan penutup seperti Ice Cream ini banyak dipilih anak-anak karena selain segar juga menjadi salah satu jajan favorit mereka.

Makanya, saat anak-anak memainkan games Ice-O-Matik ini, mereka akan merasa bahagia dan punya gambaran aneka rasa cream. Cara memainkan permainan ini sangat mudah. Iya, pemain diminta mengoperasikan mesin penjual es krim untuk mencocokkan permintaan pelanggan dengan menempatkan bahan-bahan yang benar dalam urutan yang benar. Aku berasama Wita sudah mencobanya, lho. Berikut cara memainkan gamesnya!

Aksi Koki Cilik dalam Membuat Dessert Mandiri
Permainan Ice-O-Matik…

Mengawali permainan, kita harus melihat Ice Cream yang ada di samping pelanggan. Kemudian, kita mulai memainkan, menyusun Ice Cream mulai dari kerucut atau cangkir dan lanjutkan ke atas. Setelah susunan Ice Cream yang ada di mesin sudah sama dengan yang tertera pada kotak pesanan pelanggan, kita lanjut membayar dengan klik tombol $ atau Dolar.

Lakukan hal yang sama untuk mendapatkan penghasilan maksimal supaya dapat melanjutkan ke level berikutnya. Saat melanjutkan permainan, kamu akan mendapatkan lebih banyak bahan dan harus membuat makanan penutup yang lebih kompleks. Permainan ini membutuhkan kecepatan dalam mengambil bahan Ice, dan harus fokus pada warna sesuai pilihan pelanggan, cocok untuk anak kelas dua sampai empat.

Ada juga versi kedua dari permainan ini, lho. Tapi enggak lagi menggunakan Dolar, melainkan Pound. Yuk, cobain! Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan misi yaitu 1 menit 30 detik/level.

2. Cake Design.

Dessert yang satu ini cocok banget untuk dibuat bersama anak-anak. Wita lagi suka banget bikin cake atau kue yang berbahan dasar dari oreo. Lagi-lagi karena dia sering melihat video bersliweran di YouTube Short atau TikTok.

Nah, pada game cake design, pemain akan diminta untuk membuat desain sesuai dengan pesanan pelanggan. Lalu, bagaimana caranya? Baca tulisan bagian ini sampai selesai karena aku juga sudah mencoba memainkan gamenya yang hanya diberi waktu 1 menit.

Jadi, pembuat roti membuat kue sesuai keinginan pelanggan termasuk jenis adonan, bentuk, lapisan, isian, frosting, topping, dan topper. Tantangannya, pembuat roti harus cermat dengan warna yang akan dipilih supaya sesuai dengan keinginan pelanggan. Uniknya, nih, kalau pembuat roti memakan waktu terlalu lama atau membuat kesalahan dengan salah satu bahannya, pelanggan akan keluar dengan marah.

Sebagai catatan, jika bahan yang diambil sudah benar, jangan lupa klik tanda centang supaya dapat meneruskan proses berikutnya yang tentunya dengan bahan yang berbeda sampai akhirnya nanti selesai sesuai dengan keinginan pelanggan.

review www.culinaryschools.org
Cake Design….

Game ini lebih mudah dimainkan dengan target sentuh yang diketuk dibandingkan dengan mouse di monitor yang lebih besar karena memerlukan penyelesaian tugas dengan cukup cepat untuk menyenangkan pelanggan. Ingat, setiap bahan yang ditambahkan memerlukan klik pada tanda centang lagi setelah ditambahkan untuk mengonfirmasinya. Permainan ini berjalan agak cepat. Cocok untuk kelas tiga hingga enam.

Belajar Menjadi Chef Profesional di Culinaryschools.org.

Mempunyai cita-cita sebagai Koki atau Chef Profesional adalah sebuah perjalanan yang membutuhkan dedikasi, keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman. Makanya, untuk mendapatkan goal atas cita-cita tersebut harus belajar dengan sungguh-sungguh di tempat yang tepat.

Ada banyak tempat yang dapat digunakan untuk belajar menjadi Chef. Kamu bisa melihatnya melalui situs web https://www.culinaryschools.org/, ada lebih dari 50 sekolah yang siap menjadikan kamu sebagai Chef Profesional. Siitus web tersebut terkenal dalam membantu pelajar kuliner menemukan sekolah dan jalur karier yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka.

Website tersebut selain memberikan informasi mengenai sekolah kuliner juga menyoroti dan mengulas semua jenis sekolah memasak, sekolah koki yang dapat diikuti dengan pelatihan dan bimbingan yang memungkinkan kamu melangkah dengan percaya diri ke dunia seni kuliner.

Yuk, cari tahu sekolah kuliner dan jangan lupa untuk mencoba memainkan games serunya supaya semakin banyak ide saat nanti menjadi Koki. 😉

Review Hoos Steak and Grill Banjarnegara

Review Hoos Steak and Grill Banjarnegara – Hello, Steak Lovers! Ini kali pertama aku mengajak Wildan makan steak. Kadang, tuh, aku ingin sekadar tahu reaksi anak-anak ketika diajak makan di luar dengan mencoba menu makanan baru bagi mereka atau makanan yang belum pernah aku masakkan untuk mereka. Salah satunya adalah Steak. 😆

Restoran yang menawarkan menu Steak di Banjarnegara bisa dibilang enggak terlalu banyak. Yang baru aku tahu, ada Mamoo Steak, Kedai Woelong, dan Go Steak. Nah, kebetulan ada restoran baru yang menawarkan menu makanan Steak dan mengklaim sebagai Rumah Steak, aku pun tertarik ingin mencobanya.

Hoos Steak, namanya. Aku tahu ada restoran spesialis steak ini karena saat keluar dari warung makan seafood yang ada di depan Hoos Steak, kok sepertinya menarik. Akhirnya mumpung akhir pekan, aku mengajak suami dan anak-anak untuk makan siang di Hoos Steak.

rumah makan steak di banjarnegara

Yuk, langsung saja mulai review Hoos Steak And Grill Banjarnegara!

Tempat.

Hoos Steak & Grill adalah Restoran yang menyediakan beragam menu steak dan banyak pilihan menu lain juga yang jarang ditemukan di Banjarnegara. Kalau enggak salah ingat, mungkin kali ketiga aku mengunjungi Hoos Steak. Terakhir berkunjung pada awal tahun 2023. Belum lama, ya. Tempatnya enggak begitu luas, tapi nyaman banget karena bersih dan juga rapi. Di sini menyediakan dua pilihan area tempat duduk yaitu lesehan dan duduk di kursi. Menurutku, keduanya sama-sama nyaman. Tinggal pilih. 😉

Konsep restorannya minimalis dan estetik. Duduk lesehan atau di kursi langsung ambil pose dan foto saja sudah cakep banget, nih. 😆 Didukung dengan ornamen interior yang cakep, suasana di dalam restoran pun bikin betah.

Menu & Harga.

Menu utama di sini tentu adalah Steak. Aku pun penasran dengan steaknya, dong. Makanya pas ke sini aku memesan menu grill steak niatnya untuk Wildan yaitu Tenderloin Lokal Grill dengan porsi medium harga Rp 39 ribu. Kemudian, Wita memesan Spaghetty Bolognesse harga Rp 27 ribu/porsi. Lalu, aku memesan Nasi Sapi Lada Hitam Rp 30 ribu/porsi. Terkhir, suami aku pesankan Crispy Steak yaitu Chicken Cordon Bleu BBQ Sauce harga Rp 36 ribu/porsi.

Review Hoos Steak Banjarnegara

Untuk menu minumnya, kami memesan Es Teh (6k), Es Jeruk (10k), Oreo dan Coklat masing-masing harganya Rp 18 ribu. Di sini juga menyediakan beragam camilan, dessert, burger, tortilla, nasi goreng, sandwich, zupa soup, dan masih banyak lagi. Menunya lengkap banget dan jarang pula ditemui di kota kelahiranku ini. 😆 Buat yang mau tahu menu selengkapnya boleh klik daftar menu, ya.

Pelayanan Hoos Steak and Grill Banjarnegara.

Saat kami mengunjungi Hoos Steak, kebetulan sedang enggak ada pelanggan. Baru sela beberapa menit kami memesan menu, ada beberapa pengunjung yang datang. Menurutku layanan pesan makanan ini cukup lama. Apalagi steaknya, datang paling akhir. Mungkin hati-hati banget masaknya untuk menjaga kualitas steaknya kalik, ya. Hahaha.

Beruntungnya waitersnya ramah dan sopan. Jadi enggak tega rasanya mau pasang wajah mau bad mood. 😛 Sayangnya, belum banyak yang memberikan review kepada Hoos Steak di Google Review. Baru ada sekitar 20an orang yang memberikan ulasan. Padahal menurutku restoran ini bisa dijadikan rekomendasi untuk menu Steak di Banjarnegara, lho.

Btw, di sini transaksi pembayarannya baru bisa menggunakan uang tunai. Pembayaran non-tunai seperti ATM atau QRIS belum tersedia. Pembayaran akan cepat karena sebelumnya sudah dilakukan rekap total pembayaran melalui aplikasi dan pengunjung dapat mengecek ulang melalui print out struk.

menu dan harga hoss steak

Rasa.

Secara keseluruhan, aku cukup puas dengan menu pesananku. Hanya saja yang bikin gagal kurang menikmati,tuh, karena aku merasa nasinya agak keras. Punya suami juga, matangnya belum sempurna banget. Aku nyobain steaknya Wildan, empuk dan bumbunya meresap. Sayang banget dia enggak doyan, Gengs! Yaudah, disantap Ibun. 😆 Untuk sphagetty-nya, jujurly enak banget! Sepadan dengan harganya. 😛

Rating rasa menu secara keseluruhan, aku berikan 4.5/5 karena nasinya kurang pulen. Ini bukan kali pertama aku pesan menu makan yang ada nasinya terus agak keras, ya. Pas baru pertama kali ke sini pun.

Fasilitas.

Sebagian besar fasilitas umum untuk pelanggan belum tersedia lengkap. Baru ada beberapa saja, diantaranya yaitu:

  • Akses atau jalan menuju Hoos Steak sangat mudah dijangkau karena lokasinya berada di tepi jalan raya utama.
  • Area parkir enggak begitu luas. Itu pun baru tersedia untuk parkir sepeda motor di sebelah timur restoran. Mungkin kapasitasnya bisa sampai 15 motor. Selebihnya, harus parkir mepet dengan jalan raya. Dan tentu itu sangat membahayakan. Termasuk parkir untuk mobil.
  • Terdapat kursi makan untuk bayi atau high chair dari material kayu.
  • Tersedia toilet untuk umum.
  • Tempat cuci tangan lengkap dengan hand wash.

Di sini aku susah mendapatkan tempat sampah. Mungkin hanya disediakan di luar saja karena tempatnya memang minimalis.

Hoos Steak Banjarnegara

 

Jam Buka Hoos Steak and Grill Banjarnegara.

Rumah Steak dibuka setiap hari. Pada hari Sabtu-Kamis buka mulai pukul 11.00 WIB – pukul 22.00 WIB. Sedangkan pada hari Jum’at baru dibuka mulai pukul 13.00 WIB – 21.00 WIB. Untuk mendapatkan informasi jam buka, kalian juga bisa langsung menghubungi nomor 081329595521 atau DM melalui akun Instagram @hoossteak.id.

FYI, menu-menu di Hoos Steak tersedia juga di GrabFood, lho. Jadi, buat kalian yang lagi mager keluar rumah tapi pingin makan Steak, boleh order secara online.

Lokasi.

Berlokasi di tepi jalan raya, Hoosteak sangat mudah ditemukan. Tepatnya beralamat di Jl. Mayjend Soetojo, Krandegan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Kurang lebih 1 km dari alun-alun Banjarnegara. Termasuk masih di tengah kota lah, ya. Lebih akuratnya cek di Google Maps saja, ya! ????

Aku mencoba telusuri Google Review untuk Hoos Steak Banjarnegara, restoran ini secara keseluruhan mendapatkan rating 4.6. Dua puluh sekian Local Guide rata-rata memberikan rating bintang 4 dan 5. Aku beri rating 4 buat Hoos Steak Banjarnegara. Semoga semakin ramai pengunjung, ya! Soalnya steaknya enak banget. 😛

Omong-omong, apa menu favorit kalian kalau datang ke restoran Steak? Boleh tahu, dong! 😆

Review Agrotera Banjarnegara: Resto & Garden

Review Agrotera Banjarnegara: Resto & Garden – Senang sekali rasanya pas dapat rekomendasi tempat makan yang konsepnya resto dan garden. Terbayang ademnya suasana di dalam resto karena viewnya pasti dipenuhi dengan pemandangan hijaunya tumbuh-tumbuhan atau beragam bunga.

Agrotera Banjarnegara, namanya. Pertengahan tahun 2022 adalah kunjungan pertama aku ke resto yang sangat dekat dengan tempat kerjaku. Enggak sampai lima menit dengan mengendarai sepeda motor. Aku ke sana bersama beberapa rekan kerja. Ramai-ramai, gitu. Dan ternyata, sebelumnya di antara kami belum pernah ada yang makan di sini, dong. 😀

“Oh…sepertinya ini tempat makan baru.” Aku sempat membatin. Aku juga baru pernah mendengar nama resto ini. Tapi sesampainya di lokasi dan bertemu dengan sepasang juragan kopi sabin, katanya resto ini sudah lama buka. Oh…berarti emang aku yang enggak update. 😆

Review Resto Agrotera

Review Agrotera Banjarnegara Sebelum Menjadi Resto & Garden.

Agrotera atau Agro Tera awalnya adalah sebuah lahan kosong yang kemudian dibuat green house untuk menanam melon oleh pemiliknya. Di green house ini ditanami ratusan pohon melon dan pada akhirnya dimanfaatkan menjadi tempat wisata edukasi untuk mengenal beberapa tanaman yang ada.

Memanfaatkan lahan yang masih tersisa, akhirnya ownernya menyediakan Resto untuk pengunjung. Yuk, langsung saja review Agrotera Banjarnegara! 😉

Tempat.

Agrotera Banjarnegara mengusung tema atau konsep resto tradisional modern yang menyajikan area semi outdoor. Yups, tema tempatnya tradisional dengan bangunan didomiasi material kayu dan juga bambu. Kesan ruman makan tradisional sangat terasa. Apalagi untuk atapnya terbuat dari rumbia sintetis, bukan dari genting. Jadi, lebih kental suasana tradisionalnya.

Tempatnya cukup lega. Saat aku ke sana, tersedia tiga bangunan mirip saung lengkap dengan kursi untuk kapasitas sampai 10 orang per saung. Terus, aku terkesima dengan nomor mejanya yang terbuat dari kayu. Mini, unik, dan lucu. 😆 Untuk kebersihannya, resto ini bersih dan juga rapi dalam penataan tempatnya. Enak dipandang, luwes.

Review Agrotera

 

Menu & Harga.

Meskipun konsep tempatnya tradisional, namun menu makanan yang ditawarkan bukan menu makanan tradisional seperti yang ada di Omah Dawet Banjarnegara. Resto ini menyajikan aneka menu olahan Ayam, Nasi Goreng, Seafood, Ikan, Bihun, Kwetiaw, Sayuran, dan beragam jenis camilan seperti kentang goreng, jamur crispy, onion ring, sampai dengan mendoan.

Dari segi harga makanan, menurut aku masih dalam katergori terjangkau. Menu sayuran rata-rata Rp 15 ribu/porsi. Kecuali yang ada Seafoodnya seperti Cah Pokcoy Seafood harganya di atas rata-rata yaitu mulai dari Rp 25 ribu/porsi. Kemudian, menu aneka ayam harga mulai dari Rp 19 ribu/porsi sampai dengan Rp 24 ribu/porsi. Masih terjangkau, bukan? Aku rasa harga yang paling mahal di sini yaitu menu Seafood, bisa sampai Rp 30 ribu/porsi. Dan menu camilan, harga paling mahal yaitu Onion Ring yaitu Rp 15 ribu. Camilan lainnya harga rata-rata Rp 12 ribu/porsi.

Terus, untuk menu minumannya selain menu andalan resto pada umumnya yaitu teh, jeruk, milk shake, dan aneka jus, ada juga kelapa muda, es teler, jamu beras kencur dan kunyit asam. Sementara untuk harga minuman pun masih terjangkau mulai dari Rp 12 ribu untuk minuman jus, dan yang paling mahal ada Es Teler Rp 15 ribu/porsi.

Review Rumah Makan Agrotera Banjarnegara

FYI, di sini juga menyediakan menu minuman kopi, lho. Banyak pilihannya, ada vietnam drip robusta dan arabica, americano, coffee latte, ice blended, dan masih banyak menu kopi lainnya. Harga mulai dari Rp 10 ribu-Rp 18 ribu.

Pelayanan.

Baru sekali menginjakkan kaki di Agrotera, alhamdulillah aku merasa puas dengan pelayanan waiters yang ada di sana. Ramah dan sopan santunnya terasa banget. Ya…meskipun kami sempat agak kesal karena pesanan kami keluarnya bisa dibilang lama.

Iya, mungkin karena pesanan kami cukup banyak, jadi kami menunggu hampir 1 jam. Padahal menu yang kami pesan itu sengaja sama yaitu Ayam Bakar, sebelumnya sudah pesan via chat, dan siang itu kebetulan sedang enggak padat pengunjung. Mungkin karena ada tambahan oseng kangkung dan satu porsi sup asparagus, ya. 😆

Btw, saat aku ke sana, transaksi pembayarannya baru bisa menggunakan uang tunai atau cash. Tapi karena rincian menu yang dipesan sudah masuk dalam aplikasi, total bayar pun bisa dengan cepat diketahui dan dapat cek ulang melalui print out struk.

Rasa.

Saat itu aku pesan menu ayam goreng, oseng kangkung dan sup. Dari segi rasa, dua menu tersebut aku kasih ratingnya 3/5. Rating ini sebenarnya bukan dari aku saja, sih. Tapi aku coba tanyakan juga kepada teman-temanku, ternyata mereka memberikan rating yang sama. Rasanya belum bisa menggoda lidah, katanya.

Fasilitas.

Untuk sampai ke Agrotera Banjarnegara, akses jalannya sebenarnya mudah karena yang dilewati sampai lokasi adalah jalan beraspal. Ya…meskipun ada beberapa bagian jalan yang masih belum diaspal halus, masih dalam batas wajar dan tetap mudah dijangkau kendaraan.

Fasilitas penting lainnya yang sering dibutuhkan pengunjung yaitu Toilet dan Mushola, sudah tersedia di dalam resto. Ketersediaan tempat cuci tangan pun tergolong cukup. Hanya saja, tempat sampahnya belum banyak ditemui di sudut resto.

Di sini juga tersedia panggung untuk pertunjukan live musik. Biasanya acara tersebut digelar saat momen malam minggu atau saat sore sampai malam hari. Karena kalau siang hari, tuh, teriknya Masya Allah. Panggung masih belum ada atapnya. Mungkin sekarang sudah ada atapnya kalik, ya.

Review Agrotera Banjarnegara (3)

Tak kalah menariknya, di sini tersedia tempat bermain anak atau play ground yang cukup banyak pilihan. Jadi, jika mengajak anak-anak pasti bakal betah berlama-lama di sini. Cocok buat makan bersama keluarga, nih.

Enggak hanya keluarga, resto ini bisa menjadi rekomendasi untuk mengadakan pertemuan dalam skala besar karena terdapat Joglo yang cukup luas dan bisa menampung sampai dengan 50 orang.

Satu yang menjadi catatan yaitu fasilitas tempat parkir. Di sini tempat parkirnya enggak terlalu luas. Untuk parkir mobil mungkin agak susah. Jadi, kalau ke resto ini mending naik sepeda motor.

Oiya, pengunjung bisa ikut melihat kebun Melon yang ada di dalam Resto. Kalau cuma lihat-lihat tentu saja gratis. Tapi kalau ikut petik Melonnya, sudah pasti harus bayar! 😀 Petik melon, ditimbang, bayar, terus bisa dibawa pulang. Harga per kilo-nya menyesuaikan harga melon saat itu.

Jam Buka.

Resto & Garden dibuka setiap hari pukul 10.00 WIB-22.00 WIB. Jam buka ini dapat berubah sewaktu-waktu. Ada baiknya konfirmasi terlebih dahulu melalui telepon atau WhatsApp 085225333370. Bisa juga DM melalui akun official Agrotera Banjarnegara di @agrotera.official.

Lokasi Agrotera Banjarnegara.

Pada dasarnya Agrotera ini mudah dijangkau. Tapi buat yang belum paham wilayah Kelurahan Semampir, mungkin akan merasa susah menemukan resto ini karena harus melewati jalan yang kurang familiar atau jarang dilewati kendaraan.

Dari perempatan lampu merah semampir atau jalan raya provinksi, pengunjung bisa langsung mengambil arah ke utara kemudian melewati jalan belakang belakang Dinas Perhubungan Banjarnegara atau depan Taman Srikandi Banjarnegara. Ambil arah lurus jalan terus dan mengikuti jalan beraspal sampai mentok. Lebih akuratnya cek di Google Maps saja, ya! 😉

Aku mencoba telusuri Google Review untuk Agrotera Banjarnegara, resto ini mendapat rating 4.5. Rata-rata dari Local Guide memberikan rating 5, euy. Aku pun menjadi penasaran dengan Agrotera yang sekarang ini. Apakah fasilitasnya semakin bagus, menunya tambah banyak, atau rasa makanannya sudah bisa menggoda lidah. Atau, jangan-jangan sudah ada Coffee Shop-nya, nih. Ya…berhubung di resto ini banyak menawarkan menu minuman kopi, bisa jadi Resto, Coffee & Garden. Hahaha

Ehm…kalau harus memberikan rating, aku akan kasih rating 3. Tapi tahan dulu, siapa tahu aku ada kesempatan ke sana lagi, besok-besok. Karena dulu belum sempat kasih rating di Google Review. 😀 Nanti kalau ada perubahan dari sisi mana pun tentang Agrotera, akan aku update di artikel ini.

Ada yang berminat makan malam di Agrotera? Yuk, janjian! 😆

Review Soto “So” Putra Bu Slamet

Review Soto “So” Bu Slamet – Hola, #SotoLovers! Siapa di antara kalian yang doyan banget kuliner Soto? Tos dulu sini sama aku! 😛 Makanan khas Indonesia seperti sop ini banyak jenisnya. Aku pernah membaca artikel di Briliofood, ada 16 jenis soto di Indonesia.

Iya, ada enam belas jenis Soto dan kalian enggak salah baca. Bahkan, ada versi lain yang menuliskan lebih dari 16 jenis. Fakta yang sangat mengejutkan, Soto Semarang enggak masuk di dalam daftar tersebut. Padahal aku sering langganan makan soto semarang dan kerap melihat di beberapa daerah yang menjual Soto Semarang. Cukup terkenal.

Kalau Soto “So” enggak masuk dalam daftar, sih, wajar banget. Karena soto yang satu ini hanya ada di Purbalingga, Jawa Tengah. Soto ini pun menjadi kuliner Soto khas Purbalingga selain Soto Bancar dan Soto Kriyik. Iya, Soto Bancar lho, ya. Bukan Soto Banjar dari Kalimantan Selatan.

review soto so purbalingga

 

Seperti apa Soto “So” yang sangat terkenal di Purbalingga? Yuk, baca Review Soto “So” Bu Slamet sampai tuntas!

Tempat.

Setelah Bu Slamet meninggal, Warung Soto “So” Bu Slamet berubah nama menjadi Soto “So” Putra Bu Slamate karena usahanya ini diteruskan oleh anak laki-lakinya. Warung soto ini menawarkan menu Soto yang cukup unik yaitu seporsi soto ditambah dengan seporsi daun Melinjo atau yang lebih dikenal daun So yang disajikan secara terpisah. Ini adalah kali pertama aku berkunjung ke warung soto ini. Padahal pinginnya, sih, sudah lama. Tapi baru kessampaian pas akhir tahun 2022.

Tempat kuliner yang sederhana ini berlokasi di depan rumah. Pemiliknya memanfaatkan area rumah yang sebenarnya enggak begitu luas. Di bagian depan rumah atau teras rumah hanya diberi atap saja. Di sini tersedia tiga meja dengan ukuran memanjang. Ya…kira-kira satu meja bisa untuk empat orang. Kemudian di samping rumah sudah berwujud bangunan warung bisa diisi dengan kapasitas sampai 20 orang. Ini tempatnya menyatu dengan Dapur. Kalau aku, sih, prefer duduk di bagian depan teras. Silir-silir. 😀

Tempatnya cukup bersih. Meskipun lokasinya masuk gang, tapi warung Soto ini selalu ramai pengunjung dan biasanya pukul 12.00 WIB sudah habis. Jadi, kalau berniat kulineran soto ini harus datang lebih cepat, ya.

Menu dan Harga.

Soto yang sudah ada dari 1974 ini menawarkan tiga macam soto yaitu Soto Ayam, Soto Sapi dan Soto Babat. Saat itu saya memesan Soto Ayam dengan harga Rp 15 ribu/porsi. Lalu untuk harga Soto Sapi dan Soto Babat Rp 17 ribu/porsi. Menurutku, porsinya tumpah-tumpah, isiannya penuh. Murah meriah.

Untuk menu minumnya, pemilik Soto “So” menyediakan minuman Teh dan Jeruk dengan harga masing-masing 4k dan 6k. Kalau kalian ingin minum air putih, bisa mengambil sendiri karena sudah disediakan air kemasan galon di dekat teras rumah.

review soto so bu slamet (1)

 

Selain menu Soto dan Minuman, di sini juga menyediakan ceker ayam dan sayap ayam dengan harga 1k sebagai pelengkap santap sotonya.

Pelayanan.

Di sini yang melayani pelanggan hanya dua orang saja. Namun menu Soto ini, kan, sebelumnya sudah diracik, ya. Jadi, cukup cepat tersaji. Seperti saat aku memesan dua porsi Soto, selang beberapa menit pesanan datang. Kecuali memang banyak yang antre, memang harus bersabat. Soto “So” belum bisa dipesan secara online menggunakan aplikasi layanan pesan antar. Namun, melayani pemesanan dalam jumlah banyak. Kalian juga bisa memesan untuk dibawa pulang, lho.

Btw, transaksi pembayaran di sini akan dihitungkan secara mendadak dan mereka enggak menggunakan nota kecuali memang pelanggan membutuhkan. Tenang saja, penjualnya ramah, kok.

Rasa.

Saat itu aku memesan Soto “So” Ayam. Aku kira Soto ini termasuk soto bening. Tapi ternyata ada campuran santannya meskipun enggak banyak yang sampai pekat. Rasanya tetap segar gurih dan segar. Apalagi saat ditambahi dengan So, tambah enak dan betulan unik rasanya. Dua ikat daun So aku makan sampai habis. Kebetulan daunnya masih muda, tambah enak.

Selain toping daging, dalam seporsi soto ini sudah ditambah dengan bumbu kacang, daun bawang, kecambah, dan kerupuk. Ini rasanya komplit banget gurihnya. Aku beri rating 5/5 untuk Soto ini. Cocok! 😉

Fasilitas.

Untuk sampai ke warung Soto “So” yang sangat terkenal di Purbalingga ini, akses jalannya mudah banget karena jalannya sudah beraspal. Karena tempat jualannya di depan rumah, jadi fasilitas Toilet paling ikut rumahnya, ya. Terus, area parkirnya enggak cukup luas. Tapi bisa buat parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Mari kita doakan, semoga nantinya bisa membuka ruko khusus buat jualan, ya.

Jam Buka Soto “So” Bu Slamet.

Warung Soto “So” mulai dibuka pagi hari yaitu pada hari Sabtu-Minggu 07.00 WIB – 16.00 WIB. Khusus hari Jum’at warung ini tutup, ya. Untuk mendapatkan informasi update jam buka atau menanyakan ketersediaan menu, kalian bisa kontak langsung ke nomor pemiliknya di nomor 085729840641. 

Lokasi.

Berlokasi di Jl. Tirta Yudha, Bojong, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Soto ini sangat mudah dijangkau dan ditemukan karena sudah dikenal masyarakat Purbalingga. Dari pusat kota Purbalingga, kurang lebih 4 km. Lebih akuratnya cek di Google Maps saja, ya!

Aku mencoba telusuri Google Review untuk Soto “So” Bu Slamet, ratusan Local Guide menyampaikan kepuasan, memberikan ulasan bagus dan memberikan rating 4 dan 5 secara keseluruhan. Aku kasih rating 4, ya!

Apakah kalian sudah pernah mencicipi Soto “So” Bu Slamet? Boleh dibagikan pengalamannya lewat kolom komentar, ya!