Tips Memilih Pakaian Lebaran – Helohai, Temankuh! Hari Raya Idulfitri, atau yang lebih dikenal sebagai Lebaran, merupakan momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk merayakan kesuksesan menunaikan ibadah puasa selama Ramadan. Selain aspek keagamaan, Lebaran juga menjadi kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga dan teman-teman serta merayakan kebahagiaan bersama.
Salah satu persiapan yang penting menjelang Lebaran adalah memilih pakaian lebaran yang tepat. Pakaian Lebaran nggak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga mencerminkan identitas dan gaya pribadi seseorang. Apalagi buat yang suka sarimbit, nih. Tentu dapat mencerminkan identitas keluarga.
Tahun ini, aku sedang berada di level nggak mentingin pakaian lebaran. Kalau nggak ingat punya anak-anak, mungkin aku nggak hunting baju lebaran, nih. Hahaha. Beruntung anak-anak kami bukan tipe yang harus mengenakan baju baru saat lebaran. Tetapi sebagai orang tua, tentu kami nggak tega, ya. Pada akhirnya, aku membelikan baju lebaran buat mereka di Ramadan ke 20. Niat nggak niat ini, ya. 😆
Meskipun membeli baju lebaran mepet, tapi tetap boleh berbagi tips memilih pakaian Lebaran, kan? 😆
1. Pilih Bahan yang Nyaman.
Selama Lebaran, umumnya cuaca cenderung panas, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Oleh karena itu, pilihlah pakaian yang terbuat dari bahan yang nyaman dan mudah menyerap keringat seperti katun atau linen. Bahan-bahan tersebut akan membantu kita tetap merasa segar dan nyaman sepanjang hari.
2. Perhatikan Warna dan Motif.
Warna dan motif pakaian memiliki peran penting dalam menciptakan kesan yang sesuai dengan suasana Lebaran. Pilihlah warna-warna cerah dan ceria seperti putih, krem, pastel, atau warna-warna lembut lainnya yang sesuai dengan tema tradisional Lebaran. Kita juga dapat memilih motif-motif yang sederhana seperti pola bunga atau geometris yang elegan.
3. Perhatikan Kebutuhan Personal.
Setiap individu memiliki preferensi dan kebutuhan personal yang berbeda dalam memilih pakaian. Pastikan pakaian yang kita pilih nggak hanya cocok dengan selera fashion, tetapi juga sesuai dengan ukuran dan bentuk tubuh. Pakaian yang pas dan nyaman akan meningkatkan rasa percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain.
4. Perhatikan Etika Berpakaian.
Meskipun Lebaran adalah momen perayaan, namun tetap penting untuk memperhatikan etika berpakaian yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya. Hindari memilih pakaian yang terlalu ketat, terbuka, atau mencolok sehingga nggak menimbulkan kontroversi atau menyinggung perasaan orang lain.
Memilih Pakaian Lebaran: Online atau Offline?
Memilih baju Lebaran secara onilne dan offline tentu akan mendapatkan hasil yang nggak sama. Kita semua tahu, transaksi secara online hanya dapat dilihat menggunakan smartphone. Kita bisa melihat barangnya, tapi nggak bisa memastikan bahan yang digunakan akan memberikan kenyamanan atau nggak. Ya…meskipun sudah ada keterangan dalam deskripsi produk, tetapi memilih pakaian lebaran secara online harus hati-hati dan teliti terutama pada deskripsi ukuran baju.
Aku lebih merasa tenang memilih pakaian Lebaran secara offline. Kita dapat melihat barang secara nyata baik dari segi warna, motif, bahan dan juga ukuran. Memilih baju secara offline juga memudahkan kita dalam retur barang. Apalagi jika toko yang kita datangi dekat dengan tempat tinggal kita.
Memilih pakaian Lebaran yang tepat dapat membuat kita semakin percaya diri dan dapat tampil maksimal. Ingatlah bahwa pakaian hanyalah bagian dari keseluruhan perayaan, dan yang terpenting adalah semangat kebersamaan, kebahagiaan, dan kedamaian yang membawa berkah di hari yang mulia ini.
Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri, Teman-teman. Mohon maaf lahir dan batin, ya.
Skincare Rutin untuk Ramadan – Halohei, Temankuh! Mentang-mentang habis taraweh ngantuk berat, terus skip skincare rutin, gitu? No no no! Skincare rutin selama Ramadan tetap penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit kita.
Meskipun pola tidur dan pola makan dapat berubah selama bulan puasa, perawatan kulit yang tepat dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan bersinar. Bisa dibilang kulit wajahku dari masih belia sampai punya satu anak, tuh, tergolong kulit wajah yang nggak rewel. Merawat wajah pun rasanya fun-fun saja karena mau menggunakan skincare merek apa saja, kulit wajah nggak protes. Senang? Banget! Karena minim banget drama perihal perawatan kulit wajah ini. 😀
Nggak ada, tuh, yang namanya keluar beruntus setelah mencoba ganti skincare merek lain. Nggak ada sejarahnya sampai keluar jerawat meskipun kulit wajahku adalah tipe kulit berminyak. Pokoknya aku sangat bersyukur dan very-very enjoy punya wajah tanpa jerawat dengan warna kulit sawo matang. Ehem…mau bilang warna kulit eksotis tapi rasanya nggak sampai. Nggak enak sama Tara Basro. 😆
Tapi, nih, tapi! Pas otw punya anak kedua, wajahku tiba-tiba nggak enak banget dilihat. Yups, melihat wajah sendiri bikin mual padahal ini masih otw, belum positif hamil sudah mual-mual. Dududuh… 😛
lihat di dagu. salah satu jerawatnya…qiqiqi
Panik banget, nih. Panik! Ya bagaimana nggak panik, sih. Setelah kulit wajah bertahan tanpa jerawat selama bertahun-tahun, tiba-tiba muncul bintik-bintik kecil di wajah yang sangat mengganggu. Asli panik banget dan tentu ini sangat menyedihkan. Atas munculnya jerawat ini, aku melakukan review dan konsultasi dengan dokter kulit, dong. Dan hasilnya menurut dokter kemungkinan sedang ada perubahan hormon.
Kenapa Bisa Sampai Berjerawat?
Ceritanya saat itu aku baru saja lepas KB IUD. Nah, mulai dari sini, Dokter pun menyarankan untuk nggak menggunakan skincare dalam beberapa minggu. Dokter juga menyampaikan kalau ada kemungkinan terjadi perubahan hormon yang sampai membuat wajah yang tadinya adem banget dipandang dari jarak satu kilo meter, tiba-tiba terlihat sinis karena menjadi susah memberikan senyum termanis. Ya gimana, lagi susah karena berjerawat disuruh senyum. Sungguh nggak bisa senyum di atas penderitaan diri sendiri. 😛
Singkat cerita, jerawat di wajah pelan-pelan nggak aktif alias pada kempes setelah aku positif hamil. Ah…hamil anak kedua ini bahagianya berlipat-lipat. Senang karena hamil itu pasti. Terus, senang juga karena jerawat sudah nggak pada aktif nongol. Tinggal menghilangkan bekas-bekasnya saja. Tapi ini juga nggak mudah, ya. Hahaha.
Alhamdulillah…akhirnya bisa kembali memberikan sedekah termudah dalam hidup yaitu senyum. 😆 😆 Kebahagiaan perempuan kadang memang sesimpel itu, nggak berjerawat atau nggak punya masalah dengan kulit wajah. Betul apa benar? 😉
Bonus Kulit Wajah Sehat dan Glowing Saat Lebaran.
Memiliki wajah glowing saat ini menjadi idaman bagi kebanyakan perempuan, ya. Apalagi mereka yang tiap harinya kerap nongkrong di Tik-Tok, banyak perempuan bermunculan di halaman beranda atau For You Page (FYP) dengan wajah yang cerah, tanpa jerawat, komedo, apalagi flek hitam. Mungkin bisa bikin makin iri dan rasa-rasanya tiap jam, tuh, bawaannya ingin touch up mulu. Eh…ini bukan aku lho, ya. Karena interest aku di Tik-Tok adalah animals and fun,not beauty. 😛
Kabar baiknya, buat kamu yang ingin mendapatkan wajah super glowing, saat ini makin banyak produk perawatan wajah yang menawarkan bahkan telah mengklaim setelah menggunakan skincare dengan merek eibisidi selama satu bulan bakal mendapatkan wajah yang cerah tanpa terlihat pori-pori wajah sedikit pun. 😀 Pasti kamu pernah, dong, membaca artikel tentang glowing dalam sekejap. Qiqiqi
Mendambakan wajah glowing itu sah-sah saja, kok. Apalagi untuk mendapatkannya memilih melalui proses yang nggak instan alias mengikuti langkah demi langkah untuk mendapatkan kulit yang cerah. Pastinya nggak hanya glowing saja yang didapatkan, tapi juga kulit wajah lebih sehat. 😉
Panduan Simpel Skincare Rutin untuk Ramadan.
Merawat kulit wajah, tuh, nggak ribet alias simpel. Langkah-langkah perawatannya juga mudah. Selain rutin datang ke salon untuk sekadar facial, chemical peeling, atau soothing treatment, perawatan rutin di rumah adalah wajib dilakukan setiap harinya. Nggak boleh sampai lupa, apalagi meninggalkan yang namanya membersihkan wajah. Ehem…katanya impian di 2024 ingin punya kulit wajah sehat dan glowing. Uhuks! 😛
Capek setelah seharian beraktivitas kadang menjadi salah satu kendala atau bahkan masalah yang kerap dihadapi perempuan ketika hendak menggunakan rangkaian face care untuk perawatan wajah. Seperti yang pernah saya rasakan beberapa bulan setelah kena rotasi di kantor.
Meskipun saat ini kerjanya lebih banyak duduk ketimbang dinas luar, tapi nyatanya sesampainya di rumah kadang lebih memilih untuk rebahan dan pada akhirnya ketiduran. Ini nikmat bukan main tapi esok hari sudah dipastikan jerawat bakal muncul. Padahal aktivitas merawat wajah saat hendak tidur malam, tuh, nggak membutuhkan banyak waktu. Nah, berikut panduan simpel skincare rutin untuk Ramadan.
1. Cuci Muka dengan Benar.
“Lho, memangnya ada cara cuci muka yang salah?” Ada banget! Salah satunya yaitu ketika hendak cuci muka, tapi kamu nggak cuci tangan terlebih dahulu. Kita semua tahu bahwa tangan kotor menyebabkan bakteri dan kotoran semakin menumpuk di kulit. Khawatirnya sampai menginfeksi kulit wajah kamu. Setelah cuci tangan, jangan lupa bersihkan makeup terlebih dahulu menggunakan makeup remover, ya. Baru setelahnya gunakan sabun pembersih wajah supaya kotoran betul-betul terangkat.
2. Gunakan Toner dan Serum.
Tepuk-tepuk wajah menggunakan waslap bersih setelah selesai cuci muka. Iya, gunakan kain yang halus untuk mengeringkan wajah supaya kulit wajah tetap aman. Kemudian langkah berikutnya untuk perawatan kulit yaitu gunakan Toner saat wajah masih lembap. Kenapa saat masih lembap? Karena dapat membantu kandungan toner meresap lebih maksimal ke dalam kulit. Pilih toner yang sesuai dengan jenis kulit wajah, usahakan jangan pilih toner yang mengandung alkohol, ya! Penggunaan Toner sangat membantu mengangkat sisa-sia kotoran di wajah.
Langkah berikutnya yaitu mengoles serum wajah. Ada banyak manfaat penggunaan serum, mulai dari membantu mencerahkan kulit wajah sampai membantu mengecilkan pori-pori. Sama halnya toner, penggunaan Serum wajah pun disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Pastikan memilih produk yang sudah BPOM, aman, dan halal seperti produk skincare dari Theraskin.
3. Gunakan Pelembap dan Sunscreen.
Siapa di sini yang masih suka melewatkan penggunaan pelembap untuk malam hari atau night cream? Mentang-mentang inginkan kulit bersih, terus pas mau bobok pelontosan nggak menggunakan rangkaian skincare satu pun. 😀 Minimal nih, kalau memang malas menggunakan eye cream meskipun hanya oles-oles dowang, minimal sampai tahap ini, ya.
Yups, langkah ketiga ini khususnya penggunaan pelembap memang nggak boleh ditinggalkan sekalipun tipe kulit wajahmu normal atau berminyak. Meskipun sudah rajin cuci muka dengan benar, sering menggunakan masker, ataupun konsumsi nutrisi yang cukup, semua itu tetap nggak bisa menggantikan fungsi pelembap wajah. So, karena saking pentingnya pelembap gunakan secara rutin saat pagi dan malam hari sesuai kebutuhan kulit wajahmu.
Sama halnya dengan pelembap, penggunaan tabir surya atau sunscreen juga nggak boleh terlewatkan karena memang sangat penting untuk kesehatan kulit wajah. Bagiku, menggunakan sunscreen ini menjadi prinsip dalam perawatan wajah rutin. Kita semua tahu bahwa paparan sinar UV matahari bisa menyebabkan kulit wajah menjadi kusam, muncul garis halus, serta muncul bintik-bintik hitam di kulit. Makanya, gunakan sunscreen untuk wajah menjadi dengan SPF minimal 50 setelah menggunakan pelembap dan sebelum keluar rumah.
Ingat bahwa tabir surya di wajah nggak bertahan seharian, ya. Jadi, baiknya oleskan kembali ke wajah setiap 2 sampai 3 jam sekali.
4. Kelola Makanan dan Minuman dengan Baik.
Aku, tuh, suka sedih kalau dengar teman atau saudara habis makan makanan terus timbul jerawat atau gatal-gatal khususnya di kulit wajah. Yups, alergi makanan! Alergi terhadap makanan mungkin dirasa biasa saja karena setelah berhenti konsumsi kulit dapat kembali normal. Tapi setelahnya, kan, bisa jadi ada bekasnya, ya. Ini yang paling menyebalkan. Belum lagi jika kurang kontrol terhadap minuman. Kadang merasa sudah cukup minum air putih minimal delapan gelas per hari, tapi masih doyan konsumsi minuman yang mengandung alkohol atau soda juga kurang tepat, ya.
Btw, minum banyak air putih sangat membantu menjaga kulit kamu tetap terhidrasi, sehat dan lembap dari dalam. Makanya, selain melakukan perawatan rutin dengan rangkaian face care, langkah lain yang harus dilakukan supaya kulit tetap sehat yaitu dengan mengelola makanan, minuman, dan juga kelola stres. Boleh banyak pikiran, tapi usahakan jangan sampai stres, ya. 😉
Perawatan kulit wajah yang dilakukan sehari-hari sebenarnya simpel dan nggak membutuhkan waktu lama. Hanya saja, saat Ramadan terasa malas untuk memakai skincare karena godaan ngantuk dan sibuk dengan aktivitas Ramadan yang kadang sampai lupa nggak pakai Skincare meski di rumah saja.
Teman-teman punya panduan simpel skincare rutin untuk Ramadan? Boleh bagikan lewat kolom komentar, ya!
Tempat Bukber di Ancol – Jika ingin acara ngabuburit bersama teman dan keluarga semakin menarik, Ancol jadi pilihan tepat. Menyambut bulan Ramadhan ini, Wisata Jakarta Ancol menghadirkan promo gratis masuk mulai tanggal 11 Maret hingga 5 April 2024. Dapatkan promo menarik ini mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Yaps, kita nggak perlu membayar tiket masuk untuk berbuka puasa di wisata Ancol bersama teman dan keluarga. Gimana? Tertarik untuk mengunjunginya? Yuk, simak dulu rekomendasi tempat buka bersama di Ancol.
Rekomendasi Tempat Bukber di Ancol.
Promo tiket yang digelar pengelola Pantai Ancol berlaku untuk menikmati pantai, taman ecopark, dan pasar seni. Jika teman-teman ingin mengunjungi Ancol untuk mendapatkan tiket masuk gratis, maka wajib reservasi terlebih dahulu. Setelah itu, baru bisa memilih tempat makan untuk buka bersama berikut ini:
1. Nyiur Resto.
Buat teman-teman yang ingin berbuka puasa dengan pemandangan tepi laut menawan, maka Nyiur Resto Ancol jadi pilihan terbaik. Resto ini sendiri terletak di kawasan Putri Duyung Hotel. Nggak perlu khawatir, karena untuk bersantap nggak harus menginap di hotel tersebut. Nyiur Resto menyediakan menu sajian nusantara, western hingga Asia.
Selama Ramadhan ini, Nyiur Resto menawarkan paket bukber dengan harga Rp225.000 per pax untuk menu all you can eat. Nyiur Resto buka mulai pukul 17.30 hingga 21.00 WIB.
2. Kafe Hoax.
Rekomendasi tempat untuk berbuka puasa di daerah Ancol selanjutnya yaitu Kafe Hoax. Teman-teman bisa menikmati hidangan western dan ala Asia. Suasana kafe yang nyaman tidak luput dari dekorasi unik dan pemandangan laut cantik. Tempat buka puasa di Jakarta ini menghadirkan dua paket bukber.
Nikmati paket Rahmat 1 dengan harga Rp88.000 untuk dua pax. Dapatkan 2 chicken katsu, 2 nasi atau kentang, dan 2 gelas es teh manis. Sedangkan paket Rahmat 2 dibanderol dengan harga Rp99.000 untuk 2 pax. Dapatkan menu 2 spaghetti carbonara dan 2 minuman es teh manis.
3. Ombak Laut.
Restoran Ombak Laut menyajikan hidangang seafood segar mulai dari ikan bakar, udang goreng tepung dan banyak lagi. Tersedia dua menu yang bisa dipilih untuk momen Ramadhan ini. Paket Ramadhan Ombak 1 bisa dinikmati untuk dua orang dengan harga Rp214.500.
Menu yang ditawarkan yaitu nasi, setengah ekor ayam dengan sambal kecombrang, capcay seafood dan es teh manis. Sedangkan menu Ramadhan Ombak 2 dibanderol dengan harga Rp429.000. Paket bukber bisa dinikmati empat orang dengan menu nasi putih, 1 ekor ayam sambal kecombrang, capcay seafood, dan cah kangkung.
4. Mercure Ancol Jakarta.
Hampir semua hotel Mercure menghadirkan paket bulan puasa, termasuk Mercure Ancol. Restoran ini memiliki buffet all you can eat bertema Pasar Ramadhan Sunda Kelapa. Pihak restoran menghadirkan beragam menu, mulai dari takjil, makanan ringan, berat, hingga penutup.
Semua makanan menghidangkan cita rasa nusantara dan Timur Tengah. Harga paket buka bersama dibanderol mulai harga Rp256.000 per pax.
5. Jimbaran Resto.
Jimbaran Resto menghadirkan menu makanan seafood khas Bali. Selain makanannya yang lezat, resto ini menghadirkan sensasi makan di tepi pantai lengkap dengan dekorasi khas Bali. Jangan lupa mencoba menu ikan panggang yang jadi favorit. Jimbaran Resto buka mulai pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Hadirnya tiket masuk gratis untuk masuk ke Ancol membawa keuntungan tersendiri bagi kita yang ingin berbuka puasa dengan suasana berbeda. Terlebih lagi banyak restoran yang menyediakan paket hemat untuk berbuka puasa. Agar nyaman berbuka puasa bersama keluarga dan teman, sebaiknya lakukan reservasi terlebih dahulu.
Tradisi Ramadan yang Paling Familier – Halohei, Temankuh! Ngomongin tentang tradisi tentu tak jauh dari embel-embel nenek moyang. Yaps! Menurut Wikipedia, Tradisi merupakan adat kebiasaan turun-temurun (dari nenek moyang) yang masih dijalankan dalam masyarakat. Kebiasaan atau cara-cara yang telah ada merupakan yang paling baik dan benar.
Hidup di pedesaan, tradisi menyambut ramadan dan juga saat ramadan, masih sangat terasa. Sebagai contoh yaitu tradisi menyambut datangnya bulan suci ramadan seperti Nyadaran atau tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa. Di Jawa Tengah, tradisi ini masih terus dilestarikan karena memang tradisi yang baik.
Sama halnya di daerah lain juga terdapat tradisi menyambut datangnya Ramadan. Di daerah Aceh, misalnya. Di sana juga ada tradisi Meugang atau tradisi memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat dan yatim piatu oleh masyarakat Aceh. Jadi, tradisi kurban berupa kambing atau sapi dilaksanakan setahun tiga kali, yaitu pada bulan Ramadhan, Idul Adha, dan Idul Fitri. Unik, ya.
Indonesia Kaya Akan Tradisi di Bulan Penuh Berkah.
Indonesia menjadi negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Ramadan menjadi momen istimewa yang dipenuhi dengan berbagai tradisi dan budaya. Tradisi Ramadan di Indonesia nggak hanya mencakup aspek keagamaan, tetapi juga memiliki nuansa budaya yang unik dan beragam. Ini yang menjadikan pengalaman Ramadan di Indonesia sangat istimewa. Mari kita eksplorasi beberapa tradisi Ramadan di Indonesia yang membuat Indonesia kaya akan tradisi tersebut.
Tradisi Ramadan yang Paling Familier di Indonesia.
Selain menjadi bulan di mana umat Islam menjalankan puasa sebagai ibadah, Ramadan juga dipenuhi dengan berbagai tradisi yang kaya akan nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya. Berikut adalah beberapa tradisi di bulan penuh berkah yang umumnya ada di setiap daerah di Indonesia.
1. Klotekan.
Keliling kampung dengan menabuh beberapa alat untuk membangunkan sahur menjadi tradisi yang sampai saat ini masih terus dilestarikan. Alat yang digunakan adalah alat sederhana terpenting dapat mengeluarkan suara, seperti galon air minum atau kenthong.
Di tempat aku tinggal, tradisi ini namanya Klotekan. Biasanya satu grup terdiri dari beberapa orang. Mereka nggak hanya menabuh alat, tetapi juga menyerukan kata “sahur” dengan suara yang cukup lantang.
2. Ngabuburit.
Salah satu tradisi yang paling populer di Indonesia dan hanya ada di bulan Ramadan adalah ngabuburit. Sebuah tradisi di mana kita menunggu waktu berbuka puasa sambil melakukan aktivitas, baik aktivitas fisik maupun non fisik.
Ngabuburit ini menjadi momen untuk memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kebersamaan di bulan Ramadan. Aku sudah menuliskan tentang ide ngabuburit di bulan ramadan. Silakan klik tautannya untuk tahu ide-ide ngabuburit.
3. Berburu Takjil.
Siapa yang nggak senang dengan tradisi yang satu ini? Setiap ramadan tiba, banyak pedagang kaki lima yang menjual takjil di pinggiran jalan raya. Di beberapa daerah, ada yang menyediakan tempat khusus untuk jualan takjil. Semua penjual takjil dengan beragam menunya berkumpul menjadi satu. Tentu cara seperti ini sangat memudahkan masyarakat dalam berburu takjil. Apalagi jika terorganisasi dengan baik, mulai dari tempat parkir, sampai dengan pengelompokan menu takjil. Sungguh memudahkan dalam war takjil.
Tradisi bukber atau buka bersama bareng teman atau keluarga menjadi momen yang selalu dinanti saat Ramadan tiba. Selain silaturahim, momen bukber bareng teman-teman biasanya dimanfaatkan sebagai ajang reuni. Tradisi ini terus dilestarikan karena dirasa banyak manfaat, salah satunya melekatkan tali silaturahim.
Ide Ngabuburit Ramadan – Halohei, Temankuh! Kalian termasuk tim yang harus banget ngabuburit saat Ramadan atau lebih memilih untuk melakukan kegiatan di rumah saja, nih? Sebagai Ibu bekerja, aku lebih sering ngabuburit di rumah saja meskipun jam pulang kerja lebih cepat dibandingkan dengan hari biasa.
Yaps, jam pulang kerja khusus Ramadan yaitu pukul 15.00 WIB. Tapi karena aku lebih memilih memasak sendiri, nggak beli makanan di luar, kegiatan masak pun baru bisa aku mulai pukul 15.30 WIB. Kalau lagi banyak cingcong, biasanya selesai pukul 17.00 WIB. Setelah itu, karena aku punya target-target amalan di bulan Ramadan, aku lebih memilih untuk ngabuburit di rumah saja. Kecuali di akhir pekan, aku bisa mengajak anak-anak ngabuburit ke luar rumah.
Sebenarnya anak-anak lebih suka jika aku mengajaknya ngabuburit di luar rumah. Mungkin mereka merasa sumpek setelah seharian di rumah, nonton teve, tiduran, atau main game. Makanya saat aku menwarkan untuk ngabuburit keluar rumah, mereka senang sekali.
Sebelum aku membagikan ide ngabuburit Ramadan, yuk kita cari tahu terlebih dahulu, apa itu ngabuburit?
Apa Itu Ngabuburit?
Salah satu tradisi yang paling populer di bulan Ramadan adalah ngabuburit. Sebuah tradisi di mana kita menunggu waktu berbuka puasa di Bulan Ramadan. Sebenarnya ngabuburit adalah istilah yang berasal dari bahasa Sunda yang terdiri dari kata “nga” (sambil), “buka” (berbuka), dan “purit” (menunggu).
Secara harfiah, ngabuburit berarti menunggu berbuka puasa sambil melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan. Ngabuburit juga merupakan momen untuk memperkuat hubungan sosial, meningkatkan kebersamaan, dan merayakan kebahagiaan di bulan Ramadan.
Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Muslim di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Mau beli jajanan khas ramadan atau takjil ke luar saja bilangnya mau ngabuburit. Hahaha. Nah, untuk membuat pengalaman ngabuburit lebih menyenangkan, berikut ini aku bagikan ide ngabuburit ramadan yang bermanfaat.
Ide Ngabuburit Ramadan yang Bermanfaat dan Menyenangkan.
1. Tadarus Al-Qur’an.
Sebagian besar orang muslim pasti punya target meng-khatam-kan Al-Qur’an saat bulan Ramadan. Mereka pun punya waktu khusus untuk tadarus Al-Qur’an demi mencapai targetnya. Beberapa jam menuju buka puasa menjadi salah satu waktu yang tepat untuk tadarus. Jadi, kita dapat memanfaatkan waktu ngabuburit untuk tadarus Al-Qur’an bersama keluarga atau teman-teman.
2. Jalan-jalan Sore.
Aktivitas jalan-jalan sore saat Ramadan menjadi kegiatan menyenangkan. Kita dapat menikmati suasana yang menyenangkan di luar ruangan. Kita sebaiknya punya tujuan jalan-jalan supaya lebih berkesan. Ke taman, misalnya. Jadi, nggak hanya melihat orang ber lalu lalang di jalanan saja, tetapi juga dapat menikmati udara segar dengan bonus pemandangan taman.
3. Ngabuburit Virtual.
Kegiatan ini cocok banget buat keluarga yang malas gerak seperti keluargku. Hahaha. Aku kerap memanfaatkan ngabuburit virtual dengan memanfaatkan teknologi terkini. Berbagi cerita lewat video call, telephone, atau aktivitas lainnya yang bermanfaat.
Tahun ini, aku nggak ikut kelas kajian online, nih. Padahal dari awal Ramadan sudah reminder banget. Tetapi ternyata waktunya belum pas. Mendengarkan kajian online di waktu ngabuburit juga menjadi salah satu aktivitas yang bermanfaat dan juga menyenangkan.
4. Mengerjakan Hobi.
Semua orang punya prioritas kegiatan saat Ramadan. Perubahan waktu saat Ramadan sangat terasa dan kadang membuat kita terlena. Waktu tidur, misalnya. Meskipun tidurnya orang berpuasa merupakan ibadah, tapi bukan berarti setelah Subuh dimanfaatkan untuk tidur lagi atau saat ngabuburit dimanfaatkan untuk tidur. Tentu ini nggak manfaat dan kurang menyehatkan.
Aku lebih cocok memberikan ide untuk mengerjakan hobi. Apa pun hobi teman-teman, bisa dilakukan di waktu ngabuburit. Ini lebih bermanfaat dan tentu sangat menyenangkan karena menjadi lebih produktif.
5. Bermain Games Tradisional.
Anak-anak masa kini banyak yang lebih memilih untuk main bareng atau mabar menggunakan gadgetnya. Mereka dapat merasakan keseruan bermain game bersama teman-temannya. Tetapi sebagai orang tua, kita boleh banget mengajak anak-anak untuk bermain game tradisional. Belum lama ini, aku kerap mengajak anak-anak beramain putren, ular tangga, dan juga bermain kartu.
Bagi kami, ngabuburit merupakan waktu yang berharga dan tak kalah menyenangkan. Dengan mengajak keluarga bermain game tradisional, bonding bersama mereka pun dapat. Bermanfaat, kan.
Yuk, coba beberapa ide di atas! Ide ngabuburit ramadan membuat pengalaman ngabuburit menjadi lebih berkesan dan bermakna. Selamat menikmati ngabuburit di bulan penuh berkah!
Takjil Ramadan Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci – Halohai, Temankuh! Ramadan tahun ini, aku beberapa sempat berusaha meluruskan niat anak-anak ketika belajar berpuasa dan ikut menjalankan kegiatan dan juga amalan di bulan suci Ramadan. Salah satunya yaitu saat mereka mengikuti kegiatan pengajian bakda Ashar.
Di desa tempat aku tinggal, ada satu masjid yang setiap harinya mengadakan kegiatan pengajian. Waktunya bakda Ashar dan cukup panjang. Ini bukan kultum, ya. Tapi materinya adalah kajian yang disampaikan oleh beberapa Ustadz dan Ustadzah yang aktif mengajar di TPQ.
Anak-anak kami termasuk yang aktif mengikuti kegiatan kajian tersebut, khususnya Kecemut. Hampir setiap hari dia mengikutinya bersama dengan bestienya. Sayangya, dia belum fokus mengikuti kajian karena setiap kali aku tanya tentang materi yang disampaikan pasti ketawa dowang. Yang dia fokuskan baru takjil yang melimpah di masjid. Ini nggak perlu ditanyakan pasti dia cerita kalau di masjid baru makan takjil ini itu, enak, enak banget, dan nikmat. Kadang aku sampai dibawain takjilnya, lho. 😆
“Bun, aku mau ikut pengajian dulu di masjid, ya. Aku pulang setelah Maghrib, soalnya mau makan takjil dulu di sana. Suka banget ikut ngaji soalnya banyak banget takjil.” Ucapnya saat dia berpamitan ke pengajian.
Mengenal Apa Itu Takjil?
Takjil adalah hidangan ringan atau minuman yang disiapkan khusus untuk berbuka puasa di bulan Ramadan. Kata “takjil” berasal dari bahasa Arab yang berarti “mempercepat” atau “memburu”. Tradisi ini dimaksudkan untuk memuaskan rasa lapar dan haus setelah seharian menahan diri dari makan dan minum. Nggak heran kalau ada istilah berburu takjil atau war takjil, ya. 😆
Ragam Takjil yang Lebih dari Sekadar Hidangan.
Takjil datang dalam berbagai bentuk dan rasa, mencerminkan kekayaan budaya dan kebiasaan kuliner masyarakat Muslim di seluruh dunia. Di Indonesia, misalnya, takjil bisa berupa kurma, kolak, atau sup buah. Aku sudah menuliskannya tentang jajanan khas Ramadan yang juga menjadi bagian dari Takjil. Selain jajanan tersebut, banyak juga yang memilih aneka gorengan sebagai takjil, lho. Gurih-gurih bikin nagih. 😆
FYI, di negara-negara Timur Tengah, takjil sering kali berupa kurma segar dan beragam hidangan penutup seperti baklava atau kue kering yang kaya akan rempah-rempah. Sementara itu, di negara-negara Asia Selatan, takjil biasanya terdiri dari makanan manis seperti jalebi (kue berbentuk spiral yang digoreng dan direndam dalam sirup gula) atau samosa.
Takjil Menjadi Daya Tarik di Bulan Suci Ramadan.
Banyaknya ragam takjil yang dijual di pasaran menjadi daya tarik di bulan Ramadan. Kita sering menyempatkan waktu untuk membuat takjil home made karena merasa lebih semangat jika ada takjil sebagai pembuka puasa. Lebih dari itu, ada yang lebih sering keluar rumah hanya untuk membeli takjil. Rasa-rasanya ada yang kurang buka puasa tanpa takjil, ya.
Meskipun takjil menjadi hidangan yang dapat memuaskan rasa lapar setelah berpuasa, tradisi ini juga memiliki makna yang lebih dalam. Berbagi takjil dengan orang lain, baik keluarga, tetangga, atau bahkan orang asing, adalah bagian penting dari budaya Ramadan. Ini adalah waktu untuk memperluas kebaikan, solidaritas, dan kasih sayang kepada sesama.
Aku tetap merasa bahagia ketika anak-anak pergi ke masjid nggak hanya mengaji, tapi juga ingin menikmati takjil berasama banyak orang. Lebih nikmat, katanya. Benar saja, karena kadang ada beberapa menu takjil yang mereka malas makan ketika tersedia di rumah, tapi tetap menyantapnya ketika di masjid. Bakwan sayur, misalnya.
Ketika aku membuat bakwan sayur, mereka hanya mengambil satu atau maksimal dua saja untuk dimakan. Namun ketika di masjid ada takjil aneka gorengan, mereka bisa makan lebih dari dua. Tahu isi sayur yang biasanya mereka malas makan, di masjid bisa menikmatinya. Begitu pun dengan Es Buah. Mereka lebih suka Sup Buah karena Es Buah ini kan banyak isinya seperti kolang kaling, rumput laut, cincau, dll. Sungguh itu menjadi daya tarik yang luar biasa, bukan.
Teman-teman pasti punya menu takjil favorit, kan? Yuk, bagikan menu takjil yang menjadi daya tarik di bulan Ramadan!
Healing Anti Pusing Bareng Pasangan – Liburan akhir tahun telah usai, bagi kamu yang belum sempat berlibur tahun ini bersama pasangan, tidak ada salahnya segera merencanakan liburan untuk tahun depan mulai dari sekarang. Semua kegiatan yang direncanakan secara matang hasilnya akan memuaskan. Apalagi berlibur dengan pasangan adalah momen yang sangat penting, jadi kamu tidak boleh gegabah dalam memutuskan.
Jangan bingung, karena ada tips traveling bareng pasangan agar hemat dan tetap menyenangkan. Jadi bagi kamu yang ingin berlibur bersama pasangan, yuk intip tips lengkapnya berikut. Tidak perlu takut meskipun budget terbatas, karena saat ini ada fitur paylateryang bisa dimanfaatkan.
Lantas, apa itu paylater? Simak ulasan lengkap tentang tips dan jenis pembayaran “bayar nanti” di bawah ini:
Tips Traveling Bareng Pasangan agar Hemat.
Traveling bersama pasangan adalah kegiatan yang diidam-idamkan semua pasangan. Semua momen dalam traveling pasti akan menjadi kenangan manis bagi pasangan. Namun jika traveling tidak berjalan lancar, justru akan membuat pasangan jadi bertengkar. Oleh sebab itu penting memahami tips traveling bareng pasangan di bawah ini agar perjalananmu jadi perjalanan yang indah:
1. Rencanakan Jauh-jauh Hari.
Liburan memang perlu direncanakan dari jauh-jauh hari, agar tidak ada persiapan yang terlewatkan. Kamu bisa mendapatkan akomodasi dan tiket transportasi yang lebih murah, karena pemesanan yang mepet waktunya akan menyebabkan harga penawaran yang tinggi. Selain itu perencanaan jauh-jauh hari memungkinkan kamu dan pasangan untuk menghitung dan menabung lebih dahulu.
2. Tentukan Tujuan Berlibur.
Tentu saja selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan mau kemana dan apa tujuan berlibur kali ini? Tetapkan visi yang ingin dicapai selama liburan, sehingga liburan menjadi penuh arti dan akan menjadi memori yang baik bersama pasangan.
3. Buat Itinerary Liburan.
Selanjutnya, jangan lupa membuat itinerary secara detail sehingga liburan akan terarah. Tuliskan setiap lokasi yang ingin dikunjungi bersama pasangan. Kemudian susun menjadi alur liburan yang menyenangkan, agar liburan jadi lebih lancar dan berkesan. Selain itu menyusun itinerary akan memperkecil resiko kebingungan saat berada di lokasi liburan.
4. Diskusikan Tentang Anggaran Liburan.
Sebuah hal yang paling penting dalam melakukan kegiatan adalah dana. Untuk itu, sangat penting mendiskusikan tentang anggaran liburan yang dibutuhkan bersama pasangan. Lakukan perhitungan secara mendetail apa saja yang dibutuhkan dan berapa biaya yang harus disiapkan. Jika kemudian anggaran yang dibutuhkan belum tercukupi kamu dan pasangan bisa menabung terlebih dahulu memilih tabungan dengan bunga tinggi agar lebih menguntungkan.
5. Jangan Lupa Mengabadikan Momen Liburanmu.
Momen liburan dengan pasangan adalah momen yang tidak terjadi setiap hari, sehingga wajib untuk diabadikan. Dengan begitu kamu akan mempunyai kenangan yang indah bersama pasangan dan memiliki foto-foto untuk dikenang di masa yang akan datang.
6. Pilih Akomodasi dan Transportasi yang Sesuai Budget.
Akomodasi adalah faktor yang sangat penting ketika kamu berlibur bersama pasangan. Pikirkan baik-baik pilihan akomodasi yang sesuai dengan budget dan kebutuhan selama liburan. Selin akomodasi hal yang tidak kalah penting adalah transportasi, siapkan transportasi secepatnya setelah waktu liburan ditetapkan. Booking tiket pesawat, kereta api atau moda transportasi lain yang sudah disepakati bersama.
7. Nikmati Setiap Momen Liburan.
Jika momen liburan telah tiba, jangan lupa untuk benar-benar menikmatinya. Jika memang memungkinkan matikan handphone yang berhubungan dengan kantor, untuk istirahat sejenak dari pekerjaan dan fokus berlibur bersama pasangan. Kamu harus benar-benar menikmati momen bersama pasangan dan buat liburan menjadi momen yang berkesan dan tak terlupakan.
8. Siapkan Semua Dokumen yang Diperlukan.
Jika tujuan liburanmu ke luar negeri, maka jangan lupa untuk menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan jauh-jauh hari. Mulai dari paspor, visa dan sertifikat imunisasi jika dibutuhkan. Jangan menyiapkan dokumen mepet dengan waktu keberangkatan, karena akan membuat rencana liburanmu jadi kacau jika ternyata visamu masih tertahan.
9. Berbagi Tugas Selama Perjalanan.
Jangan lupa untuk selalu berbagi tugas selama perjalanan agar kamu dan pasangan merasa liburan ini benar-benar dilakukan bersama. Semua beban dipikul bersama baik beban bawaan atau beban financial yang berhubungan dengan biaya berlibur.
10. Gunakan Sistem Pembayaran yang Menguntungkan.
Untuk melakukan setiap transaksi selama liburan kamu bisa memilih sistem pembayaran yang mudah dan menguntungkan. Membawa uang cash dalam jumlah banyak dan bepergian memiliki resiko yang cukup besar, selain itu juga dapat mengganggu cash flow jika semua dibayar secara cash. Maka dari itu kamu bisa menggunakan paylater untuk memudahkan.
Traveling bersama pasangan dijamin hemat dan tetap menyenangkan jika kamu mengikuti tips-tips di atas. Perencanaan yang matang memang selalu menjadi kunci keberhasilan kegiatan liburanmu bersama pasangan. Biasanya dompet tipis menjadi kendala nyata bagi pasangan yang ingin berlibur.
Cara Healing Anti Pusing Bareng Pasangan.
Saat ini kamu tidak perlu takut lagi, dompet tipis pun tetap bisa berlibur keliling dunia karena ada sistem pembayaran paylater.
Pay later adalah metode pembayaran yang banyak digunakan. Apa Itu paylater? Sebuah layanan untuk melakukan penundaan pembayaran. Kamu bisa melakukan transaksi saat ini dan melakukan pelunasan di kemudian hari. Kamu bisa membayar ini itu dengan mudah sehingga having fun bersama pasangan jadi lebih indah.
Manfaatkan Pay Later digibank by DBS untuk berlibur bersama pasangan, mulai dari pembayaran tiket, booking akomodasi hingga transportasi. Nikmati liburan dengan berbagai kemudahan dalam pembayaran menggunakan fitur digibank Pay later.
Caranya juga mudah, ubah transaksi credit card yang sudah kamu gunakan dengan fitur digibank paylater, ubah cicilan hingga 60 bulan. digibank by DBS Pay Later memang memberikan fleksibilitas melalui cicilan yang beragam. Dengan menggunakan skema pembayaran ini dijamin cash flow selama liburan akan tetap terjaga. Ingin tahu kelanjutan info pay later secara lengkap? Semua bisa dicek di sini.
Jajanan Khas Ramadan – Halohai, Temankuh. Siapa di sini yang masih suka kalap makan jajanan saat buka puasa, nih? 😆 Banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan, kadang membuat kita kalap mengantongi banyak jajanan untuk berbuka puasa. Apalagi kalau di tempat tinggal kita ada Pasar Ramadan, semakin semangat buat berburu jajanan di sana.
Tahun ini, di tempat aku tinggal mengadakan Pasar Ramadan. Lokasinya dekat dengan alun-alun kota Banjarnegara, tepatnya berada di sepanjang Jl. Dipayuda. Pukul 14.00 WIB, pasar ini sudah mulai ramai pengunjung karena di sini selain jajan khas ramadan terdapat juga beragam menu masakan. Cocok banget buat para ibu bekerja yang merasa nggak sempat memasak karena pulang kerja sudah terlalu sore.
Selain di pasar ramadan yang berada di kota, aku juga kerap melihat banyak pedagang kaki lima dadakan yang berjejeran di pinggir jalan masuk pedesaan. Sama halnya dengan pasar ramadan, pedagang ini pun menawarkan aneka sayuran dan juga aneka ragam jajanan yang bisa kita beli dengan harga lebih terjangkau dari pada di pasar ramadan.
Arti Penting Jajanan Khas Ramadan.
Jajanan khas Ramadan nggak hanya menggoda lidah, tetapi juga memiliki makna dan nilai budaya yang dalam bagi umat Muslim. Yaps, tradisi berbuka puasa bersama keluarga dan teman-teman sambil menikmati jajanan dapat mempererat hubungan dan memperkuat rasa kebersamaan.
Selain itu, jajanan khas bulan suci ini juga memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha kuliner lokal untuk meningkatkan pendapatannya selama bulan suci ini. Seperti yang sudah aku tulis di atas, banyak pedagang kaki lima dadakan saat bulan Ramadan. Mereka berjualan untuk mencari nafkah. Pada akhirnya, pasar kuliner ini dapat mendukung perekonomian lokal.
Jajanan Khas Ramadan yang Cocok Buat Teman Berbuka.
Selama bulan suci Ramadan, meja makan nggak hanya berisi menu masakan saja, tetapi juga diisi dengan berbagai macam jajanan yang pastinya menggoda selera. Berikut ini aku bagikan jajanan khas Ramadan yang cocok buat teman berbuka.
1. Kurma.
Kurma menjadi jajanan ikonik di bulan suci Ramadan. Stok buah ini banyak bertebaran hanya di bulan Ramadan. Pada hari-hari biasa, buah ini sangat langka di pasaran khususnya di tempat tinggalku, Banjarnegara. Makanya, saat sudah mulai bertebaran kurma, berarti Ramadan hampir tiba.
Jajanan khas Ramadan yang satu ini cocok buat teman berbuka karena kandungan dalam buah kurma dapat mengembalikan energi dan mengganti elektrolit yang hilang selama berpuasa.
2. Kolak.
Kolak telah dikenal sebagai makanan penutup khas Indonesia yang berbahan dasar gula aren atau gula kelapa, dan santan. Namun di bulan Ramadan, kolak menjadi menu pembuka saat waktu buka puasa tiba dan ini sudah menjadi kebiasaan. Malah terasa aneh rasanya ketika menyantap kolak setelah makan. 😆
Kolak menjadi salah satu jajanan khas Ramadan. Mana ada orang menjual Kolak di hari-hari biasa, ya. Meskipun ada, sudah pasti sangat jarang karena kebiasaan kita makan kolak hanya di bulan Ramadan.
Btw, kami termasuk keluarga yang doyan banget kolak atau kolek. Hanya saja, kami menggunakan gula aren saja untuk membuatnya, tanpa santan dan tanpa campuran gula pasir. Rasanya lebih legit dan yang pasti tenggorokan dan perut tetap aman.
3. Sup Buah.
Selain air putih, Kolak dan Sup Buah menjadi menu pembuka saat adzan maghrib berkumandang. Dua menu ini sama-sama manis, hanya saja Kolak ini manisnya legit, sedangkan Sup Buah manisnya segar. Aku membuatnya secara bergantian supaya lebih bervariasi. Pun dengan isi sup buah, selau berganti-ganti supaya nggak bosan.
Buah yang sering aku campurkan ke dalam sup buah diantaranya yaitu Semangka, Bengkoang, Buah Naga, Melon, Apel, dan masih banyak lagi. Aku suka banget buah naga merah karena kaya akan vitamin C dan senyawa antioksidan yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh serta melawan kuman penyebab infeksi. Cocok buat teman bukan, kan?
4. Klepon.
Saat aku masih kecil, Ibuku sering membuat Klepon yang merupakan kue jajanan pasar untuk menu buka puasa. Meskipun di pasar banyak penjual Klepon, tapi Ibuku tetap kekeuh membuat sendiri karena rasa, aroma dan teksturnya terasa lebih lembut, kenyal. Lagi pula kalau beli di pasar kadang buat buka sore hari sudah nggak fresh, bahkan kadang sudah basi.
Kue tradisional khas Indonesia yang berbahan dasar tepung ketan dan berwarna hijau menjadi kue tradisional semua kalangan termasuk anak-anak. Yaps, anak-anak suka Klepon karena di dalamnya ada gula merah cair. Makan Klepon berasa ada sensainya, gitu. Klepon sangat aman buat teman berbuka puasa karena selain dapat mengenyangkan juga banyak memberikan manfaat. Salah satunya yaitu membantu menangkal radikal bebas.
Pilih Jajanan Khas Ramadan yang Menyehatkan.
Meskipun jajanan khas Ramadan begitu menggugah selera, penting bagi umat Muslim untuk tetap menjaga kesehatan selama bulan puasa ini. Konsumsi makanan yang seimbang dan bergizi penting untuk menjaga energi dan kesehatan tubuh selama berpuasa.
Pilih jajanan Ramadan yang menyehatkan. Hindari makanan yang tidak segar atau telah terpapar debu atau kotoran. Jangan lupa untuk mengonsumsi buah-buahan, sayuran, protein, dan karbohidrat kompleks merupakan bagian penting dari pola makan yang sehat selama Ramadan.
By the way, apa jajanan khas Ramadan favorit kalian, nih? Teman-teman boleh banget membagikan rekomendasi jajajan khas Ramadan di kolom komentar, ya. 😉
Menu Sahur Praktis – Ramadan tahun ini, semangatku untuk memasak lebih tinggi dari pada tahun-tahun sebelumnya. Ini aku buktikan dengan membuat daftar menu buka puasa dan menu sahur yang berbeda. Aku juga lebih rajin ke pasar buat beli sayuran, lauk, bumbu-bumbu dan beragam kebutuhan dapur lainnya. Terniat sekali, bukan? 😀
Lebih dari itu, Ramadan tahun ini, aku juga berkomitmen untuk nggak terlalu sering memasak aneka jenis mie instant yang terkenal sebagai menu sahur paling praktis. Awalnya, aku sama sekali nggak ingin ada mie instant selama Ramadan. Ini aku buktikan dengan nggak stok mie instant di rumah. Berbeda dengan hari-hari biasa, aku biasanya stok mie instant enam pcs setiap bulannya.
Alhamdulillah komitmennya sangat terjaga karena aku baru mulai masak mie instant pada Ramadan ke 20. Bagiku, ini pencapaian yang luar biasa dan hebat banget. Hahaha. Rasa-rasanya sukses banget karena anak-anak dan juga suami pun pada akhirnya nggak makan mie instant selama dua puluh hari. 😀 Yaps, mereka ikut-ikut Ibun saja mau sahur pakai menu apa, nggak pernah protes karena sekali protes akan aku minta buat masak sendiri. 😆
Alasan Memilih Menu Sahur Praktis yang Bernutrisi.
Selama hidup bersama orang tua, Ibuku seringkali membuatkan menu sahur mie kuah karena memang dirasa paling praktis. Rata-rata dari kita memang memilih untuk membuat menu sahur se praktis mungkin.
Saking ingin praktisnya, kadang menu buka puasa diteruskan buat menu sahut karena ketimbang mubadzir atau memang malas masak lagi. Gorengan buat buka puasa pun kadang estafet sampai sahur dan diangetin. Hahaha. Apakah ada yang demikian? 😆
Aku pernah merasakannya saat pertamakali pindah rumah dan anak-anak belum mulai belajar puasa Ramadan. Tapi setelah mereka aktif ikut sahur, aku berniat untuk lebih baik lagi dalam memberikan menu makanan buat mereka, khususnya saat sahur. Kenapa? Karena apa pun yang kita konsumsi saat sahur menjadi bekal mempersiapkan tubuh untuk menjalani puasa sepanjang hari.
Berikut beberapa alasan aku memilih menu sahur praktis yang menyehatkan dan bernutrisi tinggi:
1. Dapat Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Tubuh.
Sahur menjadi kesempatan kita untuk mengonsumsi sejumlah nutrisi penting ke dalam tubuh, termasuk protein, serat, vitamin, dan mineral. Nutrisi ini penting untuk menjaga kesehatan tubuh, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan memastikan fungsi tubuh berjalan dengan baik selama bulan Ramadan.
2. Memberikan Energi yang Tahan Lama.
Saat sahaur, aku memilih menu makanan penuh nutrisi, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan protein nabati atau hewani rendah lemak, karena dapat memberikan energi yang tahan lama selama puasa. Nutrisi pini sangat membantu menjaga kadar gula darah stabil dan menghindari rasa lapar yang berlebihan selama berpuasa.
3. Mendukung Kesehatan Pencernaan.
Makanan yang kaya serat dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit selama bulan Ramadan. Makanan yang mendukung kesehatan pencernaan dan paling mudah didapatkan diantaranya yaitu buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan yang menjadi sumber serat yang baik yang dapat dimasukkan ke dalam menu sahur praktis.
4. Meningkatkan Konsentrasi dan Produktivitas.
Aku sering sekali merasakan lebih konsentrasi dan produktif ketika sahur dengan menu yang fresh dan padat nutrisi. Aktivitas sehari-hari selama bulan Ramadan terasa lebih cepat terselesaikan. Yaps, asupan nutrisi yang cukup memberikan dukungan bagi fungsi otak dan fisik, sehingga memungkinkan seseorang untuk tetap aktif dan fokus dalam menjalankan aktivitasnya.
5. Menjaga Berat Badan yang Sehat.
Alasan nomor lima ini sangat logis karena setelah lupa diri saat berbuka, makan saat sahur pun menggunakan menu seadanya. Seadanya yang aku maksud adalah menu lanjutan dari menu saat buka puasa atau memang nggak memperhatikan kandungan nutrisi untuk tubuh. Ini yang bisa membuat berat badan terus naik.
Alih-alih mengurangi konsumsi nasi karena sebagai salah satu usaha supaya nggak terus melebar, kita kadang langsung makan gorengan sampai tiga biji atau es buah atau makanan lainnya yang mengandung gula selama Ramadan. Ini yang membuat timbangan terus ke kanan. Makanya, penting sekali memilih menu sahur praktis yang bernutrisi ketimbang menjaga berat badan yang sehat. Makanan yang kaya serat dan protein membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, mengurangi keinginan untuk makan berlebihan saat berbuka puasa.
Jangan lupa untuk rutin konsumsi Youghurt atau Smoothies yang kaya akan nutrisi dan tentu dapat mengurangi dehidrasi.
Yuk, Pilih Menu Sahur Praktis yang Menyehatkan!
Seringkali, waktu sahur yang terbatas atau terlambat bangun, banyak orang yang cenderung memilih makanan yang praktis sampai nggak sadar kalau praktisnya ini jauh dari angka kebutuhan gizi. Padahal, untuk membuat menu sahur praktis yang menyehatkan dan kaya akan nutrisi itu nggak susah.
Namanya menu praktis tentu adalah menu anti ribet. Teman-teman perlu mencoba menu sahut praktis seperti olahan sayur Brokoli. Ini bisa ditumis atau dibikin sup lebih segar. Brokoli ini kaya akan serat, vitamin C, vitamin K, dan beberapa mineral seperti zat besi dan kalsium. Atau jenis sayuran lain seperti Sayur bening Bayam yang dikasih wortel. Segar sekali, bukan?
Teman-teman juga bisa mencoba menu sahur praktis dengan buah-buahan seperti Alpukat dan Blueberry yang kaya akan antioksidan, serat, vitamin C dan vitamin k. Sementara lauk sahur paling praktis yaitu ada tahu dan tempe yang merupakan sumber protein nabati, serat, serta mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti zat besi, kalsium, dan magnesium. Yang perlu diingat, ini tempe dan tahu kalau bisa juga fresh, ya. Bukan estafet dari menu buka puasa 😀
Salah satu momen penting dalam menjaga asupan nutrisi adalah saat sahur. Teman-teman bisa mulai memilih rekomendasi menu sahur praktis supaya saat waktunya sahur nanti sudah ada gambaran menu makanan yang dihidangkan.
Barangkali teman-teman punya rekomendasi menu sahur praktis, boleh bagikan melalui kolom komentar, ya!
Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Ramadan – Halohai, Temankuh! Hampir setiap muslim ingin menunaikan ibadah puasa ramadan secara penuh. Saling mendukung satu sama lain dalam satu keluarga pun terus dilakukan. Apalagi dalam sebuah keluarga di mana anggotanya terdapat anak-anak yang masih belajar berpuasa.
Nggak hanya anak-anak saja, anggota keluarga yang sudah lansia pun membutuhkan support dari anak dan cucu supaya tetap semangat berpuasa, seperti Ibuku. Meskipun masih terlihat muda, faktanya Ibuku sudah memasuki usia lansia. Selain usianya yang sudah nggak muda lagi, beliau paling membutuhkan perhatian khusus karena punya riwayat pernah sakit beberapa kali saat ramadan. Makanya saat ramadan tiba, harus lebih ekstra lagi dalam menjaga kesehatan tubuh.
Kenapa lebih ekstra? Karena di bulan suci ini ada perubahan jadwal pola makan dan pola tidur yang kadang dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Perubahan ini lah yang kadang membuat tubuh kita merasa lemas. Apalagi jika sampai nggak bisa mengatur waktu istirahat, bukan hanya lemas saja tapi juga mengantuk nggak tau waktu. Belum lagi jika sampai nggak bisa mengatur supan makanan yang secara langsung dapat membuat tubuh kita lebih bertenaga. Duh…kesehatan tubuh bisa nggak terjaga, nih.
Kenapa Harus Sehat Saat Ramadan?
Kesehatan menjadi salah satu modal untuk dapat melaksanakan ibadah di bulan suci ramadan. Tanpa sehat, kita akan susah atau bahkan nggak bisa menunaikan puasa ramadan. Padahal seluruh umat muslim di dunia sangat menantikan datangnya bulan suci ramadan. Karena di bulan tersebut, kita sebagai muslim sangat berharap dapat menjalankan banyak amalan ramadan yang tentunya akan menjadi ladang pahala bagi kita semua, bukan.
Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Ramadan.
Supaya badan tetap sehat dan fit saat ramadan, berikut aku bagikan beberapa tips menjaga kesehatan tubuh saat ramadan.
1. Mengonsumsi Makanan yang Kaya Nutrisi Saat Sahur.
Aku punya pengalaman sahur pakai lauk seadanya banget. Hanya pakai mie rebus dan kerupuk, tapi nikmatnya masyaallah. Bahkan, aku pernah sahur pakai menu yang sama dengan menu saat buka puasa. Artinya, sayur dan lauk diangetin lagi buat menu sahur. Ini pengalaman beberapa tahun silam saat aku masih tinggal bersama orang tua. 😀
Berbeda dengan saat sudah berkeluarga, aku mulai melek tentang makanan yang dibutuhkan tubuh. Tepatnya sejak punya anak dan mulai MP-ASI. Mulai dari sini, aku berkomitmen untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi saat sahur karena apa yang kita makan saat itu menjadi bekal selama kurang lebih 9 jam ke depan dan membantu memberikan energi yang tahan lama selama puasa.
Pilihlah makanan yang kaya serat, protein, dan karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian utuh, sayuran, buah-buahan, dan protein nabati atau hewani rendah lemak. Terus, hindari makanan berlemak dan berat saat sahur. Meskipun makanan berlemak bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama, tetapi juga memperlambat proses pencernaan dan dapat menyebabkan rasa kantuk selama berpuasa.
2. Konsumsi Air Minum yang Cukup.
Air minum yang aku maksud adalah air putih. Baik saat sahur maupun berbuka, aku lebih memilih untuk mengonsumsi air putih. Ini aku terapkan di keluarga. Yaps, saat berbuka puasa, kami minum air putih yang cukup. Jujur, aku jarang banget bikin kolak atau sup buah karena memang nggak cocok di tenggorokan kami. Paling aman konsumsi air putih karena dapat mencegah dehidrasi.
Kalau bisa, hindari minuman berkafein dan berenergi tinggi karena dapat menyebabkan dehidrasi.
3. Tetap Aktif Secara Fisik.
Aktif secara fisik bukan berarti melakukan aktivitas fisik seperti olah raga seperti hari-hari biasa, ya. Saat ramadan, kita bisa tetap aktif secara fisik dengan melakukan aktivitas fisik ringan atau sedang, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau yoga. Yang tahu kemampuan fisik kita adalah diri kita sendiri. Karena, ada beberapa teman yang tetap memilih aktivitas lari atau gym, lho.
Ada baiknya kita menghindari latihan berat atau olahraga intensif selama berpuasa untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan. Dengan demikian, tubuh kita akan tetap sehat.
4. Batasi Konsumsi Makanan Berkalori Tinggi.
Mengonsumsi makanan berkalori tinggi saat berpuasa bukanlah pilihan yang baik karena dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan, seperti naiknya berat badan, menyebabkan rasa lapar yang berlebihan, sampai dengan gangguan metabolisme.
FYI, makanan berkalori tinggi cenderung mengandung banyak lemak jenuh dan gula, yang jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan terutama saat berpuasa di mana tubuh tidak menerima asupan makanan selama beberapa jam.
Sebisa mungkin, kita menghindari makanan yang mengandung banyak gula tambahan, lemak jenuh, dan garam berlebihan.
Sekai Rice Coocker Membantu Menjaga Kesehatan: Mengurangi Kadar Gula dan Kalori.
Selain dengan air putih, berbuka dengan buah kurma dapat mengembalikan kadar gula darah dan cairan tubuh. Setelahnya, baru mulai makan nasi dengan lauk yang kaya nutrisi.
Mungkin teman-teman sering membaca artikel atau mendengar berita perihal kadar gula dan kalori dalam nasi. Beberapa waktu lalu sempat ramai pemberitaannya, lho. Apalagi kita semua tahu, nasi putih sudah menjadi makanan pokok jutaan orang di dunia, khususnya di Asia. Namun, hadirnya rice cooker Sekai dengan teknologi rendah gula dapat membantu mengurangi kadar gula dalam nasi dan memasak nasi lebih sehat.
Mengenal Dua Varian Sekai Rice Coocker.
Yaps, sekarang ada teknologi canggih buat masak nasi bisa lebih aman dan sehat dengan rice cooker rendah gula dari Sekai. Terdapat dua varian Sekai Rice Cooker yaitu CMW 720 LS Serela dan CMW 522 LS Serela.
FYI, dua tipe rice cooker di atas merupakan jajaran produk rice cooker revolusioner dari Sekai yang nggak hanya dilengkapi berbagai keunggulan, tapi juga dapat membantu kita hidup lebih sehat.
Rice cooker low sugar dari Sekai ini dilengkapi dengan berbagai fitur canggih untuk memudahkan kita dalam memasak. Fitur-fitur tersebut antara lain: Beragam Fungsi Memasak, Pengukus Stainless Steel, Sekring Pengaman,Panci NanotechAnti Lengket, Anti Basi dan dilengkapi dengan Smart Auto Cook atau pengatur waktu saat mulai memasak. Berikut aku bagikan informasi dan harga dua varian Sekai rice cooker.
1. CMW 720 LS Serela (Rp450.000).
Sekai menghadirkan varian CMW 720 LS dengan beragam warna yaitu; Pink, Purple, Green, White dan Black, serta memiliki fungsi 6 in 1, yang artinya terdapat 6 fungsi yang dapat kita manfaatkan. Berikut adalah fungsinya.
Memasak nasi;
Memasak bubur;
Memasak sup;
Memasak nasi low sugar;
Membuat kue;
Menghangatkan makanan.
Varian dengan kapasitar 1 liter ini memiliki warna yang bagus-bagus. Terlihat elegan, pun dengan desainnya. Teman-teman paling suka warna yang mana, nih?
2. CMW 522 LS Serela (Rp 550.000).
Sedangkan varian CMW 522 LS terdapat 3 pilihan warna; black, gold dan red serta memiliki fungsi 8 in 1. Varian ini lebih lengkap dibandingkan dengan varian sebelumnya. Kapasitasnya pun lebih besar, yaitu sampai 2 liter. Berikut adalah fungsi 8 in 1 pada varian ini.
Memasak nasi;
Memasak nasi rendah gula;
Membuat kue;
Memasak bubur;
Menghangatkan makanan;
Memasak sup;
Memasak bubur bayi;
Yogurt.
Kedua rice cooker ini merupakan inovasi terbaru di Indonesia dengan teknologi rendah gula terbaik di kelasnya yang dapat membantu kita hidup lebih sehat. Teman-teman dapat membeli #SekaiRiceCookerLowSugar di di e-commerce kesayangan. 😉
Menjaga kesehatan tubuh nggak hanya di bulan ramadan saja. Setiap hari kita harus menjaganya karena dengan mempunyai raga yang bugar, tentu saja akan menghasilkan jiwa yang damai dan perasaan yang seimbang, bukan?
Lebih dari itu, dengan menjaga kesehatan tubuh dan istirahat yang cukup setidaknya kita dapat mencegah tubuh terserang penyakit sehingga kita dapat menjalankan aktivitas sehari-hari yang menyenangkan. Hindari banget begadang saat berpuasa, ya. Karena tidur yang kurang saat berpuasa dapat mempengaruhi kinerja selama bulan Ramadan.
Teman-teman punya tips lainnya untuk menjaga kesehatan tubuh saat Ramadan? Boleh sharing lewat kolom komentar, ya. 😉