Menggali Kearifan Spiritual di Wisata Religi Tuban

Wisata Religi Tuban – Sapaan Pak Edi, guide dari Bimo Tour melalui microphone cukup mengagetkan kami. Bagaimana tidak, masih dini hari beliau menyalakannya dengan suara yang cukup keras. Terdengar jelas sampai salon bagian belakang. Terlebih, ketika semua lampu Bus dinyalakan. Seakan kami adalah ninja malam yang tertangkap basah oleh tuan rumah karena terangnya lampu di dalam Bus.

Perlahan, satu per satu dari kami mulai beraksi. Tak sedikit dari mereka langsung menyingkirkan selimut tipis yang telah disediakan oleh agen tour. Tidak banyak pula dari bebedapa teman mengacuhkan suara tersebut, tetap menikmati tidurnya. Salah satunya itu saya! 😛

Perjalanan yang dilakukan pada malam hari terasa lebih cepat dibanding siang hari. Berangkat dari tempat kerja pukul 16.30 WIB, tahu-tahu sudah sampai kota Tuban. Tentunya karena disepanjang perjalanan saya tidur teruuuuuus. 😆

Kami sampai Tuban kurang lebih pukul 03.45 WIB. Sesuai prediksi awal, sampai Tuban tepat saat adzan subuh berkumandang. Sekira tujuh jam perjalanan.

Bus Bimo maju mundur cantik di area terminal Sunan Bonang atau Syaikh Maulana Makhdum Ibrahim untuk parkir. Saya menyebutnya terminal Sunan Bonang. Sebab, terminal tersebut cukup dekat dengan Makam Sunan Bonang.

Entah apa nama yang tepat untuk terminal tersebut. Beberapa kali saya bertanya kepada Ibu yang berjualan di warung, mereka tidak tahu nama terminalnya. Mereka hanya menyebut Sunan Bonang saja. Apakah teman-teman ada yang tahu?

“Becak, Pak, Bu”

“Becaknya, Mbak, Mas”

Melangkah turun dari Bus langsung disapa oleh Abang becak yang banyaknya bejibun. Mungkin jumlahnya ratusan! Abang Becak terus mendekati kami untuk menawarkan jasa. Ya ampun, kami hanya akan shalat di masjid yang masih dalam tahap renovasi, masjid yang lokasinya tidak jauh dari terminal. Hanya beberapa meter saja. Tidak lebih dari dua ratus meter.

Setelah tahu kami akan shalat di masjid terdekat, mereka tidak lagi mengejar-ngejar kami. Tapi, usai shalat berjama’ah, mereka kembali menyapa kami. Jemput bola! Ya…menjemput kami di masjid tersebut! Hebat banget usaha mereka.

Saya berbincang sejenak dengan Abang Becak sembari menunggu teman-teman keluar dari masjid. Dan ternyata, mereka menawarkan jasanya untuk mengantarkan kami ke Masjid Agung Tuban, yang katanya lokasinya cukup jauh jika jalan kaki dari masjid tempat kami shalat. Kurang lebih 2 km.

MASJID AGUNG TUBAN
Cantik banget masjidnya!

Ini kenapa salat subuhnya tidak di Masjid Agung Tuban saja, sih, Pak Edi. Ndilalah ya saya enggak peka radarnya. Huwaaaa…kuciwa dikiit!

Tips Traveling Hemat Bareng Teman, Tetapi Tetap Seru

Tips Traveling Hemat Bareng Teman – Traveling sering kali dianggap sebagai kegiatan yang mahal, tetapi dengan perencanaan yang baik, kita dapat menjelajahi destinasi impian tanpa merogoh kocek terlalu dalam. Apalagi kalau kita dapat berpegang teguh dan fokus dengan tujuan awal traveling.

Yaps, sebelum pergi traveling memang wajib membuat rencana perjalanan. Apalagi jika perginya nggak sendirian, harus lebih prepare karena harus memikirkan teman seperjalanan yang mungkin berbeda selera makan, berkendara, penginapan, meskipun hendak mengunjungi destinasi wisata sama.

Teman-teman yang hobi traveling pasti pernah mengalami perbedaan selera saat traveling bersama teman-teman atau bestie, kan? Yang satu pasti mabok kalau naik Bus, yang satunya memilih naik Bus karena lebih hemat. 😀 Salah satu contohnya seperti itu, ya.
Pengambilan Konten di Tempat WisataLalu, bagaimana caranya traveling tetap seru, tapi nggak bikin kantong “bolong”? Pada artikel ini, aku akan berbagi cara atau tips traveling hemat bersama teman, tetapi tetap seru.

Pengalaman Traveling Bersama Teman.

Aku pernah merasakan masa-masa menyenangkan sekali traveling bersama teman. Masih lekat dalam ingatan ketika aku berniat traveling ke Bandung secara mandiri. Saat itu, aku masih single dan memang suka sekali bertualang menggunakan moda transportasi umum seperti Bus, Kereta, atau Transportasi lokal. Maklum, saat itu belum banyak transportasi online yang bisa dipesan kapan saja.

Setelah membuat itinerary,  aku iseng membagikan status di facebook kalau dalam waktu dekat akan traveling ke Bandung yang saat itu memang ingin sekali mengunjungi kawah putih. Sungguh status yang aku buat sekadar menginformasikan saja. Eh…lha, kok, ada beberapa teman yang mengomentari ingin bergabung. Asyik benar, kan.

Aku pikir punya teman perjalanan itu asyik. Memang iya, asyik banget karena jadi punya teman buat ngobrol saat perjalanan, punya teman buat berbagi kebingungan saat nggak bisa membaca arah dengan bantuan google maps. 😀 Tapi terlepas dari itu, aku harus bisa mengimbangi dan juga harus pandai menyesuaikan supaya traveling semakin menyenangkan.

Traveling bersama teman harus punya rasa toleransi yang tinggi. Dari traveling ini, kita bisa banyak belajar. Iya, nggak hanya pengalaman saja yang didapatkan, tapi banyak juga pelajaran yang kita dapatkan. Belajar lebih sabar lagi karena ternyata temannya jalannya lambat, misalnya. Belajar menekan napsu belanja ketika teman kita punya budget untuk membeli oleh-oleh untuk keluarga besar. 😀

Baca lagi tentang 3 Destinasi Wisata Batang yang Wajib Dikunjungi.

Tips Traveling Hemat Bersama Teman, Tetapi Tetap Seru.

Saat traveling bersama teman harus selalu ingat filosofi ilmu padi, jangan menganut sistem token listrik supaya semakin seru. Yuk, ikuti tips traveling hemat bersama teman biar pas pulang traveling nggak merasa habis dirampok. 😀

Tips Traveling Hemat

1. Menetapkan Prioritas Kegiatan.

Sebelum membuat jadwal perjalanan, kita wajib mencari tahu obyek atau kegiatan apa saja yang dapat kita lakukan di sebuah destinasi wisata yang hendak kita kunjungi. Setelah tahu, bikin prioritas kunjungan supaya kita dapat fokus pada kegiatan yang paling penting dan tentu yang menarik bagi kita.

Satu hal yang perlu diingat, kita nggak perlu melakukan semua kegiatan turistik yang ada di destinasi, terutama jika kegiatannya akan menambah banyak anggaran perjalanan.

2. Membuat Itinerary dengan Cermat.

Sebelum memulai perjalanan, wajib banget membuat rencana perjalanan dengan cermat. Kita harus mentukan destinasi yang ingin dikunjungi. Karena traveling nggak sendirian, jadi wajib juga untuk berdiskusi dengan teman perjalanan terutama untuk menyatukan visi dan misi traveling bersama. 😀

Jangan lupa setalah membuat rencana perjalanan, bikin anggaran untuk transportasi, akomodasi, makanan, dan kegiatan lainnya. Memiliki rencana perjalanan dan juga budgeting yang jelas akan membantu kita menghindari pengeluaran yang nggak perlu.

3. Memilih Waktu yang Tepat untuk Traveling.

Traveling ketika hari libur panjang atau musim liburan anak sekolah harus kita hindari. Kenapa? Karena biasanya harga akomodasi dan tiket masuk obyek wisata bisa jadi lebih mahal. Makanya kita harus pandai-pandai memilih waktu yang tepat untuk traveling supaya pengeluaran untuk akomodasi dan tiket transportasi nggak membengkak.

4. Memanfaatkan Transportasi Lokal.

Mumpung traveling bersama teman, kita bisa memanfaatkan share cost untuk sewa sepeda motor atau mobil ketika sudah tiba di lokasi. Selain menghemat waktu dan tenaga, ini juga akan menghemat pengeluaran karena nantinya pengeluaran transportasi dibagi dengan teman.

Nah, kalau pingin lebih hemat lagi, kita bisa memanfaatkan transportasi lokal seperti bus, kereta api, atau angkutan umum lainnya untuk berpindah-pindah antar tempat. Bukan rahasia umum lagi, sekarang banyak Bus yang memberikan rasa nyaman dan aman kepada para penumpang.

5. Pilih Akomodasi dengan Harga Terjangkau.

Akomodasi menjadi salah satu rencana perjalanan yang harus kita perhatikan. Setelah seharian traveling, sudah pasti ingin tidur dengan nyenyak, nyaman, aman, tanpa gangguan. Kebetulan aku tipe orang yang lihat bantal dikit saja sudah langsung pingin tidur. Artinya, nggak pernah ribet urusan penginapan. Apalagi kalau sudah berniat traveling hemat, Reddoorz menjadi pilihan tepat untuk akomodasi.

Yaps, mau traveling berhari-hari, kalau nginepnya di Reddoorz sudah pasti hematnya. Apalagi booking lewat aplikasi sering mendapatkan diskon. Ini kalau patungan sama teman, bisa tambah hemat lagi, kan.

Teman-teman yang ada rencana traveling ke Subang, silakan cek Rekomendasi Hotel Murah di Subang. Dengan fasilitas yang lengkap dan harga terjangkau, Reddorz mampu memberikan pengalaman menginap yang menyenangkan.

Tips Traveling Hemat Bersama Teman

6. Cari Tempat Makan Lokal.

Setiap kali traveling ke suatu daerah, aku nggak pernah melewatkan untuk mencari tempat makan lokal. Selain harga lebih hemat, kita dapat mencicipi kuliner khas setempat. Pokoknya, aku sangat suka makan makanan lokal karena pasti memberikan pengalaman kuliner yang autentik.

Berhemat saat traveling itu perlu. Bahkan harus dilakukan ketika anggaran kita sudah mulai menipis karena mungkin ada kegiatan di luar rencana yang mana mengharuskan kita mengeluarkan uang lebih. Namun jangan lupa untuk tetap bahagia saat traveling, ya!

Buat teman-teman yang punya pengalaman atau punya tips traveling hemat bersama teman versi kamu, boleh sharing melalui kolom komentar, ya.

Baca juga Begini Caranya Traveling Sesuka Hati.

Membangun Kebaikan Melalui Kegiatan Sosial di Bulan Ramadan

Kegiatan Sosial Bulan Ramadan – Helohei, Temankuh! Bulan Ramadan adalah waktu yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan ibadah dan introspeksi diri, Ramadan juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan sosial, berbagi kebahagiaan, dan membantu sesama.

Kegiatan sosial di bulan Ramadan nggak hanya memperkaya pengalaman spiritual, tetapi juga menguatkan nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan. Aku jadi ingat momen buka bersama atau bukber pada Ramadan ke 15 di kantor. Selain kegiatan khotmil qur’an, pada momen bukber ini kami manfaatkan untuk kegiatan sosial. Kali ini, kami bukber bareng adik-adik panti asuhan.

Kegiatan sosial di bulan Ramadan bukan hanya sekedar bentuk ibadah, tetapi juga wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Selama makan bersama, kami juga berbincang-bincang dan berbagi cerita.

Kami mendengarkan dengan penuh perhatian ketika adik-adik panti menceritakan pengalaman hidup mereka, harapan, dan impian mereka untuk masa depan. Meskipun kehidupan mereka mungkin penuh dengan tantangan dan kesulitan, namun semangat dan keteguhan hati mereka menginspirasi kami untuk tetap bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kami.

Nggak hanya bukber dengan anak-anak Yatim, kegiatan berikut juga menajdi kegiatan Sosial di Bulan Ramadan.

Membangun Kebaikan Melalui Kegiatan Sosial di Bulan Ramadan.

1. Berbagi Takjil Gratis.

Salah satu kegiatan sosial yang paling umum dilakukan selama Ramadan adalah pembagian takjil gratis. Takjil merupakan makanan atau minuman kecil yang biasanya disantap untuk berbuka puasa, seperti kurma, kolak, atau air minum.

Banyak organisasi, yayasan, dan individu yang secara sukarela mengadakan pembagian takjil gratis di berbagai tempat, seperti di sekitar masjid, taman, atau area publik lainnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu orang-orang yang sedang berpuasa dan nggak mampu membeli takjil, serta memperkuat solidaritas sosial di antara masyarakat.

2. Bersedekah dan Zakat.

Ramadan juga merupakan waktu yang ideal untuk melakukan sedekah dan menunaikan zakat. Selama bulan suci ini, banyak orang yang meningkatkan aktivitas beramal mereka dengan memberikan sumbangan kepada yang membutuhkan.

Sedekah dan zakat yang diberikan di bulan Ramadan diyakini memiliki nilai pahala yang lebih besar dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, sehingga banyak yang berlomba-lomba untuk berbagi rezeki kepada sesama.

3. Program Berbagi Makanan dan Membagikan Paket Sembako.

Beberapa lembaga amal dan yayasan mengadakan program berbagi makanan dan paket sembako kepada keluarga yang kurang mampu selama bulan Ramadan. Hal ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga-keluarga tersebut sehingga mereka juga dapat merayakan bulan suci ini dengan lebih tenang dan bahagia.

Program ini sering kali melibatkan kerjasama antara berbagai pihak, termasuk perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat luas.

4. Berbagi dengan Orang Tua dan Anak Yatim.

Menjenguk dan berbagi dengan orang tua dan anak yatim juga menjadi kegiatan yang banyak dilakukan selama bulan Ramadan. Momen ini nggak hanya memberikan kebahagiaan bagi mereka yang dikunjungi, tetapi juga menguatkan rasa empati dan persaudaraan di antara semua pihak yang terlibat

Banyak orang yang merasa terpanggil untuk berbagi kasih sayang dan kebahagiaan kepada sesama, terutama kepada mereka yang mungkin merasa kesepian atau terpinggirkan.

Melalui berbagai kegiatan ini, masyarakat dapat mempererat hubungan antar sesama, membangun solidaritas, dan menyebarkan kebaikan kepada orang lain. Semoga semangat kebaikan dan kepedulian yang ditunjukkan selama bulan Ramadan tetap terjaga dan berlanjut di luar bulan suci ini, sehingga kita dapat terus membangun masyarakat yang lebih baik dan berkeadilan bagi semua.

Tips Memilih Pakaian Lebaran yang Tepat untuk Menyambut Idulfitri

Tips Memilih Pakaian Lebaran – Helohai, Temankuh! Hari Raya Idulfitri, atau yang lebih dikenal sebagai Lebaran, merupakan momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk merayakan kesuksesan menunaikan ibadah puasa selama Ramadan. Selain aspek keagamaan, Lebaran juga menjadi kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga dan teman-teman serta merayakan kebahagiaan bersama.

Salah satu persiapan yang penting menjelang Lebaran adalah memilih pakaian lebaran yang tepat. Pakaian Lebaran nggak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga mencerminkan identitas dan gaya pribadi seseorang. Apalagi buat yang suka sarimbit, nih. Tentu dapat mencerminkan identitas keluarga.

Tahun ini, aku sedang berada di level nggak mentingin pakaian lebaran. Kalau nggak ingat punya anak-anak, mungkin aku nggak hunting baju lebaran, nih. Hahaha. Beruntung anak-anak kami bukan tipe yang harus mengenakan baju baru saat lebaran. Tetapi sebagai orang tua, tentu kami nggak tega, ya. Pada akhirnya, aku membelikan baju lebaran buat mereka di Ramadan ke 20. Niat nggak niat ini, ya. 😆

Meskipun membeli baju lebaran mepet, tapi tetap boleh berbagi tips memilih pakaian Lebaran, kan? 😆

1. Pilih Bahan yang Nyaman.

Selama Lebaran, umumnya cuaca cenderung panas, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Oleh karena itu, pilihlah pakaian yang terbuat dari bahan yang nyaman dan mudah menyerap keringat seperti katun atau linen. Bahan-bahan tersebut akan membantu kita tetap merasa segar dan nyaman sepanjang hari.

2. Perhatikan Warna dan Motif.

Warna dan motif pakaian memiliki peran penting dalam menciptakan kesan yang sesuai dengan suasana Lebaran. Pilihlah warna-warna cerah dan ceria seperti putih, krem, pastel, atau warna-warna lembut lainnya yang sesuai dengan tema tradisional Lebaran. Kita juga dapat memilih motif-motif yang sederhana seperti pola bunga atau geometris yang elegan.

3. Perhatikan Kebutuhan Personal.

Setiap individu memiliki preferensi dan kebutuhan personal yang berbeda dalam memilih pakaian. Pastikan pakaian yang kita pilih nggak hanya cocok dengan selera fashion, tetapi juga sesuai dengan ukuran dan bentuk tubuh. Pakaian yang pas dan nyaman akan meningkatkan rasa percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain.

4. Perhatikan Etika Berpakaian.

Meskipun Lebaran adalah momen perayaan, namun tetap penting untuk memperhatikan etika berpakaian yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya. Hindari memilih pakaian yang terlalu ketat, terbuka, atau mencolok sehingga nggak menimbulkan kontroversi atau menyinggung perasaan orang lain.

Memilih Pakaian Lebaran: Online atau Offline?

Memilih baju Lebaran secara onilne dan offline tentu akan mendapatkan hasil yang nggak sama. Kita semua tahu, transaksi secara online hanya dapat dilihat menggunakan smartphone. Kita bisa melihat barangnya, tapi nggak bisa memastikan bahan yang digunakan akan memberikan kenyamanan atau nggak. Ya…meskipun sudah ada keterangan dalam deskripsi produk, tetapi memilih pakaian lebaran secara online harus hati-hati dan teliti terutama pada deskripsi ukuran baju.

Aku lebih merasa tenang memilih pakaian Lebaran secara offline. Kita dapat melihat barang secara nyata baik dari segi warna, motif, bahan dan juga ukuran. Memilih baju secara offline juga memudahkan kita dalam retur barang. Apalagi jika toko yang kita datangi dekat dengan tempat tinggal kita.

Memilih pakaian Lebaran yang tepat dapat membuat kita semakin percaya diri dan dapat tampil maksimal. Ingatlah bahwa pakaian hanyalah bagian dari keseluruhan perayaan, dan yang terpenting adalah semangat kebersamaan, kebahagiaan, dan kedamaian yang membawa berkah di hari yang mulia ini.

Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri, Teman-teman. Mohon maaf lahir dan batin, ya.

Panduan Simpel Skincare Rutin untuk Ramadan

Skincare Rutin untuk Ramadan – Halohei, Temankuh! Mentang-mentang habis taraweh ngantuk berat, terus skip skincare rutin, gitu? No no no! Skincare rutin selama Ramadan tetap penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit kita.

Meskipun pola tidur dan pola makan dapat berubah selama bulan puasa, perawatan kulit yang tepat dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan bersinar. Bisa dibilang kulit wajahku dari masih belia sampai punya satu anak, tuh, tergolong kulit wajah yang nggak rewel. Merawat wajah pun rasanya fun-fun saja karena mau menggunakan skincare merek apa saja, kulit wajah nggak protes. Senang? Banget! Karena minim banget drama perihal perawatan kulit wajah ini. 😀

Nggak ada, tuh, yang namanya keluar beruntus setelah mencoba ganti skincare merek lain. Nggak ada sejarahnya sampai keluar jerawat meskipun kulit wajahku adalah tipe kulit berminyak. Pokoknya aku sangat bersyukur dan very-very enjoy punya wajah tanpa jerawat dengan warna kulit sawo matang. Ehem…mau bilang warna kulit eksotis tapi rasanya nggak sampai. Nggak enak sama Tara Basro. 😆

Tapi, nih, tapi! Pas otw punya anak kedua, wajahku tiba-tiba nggak enak banget dilihat. Yups, melihat wajah sendiri bikin mual padahal ini masih otwbelum positif hamil sudah mual-mual. Dududuh… 😛

cara merawat kulit wajah
lihat di dagu. salah satu jerawatnya…qiqiqi

Panik banget, nih. Panik! Ya bagaimana nggak panik, sih. Setelah kulit wajah bertahan tanpa jerawat selama bertahun-tahun, tiba-tiba muncul bintik-bintik kecil di wajah yang sangat mengganggu. Asli panik banget dan tentu ini sangat menyedihkan. Atas munculnya jerawat ini, aku melakukan review dan konsultasi dengan dokter kulit, dong. Dan hasilnya menurut dokter kemungkinan sedang ada perubahan hormon.

Kenapa Bisa Sampai Berjerawat?

Ceritanya saat itu aku baru saja lepas KB IUD. Nah, mulai dari sini, Dokter pun menyarankan untuk nggak menggunakan skincare dalam beberapa minggu. Dokter juga menyampaikan kalau ada kemungkinan terjadi perubahan hormon yang sampai membuat wajah yang tadinya adem banget dipandang dari jarak satu kilo meter, tiba-tiba terlihat sinis karena menjadi susah memberikan senyum termanis. Ya gimana, lagi susah karena berjerawat disuruh senyum. Sungguh nggak bisa senyum di atas penderitaan diri sendiri. 😛

Singkat cerita, jerawat di wajah pelan-pelan nggak aktif alias pada kempes setelah aku positif hamil. Ah…hamil anak kedua ini bahagianya berlipat-lipat. Senang karena hamil itu pasti. Terus, senang juga karena jerawat sudah nggak pada aktif nongol. Tinggal menghilangkan bekas-bekasnya saja. Tapi ini juga nggak mudah, ya. Hahaha.

Alhamdulillah…akhirnya bisa kembali memberikan sedekah termudah dalam hidup yaitu senyum. 😆 😆  Kebahagiaan perempuan kadang memang sesimpel itu, nggak berjerawat atau nggak punya masalah dengan kulit wajah. Betul apa benar? 😉

Bonus Kulit Wajah Sehat dan Glowing Saat Lebaran.

Memiliki wajah glowing saat ini menjadi idaman bagi kebanyakan perempuan, ya. Apalagi mereka yang tiap harinya kerap nongkrong di Tik-Tok, banyak perempuan bermunculan di halaman beranda atau For You Page (FYP) dengan wajah yang cerah, tanpa jerawat, komedo, apalagi flek hitam. Mungkin bisa bikin makin iri dan rasa-rasanya tiap jam, tuh, bawaannya ingin touch up mulu. Eh…ini bukan aku lho, ya. Karena interest aku di Tik-Tok adalah animals and fun, not beauty. 😛

TENTANG BERBAGI MEMBERKAHI

Kabar baiknya, buat kamu yang ingin mendapatkan wajah super glowing, saat ini makin banyak produk perawatan wajah yang menawarkan bahkan telah mengklaim setelah menggunakan skincare dengan merek eibisidi selama satu bulan bakal mendapatkan wajah yang cerah tanpa terlihat pori-pori wajah sedikit pun. 😀 Pasti kamu pernah, dong, membaca artikel tentang glowing dalam sekejap. Qiqiqi

Mendambakan wajah glowing itu sah-sah saja, kok. Apalagi untuk mendapatkannya memilih melalui proses yang nggak instan alias mengikuti langkah demi langkah untuk mendapatkan kulit yang cerah. Pastinya nggak hanya glowing saja yang didapatkan, tapi juga kulit wajah lebih sehat. 😉

Panduan Simpel Skincare Rutin untuk Ramadan.

Merawat kulit wajah, tuh, nggak ribet alias simpel. Langkah-langkah perawatannya juga mudah. Selain rutin datang ke salon untuk sekadar facial, chemical peeling, atau soothing treatment, perawatan rutin di rumah adalah wajib dilakukan setiap harinya. Nggak boleh sampai lupa, apalagi meninggalkan yang namanya membersihkan wajah. Ehem…katanya impian di 2024 ingin punya kulit wajah sehat dan glowing. Uhuks! 😛

Capek setelah seharian beraktivitas kadang menjadi salah satu kendala atau bahkan masalah yang kerap dihadapi perempuan ketika hendak menggunakan rangkaian face care untuk perawatan wajah. Seperti yang pernah saya rasakan beberapa bulan setelah kena rotasi di kantor.

Meskipun saat ini kerjanya lebih banyak duduk ketimbang dinas luar, tapi nyatanya sesampainya di rumah kadang lebih memilih untuk rebahan dan pada akhirnya ketiduran. Ini nikmat bukan main tapi esok hari sudah dipastikan jerawat bakal muncul. Padahal aktivitas merawat wajah saat hendak tidur malam, tuh, nggak membutuhkan banyak waktu. Nah, berikut panduan simpel skincare rutin untuk Ramadan.

1. Cuci Muka dengan Benar.

“Lho, memangnya ada cara cuci muka yang salah?” Ada banget! Salah satunya yaitu ketika hendak cuci muka, tapi kamu nggak cuci tangan terlebih dahulu. Kita semua tahu bahwa tangan kotor menyebabkan bakteri dan kotoran semakin menumpuk di kulit. Khawatirnya sampai menginfeksi kulit wajah kamu. Setelah cuci tangan, jangan lupa bersihkan makeup terlebih dahulu menggunakan makeup remover, ya. Baru setelahnya gunakan sabun pembersih wajah supaya kotoran betul-betul terangkat.

2. Gunakan Toner dan Serum.

Tepuk-tepuk wajah menggunakan waslap bersih setelah selesai cuci muka. Iya, gunakan kain yang halus untuk mengeringkan wajah supaya kulit wajah tetap aman. Kemudian langkah berikutnya untuk perawatan kulit yaitu gunakan Toner saat wajah masih lembap. Kenapa saat masih lembap? Karena dapat membantu kandungan toner meresap lebih maksimal ke dalam kulit. Pilih toner yang sesuai dengan jenis kulit wajah, usahakan jangan pilih toner yang mengandung alkohol, ya! Penggunaan Toner sangat membantu mengangkat sisa-sia kotoran di wajah.

Langkah berikutnya yaitu mengoles serum wajah. Ada banyak manfaat penggunaan serum, mulai dari membantu mencerahkan kulit wajah sampai membantu mengecilkan pori-pori. Sama halnya toner, penggunaan Serum wajah pun disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Pastikan memilih produk yang sudah BPOM, aman, dan halal seperti produk skincare dari Theraskin.

3. Gunakan Pelembap dan Sunscreen.

Siapa di sini yang masih suka melewatkan penggunaan pelembap untuk malam hari atau night cream? Mentang-mentang inginkan kulit bersih, terus pas mau bobok pelontosan nggak menggunakan rangkaian skincare satu pun. 😀 Minimal nih, kalau memang malas menggunakan eye cream meskipun hanya oles-oles dowang, minimal sampai tahap ini, ya.

Yups, langkah ketiga ini khususnya penggunaan pelembap memang nggak boleh ditinggalkan sekalipun tipe kulit wajahmu normal atau berminyak. Meskipun sudah rajin cuci muka dengan benar, sering menggunakan masker, ataupun konsumsi nutrisi yang cukup, semua itu tetap nggak bisa menggantikan fungsi pelembap wajah. So, karena saking pentingnya pelembap gunakan secara rutin saat pagi dan malam hari sesuai kebutuhan kulit wajahmu.

Sama halnya dengan pelembap, penggunaan tabir surya atau sunscreen juga nggak boleh terlewatkan karena memang sangat penting untuk kesehatan kulit wajah. Bagiku, menggunakan sunscreen ini menjadi prinsip dalam perawatan wajah rutin. Kita semua tahu bahwa paparan sinar UV matahari bisa menyebabkan kulit wajah menjadi kusam, muncul garis halus, serta muncul bintik-bintik hitam di kulit. Makanya, gunakan sunscreen untuk wajah menjadi dengan SPF minimal 50 setelah menggunakan pelembap dan sebelum keluar rumah.

Ingat bahwa tabir surya di wajah nggak bertahan seharian, ya. Jadi, baiknya oleskan kembali ke wajah setiap 2 sampai 3 jam sekali.

4. Kelola Makanan dan Minuman dengan Baik.

Aku, tuh, suka sedih kalau dengar teman atau saudara habis makan makanan terus timbul jerawat atau gatal-gatal khususnya di kulit wajah. Yups, alergi makanan! Alergi terhadap makanan mungkin dirasa biasa saja karena setelah berhenti konsumsi kulit dapat kembali normal. Tapi setelahnya, kan, bisa jadi ada bekasnya, ya. Ini yang paling menyebalkan. Belum lagi jika kurang kontrol terhadap minuman. Kadang merasa sudah cukup minum air putih minimal delapan gelas per hari, tapi masih doyan konsumsi minuman yang mengandung alkohol atau soda juga kurang tepat, ya.

Btw, minum banyak air putih sangat membantu menjaga kulit kamu tetap terhidrasi, sehat dan lembap dari dalam. Makanya, selain melakukan perawatan rutin dengan rangkaian face care, langkah lain yang harus dilakukan supaya kulit tetap sehat yaitu dengan mengelola makanan, minuman, dan juga kelola stres. Boleh banyak pikiran, tapi usahakan jangan sampai stres, ya. 😉

Perawatan kulit wajah yang dilakukan sehari-hari sebenarnya simpel dan nggak membutuhkan waktu lama. Hanya saja, saat Ramadan terasa malas untuk memakai skincare karena godaan ngantuk dan sibuk dengan aktivitas Ramadan yang kadang sampai lupa nggak pakai Skincare meski di rumah saja.

Teman-teman punya panduan simpel skincare rutin untuk Ramadan? Boleh bagikan lewat kolom komentar, ya!

5 Rekomendasi Tempat Bukber di Ancol: Simak Paket yang Ditawarkan

Tempat Bukber di Ancol – Jika ingin acara ngabuburit bersama teman dan keluarga semakin menarik, Ancol jadi pilihan tepat. Menyambut bulan Ramadhan ini, Wisata Jakarta Ancol menghadirkan promo gratis masuk mulai tanggal 11 Maret hingga 5 April 2024. Dapatkan promo menarik ini mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB. 

Yaps, kita nggak perlu membayar tiket masuk untuk berbuka puasa di wisata Ancol bersama teman dan keluarga. Gimana? Tertarik untuk mengunjunginya? Yuk, simak dulu rekomendasi tempat buka bersama di Ancol.

Rekomendasi Tempat Bukber di Ancol.

Promo tiket yang digelar pengelola Pantai Ancol berlaku untuk menikmati pantai, taman ecopark, dan pasar seni. Jika teman-teman ingin mengunjungi Ancol untuk mendapatkan tiket masuk gratis, maka wajib reservasi terlebih dahulu. Setelah itu, baru bisa memilih tempat makan untuk buka bersama berikut ini:

rekomendasi Tempat Bukber di Ancol

1. Nyiur Resto.

Buat teman-teman yang ingin berbuka puasa dengan pemandangan tepi laut menawan, maka Nyiur Resto Ancol jadi pilihan terbaik. Resto ini sendiri terletak di kawasan Putri Duyung Hotel. Nggak perlu khawatir, karena untuk bersantap nggak harus menginap di hotel tersebut. Nyiur Resto menyediakan menu sajian nusantara, western hingga Asia. 

Selama Ramadhan ini, Nyiur Resto menawarkan paket bukber dengan harga Rp225.000 per pax untuk menu all you can eat. Nyiur Resto buka mulai pukul 17.30 hingga 21.00 WIB.

2. Kafe Hoax.

Rekomendasi tempat untuk berbuka puasa di daerah Ancol selanjutnya yaitu Kafe Hoax. Teman-teman bisa menikmati hidangan western dan ala Asia. Suasana kafe yang nyaman tidak luput dari dekorasi unik dan pemandangan laut cantik. Tempat buka puasa di Jakarta ini menghadirkan dua paket bukber. 

Nikmati paket Rahmat 1 dengan harga Rp88.000 untuk dua pax. Dapatkan 2 chicken katsu, 2 nasi atau kentang, dan 2 gelas es teh manis. Sedangkan paket Rahmat 2 dibanderol dengan harga Rp99.000 untuk 2 pax. Dapatkan menu 2 spaghetti carbonara dan 2 minuman es teh manis.

3. Ombak Laut.

Restoran Ombak Laut menyajikan hidangang seafood segar mulai dari ikan bakar, udang goreng tepung dan banyak lagi. Tersedia dua menu yang bisa dipilih untuk momen Ramadhan ini. Paket Ramadhan Ombak 1 bisa dinikmati untuk dua orang dengan harga Rp214.500. 

Menu yang ditawarkan yaitu nasi, setengah ekor ayam dengan sambal kecombrang, capcay seafood dan es teh manis. Sedangkan menu Ramadhan Ombak 2 dibanderol dengan harga Rp429.000. Paket bukber bisa dinikmati empat orang dengan menu nasi putih, 1 ekor ayam sambal kecombrang, capcay seafood, dan cah kangkung.

Tempat Bukber di Ancol

4. Mercure Ancol Jakarta.

Hampir semua hotel Mercure menghadirkan paket bulan puasa, termasuk Mercure Ancol. Restoran ini memiliki buffet all you can eat bertema Pasar Ramadhan Sunda Kelapa. Pihak restoran menghadirkan beragam menu, mulai dari takjil, makanan ringan, berat, hingga penutup. 

Semua makanan menghidangkan cita rasa nusantara dan Timur Tengah. Harga paket buka bersama dibanderol mulai harga Rp256.000 per pax. 

5. Jimbaran Resto.

Jimbaran Resto menghadirkan menu makanan seafood khas Bali. Selain makanannya yang lezat, resto ini menghadirkan sensasi makan di tepi pantai lengkap dengan dekorasi khas Bali. Jangan lupa mencoba menu ikan panggang yang jadi favorit. Jimbaran Resto buka mulai pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB. 

Hadirnya tiket masuk gratis untuk masuk ke Ancol membawa keuntungan tersendiri bagi kita yang ingin berbuka puasa dengan suasana berbeda. Terlebih lagi banyak restoran yang menyediakan paket hemat untuk berbuka puasa. Agar nyaman berbuka puasa bersama keluarga dan teman, sebaiknya lakukan reservasi terlebih dahulu. 

Sumber:

  • https://www.liputan6.com/regional/read/5548050/menikmati-buka-puasa-di-pantai-ancol-berikut-6-rekomendasi-tempat-makan-di-ancol?page=4 
  • https://travel.tribunnews.com/2024/03/13/4-tempat-buka-bersama-di-ancol-jakarta-simak-paket-bukber-dan-link-reservasinya?page=3 
  • https://kuy.co.id/baca/lifestyle/hotel-bukber-jakarta 

Tradisi Ramadan yang Paling Familier di Indonesia

Tradisi Ramadan yang Paling Familier – Halohei, Temankuh! Ngomongin tentang tradisi tentu tak jauh dari embel-embel nenek moyang. Yaps! Menurut Wikipedia, Tradisi merupakan adat kebiasaan turun-temurun (dari nenek moyang) yang masih dijalankan dalam masyarakat. Kebiasaan atau cara-cara yang telah ada merupakan yang paling baik dan benar.

Hidup di pedesaan, tradisi menyambut ramadan dan juga saat ramadan, masih sangat terasa. Sebagai contoh yaitu tradisi menyambut datangnya bulan suci ramadan seperti Nyadaran atau tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa. Di Jawa Tengah, tradisi ini masih terus dilestarikan karena memang tradisi yang baik.

Sama halnya di daerah lain juga terdapat tradisi menyambut datangnya Ramadan. Di daerah Aceh, misalnya. Di sana juga ada tradisi Meugang atau tradisi memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat dan yatim piatu oleh masyarakat Aceh. Jadi, tradisi kurban berupa kambing atau sapi dilaksanakan setahun tiga kali, yaitu pada bulan Ramadhan, Idul Adha, dan Idul Fitri. Unik, ya.

Indonesia Kaya Akan Tradisi di Bulan Penuh Berkah.

Indonesia menjadi negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Ramadan menjadi momen istimewa yang dipenuhi dengan berbagai tradisi dan budaya. Tradisi Ramadan di Indonesia nggak hanya mencakup aspek keagamaan, tetapi juga memiliki nuansa budaya yang unik dan beragam. Ini yang menjadikan pengalaman Ramadan di Indonesia sangat istimewa. Mari kita eksplorasi beberapa tradisi Ramadan di Indonesia yang membuat Indonesia kaya akan tradisi  tersebut.

Tradisi Ramadan yang Paling Familier di Indonesia.

Selain menjadi bulan di mana umat Islam menjalankan puasa sebagai ibadah, Ramadan juga dipenuhi dengan berbagai tradisi yang kaya akan nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya. Berikut adalah beberapa tradisi di bulan penuh berkah yang umumnya ada di setiap daerah di Indonesia.

1. Klotekan.

Keliling kampung dengan menabuh beberapa alat untuk membangunkan sahur menjadi tradisi yang sampai saat ini masih terus dilestarikan. Alat yang digunakan adalah alat sederhana terpenting dapat mengeluarkan suara, seperti galon air minum atau kenthong.

Di tempat aku tinggal, tradisi ini namanya Klotekan. Biasanya satu grup terdiri dari beberapa orang. Mereka nggak hanya menabuh alat, tetapi juga menyerukan kata “sahur” dengan suara yang cukup lantang.

2. Ngabuburit.

Salah satu tradisi yang paling populer di Indonesia dan hanya ada di bulan Ramadan adalah ngabuburit. Sebuah tradisi di mana kita menunggu waktu berbuka puasa sambil melakukan aktivitas, baik aktivitas fisik maupun non fisik.

Ngabuburit ini menjadi momen untuk memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kebersamaan di bulan Ramadan. Aku sudah menuliskan tentang ide ngabuburit di bulan ramadan. Silakan klik tautannya untuk tahu ide-ide ngabuburit.

3. Berburu Takjil.

Siapa yang nggak senang dengan tradisi yang satu ini? Setiap ramadan tiba, banyak pedagang kaki lima yang menjual takjil di pinggiran jalan raya. Di beberapa daerah, ada yang menyediakan tempat khusus untuk jualan takjil. Semua penjual takjil dengan beragam menunya berkumpul menjadi satu. Tentu cara seperti ini sangat memudahkan masyarakat dalam berburu takjil. Apalagi jika terorganisasi dengan baik, mulai dari tempat parkir, sampai dengan pengelompokan menu takjil. Sungguh memudahkan dalam war takjil.

Btw, aku sudah menuliskan tentang takjil menjadi daya tarik di bulan Ramadan. Silakan klik tautan tersebut untuk tahu kenapa takjil bisa menjadi daya tarik.

4. Bukber atau Buka Bersama.

Tradisi bukber atau buka bersama bareng teman atau keluarga menjadi momen yang selalu dinanti saat Ramadan tiba. Selain silaturahim, momen bukber bareng teman-teman biasanya dimanfaatkan sebagai ajang reuni. Tradisi ini terus dilestarikan karena dirasa banyak manfaat, salah satunya melekatkan tali silaturahim.

 

Ide Ngabuburit Ramadan yang Bermanfaat dan Menyenangkan

Ide Ngabuburit Ramadan – Halohei, Temankuh! Kalian termasuk tim yang harus banget ngabuburit saat Ramadan atau lebih memilih untuk melakukan kegiatan di rumah saja, nih? Sebagai Ibu bekerja, aku lebih sering ngabuburit di rumah saja meskipun jam pulang kerja lebih cepat dibandingkan dengan hari biasa.

Yaps, jam pulang kerja khusus Ramadan yaitu pukul 15.00 WIB. Tapi karena aku lebih memilih memasak sendiri, nggak beli makanan di luar, kegiatan masak pun baru bisa aku mulai pukul 15.30 WIB. Kalau lagi banyak cingcong, biasanya selesai pukul 17.00 WIB. Setelah itu, karena aku punya target-target amalan di bulan Ramadan, aku lebih memilih untuk ngabuburit di rumah saja. Kecuali di akhir pekan, aku bisa mengajak anak-anak ngabuburit ke luar rumah.

Sebenarnya anak-anak lebih suka jika aku mengajaknya ngabuburit di luar rumah. Mungkin mereka merasa sumpek setelah seharian di rumah, nonton teve, tiduran, atau main game. Makanya saat aku menwarkan untuk ngabuburit keluar rumah, mereka senang sekali.

Sebelum aku membagikan ide ngabuburit Ramadan, yuk kita cari tahu terlebih dahulu, apa itu ngabuburit?

Apa Itu Ngabuburit?

Salah satu tradisi yang paling populer di bulan Ramadan adalah ngabuburit. Sebuah tradisi di mana kita menunggu waktu berbuka puasa di Bulan Ramadan. Sebenarnya ngabuburit adalah istilah yang berasal dari bahasa Sunda yang terdiri dari kata “nga” (sambil), “buka” (berbuka), dan “purit” (menunggu).

Secara harfiah, ngabuburit berarti menunggu berbuka puasa sambil melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan. Ngabuburit juga merupakan momen untuk memperkuat hubungan sosial, meningkatkan kebersamaan, dan merayakan kebahagiaan di bulan Ramadan.

Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Muslim di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Mau beli jajanan khas ramadan atau takjil ke luar saja bilangnya mau ngabuburit. Hahaha. Nah, untuk membuat pengalaman ngabuburit lebih menyenangkan, berikut ini aku bagikan ide ngabuburit ramadan yang bermanfaat.

Ide Ngabuburit Ramadan yang Bermanfaat dan Menyenangkan.

1. Tadarus Al-Qur’an.

Sebagian besar orang muslim pasti punya target meng-khatam-kan Al-Qur’an saat bulan Ramadan. Mereka pun punya waktu khusus untuk tadarus Al-Qur’an demi mencapai targetnya. Beberapa jam menuju buka puasa menjadi salah satu waktu yang tepat untuk tadarus. Jadi, kita dapat memanfaatkan waktu ngabuburit untuk tadarus Al-Qur’an bersama keluarga atau teman-teman.

2. Jalan-jalan Sore.

Aktivitas jalan-jalan sore saat Ramadan menjadi kegiatan menyenangkan. Kita dapat menikmati suasana yang menyenangkan di luar ruangan. Kita sebaiknya punya tujuan jalan-jalan supaya lebih berkesan. Ke taman, misalnya. Jadi, nggak hanya melihat orang ber lalu lalang di jalanan saja, tetapi juga dapat menikmati udara segar dengan bonus pemandangan taman.

3. Ngabuburit Virtual.

Kegiatan ini cocok banget buat keluarga yang malas gerak seperti keluargku. Hahaha. Aku kerap memanfaatkan ngabuburit virtual dengan memanfaatkan teknologi terkini. Berbagi cerita lewat video call, telephone, atau aktivitas lainnya yang bermanfaat.

Tahun ini, aku nggak ikut kelas kajian online, nih. Padahal dari awal Ramadan sudah reminder banget. Tetapi ternyata waktunya belum pas. Mendengarkan kajian online di waktu ngabuburit juga menjadi salah satu aktivitas yang bermanfaat dan juga menyenangkan.

4. Mengerjakan Hobi.

Semua orang punya prioritas kegiatan saat Ramadan. Perubahan waktu saat Ramadan sangat terasa dan kadang membuat kita terlena. Waktu tidur, misalnya. Meskipun tidurnya orang berpuasa merupakan ibadah, tapi bukan berarti setelah Subuh dimanfaatkan untuk tidur lagi atau saat ngabuburit dimanfaatkan untuk tidur. Tentu ini nggak manfaat dan kurang menyehatkan.

Aku lebih cocok memberikan ide untuk mengerjakan hobi. Apa pun hobi teman-teman, bisa dilakukan di waktu ngabuburit. Ini lebih bermanfaat dan tentu sangat menyenangkan karena menjadi lebih produktif.

5. Bermain Games Tradisional.

Anak-anak masa kini banyak yang lebih memilih untuk main bareng atau mabar menggunakan gadgetnya. Mereka dapat merasakan keseruan bermain game bersama teman-temannya. Tetapi sebagai orang tua, kita boleh banget mengajak anak-anak untuk bermain game tradisional. Belum lama ini, aku kerap mengajak anak-anak beramain putren, ular tangga, dan juga bermain kartu.

Bagi kami, ngabuburit merupakan waktu yang berharga dan tak kalah menyenangkan. Dengan mengajak keluarga bermain game tradisional, bonding bersama mereka pun dapat. Bermanfaat, kan.

Yuk, coba beberapa ide di atas! Ide ngabuburit ramadan membuat pengalaman ngabuburit menjadi lebih berkesan dan bermakna. Selamat menikmati ngabuburit di bulan penuh berkah!

Takjil Ramadan Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci

Takjil Ramadan Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci – Halohai, Temankuh! Ramadan tahun ini, aku beberapa sempat berusaha meluruskan niat anak-anak ketika belajar berpuasa dan ikut menjalankan kegiatan dan juga amalan di bulan suci Ramadan. Salah satunya yaitu saat mereka mengikuti kegiatan pengajian bakda Ashar.

Di desa tempat aku tinggal, ada satu masjid yang setiap harinya mengadakan kegiatan pengajian. Waktunya bakda Ashar dan cukup panjang. Ini bukan kultum, ya. Tapi materinya adalah kajian yang disampaikan oleh beberapa Ustadz dan Ustadzah yang aktif mengajar di TPQ.

Anak-anak kami termasuk yang aktif mengikuti kegiatan kajian tersebut, khususnya Kecemut. Hampir setiap hari dia mengikutinya bersama dengan bestienya. Sayangya, dia belum fokus mengikuti kajian karena setiap kali aku tanya tentang materi yang disampaikan pasti ketawa dowang. Yang dia fokuskan baru takjil yang melimpah di masjid. Ini nggak perlu ditanyakan pasti dia cerita kalau di masjid baru makan takjil ini itu, enak, enak banget, dan nikmat. Kadang aku sampai dibawain takjilnya, lho. 😆

Takjil Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci Ramadan

“Bun, aku mau ikut pengajian dulu di masjid, ya. Aku pulang setelah Maghrib, soalnya mau makan takjil dulu di sana. Suka banget ikut ngaji soalnya banyak banget takjil.” Ucapnya saat dia berpamitan ke pengajian.

Mengenal Apa Itu Takjil?

Takjil adalah hidangan ringan atau minuman yang disiapkan khusus untuk berbuka puasa di bulan Ramadan. Kata “takjil” berasal dari bahasa Arab yang berarti “mempercepat” atau “memburu”. Tradisi ini dimaksudkan untuk memuaskan rasa lapar dan haus setelah seharian menahan diri dari makan dan minum. Nggak heran kalau ada istilah berburu takjil atau war takjil, ya. 😆

Ragam Takjil yang Lebih dari Sekadar Hidangan.

Takjil datang dalam berbagai bentuk dan rasa, mencerminkan kekayaan budaya dan kebiasaan kuliner masyarakat Muslim di seluruh dunia. Di Indonesia, misalnya, takjil bisa berupa kurma, kolak, atau sup buah. Aku sudah menuliskannya tentang jajanan khas Ramadan yang juga menjadi bagian dari Takjil. Selain jajanan tersebut, banyak juga yang memilih aneka gorengan sebagai takjil, lho. Gurih-gurih bikin nagih. 😆

FYI, di negara-negara Timur Tengah, takjil sering kali berupa kurma segar dan beragam hidangan penutup seperti baklava atau kue kering yang kaya akan rempah-rempah. Sementara itu, di negara-negara Asia Selatan, takjil biasanya terdiri dari makanan manis seperti jalebi (kue berbentuk spiral yang digoreng dan direndam dalam sirup gula) atau samosa.

Takjil Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci Ramadan.

Banyaknya ragam takjil yang dijual di pasaran menjadi daya tarik di bulan Ramadan. Kita sering menyempatkan waktu untuk membuat takjil home made karena merasa lebih semangat jika ada takjil sebagai pembuka puasa. Lebih dari itu, ada yang lebih sering keluar rumah hanya untuk membeli takjil. Rasa-rasanya ada yang kurang buka puasa tanpa takjil, ya.

Meskipun takjil menjadi hidangan yang dapat memuaskan rasa lapar setelah berpuasa, tradisi ini juga memiliki makna yang lebih dalam. Berbagi takjil dengan orang lain, baik keluarga, tetangga, atau bahkan orang asing, adalah bagian penting dari budaya Ramadan. Ini adalah waktu untuk memperluas kebaikan, solidaritas, dan kasih sayang kepada sesama.

Aku tetap merasa bahagia ketika anak-anak pergi ke masjid nggak hanya mengaji, tapi juga ingin menikmati takjil berasama banyak orang. Lebih nikmat, katanya. Benar saja, karena kadang ada beberapa menu takjil yang mereka malas makan ketika tersedia di rumah, tapi tetap menyantapnya ketika di masjid. Bakwan sayur, misalnya.

Ketika aku membuat bakwan sayur, mereka hanya mengambil satu atau maksimal dua saja untuk dimakan. Namun ketika di masjid ada takjil aneka gorengan, mereka bisa makan lebih dari dua. Tahu isi sayur yang biasanya mereka malas makan, di masjid bisa menikmatinya. Begitu pun dengan Es Buah. Mereka lebih suka Sup Buah karena Es Buah ini kan banyak isinya seperti kolang kaling, rumput laut, cincau, dll. Sungguh itu menjadi daya tarik yang luar biasa, bukan.

Teman-teman pasti punya menu takjil favorit, kan? Yuk, bagikan menu takjil yang menjadi daya tarik di bulan Ramadan!

Healing Anti Pusing Bareng Pasangan? Cek Tipsnya Di sini!

Healing Anti Pusing Bareng Pasangan – Liburan akhir tahun telah usai, bagi kamu yang belum sempat berlibur tahun ini bersama pasangan, tidak ada salahnya segera merencanakan liburan untuk tahun depan mulai dari sekarang. Semua kegiatan yang direncanakan secara matang hasilnya akan memuaskan. Apalagi berlibur dengan pasangan adalah momen yang sangat penting, jadi kamu tidak boleh gegabah dalam memutuskan.

Jangan bingung, karena ada tips traveling bareng pasangan agar hemat dan tetap menyenangkan. Jadi bagi kamu yang ingin berlibur bersama pasangan, yuk intip tips lengkapnya berikut. Tidak perlu takut meskipun budget terbatas, karena saat ini ada fitur paylater yang bisa dimanfaatkan. 

Lantas, apa itu paylater? Simak ulasan lengkap tentang tips dan jenis pembayaran “bayar nanti” di bawah ini:

Tips Traveling Bareng Pasangan agar Hemat.

Traveling bersama pasangan adalah kegiatan yang diidam-idamkan semua pasangan. Semua momen dalam traveling pasti akan menjadi kenangan manis bagi pasangan. Namun jika traveling tidak berjalan lancar, justru akan membuat pasangan jadi bertengkar. Oleh sebab itu penting memahami tips traveling bareng pasangan di bawah ini agar perjalananmu jadi perjalanan yang indah:

Tips Traveling Bareng Pasangan agar Hemat

1. Rencanakan Jauh-jauh Hari.

Liburan memang perlu direncanakan dari jauh-jauh hari, agar tidak ada persiapan yang terlewatkan. Kamu bisa mendapatkan akomodasi dan tiket transportasi yang lebih murah, karena pemesanan yang mepet waktunya akan menyebabkan harga penawaran yang tinggi. Selain itu perencanaan jauh-jauh hari memungkinkan kamu dan pasangan untuk menghitung dan menabung lebih dahulu.

2. Tentukan Tujuan Berlibur.

Tentu saja selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan mau kemana dan apa tujuan berlibur kali ini? Tetapkan visi yang ingin dicapai selama liburan, sehingga liburan menjadi penuh arti dan akan menjadi memori yang baik bersama pasangan.

3. Buat Itinerary Liburan.

Selanjutnya, jangan lupa membuat itinerary secara detail sehingga liburan akan terarah. Tuliskan setiap lokasi yang ingin dikunjungi bersama pasangan. Kemudian susun menjadi alur liburan yang menyenangkan, agar liburan jadi lebih lancar dan berkesan. Selain itu menyusun itinerary akan memperkecil resiko kebingungan saat berada di lokasi liburan.

4. Diskusikan Tentang Anggaran Liburan.

Sebuah hal yang paling penting dalam melakukan kegiatan adalah dana. Untuk itu, sangat penting mendiskusikan tentang anggaran liburan yang dibutuhkan bersama pasangan. Lakukan perhitungan secara mendetail apa saja yang dibutuhkan dan berapa biaya yang harus disiapkan. Jika kemudian anggaran yang dibutuhkan belum tercukupi kamu dan pasangan bisa menabung terlebih dahulu memilih tabungan dengan bunga tinggi agar lebih menguntungkan.

5. Jangan Lupa Mengabadikan Momen Liburanmu.

Momen liburan dengan pasangan adalah momen yang tidak terjadi setiap hari, sehingga wajib untuk diabadikan. Dengan begitu kamu akan mempunyai kenangan yang indah bersama pasangan dan memiliki foto-foto untuk dikenang di masa yang akan datang.

6. Pilih Akomodasi dan Transportasi yang Sesuai Budget.

Akomodasi adalah faktor yang sangat penting ketika kamu berlibur bersama pasangan. Pikirkan baik-baik pilihan akomodasi yang sesuai dengan budget dan kebutuhan selama liburan. Selin akomodasi hal yang tidak kalah penting adalah transportasi, siapkan transportasi secepatnya setelah waktu liburan ditetapkan. Booking tiket pesawat, kereta api atau moda transportasi lain yang sudah disepakati bersama.

7. Nikmati Setiap Momen Liburan.

Jika momen liburan telah tiba, jangan lupa untuk benar-benar menikmatinya. Jika memang memungkinkan matikan handphone yang berhubungan dengan kantor, untuk istirahat sejenak dari pekerjaan dan fokus berlibur bersama pasangan. Kamu harus benar-benar menikmati momen bersama pasangan dan buat liburan menjadi momen yang berkesan dan tak terlupakan.

8. Siapkan Semua Dokumen yang Diperlukan.

Jika tujuan liburanmu ke luar negeri, maka jangan lupa untuk menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan jauh-jauh hari. Mulai dari paspor, visa dan sertifikat imunisasi jika dibutuhkan. Jangan menyiapkan dokumen mepet dengan waktu keberangkatan, karena akan membuat rencana liburanmu jadi kacau jika ternyata visamu masih tertahan.

9. Berbagi Tugas Selama Perjalanan.

Jangan lupa untuk selalu berbagi tugas selama perjalanan agar kamu dan pasangan merasa liburan ini benar-benar dilakukan bersama. Semua beban dipikul bersama baik beban bawaan atau beban financial yang berhubungan dengan biaya berlibur.

10. Gunakan Sistem Pembayaran yang Menguntungkan.

Untuk melakukan setiap transaksi selama liburan kamu bisa memilih sistem pembayaran yang mudah dan menguntungkan. Membawa uang cash dalam jumlah banyak dan bepergian memiliki resiko yang cukup besar, selain itu juga dapat mengganggu cash flow jika semua dibayar secara cash. Maka dari itu kamu bisa menggunakan paylater untuk memudahkan.

Traveling bersama pasangan dijamin hemat dan tetap menyenangkan jika kamu mengikuti tips-tips di atas. Perencanaan yang matang memang selalu menjadi kunci keberhasilan kegiatan liburanmu bersama pasangan. Biasanya dompet tipis menjadi kendala nyata bagi pasangan yang ingin berlibur.

Cara Healing Anti Pusing Bareng Pasangan.

Saat ini kamu tidak perlu takut lagi, dompet tipis pun tetap bisa berlibur keliling dunia karena ada sistem pembayaran paylater.

Healing Anti Pusing Bareng Pasangan

Pay later adalah metode pembayaran yang banyak digunakan. Apa Itu paylater? Sebuah layanan untuk melakukan penundaan pembayaran. Kamu bisa melakukan transaksi saat ini dan melakukan pelunasan di kemudian hari. Kamu bisa membayar ini itu dengan mudah sehingga having fun bersama pasangan jadi lebih indah.

Manfaatkan Pay Later digibank by DBS untuk berlibur bersama pasangan, mulai dari pembayaran tiket, booking akomodasi hingga transportasi. Nikmati liburan dengan berbagai kemudahan dalam pembayaran menggunakan fitur digibank Pay later. 

Caranya juga mudah, ubah transaksi credit card yang sudah kamu gunakan dengan fitur digibank paylater, ubah cicilan hingga 60 bulan. digibank by DBS Pay Later memang memberikan fleksibilitas melalui cicilan yang beragam. Dengan menggunakan skema pembayaran ini dijamin cash flow selama liburan akan tetap terjaga. Ingin tahu kelanjutan info pay later secara lengkap? Semua bisa dicek di sini.