Rekomendasi Menu Sahur Praktis yang Bisa Pakai Rice Cooker
Rekomendasi Menu Sahur Praktis – Selain menahan lapar dan dahaga, Ramadan juga tentang mengatur strategi. Bagaimana cara kita tetap semangat menjalankan aktivitas harian, bisa puasa sampai bedug maghrib, mengatur menu makanan praktis yang bisa dibikin pakai rice cooker, sampai strategi untuk meningkatkan ibadah-ibadah sunnah di bulan suci Ramadan.
Sebagai ibu bekerja, saya harus bisa membagi energi sejak dini hari. Pukul tiga pagi sudah harus bangun, bukan hanya untuk salat malam, tapi juga memasak untuk sahur. Kemudian dilanjutkan mengatur strategi membuat menu buka puasa harus menggugah selera tapi tetap sehat. Anak-anak harus tetap kuat sampai waktu berbuka, bahkan kalau bisa, ikut salat Subuh berjama’ah dan tarawih tanpa drama mengantuk atau lelah.
Di situlah saya sadar, Ramadan untuk ibu bekerja bukan soal kuat atau tidak kuat. Tapi soal bagaimana mengatur strategi: mengatur pekerjaan kantor supaya bisa selesai tepat waktu, mengatur waktu tidur anak supaya tidak rewel saat sahur, mengatur waktu buka puasa supaya anak bisa ikut salat taraweh, mengatur variasi menu makanan supaya tidak bosan, dan memilih cara memasak yang praktis supaya saya sendiri tidak kelelahan.
Rekomendasi Menu Sahur Praktis yang Bisa Pakai Rice Cooker.
Jujurly, membangunkan anak untuk sahur itu butuh strategi. Bukan cuma soal bangun, tapi juga soal bagaimana membuat mereka mau makan. Di sinilah saya sadar kalau menu sahur itu harus hangat, bergizi, disukai, praktis, dan bisa dimasak cepat. Sebagai ibu yang juga harus berangkat kerja pagi, saya punya “partner dapur” yang bisa diandalkan yaitu Rice Cooker MIYAKO.
Penanak nasi ini bukan cuma buat masak nasi, tapi juga bisa buat mengukus makanan seperti bakpao, sayuran, dan dimsum, serta menghangatkan makanan. Beberapa tipe juga bisa dipakai untuk membuat sup dan bubur.
Nah, berikut adalah ide menu sahur praktisnya.
1. Nasi Telur Dadar Sayur Super Lembut.
Menu ini jadi favorit Jasmine. Cara bikinnya simpel banget. Kita cukup masak nasi seperti biasa di Rice Cooker MIYAKO. Sambil menunggu, campur telur, wortel parut, daun bawang, dan tambahkan sedikit keju. Tuang ke dalam wadah tahan panas.
Rice Cooker ini panasnya merata, jadi telur matang sempurna tanpa harus pakai kompor lagi. Hemat waktu dan tenaga. Wildan biasanya minta dibentuk lucu-lucu. Jadi biasanya saya pakai cetakan karakter biar dia semangat juga.
2. Sup Ayam Simpel Sekali Masak.
Ini menu penyelamat kalau badan lagi capek. Semua bahan langsung masuk. Hahaha. Ayam potong kecil, kentang, wortel, bawang putih, garam dan sedikit lada. Tinggal tambahkan air, nyalakan, dan tunggu sampai matang.
Saya suka menggunakan rice cooker karena bisa mempertahankan panasnya dengan stabil. Jadi sup tetap hangat sampai waktu makan. Anak-anak suka karena berkuah dan hangat. Cocok banget untuk sahur supaya tenggorokan tetap nyaman.
3. Nasi Tim Ayam Suwir.
Kalau ingin menu yang lebih “wah” tapi tetap praktis, saya bikin nasi tim tapi langsung di rice cooker. Caranya pun sangat mudah, cukup tumis ayam yang sudah disuwir (pakai sedikit minyak). Campur dengan nasi dan kaldu. Kukus sampai teksturnya lembut. Penanak nasi ini memang serbaguna banget. Bisa masak nasi, bisa kukus, bahkan bisa bikin nasi tim tanpa harus pindah-pindah alat. Buat Jasmine yang sudah puasa full, nasi tim ini bikin dia kenyang lebih lama.
4. Pepes Ayam Super Praktis.
Sebenarnya ini menu andalan saya buat harian, sih. Tapi bisa saya gunakan juga buat menu sahur karena beneran super praktis.
Saya sering bikin aneka pepes, salah satunya yaitu pepes ayam. Biasanya orang membayangkan bikin pepes itu ribet. Harus kukus lama, pakai panci besar, repot. Padahal sebenarnya bisa banget dibuat praktis. Kuncinya, kita bikin pepesnya bisa kapan saja, kemudian dibikin frozen. Nah, saat akan dihidangkan, tinggal kukus saja. Sederhana, bukan?
Cara mengolahnya juga sangat mudah, tinggal haluskan bawang putih, bawang merah, sedikit kunyit, dan garam. Campurkan dengan ayam. Mau ditambah dengan daun jeruk atau daun kemangi juga bisa, sesuai selera saja, sih, supaya aromanya segar. Jangan lupa bungkus dengan daun pisang dan siap untuk dikukus.
Pepes ayam ini cocok untuk sahur karena tinggi protein, tidak berminyak, aromanya menggugah selera.
5. Soto Ayam Bening Hangat Penambah Semangat.
Ada hari-hari di mana sahur terasa berat. Anak masih setengah sadar, badan juga belum sepenuhnya siap. Di saat seperti itu, saya sering memilih menu berkuah hangat seperti soto ayam bening. Bahannya sederhana, yaitu ayam suwir, bawang putih, jahe, sedikit garam dan lada. Semua dimasukkan ke dalam magic com bersama air.
Kalau kuah sudah masak, saya bisa menambahkan menu lain kesukaan anak-anak seperti dimsum yang tinggal kukus. Kuah soto yang hangat itu seperti pelukan kecil di waktu sahur. Perut jadi lebih nyaman, tubuh terasa lebih siap menjalani puasa.
Rice Cooker, Partner Setia Ramadan.
Sebagai ibu bekerja yang juga harus tetap profesional di tempat kerja, saya benar-benar terbantu dengan rice cooker Kesayangan Nikita Willy yang bisa digunakan untuk berbagai jenis masakan.
Suka banget karena bisa untuk masak nasi, kukus, membuat sup, bahkan kalau lagi drama kehabisan tabung gas bisa digunakan untuk menumis sederhana. Produk penanak nasi dari Miyako ini memang sudah dikenal awet, tahan lama, dan harganya juga sangat terjangkau.
Memasak menjadi lebih praktis, hemat waktu, dan memudahkan persiapan sahur tanpa membuat dapur berantakan. Saya sering menyiapkan bahan sahur dari malam. Saat bangun sahur, tinggal menyalakan dan menunggu matang sambil membangunkan keluarga tersayang. Ramadan tetap terasa hangat tanpa harus kelelahan berlebihan, kan.
Kalau kamu juga sedang menyusun strategi sahur supaya tetap praktis tapi bergizi, mungkin sekarang saatnya mempertimbangkan alat masak yang bisa membantu lebih dari sekadar menanak nasi.
Karena ketika urusan dapur jadi lebih sederhana, kita punya lebih banyak energi untuk membersamai anak-anak menjalani Ramadan dengan penuh semangat dan kebahagiaan.




Leave a Reply