5 Tips Merawat Motor Matic Agar Awet dan Nyaman

Tips Merawat Motor Matic Agar Awet

Tips Merawat Motor Matic Agar Awet dan Nyaman – Enggak terasa motor matic yang aku gunakan untuk akitvitas harianku sebagai Ibu bekerja, tahun ini sudah memasuki tahun ke delapan. Banyak yang bilang, jika usia motor matic sudah lebih dari lima tahun maka pengguna harus bisa berdamai karena biasanya usia nyaman motor matic itu hanya bertahan sampai lima tahun. Tetapi, semua tetap tergantung dari pemakaian si pengguna motor, bukan?

Yaps! Meskipun motorku sudah melewati kriteria usia nyaman sebuah motor matic, namun sampai saat ini masih sangat nyaman. Ini yang ngomong enggak hanya aku lho, ya. Tapi juga keluarga dan teman-teman yang kadang pinjam motorku.

FYI, sepeda motorku adalah New Vario ESP CBS Seri 110. Ini sepeda motor impianku karena ringan, enggak terlalu kecil juga enggak terlalu besar, dan harganya saat itu paling terjangkau di merek Vario. Hahaha.

Hampir enam bulan, aku mendapat tugas tambahan di luar ruangan atau di lapangan. Minimal seminggu sekali, aku mengunjungi lebih dari lima desa dalam satu kecamatan untuk menyelesaikan pekerjaan. Artinya, kilometer pada motor pun terus bertambah dengan cepat karena perjalanannya memang lumayan jauh. 

cara merawat motor matic agar awet

Selain tugas tambahan tersebut, aku juga kerap menggunakan motor untuk piknik ke luar kota yang jarak tempuhnya enggak lebih dari 150 km. Meskipun kegiatan ini enggak dilakukan secara rutin, tapi kalau mau bepergian sudah pasti harus memastikan kondisi kendaraan supaya nyaman dan tenang dalam perjalanan.

Kenapa Motor Matic Lebih Cepat Rusak?

Mungkin kamu pernah mendengar kalau perempuan naik motor itu bisanya cuma tinggal pakai. Meskipun kerap mengaku sebagai manusia yang paling peka, tapi untuk urusan kendaraan memang enggak mudah untuk merasakan kondisi sepeda motornya yang sedang membutuhkan treatment. Biasanya, sih, tahu-tahu motor mogok atau mati secara tiba-tiba, baru dibawa ke bengkel.

Kenapa motor matic lebih cepat rusak? Salah satu alasannya karena si pengguna kadang kurang peka, enggah tahu, atau enggak paham, jika kondisi motornya sebenarnya dalam keadaan enggak baik tapi masih digunakan buat operasional. Tapi, kalau si pengguna rajin melakukan perawatan atau tune up, entah itu motor matic maupun manual akan awet. Makanya kamu harus baca artikel ini sampai selesai, ya!

Tips Agar Motor Matic Awet dan Tetap Nyaman.

Siapa, sih, yang enggak ingin motornya awet? Baru beli saja kadang sudah bikin target minimal motor ini bisa bertahan sampai sekian puluh tahun. Iya, menginginkan awet karena harga dan biaya perawatan sepeda motor enggak murah. Tapi kalau memang ingin awet, harus betul-betul peduli dan memberikan perawatan rutin.

Tips Merawat Motor Matic Agar AwetNah, berikut aku akan bagikan tips agar motor matic kamu awet dan tetap merasakan kenyamanan saat mengendarainya.

1. Memanaskan Mesin Motor Sebelum Digunakan.

Manfaat dari memanaskan motor setiap pagi hari tepatnya sebelum digunakan untuk aktivitas yaitu untuk membantu mensirkulasi oli ke ruang mesin agar nantinya lancar ketika kemudian akan digunakan. Namun yang haru dipahami, untuk memanaskan mesin motor ini hanya membutuhkan waktu 3-5 menit saja, ya. Terus, gunakan kick starter untuk menyalakannya. 

Biarkan mesin terus menyala tanpa digas atau digeber-geber. Ini bermanfaat untuk menjaga kualitas mesin motor agar tetap awet. Setelah mesin dipanaskan, 

2. Pilih Bensin yang Sesuai Dengan Kebutuhan dan Berkualitas.

Ada beberapa pilihan bahan bakar untuk motor matic, yaitu ada Pertalite dan Pertamax. Yang menjadi catatan penting, tuh, kamu harus membelinya di tempat terpercaya sehingga kualitasnya juga terjamin.

FYI, motor matic enggak boleh sampai kehabisan bensin terutama untuk motor berteknologi injeksi karena akan membuat mesin cepat rusak.

3. Melakukan Servis Berkala Tepat Waktu.

FYI, ada 8 bagian yang wajib dicek saat servis motor, yaitu: Oli Mesin, Oli Gardan, Busi, Kampas Rem, Filter Udara, Aki atau Accu, Ban, dan Tune up Motor Rutin. Dan untuk menjadikan motor matic awet, kamu harus melakukan servis berkala tepat waktu supaya bagian-bagian tersebut dapat terkontrol dengan baik dan performa motor pun semakin bagus.

Mungkin ada belum tahu, sebenarnya servis berkala itu dilakukan berapa bulan sekali, sih?

Servis berkala umumnya dilakukan 3 bulan sekali atau sesuai KM yang dianjurkan. Mekanik akan melakukan pemeriksaan semua komponen terutama komponen-komponen yang berkaitan dengan performa motor secara keseluruhan.

Adakalanya servis rutin atau tune up ini disertai dengan ganti oli mesin, ganti oli gardan, atau penggantian sparepart. Tenang, jika memang perlu dilakukan ganti oli atau suku cadang pasti mekanik akan menginformasikannya terlebih dahulu kepada pelanggan. Kalau kamu menyatakan setuju, baru mekanik melakukan perbaikan. Jangan lupa untuk selalu mencatat jadwal servis rutin, ya.

4. Ganti Oli Secara Berkala.

FYI, oli motor matic, tuh, ada dua. Pertama Oli Mesin dan Kedua Oli Gardan. Penggantian oli biasanya dilakukan setiap 2500 km, sedangkan untuk pergantian oli transmisi motor (oli gardan) ketika motor sudah mencapai 5000 km. Namun beberapa tahun terakhir sudah ada pabrikan atau retailer otomotif yang sudah berani memberikan rekomendasi penggantian sampai 5000km / 2x lebih lama dari oli biasa. Ini dikarenakan oli yang mereka pasarkan sudah menggunakan teknologi ester. Jadi, wajar kalau retailer ini mengklaim bisa 2x lebih lama dari oli biasa, karena memang ini adalah base oil tertinggi di kelas oli.

ganti oli matic secara berkala

Seperti halnya servis rutin, kamu juga harus mencatat jadwal penggantian oli karena dengan penggantian oli yang tepat waktu akan menjaga mesin dalam kondisi prima.

6. Melakukan Perawatan Aki.

Mengetahui kondisi Akumulator atau Aki motor matic adalah hal yang cukup sulit, ya. Pada motor matic, usahakan Aki jangan sampai mati karena jika sampai mati untuk menyalakan motor harus menggunakan kick starter. Dalam keadaan darurat jika Aki tiba-tiba mati, penggunaan kick starter dibarengi dengan posisi kontak Off agar bahan bakar memenuhi ruang.

Untuk motor matic penggantian Aki sebaiknya dilakukan dalam 7-8 bulan sekali. Namun ada baiknya tanyakan dahulu kepada mekanik sebelum memutuskan untuk mengganti Aki.

Tips merawat motor matic agar awet sebenarnya dapat dilakukan siapa saja termasuk Emak-Emak. Nah, karena kadang mereka enggak mau ribet dan inginnya tinggal pakai, jadi urusan memanaskan mesin motor biasanya diserahkan pada suami atau saudara laki-laki yang ada di rumah. Terus, untuk urusan perawatan sepeda motor tentu diserahkan pada ahlinya yaitu mekanik bengkel.

Buat kamu yang ingin mendapatkan kepuasan layanan servis sepeda motor, aku rekomendasikan untuk servis di Planet Ban. Planet Ban adalah nama gerai milik PT. Surganya Motor Indonesia yang bergerak dalam bidang suku cadang motor (roda dua) dengan penjualan ban sebagai produk utama. Planet Ban memiliki visi untuk memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda untuk mencapai kepuasan pelanggan. Lalu, apa keuntungannya servis di Planet Ban?

Tips Merawat Motor

Apa Bedanya Servis Motor di Planet Ban dengan di Tempat Lain?

Kamu pernah merasakan baru servis motor tapi sepeda motor masih terasa kurang nyaman digunakan? Atau, setelah servis motor malah ada tambahan permasalahan yang membuat berkendara semakin enggak tenang? Biasanya ada bunyi-bunyi enggak enak didengar yang berasal dari rem atau body, ini sangat enggak nyaman. Belum lagi jika tarikan gas menjadi berat, ini tambah enggak nyaman.

Yups, sering banget ditemukan kotoran dan debu di blok CVT yang membuat motor yang ternyata belum dibersihkan. Ini salah satu penyebab yang menjadikan tarikan motor terasa berat. Belum lagi kadang juga masih tersisa pembakaran yang tertinggal di beberapa bagian mesin motor. Ini dapat terjadi jika kamu servis di tempat lain, bukan di Planet Ban.

Kenapa? Karena jika kamu melakukan servis motor rutin di Planet Ban, seluruh bagian mesin atau komponen-komponen penting motor akan dibersihkan hingga seperti baru. Bahkan kepala silinder, blok CVT, klep mesin, piston, throttle body, semuanya bersih dari sisa-sisa pembakaran, debu dan kotoran sehingga terlihat seperti mesin baru. Ya, servis motor di Planet Ban bikin motor kamu seperti punya mesin baru. Hasilnya, tarikan jadi lebih enteng, emisi turun lebih dari 70%, lebih hemat BBM, dan mesin jadi bersih total. Ini bikin berkendara semakin tenang dan nyaman, bukan? 🙂

Yuk, Servis Motor di Planet Ban!

Mencari bengkel sepeda motor yang pas di hati tentu enggak mudah, ya. Tapi kalau sudah tahu kelebihan atau pelayanan dari Planet Ban yang memuaskan pelanggan sudah pasti tertarik untuk servis di sana, dong. Apalagi harga service motor di Planet Ban yang selengkap itu sangat terjangkau. Untuk servis motor injeksi cuma Rp20.000, service CVT sekaligus rantainya Rp19.500, dan servis throttle body cuma Rp20.000,-

Planet Ban Servis motor

 

Ah…kalau harga servisnya semurah ini, siapa pun kamu pasti menjadi tambah bersemangat untuk melakukan tune up rutin dan mengikuti tips merawat motor matic agar awet. Iya, kan? 😉

notes: sumber gambar dari website planetban.com

You Might Also Like

7 Comments

  1. Wildan

    Perempuan emang jarang yang tau masalah mesin2 motor si. penting juga mereka baca artikel ginian. hahaha

  2. Dessy Achieriny

    Planet ban memudahkan untuk service motor dengan harga transparan dan gak takut digetok harga ahaha

  3. Carajalani

    Saya jadi fokus sama nama PT. Surganya Motor Indonesia …. semoga seterusnya jadi surganya motor Indonesia karena servisnya yang memuaskan.

  4. Neli

    Biaya service motor murah tapi benefit yang didapatkan bisa sebanyak itu, ya. Aku pingin nyobain service motor di Planet Ban dehh.

  5. Mugniar

    Saya yang suka terlewati itu perawatan aki. urusan service motor serahkan ahlinya ya, Idah. Di Planet Ban. Eh, di Banjarnegara sudah ada Planet Ban, kan?

  6. Imawan

    aku udah langganan servis di planet ban dong. memang pelayanan dan hasilnya selalu memuaskan. mau motor matic atau bebek.

  7. Lidya

    Pengguna motor matic harus rutin nih melakukan service biar awet & gak sering jajan motornya hehehe

Leave a Reply