“Bahagia dan susah. Kadang, mereka diciptakan untuk selalu berdekatan, berdampingan. Supaya kita tetap ingat kepada Sang Pencipta.” Tante mencoba menguatkan, saat Om sedang merasa terpuruk kala itu. Aku yang saat itu berada di samping mereka, turut mengambil hikmahnya.
Kenyataannya, tiap manusia pernah mengalami masa bahagia dan susah. Pun denganku. Susah dan bahagia pernah kualami secara bersamaan. Tepatnya saat usia Jasmine menuju delapan bulan dalam kandungan, dan setelah lahir.
Namanya perempuan sedang hamil, ya. Pasti merasa bahagia karena tak lama lagi akan menjadi seorang Ibu. Tapi saat itu juga, aku merasa susah. Bisa dibilang, kondisi mentalku cukup buruk. Ini karena penyakit hipertensi menghampiri Ibuku kala itu.
Sedang hamil besar, Ibuku, calon Embah dari bakal anakku, dirawat beberapa hari di RSUD. Gimana rasanya, coba? Nyaris tidak bersemangat hidup. Sedahsyat itukah? Iya, karena perempuan yang telah melahirkanku itu begitu istimewa bagiku. Meski tidak bisa full,aku berusaha menemani Ibu sampai waktunya istirahat malam, kira-kira jam 19.00 WIB. Cukup mengobati rasa rindu.
Kejadian sama kembali terulang saat Jasmine udah lahir, dan lagi-lagi saat usianya menjelang delapan bulan. Ternyata keadaanku jauh lebih buruk dari sebelumnya. Aku yang dulu masih bisa menemani, merawat Ibu, kali ini aku tidak bisa berada di sampingnya sewaktu-waktu. Bukan tanpa alasan tentunya. Di rumah ada Jasmine yang membutuhkan kehadiranku tiap hari. Ada suami, keluarga, yang tiap hari butuh makanan, dan segala hal untuk keperluan sehari-hari. Beruntung, Bapak, adik, beserta suami bisa menjaga Ibu secara bergilir.
Aku bersyukur karena Tuhan memberiku kesehatan terus menerus meski volume pekerjaan kantor dan rumah terus bertambah. Tapi di sisi lain, aku merasa susah karena daya tahan tubuh suami sempat drop. Mungkin karena kelelahan.
Sebenarnya sistem imun suamiku, tuh, terbilang kuat. Tapi, karena selama tujuh hari full ikut jagain Ibu, disuruh pakai masker selama di RS tidak mau, makan dan tidur tidak teratur, akhirnya dia pun ikut tumbang. Fufufu
Sebelum jatuh sakit, tiap habis sarapan, dia aktif konsumsi Stimuno Forte. Menurutnya, ini termasuk salah satu cara menjaga kesehatan tubuh. Semisal sampai lupa, dia bisa minum Stimuno lempengan yang tak pernah absen nongkrong di dompetnya. Mengkonsumsinya pun bisa kapan saja, asal sudah makan. Tapi, saat mulai tidak sehat, suamk konsumsi Stimuno Forte tiga kali sehari untuk membantu mempercepat proses penyembuhan.
Kenapa Stimuno Forte?
Pertama, karena satu-satunya imunomodulator yang memperoleh sertifikasi Fitofarmaka, sebentuk standar tertinggi yang diberikan oleh BPOM untuk produk herbal yang sudah memenuhi standar proses dan kualitas sesuai dengan masyarat dari BPOM. Informasi ini kudapat di http://www.serbaherba.com/daya-tahan.
Kedua, karena bentuknya kapsul. Baik aku maupun suami, lebih memilih suplemen dalam bentuk kapsul karena mudah ditelan. Tidak terasa pahit.
Ketiga, karena herbal. Terbuat dari ekstrak tanaman meniran (Phyllanthus niruri) yang sudahteruji klinis dan aman digunakan secara rutin dalam jangka panjang, jika dikonsunsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
Keempat, karena bekerja langsung memperbaiki sistem imun dengan memperbanyak produksi produksi antibodi.
Omong-omong, Stimuno Forte ini bisa dikonsumsi untuk anak mulai usia 12 tahun dengan dosis yang dianjurkan 3×1 kapsul. Stimuno Forte belum bisa diminum oleh wanita hamil dan menyusui. Stimuno belum mengeluarkan produknya yang aman bagi wanita hamil dan menyusui.
Dengan bekal empat alasan di atas, suami udah yakin minum Stimuno setiap hari untuk memperkuat dan memperbaiki daya tahan tubuhnya. Jadi, tetap stay calm meski berada di lingkungan orang yang sakit, ya. Udah ada Stimuno Forte, lho.
Kemarin aku baru posting tentang #AlasanGantiBaru. Ada satu barang yang kupunya, dan kondisinya sudah memprihatinkan. Kalian bisa baca cerita lengkapnya di alasanku ingin ganti yang baru, ya.
Ganti Notebook belum terlaksana, tapi ini udah merencanakan beli gadget lagi. Ya apa susahnya bikin daftar kebutuhan atau keinginan, sih, ya. Orang tinggal nulis aja. Hihihi. Apalagi, ini Tahun Ayam. Pas banget kalau banyak “berkokok”. Biar hidup makin sehat, dan semangat. 😀
Gadget yang rencananya akan kami beli yaitu Tablet. Ini kebutuhan suami banget yang rajin streaming film malam hari. Bisa dibilang udah menjadi hobi, nih. Betah banget kalau udah streaming film. Beeeuh…
“Istriku yang manis-manis ngangenin, pinjam ponselmu, dong. Buat streaming film. Kan layarnya cukup lebar. Mantap.”
Ini, nih, yang membuatku “berkokok”. Mau dipinjami, kadang lagi asyik chat. Ngga mau dipinjami, kasihan. Hahaha. Makanya, aku nyaranin ke Suami buat beli Tablet.
Nah, kalau udah punya Tablet sendiri, kan dia bisa nonton film dengan nyaman, tanpa mengganggu dan diganggu siapapun. 😀
Karena Tabletnya mau dipakai buat streaming film, akupun merekomendasikan tablet-tablet ini:
Lenovo Tipe A7-50 A3500
Tablet yang aku rekomendasikan pertama adalah merek Lenovo dengan tipe A7-50 A3500. Tablet ini didukung dengan teknologi IPS pada layar dengan resolusi cukup tinggi sebesar 1280×800 Pixel. Lumayan lah, ya.
Jaringan yang digunakan 3G dengan kapasitas memori ada 2 pilihan yaitu 8 dan 16 GB. RAM dengan ukuran 1 GB ditambah prosesor dari MediaTek 8382. Ukuran kamera belakang 5 MP dan untuk kamera depan sebesar 2 MP, tablet ini dijual dengan harga sekitar 1,8 juta rupiah. Cukup terjangkau, nih.
Asus Tipe Memo Pad 7
Tablet kedua yang aku rekomendasikan untuk streaming film adalah Asus dengan tipe Memo Pad 7. Tablet ini memiliki banyak kelebihan, yang pertama adalah sudah menggunakan jaringan 4G LTE dengan resulosi yang baik. Ini termasuk mumpuni untuk streaming film. Apalagi dengan adanya speaker stereo. Makin nyaman. Tablet ini harganya 3 jutaan. Duuuh…cukup mahal ya, Yah. Hahaha
Lenovo Tab 2 Tipe A7-10
Tablet berikutnya yang bisa menjadi pilihan yaitu merek Lenovo Tab tipe A7-10 yang terbukti murah karena harganya hanya berkisar 800 ribuan saja. Pas aku merekomendasikan ini, suamiku langsung ngepoin. Berbekal informasi harga di bawah 1 Juta. Wkwkwkw
Sekalipun murah, tablet ini tetap memiliki spesifikasi yang mumpuni mulai dari RAM sebesar 1 GB, prosesor MT8127, CPU quad core. Kira-kira, cukup dengan ini ngg? Hahaha.
Asus Tipe Fonepad 7
Dari Brand Asus lagih, nih. Selain Memo Pad 7, masih ada lagi tablet Asus yang mempunyai spesifikasi hebat yaitu Fonepad 7.
Keunggulan utama dari tablet yang satu ini adalah jaringannya sudah 4G LTE. Selain itu, ditambah dengan RAM sebesar 1GB, prosesor Intel Z2560, dan kamera utama 5 MP. Dengan spesifikasi tersebut, tablet Asus ini dijual dengan harga 1,7 juta rupiah. Yang ini cukup menarik.
LG Pad Tipe V410
Merek terakhir yang aku rekomendasikan yaitu merek LG Pad tipe V410 yang memiliki desain comfortable.
Banyak keunggulan pada tablet ini mulai dari prosesor Snapdragon Qualcomm, jaringan sudah 4G LTE, kamera utama 5 MP, dan kapasitas baterai yang besar.
Mumpuni banget buat streaming, nih. Jadi jangan heran jika tablet LG ini dijual dengan harga 3 juta rupiah. Qiqiqi.
Aku nyari Tablet di atas cukup lewat online di MatahariMall.com, Toko Online aman dan terpercaya. Koleksi Tabletnya makin banyak. Penyajian informasinya juga makin detail.
Kalian punya rekomendasi Tablet yang nyaman buat streaming film? Kasih info sini, Gan! 😆
Tahun baru, haruskah ganti yang baru? Mengapa tidak, ya. Kalau memang ada yang perlu diganti, selagi ada anggaran, dan memang kebutuhan, bagiku ngga masalah. #SokSugih
Tapi sebelum mengganti dengan yang baru, biasanya harus ada alasan-alasan kuat sebagai bahan pertimbangan. Ya tahu sendirilah, karena ujung-ujungnya pasti berhubungan dengan dana, duuuuiiiiit. Hihihi.
Kurang lebih enam bulan, Notebook yang biasa kupakai kerja di kantor dalam keadaan mencemaskan. Bunyi beep tiada henti kerap terjadi saat aku akan menyalakannya. Semisal sedang selow, aku membiarkan Notebook “sembuh” dengan sendirinya. Sebaliknya, kalau lagi gugup, notebook kumatikan paksa. Tak lama kemudian berulah berhasil masuk Windows.
Untuk menunggu bunyi beep berhenti, membutuhkan waktu agak lama. Makanya, aku kurang sabar. Belum lagi, bunyinya melengkiiiiiing bangeeet, kasihan telinga para rekan kerja, kan. Bisa jadi, mood kerja mereka hilang hanya gara-gara beep beep. Qiqiqi
Bunyi beep tanpa jeda adalah pertanda bahwa harddisk sudah tidak normal. #AlasanGantiBaru. Ya…meski sebenarnya bisa cukup dengan hanya ganti harddisk, sih. Tapi, pengadaan harddisk, tuh, nanggung. Apalagi hanya satu biji. Wkwkwk. #AlasanKuatGantiBaru
Selama enam bulan, aku bertahan dengan notebook yang kadang bikin was was itu. Alhamdulilaah, selama itu notebook masih bisa diajak kerjasama, masih mampu di bawa keluar kota untuk menyelesaikan pekerjaan. Luar biasa!
Tapiiiiiii, saat awal tahun tiba, rasa-rasanya aku ngga bisa mempertahankan notebook itu untuk tetap bekerja denganku. Apalagi sampai memaksakan notebook andalanku untuk kerja lebih keras (lagi). Rasa-rasanya, ngga tega. Takut ngamuk, kemudian meledak. Hahaha. #IniLebay.
Belum lagi, kegiatan di luar kantor terus bertambah. Gimana kalau tiba-tiba harddisk tidak berfungsi sama sekali? Mati total. Sementara, data-data di dalamnya belum aku amankan. Beeeuh…ini masih di dunia ya, Sist. 😀 #SokPuyeng
Pengadaan atau belanja barang semacam notebook di instansi, tuh, ngga mudah. Harus membuat daftar rencana kebutuhan, pengajuan anggaran kepada negara, dan masih banyak step by step yang harus dilalui untuk mendapat barang sesuai kebutuhan.
Beruntung, di semester dua tahun lalu, satker menerima bantuan dua notebook khusus untuk Dua operator aplikasi aset negara. Duilee…aku, sang Operator, bahagia banget. Asli. Operator lagi ketiban durian montong, nih. MARI JOGED! 😀
Untuk kenyamanan BERSAMA, awal tahun, aku langsung mengajukan pengadaan harddisk eksternal dengan kapasitas Satu Tera. Emmh…sudah diberi notebook dengan spesifikasi yang mentereng gonjreng, masih juga minta lebih, ya. Duileee…ini namanya ngelonjak, bukan? 😛
Ampuun deh…kalian kira harddisknya buat pribadi, gitu? Senang amaaat. Qiqiqi. Harddisk yang kupesan, rencananya akan aku gunakan untuk memindahseluruh data yang ada di notebook lama supaya cepat ngebackupnya. Yakali, data dengan size ratusan giga, mau dicopy pelan-pelan lewat flash disk, ya. Pegal, dong. #AlasanGantiBaru
Hal serupa terjadi dengan notebook yang selama ini menemaniku berkarya, ngeblog. #CryMaksimal. Belum lama, sih. Mungkin baru dua bulan notebook kesayanganku ngebeep beep.
Rasanya lebih was was lagi saat mendengar suara beep dari notebook pribadi. Lebih sedih lagi, lebih bikin lemas lagi, dan lebih bingung lagi. Data-data, sih, bisa diamankan dengan nebeng harddisk kantor, ya. #EhCurang. Tapi ya gitu, lebih bingung karena ujung-ujungnya duiiiit. Wkwkwk
Semenjak ada Kecemut, aku sudah jarang buka notebook di rumah. Tapi, kupikir notebook ini barang penting banget. Apalagi kalau menyangkut hobi dan profesiku sebagai Blogger. Bakal sering nabok suami pastinya laaah. #IsteriKDRT
Sesuai dengan rencana anggaran, kami sudah merencanakan untuk membeli notebook bulan Mei atau Juni. #IniIkutInstansiBanget. Wkwkwk. Ngga hanya instansi saja yang butuh proses, kami pun butuh menabung, mencari referensi harga notebook murah dengan spesifikasi mentereng. Syukur-syukur, duit yang terkumpu bisa dapat yang seperti punya kantor. Hihihi. #BerharapLebihBaik.
Omong-omong, kalian punya rencana ganti baru? Di atas, tuh, alasan ganti baru versiku, mana versimu? Share, yuk!
Waktu berjalan begitu cepat ya, Temans. Perasaan, baru kemarin pergantian tahun. Tahu-tahu, udah masuk hari kesembilan dari awal tahun. 😀 Terasa makin cepat (lagi), rasa-rasanya Kecemut belum lama di samping kami. Tahu-tahu, tanggal lima belas bulan ini usianya genap satu tahun. *cipokbasah*
L A N J U T…
Rasa-rasanya (lagi dan terus), belum lama aku menulis rekam jejak 2015. Tahu-tahu, ini udah nulis rekam jejak 2016. Betapa satu tahun itu express banget, ya. Keinginan, harapan, bahkan cita-cita tahun lalu ada yang belum goal. Entah mau lanjut ke lamaran, atau disudahi saja, masih dalam pertimbangan. *janganadabaperyaks* Xixixi
Omong-omong, semangat menulisku tahun ini melonjak luar biasa dari tahun sebelumnya. Tiap hendak bepergian, masak, makan, piknik, lihat gadget baru, lihat kaus unik, lihat hijab cerah, bawaannya pingin langsung nyeritain di blog.
R E A L I S A S I N Y A…
Sesampainya di rumah merasa capek, dan memilih untuk istirahat. Niatnya, sih, akan kutulis esok hari, mumpung masih menyala. Namun, sehari setelahnya, semangat menulis padam seketika. Sementara menjadi sebuah angan-angan dan ngga tahu kapan akan menuliskannya. Xixixixi.
Tahun 2016, aku merasa kurang mutualisme untuk blog ini. Apalagi setelah menilik jumlah postingan selama satu tahun yang hanya terpublish 71 postingan. Duuuuh…ngapain saja selama 2016, ya? 😛 Sepertinya, aku terlena dengan kehadiran Kecemut. Bawaanya pingin megangin dia mulu, meluk dia terus-terusan. Apalagi sepulang kerja, kangennya masya allah. Ini bukan mencari kambing gibas lho, ya. Memang seperti itu adanya. Tak sampai pada Kecemut, menambahnya volume pekerjaan juga membuatku kerap memilih untuk tidur lebih awal ketimbang nulis. Hihihi. Ngga sopan banget.
Ngeblogku memang kurang maksimal, meski demikian alhamdulilaah rejeki karena blog masih mengikuti dan semoga akan terus mengikuti. Teman terus bertambah, daya ingat makin cemerling, makin sehat, waras, dan job terus ada. Ini harapan banget, meski 2016 kegiatan blog walkingku amburadul.
Moment selama 2016 yang bikin hidup makin greget karena hadirnya Si Kecil. Asli, ini paling istimewa sejauh ini dan kerap membuatku meleleh.
Dari Kecemut, aku banyak belajar tentang bagaimana menyayangi orang tua, menghargainya, memberi perhatian, dan pengertian. Belajar hidup sehat, tenang, sabar, ikhlas, juga kudapat dari Kecemut. Anak pertamaku, perempuan, dia membuatku lebih teliti dan berhati-hati dalam menjani hidup, kehidupan.
Ngga terasa, hampir sembilan bulan aku menjadi Ibu Perah. Ini juga kadang membuatku takjub sendiri. Alhamdulillaah, semangat dan kekuatan untuk memberi ASI terus ada. Ini semua dapat terlaksana tak lepas dari dukungan suami, keluarga, teman, dan orang-orang terdekatku. Khususnya Kecemut, dengan wajah polosnya selalu sukses menyemangatiku sebagai Ibu perah.
Hal lain yang membuatku takjub yaitu tentang jejak dan langkahnya yang makin menyenangkan. Bisa jadi karena sedari dalam perut, dia sudah terbiasa kuajak jalan menuruti kemauan kaki aku. Taman kota, Waterpark, Air Terjun, Kebun Binatang, Dieng, Hiking, Kaki Gunung Slamet, Candi, dan Taman Bermain, Kecemut telah mengenal itu semua saat usianya masuk empat bulan.
“Menutup akhir tahun, Ibu pingin piknik kemana?” Tanyaku kepada perempuan yang selama ini telah memberi perhatian penuh kepadaku.
“Borobudur.” Jawab beliau dengan mantap. Aku merasa seperti keharusan mengajak, menawarkan, kepada Ibu untuk jalan-jalan. Ini bukan hadiah, kok. Sama sekali bukan. Untuk ulang tahunnya, hari Ibu, kesetiaannya mendampingi cucu, mengabulkan permintaan ke Borobudur rasa-rasanya belum sebanding dengan apa yang telah Ibu berikan kepada kami. Kecemut, khususnya.
SAMPAI DI SINI…
Aku berterima kasih banget banget banget sama blog ini. Berkat blog ini, kami bisa sampai Magelang, bahkan Yogya. Karena blog ini, aku mendapat dua undangan sekaligus pada hari yang sama. Menyaksikan Borobudur Cultural Feast dan menjajal seluruh wahana permainan yang ada di Sindu Kusuma Edupark. Ini salah satu berkah ngeblog yang menjadikan 2016ku makin sempurna.
A photo posted by CERIS Family (@cerisfamily) on
Lagi-lagi karena Blog. Bersama sembilan belas blogger Ketenger, aku termasuk Blogger yang paling bahagia saat itu. Ya gimana ngga bahagia, diajak ngetrip oleh Dinbudpar Banjarnegara selama tiga hari dua malam! Ini membuatku bahagia sekaligus bangga. Apalagi Kecemut juga kuajak ngetrip. 😀
2014, update blog tiap tiga hari sekali menjadi semacam keharusan. Namun sekarang, tidak dapat kulanjutkan karena ada keharusan yang sifatnya di atas hobi menulis. Job di kantorterus bertambah, euy. Menangani aplikasi-aplikasi yang bagiku baru. Banyak pekerjaan tak terduga yang kerap diberikan dan harus segera diselesaikan tepat waktu. Sering kejar dateline juga. Fufufufuh. Ini baru mencumbu satu blog, ya. Padahal, aku punya lima blog di mana kelimanya masih hidup, masih bernapas sampai sekarang.
Sadar se yakin-yakinnya, punya keinginan untuk memfokuskan tulisan sesuai hobi, sementara waktuku kian terbatas, aku memutuskan untuk tidak sendiri dalam mengelola Blog. Ya, ada dua blog yang aku kelola bersama orang terdekatku.
Pertama, Blog Tekno yang aku kelola bersama Om Arman. Kedua, Blog Wisata yang belum lama ini aku ngajak Tante buat join nulis di sana. Mereka tidak hanya sekadar membantuku, tapi turut menyalurkan hobi menulis (juga) sesuai passion mereka. Ngga hanya blog, mereka juga ngadmin di akun twitter dan instagram yang merupakan akun media sosial dari dua blog yang telah kusebut.
A photo posted by Idah (@idahceris) on
Tahun ini, aku betul-betul ingin kembali aktif ngeblog di blog ini, khususnya. Niatnya, sih, update seminggu dua kali. Hari lain kugunakan untuk update blog Kecemut dan blog Catatan Kerja. CERIS Wisata dan CERIS Tekno, karena sudah dibantu update, sedikit woles lah, yaw. Xixixi
Doakan bisa kembali rutin ngeblog dan blogwalking ya, Temans! ^_*
Rabu (14/12), aku bersama empat belas teman Blogger menghadiri undangan Kongres Gunung yang berlokasi di Lapangan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga.
Kongres yang diselenggarakan oleh Dinbudparpora Kabupaten Purbalingga tidak hanya mengundang Blogger. Mereka yang tergabung dalam komunitas pecinta alam, para pendaki, dan perwakilan dari instansi, juga turut hadir.
Bertempat di dalam tenda, Kongres dimulai tepat pukul 10.00 WIB, setelah para peserta menikmati camilan khas Purbalingga dan juga pertunjukan seni kuda kepang.
Ketika masuk ke dalam tenda, rasa rindu kepada gunung muncul seketika. Memang, tenda yang digunakan untuk Kongres bukan sejenis dome, melainkan tenda yang biasa dipakai untuk kegiatan out door seperti kemah. Rindu makin menggebu saat melihat banyak carrier yang berderet di bagian belakang tenda. Gilaaa…hampir dua tahun aku tidak menyusuri hutan, tidak pula berkomunikasi dengan gunung.
tenda tempat kongres. . .
Kegiatan olahraga mendaki gunung tiap dua bulan sekali pernah menjadi agenda rutinku kala itu. Saat statusku masih single danjonesssss maniees. xixixi 😆 😛 Adalah Gunung Prau. Dengan2565 mdpl-nya, gunung tersebut selalu sukses membuatku bahagia karena ada banyak kisah yang tercipta di sana.
Bagiku, sebentuk gunung yang berada di Kabupaten Wonosobo, telah menjadi sahabat baik. Jika ada dari kalian yang suka menyendiri di tepi pantai untuk sekadar menenangkan hati, maka aku memilih gunung untuk melakukan hal yang sama. Udara segar, hutan lebat, pepohonan nan rindang, dan hembusan angin sejuk khas gunung. Rasa-rasanya apa yang kuceritakan kepada ‘sahabat’ cukup terbalas.
Belum lagi, saat menyaksikan matahari tenggelam, sunrise, atau mendapat bonus awan yang terlihat jelas dan dekat dari puncak, sungguh ia menjadi sahabat yang paling baik.
Ya, gunung adalah sahabat manusia. Dia menjadi sebaik-baiknya sahabat yang akan terus memberi manfaat bagi manusia. Tentunya dengan dilandasi oleh kesadaran, bahwa manusia hidup wajib berusaha untuk kebaikannya, sekalipun Tuhan yang menentukan.
“Sebagai manusia, kita wajib memelihara dan menjaga hutan sebagai ‘pakaian’ gunung. Kalian perlu tahu, bahwa gunung-gunung di Indonesia, khususnya, sekarang dalam keadaan sakit akibat perilaku manusia yang kurang menghargai.” Budayawan Ahmad Tohari, memulai sharing dengan memberi pemahaman dan sentuhan khusus tentang gunung.
“Pakaian yang seharusnya dirawat, kadang dengan sengaja ‘ditelanjangi’ dari tubuhnya untuk kepentingan manusia. Bahkan, wilayah kakinya sampai digerogoti.” Lanjut Pak Tohari yang saat itu menjadi pembicara Kongres Gunung dengan judul makalah ‘Jangan Lupa Berterima Kasih Kepada Gunung.‘
“Jika teman-teman di sini mengaku telah mencintai gunung, kira-kira apa yang telah kalian lakukan untuknya?” Pak Tohari memberi pertanyaan ringan kepada para peserta, namun tidak seorangpun yang menjawabnya. Termasuk aku yang memilih untuk diam karena memang tidak punya keberanian menjawab. Xixixi Terlebih saat itu, hadir juga Prof. Ris. Dr. Ir. Sutikno Bronto dari Pusat Survei Geologi, Badan Geologi Kementerian ESDM, sebagai pembicara. Beeeuh…udah deh, cukup menjadi pendengar yang bijak. Hihihi
“Sebenarnya kongres ini lebih tepat jika judulnya ditambah. Dari Kongres Gunung menjadi Kongres Gunung Api, karena kongres kali ini akan fokus berdiskusi tentang Gunung Api. Gunung Slamet, khususnya. Gunung terdekat dari Lapangan ini.” Ungkap Pak Bronto sebelum beliau memaparkan makalahnya yang berjudul ‘Gunung Api Sebagai Pendukung Kesejahteraan Manusia: Pandangan Geologi.’
Saat ini, tidak sedikit masyarakat yang menyadari bahwa ada sebentuk gunung yang ikut andil mendukung kesejahteraan manusia. Terlebih gunung api, ia banyak memberi manfaat bagi kehidupan manusia. Sudah menjadi keharusan manusia betul-betul berusaha menjadi sahabat baiknya. Menjaga, memperlakukan gunung layaknya manusia. Turut merawat hutan yang mana menjadi ‘pakaian’ bagi gunung.
Mencintai gunung dengan cara menjaga dan merawat pepohonan dengan baik. Itu baru dua aset penting agar gunung terus lestari. Belum sampai pada pengelolaannya. Termasuk sampah yang kerap tertinggal di atas puncak. Entah tertinggal, atau ditinggal. Padahal kita semua harusnya tahu, bahwa manusia akan semakin makmur dan sejahtera bila mereka dapat mengelola gunung dengan bijaksana.
“Terus tanamkan prinsip bermanfaat, aman, dan lestari, serta dilandasi oleh kesadaran bahwa manusia hidup diwajibkan berusaha, sekalipun Tuhan yang mentukan.”
Dengan gaya bicaranya yang santai, Pak Bronto menghimbau, mengajak kami untuk menerapkan tiga prinsip yang telah disebutkan. Warga yang tinggal di sekitar gunung api, khususnya. Karena mereka mempunyai kelebihan dalam hal rasa memiliki, kesadaran, tanggung jawab dan mencintai. Pun dengan cara memperlakukannya, akan lebih bijaksana.
“Andai di bumi tidak muncul gunung, permukaan bumi tetap rata, maka secara teori tidak akan muncul kehidupan di permukaannya.”
Statement di atas membuatku makin menyintai gunung. Membuatku makin sadar bahwa gunung begitu berarti bagi hidup dan kehidupan manusia. Manusia harus banyak bergerak untuk kelestarian gunung. Wajib menjaga, menghargai, melestarikan, dan mengelola gunung dengan benar. Tidak asal-asalan dalam memperlakukannya. Adanya dataran tinggi, dataran rendah, permukaan-permukaan miring, terjadinya hujan, sampai dengan terciptanya sungai, itu karena adanya gunung.
Sekali lagi, betapa gunung itu penting bagi hidup dan kehidupan manusia. Maka dari itu, mulai sekarang singkirkan semangat menaklukan gunung.
“Semangat ‘penaklukan gunung’ sampai ke puncaknya yang mungkin dianggap lebih keren, terlanjur merasuk, pelan-pelan mulai disingkirkan dan menggantinya dengan semangat membaca gunung demi menghargainya sebagai pemberi sumber kehidupan.” Budayawan Ahmad Tohari kembali mengajak kepada seluruh peserta untuk lebih menghargai gunung.
“Kalian dapat menaklukan gunung atau tidak, gunung tetap berada pada tempatnya. Kepuasan setelah sampai puncak, ada baiknya diungkapkan dengan bersujud, mencium, memeluk dan ungkapan lain yang lebih menghargai gunung.” Pungkas Pak Tohari.
Acara Kongres Gunung tidak hanya sampai pada sesi sharing materi dengan pembicara karena kongres ini mempunyai tujuan memberi kesadaran kepada manusia terkait dengan ancaman dan manfaat gunung bagi kesejahteraan hidup manusia. Maka dari itu, usai sesi sharing, peserta kongres dibagi menjadi dua kelompok dengan harapan nantinya ada langkah dan tindakan kongkrit dalam upaya pelestarian lingkungan atau ekosistem gunung.
Kelompok pertama yaitu Mitigasi Bencana diperuntukkan bagi peserta yang punya minat khusus menangani bencana atau punya pengalaman tentang penanggulangan bencana. Lalu, Kelompok kedua adalah Manfaat Lestari khusus bagi peserta yang kerap ikut kegiatan bersama para pecinta alam. Mencintai dan melestarikan lingkungan.
Diskusi yang dimulai pukul 14.30-20.00 WIB, berhasil mencetuskan deklarasi Gunung Api. Sebagai perwujudan sikap dan gerak laku gunung api, masyarakat gunung api menyatakan:
Memandang Gunung Api sebagai rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa untuk kemakmuran kehidupan manusia;
Siap mengupayakan dan menjaga keharmonisan kehidupan di gunung api;
Siap mengupayakan dan menjaga kelestarian kehidupan di gunung api;
Siap mengoptimalkan kemanfaatan Gunung Api untuk kemakmuran kehidupan sesuai asas keamanan dan kelestarian;
Siap guyup, bahu-membahu, bekerjasama untuk hidup dan menghidupkan gunung api.
Lima butir pernyataan telah dideklarasikan bersama delapan puluh peserta kongres gunung api pada tanggal 14 Desember 2016, pukul 20.15 WIB. Atas dasar poin kelima, dua pembicara kongres gunung api berharap, agar segera dibentuk paguyuban yang dikelola oleh masyarakat yang tinggal di daerah Gunung Slamet.
Minimal ada dua paguyuban yang dikelola dengan baik, yaitu paguyuban yang fokus dengan kelestarian gunung (paguyuban lestari) dan paguyuban yang fokus dengan bencana (paguyuban sosial).
Bila ada satu sahabat (baca: gunung) yang ‘sakit’ atau terkena bencana, ada baiknya masyarakat yang tinggal di sekitar gunung turut prihatin, membantu mereka baik secara materi maupun moril. Karena tidak ada seorangpun yang tahu datangnya bencana.
Kalian fans berat Dian Pelangi, bukan? Atau, Janahara? Atau, punya “pegangan” perempuan lain, di mana kalau dilihat itu menarik dari sisi manapun. Atas, bawah, kanan, dan kiri. Menarik lebih lama.
Melihat cara berpakaian Dian Pelangi, Desainer muda berbakat, siapa yang tidak terpesona dengan penampilannya? Dia mengenakan pakaian dengan model apapun, tetap menarik. Apalagi padu padan hijabnya. Variasi sesederhana apapun selalu menarik. Kadang, yang kayak gini bikin iri. Meski sesama perempuan, melihat perempuan lain berpenampilan menarik tuh sukaaak. 😀 😛
Selalu kagum melihat yang demikian. Mengagumi ciptaan Tuhan, dan itu sesama perempuan. Ini tidak aneh, lho. Sama sekali tidak. Karena, biasanya endingnya bakal ada kata menginspirasi. Ya, kaaaaaaaan? 😉
Untuk mendapat inspirasi fashion, atau gaya berhijab kini semakin beragam. Seperti yang kutulis di awal, bahwa Dian Pelangi, desainer muda berbakat, bisa menjadi inspirasi gaya hijab a la selebriti dan informasi tren fashion terbaru untuk sehari-hari.
Bukan hanya gaya hijab untuk aktivitas kantor dan pesta saja yang patut diperhatikan. Gaya hijab casual untuk aktivitas sehari-hari juga tidak kalah penting. Yaaa…meski aplikasinya tetap itu-itu saja, tapi melihat perempuan yang kerap bergaya casual untuk pakaian dan hijab, asli bikin pingin nyoba. 😀 *pingindowang*
Karena rasanya tidak mungkin sama dalam penampilan, cukup lah artes-artes yang cantik berhijab itu menjadi inspirasi. 😀 Nih, beberapa variasi hijab modern bergaya casual yang kerap kucoba dan sangat mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari:
Celana Jeans Menjadi Penyelamat Terbaik
Celana jeans tidak pernah gagal membuat penampilan makin casual dan menarik. Termasuk ketika kita mengenakan hijab.
Pilih model celana jeans yang membuatmu nyaman. Celana jeans dapat dipadukan dengan beragam jenis atasan berwarna cerah agar penampilan kelihatan ceria. *aaaw*
Variasi Cardigan Berwarna Gelap
Setelah menggunakan pakaian berwarna cerah, lengkapi juga dengan cardigan berwarna gelap untuk kesan santai. Cardigan yang panjangnya mencapai pinggul dapat menyamarkan bentuk pinggul agar tidak nampak vulgar. Penggunaan cardigan juga sangat cocok bila dipakai saat beraktivitas di tempat atau cuaca yang dingin. Jangan ragu menyiapkan beberapa cardigan untuk mendukung penampilan casual.
Kemeja longgar aneka warna adalah perpaduan yang cocok untuk gaya casual wanita berhijab. Mau bahannya katun, flanel, atau bahan lainnya, penampilan akan semakin istimewa dan tetap rapih. Asalkan kita tidak memilih bahan kemeja yang panas dan tidak menyerap keringat.
Celana Kulot yang Nyaman dan Modis
Celana kulot yang nyaman dan modis akan membuat penampilan wanita berhijab kelihatan lebih unik. Apalagi kalau celana kulotnya berwarna gelap. Pasti celana tersebut semakin mudah dipadukan dengan model atasan apapun.
Lengkapi celana kulot dengan motif jilbab pashmina modern yang dapat menyempurnakan gaya modis kamu. Aneka jilbab pashmina modern bisa diperoleh di MatahariMall. Toko online tersebut telah menyiapkan koleksi jilbab dan busana muslim lengkap dengan harga terjangkau. Penawaran diskon istimewanya membuat kamu bisa bergaya dengan hemat.
Dari teori di atas, semuanya sudah kucoba karena memang simpel. Aku suka berpakaian yang simpel. Ya…meski belum berani narsis a la model, tapi aku merasa nyaman berpakaian casual. Merasa seru (juga) melihat variasi hijam modern bergaya casual. 😛
Kalian suka berpenampilan casual? Atau, tipe perempuan yang harus mengikuti tren fashion harian? 😆
Ngomongin kekayaan bumi pertiwi, tuh, tidak ada habisnya, ya. Apalagi kekayaan laut, yang mana Indonesia menjadi negara Kepulauan terbesar di dunia. Tentunya banyak hasil yang didapat dari sektor yang satu ini, kan.
Memang, aku tidak mengikuti perkembangan berita tentang Negeri yang kaya akan pulau ini. Namun, beberapa kali pernah mendengar berita tentang permasalahan yang terjadi di dunia maritim.
Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia. Poros maritim merupakan sebuah gagasan strategis yang diwujudkan untuk menjamin konektifitas antar pulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan, perbaikan transportasi laut serta fokus pada keamanan maritim.
Saat ini Pemerintah Indonesia tengah menjalankan sebuah misi penting terkait dengan dunia maritim. Pemerintah ingin menjadikan negeri kita sebagai poros maritim di dunia.
Presiden Joko Widodo menegaskan keseriusan pemerintah. Menurutnya Indonesia sudah terlalu lama memunggungi laut yang sejatinya merupakan potensi terbesar negara.
“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia sudah lama melupakannya bahwa dua pertiga wilayah kami terdiri dari air. Air yang kaya sumber daya maritim, seperti ikan, gas, minyak, dan keragaman hayati,” kata Jokowi.
Untuk mengembalikan jati diri Indonesia sebagai negeri maritim, Presiden menandaskan Pemerintah akan melakukan berbagai upaya.
“Kami akan membangun infrastruktur maritim, menjaga sumber daya laut kami dari eksploitasi ilegal dan merusak. Kami hendak memanfaatkan kekayaan laut untuk rakyat kami, menjaga keamanan dan keselamatan laut sebagai urat nadi perdagangan dunia. Kami juga ingin melestarikannya untuk anak cucu kami dan untuk dunia,” tegas Jokowi.
Langkah yang diambil pemerintah itu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, tak terkecuali dari pihak swasta. Partisipasi dalam bentuk apa pun sangat dibutuhkan bagi keberhasilan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Hal ini menggugah pengusaha sukses Indonesia, Sukanto Tanoto, untuk ikut andil. Dengan memanfaatkan kegiatan Tanoto Foundation yang didirikannya. Sukanto Tanoto hendak membantu meningkatkan kemampuan maritim negeri kita ini.
Teman-teman sudah tahu tentang Tanoto Foundation, kan?
FYI, Tanoto Foundation adalah lembaga filantropi yang didirikan oleh Sukanto Tanotodan Tinah Bingei Tanoto yang memiliki fokus pada penanggulangan kemiskinan melalui dukungan terhadap pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup.
Salah satunya diwujudkan dalam dukungan terhadap sejumlah penelitian kelautan. Satu di antaranya dilakukan oleh tim dari Unversitas Indonesia (UI) yang mendapat dana hibah dari Tanoto Student Research Award.
Mahasiswa UI menciptakan kapal robot yang dapat dimanfaatkan untuk laut Indonesia. Mereka menamainya sebagai Makara 05 dan Makara 06. Makara 05 berbentuk kapal yang berfungsi sebagai drone di permukaan laut. Sementara itu, Makara 06 punya fungsi berbeda. Alat ini mampu menyelam hingga kedalaman 100 meter dan bertahan di dalam air selama empat jam.
“Makara-06 dan Makara-05 dirancang untuk misi yang spesifik, yaitu sebagai pengganti kerja manusia di permukaan maupun dalam air guna menunjang aktivitas di bidang seperti keamanan, penelitian bawah laut, serta penanganan bencana sehingga bermanfaat untuk negeri kita sendiri,” ujar Ketua Tim Makara-06 Zulfah Zikrina.
Zulfah menyatakan, Indonesia membutuhkan banyak sarana seperti Makara pada masa depan. Hal ini penting demi menjaga keamanan lautan Indonesia dari ancaman penyusupan kapal asing ilegal.
Tanoto Student Research Award merupakan salah satu kegiatan Tanoto Foundation untuk merangsang kehadiran peneliti andal di Indonesia.
Tanoto Foundation yang didukung oleh keluarga Sukanto Tanoto mewujudkannya dengan memberi hibah Rp100 juta per tahun ke sejumlah perguruan tinggi yang menjadi mitra. Dana itu nantinya yang dimanfaatkan untuk membiayai sejumlah penelitian seperti yang dilakukan di UI tersebut.
Semoga dengan adanya dukungan dari keluarga Sukanto Tanoro, dunia Maritim Indonesia makin baik, ya.
Ada banyak pekerjaan dapur yang bisa dilakukan menggunakan Blander. Apalagi Blandernya udah canggih. Tidak hanya buat nge-Jus dowang. Mari, bersibuk dengan Blander idaman dari Oxone.
Membuat jus, jus, jus dan nge-jus lagi. Bagiku, kegunaan Blander hanya sebatas itu. Untuk membuat jus. Tidak ada kegiatan lain yang dapat kukerjakan menggunakan Blander. Padahal, kegunaan Blander, tuh, banyak. Tapi, itu duluuuu! Tepatnya saat Bapakku tiap hari metik Jambu Biji yang ada di depan rumah. 😆
Semenjak doyan berdiri di depan kompor (berdiri dowang) dan Si Kecil mulai MP-ASI, nyaris tiap hari aku memanfaatkan blander untuk membuat bumbu dapur, menghaluskan bumbu, kopi dan makanan pendamping ASI. Tidak hanya nge-Jus nge-Jas dowang. 😉 Terlebih, saat ini ada banyak jenis Blander dengan berbagai fungsi. Satu set bisa digunakan untuk apa saja. Blander dari Oxone, misalnya.
Untuk mendapat blander idaman sangatlah mudah. Cukup belanja dengan mengandalkan internet kebutuhan ibu rumah tangga seperti Blander akan mudah didapat. Ya tau, kaan…Ibu rumah tangga apalagi plus pekerja, tidak punya banyak waktu untuk mencari peralatan dapur. Belanja online memang dirasa menghemat waktu dan juga tenaga karena kamu tidak perlu pergi ke Toko.
Namun, apakah sudah pasti aman situs belanja online kamu? Ada baiknya kamu coba mencari situs belanja yang memiliki banyak penjual terpercaya. Di Blanja.com, misalnya. Banyak terdapat kebutuhan rumah tangga, salah satunya blender. Blender idaman dari produk Oxone yang dapat memudahkan pekerjaan dapur kamu.
Oxone 3 in 1 Blender (OX-863), produk blender dari Oxone menawarkan kemudahan dalam pekerjaan dapur. Dengan pisau blender yang terbuat dari stainless steel yang berkualitas menjadikan mata pisau begitu tajam, anti karat dan tahan lama. Dengan kapasitas 1 liter dan material yang kuat untuk segala kebutuhan memasak.
Daya listrik : 190 Watt
Kapasitas : >1 liter
Material plastik pilihan sehingga tidak mudah pecah
Dry mill untuk makanan kering
Wet mill untuk makanan basah
Mata pisau Stainless steel yang tahan lama
Safety Motor dengan Overheat Protection
Blender Oxone OX-863 sangat efektif dalam membantu kamu dalam mengolah bahan-bahan makanan yang dibutuhkan. Blender berkapasitas 1 Liter ini bekerja dengan daya 190 W sehingga tidak mengonsumsi banyak daya. Blender dilengkapi dengan pisau blender berbahan stainless steel yang sangat tajam, anti karat, serta tahan lama. OX-863 adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang menginginkan kemudahan dalam memasak.
Kapasitas 1 L Blender yang banyak beredar di pasaran seringkali tidak memiliki kapasitas yang cukup sehingga kamu harus menggunakannya berkali-kali untuk mengolah bahan makanan dalam jumlah banyak. Dengan kapasitas 1 Liter, Oxone OX-863 ideal untuk mengolah bumbu masakan atau menyediakan minuman segar untuk keluarga.
Motor dengan Circuit Breaker Motor yang berkekuatan tinggi serta efisien telah dilindungi dengan Circuit Breaker sehingga meski melakukan kinerja optimal, motor bebas dan dari suara bising dan tidak cepat panas.
Wadah blender Oxone OX-863 berbahan dasar plastik. Kamu tidak perlu khawatir saat blender terjatuh. Selain tahan pecah, bahan plastik yang digunakan juga telah terbukti aman untuk mengolah makanan (food grade). Dry Mill Blender Oxone OX-863 dilengkapi dengan kontainer dry mill dengan desain yang unik. Dengan produk tambahan ini kamu dapat mengolah gandum menjadi oatmeal, menggiling rempah, menggiling kacang hingga mencampur adonan untuk pastry. Itu baru satu tambahan, ya.
Kecanggihan lain, blender ini dilengkapi dengan kontainer wet mill dengan material plastik food grade. Dengan wet mill, kamu dapat membuat sup, smoothies, susu kedelai, makanan bayi, saus hingga mayonais.
Bagaimana? Blender Oxone menjadi blander idaman, kan? Jadi, apakah masih menunggu Isteri merengek dulu? Whahaha! Cuuus…tinggal buka situsnya disini. Kemudian letakkan Blander Oxone ke keranjang belanjaanmu.
Dear para wanita, jangan malu dengan postur tubuh yang tidak setinggi teman-temanmu, ya. Karena semua wanita memiliki sisi kecantikan, keistimewa yang tidak dimiliki wanita lain. Setuju, doong!
Wanita yang memiliki tubuh mini, kerap bermasalah dengan pakaian. Khususnya ukuran baju. Hihihihi…Tapi please, tidak usah terlalu dipikirkan tentang tinggi badan itu. Karena banyak cara dan usaha yang dapat kamu lakukan dengan memilih jenis pakaian yang tepat.
Oiya, kamu juga jangan baper dengan judul blog post ini, ya. Tidak ada maksud apapun. Hanya ingin sekadar berbagi. Siapa tahu bisa menjadi solusi bagi kamu, para wanita yang memiliki postur tubuh mini, tapi ingin tetap terlihat luwes dalam hal berpakaian.
Bila kamu cermat memilih pakaian dan mengikuti beberapa cara ini, bisa jadi bentuk tubuh kamu akan kelihatan lebih proporsional dan kamu pun lebih percaya diri.
Yuuk, simak dan baca pelan-pelan caranya berikut ini:
Menggunakan Celana High Waist
Celana high waist yang ukurannya mencapai atas pinggang ternyata bisa membuat tubuhmu kelihatan lebih tinggi. Pilihlah celana high waist dengan warna netral dan padukan dengan atasan berwarna cerah untuk mendapatkan kesan tubuh yang lebih proporsional.
Gimana? Sudah pernah mencoba belum untuk cara yang pertama ini? 😉
Berbagai Jenis Jump Suit
Jump suit merupakan setelan yang juga bisa menimbulkan kesan bentuk tubuh tinggi. Tidak heran bila jenis pakaian yang satu ini menjadi must have item bagi wanita bertubuh mini. Mau mengenakan jump suit yang berwarna cerah atau gelap, kamu bebas menyesuaikannya dengan selera dan kebutuhan.
Pada umumnya jump suit berwarna gelap cocok digunakan ketika menghadiri acara formal atau undangan pesta. Sementara jump suit dengan warna cerah lebih fleksibel digunakan untuk waktu senggang.
Jump suit, apakah kamu suke mengenakannya?
Mini Dress yang Anggun dan Istimewa
Tren fashion terbaru mini dress wanita memang sangat menarik untuk disimak dan diikuti. Terutama untuk wanita yang bertubuh mini. Potongan dress di atas lutut menciptakan kesan semampai dan ramping. Apa pun warna dan motif dress-nya, pilihan bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Mini dress bergaya klasik umumnya lebih disukai karena bersifat timeless dan mudah dipadukan.
Kalau ingin mendapatkan mini dress istimewa dengan harga terjangkau, jangan lupa untuk mengunjungi situs MatahariMall. Karena situs online yang satu ini memiliki koleksi mini dress lengkap dengan harga terjangkau.
Suka pakai drees, ngga?
Rok Mini untuk Segala Suasana
Rok mini dengan bahan berkualitas sangat cocok digunakan untuk segala suasana. Mulai dari aktivitas casual sampai aktivitas formal di kantor.
Tanpa harus sibuk memilih-milih jenis pakaian, kamu tinggal memilih rok mini yang bisa dipadukan dengan aneka jenis atasan. Rok mini bisa membuat penampilan kamu nampak awet muda dan lebih menarik. 😆
Rok mini-nya jangan terlalu mini lho, ya. Takutnya dihinggapi lalat. Kasihan lalatnya, kan. Hahaha
Ladies, sekarang bukan waktunya lagi untuk tidak percaya diri dengan bentuk tubuh yang kurang tinggi, mini, mungil, ya. Sudah saatnya untuk menjadi dirimu sendiri dan menentukan gaya berpakaian yang paling sesuai dengan karakter dan postur tubuhmu.
Selain pantai, ragam kuliner di Makassar begitu menggoda selera. Mulai dari kuliner yang berkuah, kudapan, sampai dengan seafood.
Bagi pecinta kuliner yang berdomisili di luar Makassar, cara mudah untuk mencicipi kuliner khas-nya langsung dari tempat asal yaitu dengan cara melakukan reservasi terlebih dahulu. Tidak sedikit wisatawan lokal rela mencari tiket pesawat untuk datang ke kota ini hanya untuk mencicipi hidangan khas Makassar yang bikin kangen. Ya, Makassar memang menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang cukup populer di Indonesia.
Namun, jika kamu baru pertama kali berkunjung, maka tidak ada salahnya mengintip beberapa referensi kuliner, tempat makan yang menjadi unggulan di Makassar. Berikut 5 Plihan Kuliner Enak di Makassar :
Konro Karebosi
Lokasinya dekat Lapangan Karebosi. Makanya Konro ini punya nama Karebosi. Menunya terdiri dari Sop Konro yang dicampur kuah sop, dan Konro bakar, yaitu daging iga sapi yang dibumbui dan dibakar bersama bumbu kacang khas Makassar. Harga satu porsi Konro yang melegenda di Makassar ini berkisar Rp. 35 ribu.
Coto Gagak
Menu coto yang disajikan bersama buras atau semacam ketupat mini, dengan potongan daging yang besar-besar.
Pict: http://chemistrahmah.com/
Makanan ini paling terkenal di Makassar,dan tempat makan yang paling asyik untuk mencobanya berada di Gagak No. 27 Mariso, sebab menu coto di sini sudah bertahan dari sejak tahun 1970-an, dan buka selama 24 jam.
Mie Titi
Mie Titi adalah mie kering ala Makassar, yang disiram oleh kuah sayur dan potongan daging ayam mirip I Fu Mie. Mie-nya kecil-kecil lebih mirip bihun dan digoreng kering lalu disiram kuah masak.
pict: http://mblusuk.com/
Biasanya satu porsi Mie Titi dijual sekitar Rp. 15.000, dan kamu bisa menjumpainya di Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Irian, Jl. Boulevard, dan Jl. Datumuseng, Makassar. Kamu perlu mencicipi resep warisan Ang Kho Tjao, pembuat pertamanya, yang sudah bertahan selama 37 tahun ini.
Seafood Apong
Tempat yang tepat untuk menikmati hidangan laut khas Makassar, terutama kepiting! Cita rasanya perpaduan ala Tionghoa. Restoran yang selalu penuh pengunjung ini menyajikan masakan ikan, kepiting, dan udang pilihan yang betul-betul segar dan dimasak sempurna.
pict: restaurantapongseafood
Kualitas masakannya enak, setara standar masakan di Singapura. Namun, kamu sebaiknya datang lebih awal sebelum menjelang jam makan lantaran parkir mobilnya lumayan repot saking ramai. Untungnya, para staf dan pelayanannya cukup baik. Harganya pun relatif sesuai untuk kepuasan berkuliner yang akan kamu rasakan.
Pallu Basa Serigala
Satu lagi menu sup daging sapi, hanya kali ini kuahnya dicampur kelapa goreng. Di sini kamu bisa memilih sendiri bagian daging yang kamu suka.
pict: tripadvisor
Kuliner ini cukup unik karena biasanya ada kuning telur ayam kampung di dalamnya. Ini yang membuat kuliner makin gurih. Satu mangkuk Pallu Basa dijual Rp. 15.000, belum termasuk nasi putih. Tempat makan ini ada di Jl. Serigala No. 54, dan di Jl. Onta. Buka mulai jam 11 siang hingga jam 10 malam.
Jangan heran ketika kamu akan mencicipi kuliner di atas harus mengantri dan ikut berjejalan bersama pengunjung lainnya. Terpenting, kamu bisa makan nikmat dan puas di Makassar.