Tempat yang Ingin Saya Kunjungi Setelah Covid-19 Berakhir

Pada hari ke tujuh tantangan #30DayBlogChallenge yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network, saya menuliskan sebuah keinginan ketika Covid-19 berakhir. Keinginan sederhana, sih, namun yang sederhana biasanya akan memberi kebahagiaan dan menjadi momen tak terlupakan.

Dududuh…baru berandai-andai saja, bahagia rasanya. Ya bagaimana tidak, virus yang sejak Maret lalu masuk ke Indonesia, tuh, telah mengubah kehidupan nyaris 180 derajat terutama dalam perilaku keseharian dan gaya hidup.

Pemerintah tak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap di rumah. Tagar #DiRumahAja terus berseliweran baik di poster maupun linimasa sebagai salah satu kampanye sekaligus pengingat bahwa untuk saat ini masyarakat lebih aman di rumah saja sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Tema hari ke 14 #30DayBlogChallenge yaitu tentang tempat yang akan dikunjungi saat sudah bisa keluar rumah dengan bebas. Bisa dibilang tema ini memberi optimisme jika pandemi ini akan segera berakhir. Saya pun semangat untuk kembali merencanakan apa saja yang akan saya lakukan, tempat mana saja yang akan saya kunjungi nantinya. 😀

TEMPAT YANG INGIN DIKUNJUNGI SAAT COVID BERAKHIR

Nah, karena sekarang sedang dalam kondisi hamil tua, saya pun tidak berandai-andai terlalu tinggi dalam hal ini. Mau traveling? Mauuu dan sudah kangen banget! Tapi tunda dulu, baru punya bayi pasti lebih membutuhkan istirahat ketimbang traveling. Meregangkan otot-otot, gitu. 😀

Jadi, mau kemana setelah pandemi ini berakhir?

Staycation 

Salah satu rencana yang sempat tertunda adalah staycation. Lhooo, katanya tidak mau traveling? Eyyiim…tenang, tenaaang, ini murni staycation dan tidak akan menambah beban seorang Ibu yang baru melahirkan, apalagi bikin capek. 😀 Yups, salah satu cara meregangkan otot setelah melahirkan yaitu dengan melakukan staycation atau bobok cantik di hotel. 😀

Saya pernah punya rencana staycation sebelum ada wabah covid dan sebelum perut ini tambah buncit. Apa, tuh? Yaitu mengajak Kecemut staycation di salah satu hotel yang tidak begitu jauh dari tempat tinggal yaitu di Purbalingga. Bobok cantik di hotel sekaligus babymoon ala-ala, gitu. Untuk lebih tepatnya hotel mana, rencanya sih di Hotel Owabong. Tapi ngga tahu nanti laah. 😀

Sumpeh, ya, hamil anak kedua ini rasanya lebih anteng. Dulu, pas hamil anak pertama, nyaris tiap bulan saya bikin rencana keluar kota buat sok yes babymoon, gitu. Malah kadang tiap akhir pekan sudah sok mikir mau kemana biar tambah sehat karena banyak gerak, gitu.

Aaah…semoga rencana staycation tidak menjadi wacana, ya. Udah pingin gendong bayi kemana-mana, dong.  😀

Silaturahim 

Siapa yang sudah mulai kangen nongkrong bareng teman-teman? Rumpi-rumpi asyik laaah, ya. Atau, buat yang sudah berkeluarga dan beda tempat asal seperti saya, siapa yang sudah kangen berkunjung ke rumah mertua? 😆 Silaturahim sekarang menjadi salah satu hal yang dikangenin karena memang terasa banget efek dari physical distancingYaaa…jangankan lintas daerah, silaturahim ke tetangga saja sudah mulai susah. Apalagi untuk lebaran besok sudah mulai keluar himbauan untuk tidak melakukan sholat idul fitri berjamaah dan tidak berkunjung ke rumah tetangga juga. Rasanya tambah kangen berkumpul.

Jadi, ketika nanti sudah ada pengumuman bahwa covid-19 di Indonesia telah berakhir, saya ingin bersilaturahim ke Wonosobo yaitu ke tempat mertua dan nongkrong asyik bareng teman-teman untuk kembali produktif. 😀

FESTIVAL KRAKATAU LAMPUNG (4)

Banyak hikmah yang saya rasakan dari masa pandemi seperti sekarang ini. Satu yang paling terasa yaitu tubuh lebih sehat karena banyak mengurangi aktivitas keluar termasuk jalan-jalan yang kadang membutuhkan tenaga lebih. 😆 Tapi bukan berarti di rumah cuma leyeh-leyeh dowang, ya. Tetap beraktivitas, hanya saja tidak terlalu berat. Termasuk saat akhir pekan tiba, yang biasanya selalu merencanakan pergi jalan-jalan, kali ini tetap di rumah saja dan melakukan kegiatan seru bersama keluarga supaya tetap betah di rumah. 🙂

Yuk, Ngedate!

Jika Covid-19 Berakhir, Apa yang akan kamu lakukan? – Tema hari ke tujuh #30DayBlogChallenge yang diselenggarakan oleh BPN (Blogger Perempuan Network) memberi angin segar dan optimisme jika wabah virus corona di Indonesia akan segera berakhir.

Rasa-rasanya seperti mimpi setelah beberapa bulan banyak menjalankan kegiatab #DiRumaAja dan sudah mulai terbiasa membatasi kegiatan di luar rumah, tapi nantinya harus kembali menjalankan aktivitas seperti biasa sebelum ada pandemi covid-19. Pasti butuh penyesuaian lagi, kan. Apalagi penyebab untuk tetap di rumah saja yaitu karena adanya wabah virus yang membahayakan, selain membutuhkan penyesuaian, pasti tetap ada rasa was was untuk kembali hidup normal dan bertemu banyak orang termasuk keluarga, saudara, dan teman.

Agenda naik transportasi umum, misalnya. Ya, saya punya agenda bulanan naik Bus bersama kecemut. Tiap bulannya, saya selalu menyempatkan baik untuk sekadar jalan berdua (atau istilah kami adalah ngukur dalan karena hanya mengikuti kemana Bus melaju), maupun untuk pergi keluar kota untuk suatu keperluan.

Saat di dalam Bus, Kecemut punya kebiasaan berdiri di atas kursi sambil pegangan besi supaya tetap aman saat kendaraan melaju. Maklum, sudah besar sukanya ngga mau dipegangin. 😀 Sementara saat ini, masyarakat dihimbau untuk tidak sembarangan memegang benda-benda karena ada kemungkinan virus corona menempel pada benda-benda.

JIKA COVID-19 BERAKHIR

Nampaknya memang sepele perihal himbauan untuk tidak memegang benda-benda di tempat umum. Namun jika sudah tahu dampaknya, ketika wabah berakhir pun sepertinya masih parno untuk hal ini, ya. 😀

Jadi, jika Covid-19 berakhir, saya ingin kembali mengajak Kecemut untuk naik bus. Saya juga punya janji akan mengajaknya naik Trans Jateng dengan rute Purbalingga-Purwokerto. Dalam hal ini, tentu kami tidak hanya berdua, ada Tante Bening yang biasanya menemani perjalanan kami.

Lalu, kemana akan pergi?

Pasti ada tujuan karena sebelum datang wabah Covid-19, kami sempat ada janji untuk staycation, renang, termasuk naik Trans Jateng. 😀 Ada keinginan juga untuk mengajak Kecemut ke toko mainan yang lumayan banyak pilihan di Purwokerto karena di Banjarnegara jarang banget toko mainan anak yang lengkap, gitu.

Kalau orang lain sudah menulis banyak keinginan atau bahkan telah menyiapkan sederet whistlist saat Covid-19 berakhir, saya cukup satu saja dulu yaitu ngedate. Kangen rasanya lama tidak tatap muka, jalan bareng meski ujung-ujungnya duduk dowang, ngobrol yang selalu tidak ada muaranya, nyobain kuliner baru, atau dibayarin pas nonton. 😆 Siapa yang lagi punya duit, ya berarti dia yang menanggungnya segala pengeluaran. 😀

Semoga wabah virus corona cepat berakhir, ya. Simulasi akhir pandemi Covid-19 di beberapa negara yang saya baca di website Kumparan, wabah Covid-19 di Indonesia bakal berakhir di bulan Juni. Semoga masyarakat Indonesia mau kerjasama melawan Corona lebih gigih lagi.

Eh, cukup satu dulu whislistnya, selebihnya menyusul kalau sudah ketemu. Soalnya harus berhitung dulu biar ngga tekor, sih. 😀