3 Langkah Kecil Menuju Gaya Hidup Sehat. Ayo Mulai!

#KreasikanIsiPirimu

3 Langkah Kecil Menuju Gaya Hidup Sehat – Banyak yang berpendapat, bahwa hidup di lingkungan kerja khususnya kerja kantoran, tuh, enggak banyak yang menjalankan gaya hidup sehat. Aku sebagai salah satu working mom yang menghabiskan waktu kurang lebih 8 jam untuk bekerja di kantor, membenarkan pendapat tersebut meskipun risetnya baru di lingkungan kerja sendiri, ya. 😀

Di kantor tempat aku bekerja, bisa dihitung jari orang-orang yang rajin olahraga setelah sekian jam lebih banyak duduk untuk bekerja. Pimpinan sudah membuat agenda untuk Jum’at sehat. Minimal para karyan mempunyai jatah satu kali selama hari kerja untuk olahraga. Tapi ya hanya beberapa orang saja yang aktif bergerak, turun ke lapangan. 😀

Lebih dari itu, aku juga jarang melihat teman-teman konsumsi buah dan sayur sebagai menu makan siang. Mereka lebih memilih makanan fast food atau bahkan junk food. Isi piring mereka lebih banyak kandungan karbohidrat dan lemak. Fakta lagi, enggak sedikit dari mereka yang memilih untuk makan di warung makan ketimbang membawa bekal dengan hasil masakan sendiri yang mungkin bisa lebih sehat. Semoga orang-orang ini hanya ada di tempat kerja aku saja, ya. 😆

Dan yang bikin geli, aku menjadi bagian dari mereka yang jarang olahraga, sering makan junk food, lebih sering makan di luar dengan menu makanan yang pastinya cukup jauh dari menu makan yang sehat. 😀

Langkah Kecil Menuju Gaya Hidup Sehat
Langkah Kecil Menuju Gaya Hidup Sehat

Mulai masuk usia kepala tiga, aku pelan-pelan banget untuk mewujudkan rencana yang dari setelah menikah hingga punya anak sering enggak direalisasikan, yaitu menerapkan gaya hidup sehat. Untuk mewujudkan gaya hidup sehat memang enggak mudah. Butuh perjuangan dan juga perlawanan yang kuat dari dalam diri. Duh…ini serius banget, ya. Hahaha.

Iya, untuk dapat mewujudkan gaya hidup sehat, tuh, butuh keseriusan. Enggak jarang, lho, orang yang paginya bilang akan memulai pola hidup sehat, tapi sorenya ngajak barbeque atau makan tengkleng. Kemudian lanjut esok harinya pas jam makan siang nraktir mie ayam atau bakso tetelan yang kuahnya sudah pasti banyak lemak jahat. Ugh…nikmat apa nikmat banget? 😆

Memulai gaya hidup sehat itu ada baiknya sejak dini. Namun, jika sudah dewasa tapi masih memilih gaya hidup semau guwe tanpa mempertimbangkan kesehatan tubuh, tenang saja karena masih bisa dimulai dari sekarang sebelum ada penyesalan yang berlanjut. Nah, berikut aku akan berbagi cara mudah memulai gaya hidup sehat mulai dari 5 langkah berikut ini.

1. Mengubah Mindset Tentang Gaya Hidup Sehat Itu Susah.

Langkah pertama dan paling penting untuk dilakukan adalah mengubah mindset tentang hidup sehat itu susah. Buang jauh-jauh pemikiran tersebut karena sebenarnya kita semua bisa mempraktikkan gaya hidup sehat dengan menyederhanakan perilaku-perilaku pola hidup sehat. Perihal konsumsi makanan, misalnya.

Kemarin saat aku mengikut live instagram di akun instagram Demfarm.id, aku mendapatkan banyak banget insight postif perihal gaya hidup sehat. Salah satunya yaitu dari konsumsi makanan berupa sayur dan buah. Dr. Silvy Irawati sebagai salah satu nara sumber menyampaikan tentang mudahnya konsumsi makan sehat seperti sayur dan buah-buah. Dokter yang merupakan Dokter Gizi sekaligus founder dari nutri juga mencontohkan cara simpel konsumsi sayur yaitu hanya dengan merebusnya bisa menjadi santapan yang menyehatkan. Begitu juga dengan konsumsi buah-buahan yang hanya dengan membelah atau mengupasnya, kita bisa langsung menikmatinya.

Jadi, kalau memang belum bisa menerapkan gaya hidup sejat, mulai sekarang sederhanakan konsep hidup sehat, ubah mindset, dan lakukan!. Sesederhana itu. 😉

2. Pilih Olahraga Sesuai Dengan Kemampuan.

Ketika paham betul bahwa menjadi working mom itu harus pandai membagi waktu, ya enggak usah punya niat untuk sepedaan saat pagi hari. Ini berlebihan banget karena waktu pagi hari bagi working mom, tuh, sangat sempit. Harus menyiapkan apa-apa yang dibutuhkan anak sekolah, suami kerja, dan juga kebutuhan pribadi. Carilah waktu yang tepat untuk olahraga dan ambil jenis olahraga yang menyehatkan dan membuat hati senang.

Jangan memaksakan diri untuk lari pagi ketika kamu adalah seorang Ibu Bekerja yang sibuk banget. Selalu sesuaikan dengan kemampuan. Workout 10 menit di pagi hari, misalnya. Ini menjadi solusi olahraga, bukan. Kecuali saat akhir pekan tiba atau hari libur kerja, ini bisa dimanfaatkan untuk mencoba olahraga yang mungkin enggak bisa dilakukan setiap hari. Sepedaan bareng keluarga, misalnya. Sesederhana ini untuk memulai olahraga.

3. Meneruskan Challenge dari Demfarm.id.

Saat tahu Demfarm.id mengadakan #DemfarmChallenge dalam rangka memperingati Hari Vegetarian Sedunia, aku tertarik untuk mengikutinya. Terus, pas cek akun instagram demfarm.id, akan ada Instagram Live yang membahas tentang “Langkah Kecil Menuju Hidup Sehat”. Aw…rasanya harus banget gabung di acara tersebut karena sangat penting buat keberlanjutan hidup ini, gengs. 😀

Demfarm mengadakan challenge dalam waktu 3 hari. Seluruh peserta yang ikut tantangan ini diminta untuk menerapkan dan posting (foto atau video) kegiatan mengonsumsi makanan sehat dengan tidak meninggalkan sampah plastik. Menarik banget, kan. Selain itu, peserta juga diharapkan untuk menjelaskan dampak selama mengonsumsi makanan sehat di kehidupan nyata.

Instagram Live dari Demfarm Vegetarian Untuk Gaya Hidup Sehat.

Seperti yang sudah aku sampaikan di awal, aku senang banget bisa bergabung di instagram live yang diselenggarakan oleh demfarm.id. Selain banyak insight positif yang aku dapatkan dari nara sumber yaitu Dr. Silvy Irawati (Dokter Gizi sekaligus Founder dari Nutri) dan Yulianti Basri dari Bontang Food, aku merasa lebih semangat lagi untuk menjalani pola hidup sehat.

Dalam obrolan yang dipandu oleh Host dari Demfam, Dr. Silvi membagikan pengalaman, betapa mudahnya menjalankan gaya hidup sehat khususnya dengan konsumsi sayur dan buah setiap hari. Dr. Silvi menyampaikan bahwa konsumsi serat pada buah dan sayur direkomendasikan 5x sehari. Ada satu fakta yang bikin aku kaget yaitu tentang persentasi masyarakat Indonesia dalam konsumsi vegetarian.

Bahwa 95,5% masyarakat Indonesia konsumsi sayur dan buah masih kurang. Hanya kurang dari 5% orang konsumsi sayur dan buah dalam jumlah yang cukup. Di sini aku masih menerka-nerka, apakah aku bagian dari 95,5% atau 5%? 😆

Padahal kita semua tahu, Indonesia merupakan negara agraris dengan lahan pertanian yang luas dan kaya akan sumber daya alam. Indonesia punya lahan yang subur, dan leluhur kita juga suka bercocok tanam. Mulai dari sini, sebenarnya kita sudah mempunyai pondasi yang baik untuk bisa konsumsi sayuran setiap hari. Tapi, kenapa minat konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia sangat rendah?

WHO menganjurkan untuk mengonsumsi sayur dan buah-buahan minimal 400 gram per hari. Secara teori mungkin kita semua paham. Ketersediaan sayur di lingkungan kita pun bisa aja banyak. Namun kadang kita lebih memilih untuk membeli masakan yang cepat saji dengan alasan masak sayur ribet atau malas untuk memasak sayur apalagi sayurnya itu-itu saja. 😀 Nah, ini kembali pada poin pertama yaitu mengubah mindset! 😀

Yulianti Basri dari Bontang Food juga sharing bahwa dulu pernah malas konsumsi sayuran. Apalagi di Bontang, kan, susah untuk mendapatkan sayuran karena memang daerahnya 70% laut. Tapi kemudian karena sistem pencernaannya bermasalah, akhirnya mulai menerapkan gaya hidup sehat dengan konsumsi sayuran dan buah. Dulu yang enggak doyan Brokoli sama sekali, sekarang doyang banget Brokoli dibuat capcay.

#KreasikanIsiPirimu, Jangan Lupa Sayur dan Buahnya!

Dr. Silvy memberikan tips untuk konsumsi 40 macam sayur dalam satu minggu. Kalau udah ngomongin angka, emak-emak pasti langsung pusing dan mulai berhitung kira-kira sayur apa saja yang nanti bisa dikonsumsi dalam sepekan. 😆 Lagi-lagi kita harus ubah mindset, ya. Enggak usah terburu-buru pusing atau bingung mau menyajikan sayur apa dalam sepekan ke depan. Sebagai contoh ada capcay kuah. Dalam seporsi capcay saja sudah ada banyak jenis sayur, bukan? 😀 Ada sawi, brokoli, wortel, jagung, jamur, ini udah lima sayur dalam satu porsi, ya.

Langkah Kecil Menuju Gaya Hidup Sehat

Untuk dapat #KreasikanIsiPiringmu, tuh, enggak seseram dan sesusah apa yang ada dipikiran, ya. Pilih sayuran yang mudah didapatkan, lalu diolah. Ingat, enggak usah ribet-ribet dalam mengolahnya, nanti jadi malas masak atau malah bikin stress. Hahaha. Begitu juga dengan buah. Sesuaikan dengan kesukaan dan juga budget, ya. Enggak harus beli buah apel, lho. Pepaya yang murah meriah juga bagus untuk kesehatan.

Tantangan dari #DemfarmVegetarian memang sudah selesai. Tapi aku berkomitmen untuk meneruskan challenge dari Demfarm.id karena aku yakin untuk menuju hal yang lebih sehat butuh perjuagan. Dan dengan langkah kecil yang sudah aku bagikan di atas, aku dapat menuju gaya hidup sehat. 😉

You Might Also Like

21 Comments

  1. Nurul Rahma

    Kudu sadar diri utk mulai biasakan gaya hidup sehattt ya.
    Tmnku ada yt Vegetarians dan doi jauuuhhh lebih sehat dibandingkan akuuuu

  2. Mpo Ratne

    Kalau mpo makan nasi merah di rumah. Kalau event ya nasi putih. Buah buahan juga di beli terutama tomat. Mpo belajar sama tausiah aa gym, dr. Asep bahwa tomat buah murah 9000/kg tapi kaya antioksidan, vitamin c tinggi. Hidup sehat itu mudah dan murah

  3. Suciarti Wahyuningtyas

    Gaya hidup sehat kalau kata orang Indonesia cenderung mahal mak, padahal sehatnya ini bisa dari makanan dan sayuran yang kita olah sendiri di rumah ya. Terutama untuk sayuran, kita juga bisa memanfaatkan lahan di rumah untuk menanam sayuran ya.

  4. Uniek Kaswarganti

    Aku sih tidak ada masalah dengan makan sayur dan buah, bun. Sukaaa semua. Cuma ya itu, kalau ada gorengan lha koq tetap tergoda yaaa hahahaa… bener, harus mindsetnya yang dijaga. Yuk ah hidup sehat sampai tua ya buuunn..

  5. andiyani achmad

    membiasakan kembali rutin makan sayur dan buah penting banget untuk memulai gaya hidup sehat, lagian kalo dipikir-pikir gaya hidup sehat bisa kok disesuaikan dengan kantong ya hehehe

  6. Nurul Sufitri

    Mantap banget mbak ikutan challenge selama 3 hari mengonsumsi buah dan sayur 😀 Memang deh masih banyak masyarakat yang ogah atau belum niat bergaya hidup sehat, malah kebanyakan makan gorengan hehehe 😀 By the way, kalau menjadi vegetarian juga keren ya. Mengolahnya juga sesuai budget aja, yang praktis dan mudah.

  7. Myra (Keke Naima)

    Kalau untuk saya, masalahnya adalah di konsisten. Sekali aja ngebandel, suka males lagi buat nerusin. padahal kalau udah terbiasa bergaya hidup sehat bikin badan juga jadi lebih nyaman

    1. Dian

      Ah iya, sebenarnya melakukan gaya hidup sehat itu nggak susah
      Yang susah paling komitmen dan konsistensinya ya mbak
      Seru ya, ikutan challenge dari demfarm ini

    2. Ida Raihan

      Kalo ada yang memelopori gini biasanya bakal semangat. Dulu sebelum punya anak, saya dan suami sudah pernah menerapkan gaya hidup sehat dengan babyak konsumsi buah dan sayur. Itu beneran loh di badan tu enteng, mau bangun malem juga gak males. Beda ama sekarang, sering malees.

  8. April Hamsa | Mom Blogger

    Setuju mbak makan sayur dan buah tuh kudu dibiasakan, apalagi kalau udah seusia kita, kudu kurang2in karbo kalau bisa. Protein pun secukupnya.
    Sayir dan buah tuh bagiku penolong utk mengatur asupan kalori yang masuk ke tubuh supaya gak over hehe.

  9. Hidayah Sulistyowati

    Anjuran WHO konsumsi sayur sebanyak 400 gram sehari ternyata belum aku penuhi, tapi kalo sama buah dihitung sih udah memenuhi syarat. Memang kalo ingin pencernaan sehat mesti imbang, dan sayuran di Indonesia yang melimpah seharusnya bisa ya jadi konsumsi makanan sehat. Tapi seperti yang dibilang, masak sayuran itu ribet, kalo nggak biasa. Kalo udah jadi kegiatan rutin ya nggak ribet, hihii

  10. Hidayah Sulistyowati

    Anjuran WHO konsumsi sayur sebanyak 400 gram sehari ternyata belum aku penuhi, tapi kalo sama buah dihitung sih udah memenuhi syarat. Memang kalo ingin pencernaan sehat mesti imbang, dan sayuran di Indonesia yang melimpah seharusnya bisa ya jadi konsumsi makanan sehat. Tapi seperti yang dibilang, masak sayuran itu ribet, kalo nggak biasa. Kalo udah jadi kegiatan rutin sebenarnya ya nggak ribet

  11. Eri Udiyawati

    Kok aku kesentil sih. Udah niat hidup sehat, pas makan siang, temen kantor ngajak makan nasi padang, ya mana nolak. Giliran di rumah, hujan, butuh yang anget-anget, mie instan dong maju.

    Pas niat olahraga, beli celana dan sepatu, eksekusi, nanti aja lah. Wkwkwkk

  12. Lidya

    Langkah kecil tapi berdampak besar untuk lingkungan juga ya bun bukan cuma untuk kesehatan kita konsumsi menu vegetarian. Gaya hidup sehat itu mudah, disugestikan jadi akan lebih mudah

  13. lendyagassi

    Kalau ada challenge-nya #DemfarmVegetarian tentu akan merasa lebih bersemangat saat menjalani pola hidup sehat. Dan ini sebenarnya sangat bagus dampaknya untuk produktifitas dan kesehatan yaa.. Bonusnya, bentuk tubuh idaman dengan BB ideal.

  14. Jiah Al Jafara

    Mau sehat memang butuh perjuangan yaaa. Aku tipe yang jarang jajan, tapi makan buah sayurnya juga masih kurang karena satu dan lain hal. Habis ini mau ngubah lebih baik dan tambah olahraga juga biar makin sehat badan juga lingkungan

  15. Andy Hardiyanti

    Bener nih.. dalam pikiran kita tuh udah duluan tertanam bahwa gaya hidup sehat itu susah. Padahal sebaliknya, justru lebih praktis tis tis. Baik untuk kesehatan diri sendiri pula. Tapi begitulah, entah kenapa segala yang enak itu justru bahaya yaa..huhuhu

  16. Gusti yeni

    Semangat mengkonsumsi makanan sehat berserat spt buah sayur mak…toss kita tak lagi muda apalagi aq sudah kepala 4 mak.
    Makan dan aktifitas badan perlu di diperhatikan ya…

  17. siti hairul

    makan sayur dan buah itu semacam lifestyle ya sekarang padahal harusnya memang harus tersedia sayur dan buah dalam menu kita sehari-hari.

  18. Diah Kusumastuti

    Mie ayam, bakso, dan kawan-kawannya itu emang godaan bangettt ya, Mbak.. hahaha.
    Memang sebenarnya bisa dimulai dari langkah-langkah kecil ya untuk hidup sehat. Tapi kalau aku pribadi yang sulit tuh konsistensinya.. huhu.
    Semangat semangatt untuk kita semua 🙂

  19. Sri Widiyastuti

    iya mbak, sebenernya aku kalau makan sayur gak ada yang aku merasa bosen. kalau makan tumis kangkung aku suka banget, makan bayam semua keluarga suka, apalagi sayur sup wortel, doyan semua. kadang yang bikin males itu karena males gerak aja ya hihihi padahal kalau masak sendiri selain sehat juga lebih hemat.

Leave a Reply

%d bloggers like this: