MENANAM SAYUR HIDROPONIK

Membuat Hidroponik Menggunakan Pipa PVC

Metode budidaya tanaman hidroponik, beberapa waktu lalu pernah hits, ya. Saya yang malas berkebun saja punya keinginan untuk membuat hidroponik menggunakan pipa PVC. Mendadak jadi tukang kebun, sih, pastinya. Tapi melihat hasilnya yang bikin segar mata, kok, bikin pingin. 😆

Budidaya hidroponik itu ribet, lho! Butuh ketelatenan pula.” Begitu kata salah satu teman saya, seorang Blogger yang sudah mencobanya. Ribet itu pasti, karena butuh perawatan khusus. Apalagi bagi saya yang sama sekali belum pernah mencoba berkebun. Latar belakang sebagai anak seorang petani tidak menjamin bisa bercocok tanam, lho. Contohnya saya. Beberapa kali mencoba menanam cabai, tapi tak kunjung tumbuh. Kalau kata Bapak, tipe “tangan panas”, buat bercocok tanam apa saja tidak akan tumbuh. 😆

Eeeh…ribet tapi asyik!” Lanjutnya, sampai pada akhirnya dia membagikan hasil tanaman hidroponiknya yang dia tanam di belakang rumah. Tanamannya masih kecil-kecil, masih masa pertumbuhan, gitu, Gemas jadinya. Ketimbang cuma bisa nyawang, akhirnya saya ngobrol sama Bapak tentang keinginan untuk membuat hidroponik menggunakan pipa PVC, dong.

Alasan Membuat Hidroponik.

Kalau ngomongin lahan buat bercocok tanam, sebenarnya kami punya lahan. Ya…meski tidak luas-luas banget, tapi cukuplah untuk sekadar tanam-tanam manja. Tapi, hidroponik ini kan budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah, tuh. Kebutuhan air untuk hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Nah, ini cocok banget diterapkan di rumah kami karena aliran keran air yang ke rumah tidak terlalu besar.

MENANAM SAYUR HIDROPONIK

Yups, kalian tidak perlu heran, ya. Meski hidup di desa, kebutuhan akan sarana air bersih tidak melulu lancar. FYI, kami sampai saat ini masih menggunakan air dari PAMSIMAS, bukan sumur. Di sini, sistem perairan air dari PAMSIMAS, tuh, dibagi-bagi. Kalau sedang musim kemarau malah kadang dijadwal. Misal, pagi sampai siang, air hanya dialirkan ke RT 1-3. Kemudian sore sampai malam, ke RT 5-6. Sistemnya bergantian, gitu.

Selain minimnya air, hidroponik ini sangat bermanfaat karena kami bisa mendapatkan sayuran yang segar terus. Untuk kebutuhan sayur keluarga kecil kami, kiranya cocok lah. Petik sayurnya dikit-dikit, sesuai kebutuhan. 😉

Cara Membuat Hidroponik Menggunakan Pipa PVC.

1.  Siapkan Alat Berikut!

  • Pipa PVC dengan diameter 3 inc;
  • Gelas plastik;
  • Fitting PVC;
  • Gergaji;
  • Selang;
  • Pompa aquarium;
  • Alat solder;
  • Alat bor;
  • Spons;
  • Air;
  • Biji tanaman hidroponik.

2. Lubangi pipa PVC dan gelas plastik!

Tahap pertama yang membutuhkan tenaga yaitu melubangi permukaan pipa PVC dengan diameter kira-kira seukuran gelas plastik. Berikan jarak antar lubang sekitar 20 cm agar jarak tanaman tidak terlalu sempit. Kemudian, lubangi gelas plastik menggunakan solder, pisau, atau cutter. Masukkan gelas plastik ke dalam lubang pipa. Sisakan satu lubang untuk jalur pemberian nutrisi tanaman hidroponik.

3. Pasang pompa air.

Tanaman hidroponik tetap memerlukan air, meski jumlahnya tidak banyak. Untuk mengaliri air, pasang selang dan pompa air. Cara kerja ini mirip dengan sistem irigasi, gitu.

4. Masukkan bibit  tanaman.

Sebelum memasukkan bibit tanaman, spons yang sudah disediakan dipotong terlebih dahulu, seukuran gelas plastik. Kemudian, letakkan bibit tanaman di atas spons, dan masukkan spons ke dalam gelas plastik. Penggunaan spons  sebagai media sangat baik untuk membantu menyerap air lebih lama.

membuat hidroponik menggunakan pipa pvc

Oiya, tidak semua tanaman cocok dengan sistem hidroponik lho, ya. Ada beberapa tanaman yang dapat tumbuh subur dengan sistem hidroponik di antaranya yaitu ada sawi hijau, selada hijau, pakcoy, bayam, dan stroberi. Kalau saya paling suka melihat pakcoy, soalnya segar banget.

5. Beri cairan nutrisi.

Perairan yang lancar dan pemberian nutrisi yang bagus akan menyuburkan tanaman hidroponik. Untuk nutrisi, ada baiknya membuat sendiri larutan menggunakan bekatul, gula merah, bioaktivator, kotoran hewan ternak, dan air. Ini akan menjadi nutrisi yang cukup baik untuk tanaman hidroponik.

Kenapa Pipa PVC Rucika?

Pipa PVC dikenal sebagai salah satu pipa yang bagus, ketebalannya pas dan tidak kaku, apalagi pipa PVC dari Rucika. Sudah tidak diragukan lagi karena pipa tersebut unggul tanpa timbal, tahan terharap korosi, kuat, anti pecah, ringan, mudah dalam penyambungan dan pemeliharaan.

Selain desainnya bagus, pipa Rucika juga mudah ditemukan di pasar dengan harga relatif terjangkau. Pipa Rucika diproduksi mengacu standar JIS dan ISO dengan sertifikasi system manajemen mutu ISO 9001:2000. Makanya pasti kualitas bagus dan aman digunakan. Untuk dapat melihat produk-produk dari Rucika, silakan langsung menuju website resmi Rucika pada url www.rucika.co.id.

Nah, karena sekarang sudah tahu cara dan langkah-langkah untuk membuat hidroponik menggunakan Pipa PVC, sekarang saatnya eksekusi dengan menggandeng Bapak, dong. 😆 Omong-omong, kalian sudah pernah bercocok tanam hidroponik? Boleh share, dong, tanaman apa saja yang sudah kalian coba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *