Penginapan Dekat Batu Night Spectacular (BNS)

Penginapan yang dekat dengan tempat wisata rata-rata banyak dicari oleh para wisatawan. Tujuan memilih penginapan ini, tak lain supaya lebih hemat waktu. Jarak tempuh dari penginapan menuju tempat wisata ngga terlalu jauh. Aaww…jangankan penginapan, pacar saja pinginnya cukup lima langkah dari rumah. :mrgreen:

Hemat waktu sudah pasti. Karena, bisa ditempuh dengan jalan kaki untuk sampai objek wisata. Tapi, ngga mesti bisa hemat biaya. Tahu sendiri lah, karena lokasinya yang strategis, menjadikan pemilik penginapan tega memberi harga lebih tinggi. Belum lagi, jika weekend atau hari besar tiba, bisa jadi harga naik sekian prosen. *lagu lama* *kejam*

Tinggal pilih: hemat waktu atau hemat biaya? πŸ˜€ Memang risiko, sih. Risiko menjadi tukang jalan yang pinginnya ngirit waktu dan juga uang. Hahaha *aku banget* Jika ingin dua-duanya dapat, gunakan fasilitas penginapan ramai-ramai. Jadi, bayarnya lebuh ringan. Seperti yang pernah aku praktikkan saat berwisata ke Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

PENGINAPAN DEKAT BNS

“Jangan khawatir, satu rombongan ini akan menginap di satu homestay yang sama. Malamnya akan makin hangat.” Tour guide dari travel agent, Pak Bimo, seakan menjanjikan penginapan yang begitu luas. Padahal, rombongan kami ngga sedikit. Ya, secara berwisata ke Kota Batu ini dalam rangka family gathering. Orang satu kantor, sepaket suami-istri. Adakah penginapan di dekat Batu Night Spectacular (BNS) untuk kapasitas 80 orang?

Mungkin ada! Mencarinya juga gampang. Kan kami pakai travel agent, pasti mereka punya langganan homestay. Tapi, ngga tahu karena apa, Pak Bimo memisahkan kami! *drama* Aku yang saat itu masih sebatang korek api, hanya bisa pasrah. Sesampainya di Batu, rombongan kami dibagi menjadi dua kelompok untuk menempati dua homestay. Dan aku kebagian tinggal di Homestay Wulansari atau yang dikenal dengan Villa kamaran.

PENGINAPAN DEKAT BATU
Penginapan tampak depan. . .

Wulansari menyediakan delapan kamar dalam satu homestay. Enam kamar di lantai bawah dan dua kamar di lantai atas. Karena termasuk peserta paling energik, aku diminta untuk bobok di lantai atas. Maklum, orang tua pada ogah-ogahan naik tangga hanya untuk bobok. Padahal, BNS bisa diteropong dari lantai atas, lho! Surprisenya, kalau malam hari, kecenya BNS dan kota malang nampak syantik bingits.

Nah, berikut ulasan dariku tentang penginapan Wulansari, homestay yang dekat dengan Batu Night Spectacular (BNS) berdasarkan pengalamanku yang menginap satu malam di sana.

Kamar Tidur.

Homestay Wulansari menyediakan kamar tidur double bed dan triple bed. Di lantai bawah, tersedia dua kamar yang bisa diisi tiga orang. Cocok banget bagi yang mau ngirit, nih. Sekamar bertiga! πŸ˜€ Sementara empat kamar, adalah double bed. Termasuk kamar yang aku gunakan.

PENGINAPAN DEKAT BATU NIGHT SPECTACULAR

Aku merasa cukup nyaman dan nyenyak tidur di penginapan ini. Selain karena capek, kamarnya juga bersih. Adanya teras di depan kamar lengkap dengan dua kursi dan satu meja, membuat pagiku lebih semangat untuk menjemput sunrise sembari ngeteh. Sayangnya, fasilitas pendukung seperti televisi, AC dan kursi santai belum ada di dalam kamar.

Kamar Mandi.

Masing-masing kamar disediakan kamar mandi dalam. Namun, ngga ada yang spesial dengan kamar mandi di homestay ini. Fasilitas yang ada di kamar mandi standard seperti pada umumnya.

FASILITAS PENGINAPAN DEKAT BATU

Kamar mandi yang berada di kamarku ngga ada showernya. Tanpa air hangat pula. Padahal Batu dinginnya brrr… Padahal, kamar mandi yang lain ada shower plus air hangatnya. Nasibku kurang beruntung. Kloset duduknya juga lancar dan bersih. Yang jelas, aku lihat kamar mandinya terawat semua, meski sederhana.

Oya, di homestay ini ngga menyediakan perlengkapan mandi. Sabun mandi, misalnya. Jadi, Teman-teman yang mau menginap di sini harus membawa perlengkapan mandi sendiri.

Ruang Santai.

Adanya ruang santai di penginapan bagiku adalah bonus. Memang, adanya ruang santai ini bisa mengakrabkan atau bahkan menambah teman. Tapi, bagiku ngga harus ada. Ruang santai untuk para tetamu ini biasanya dimanfaatkan untuk ngobrol, atau sekadar nonton acara televisi jika memang disediakan.

WULANSARI PENGINAPAN DEKAT BATU

Di Homestay Wulansari, ruang santainya cukup luas. Adanya televisi dengan ukuran 14″ menjadikan ruang ini makin hangat. Secara, para BuIbu PakBapak yang tadinya di kamar, niat mau langsung istirahat, tetiba pada keluar dan berkumpul di ruang santai sambil ngopi-ngopi ganteng.

Tempat duduk berupa sofa hanya disediakan satu dowang. Bukan satu set, melainkan satu biji hanya bisa buat tiduran satu orang. Sedangkan lainnya lesehan tanpa karpet. Brrr…Tadinya kami mau pinjam karpet, tapi yang punya penginapan belum punya karpet. πŸ˜† *lendotan Nicholas*

Jamuan Makan.

Jamuan makan: sarapan, makan siang, dan makan malam, ngga mesti ada di penginapan. Karena kami menginap secara rombongan, dan mengambil paket menginap plus makan, ya sudah pasti mereka menyediakan makanan buat kami. πŸ˜€

SARAPAN DI HOMESTAY BATU

Masakan a la homestay Wulansari termasuk tipe masakan rumahan. Pecelnya enak banget, sop dan lauknya juga demikian. Menu makanannya sederhana, namun citarasanya bikin pingin nambah. Terlebih ada krupuknya. Beeuuh! Makin gurih. . .

Jika Teman-teman menginap di sini tanpa rombongan, alias sendiri dalam rangka backpackeran, bisa juga mendapat jamuan makan asal memesan terlebih dahulu. Ya, jamuan makan ini by request. πŸ˜‰

Pengalamanku menginap di Homestay Wulansari cukup puas. Bagiku, ngga ada kekurangan suatu apa untuk fasilitas utama suatu penginapan. AC, air hangat, televisi di dalam kamar, bagiku merupakan fasilitas penunjang. Ya, menunjang kesejahteraan para penginap. πŸ˜† Toh, aku masih bisa bobok nyenyak tanpa mereka. πŸ˜›

Oya, di homestay yang dekat dengan wisata BNS ini disediakan dapur untuk para tamu. Tetamu bisa memaksimalkan dapur ini untuk masak atau merebus air. Jika butuh bumbu untuk masak, bisa minta kepada penjaga homestay.

Berencana wisata ke BNS dan sekitarnya? Coba survey Homestay Wulansari. Siapa tahu cocok! Penginapan ini dekat dengan wisata Batu Night Spectacular (BNS), lho. Cukup dengan jalan kaki untuk sampai BNS yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari pengipan.

Homestay Wulansari, Kota Batu, Malang.

Alamat:
Jl. Gondorejo No.157, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65316.
Nomor Telephone:
0341-596443 atau 0813-3249-1570.
PIN BBM:
5A3093A0 atau 5A4A04BB.
Harga:
Mulai Rp 175.000 – Rp 250.000 per kamar.

Baca juga:

Usman Janatin City Park, Taman Rekreasi Keluarga

L O V E! Rangkaian abjad tersebut tersusun rapih di depan pintu masuk Usman Janatin City Park. Ngga hanya itu, lambang LOVE juga terpampang manis di antara abjad dengan warna yang cerah. Bisa diartikan, bahwa taman tersebut penuh cinta. Iyaaa, kaaaan?

Usman Janatin, adakah diantara Teman-teman yang mengenalnya? Jujur, aku NOL banget kalau ngomongin tentang orang-orang yang berjasa bagi tanah air, Indonesia. Seperti halnya Usman Janatin. Ngga banyak tahu latar belakang mereka, apalagi kisah detilnya. *ya nasiib* Makanya, aku senang dengan munculnya nama-nama tempat wisata atau apapun yang menggunakan nama pahlawan. Ngga hanya ingin sekadar tahu, tapi juga akan menambah daftar bacaan dan pengetahuan baru bagiku.

Membaca di beberapa situs online, blogdetik salah satunya, bahwa Usman Janatin adalah pahlawan nasional yang dihukum gantung di Singapura pada 17 Oktober 1968. Sebagai prajurit Angkatan Laut, Usman menjadi bagian dari prajurit perang yang dicanangkan pemerintah RI terhadap Malaysia kala itu. Dihukum gantung! Perjuangannya luar biasa banget.

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA LOVE

Aku termasuk perempuan yang betah berlama-lama di taman hanya untuk sekadar menunggu bayangan Mamas Nicholas. Ngga heran, saat tahu ada Taman yang tergolong baru di Purbalingga, kota kelahiran Usman Janatin, aku mengajak Tante untuk duduk-duduk syantik di sana.

Taman yang lokasinya kurang lebih 1,5 km dari alun-alun Purbalingga, dulunya adalah ex pasar kota dengan luas kurang lebih 16.000 meter persegi. Berbeda dengan taman terbuka lainnya yang pernah aku singgahi, Taman Usman Janatin memiliki konsep yaitu taman rekreasi keluarga. Yups, rekreasi bersama keluarga dengan prinsip yang penting anak-anak senang!

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA MAINAN

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA PERMAINAN

Anak-anak bisa betah di taman ini karena ada wahana permaianan meski belum banyak. Empat permainan yang rutin beroperasi yaitu kereta mini, bom bom car, istana balon, happy swing, worm coaster dan sepeda roda tiga. Tiket wahana tersebut bisa dibeli di loket permaianan dengan harga mulai Rp 5.000-Rp 10.000 per wahana.

Saat itu, kami datang cukup pagi, kisaran pukul 10.00 WIB. Wahana permainan belum ada yang mulai beroperasi. Hanya nampak para karyawan yang santai bebersih di sekitar kawasan taman. Beberapa warung dan cafe juga belum ada yang dibuka. Kami benar-benar hanya narsis di sini, tanpa cemal cemil.

Setelah bertanya kepada salah satu penjaga wahana, ternyata taman mulai ramai pengunjung sekitar pukul 14.00 WIB. Pada jam tersebut, wahana sudah mulai dijalankan. Begitu juga dengan warungnya sudah mulai dibuka.

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA GAZEBO

Untuk bisa masuk taman ini, pengunjung harus melewati portal yang berada di sebelah kiri kawasan taman. Portal tersebut merupakan pintu masuk sekaligus pintu keluar taman. Melalui portal, pengunjung cukup mengulurkan uang sebesar Rp 2.000 kepada penjaga untuk biaya parkir sepeda motor. Sedangkan biaya tiket masuk ngga ada.

Taman Usman JanatinΒ yang dikelola dibawah manajemen Owabong memang mempunyai konsep taman rekreasi keluarga, namun ngga sedikit pengunjung remaja yang berdatangan. Termasuk kami, remaja unyu-unyu bathok. Kebanyakan, sih, anak sekolah. Sepulang Sekolah, mereka sengaja mampir Taman untuk menghabiskan siang, atau mengerjakan tugas di bawah tenda yang telah disediakan.

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA PANGGUNG

Selain wahana permainan, Taman ini juga menyediakan panggung hiburan untuk perform para pelajar dan juga umum saat akhr pekan tiba. Kata Mas Widi, salah satu karyawan, panggung hiburan selalu ramai meski hanya band indi yang mengisi.

Melihat panggung yang cukup luas itu, kaki aku gatal pingin melangkah, naik ke atas panggung. Kemudian nggebugi drum. Sayangnya, ngga ada alat musik satupun yang tertinggal. Hahaha *nggebugi Tante baen* Yaaaa…karena merasa sudah terjamah semua, aku bersama Tante meninggalkan Taman tepat pukul 13.00 WIB, saat wahana permaianan mulai pemanasan. πŸ˜€

Btw, di daerah Teman-teman ada taman rekreasi keluarga macam Usman Janatin City Park? Baca juga tentang Perwira Art Museum. πŸ™‚

Usman Janatin City Park, Purbalingga.

Lokasi:

Jl. A. Yani No. 57, Purbalingga, Jawa Tengah.
Jam Buka Wahana Permainan:
Senin-Sabtu: Pukul 14.00-22.00 WIB.
Minggu: Pukul 08.00-23.00 WIB.

Baca juga Taman RTH Purbalingga

3 Pilihan Souvenir Pernikahan Dari Keramik

Tiap kali menghadiri resepsi pernikahan, sejauh ini aku belum pernah mendapat souvenir pernikahan yang terbuat dari keramik. Kebanyakan souvenir yang aku dapat yaitu kipas, ketokan kuku, dompet mini, cermin kecil, dan masih banyak lagi souvenir lainnya yang standard Indonesia. πŸ˜€

Aku ngga tahu kenapa para mempelai ngga memilih souvenir dari keramik. *termasuk aku, dulu* Padahal menarik dan banyak manfaatnya bagi Tetamu.

Tetamu yang hadir atas sebuah undangan adalah Raja. Sepakat, dong? Makanya, yang mengundang harus benar-benar memperhatikan, dan menghargainya.

Mereka ngga hanya meluangkan waktu saja untuk sekadar menghadiri resepsi. Ada hal lain yang mungkin bisa dikatakan lebih penting dalam mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadiri undangan. Kostum yang harus mereka kanakan, misalnya. Teman-teman pernah mengalami ribet dalam memilih kostum pesta, kan?

Makanya, sudah sepantasnya mereka mendapat penghargaan. Bukan penghargaan semacam award lho, ya. Melainkan souvenir sebagai salah satu bentuk nyata menghargai Tamu sekaligus sebagai kenang-kenangan, ucapan terima kasih kepada para tetamu yang telah meluangkan waktunya untuk hadir.

SOUVENIR KERAMIK KLAMPOK

Saat menghadiri resepsi pernikahan, tak sedikit dari mereka yang -seperti- mengharap adanya souvenir unik, bermanfaat dan kalau bisa yang anti mainstream. πŸ˜€ Seperti souvenir dari keramik ini. Masih jarang, kan? Ini kalau bisa lho, ya. Karena yang paling penting dari sebuah souvenir yaitu bermanfaat dan dibeli sesuai budget! Ngga kayak pernikahanku, souvenirnya gelas. Mainstream banget. :mrgreen:

Nah, ini ada 3 pilihan souvenir pernikahan dari keramik. Yaitu:

1. Hiasan Dinding

Ada yang berpendapat hiasan dinding ini kurang bermanfaat. Alasannya, karena tidak bernilai guna. Tapi, bagi Teman-teman yang suka dengan aksesoris, hiasan ini bisa ditempel di dinding ruang tamu bersama hiasan dinding lainnya.

Ada banyak macam hiasan dinding yang bisa dibuat by request. Salah satunya yaitu kura-kura. Mulai dari ukuran mini, kira-kira diameter punggung 5 cm.

SOUVENIR PERNIKAHAN
Kura-kura seksi. . .

Sebagai kenang-kenangan, nama mempelai bisa ditulis di dada kura-kura atau punggungnya. Cantik, bukan? Harga hiasan dinding mulai Rp 7.000 per biji. dengan diameter punggung 5 cm.

2. Teko Poci

Melihat Poci yang berjejer ini, ingatanku justru mengarah pada kota Tegal. Kota yang memang terkenal dengan teh pocinya. Padahal, tempat seduh teh ini yang membuat adalah orang Banjarnegara. Tegal impor. πŸ˜€

SOUVENIR NIKAH

Belum lama ini, aku menemani sepupuku memesan poci yang berukuran sedang. Ia hanya memesan poci dan satu gelas mini saja tanpa lambar. Sengaja ngga memesan full seperti foto di atas, karena masih banyak keperluan yang belum dibeli. πŸ˜‰

Satu poci sedang bisa dibeli dengan harga Rp 15.000 per set. Cukup mahal atau terlalu mahal untuk sebuah souvenir pernikahan? Hmmm…jika memang budget ada, akan terasa ringan. Btw, tersedia juga poci dalam ukuran mini. Seperti poci yang buat memenjarakan Jin di tipi-tipi. Hahaha

Poci ini akan dimanfaatkan sebagai pajangan atau menyeduh teh tiap pagi-sore, itu tergantung Teman-teman yang memilikinya. Mending buat nyeduh teh, ya. Sedap tauuuuk.

3. All about tempat

Tempat yang aku maksud yaitu bisa asbak, tempat pulpen, atau tempat lilin. Banyak alternatif tempat. Tempat atau wadah ini paling bermanfaat dan paling banyak dipesan oleh pembeli.

SOUVENIR KERAMIK KLAMPOK BANJARNEGARA

Meski modelnya biasa, sudah banyak yang punya, tapi banyak manfaatnya dan pasti dipakai. Yaa…masak asbak mau disimpen saja, sih. Pun dengan tempat lilin. πŸ˜‰ All about tempat harga mulai dari Rp 5.000 per biji.

SOUVENIR KERAMIK
Pagi-pagi ngeteh sama mendoan cocok! πŸ˜€

Bagaimana? Souvenir pernikahan dari keramik cukup menarik dan kaya akan manfaat, bukan? Masih banyak pilihan souvenir lainnya. Kartun karakter, misalnya. Kartun yang dibuat daru keramik, tuh, lucu. Seriyes. Aku pernah melihat di rumahnya. πŸ™‚

Jika ada yang tertarik dengan pilihan souvenir pernikahan dari keramik, Teman-teman bisa memesannya melalui nomor +6285647945005. Pemesanan bisa via SMS atau telephone. Minimal pembelian 100 set, dengan waktu pemesanan minimal tiga bulan sebelum tanggal pakai. *ujung-ujungnya jualan* *UUJ*

Mancing Mania di Kawah Sikidang, Berani?

Mancing Mania di Kawah Sikidang bukan lah program acara baru di televisi. Judulnya saja yang persis banget dengan salah satu acara di stasiun televisi. *gue ngga kreatif* Tapi, semisal mau ditayangkan di televisi bagus juga, lho. Jarang-jarang, kan, ada aktivitas memancing di Kawah. πŸ˜›

Sebelum mulai memancing, aku mau cerita alkisah dulu. Agak serius, nih. Semacam legenda tentang Kawah Sikidang. Ya…biar postingannya panjang sebagai pelengkap, gitu. πŸ˜›

Alkisah, seorang Pangeran kaya raya, Kidang Gurangan, telah memberanikan diri untuk melamar Puteri cantik bernama Shinta Dewi. Namun, karena Shinta Dewi syok saat melihat wajah Pangeran yang ternyata ngga setampan yang ia bayangkan (tubuh manusia, namun kepala mirip hewan Kijang atau dalam bahasa jawa Kidang), maka sebelum lamaran berlangsung, Shinta Dewi mengajukan satu syarat yang sebenarnya syarat tersebut adalah niat jahat supaya lamaran tidak akan berlangsung.

Sepertinya, perempuan berparas jelita memang dari dulu suka jual mahal, ya. Terbawa sampai sekarang, lho. Hahaha *bercanda* Sebut saja Roro Jonggrang. Saat akan dipersunting oleh Bandung Bondowoso, ia meminta dibuatkan 1000 candi, di mana pengerjaannya harus selesai dalam kurun waktu satu hari.

Sama halnya dengan Roro Jonggrang, Puteri Shinta Dewi juga mengajukan syarat kepada Pengeran Kidang Garungan untuk membuat sumur dalam ukuran besar. Padahal, Shinta sudah tahu bahwa di tempat yang akan dijadikan sumur, tuh, ngga bakal keluar air. Secara, Desa tersebut memang terkenal sebagai daerah yang selalu kurang air.

Niat jahatnya dimulai! Yaitu dengan cara menimbun sumur yang sedang digali oleh Pangeran. Padahal, Pangeran hampir menyelesaikan syaratnya. Tapi apa daya, orang-orang suruhan Shinta mengembalikan tanah hasil kerukan ke dalam sumur sampai akhirnya Pangeran tertimbun. Aaaw…kasihan, ya.

Kidang Garungan ini punya kesaktian. Karena merasa ditipu oleh Puteri Cantik tapi jahat, ia pun mengamuk di dalam sumur! Byuuur byaaak duaaar….! Jadilah sebuah Kawah dan Pangeran tetap di dalam sumur yang sekarang bernama Kawah Sikidang. Percintaan yang tragis, ya. Mending, kalau mau menolak lamaran, sampaikan saja dengan baik-baik. Ngga kebanyakan dosa. πŸ˜›

KAWAH SIKIDANG

Kembali ke acara Mancing Mania, ya. πŸ˜† Kawah Sikidang merupakan salah satu objek wisata di Dataran Tinggi Dieng. Objek wisata tersebut berlokasi di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Dalam satu kawasan wisata, banyak terdapat kawah yang masih aktif. Namun, hanya ada satu kawah utama, kawah Pangeran Kidang, yang letaknya kurang lebih 1 km dari pintu masuk objek.

Saat ini, banyak masyarakat yang mencari rejeki di sekitar kawasan objek wisata. Selain jajanan khas, ada beberapa orang yang standby di pinggir kawah utama. Mereka membuka jasa pemancingan, yaitu memancing telur di Kawah Sikidang.

Ada dua jenis telur yang mereka tawarkan, yaitu telur ayam dan puyuh. Satu bungkus telur puyuh berisi 10 biji, dan 1 bungkus telur ayam berisi 2 biji dijual dengan harga Rp 5.000 per bungkus. Jumlah telur bisa dikurangi, apalagi ditambah. Sesuai dengan keinginan pembeli.

MEMANCING DI KAWAH SIKIDANG
mancing maniaaak. . .

Kawasan kawah utama cukup berbahaya meski sudah dipagar kayu. Maka dari itu, bagi wisatawan yang ingin mencicipi “telur kawah”, bisa minta bantuan kepada penjualnya untuk memasukkan ke dalam keranjang kecil, kemudian merebusnya. Ya, pembeli tidak bisa masuk kawasan kawah bagian dalam. Jika ingin merasakan sensasi mancing mania di Kawah Sikidang, pembeli bisa minta tolong kepada penjual telur untuk mengganti pegangan pancing (ngga tahu namanya apa) yang lebih panjang.

Proses memancing telur ini ngga sampai lima menit sudah matang, untuk telur puyuh. Tapi, aku agak ngga tega mau makan. Soalnya, aroma belerang sudah tercium duluan. πŸ˜€ Berbeda dengan Ibuku yang bilang “Enak…enak…enaaak. Telur puyuhnya enak.”

Baca juga tentang Kawah Candradimuka. Ada Gatotkaca di sana, lho. :mrgreen:

4 Sehat, 5 Sempurna a la Pamiluto Restaurant

4 Sehat 5 Sempurna a la Pamiluto Restaurant, MagelangPamiluto Restaurant menjadi alternatif untuk sarapan, makan siang, makan malam, saat aku menginap di Atria Hotel, Magelang. Restaurant yang berada di dalam Atria Hotel menyajikan masakan dengan cita rasa Indonesia dan juga Western dengan berbagai macam inovasi. Iya, koki yang kebanyakan masih muda itu pandai berkreasi masakan.

Aku lebih mengutamakan makan di restaurant hotel, ketimbang mencari makan di luar. Selain sudah termasuk fasilitas, setidaknya bisa tahu menu masakan khas restaurant tersebut dan juga cita rasanya. Magelang, sudah pasti masakannya nJawanisme, ya. Sesuai seleraku, lidah jawa.

Tepat pukul 07.00 WIB, aku menuju Pamiluto Restaurant yang berada di lantai satu atau lobi hotel. Masih pagi, tapi kursi hampir terisi penuh oleh tetamu. Di papan kecil yang berdiri di depan pintu masuk restaurant tertulis tiga nama Instansi yang saat itu mengadakan acara di Atria Hotel. Pantas saja ramai.

“Maaf dari instansi mana ya, Mbak?” Tanya seorang perempuan yang berdiri di dekat meja camilan dan dessert.

“Aku dari Planet Pluto, Mbak. Kenapa, ya?” Tanganku yang hendak mengambil combro terpaksa turun dahulu untuk menjawab pertanyaan Mbak Gina.

1 TEMPAT MAKAN ATRIA HOTEL
Rapih. . .
MENU MAKAN ATRIA HOTEL MAGELANG
Camilan umum. . .

“Ooooh…ini camilan khusus untuk Planet Mars, Mbak. Punya Planet Mbak ada di sana.” Kelima jarinya mengantarkan mataku ke arah kiri. Beberapa teman yang ada di belakangku, yang tak lain adalah teman satu planet cengingisan puas! Hahaha

Salah mengambil jatah, tapi bukan kesalahanku, dong. Swear! πŸ˜€ Seandainya di meja ada label “Planet Mars”, misalnya, maka tetamu dari planet lain ngga akan mengambilnya, kan? Tetamu bisa tertib. Tapi, bisa jadi memang Atria tidak memberi label karena sudah ada yang petugas yang mengawasi makanan. KZL.

Daripada terbawa suasana, aku mendekati Mbak Tian (bukan nama sebenarnya), yang jualan jamu dan bubur. πŸ˜€ Aku menempatkan diri di depannya, kemudian meminta seporsi bubur sum-sum kesukaanku. Asyiknya di sini, kursi panjang yang terbuat dari rotan belum banyak yang menempatinya.

3 TEMPAT MAKAN ATRIA HOTEL
Ramah. . .

“Mbak, minta satu porsi bubur kacang hijau dan bubur sum-sumu, dong?” Aku memesan dua porsi sekaligus. Dua bubur kesukaanku. Bubur sum-sum aku makan di tempat, sedangkan bubur kacang hijau aku bawa ke meja makan.

Melihat camilan a la western, aku terpesona. Tapi, cukup terpesona. Karena, masih banyak menu lokal yang ingin aku cicipi. πŸ˜€ Karena baru mendapat satu porsi bubur, akupun berkeliling untuk mencari menu lain yang mengenyangkan. Aku harus makan nasi, kasihan dede yang sudah menanti asupan makanan.

Nasi goreng menjadi pilihank, meski sebenarnya ingin mencicipi Bakmi Jawa yang udah melambai-lambai di gubugan sana. πŸ˜€

SARAPAN PAGI ATRIA HOTEL MAGELANG
Tinggal pilih. . .

Gubugan menjadi tempat untuk menyajikan menu tambahan yang banyak dilirik oleh para tetamu. Tiga gubugan di Pamiluto Restaurant ini masing-masing menawarkan masakan dengan berbagai macam kreasi. Menu dari telor, misalnya. Tetamu bisa memesan telor untuk dibuat apa saja. Selain dadar, ceplok, gulung, banyak juga yang memesan telor orak-arik, kerak telor, dan omelet.

Di sini aku memilih menu telor yang paling simpel, yaitu telor gulung. Soalnya, antreannya banyak banget. Meski antrean berlaku, tapi makin simpel yang dipesan, semakin cepat. πŸ˜€ Dua gubugan sebelahnya; menu serba mie dan bebek, terpaksa aku cuekin. Takut kekenyangan. πŸ˜€

Berikut makanan yang aku pilih di Pamiluto Restaurant. Makanan 4 Sehat, 5 Sempurna a la Pamiluto Restaurant. Sebuah restaurant yang masuk The Best 10 Restaurant di Magelang versi Trip Advisor.

A photo posted by Idah Ceris (@idahceris) on

Hanya beberapa yang masuk frame. Beberapa irisan buah dan camilan lainnya ngga masuk frame, karena aku terlalu banyak mengambilnya. *takut dikatain* Ya ampun…baru ngerasa kalau orang hamil emang doyan banget makan. *pembelaan*

Masih banyak macam menu makanan yang bisa dipilih di Pamiluto Restaurant. Semua menu yang sudah aku intip, tuh, bikin meleleh. Apalagi dessert dengan porsi yang serba imut. Rasanya ingin mengambilnya satu per satu, kemudian melahapnya dengan cepat. *elus-elus perut*

Baca juga: Pengalaman menginap di Atria Hotel, Magelang.

Memilih Jaket Gunung yang Nyaman

Memilih jaket gunung yang nyaman, tuh, syarat utama bagiku sebelum membelinya. Nyaman menjadi pertimbangan utama sebelum beranjak ke model. Bahkan, aku seringkali mengabaikan…

Read more