Green Chili Banjarnegara

Kuliner Banjarnegara – Jalan-jalan, ngobrol-ngobrol, kongkow, santai, makan-makan, intinya berkumpul dengan teman, itulah yang biasa kami sebut dengan jeng-jeng. Kata jeng-jeng itu sendiri saya kurang tahu darimana datangnya, tapi kata jeng-jeng memang sudah familiar sekali di telinga saya dan teman-teman. Biasanya yang sering memakai kata tersebut hanyalah anak-anak sekolah, khususnya anak SMA. Waw sekali, karena kami ikut-ikutan memakai kata tersebut, padahal sudah lulus SMA sejak doeloe. :silau:

Kalau weekend tiba, memang paling enak untuk jeng-jeng bersama teman-teman sak grudugan. Walaupun dengan orang itu-itu saja, tanpa mengurangi senyum keceriaan dan kebahagiaan selalu datang. Tingkah laku, duduk bersama dan obrolan yang terkadang serius, ngebanyol sampai obrolan yang tidak penting, itu yang membuat kami kangen. Seperti biasa saya jeng-jeng bersama teman SMA doeloe Gita, Uut dan Muji. :kiss: Kalau mau jeng-jeng memang harus berunding dulu, mulai dari tempat duduk sampai dengan makanan. Wiken kali ini kami tidak ke angkringan, tapi ke Green Chili.

Cafe and Resto Green Chili ini tergolong baru, karena dulunya hanya menyediakan ice cream saja atau bisa disebut pusat ice cream di Banjarnegara. Memang sebagai pusat ice cream, karena segala jenis ice cream ada di sini. Sekarang sudah tidak lagi menjadi pusat es krim, akan tetapi Green Chili masih menyediakan es krim untuk konsumennya. Black Forest, American Club, Chocolate Chip, itulah salah tiga es krim yang disediakan. Ada juga Tape Ketan dan Rujak Ice Cream.

Suasana di dalam Cafe

Saya kenalkan dulu dengan teman-teman yang dulunya satu SMA yang biasa jeng-jeng. Dari Kiri yang pakai jilbab ungu namanya Uut, yang tengah pakai baju coklat namanya Gita dan yang kanan pakai baju oranye namanya Muji. Itulah mereka, teman jeng-jeng saya, pas wiken tiba.

Bagaimana suasana Cafe and Resto Green Chili menurut teman-teman? Menurut saya sangat romantis, ada lampu lampion, agak redup dan musik dangdutnya juga asoi. Iya, kami mendengarkan musik dangdut era 70an. Hadeeeh, entah pemiliknya yang suka dangdut atau karyawan-karyawannya ya? Rasanya sungguhlah tidak pas dengan suasana.

Daftar Menu Makan dan Minum

Cafe and Resto Green Chili dalah salah satu Cafe yang menyediakan Chinese Food dan Seafood. Untuk penggemar seafood, cocok sekali jika mau jeng-jeng di sini. Ssssst, saya baru pertama kali mau mencicipi Chinese Food lho. #katrok banget ya? Aaaah. . .tidak apa-apa yang penting masih hidup. #apa hubungannya. Pas dikasih daftar menu, kami langsung memilih menu yang tentunya sesuai dengan selara masing-masing. Kami ber empat tidak ada yang alergi seafood, apapun makananya kami suka suka suka dan suka. Perlu diingat dan dicatat, harga makanan di cafe ini sangat bersahabat dan sangat memasyarakat.

Bertiga Eksis

Makanan yang saya pesan tentunya yang menjadi favorite dan enak di lidah. Apalagi kalau bukan udang. Udang Saus Padang, itu yang saya pesan. Muji pesan Cumi-cumi Lada Hitam, uut pesan Sop Saus Seafood dan Gita pesan Gurame Lada Hitam. Menu dengan Lada hitam memang belum pernah dicoba, maklumlah biasanya kan jeng-jengnya di angkringan. 😆 Pas menunggu makanan tiba, lamanya minta ampun. Masak seafood mungkin susah kali ya? Untung minuan cepat datangnya. Jus Strawberry dan Teh manis. :lovekiss:  Tetap eksis dengan Kaos BHSB. :kiss:

Makanan pesanan datang

Kurang lebih 30 menit, makanan baru lengkap. Makanan yang kami pesan datangnya satu-satu, jadi menunggu makanan datang semua, baru kami lahap dan langsung cap cus. Bagaimana penampakan makanannya, teman? Sopnya super jumbo, jika dimakan sendiri, saya jamin sop tidak habis. Sopnya benar-benar banyak, yah seperti biasa saling icip-menicip. Semua menu yang kami pesan benar-benar enak, pokoknya pas deeeeeh.

Saos super pedas

Saos pedes ini ada pada paketan gurame dan cumi. Subahanalloh, pedesnya minta ampuuuuun. Saya memang suka sekali dengan pedas, tapi dengan saus ini saya masih komentar “pedasnya menggigit”. Cocok sekali untuk di colek dengan cumi-cumi punya muji. Saos inilah yang membuat meler dan menangis. Kalau saya biasa saja, hanya sedikit huh hah huh hah. Sama saja dengan yang lain. . . :pelayan:

Makanan Habis

Makan dengan khusyuk, menikmati walau sambil ngobrol-ngobrol dan icip-icip milik tetangga pun selesai, karena memang sudah habis. Mulai ngobrol lagi, sembari menghabiskan minum dan menunggu sms dari orang rumah. Dari awal kami masuk sampai habis makannannya, rasanya sudah ada beberapa orang yang datang kemudian pergi. Tetapi kami masih enjoy duduk, foto-foto dan cerita-cerita. Untung kami tidak diusir ya?  :tutupmulut:

Eksis sebelum pulang

Satu persatu, panggilan dari rumah mulai terdengar. Saatnya pulang, jangan lupa bayar dulu ke mas-mas kasir dan jangan lupa sebelum jeng-jeng berakhir harus mejeng sama-sama dulu, minta tolong mas-mas kasir. #biasa, narsis tak harus pakai karcis kan? Tagihan punya saya Rp. 20.000,- Uut Rp. 23.000,- Gita Rp. 23.000,- dan Muji Rp. 23.000,-. Mahal tidak? :peace:

Bagi anda yang sedang singgah di Banjarnegara dan suka dengan Chinese Food, Seafood serta Ice Cream, saya sarankan untuk datang ke Green Chili. Tempatnya tidak jauh dari kota, beralamat di Jalan DI. Panjaitan No. 59, Banjarnegara. Cafe and Resto Green Chili juga siap untuk melayani pesan-antar atau Delivery Order. Tapi saya kurang tau jika yang pesan makanan adalah orang luar Banjarnegara. :pelayan:

Oiya, resep menu makanan di atas bisa di tanyakan ke mba erwin yang jago masak chinese. Jeng-jeng untuk wiken kali ini sudah berakhir, nantikan jeng-jeng selanjutnya hanya ada di Langkah Baruku. :senyum:

SiDara Lesehan Maharani, Yogyakarta

Hai, SiDara. . .tambah cantik saja.  :ninja:  SiDara bukanlah nama seorang cewek cantik, melainkan nama lain dari “pertemuan” dengan para Blogger. Kopdar atau Kopi Darat, kata tersebut yang biasanya dipakai oleh Blogger ketika sekian lama hanya bisa bertemu di dunia maya “Blog” dan kemudian bisa bertemu di dunia nyata.  SiDara atau Silaturahim Darat adalah nama lain dari Kopdar. Kata SiDara muncul begitu saja dari aktor tampan “baba” ketika saya hendak ke Jogjakarta untuk menyelesaikan kewajiban saya. :lovekiss:

Minggu kemarin saya baru saja bertemu dengan bubu manis di Amplaz, dan sabtu kemarin sambil menyelesaikan tugas, saya kembali lagi bertemu dengan bubu phie serta teman-teman Blogger lainnya yang berdomisili di Jogjakarta.

Petemuan di agendakan oleh teman-teman pukul 09.30 dan bertempat di RM. Lesehan Maharani. Ternyata pukul 9.30 saya belum siap-siap karena semalam begadang dengan Tante NuNu, al hasil masih ngantuk bangun dan tidur lagi. :lovekiss: Telat oooh telat, sya kira begitu dan Alhamdulillah pas saya sampai, Maharani belum buka. 😆

Kira-kira kami kumpul di RM. Lesehan Maharani pukul 10.30 WIB. Pak Ustadz Azzet datang berwama istri dan Amel (ponakan), Baba Irham datang bersama istri dan kedua anaknya, Saya datang bersama Tante NuNu, Mba Phie datang bersama motornya dan terakhir Mas MF Abdullah datang terlambat bersama motornya.  :gembira: Walaupun Lesehan belum buka, kami boleh menunggunya di dalam lho. Mungkin karena muka kami yang memelas, jadi mereka mengijinkan kami masuk. Kami juga diberi daftar menu makan dan bubu mulai menulis menu makanan pilihan masing-masing. :ngiler:

Pemesanan MenuAmel yang menggemaskan langsung mendekati bubu untuk ikut memesan makanan juga,”Jus melon sama Nila bakar ya? Gak pakai sambel“. Amel terlihat semangat sekali untuk memesan makanan. Kedua Putra dan Putri Baba Irham juga masih sibuk melihat kura-kura dan ikan. :kiss: eh, itu Tante NuNu  sedang memandang siapa di sana.

Idah dan Amel
Obrolan tentang Blog serta tips-tips semakin ramai, ada yang bercerita, ada yang mendengarkan, ada juga yang narsis. Saya narsis saja lah dengan Si Amel Bakapo.

Makan Bersama

Makanan datang, obrolan dilanjut nanti ya? :kembang: “Menu makanan, untuk  Ikan bisa saja sama dengan RM yang lain, tapi sambelnya yang beda, mantap dan maksyuus“. Baba Irham dan Pak Ustadz Azzet mencoba ngiming-ngimingi saya dan Tante NuNu yang sedang diet. 😆 Wiiish, Babel dan Tante Ulfa sibuk sendiri, Mba Phie sama Pak Azzet juga sibuk milih sambel. Buku dari Pak AzzetHaiiist, tidak sedang mengadakan Give Away, tapi Pak Azzet memberi kenang-kenangan buku kepada kami. hihihihi Alhamdulillaah, dapat buku Hikmah Utama Hidup Mulia. Semoga bisa ditamatkan dengan segera.  :senyum: Oiya,  belum pada tahu kan? Istrinya Pak Ustadz dan Baba yang mana? #jawabnya harus “belum tahu”. Saya kenalkan dengan istrinya Pak Ustadz Azzet, itu yang pakai kerudung putih dan yang menggendong si kecil pakai baju merah, itu istrinya Baba Irham. Cantik-cantik, kan? Eaaaaa pasti laaah, lha wong sudah dipilih sama dua aktor tampan asal Jogja. :melet:

Kebersamaan yang TOP

SiDara Lesehan Maharani memang OK dan TOP Markotip. Apalagi setelah kedatangan aktor tampan, Mas MF Abdullah. Tambah OK, TOP dan JOSpleng. :ok:  Mba Phie, Mas Abdullah, Pak Azzet dan Baba Irham, terimakasih untuk SiDaranya, untuk kebersamaanya dan untuk kenang-kenangannya. :bungkus:  Semoga lain waktu jika saya ke Jogja lagi, kita bisa bertemu lagi dan pastinya sudah tambah aktor dan aktrisnya. Buat aktris cantik, yaitu Mba Puji yang tidak bisa datang karena sedang sakit, semoga lekas sembuh. :kiss:

Pulang dari Jojakarta kira-kira Pukul 14.30 WiB, di anter Tante sampai terminal Jombor. Jam 14.30 itu lagi enak-enaknya untuk bobo siang. Jadi pantes saja kalau saya di Bus ngantuk, apalagi ada mas pengamen yang suaranya bagus. Mari dengarkan sama-sama suara Mas Pengamen dengan Butiran Debu. :tepuktangan: