Pengalaman Konsultasi Program Penurunan Berat Badan Sirka

Program Penurunan Berat Badan Sirka – Halohai, Temankuh! Kembali mengingat-ingat, ternyata aku terakhir melakukan konsultasi secara intens yaitu saat hamil anak kedua, tepatnya empat tahun yang lalu. Karena sedang hamil, tentu aku sering berkonsultasi dengan dokter kandungan. Saking nyamannya konsultasi dengan beliau, aku pernah menuliskannya di blog ini dengan judul mendambakan dokter kandungan yang asyik.

Mendapatkan pengalaman yang menyenangkan saat berkonsultasi sungguh menjadi pengalaman tak terlupakan. Selain komunikasi yang bagus melalui tanya jawab, aku mendapatkan banyak insight dan pengetahuan baru langsung dari ahlinya. Seperti saat aku melakukan konsultasi perihal program penurunan berat badan dengan Ahli Gizi Sirka.

Mungkin teman-teman ada yang belum tahu tentang Sirka, ya. Melalui artikel ini, aku akan mengulas tentang Sirka beserta program-programnya yang sangat membantuku untuk menjalankan gaya hidup sehat berkelanjutan. Yaps, penurunan berat badan ini bukan sekadar diet, ya. Namun ada hal yang lebih penting yaitu menjalankan gaya hidup sehat berkelanjutan yang mencakup perubahan jangka panjang dalam kebiasaan makan dan olahraga.

Mengenal Sirka, Program dan Produk Sirka.

Sirka adalah layanan kesehatan berbasis digital. Sirka fokus memberikan pelayanan kesehatan dan produk nutrisi kurasi tenaga medis. FYI, seluruh praktisi kesehatan di Sirka terakreditasi Kementerian Kesehatan. Jadi, teman-teman nggak perlu ragu lagi untuk konsultasi atau sharing masalah kesehatan.

Program-progam Sirka.

Sirka ini terkenal dengan program penurunan berat badan. Yaps, kalau punya rencana diet atau program menurunkan berat badan, ingatnya Sirka. Tapi lebih dari itu, Sirka punya banyak program lainnya yang tentu dapat membantu kita untuk menjalani hidup lebih sehat lagi. Nah, berikut adalah program-program Sirka yang harus teman-teman tahu!

Program Penurunan Berat Badan.

Program manajemen berat badan ini cocok buat kita yang punya rencana menurunkan berat badan. Durasi program ini mulai dari tiga bulan sampai 12 bulan sesuai dengan kebutuhan kita. Kita akan mendapatkan pendampingan dengan ahli gizi atau dietisien dan juga sport coach secara personalized untuk management berat badan dan membangun pola hidup yang lebih sehat. Jadi, keadaan atau kondisi individu masing-masing sudah tentu berbeda. Makanya jangan kaget kalau nanti Ahli Gizi menanyakan perihal kondisi atau riwayat kesehatan.

Program Maintain Berat Badan.

Program maintain atau mempertahankan berat badan bisa dicoba ketika kita menginginkan berat badan kita nggak ada peningkatan dan juga nggak ada pengurangan. Durasi program ini sama dengan program penurunan berat badan. Pendampingan dari Ahli Gizi pun bisa didapatkan secara eksklusif untuk mencapai berat ideal. Kita akan mendapatkan rencana olahraga dari Sport Coach. Program akan disesuaikan dengan goal & kondisi kesehatan masing-masing individu.

Pengobatan untuk Menurunkan Berat Badan.

Menurunkan berat badan dengan cara pengobatan juga bisa dilakukan di Sirka. Ahli Gizi Sirka dapat membantu pengobatannya sebagai cara untuk mencapai berat badan yang diinginkan. Jangan khawatir, pengobatan ini didampingi oleh Ahli Gizi. Jadi, sangat aman untuk menjalankan program ini. 

Program Hamil.

Bukan hanya management berat badan saja, Sirka juga dapat memberikan pendampingan Ahli Gizi secara eksklusif bagi calon Ibu untuk persiapan kehamilan yang optimal melalui nutrisi yang tepat. Kita akan dibantu untuk memahami kondisi tubuh, kebutuhan untuk perbaikan kesehatan reproduksi dan keseimbangan hormon.

Program Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS).

Sirka ini peduli banget dengan kesehatan perempuan, ya. Salah satunya yaitu ketika kaum hawa mengalami PCOS atau gangguan hormon, khususnya yang terjadi pada wanita di usia subur, Sirka membuka ruang untuk konsultasi.

FYI, kondisi PCOS muncul salah satunya akibat obesitas. Makanya, ketika gaya hidup sehat diterapkan, berat badan nggak berlebih, kecil kemungkinan kita mengalami PCOS. Nggak hanya PCOS, haid nggak teratur pun bisa dan membuat kita nggak nyaman pun dapat dikonsultasikan dengan Ahli Gizi Sirka.

Selain program permasalahan berat badan dan kesehatan wanita, kita juga bisa konsultasi masalah pencernaan, dan pencegahan penyakit kronis seperti penyakit diabetes, gerd atau gastritis dan hipertensi. Sirka sangat memudahkan kita dalam konsultasi karena konsultasi dilakukan secara online. Ini bukan omongan belaka karena aku sudah mencobanya, ya.

Kira-kira, seperti apa pengalamanku konsultasi program penurunan berat badan sirka dengan Ahli Gizi? Yuk, baca terus artikel ini sampai selesai, ya!

Pengalaman Konsultasi Program Penurunan Berat Badan Sirka.

Ketika keinginan menurunkan berat badan hanya sekadar wacana, ini biasanya terjadi karena nggak sungguh-sungguh. Aku sering banget mengalaminya. Bukan hanya sekali atau dua kali, tapi berkali-kali. Yang katanya setelah selesai masa menyusui, sampai H-2 bulan mau kumpul bareng teman-teman biar pas ketemu mereka kelihatan nggak begitu berisi. Tapi lagi-lagi sekadar wacana karena nggak terprogram. Yaps, kalau memang mau menurunkan berat badan, tuh, harus punya program dan didampingi oleh Ahli Gizi supaya target terpenuhi dan nggak salah langkah.

Selasa (5/3/2024), aku memberanikan diri untuk komunikasi dengan admin Sirka melalui nomor WhatsApp yang tertera di halaman website sirka.io. Nggak menyangka, adminnya fast respon banget. Setelah berkomunikasi melalui chat, aku pun disarankan untuk komunikasi lebih lanjut dengan Ahli Gizi Sirka secara online melalui Google Meet.

Sungguh sangat menyenangkan. Berkomunikasi dengan admin yang fast respon itu sesuatu banget, lho. Lebih dari itu, admin Sirka ini sangat sabar dan pengertian. Yaps! Tiba waktunya untuk konsultasi di hari Rabu, tiba-tiba listrik di rumah padam. Karena saat itu cuaca juga nggak mendukung, akhirnya kami membuat jadwal ulang dan ternyata nggak masalah. Alhamdulillah banget.

Sudah menemukan admin yang ramah, aku lanjut menemukan Ahli Gizi Sirka yang nggak kalah ramahnya dan bikin kita sangat nyaman untuk berkonsultasi.

Memulai sesi konsultasi, kami saling berkenalan. Saat itu aku terhubung dengan Nutrisionis perempuan yaitu Mbak Himawati. Sebelum ngobrolin program yang aku inginkan yaitu penurunan berat badan, aku mulai menceritakan asupan atau apa saja yang aku konsumsi setiap harinya. Tak lupa aku juga menyampaikan kalau tinggal di Jawa Tengah yang mana tak bisa lepas dari makanan yang bernama gorengan. Sampai ditanya, sehari bisa makan berapa gorengan. ???? Beruntung Mbak Himawati ini nggak memintaku untuk langsung berhenti makan gorengan, ya. Tapi mengurangi jatah saja dan kalau masih ingin makan, ambil makanan sesuai kebutuhan tubuh, bukan sesuai nafsu.

FYI, sebelum interaksi dengan Ahli Gizi Sirka, aku sudah terlebih dahulu mengisi survei dengan cara menjawab pertanyaan-pertanyaan secara online yang dikirim oleh admin Sirka. Jadi, Mbak Himawati sudah membaca kondisiku terlebih dahulu sebelum memberikan saran terbaik untuk program penurunan berat badan.

Mbak Himawati juga mengenalkan aku dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Dia membacakan hasil survei dan menyampaikan kalau IMT aku sudah masuk kategori Gemuk Tingkat Ringan. Kita bisa mengetahui status gizi kita tergolong kurus, normal, atau gemuk dari IMT. Dan IMT ini didapatkan dari perbandingan antara berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter (kg/m2). 

Sepanjang kami mengobrol, aku fokus bertanya tentang kebutuhan nutrisi untuk tubuh ini. Mumpung terhubung dengan ahlinya, banyak yang aku tanyakan termasuk tips dan trik supaya bisa makan dan ngemil seperlunya saja. Iya, seperlunya saja karena di jam istirahat kerja, aku sering membeli banyak camilan seperti cilok, cireng, takoyaki, dll, padahal kondisi perut sudah penuh. 😀

Pesan dari Mbak Himawati, “makanlah sesuai kebutuhan tubuh dan sering-sering ngasih alarm ke tubuh. Memberikan pesan ke otak kalau yang akan dimakan setelah makan siang adalah makanan-makanan yang nggak dibutuhkan tubuh.” Untuk mendapatkan goal, tuh, memang nggak mudah. Makanya membutuhkan komitmen dan fokus dengan tujuan awal supaya goal dapat tercapai.

Program penurunan berat badan Sirka ini tanpa menggunakan vitamin atau suplemen, lho. Ini salah satu nilai lebih Sirka. Namun, jika Ahli Gizi mengatakan perlu untuk mengkonsumsi suplemen, nggak usah khawatir karena Sirka juga punya produk-produk yang dijual melalui e-Commerce Sirka Health di Tokopedia.

Produk-produk Sirka di e-Commerce.

Pada dasarnya, Sirka fokus pada pendampingan atas program-programnya. Selain tersedia di website sirka.io, program-program Sirka juga tersedia di Tokopedia. Produk yang Sirka cantumkan di etalase e-Commerce lebih lengkap. Nggak hanya program kesehatan wanita saja, tapi juga ada program penyakit kronis. Produknya berupa Program Hipertensi, Diabetes, dan GERD dan Magh. Menariknya, kalau kita beli produknya melalui e-Commerce, tuh, bisa mendapatkan cashback puluhan ribu rupiah. Lumayan banget, kan? Harga produk program penurunan berat badan hingga program penyakit kronis bisa didapat dengan harga 1 juta-an saja. 

Yuk, Konsultasi dengan Ahli Gizi Sirka untuk Gaya Hidup Lebih Sehat!

Mengenali status gizi sangatlah penting. Dari status gizi, kita dapat mengambil tindakan dan melakukan evaluasi atas apa yang kita konsumsi sehari-hari. Konsultasi dengan Ahli Gizi pun menjadi sangat penting ketika IMT kita sudah mendekati Gemuk Tingkat Ringan. Ya…meskipun kelebihan lemak secara umum memang bukanlah hal yang baik, namun kelebihan lemak perut merupakan suatu hal yang perlu diwaspadai.

Yuk, cari tahu IMT kita dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Ahli Gizi Sirka dan ambil program sesuai dengan kebutuhan, ya. Ada manajemen berat badan, kesehatan perempuan (program hamil, PCOS, menyusui), dan penyakit kronis (diabetes, gerd dan hipertensi). 

cara konsultasi di sirka

Saat ini, kira-kira mana yang menjadi kebutuhan teman-teman, nih? Jangan lupa unduh aplikasi Sirka di PlayStore dan AppStore, ya. Langsung saja mendaftarkan diri, lalu mulai jadwalkan untuk konsultasi online. Bismillah untuk menjalani pola hidup sehat! 😉

Sumber:

  • sirka.health/kalkulator-bmi

5 Tempat Wisata Favorit di Banjarnegara yang Murah

Wisata Favorit di Banjarnegara – Dataran Tinggi Dieng masih menjadi wisata favoritku di Banjarenagara. Sebuah perpaduan antara alam yang memukau dan kekayaan budaya, Dieng menjadi destinasi wisata akan terus menjadi destinasi wisata favorit. Yaps! Berkali-kali mengunjungi Dieng nggak ada bosannya.

Terletak di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Dieng menawarkan banyak pilihan obyek wisata sesuai dengan minat kita. Bagi para wisatawan yang mencari ketenangan, bisa mencoba staycation di D’Qiano Hot Spring Waterpark & Hotel. Buat yang menyukai keindahan alam, boleh mengunjungi Telaga Dringo. Kekayaan sejarah dan budaya yang khas bisa kita jumpai dengan mudah, salah satunya yaitu di kompleks Candi Arjuna.

Bagaimana nggak menajadi favorit, ya. Obyek wisatanya selengkap itu dan betul-betul menggugah jiwa petualang kita. Berikut aku bagikan tempat wisata favorit di Banjarnegara dengan harga murah. FYI, ini favorit versi aku, ya. Pun murah versi aku. 😆

5 Tempat Wisata Favorit di Banjarnegara yang Murah.

1. Kompleks Candi Arjuna.

Candi Arjuna adalah kompleks candi Hindu kuno yang terletak di Dataran Tinggi Dieng. Candi-candi ini adalah saksi bisu dari masa lampau yang kaya akan sejarah dan kebudayaan Hindu di Indonesia. Pengunjung dapat menjelajahi kompleks candi ini sambil mempelajari warisan budaya yang berharga.

2. Kawah Sikidang.

Kawah Sikidang adalah kawasan gunung berapi yang masih aktif. Dengan fumarol yang mengeluarkan gas belerang, kawasan ini memberikan pemandangan yang sangat unik, seolah-olah menyerupai lanskap di planet lain. Pengunjung dapat menikmati jalan-jalan di sekitar kawah yang berwarna-warni dan mengagumkan ini dengan pengawasan yang ketat.

3. Telaga Dringo.

Telaga Dringo, sebuah permata tersembunyi di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, menawarkan pengalaman alam yang memesona bagi para wisatawan yang mencari ketenangan dan keindahan yang autentik. Terletak di antara perbukitan yang hijau, telaga ini memukau dengan airnya yang jernih, panorama alam yang memikat, dan kedamaian yang menyegarkan.

4. Telaga Merdada.

Telaga Merdada adalah salah satu destinasi alam yang menakjubkan di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. Terletak di tengah-tengah keindahan alam yang megah, telaga ini menawarkan pengalaman yang menakjubkan bagi para wisatawan yang mencari ketenangan dan keindahan alam yang autentik.

5. D’Qiano Hot Spring Water Park & Hotel.

D’Qiano Water Park & Hot Spring Dieng adalah destinasi wisata yang menawarkan pengalaman yang unik dan berbeda bagi para pengunjung. Dengan kombinasi antara keindahan alam yang memukau, fasilitas penginapan, dan memberikan pengalaman berenang di kolam air panas yang merupakan kolam renang air panas tertinggi di Indonesia.

Dieng menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan bagi semua pengunjung, khususnya wisata alam. Apakah teman-teman pernah mengunjungi Dieng, Banjarnegara? Jika belum, yuk segera agendakan! 😉

Momen Ramadan yang Tak Terlupakan, Namun Bikin Was was

Momen Ramadan yang Tak Terlupakan – Mulai berat, nih, tantangan blog challenge. Berat karena karena temanya tentang momen Ramadan yang tak terlupakan. 😀 Rasanya sudah pingin ngomongin ramadannya Kecemut, eh tapi dia belum mulai belajar puasa, dong. Lagi pula ini yang diminta juga cerita masa kecilnya yang ikut challenge. Hahaha
Aku baca caption di akun Instagram Blogger Perempuan tentang tema kali ini. Sungguh caption yang sangat simpel tapi bikin nyengir karena aku pernah mengalaminya. Hahaha. Momen-momen Ramadan yang tak terlupakan nggak hanya memberi kenangan yang indah, tetapi juga menguatkan iman dan memberi inspirasi untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Aku pingin berbagi cerita ramadan saat masa kecil, kira-kira aku duduk di kelas 4 SD, gitu. Aku punya banyak kenangan, tapi setidaknya ada satu kenangan yang sampai sekarang masih terus teringat. Kenangan konyol. Hahaha.
Duuh…gimana ini, ya. Belum mulai bercerita malah sudah nyengir-nyengir sendiri. Hahaha. Jadi ceritanya begini. Aku punya beberapa saudara yang tiap akan lebaran idulfitri pasti membuat kue. Dulu, tuh, lagi hits banget roti kacang sama nastar yang atasnya dikasih cengkeh buat pegangan. Hahaha.
Karena bagian cetak mencetak roti sudah banyak, rata-rata oeamg dewasa, aku mendekati Uwa yang lagi sibu bersihin loyang yang baru digunakan untuk manggang roti di oven.
“Uwaaa, sini aku bantuin.” Aku menawarkan diri untuk membantu Uwa saat loyang masih penuh dengan bekas margarin. Btw, sisa margarin yang menempel pada loyang, tuh, kadang cukup tebal. Karena sudah masuk oven, margarin ini harumnya menggoda bangettt. Naaah, alih-alih membersihkan loyang, aku makan sisa margarin yang sedap bangetttt dengan ngumpet-ngumpet, gitu. Hahaha.
Ya ampuun…ini kenangan terkonyol kayaknya. Konyol tapi lucu. Kalau inget kejadian ini aku bakal ketawa sendiri karena memang tidak ada  seorang pun yang tahu kelakuanku ini. Hahaha. AIB banget! Sayangnya nih, makin ke sini, makin jarang saudara yang bikin kue lebaran. Aku jadi ngebayangin andai Kecemut melakukan hal yang sama denganku, ngakak bangett. ????
Eeehh…kamu punya kenangan atau momen ramadan saat masa kecil yang bikin kamu ketawa-ketawa? Sharing laah!

Menggali Kearifan Spiritual di Wisata Religi Tuban

Wisata Religi Tuban – Sapaan Pak Edi, guide dari Bimo Tour melalui microphone cukup mengagetkan kami. Bagaimana tidak, masih dini hari beliau menyalakannya dengan suara yang cukup keras. Terdengar jelas sampai salon bagian belakang. Terlebih, ketika semua lampu Bus dinyalakan. Seakan kami adalah ninja malam yang tertangkap basah oleh tuan rumah karena terangnya lampu di dalam Bus.

Perlahan, satu per satu dari kami mulai beraksi. Tak sedikit dari mereka langsung menyingkirkan selimut tipis yang telah disediakan oleh agen tour. Tidak banyak pula dari bebedapa teman mengacuhkan suara tersebut, tetap menikmati tidurnya. Salah satunya itu saya! 😛

Perjalanan yang dilakukan pada malam hari terasa lebih cepat dibanding siang hari. Berangkat dari tempat kerja pukul 16.30 WIB, tahu-tahu sudah sampai kota Tuban. Tentunya karena disepanjang perjalanan saya tidur teruuuuuus. 😆

Kami sampai Tuban kurang lebih pukul 03.45 WIB. Sesuai prediksi awal, sampai Tuban tepat saat adzan subuh berkumandang. Sekira tujuh jam perjalanan.

Bus Bimo maju mundur cantik di area terminal Sunan Bonang atau Syaikh Maulana Makhdum Ibrahim untuk parkir. Saya menyebutnya terminal Sunan Bonang. Sebab, terminal tersebut cukup dekat dengan Makam Sunan Bonang.

Entah apa nama yang tepat untuk terminal tersebut. Beberapa kali saya bertanya kepada Ibu yang berjualan di warung, mereka tidak tahu nama terminalnya. Mereka hanya menyebut Sunan Bonang saja. Apakah teman-teman ada yang tahu?

“Becak, Pak, Bu”

“Becaknya, Mbak, Mas”

Melangkah turun dari Bus langsung disapa oleh Abang becak yang banyaknya bejibun. Mungkin jumlahnya ratusan! Abang Becak terus mendekati kami untuk menawarkan jasa. Ya ampun, kami hanya akan shalat di masjid yang masih dalam tahap renovasi, masjid yang lokasinya tidak jauh dari terminal. Hanya beberapa meter saja. Tidak lebih dari dua ratus meter.

Setelah tahu kami akan shalat di masjid terdekat, mereka tidak lagi mengejar-ngejar kami. Tapi, usai shalat berjama’ah, mereka kembali menyapa kami. Jemput bola! Ya…menjemput kami di masjid tersebut! Hebat banget usaha mereka.

Saya berbincang sejenak dengan Abang Becak sembari menunggu teman-teman keluar dari masjid. Dan ternyata, mereka menawarkan jasanya untuk mengantarkan kami ke Masjid Agung Tuban, yang katanya lokasinya cukup jauh jika jalan kaki dari masjid tempat kami shalat. Kurang lebih 2 km.

MASJID AGUNG TUBAN
Cantik banget masjidnya!

Ini kenapa salat subuhnya tidak di Masjid Agung Tuban saja, sih, Pak Edi. Ndilalah ya saya enggak peka radarnya. Huwaaaa…kuciwa dikiit!

Tips Traveling Hemat Bareng Teman, Tetapi Tetap Seru

Tips Traveling Hemat Bareng Teman – Traveling sering kali dianggap sebagai kegiatan yang mahal, tetapi dengan perencanaan yang baik, kita dapat menjelajahi destinasi impian tanpa merogoh kocek terlalu dalam. Apalagi kalau kita dapat berpegang teguh dan fokus dengan tujuan awal traveling.

Yaps, sebelum pergi traveling memang wajib membuat rencana perjalanan. Apalagi jika perginya nggak sendirian, harus lebih prepare karena harus memikirkan teman seperjalanan yang mungkin berbeda selera makan, berkendara, penginapan, meskipun hendak mengunjungi destinasi wisata sama.

Teman-teman yang hobi traveling pasti pernah mengalami perbedaan selera saat traveling bersama teman-teman atau bestie, kan? Yang satu pasti mabok kalau naik Bus, yang satunya memilih naik Bus karena lebih hemat. 😀 Salah satu contohnya seperti itu, ya.
Pengambilan Konten di Tempat WisataLalu, bagaimana caranya traveling tetap seru, tapi nggak bikin kantong “bolong”? Pada artikel ini, aku akan berbagi cara atau tips traveling hemat bersama teman, tetapi tetap seru.

Pengalaman Traveling Bersama Teman.

Aku pernah merasakan masa-masa menyenangkan sekali traveling bersama teman. Masih lekat dalam ingatan ketika aku berniat traveling ke Bandung secara mandiri. Saat itu, aku masih single dan memang suka sekali bertualang menggunakan moda transportasi umum seperti Bus, Kereta, atau Transportasi lokal. Maklum, saat itu belum banyak transportasi online yang bisa dipesan kapan saja.

Setelah membuat itinerary,  aku iseng membagikan status di facebook kalau dalam waktu dekat akan traveling ke Bandung yang saat itu memang ingin sekali mengunjungi kawah putih. Sungguh status yang aku buat sekadar menginformasikan saja. Eh…lha, kok, ada beberapa teman yang mengomentari ingin bergabung. Asyik benar, kan.

Aku pikir punya teman perjalanan itu asyik. Memang iya, asyik banget karena jadi punya teman buat ngobrol saat perjalanan, punya teman buat berbagi kebingungan saat nggak bisa membaca arah dengan bantuan google maps. 😀 Tapi terlepas dari itu, aku harus bisa mengimbangi dan juga harus pandai menyesuaikan supaya traveling semakin menyenangkan.

Traveling bersama teman harus punya rasa toleransi yang tinggi. Dari traveling ini, kita bisa banyak belajar. Iya, nggak hanya pengalaman saja yang didapatkan, tapi banyak juga pelajaran yang kita dapatkan. Belajar lebih sabar lagi karena ternyata temannya jalannya lambat, misalnya. Belajar menekan napsu belanja ketika teman kita punya budget untuk membeli oleh-oleh untuk keluarga besar. 😀

Baca lagi tentang 3 Destinasi Wisata Batang yang Wajib Dikunjungi.

Tips Traveling Hemat Bersama Teman, Tetapi Tetap Seru.

Saat traveling bersama teman harus selalu ingat filosofi ilmu padi, jangan menganut sistem token listrik supaya semakin seru. Yuk, ikuti tips traveling hemat bersama teman biar pas pulang traveling nggak merasa habis dirampok. 😀

Tips Traveling Hemat

1. Menetapkan Prioritas Kegiatan.

Sebelum membuat jadwal perjalanan, kita wajib mencari tahu obyek atau kegiatan apa saja yang dapat kita lakukan di sebuah destinasi wisata yang hendak kita kunjungi. Setelah tahu, bikin prioritas kunjungan supaya kita dapat fokus pada kegiatan yang paling penting dan tentu yang menarik bagi kita.

Satu hal yang perlu diingat, kita nggak perlu melakukan semua kegiatan turistik yang ada di destinasi, terutama jika kegiatannya akan menambah banyak anggaran perjalanan.

2. Membuat Itinerary dengan Cermat.

Sebelum memulai perjalanan, wajib banget membuat rencana perjalanan dengan cermat. Kita harus mentukan destinasi yang ingin dikunjungi. Karena traveling nggak sendirian, jadi wajib juga untuk berdiskusi dengan teman perjalanan terutama untuk menyatukan visi dan misi traveling bersama. 😀

Jangan lupa setalah membuat rencana perjalanan, bikin anggaran untuk transportasi, akomodasi, makanan, dan kegiatan lainnya. Memiliki rencana perjalanan dan juga budgeting yang jelas akan membantu kita menghindari pengeluaran yang nggak perlu.

3. Memilih Waktu yang Tepat untuk Traveling.

Traveling ketika hari libur panjang atau musim liburan anak sekolah harus kita hindari. Kenapa? Karena biasanya harga akomodasi dan tiket masuk obyek wisata bisa jadi lebih mahal. Makanya kita harus pandai-pandai memilih waktu yang tepat untuk traveling supaya pengeluaran untuk akomodasi dan tiket transportasi nggak membengkak.

4. Memanfaatkan Transportasi Lokal.

Mumpung traveling bersama teman, kita bisa memanfaatkan share cost untuk sewa sepeda motor atau mobil ketika sudah tiba di lokasi. Selain menghemat waktu dan tenaga, ini juga akan menghemat pengeluaran karena nantinya pengeluaran transportasi dibagi dengan teman.

Nah, kalau pingin lebih hemat lagi, kita bisa memanfaatkan transportasi lokal seperti bus, kereta api, atau angkutan umum lainnya untuk berpindah-pindah antar tempat. Bukan rahasia umum lagi, sekarang banyak Bus yang memberikan rasa nyaman dan aman kepada para penumpang.

5. Pilih Akomodasi dengan Harga Terjangkau.

Akomodasi menjadi salah satu rencana perjalanan yang harus kita perhatikan. Setelah seharian traveling, sudah pasti ingin tidur dengan nyenyak, nyaman, aman, tanpa gangguan. Kebetulan aku tipe orang yang lihat bantal dikit saja sudah langsung pingin tidur. Artinya, nggak pernah ribet urusan penginapan. Apalagi kalau sudah berniat traveling hemat, Reddoorz menjadi pilihan tepat untuk akomodasi.

Yaps, mau traveling berhari-hari, kalau nginepnya di Reddoorz sudah pasti hematnya. Apalagi booking lewat aplikasi sering mendapatkan diskon. Ini kalau patungan sama teman, bisa tambah hemat lagi, kan.

Teman-teman yang ada rencana traveling ke Subang, silakan cek Rekomendasi Hotel Murah di Subang. Dengan fasilitas yang lengkap dan harga terjangkau, Reddorz mampu memberikan pengalaman menginap yang menyenangkan.

Tips Traveling Hemat Bersama Teman

6. Cari Tempat Makan Lokal.

Setiap kali traveling ke suatu daerah, aku nggak pernah melewatkan untuk mencari tempat makan lokal. Selain harga lebih hemat, kita dapat mencicipi kuliner khas setempat. Pokoknya, aku sangat suka makan makanan lokal karena pasti memberikan pengalaman kuliner yang autentik.

Berhemat saat traveling itu perlu. Bahkan harus dilakukan ketika anggaran kita sudah mulai menipis karena mungkin ada kegiatan di luar rencana yang mana mengharuskan kita mengeluarkan uang lebih. Namun jangan lupa untuk tetap bahagia saat traveling, ya!

Buat teman-teman yang punya pengalaman atau punya tips traveling hemat bersama teman versi kamu, boleh sharing melalui kolom komentar, ya.

Baca juga Begini Caranya Traveling Sesuka Hati.

Membangun Kebaikan Melalui Kegiatan Sosial di Bulan Ramadan

Kegiatan Sosial Bulan Ramadan – Helohei, Temankuh! Bulan Ramadan adalah waktu yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan ibadah dan introspeksi diri, Ramadan juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan sosial, berbagi kebahagiaan, dan membantu sesama.

Kegiatan sosial di bulan Ramadan nggak hanya memperkaya pengalaman spiritual, tetapi juga menguatkan nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan. Aku jadi ingat momen buka bersama atau bukber pada Ramadan ke 15 di kantor. Selain kegiatan khotmil qur’an, pada momen bukber ini kami manfaatkan untuk kegiatan sosial. Kali ini, kami bukber bareng adik-adik panti asuhan.

Kegiatan sosial di bulan Ramadan bukan hanya sekedar bentuk ibadah, tetapi juga wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Selama makan bersama, kami juga berbincang-bincang dan berbagi cerita.

Kami mendengarkan dengan penuh perhatian ketika adik-adik panti menceritakan pengalaman hidup mereka, harapan, dan impian mereka untuk masa depan. Meskipun kehidupan mereka mungkin penuh dengan tantangan dan kesulitan, namun semangat dan keteguhan hati mereka menginspirasi kami untuk tetap bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kami.

Nggak hanya bukber dengan anak-anak Yatim, kegiatan berikut juga menajdi kegiatan Sosial di Bulan Ramadan.

Membangun Kebaikan Melalui Kegiatan Sosial di Bulan Ramadan.

1. Berbagi Takjil Gratis.

Salah satu kegiatan sosial yang paling umum dilakukan selama Ramadan adalah pembagian takjil gratis. Takjil merupakan makanan atau minuman kecil yang biasanya disantap untuk berbuka puasa, seperti kurma, kolak, atau air minum.

Banyak organisasi, yayasan, dan individu yang secara sukarela mengadakan pembagian takjil gratis di berbagai tempat, seperti di sekitar masjid, taman, atau area publik lainnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu orang-orang yang sedang berpuasa dan nggak mampu membeli takjil, serta memperkuat solidaritas sosial di antara masyarakat.

2. Bersedekah dan Zakat.

Ramadan juga merupakan waktu yang ideal untuk melakukan sedekah dan menunaikan zakat. Selama bulan suci ini, banyak orang yang meningkatkan aktivitas beramal mereka dengan memberikan sumbangan kepada yang membutuhkan.

Sedekah dan zakat yang diberikan di bulan Ramadan diyakini memiliki nilai pahala yang lebih besar dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, sehingga banyak yang berlomba-lomba untuk berbagi rezeki kepada sesama.

3. Program Berbagi Makanan dan Membagikan Paket Sembako.

Beberapa lembaga amal dan yayasan mengadakan program berbagi makanan dan paket sembako kepada keluarga yang kurang mampu selama bulan Ramadan. Hal ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga-keluarga tersebut sehingga mereka juga dapat merayakan bulan suci ini dengan lebih tenang dan bahagia.

Program ini sering kali melibatkan kerjasama antara berbagai pihak, termasuk perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat luas.

4. Berbagi dengan Orang Tua dan Anak Yatim.

Menjenguk dan berbagi dengan orang tua dan anak yatim juga menjadi kegiatan yang banyak dilakukan selama bulan Ramadan. Momen ini nggak hanya memberikan kebahagiaan bagi mereka yang dikunjungi, tetapi juga menguatkan rasa empati dan persaudaraan di antara semua pihak yang terlibat

Banyak orang yang merasa terpanggil untuk berbagi kasih sayang dan kebahagiaan kepada sesama, terutama kepada mereka yang mungkin merasa kesepian atau terpinggirkan.

Melalui berbagai kegiatan ini, masyarakat dapat mempererat hubungan antar sesama, membangun solidaritas, dan menyebarkan kebaikan kepada orang lain. Semoga semangat kebaikan dan kepedulian yang ditunjukkan selama bulan Ramadan tetap terjaga dan berlanjut di luar bulan suci ini, sehingga kita dapat terus membangun masyarakat yang lebih baik dan berkeadilan bagi semua.

Tips Memilih Pakaian Lebaran yang Tepat untuk Menyambut Idulfitri

Tips Memilih Pakaian Lebaran – Helohai, Temankuh! Hari Raya Idulfitri, atau yang lebih dikenal sebagai Lebaran, merupakan momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk merayakan kesuksesan menunaikan ibadah puasa selama Ramadan. Selain aspek keagamaan, Lebaran juga menjadi kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga dan teman-teman serta merayakan kebahagiaan bersama.

Salah satu persiapan yang penting menjelang Lebaran adalah memilih pakaian lebaran yang tepat. Pakaian Lebaran nggak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga mencerminkan identitas dan gaya pribadi seseorang. Apalagi buat yang suka sarimbit, nih. Tentu dapat mencerminkan identitas keluarga.

Tahun ini, aku sedang berada di level nggak mentingin pakaian lebaran. Kalau nggak ingat punya anak-anak, mungkin aku nggak hunting baju lebaran, nih. Hahaha. Beruntung anak-anak kami bukan tipe yang harus mengenakan baju baru saat lebaran. Tetapi sebagai orang tua, tentu kami nggak tega, ya. Pada akhirnya, aku membelikan baju lebaran buat mereka di Ramadan ke 20. Niat nggak niat ini, ya. 😆

Meskipun membeli baju lebaran mepet, tapi tetap boleh berbagi tips memilih pakaian Lebaran, kan? 😆

1. Pilih Bahan yang Nyaman.

Selama Lebaran, umumnya cuaca cenderung panas, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Oleh karena itu, pilihlah pakaian yang terbuat dari bahan yang nyaman dan mudah menyerap keringat seperti katun atau linen. Bahan-bahan tersebut akan membantu kita tetap merasa segar dan nyaman sepanjang hari.

2. Perhatikan Warna dan Motif.

Warna dan motif pakaian memiliki peran penting dalam menciptakan kesan yang sesuai dengan suasana Lebaran. Pilihlah warna-warna cerah dan ceria seperti putih, krem, pastel, atau warna-warna lembut lainnya yang sesuai dengan tema tradisional Lebaran. Kita juga dapat memilih motif-motif yang sederhana seperti pola bunga atau geometris yang elegan.

3. Perhatikan Kebutuhan Personal.

Setiap individu memiliki preferensi dan kebutuhan personal yang berbeda dalam memilih pakaian. Pastikan pakaian yang kita pilih nggak hanya cocok dengan selera fashion, tetapi juga sesuai dengan ukuran dan bentuk tubuh. Pakaian yang pas dan nyaman akan meningkatkan rasa percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain.

4. Perhatikan Etika Berpakaian.

Meskipun Lebaran adalah momen perayaan, namun tetap penting untuk memperhatikan etika berpakaian yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya. Hindari memilih pakaian yang terlalu ketat, terbuka, atau mencolok sehingga nggak menimbulkan kontroversi atau menyinggung perasaan orang lain.

Memilih Pakaian Lebaran: Online atau Offline?

Memilih baju Lebaran secara onilne dan offline tentu akan mendapatkan hasil yang nggak sama. Kita semua tahu, transaksi secara online hanya dapat dilihat menggunakan smartphone. Kita bisa melihat barangnya, tapi nggak bisa memastikan bahan yang digunakan akan memberikan kenyamanan atau nggak. Ya…meskipun sudah ada keterangan dalam deskripsi produk, tetapi memilih pakaian lebaran secara online harus hati-hati dan teliti terutama pada deskripsi ukuran baju.

Aku lebih merasa tenang memilih pakaian Lebaran secara offline. Kita dapat melihat barang secara nyata baik dari segi warna, motif, bahan dan juga ukuran. Memilih baju secara offline juga memudahkan kita dalam retur barang. Apalagi jika toko yang kita datangi dekat dengan tempat tinggal kita.

Memilih pakaian Lebaran yang tepat dapat membuat kita semakin percaya diri dan dapat tampil maksimal. Ingatlah bahwa pakaian hanyalah bagian dari keseluruhan perayaan, dan yang terpenting adalah semangat kebersamaan, kebahagiaan, dan kedamaian yang membawa berkah di hari yang mulia ini.

Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri, Teman-teman. Mohon maaf lahir dan batin, ya.

Panduan Simpel Skincare Rutin untuk Ramadan

Skincare Rutin untuk Ramadan – Halohei, Temankuh! Mentang-mentang habis taraweh ngantuk berat, terus skip skincare rutin, gitu? No no no! Skincare rutin selama Ramadan tetap penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit kita.

Meskipun pola tidur dan pola makan dapat berubah selama bulan puasa, perawatan kulit yang tepat dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan bersinar. Bisa dibilang kulit wajahku dari masih belia sampai punya satu anak, tuh, tergolong kulit wajah yang nggak rewel. Merawat wajah pun rasanya fun-fun saja karena mau menggunakan skincare merek apa saja, kulit wajah nggak protes. Senang? Banget! Karena minim banget drama perihal perawatan kulit wajah ini. 😀

Nggak ada, tuh, yang namanya keluar beruntus setelah mencoba ganti skincare merek lain. Nggak ada sejarahnya sampai keluar jerawat meskipun kulit wajahku adalah tipe kulit berminyak. Pokoknya aku sangat bersyukur dan very-very enjoy punya wajah tanpa jerawat dengan warna kulit sawo matang. Ehem…mau bilang warna kulit eksotis tapi rasanya nggak sampai. Nggak enak sama Tara Basro. 😆

Tapi, nih, tapi! Pas otw punya anak kedua, wajahku tiba-tiba nggak enak banget dilihat. Yups, melihat wajah sendiri bikin mual padahal ini masih otwbelum positif hamil sudah mual-mual. Dududuh… 😛

cara merawat kulit wajah
lihat di dagu. salah satu jerawatnya…qiqiqi

Panik banget, nih. Panik! Ya bagaimana nggak panik, sih. Setelah kulit wajah bertahan tanpa jerawat selama bertahun-tahun, tiba-tiba muncul bintik-bintik kecil di wajah yang sangat mengganggu. Asli panik banget dan tentu ini sangat menyedihkan. Atas munculnya jerawat ini, aku melakukan review dan konsultasi dengan dokter kulit, dong. Dan hasilnya menurut dokter kemungkinan sedang ada perubahan hormon.

Kenapa Bisa Sampai Berjerawat?

Ceritanya saat itu aku baru saja lepas KB IUD. Nah, mulai dari sini, Dokter pun menyarankan untuk nggak menggunakan skincare dalam beberapa minggu. Dokter juga menyampaikan kalau ada kemungkinan terjadi perubahan hormon yang sampai membuat wajah yang tadinya adem banget dipandang dari jarak satu kilo meter, tiba-tiba terlihat sinis karena menjadi susah memberikan senyum termanis. Ya gimana, lagi susah karena berjerawat disuruh senyum. Sungguh nggak bisa senyum di atas penderitaan diri sendiri. 😛

Singkat cerita, jerawat di wajah pelan-pelan nggak aktif alias pada kempes setelah aku positif hamil. Ah…hamil anak kedua ini bahagianya berlipat-lipat. Senang karena hamil itu pasti. Terus, senang juga karena jerawat sudah nggak pada aktif nongol. Tinggal menghilangkan bekas-bekasnya saja. Tapi ini juga nggak mudah, ya. Hahaha.

Alhamdulillah…akhirnya bisa kembali memberikan sedekah termudah dalam hidup yaitu senyum. 😆 😆  Kebahagiaan perempuan kadang memang sesimpel itu, nggak berjerawat atau nggak punya masalah dengan kulit wajah. Betul apa benar? 😉

Bonus Kulit Wajah Sehat dan Glowing Saat Lebaran.

Memiliki wajah glowing saat ini menjadi idaman bagi kebanyakan perempuan, ya. Apalagi mereka yang tiap harinya kerap nongkrong di Tik-Tok, banyak perempuan bermunculan di halaman beranda atau For You Page (FYP) dengan wajah yang cerah, tanpa jerawat, komedo, apalagi flek hitam. Mungkin bisa bikin makin iri dan rasa-rasanya tiap jam, tuh, bawaannya ingin touch up mulu. Eh…ini bukan aku lho, ya. Karena interest aku di Tik-Tok adalah animals and fun, not beauty. 😛

TENTANG BERBAGI MEMBERKAHI

Kabar baiknya, buat kamu yang ingin mendapatkan wajah super glowing, saat ini makin banyak produk perawatan wajah yang menawarkan bahkan telah mengklaim setelah menggunakan skincare dengan merek eibisidi selama satu bulan bakal mendapatkan wajah yang cerah tanpa terlihat pori-pori wajah sedikit pun. 😀 Pasti kamu pernah, dong, membaca artikel tentang glowing dalam sekejap. Qiqiqi

Mendambakan wajah glowing itu sah-sah saja, kok. Apalagi untuk mendapatkannya memilih melalui proses yang nggak instan alias mengikuti langkah demi langkah untuk mendapatkan kulit yang cerah. Pastinya nggak hanya glowing saja yang didapatkan, tapi juga kulit wajah lebih sehat. 😉

Panduan Simpel Skincare Rutin untuk Ramadan.

Merawat kulit wajah, tuh, nggak ribet alias simpel. Langkah-langkah perawatannya juga mudah. Selain rutin datang ke salon untuk sekadar facial, chemical peeling, atau soothing treatment, perawatan rutin di rumah adalah wajib dilakukan setiap harinya. Nggak boleh sampai lupa, apalagi meninggalkan yang namanya membersihkan wajah. Ehem…katanya impian di 2024 ingin punya kulit wajah sehat dan glowing. Uhuks! 😛

Capek setelah seharian beraktivitas kadang menjadi salah satu kendala atau bahkan masalah yang kerap dihadapi perempuan ketika hendak menggunakan rangkaian face care untuk perawatan wajah. Seperti yang pernah saya rasakan beberapa bulan setelah kena rotasi di kantor.

Meskipun saat ini kerjanya lebih banyak duduk ketimbang dinas luar, tapi nyatanya sesampainya di rumah kadang lebih memilih untuk rebahan dan pada akhirnya ketiduran. Ini nikmat bukan main tapi esok hari sudah dipastikan jerawat bakal muncul. Padahal aktivitas merawat wajah saat hendak tidur malam, tuh, nggak membutuhkan banyak waktu. Nah, berikut panduan simpel skincare rutin untuk Ramadan.

1. Cuci Muka dengan Benar.

“Lho, memangnya ada cara cuci muka yang salah?” Ada banget! Salah satunya yaitu ketika hendak cuci muka, tapi kamu nggak cuci tangan terlebih dahulu. Kita semua tahu bahwa tangan kotor menyebabkan bakteri dan kotoran semakin menumpuk di kulit. Khawatirnya sampai menginfeksi kulit wajah kamu. Setelah cuci tangan, jangan lupa bersihkan makeup terlebih dahulu menggunakan makeup remover, ya. Baru setelahnya gunakan sabun pembersih wajah supaya kotoran betul-betul terangkat.

2. Gunakan Toner dan Serum.

Tepuk-tepuk wajah menggunakan waslap bersih setelah selesai cuci muka. Iya, gunakan kain yang halus untuk mengeringkan wajah supaya kulit wajah tetap aman. Kemudian langkah berikutnya untuk perawatan kulit yaitu gunakan Toner saat wajah masih lembap. Kenapa saat masih lembap? Karena dapat membantu kandungan toner meresap lebih maksimal ke dalam kulit. Pilih toner yang sesuai dengan jenis kulit wajah, usahakan jangan pilih toner yang mengandung alkohol, ya! Penggunaan Toner sangat membantu mengangkat sisa-sia kotoran di wajah.

Langkah berikutnya yaitu mengoles serum wajah. Ada banyak manfaat penggunaan serum, mulai dari membantu mencerahkan kulit wajah sampai membantu mengecilkan pori-pori. Sama halnya toner, penggunaan Serum wajah pun disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Pastikan memilih produk yang sudah BPOM, aman, dan halal seperti produk skincare dari Theraskin.

3. Gunakan Pelembap dan Sunscreen.

Siapa di sini yang masih suka melewatkan penggunaan pelembap untuk malam hari atau night cream? Mentang-mentang inginkan kulit bersih, terus pas mau bobok pelontosan nggak menggunakan rangkaian skincare satu pun. 😀 Minimal nih, kalau memang malas menggunakan eye cream meskipun hanya oles-oles dowang, minimal sampai tahap ini, ya.

Yups, langkah ketiga ini khususnya penggunaan pelembap memang nggak boleh ditinggalkan sekalipun tipe kulit wajahmu normal atau berminyak. Meskipun sudah rajin cuci muka dengan benar, sering menggunakan masker, ataupun konsumsi nutrisi yang cukup, semua itu tetap nggak bisa menggantikan fungsi pelembap wajah. So, karena saking pentingnya pelembap gunakan secara rutin saat pagi dan malam hari sesuai kebutuhan kulit wajahmu.

Sama halnya dengan pelembap, penggunaan tabir surya atau sunscreen juga nggak boleh terlewatkan karena memang sangat penting untuk kesehatan kulit wajah. Bagiku, menggunakan sunscreen ini menjadi prinsip dalam perawatan wajah rutin. Kita semua tahu bahwa paparan sinar UV matahari bisa menyebabkan kulit wajah menjadi kusam, muncul garis halus, serta muncul bintik-bintik hitam di kulit. Makanya, gunakan sunscreen untuk wajah menjadi dengan SPF minimal 50 setelah menggunakan pelembap dan sebelum keluar rumah.

Ingat bahwa tabir surya di wajah nggak bertahan seharian, ya. Jadi, baiknya oleskan kembali ke wajah setiap 2 sampai 3 jam sekali.

4. Kelola Makanan dan Minuman dengan Baik.

Aku, tuh, suka sedih kalau dengar teman atau saudara habis makan makanan terus timbul jerawat atau gatal-gatal khususnya di kulit wajah. Yups, alergi makanan! Alergi terhadap makanan mungkin dirasa biasa saja karena setelah berhenti konsumsi kulit dapat kembali normal. Tapi setelahnya, kan, bisa jadi ada bekasnya, ya. Ini yang paling menyebalkan. Belum lagi jika kurang kontrol terhadap minuman. Kadang merasa sudah cukup minum air putih minimal delapan gelas per hari, tapi masih doyan konsumsi minuman yang mengandung alkohol atau soda juga kurang tepat, ya.

Btw, minum banyak air putih sangat membantu menjaga kulit kamu tetap terhidrasi, sehat dan lembap dari dalam. Makanya, selain melakukan perawatan rutin dengan rangkaian face care, langkah lain yang harus dilakukan supaya kulit tetap sehat yaitu dengan mengelola makanan, minuman, dan juga kelola stres. Boleh banyak pikiran, tapi usahakan jangan sampai stres, ya. 😉

Perawatan kulit wajah yang dilakukan sehari-hari sebenarnya simpel dan nggak membutuhkan waktu lama. Hanya saja, saat Ramadan terasa malas untuk memakai skincare karena godaan ngantuk dan sibuk dengan aktivitas Ramadan yang kadang sampai lupa nggak pakai Skincare meski di rumah saja.

Teman-teman punya panduan simpel skincare rutin untuk Ramadan? Boleh bagikan lewat kolom komentar, ya!

5 Rekomendasi Tempat Bukber di Ancol: Simak Paket yang Ditawarkan

Tempat Bukber di Ancol – Jika ingin acara ngabuburit bersama teman dan keluarga semakin menarik, Ancol jadi pilihan tepat. Menyambut bulan Ramadhan ini, Wisata Jakarta Ancol menghadirkan promo gratis masuk mulai tanggal 11 Maret hingga 5 April 2024. Dapatkan promo menarik ini mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB. 

Yaps, kita nggak perlu membayar tiket masuk untuk berbuka puasa di wisata Ancol bersama teman dan keluarga. Gimana? Tertarik untuk mengunjunginya? Yuk, simak dulu rekomendasi tempat buka bersama di Ancol.

Rekomendasi Tempat Bukber di Ancol.

Promo tiket yang digelar pengelola Pantai Ancol berlaku untuk menikmati pantai, taman ecopark, dan pasar seni. Jika teman-teman ingin mengunjungi Ancol untuk mendapatkan tiket masuk gratis, maka wajib reservasi terlebih dahulu. Setelah itu, baru bisa memilih tempat makan untuk buka bersama berikut ini:

rekomendasi Tempat Bukber di Ancol

1. Nyiur Resto.

Buat teman-teman yang ingin berbuka puasa dengan pemandangan tepi laut menawan, maka Nyiur Resto Ancol jadi pilihan terbaik. Resto ini sendiri terletak di kawasan Putri Duyung Hotel. Nggak perlu khawatir, karena untuk bersantap nggak harus menginap di hotel tersebut. Nyiur Resto menyediakan menu sajian nusantara, western hingga Asia. 

Selama Ramadhan ini, Nyiur Resto menawarkan paket bukber dengan harga Rp225.000 per pax untuk menu all you can eat. Nyiur Resto buka mulai pukul 17.30 hingga 21.00 WIB.

2. Kafe Hoax.

Rekomendasi tempat untuk berbuka puasa di daerah Ancol selanjutnya yaitu Kafe Hoax. Teman-teman bisa menikmati hidangan western dan ala Asia. Suasana kafe yang nyaman tidak luput dari dekorasi unik dan pemandangan laut cantik. Tempat buka puasa di Jakarta ini menghadirkan dua paket bukber. 

Nikmati paket Rahmat 1 dengan harga Rp88.000 untuk dua pax. Dapatkan 2 chicken katsu, 2 nasi atau kentang, dan 2 gelas es teh manis. Sedangkan paket Rahmat 2 dibanderol dengan harga Rp99.000 untuk 2 pax. Dapatkan menu 2 spaghetti carbonara dan 2 minuman es teh manis.

3. Ombak Laut.

Restoran Ombak Laut menyajikan hidangang seafood segar mulai dari ikan bakar, udang goreng tepung dan banyak lagi. Tersedia dua menu yang bisa dipilih untuk momen Ramadhan ini. Paket Ramadhan Ombak 1 bisa dinikmati untuk dua orang dengan harga Rp214.500. 

Menu yang ditawarkan yaitu nasi, setengah ekor ayam dengan sambal kecombrang, capcay seafood dan es teh manis. Sedangkan menu Ramadhan Ombak 2 dibanderol dengan harga Rp429.000. Paket bukber bisa dinikmati empat orang dengan menu nasi putih, 1 ekor ayam sambal kecombrang, capcay seafood, dan cah kangkung.

Tempat Bukber di Ancol

4. Mercure Ancol Jakarta.

Hampir semua hotel Mercure menghadirkan paket bulan puasa, termasuk Mercure Ancol. Restoran ini memiliki buffet all you can eat bertema Pasar Ramadhan Sunda Kelapa. Pihak restoran menghadirkan beragam menu, mulai dari takjil, makanan ringan, berat, hingga penutup. 

Semua makanan menghidangkan cita rasa nusantara dan Timur Tengah. Harga paket buka bersama dibanderol mulai harga Rp256.000 per pax. 

5. Jimbaran Resto.

Jimbaran Resto menghadirkan menu makanan seafood khas Bali. Selain makanannya yang lezat, resto ini menghadirkan sensasi makan di tepi pantai lengkap dengan dekorasi khas Bali. Jangan lupa mencoba menu ikan panggang yang jadi favorit. Jimbaran Resto buka mulai pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB. 

Hadirnya tiket masuk gratis untuk masuk ke Ancol membawa keuntungan tersendiri bagi kita yang ingin berbuka puasa dengan suasana berbeda. Terlebih lagi banyak restoran yang menyediakan paket hemat untuk berbuka puasa. Agar nyaman berbuka puasa bersama keluarga dan teman, sebaiknya lakukan reservasi terlebih dahulu. 

Sumber:

  • https://www.liputan6.com/regional/read/5548050/menikmati-buka-puasa-di-pantai-ancol-berikut-6-rekomendasi-tempat-makan-di-ancol?page=4 
  • https://travel.tribunnews.com/2024/03/13/4-tempat-buka-bersama-di-ancol-jakarta-simak-paket-bukber-dan-link-reservasinya?page=3 
  • https://kuy.co.id/baca/lifestyle/hotel-bukber-jakarta 

Tradisi Ramadan yang Paling Familier di Indonesia

Tradisi Ramadan yang Paling Familier – Halohei, Temankuh! Ngomongin tentang tradisi tentu tak jauh dari embel-embel nenek moyang. Yaps! Menurut Wikipedia, Tradisi merupakan adat kebiasaan turun-temurun (dari nenek moyang) yang masih dijalankan dalam masyarakat. Kebiasaan atau cara-cara yang telah ada merupakan yang paling baik dan benar.

Hidup di pedesaan, tradisi menyambut ramadan dan juga saat ramadan, masih sangat terasa. Sebagai contoh yaitu tradisi menyambut datangnya bulan suci ramadan seperti Nyadaran atau tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa. Di Jawa Tengah, tradisi ini masih terus dilestarikan karena memang tradisi yang baik.

Sama halnya di daerah lain juga terdapat tradisi menyambut datangnya Ramadan. Di daerah Aceh, misalnya. Di sana juga ada tradisi Meugang atau tradisi memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat dan yatim piatu oleh masyarakat Aceh. Jadi, tradisi kurban berupa kambing atau sapi dilaksanakan setahun tiga kali, yaitu pada bulan Ramadhan, Idul Adha, dan Idul Fitri. Unik, ya.

Indonesia Kaya Akan Tradisi di Bulan Penuh Berkah.

Indonesia menjadi negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Ramadan menjadi momen istimewa yang dipenuhi dengan berbagai tradisi dan budaya. Tradisi Ramadan di Indonesia nggak hanya mencakup aspek keagamaan, tetapi juga memiliki nuansa budaya yang unik dan beragam. Ini yang menjadikan pengalaman Ramadan di Indonesia sangat istimewa. Mari kita eksplorasi beberapa tradisi Ramadan di Indonesia yang membuat Indonesia kaya akan tradisi  tersebut.

Tradisi Ramadan yang Paling Familier di Indonesia.

Selain menjadi bulan di mana umat Islam menjalankan puasa sebagai ibadah, Ramadan juga dipenuhi dengan berbagai tradisi yang kaya akan nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya. Berikut adalah beberapa tradisi di bulan penuh berkah yang umumnya ada di setiap daerah di Indonesia.

1. Klotekan.

Keliling kampung dengan menabuh beberapa alat untuk membangunkan sahur menjadi tradisi yang sampai saat ini masih terus dilestarikan. Alat yang digunakan adalah alat sederhana terpenting dapat mengeluarkan suara, seperti galon air minum atau kenthong.

Di tempat aku tinggal, tradisi ini namanya Klotekan. Biasanya satu grup terdiri dari beberapa orang. Mereka nggak hanya menabuh alat, tetapi juga menyerukan kata “sahur” dengan suara yang cukup lantang.

2. Ngabuburit.

Salah satu tradisi yang paling populer di Indonesia dan hanya ada di bulan Ramadan adalah ngabuburit. Sebuah tradisi di mana kita menunggu waktu berbuka puasa sambil melakukan aktivitas, baik aktivitas fisik maupun non fisik.

Ngabuburit ini menjadi momen untuk memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kebersamaan di bulan Ramadan. Aku sudah menuliskan tentang ide ngabuburit di bulan ramadan. Silakan klik tautannya untuk tahu ide-ide ngabuburit.

3. Berburu Takjil.

Siapa yang nggak senang dengan tradisi yang satu ini? Setiap ramadan tiba, banyak pedagang kaki lima yang menjual takjil di pinggiran jalan raya. Di beberapa daerah, ada yang menyediakan tempat khusus untuk jualan takjil. Semua penjual takjil dengan beragam menunya berkumpul menjadi satu. Tentu cara seperti ini sangat memudahkan masyarakat dalam berburu takjil. Apalagi jika terorganisasi dengan baik, mulai dari tempat parkir, sampai dengan pengelompokan menu takjil. Sungguh memudahkan dalam war takjil.

Btw, aku sudah menuliskan tentang takjil menjadi daya tarik di bulan Ramadan. Silakan klik tautan tersebut untuk tahu kenapa takjil bisa menjadi daya tarik.

4. Bukber atau Buka Bersama.

Tradisi bukber atau buka bersama bareng teman atau keluarga menjadi momen yang selalu dinanti saat Ramadan tiba. Selain silaturahim, momen bukber bareng teman-teman biasanya dimanfaatkan sebagai ajang reuni. Tradisi ini terus dilestarikan karena dirasa banyak manfaat, salah satunya melekatkan tali silaturahim.