tips memperoleh kualitas tidur yang baik

Tips Memperoleh Kualitas Tidur yang Baik

Tips Memperoleh Kualitas Tidur yang Baik – Setelah seharian beraktivitas di kantor, ekspektasi sampai rumah, tuh, mau langsung istirahat karena saking lelahnya. Sleeping beauty alias bobok cantik. Tapi pada kenyataannya, hati ini lebih memilih untuk kembali produktif di rumah. Gaya! Hahaha. ?
Enggak, ini bukan bergaya. Malam hari setelah menemani anak-anak bermain atau belajar, kadang saya memilih untuk membuka laptop dengan niat mau bikin konsep artikel untuk blog atau menyelesaikan konsep yang sebelumnya sudah mengendap. Eh…pas sudah buka dashboard, kok, kadang tiba-tiba menguap atau kosa kata menghilang begitu saja. Katanya, untuk mendapatkan ide menulis bisa dengan cara membaca artikel atau Blogwalking. Tapi sudah habis beberapa artikel, eh…ide belum juga muncul. Kesal, ih.
MEMANG HARUS ISTIRAHAT DULU, CUY!
 
Otak butuh istirahat, pun dengan raga. Sebenarnya tubuh ini punya alarm untuk memberitahukan bahwa ada yang tidak beres di dalamnya. Dan setelah beristirahat cukup, namun badan masih belum juga merasa nyaman dan aktivitas cenderung tidak produktif, berarti ada masalah dengan kesehatan atau mungkin tidurnya tidak berkualitas.
tips memperoleh kualitas tidur yang baik
Jum’at, 18 Juni 2021, saya mengikuti webinar tentang “Kesehatan dan Produktivitas Dimulai dari Tidur Berkualitas” yang diselenggarakan oleh Deltomed Laboratories dan Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN). 
 
Saya tertarik sekali mengikuti webinar ini karena sering tidur malam tapi aktivitas di rumah dan di kantor tetap berjalan dengan lancar. Uhui…maaf, ini bukan sombong tingkat Dewa, ya. Coba saja tanya sama rumput bergoyang, eh…maksudnya tanya dengan teman-teman dekat saya, deh. Ya…siapa tahu ada yang mengira saya terlalu berlebihan atau congkak. 😆
 
Kesempatan mengikuti webinar ini bagi saya adalah berkah. Dengan mengikutinya, saya jadi bisa memastikan kalau apa-apa yang saya lakukan selama ini sudah tepat atau belum. Bisa tanya-tanya juga dengan nara sumber. Alhamdulillaah…saya betul-betul mendapatkan jawaban yang sesuai dengan angan-angan saya.
 
Hadir pada acara webinar, ada 2 narasumber yaitu:
  • apt. Drs. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc (Chief Business Development and R&D Deltomed Laboratories)
  • Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si.(Herbal) (Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia)
  • Sara Neyrhiza sebagai moderator dari IIDN.

Tentang Kuantitas Tidur dan Kualitas Tidur.

Sebelum ngoborlin kualitas tidur, ternyata ada juga istilah kuantitas tidur. Dalam zoom meeting, dr. Inggrid memaparkan tentang kuantitas tidur di malam hari. Tidak sedikit orang dewasa membutuhkan 7-9 jam tidur malam hari. Namun, kebutuhan kuantitas tidur setiap orang bisa saja berbeda. Ada yang hanya butuh 6 jam, ada juga yang butuh 10-11 jam untuk tidur di malam hari.
 
Saat tidur malam sampai 10 jam, tapi pagi harinya tubuh masih merasa belum fit padahal sedang tidak dalam keadaan sakit, berarti ada yang tidak beres dengan kondisi tubuh. Itu perlu dicari tahu penyebabnya karena pasti akan mempengaruhi mood, imunitas menurun, kurang fokus, dan lain sebagainya.
 
Berbeda dengan kuantitas tidur yang mengutamakan banyaknya jam yang dibutuhkan untuk istirahat pada malam hari, kualitas tidur justru tidak berpatok pada berapa lamanya tidur malam meski ada baiknya untuk cukup tidur. Ya, dr. Inggrid menyampaikan bahwa tidur yang berkualitas misalnya dapat dapat tertidur dalam waktu 30 menit atau kurang, tidur malam tanpa terbangun di tengah malam atau hanya terbangun satu kali dan kembali dapat tidur dalam waktu 20 menit setelah terbangun.
 
Nah, mulai dari sini, saya menyamakan dengan kondisi saya saat ini. Alhamdulillaah saya bukan termasuk insomnia, hanya saja saya menikmati pekerjaan saya sebagai Blogger. Sangat menikmati. Hingga kadang lupa waktu, sudah dini hari tapi jemari masih asyik menari di atas keyboard. Namun, saya otomatis akan tidur jika alarm tubuh sudah berbunyi. Ini betul-betul ada semacam peringatan, ya, bukan karena perut keroncongan. 😀 Kalau alarm perut yang ada enggak jadi tidur, tapi makan dulu. 😆
 
Eh, punya balita, kok, masih bisa aktif ke sana-sini, sih. Kerja dari pagi sampai sore, kok, masih sempat ngeblog, sih. Weekend bukannya untuk istirahat, tapi malah buat eksplorasi atau bikin konten. Duh…itu bagaimana atur waktunya? Kapan istirahatnya?
 
Eh…lagi-lagi gaya! 😀 
 
Jadi, kualitas tidur itu lebih penting ketimbang kuantitas tidur. Uniknya, itu hanya diri kita yang tahu. Ketika tidak bisa mendapatkan kualitas tidur, ada baiknya mengurai penyebabnya, ya. Apalagi setelah banyak tidur dengan harapan akan mendapatkan kebugaran pagi hari, tapi malah yang didapat malah enggak fresh. Kalau kata dr. Victor, tahapan tidur deep sleep-nya atau tidur nyenyaknya kurang. Kebutuhan tidur nyenyak ini pada umumnya sekitar 2 jam. Waktu selama dua jam ini betul-betul sangat mempengaruhi kesehatan dan produktivitas harian.

Tips Memperoleh Kualitas Tidur yang Baik.

1. Perhatikan makanan dan minum sebelum tidur
 
Fakta dari kurangnya kuantitas dan kualitas tidur dapat meningkatkan selera makan junk food atau makanan yang tidak sehat. Nah, ketika pola makan sudah tidak sehat, untuk mendapat kualitas tidur pun akan susah. Lalu, yang paling penting adalah jangan tidur saat lapar karena tidur enggak bakal nyenyak. Ini pengalaman banget. Makanya, ada baiknya sedia camilan sehat karena makan saat mendekati waktu tidur juga tidak baik karena bisa menyebabkan asam lambung naik. Ini mengganggu juga buat istirahat.
Lalu, kapan waktu yang baik untuk makan sebelum tidur? Makanlah empat jam sebelum tidur. Ini akan membuat kondisi perut nyaman dan bisa tidur tenang. Kemudian untuk minum, ada baiknya jangan terlalu banyak minum ketika hendak tidur karena kadang rasa ingin buang air kecil muncul. Kecuali Ibu menyusui, ya. Hindari juga konsumsi minuman yang mengandung kafein mendekati jam tidur. Kekuatan kafein ini sudah tidak diragukan lagi bisa bikin mata kuat melek. 😀
2. Buat Kondisi Kamar Senyaman Mungkin.
 
Kamu tim tidur tanpa cahaya lampu atau tim tidur harus dengan cahaya terang benderang? 😀 Soal pencahayaan memang sepele banget, tapi ini bisa mempengaruhi kualitas tidur. Pilihlah yang sekiranya membuat kamu nyaman dan dapat tidur dengan nyenyak.
Kemudian, perihal fasilitas di kamar tidur. Sesuaikan saja dengan kebutuhan yang sekiranya membuat nyaman, seperti kasur, bantal, kipas angin atau AC. Buatlah kondisi kamar senyaman mungkin versi kamu.
3. Lakukan Olahraga Teratur.
 
Guys, kamu pernah mengalami sampai kantor masih suka menguap? Penyebab menguap bukan hanya karena waktu tidur berkualitasnya kurang, tapi juga karena kurang olahraga teratur. Ini saya pernah mengalami. 😀
Melakukan olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas tidur. Namun, perhatikan waktu olahraganya, ya. Kalau bisa jangan melakukan olahraga berat mendekati waktu tidur, karena dapat mengurangi kantuk. Kalau memang bisanya olahraga pada malam hari, lakukan 3 jam sebelum tidur supaya tidak mengganggu waktu tidur dan bisa pulas tidurnya.

4. Memperbaiki Kualitas Tidur dengan Herbal.

Konsumsi tanaman herbal dipercaya dapat menyehatkan tubuh. Ada beberapa bahan herbal yang bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas tidur antara lain Lavender, Valerian, Rosemary, Hop, Chamomile, Hawthorn, St. John’s Wort, dan Passion Flower.
Dududuh…nama bahannya asing banget, ya. 😀 Membacanya saja tidak mudah, bagaimana bisa mendapatkan bahan-bahan itu. Betul sekali, bahan-bahan tersebut tidak mudah didapatkan di sekitar kita, apalagi jika untuk dikonsumsi. Tapi tenang, tidak perlu khawatir karena saat ini kita bisa dengan mudah konsumsi obat herbal dalam bentuk tablet untuk memperbaiki kualitas tidur, yaitu Antangin Good Night.

Kenapa Antangin Good Night?

Memilih Antangin Good Night tentu bukan tanpa sebab. Alasan memilihnya karena:
  1. BPOM yang sudah memberikan persetujuan pada Deltomed dalam pembuatannya dari segi Quality, Safety, dan Efficacy.
  2. CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional): petunjuk yang menyangkut aspek produksi dan pengendalian mutu obat tradisional.
  3. ISO 9001 : Mutu produknya baik.
  4. Halal dari MUI.

Aturan Pakai Antangin Good Night.

Antangin Good Night tersaji dalam bentuk tablet. Satu kemasan terdiri dari 4 tablet. Tersedia juga dalam karton yang terdiri dari 50 box di mana tiap box terdiri dari 20 strip. Tablet ini dikonsumsi sebelum tidur sebanyak 2-4 tablet sesuai kebutuhan.

Dimana Tempat Membeli Antangin Good Night?

Nah, kalau sudah tahu kegunaannya, pasti akan cari tahu di mana belinya, kan. Antangin Good Night bisa dibeli di Deltomed Store (Official): Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli dan JD.ID. Selain itu, tersedia juga di beberapa apotek dan toko obat. Untuk informasi lebih lengkap bisa dilihat di Instagram @antangin_id
 
Jadi, sudahkan tidur kamu berkualitas?

21 thoughts on “Tips Memperoleh Kualitas Tidur yang Baik

  1. Ku pernah uji coba antara kuantitas tidur dan kualitas tidur. Pokoknya semenjak menggeluti pekerjaan dunia online jam tidur berkurang, meski hanya tidur 2-3 jam tapi berkualitas (menurutku ya) . Alhamdulillahnya biasa saja, ga pernah merasakan pusing atau lemas. Nah justru kebalikan kalo tidurnya kebanyakan, normal jam 9-5 malahan cape haahaha. Tapi tetep Idah, kalo badan lagi butuh istirahat, bobo lama bisa seharian semalem tidur

    Btw Antangin Good Night ini boleh juga, membantu banget buat menjaga pola tidur yang berkualitas. Mauu nyobaak!

  2. Mpo kalau banyak kerjaan dan ngantuk. Maka pilih tidur dulu. Jadi gak pakai minum kopi. Ya penting tidur. Bangun tidur, minum air putih, Norton tv dan kerja lagi

  3. Mbaaa, aku tuh pernah datang ke acara pameran kasur premium, di mana bintang tamunya Choky Sitohang. Doi bilang gini:
    “Tidur itu BUKAN penutup hari. Tidur adalah awal dari hari kita. Bagaimana kualitas dan kuantitas tidur, itu akan berpengaruh pada produktivitas kita. Selama ini, orang kerap terjebak menganggap tidur sesuatu yang take it for granted. Padahal, kalau tidur tidak berkualitas, bakal berpengaruh negatif terhadap kondisi tubuh dan psikis, yang pada gilirannya ini berpengaruh negatif untuk masa tua kita,”

    Nah, aku setujuuu banget ama Choky, dan Alhamdulillah, seneng banget baca ulasan ini. InsyaALLAH ini bisa mengantarkan daku dan kita semua utk bisa tidur dgn kualitas prima, yeayy!

  4. Dulu sering banget begadang, sekarang sudah enggak, jam 10 biasanya sudah tidur, ntar jam 1 tengah malam biasanya kebangun, habis itu tidur lagi.
    Antangin Good NIght ini bentuknya tablet ya, belum pernah coba sih. Bakal aku bawa kalo pergi ke luar kota nih, biasanya kalo di tempat baru tuh hari pertama gak bisa tidur haha. Gak seperti di rumah sendiri, ketemu kasur langsung ketiduran 🙂

  5. Blogger perlu nih Antangin Good Night…karena sering lembur lupa sama pentingnya kualitas tidur. Senang jika ada tablet herbal yang mampu bantu memperbaiki kualitas tidur kita. Bisa dikonsumsi jika diperlukan karena aman

  6. Iya banget niih….paling terasa kalau rutin olahraga, badan terasa lebih fit, seger dan tidurnya pun lebih lelap.
    Penting sekali ternyata yaa..mengatur habit hidup sehat demi menjaga kualitas tidur yang baik.

  7. ah iya nih mbak
    kadang kadang aku tuh susah banget buat tidur berkualitas
    Tapi setelah makin sadar pengaruh tidur sangat penting bagi kesehatan, aku mulai berusaha tidur berkualitas
    Termasuk dengan minum Antangin Good Night ini

  8. Aku kalau bobok malah ga suka lampunya gelap tuh gimana yaaaa… padahal ada wacana juga kalau sel-sel kita akan lebih bagus memperbaiki diri dalam kondisi yang minim cahaya. Mungkin ini salah satu penyebab kualitas tidurku kurang bagus ya. Nyobain yang herbal yuk biar bisa dapet deep sleep yang bagus.

  9. Antangin good night ini aman dikonsumsi setiap harikah mbak? kalau tidak adagangguan tidur apakah boleh mengonsumsi antangin good night?

    Saya pernah mengalami kesulitan tidur, biasanya kalau mau pergi jauh dan ada kerjaan yang harus dikerjakan cepat, dah deket detlen. kayaknya stress karena kerjaan.

  10. Baru aja tadi malam, Mbak, aku baru tidur sebentar eh terbangun gara-gara suara notifikasi di hape lupa di-silent. Akhirnya nggak bisa tidur lagi dan malah merasa lapar. Mana di kulkas adanya cuma es teler, terus aku habiskan pula haha. Kayaknya ada yang nggak beres ini sama jam tidurku. Butuh bantuan herbal seperti Antangin Good Night buat mengembalikan kebiasaan dan kualitas tidur menjadi lebih baik.

  11. Aku kalau kurang tidur badan bisa lemes dan bad mood seharian. Kalau habis begadang karena pekerjaan, sebisa mungkin aku harus membayar hutang kurang tidur dengan tidur siang sampai badan merasa bugar kembali. Kalau nggak kebayar hutang tidurnya, bisa rewel deh hehe..

  12. Belakangan ini saya tuh baru bisa tidur tengah malam. Padahal ya nggak ngapa-ngapain. Dan paginya selalu bangun dengan badan capek. Berarti kualitas tidurnya kurang baik ya. Mau coba Antangin Good Night, ah. Siapa tahu bisa membantu tidur lebih nyenyak dan berkualitas.

  13. Kemaren sempat liat nih antangin good night… tp nggak perhatiin lagi ini buat apa. Kalau tau manfaatnya bisa meningkatkan kualitas tidur gini harusnya beli ya. Ntar aku coba deh. Pengen juga ngerasain tidur cm sebentar tp beneran yg deep sleep gitu. Jadi fresh. ga berasa capek

  14. Kualitas tidur tuh emang oenting banget ya buat mendukung produktivitas hari selanjutnya. Aku suka kesel aja kalo bangun bangun dan berasa masih kurang tidur. Salah sendiri pake begadang sih yaaaa

  15. Ooo yang terpenting itu kualitas tidur ya? Aku pikir cuma sebatas kuantitas aja. Tidur harus 8 jam. Jadi meskipun gak sampe 8 jam, asal berkualitas udah cukup ya. Karena emang gak enak banget sih klo tidur malamnya tuh kek tidur ayam yang perasaan otak masih kerja mikirin entah apa aja.

  16. Dan aku dong lupa ikutan ini padahal butuh banget info soal tidur berkualitas karena selama pandemi saya susah tidur cepat, bantu suami nguli ben iso maem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *