Review Pecel Lemah Abang

Review Pecel Lemah Abang –  Saat mau menulis artikel ini, aku ingat-ingat kapan terakhir makan pecel di daerah orang. Aku mencoba ingat-ingat ternyata sudah sangat lama. Beberapa tahun silam saat aku masih single, kira-kira tahun 2014.

Saat itu, aku menginap di Yogyakarta. Entah sedang ada acara apa, aku pun lupa. Yang jelas, suatu pagi aku diajak jalan-jalan ke Imogiri sama Mak Puh dan anak-anaknya. Di pasar Imogiri, aku diajak kulineran dan beli pecel yang memang terkenal sebagai kuliner khas Imogiri. Pecel Kembang Turi, namanya. Iya, kembang turi menjadi salah satu bahan pecel yang wajib ada karena khasnya pecel Imogiri ini ada pada kembang turi. Pecel sudah ditangan. Saatnya makan dan ternyata aku enggak doyan Kembang Turi, dong. Hahaha. Enggak kuat sama aromanya, Tsay!

Imogiri punya pecel Kembang Turi, Banjarnegara punya pecel Lemah Abang. Tiap daerah sepertinya punya kuliner pecel yang khas, ya. Pecel Lemah Abang ini juga punya khas yaitu jenis sayurnya sangat beragam. Kata penjualnya, kalau bahan lagi komplit bisa sampai ada lebih dari 10 jenis sayuran. Uniknya, dari sayuran yang ada, tuh, dipercaya anti asam urat.

warung pecel lemah abang

Jadi, seperti apa Pecel Lemah Abang yang sudah legend banget di Banjarnegara? Baca review ini sampai akhir, ya!

Tempat.

Warung pecel Lemah Abang termasuk warung pecel sederhana. Bertempat di deretan ruko-ruko, pecel ini tiap harinya ramai pengunjung. Di sini hanya terdapat tempat duduk kursi, enggak menyediakan lesehan. Tersedia dua area untuk menikmati pecel, yaitu area indoor dengan penataan meja dan kursi ukuran panjang. Satu meja bisa diisi sampai empat orang. Kira-kira area ini bisa menampung sampai 20 orang.

Kemudia area ourdoor yang berada di samping kiri warung pecel. Penataan meja dan kursi di sini cukup rapi. Hanya saja ukuran meja dan kursinya enggak sepanjang di area indoor. Kapasitasnya juga lebih sedikit. Hanya saja rasanya lebih nyaman berada di area luar. Enggak panas. Lanjut ngomongin kebersihan, tempatnya cukup bersih. Bekas tempat duduk pelanggan yang makan di tempat pun enggak lama kemudian dibersihkan. Hanya saja bagian gerobak yang buat menaruh menu makanan kurang rapi.

Menu dan Harga.

Warung pecel Lemah Abang menyediakan menu pecel yang isinya ada beragam sayuran, irisan tahu, dan ketupat. Seporsi pecel ini harganya Rp 8 ribu. Kalau kalian enggak suka ketupat, di sini juga menyediakan nasi. Tinggal pilih saja sesuai selera. Termasuk sayurannya mau full atau hanya pilih beberapa macam saja, bebas dan boleh banget. Sambalnya mau pilih yang pedas atau yang sedang, boleh sesuaikan dengan selera.

Menu minuman di sini tergolong standard. Ada Teh, Es Jeruk, Kopi, dan air mineral dengan harga yang masih dalam batas wajar. Sebagai pelengkap menu makanan sayuran yang direbus ini, pecel lemah abang menyediakan aneka macam gorengan. Ada bakwan, mendoan, tahu isi, sampai dengan kerupuk. Cocok banget, kan?

Pelayanan Pecel Lemah Abang.

Seperti yang aku sampaikan, pecel lemah abang ini selalu ramai pengunjung. Jadi, memang harus lebih bersabar ketika sampai lokasi pas banget jam makan siang karena biasanya antre. Belum lagi ditambah dengan pesanan. Meskipun belum bisa dipesan melalui aplikasi pesan antar, tapi yang pesan untuk dibungkus lumayan banyak.

pecel lemah abang (2)

Aku salut sama Ibunya. Sesibuk apa pun, sebanyak apa pun pesanan, sabarnya Masya Allah. Beberapa orang yang mendampingi beliau juga ramah-ramah. Meskipun usianya sudah enggak muda lagi, masih pada semangat buat cari cuan!

Rasa.

Menurutku daya tarik dari menu pecel ini selain sayurannya beragam, yaitu ada pada bumbunya. Aku suka pecel lemah abang karena bumbu kacangnya kental dan aroma kencurnya juga terasa. Segar, rasanya. Kalau kalian datang ke sini bedua atau bertiga, bisanya akan dibuatkan racikan sendiri. Jadi, pengunjung bisa dengan bebas mengambil sayur dan bumbu kacangnya.

Fasilitas.

Sebagian besar fasilitas untuk pelanggan sudah tersedia di sini. Diantaranya yaitu:

  • Akses atau jalan menuju dapur warung pecel sangat mudah dijangkau meskipun cukup jauh dari jalan raya provinsi. Warungnya juga mudah ditemukan karena berada di pinggir jalan raya.
  • Area parkir di sini sangat memadai. Tempat parkir antara sepeda motor dan mobil dibuat terpisah. Sepeda motor bisa parkir di depan warung, dan parkir untuk mobil bisa di seberang warung.
  • Terdapat Mushola dan Toilet seadanya.

Beberapa fasilitas penting yang belum ada di warung ini, diantranya yaitu:

  • Tempat Sampah di warung ini susah ditemukan. Hanya ada di depan warung saja.
  • Tisu belum tersedia di setiap meja.

pecel lemah abang (1)

Jam Buka.

Pecel Lemah Abang dibuka setiap hari pukul 07.30 WIB-17.00 WIB. Jam buka ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Lokasi.

Buat yang baru pertama kali ke Pecel Lemah Abang, kalian enggak perlu khawatir akan salah alamat karena warung pecel ini mudah dijangkau dan ditemukan. Warung pecel ini berlokasi di Jl. Tirtosari No.21, Semarang, Kec. Banjarnegara, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah.

Dari alun-alun Banjarnegara jaraknya kurang lebih 2 km. Iya, warung pecel ini ini lokasinya enggak begitu jauh dari tengah kota. Kalau masih bingung, Google Maps saja, ya!

Aku mencoba telusur Google Review untuk Pecel Lemah Abang Banjarnegara, lima ratus lebih Local Guide menyampaikan kepuasan, memberikan ulasan dan rating 4 & 5 secara keseluruhan dan mendapatkan rating akhir 4.5. Aku beri rating 4, ya.

Apakah di daerah kalian ada pecel yang khas juga? Boleh sharing, dong!

Review Soto Betawi di Banjarnegara

Soto Betawi di Banjarnegara – Ada rekan kerjaku yang dulu besar di Jakarta. Ceritanya, dia lagi kangen kulineran Soto Betawi. Dia minta rekomendasi Soto Betawi di Banjarnegara. Ya…kalik saja ada, kan, setidaknya bisa buat “ngobatin” rasa kangen dengan soto khas Ibu Kota itu.

Karena aku juga belum tahu kalau di Banjarnegara ada Soto Betawi. Aku coba cari tahu lewat Google. Ternyata ada dua rumah makan di Banjarnegara yang menyediakan Soto Betawi. Wah…termasuk langka juga, ya.

Sebagian besar Soto yang dijual di Banjarnegara, tuh, soto Semarang dan Sokaraja yang sudah jelas banyak pelanggannya. Kalau Soto Betawi tampaknya memang jarang ada yang tertarik. Buktinya, rumah makan Soto Betawi yang sudah beberapa kali aku kunjungi, tuh, selalu sepi pengunjung sekalipun di jam istirahat kerja.

review rumah makan soto betawi

Review Soto Betawi di Banjarnegara.

Yups, akhirnya aku dan rekan kerjaku ini memilih Rumah Makan Soto Betawi yang merupakan kuliner khas DKI Jakarta di mana lokasinya enggak begitu jauh dari tempat kerja. Karena sudah beberapa kali menikmatinya, aku berani review. 😆 Yuk, baca ulasan Rumah Makan Soto Betawi di Banjarnegara!

Tempat.

Tiap kali melihat dan melintasi rumah makan Soto Betawi, rasa-rasanya hampa banget. Seperti yang aku sampaikan di awal, rumah makan ini jarang ramai pengunjung. Kadang aku melihat satu atau dua mobil parkir di depan warung ini, tapi plat nomornya luar kota.

Bangunan warung ini memang berada di pinggir jalan raya provinsi. Tapi karena letaknya agak ke belakang, jadi enggak begitu terlihat jelas dari jalan raya. Di sisi kiri warung sebenarnya sudah terpampang banner bertuliskan Soto Betawi, tapi enggak terlihat jelas.

Warung makan ini cukup luas. Hanya menyediakan tempat duduk kursi, enggak ada lesehan. Satu meja bisa buat makan sampai empat orang. Tempatnya selalu bersih. Hanya saja karena bangunannya tergolong tua, jadi terkesan kurang diperhatikan. Padahal kalau sudah masuk warung ini, tuh, rapi. Jadi, mungkin solusinya adalah melakukan renovasi rumah makan kalik, ya. Hahaha.

Menu dan Harga.

Kuah Soto Betawi merupakan campuran santan dan susu. Makanya kuahnya enggak bening dan juga enggak pekat. Ini menjadi salah satu khas dari Soto Betawi.

Di sini menyediakan Soto Betawi campuran daging sapi (23k) dan Soto Betawi campuran jeroan (20k). Menurutku harganya masih sangat wajar karena irisan daging sapinya, tuh, lumayan gede. Porsi nasinya lumayan banyak, lho. Kenyang paripurna! 😀

Soto Betawi di Banjarnegara

Lalu, untuk menu minuman di sini hanya menyediakan air mineral, teh, es jeruk, dan kopi. Minuman lain seperti jus belum tersedia.

Pelayanan.

Beberapa kali makan di warung Soto Betawi, Ibu yang melayani sangat ramah. Makanya, aku kadang sampai heran, pelayanan sebagus ini kenapa tetap sepi, gitu. Belum lagi waktu pengantaran menunya yang enggak lama. Karena soto ini sudah ada racikannya, jadi mungkin tinggal angetin kuahnya kalik, ya. Jadi, menunya bisa datang cepat.

Omong-omong, warung Soto ini melayani pesanan dalam jumlah banyak, lho. Kalian bisa langung hubungi ke nomor 0822-2169-5678 untuk pemesanannya. FYI, transaksi pembayaran di sini akan dihitungkan secara mendadak setelah pengunjung selesai makan dan hendak meninggalkan warung. Mereka juga enggak menggunakan nota kecuali memang pelanggan membutuhkan.

Rasa Soto Betawi di Banjarnegara.

Aku enggak terlalu berharap lebih soal rasa dari Soto Betawi ini. Tapi setelah menyeruput kuahnya, rasanya gurih, segar, dan enaknya banget. Apalagi ada irisan daun bawang yang belum matang sempurna dan juga tomat. Tambah segar. Oiya, empingnya yang buat campuran ini juga lumayan banyak. Tapi meskipun sudah ada emping, aku tetap nambah kerupuk. 😀 Aku beri rating 5/5 untuk Soto Betawi ini.

cita rasa soto betawi

Fasilitas.

Untuk sampai ke warung Soto Betawi yang sepertinya belum terkenal ini, akses jalannya mudah banget karena berlokasi di pinggir jalan raya provinsi. Terus, area parkirnya cukup luas. Di sini tersedia toilet untuk umum. Hanya saja tempat cuci tangannya di luar belum di sediakan. Tempat sampah di sini juga enggak terlihat di dalam warung ini.

Jam Buka.

Rumah Makan Soto Betawi di Banjarnegara buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB-16.00 WIB. Cukup sore jam tutupnya dan ini konsisten. Ada pelanggan atau enggak, jam buka tetap. Salut banget sama istiqomahnya pemilik rumah makan ini.

Lokasi.

Kalian dapat dengan mudah menemukan Rumah Makan Soto Betawi meskipun tempatnya agak ke belakang. Rumah makan ini beralamat di Gemuruh, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Tepatnya sebelah timur tambal ban tubles & gas nitrogen. Dari alun-alun Banjarnegara kurang lebih 10 km. Lebih akuratnya, cek Google Maps, ya! 😉

Aku mencoba telusur Google Review untuk Rumah Makan Soto Betawi, ratusan Local Guide menyampaikan kepuasan, memberikan ulasan dan juga rating. Rata-rata mereka memberikan rating 4 dan 5 secara keseluruhan. Rating untuk Rumah Makan Soto Betawi saat ini 4.3. Nanti aku tambah ulasan dan aku beri rating 4, ya.

Review Soto Betawi

#SotoLovers, apa yang kalian suka dari Soto Betawi, nih? Boleh share di kolom komentar, ya!

Review Sroto Klamud Toyareja

Review Sroto Klamud Toyareja – Soto, Saoto, Sroto, Sauto, Coto, cukup beragam nama dari satu kuliner khas Indonesia yang satu ini. Soto ini seperti sup, hanya saja komposisinya berbeda, pun dengan kuahnya: ada yang bening, ada juga yang santan.

Dari beragam nama, yang membedakan biasanya isi dari seporsi Soto. Mulai dari daging, sampai pada bumbu rempah-rempah yang kadang terasa banget. Sroto yang mau aku bagikan di sini yaitu Sroto Klamud Toyareja. Jika Jogjakarta punya Saoto Bathok Mbah Katro yang udah terkenal karena penyajiannya khas dan menarik, Purbalingga punya Sroto Klamud Toyareja yang tak kalah menarik, dan juga unik.

FYI, Klamud merupakan akronim dari Kelapa Muda. Sudah mulai terbayang seperti apa Soto yang berkolaborasi dengan Kelapa Muda ini? Aku sangat tertarik dan ingin segera mencobanya saat tahu ada Soto ini. Yuk, baca dulu Review Sroto Klamud Toyareja!
Perjalanan Menuju Sroto Klamud Toyareja.
Lalu lintas Purbalingga kini makin ramai. Mungkin karena saat itu akhir pekan. Laju sepeda motor yang kunaiki bersama Raffa, ponakanku, tidak berani menambah kecepatan. Pelan-pelan, sok menikmati keramaian padahal was was juga karena boncengin anak kecil.
Untuk sampai warung Sroto ini sebenarnya cukup mudah. Hanya saja, Sroto Klamud Toyareja lokasinya tidak dekat dengan jalan raya. Dari jalan raya utama, masuk gang kira-kira lima menit jika menggunakan sepeda motor. Emmm…800 meter, mungkin.
Pas banget kami menggunakan sepeda motor karena tempat parkirnya belum begitu luas. Pun dengan warung Srotonya.
 
Seporsi Sroto Klamud Toyareja.

Sroto Klamud Toyareja penyajiannya langsung dengan batok kelapa yang masih segar lengkap dengan serabutnya.

Kelapa muda tidak hanya menjadi minuman, melainkan menjadi tempat atau wadah seporsi Sroto Klamud Toyareja. Ini yang punya ide pinter ya. Mengurangi tenaga buat cuci mangkuk.

Satu porsi Sroto Klamud terdiri dari ketupat, irisan daging ayam atau sapi (by request), seledri, daun bawang, kecambah, kerupuk dan ditambah taburan kacang tanah yang sudah dihaluskan untuk menambah rasa gurih. Sedaaap.

Yang unik dari Sroto Klamud nih, selain ada irisan daging ayam atau sapi, ada juga irisan daging kelapa muda sebagai pengganti mie. Kebayang uniknya daging kelapa muda yang masuk ke dalam porsi Sroto, kan?

Sroto dengan campuran daging kelapa muda yang sudah direbus ini tidak hanya manis, tapi juga guriiiihhh. Daging kelapa mudanya menambah nikmat santap Sroto ketika dikunyah bebarengan dengan isian Sroto lainnya.
Lokasi Sroto Klamud Toyareja.

Dari pusat kota tidak begitu jauh, kira-kira sepuluh menit. Langsung saja menuju Jl. Toyareja Rt 05 Rw 01, Purbalingga.

Start dari arah kota ambil ke arah bancar,. Kemudian, dari lampu merah kedua pilih arah kiri. Setelahnya, masuk dan terus jalan sampai menjumpai pertigaan. Nah, dari pertigaan ini ambil arah kiri. Sroto Klamud Toyareja ada di kanan jalan.

Kalau kamu bingung, manfaatkan Google Maps, ya. Sroto Klamud Toyareja dapat dicari melalui google maps.

Harga dan Menu Lain.

Harga seporsi Sroto Klamud Toyareja sebanding dengan Komposisi, dan inovasinya, yaitu Rp 18.000/porsi.

Di sini tersedia menu Sroto lain, seperti Sroto Ayam Kampung tanpa Kelapa Muda. Harganya pun lebih terjangkau. ???? Eeits, selain Srotonya yang menarik, minumannya juga unik lho. Nama minumannya bikin penasaran yang memesan. ????

Jalan-jalan ke Purbalingga, jangan lupa nyobain Sroto Klamud Toyareja ya!

Review Pempek dan Tekwan Cek Efi

Pempek dan Tekwan Cek Efi – Hai, Gengsku! Kalian pernah merasa lapar di jam istirahat tapi enggak ingin makan yang berat-berat? Maksudku, lapar tapi hanya ingin makan makanan ringan yang penting bisa buat mengganjal perut.

Emang ada, makanan ringan yang bisa bikin kenyang? 😛

Kalau aku lagi merasakan seperti itu, aku biasanya mencari rekomendasi makanan tapi lebih cenderung ke jajan. Penelurusan aku kali ini pilih Pempek yang lokasinya enggak begitu jauh dari kantor. Cukup berkendara kurang lebih lima menit sampai di lokasi. Asyik banget, kan.

Pempek memang menjadi pilihan yang paling tepat karena enggak hanya bisa mengganjal perut saja tapi bisa bikin kenyang meskipun enggak lama. Hahaha. Ya gimana, meskipun sama-sama ada kandungan karbo seperti halnya nasi, enggak tau kenapa kenyangnya makan Pempek itu enggak bisa tahan lama. 😀

Kuliner Pempek di Banjarnegara

Enggak usah lama-lama, mari aku ajak kalian jajan Pempek dan Tekwan Cek Efi yang mana pemilknya ini asli Palembang.

Tempat.

Pempek dan Tekwan Cek Efi ini dijual di depan rumah. Mereka menggelar karpet di teras, kemudian diberi meja dengan ukuran yang enggak terlalu lebar karena tempatnya memang sangat terbatas. Selain duduk lesehan di karpet, mereka juga menyediakan tempat duduk dengan kursi dan meja dengan kapasitas sampai 10 orang. Dan yang aku suka di sini, tempatnya bersih.

Baca lagi tentang Review Omah Dawet Ayu.

Menu Pempek dan Tekwan Cek Efi.

FYI, ada banyak pilihan menu Pempek di sini. Iya, Pempek kan emang ada beberapa jenis, ya. Yang paling terkenal tentu Pempek Kapal Selam yang dalamnya diisi telur ayam. Lalu, ada jenis Pempek lain seperti Pempek Lenjer, Pempek Ada’an, Pempek Kulit Ikan, Pempek Keriting, Pempek Lenggang, Pempek Telur dan Tekwan.

Review Pempek dan Tekwan Cek Efi

Pelayanan.

Warung Pempek ini yang jualan dua orang, Cek Efi dan suaminya. Sejauh ini pelayanannya memuaskan. Kalau lagi enggak ada antrean, bisa menunggu enggak sampai sepuluh menit jika pesannya adalah Pempek karena digoreng dulu, kan. Berbeda dengan Tekwan yang bisa sat set, gitu. FYI, di sini juga melayani pembelian online lewat GrabFood. Kalau lagi ramai di GrabFood, yang makan di tempat harus sabar sesuai antrean.

Btw, di sini yang jual sama kasir masih menjadi satu. Jadi, kalau mau melakukan transaksi pembayaran akan dihitungkan secara mendadak dan mereka enggak menggunakan nota kecuali memang pelanggan membutuhkan. Tenang, penjualnya ramah banget.

Rasa.

Aku jajan di Pempek dan Tekwan Cek Efi selalu bersama teman kantor. Kebetulan saat itu kami berdua saja. Kami memesan dua menu spesial yaitu Pempek Kapal Selam dan Tekwan. Kemudian tambah menu satu lagi yaitu Pempek Kulit Ikan.

Rasa Pempek Kapal Selamnya cukup terasa ikannya, berbeda dengan Pempek lainnya yang di jual di Banjarnegara, khususnya Pempek yang dijual keliling. 😀 Aku juga suka Pempeknya karena enggak terlalu keras. Iya, gorengnya matang tapi tetap kenyal. Seporsi Pempek Kapal selam bikin kenyang karena ukurannya cukup besar.

Untuk Pempek Kulit, ikannya sangat terasa, kres dan enak banget. Disiram cuko, lebih terasa enak gurih meskipun cukonya enggak sekental cuko Pempek yang ada di daerah asalnya yaitu Palembang. Pempek Kulit cocok banget buat disiram cuko yang rasanya pedas. Lebih greget. 😀

Pempek dan Tekwan Cek Efi

Seporsi Pempek Kulit berisi 5 biji dengan ukuran yang kecil. Terus, Tekwannya seger parah dan enak parah. Tekwan ini juga berasa banget ikannya dan enggak menyengat. Satu porsinya berisi 8 biji. Ditambah dengan sedikit kecap dan sambal, maknyus banget! Jujur, makan seporsi Tekwan beneran enggak bisa buat mengganjal perut. Harus tambah menu lain. Hahahaha.

Seluruh menu yang ada di sini disajikan dalam keadaan hangat. Jadi, rasanya sungguh menggungah nafsu makan. 😛

Harga.

Soal rasa, enak banget. Soal harga, terjangkau banget. Tekwan saja cuma Rp 7 ribu/porsi. Kalau Pempek, rata-rata harganya Rp 10 ribu sampai yang paling mahal yaitu Paket Komplit Rp 22 ribu.

Fasilitas.

Untuk sampai ke warung Pempek yang cukup terkenal di Banjarnegara ini, akses jalannya mudah banget. Karena tempat jualannya di depan rumah, jadi fasilitas Toilet paling ikut rumahnya, ya. Terus, yang paling disayangkan adalah area parkir. Enggak ada area parkir untuk mobil karena betul-betul di depan rumah dan seberang jalan raya. Buat parkir sepeda motor saja sangat minimalis. Mari kita doakan, semoga nantinya bisa membuka ruko khusus buat jualan, ya.

Pempek dan Tekwan Cek Efi melayani pemesanan dalam jumlah banyak. Silakan kontak melalui nomor  081271200076.

Baca artikel tentang Review Sigandul View, Temanggung.

Jam Buka.

Meskipun Pempek ini cukup ramai, faktanya baru bisa melayani pesanan atau buka pada pukul 11.00 WIB, lho. Iya, jam bukanya dari pukul 11.00 WIB – 21.00 WIB, setiap hari. Untuk update jam buka, kalian bisa memantaunya di akun Instagramnya @pempekbanjarnegara.

Pempek enak di Banjarnegara

Lokasi Pempek dan Tekwan Cek Efi.

Berlokasi di Jl. Al Munawaroh, Kelurahan Kutabanjarnegara, Pempek ini sangat mudah ditemukan karena lokasinya berada tepat di seberang jalan raya. Dari perempatan Pasar Wage masuk gang Al Munawaroh, kurang lebih 100 meter. Lebih akuratnya cek di Google Maps saja, ya! 😉

 

Secara keseluruhan, aku kasih rating bintang empat untuk Pempek dan Tekwan Cek Efi. Rasa-rasanya bisa dijadikan langganan karena memang enak banget. Buat para penggemar jajan Pempek, apakah kamu sudah menemukan Pempek yang enak banget di kotamu? Boleh dibagikan lokasinya lewat kolom komentar, ya!

Review Mie Ongklok & Sate Bu Umi

Review Mie Ongklok & Sate Bu Umi – Sepulang berwisata dari Telaga Menjer, aku dan Tante memang sudah berniat untuk wisata kuliner di Wonosobo. Tentu Mie Ongklok masuk dalam daftar pilihan kuliner yang wajib dinikmati, dong. Apalagi kita semua tahu, Mie Ongklok ini menjadi salah satu kuliner khas Wonosobo. 😉

Di Wonosobo cukup banyak warung atau restoran yang menawarkan menu mie rebus dengan kuah kental yang menjadi ciri khasnya. Karena siang itu kami kepalang sudah jajan salome di Telaga Menjer, jadi perut sudah lumayan terisi. Enggak begitu lapar tapi tetap ingin kulineran. 😀 Makanya, kami memilih warung Mie Ongklok & Sate Bu Umi yang porsinya tergolong pas.

Selain porsi pas, aku memilih warung ini karena aku pikir karena enggak terlalu ramai pengunjung. Enggak seperti warung sebelah yang selalu antre dan kadang bikin mood makan sampai hilang. Tapi ternyata sekarang udah cukup ramai dan lumayan antre juga meskipun hanya beberapa porsi saja.

Kuliner Khas Wonosobo

Yuk, langsung saja mulai review Mie Ongklok & Sate Bu Umi!

Tempat.

Mie Ongklok & Sate Bu Umi bertempat di warung sederhana. Ini bukan kunjungan pertama aku ke warung mie ongklok Bu Umi. Kalau enggak salah ingat, terakhir ke sini, tuh, sebelum ada si Covid. Eh..udah lama banget, ya. Hahaha. Hampir lima tahun, namun belum ada yang berubah dari segi tempat. Masih seperti dulu, sangat sederhana. Perbedaan yang cukup terasa, tuh, terlihat lebih bersih saja dari luar karena bangunan baru saja di cat dan banner di depan warung juga terlihat baru diganti.

Tempatnya memang enggak terlalu luas. Hanya ada dua ruang saja dan kalau lagi penuh, tuh, rasanya engap. Apalagi jika memilih duduk di ruang belakang, enggak ada sirkulasi udara, euy. Oiya, di sini enggak tersedia lesehan, ya. Hanya tersedia meja dan bangku panjang untuk duduk menikmati mie ongklok.

Menu & Harga.

Menu utama di sini tentu Mie Ongklok dan Sate. Warung Bu Umi ini menawarkan tiga menu sate yaitu Sate Sapi, Sate Ayam, dan Sate Kelinci. Untuk harga mie ongklok di sini sangat terjangkau yaitu Rp 10 ribu/porsi. Kemudian, menu sate sapi Rp 27 ribu/porsi dan Sate Ayam Rp Rp 16 ribu/porsi. Buat yang mau menambah nasi, disediakan juga, lho. Haraganya Rp 4 ribu/porsi.

Lanjut menu minumannya, di sini menyediakan minuman yang sangat standard yaitu ada Teh, Jeruk, Kopi, Coklat, Jahe dengan harga mulai dari Rp 3 ribu – Rp 5 ribu. Murah meriah banget, kan.

Mie Ongklok Khas Wonosobo

Sebagai pelengkap mie ongklok, di sini juga menyediakan gorengan seperti tempe kemul. Kebetulan saat aku ke sana pas banget baru goreng, jadi masih anget dan bikin kalap. 😛

Pelayanan.

Sebelum menuliskan review Mie Ongklok & Sate Bu Umi, aku mencoba membuka Google Review dan membaca testimoni dari para pelanggan yang pernah ke warung mie ini. Beberapa ada memberikan catatan kalau pelayanannya kurang baik dan waiters sering pasang muka judes. Aku ingat-ingat betul saat di lokasi, pelayanannya baik dan sopan. Ada beberapa mas-mas yang melayani dengan cukup ramah meskipun enggak ramah-ramah banget, tapi enggak judes juga. Ada juga Ibu-ibu yang sibuk meracik bumbu mie dan goreng tempe kemul pun ramah. Bisa jadi yang melayani beda orang, ya. 😀

Review Mie Ongklok dan Sate Bu Umi (3)

Btw, di sini yang jual sama kasir masih menjadi satu. Jadi, kalau mau melakukan transaksi pembayaran akan dihitungkan secara mendadak menggunakan kalkulator dan mereka enggak memberikan nota kecuali memang pelanggan membutuhkan.

Rasa.

Mie ongkloknya Bu Umi ini porsinya cukup alias enggak terlalu banyak. Rasanya pun enak banget dan kuahnya terasa gurih karena enggak hanya kuah kental dari tepung berkanji saja tapi juga ditambah sedikit bumbu kacang. Aroma daun kucai serta kuah dengan taburan lada dan juga irisan bawang merah menggoda banget. Lebih nikmat lagi ditambah dengan sambal karena aku doyan banget pedas.

Kebetulan saat itu kami juga pesan Sate Ayam yang rasanya juga lumayan. Ingin nyobain Sate Sapi yang katanya dagingnya empuk banget, tapi sayangnya sudah habis. Rating rasa menu secara keseluruhan, aku berikan 5/5, ya. Maksimal karena menurut aku serba pas.

Fasilitas.

Warung makan ini enggak banyak menyediakan fasilitas umum. Hanya terlihat ada tempat parkir saja. Itu pun enggak terlalu luas, hanya cukup buat parkir sepeda motor saja di samping warung. Jika kalian mengendarai mobil, bisa parkir di sebelah warung tapi mepet banget jalan raya. Pengunjung akan dikenakan biaya parkir di sini, Rp 2 ribu untuk sepeda motor. Masih sangat wajar.

Omong-omong, warung Mie Ongklok ini menerima pesanan dalam jumlah banyak. Baik untuk acara atau hajatan. 😉

Jam Buka Mie Ongklok & Sate Bu Umi.

Aku kira jam buka warung mie ongklok Bu Umi hanya sampai sore saja, lho. Tapi pas aku tanyakan ternyata sampai malam. Warung ini dibuka mulai pukul 10.00 WIB – 21.00 WIB. Tapi kalau sekiranya sudah habis, langsung tutup.

Untuk mendapatkan informasi jam buka, kalian juga bisa langsung menghubungi nomor 082134768719 atau DM melalui akun Instagram @mieongklokbuumi.

Lokasi.

Warung Mie Ongklok khas Wonosobo yang cukup terkenal ini berlokasi di jalan satu arah, sebelah barat masjid Al-Mansur, Kauman. Tepatnya di Jalan Masjid No.11, Kauman Utara, Kabupaten Wonosobo. Kurang lebih 1 km dari alun-alun Wonosobo. Lebih akuratnya cek di Google Maps saja, ya! 😉

Aku mencoba telusuri Google Review untuk Mie Ongklok Bu Umi, warung mie ongklok ini mendapat penilaian 4.4. Ada lebih dari seribu Local Guide memberikan bintang 4 dan 5 secara keseluruhan. Sebenarnya aku juga ingin memberikan bintang 5 secara keseluruhan, tapi karena fasilitas umum masih sangat terbatas, aku kasih rating 4 dulu, ya.

review mie ongklok bu umi wonosobo

Buat kalian yang sama sekali belum pernah nyobain Mie Ongklok, boleh lah mampir ke warung mie ongklok & Sate Bu Umi. Selain lokasinya mudah dicari, harganya murah meriah dan antreannya enggak begitu banyak.

Buat yang jauh dari Wonsobo tapi ingin menikmati Mie Ongklok, sekarang Mie Ongklok juga tersedia dalam bentuk instant, ya. Bisa dibeli di e-commerce kesayangan kalian!

Review Dapur Alesha Banjarnegara

Review Dapur Alesha – Hello, Gengs! Menjelajahi kuliner di tiap sudut tanah kelahiran, tuh, asyik banget. Apalagi jika dilakukan bersama keluarga, tambah asyik tentunya. Nah, kali ini aku mengajak keluarga untuk menjajal cita rasa masakan Dapur Alesha.

Bagiku, ini adalah kunjungan aku untuk kesekian kalinya ke Dapur Alesha. Iya, rasa-rasanya sudah enggak bisa dihitung karena memang terlalu sering “nongkrong” di sini. Makan siang saat jam istirahat kerja, kalau duit lagi cukup pasti memilih untuk mengenyangkan perut di sini. Terus, kalau lagi pingin makan malam di luar bersama keluarga tapi duit lagi pas-pasan, aku juga memilih Dapur Alesha.

Lho, punya duit cukup dan duit pas-pasan, kok, pilihan restorannya bisa sama? 😆

Iya, dong. Jadi begini, di sini, tuh, beberapa menu bisa buat berdua atau bahkan bertiga. Jadi, kalau memang uang lagi limit tapi juga pas lagi malas masak, mlipir saja ke Dapur Alesha dengan pesan menu yang bisa dibagi-bagi. Cakep banget, kan? 😆

Ada yang penasaran, kira-kira menu apa yang bisa dibagi-bagi di Dapur Alesha? Yuk, mulai Review dan baca sampai habis artikel ini, ya! 😉

Dapur Alesha

Tempat.

FYI, kompleks Dapur Alesha adalah perumahan. Bagian depan dan samping kanannya jalan raya utama yang mana lalu lintasnya bisa dibilang lumayan padat. Masuk restoran ini seperti masuk sebuah garasi rumah. Tapi, garasi yang disulap sedemikian cantiknya dan estetik dengan penataan meja dan kursi yang padat namun tetap terlihat luas.

Enggak hanya meja dan kursi, penataan bunga pun rapi banget. Berjejer di dekat pintu masuk, tapi tetap memudahkan pengunjung saat masuk lokasi. Terus, nih, bunga-bunga dari plastik ang menjuntai di dinding bikin pemandangan restoran ini tambah segar. Belum lagi bunga-bunga kecil yang ditanam di dalam pot kayu, ya meskipun bunga plastik, tapi cantik dan terlihat segar.

Di sini juga disediakan tempat duduk lesehan, meskipun hanya satu area saja yang diisi tiga meja. Mungkin hanya cukup untuk 6 orang saja. Oiya, area ini cukup sempit, kalau buat berdua saja, sih, asyik. Tapi kalau bersama keluarga, mending pilih yang settingan tempat duduk dengan kursi.

Kalau ngomongin kebersihan, meskipun lantainya adalah coran, tapi bersih. Tempat cuci tangannya juga dilengkapi hand wash dan tisu. Pokoknya di sini nyenengin karena tempatnya nyaman dan dekorasinya bagus.

Menu & Harga.

Menu makanan di Dapur Alesha cukup beragam. Standard restoran pada umumnya di Banjarengara. Ada berbagai macam menu Ayam, mau ayam kampung atau ayam potong, tinggal pilih. Kalian kalau ke sini cobain Ayam Gepuk, deh. Menu ayam dengan topping bumbu kacang. Enak banget. Harga menu ayam ini mulai dari Rp 17 ribu/porsi untuk ayam potong, sampai dengan Rp 28 ribu/porsi untuk ayam kampung.

Selain ayam, ada juga menu Ikan Lele, Nila, dengan pilihan bumbu yang beraneka macam. Mulai dari Bumbu Rujak, Pecak Betawi, Bumbu Bali, sampai dengan Bumbu Acar yang segar banget. Di sini harga menu olahan ikan lumayan tinggi, mulai dari Rp 30 ribu-Rp 35 ribu/porsi. Tapi aku jamin kalian bakal puas dengan olahan menu ikan ini meskipun sedikit mahal dibandingkan dengan harga di restoran sebelah.

Buat yang penasaran dengan menu hemat bersama keluarga yang bisa dibagi-bagi, tuh, ada menu capcay dan nasi goreng. Harganya sama, Rp 25 ribu/porsi. Tapi porsinya jumbo banget. Buat dimakan sendiri bakal penuh banget sampai dua hari ke depan. 😀

Menu rice bowl dan dimsum juga tersedia di Dapur Alesha. Harga mulai dari Rp 20 ribu/bowl dan Rp 15 ribu/porsi dimsum dengan isi 3 biji. Menu sejuta umat yaitu mie ayam ada juga di sini. Harganya mulai ari Rp 17 ribu-Rp 20 ribu/porsi. Buat yang biasa makan mie ayam dengan harga Rp 10 ribu/porsi, pasti penasaran buat nyobain mie ayam di sini. 😀

Oiya, di sini juga menyediakan camilan yang rupa-rupa banget. Menurutku harganya lumayan mahal. Apalagi Pempeknya. Biasa makan yang seporsi paling Rp 10 ribu/porsi di Pempek Cek Efi, di sini Rp 17 ribu/porsi. Terus, olahan pisang juga. Harga mulai dari Rp 17ribu/porsi. Makanya aku jarang banget pesan camilan di sini selain mendoan isi 4 Rp 15 ribu karena porsinya emang udah bikin kenyang. Pasti bakal mubadzir kalau harus pesan camilan. Kecuali emang lagi pingin camilan tradisional seperti Sukun Goreng, aku baru pesan. Cuma Rp 12 ribu/porsi.

Menu minuman di sini juga banyak pilihan, ada jus, mixed juice, mixed yoghurt, mixed yakult, vietnam drip, wedang uwuh, wedang jahe, kopi hitam, dan menu minuman standard lainnya seperti lemon tea, es teh, es jeruk, dll dll. Untuk harganya, menurut aku premium banget. Mungkin yang standard ya Es Teh Rp 5 ribu. 😆 Lainnya mulai dari Rp 12 ribu sampai dengan Rp 20 ribu untuk menu minuman mixed yoghurt.

Pelayanan. 

Waitersnya di sini ramah-ramah banget. Kebanyakan perempuan dan selalu mengecek ulang menu-menu yang akan dipesan. Untuk pemesanan menu, aku biasanya bisa menunggu 20-30 menit di sini. Lama memang, apalagi kalau menu Ikan Nila.

Resto Dapur Alesha (7)
ini ada beberapa kerajinan tangan yang bisa dibeli pengunjung…

Btw, di sini transaksi pembayarannya bisa menggunakan uang tunai atau non-tunai seperti ATM. Kalau kalian banyak saldo di dompet digital, kalian bisa melakukan pembayaran digital scan QR Code QRIS. Pembayaran akan cepat karena sebelumnya sudah dilakukan rekap total pembayaran melalui aplikasi dan dapat dicek ulang melalui print out struk.

Rasa.

Karena aku sudah berkali-kali ke Dapur Alesha, tentu aku sudah mencicipi banyak menu di sini. Enggak hanya menu itu-itu saja. 😆 Dari segi rasa, rata-rata aku berikan rating 5/5 karena memang se-enak itu. Nyaris semua yang berkuah, terasa sekali bumbu rempahnya.

Fasilitas.

Sebagian besar fasilitas untuk pelanggan sudah tersedia lengkap di sini. Diantaranya yaitu:

  • Akses atau jalan menuju dapur Alesha sangat mudah dijangkau karena lokasinya berada di pinggir jalan raya.
  • Area parkir nyaris enggak ada. Hanya tersedia halaman sangat minim di depan pintu masuk. Hanya bisa buat parkir enggak lebih dari lima motor. Selebihnya, harus parkir mepet dengan jalan raya. Dan tentu itu sangat membahayakan. Termasuk parkir untuk mobil.
  • Tempat Sampah dapat ditemukan dengan mudah.
  • Terdapat kursi makan untuk bayi atau high chair.
  • Terdapat Mushola dan Toilet seadanya.
  • Tersedia koneksi WiFi dengan kata sandi, bukan free WiFi.
  • Hand sanitizer dan Tisu juga tersedia di tiap meja makan.

halaman parkir dapur alesha

Jam Buka.

Dapur Alesha dibuka setiap hari pukul 10.00 WIB-20.30 WIB. Jam buka ini dapat berubah sewaktu-waktu. Ada baiknya konfirmasi terlebih dahulu melalui telepon atau WhatsApp 082281868787. Bisa juga DM melalui akun Instagram Dapur Alesha di @dapuralesha.bna

Lokasi Dapur Alesha.

Buat yang baru pertama kali ke Dapur Alesha, kalian enggak perlu khawatir akan tersesat karena mudah dijangkau dan ditemukan. Restaurant ini berlokasi di gang masuk pertigaan Clincing, tepatnya di Jl. KH Bushaeri No.1, Krandegan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Dari alun-alun Banjarnegara jaraknya kurang lebih 1km. Iya, Restoran ini berlokasi cukup strategis di tengah kota. Kalau masih bingung, Google Maps saja, ya! ????

Aku mencoba telusuri Google Review untuk Dapur Alesha Banjarnegara, puluhan Local Guide menyampaikan kepuasan, memberikan ulasan bagus dan memberikan rating 5 untuk keseluruhan. Sebenarnya aku juga ingin memberikan bintang 5, tapi karena area parkir belum tersedia, aku kasih rating 4 dulu, ya.

review dapur alesha oleh idahceris.com

Meskipun area parkir ini memang susah diupayakan karena sudah enggak ada lagi lahan kosong di Dapur Alesha, aku tetap love sama restoran ini. 😆

Review Omah Dawet Ayu Banjarnegara

Omah Dawet Ayu Banjarnegara – Awal mendengar Omah Dawet Ayu Banjarnegara, aku mengira Omah yang dalam bahasa jawa berarti Rumah ini enggak hanya menawarkan kuliner khas Banjarnegara yaitu dawet ayu, tapi lebih dari itu. Yups, selain menikmati segarnya minuman dawet, pengunjung juga bisa melihat langsung pembuatannya atau malah bisa ikut praktik membuat dawet ayu sebagai salah satu bentuk atraksi. Tapi ternyata salah, Kawan! 😆

Omah Dawe Ayu adalah rumah makan yang menawarkan menu makanan tradisional, bakso, mie bebek, dan tak lupa minuman cendol dawet yang sudah mendunia. Pengunjung bisa mengambil nasi beserta lauknya secara mandiri atau self service karena penyajiannya secara prasmanan. Tapi kalau pilih menu bakso, mie, atau dawet, pengunjung harus melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui kasir.

Rumah makan ini bisa dibilang selalu ramai pengunjung. Selain banyaknya pilihan menu makanan, tempatnya juga cukup luas dan adem karena viewnya menghadap ke sawah dan sekelilingnya juga pepohonan hijau nan rindang.

Omah Dawet Ayu Banjarnegara

Di Balik Cerita Sebelum Menjadi Omah Dawet Ayu Banjarnegara.

Pengunjung yang datang ke rumah makan ini jarang yang tahu kalau sebelumnya Omah Dawet adalah sebuah obyek wisata buatan tepatnya taman wisata selfie. FYI, spot yang dipakai selfie sampai sekarang masih ada, lho. Iya, masih ada dan menyatu dengan rumah makan, tepatnya di bagian belakang.

Tampaknya beberapa spot selfie dibiarkan tetap ada untuk melengkapi wisata kulinernya. Karena kalau dilihat dari beberapa spot, tuh, terlihat masih layak untuk dijadikan latar belakang foto meskipun secara kondisi sudah sedikit pudar. Sayangnya, rumput-rumput yang berada di sekitar taman selfie sepertinya jarang tersentuh. Jadi, terlihat agak tinggi dan membuat kurang nyaman saat eksplorasi.

taman selfie omah dawet ayu

Konsep.

Rumah makan ini mengusung tema atau konsep rumah makan dengan tema khusus yaitu tradisional. Rumah joglo yang berdiri di tengah-tengah rumah makan ini cukup luas dengan kapasitas sampai 50 orang. Untuk tempat duduknya, di sini tersedia tempat duduk yang memanjang. Jadi, satu meja terdapat dua tempat duduk yang berhadapan dengan kapasitas masing-masing sampai 3 orang.

Omah Dawet Ayu (4)

Awalnya memang bertema khusus. Tapi saat ini sudah ada penambahan area untuk tempat makan yaitu dengan konsep lesehan. Di area ini enggak begitu luas, tapi kalau penuh bisa menampung sampai 40 orang. Penambahan tempat duduk enggak hanya lesehan saja, tapi juga tempat duduk ala cafe semacam mini bar yang mana pemandangannya langsung menghadap ke sawah.

Harga dan Menu Makanan.

Meskipun nama rumah makan ini menggunakan nama Dawet Ayu, tapi yang menjadi menu spesial di sini bukan Dawet Ayu melainkan menu makanan tradisional seperti nasi jagung, nasi oyek, urab, ikan asin, ikan kali, sambal korek, dan masih banyak lagi menu lainnya.

Banyak pengunjung yang makan di sini tanpa memesan Dawet Ayu. Mungkin karena segelas dawet ayu ini kalau dipesan bersamaan dengan menu makan berat itu sungguh kenyangnya poll. Maklum, kalau sudah melihat sajian prasmanan kadang suka lepas kontrol 😀

Baca juga Inovasi Minuman Dawet Ayu Lele.

menu tradisional omah dawet ayu
menu tradisional…

Menu prasmanan dengan lauk ayam goreng, opor ayam kampung, ikan, pindang, pepes, aneka sate, satu porsinya mulai dari Rp 20 ribu sampai dengan Rp 45 ribu. Kira-kira apa yang paling mahal? Adalah lauk Mentok Gobyos  yang enak gurihnya pakai banget. 😛 Ini harganya belum include minuman, ya.

Sementara menu lainnya, ada mie donald atau mie bebek yang rasanya unik banget dan irisan daging bebeknya gede-gede. Kuahnya super gurih dan aku baru menikmati kuah mie yang segurih ini. Harganya Rp 16 ribu/porsi. Kalian kalau ke sini wajib banget nyobain mie donald. 😉

mie donald omah dawet ayu

Lalu, ada menu bakso malang Rp 14 ribu/porsi dan terakhir ada minuman legendaris Dawet Ayu Rp 7 ribu/gelas. Selain Dawet Ayu, minuman lain yang bisa dipesan di sini ada Es Teh, Es Jeruk, Kopi dan aneka jus. Harga minuman tersebut mulai dari Rp 3 ribu sampai Rp 8 ribu/gelas. Terjangkau, bukan?

Buat yang suka nge-meal enggak usah khawatir karena di sini juga tersedia camilan seperti kentang goreng dan aneka macam gorengan. Aku punya gorengan favorit di sini yaitu tahu isi. Demi apa tahu di sini enak banget! Kalian wajib cobain kalau datang ke sini, ya!

gorengan di omah dawet ayu

Baca lagi Oleh-oleh Pie Cassava Dawet Ayu.

Fasilitas.

Kalau minta rekomendasi tempat makan tradisional di Banjarnegara, aku merekomendasikan Omah Dawet Ayu karena fasilitasnya cukup memenuhi standard. Halaman parkir cukup luas untuk mobil dan juga sepeda motor. Tempat parkirnya terpisah, ya. Nah, untuk biaya parkirnya mulai dari Rp 2 ribu/sepeda motor dan Rp 5 ribu/mobil.

Di sini juga sudah tersedia mushola, dan juga toilet umum. Jadi aman banget kalau mau sekalian ibadah di sini atau habis makan terus harus memnuhi panggilan alam karena kalap makan sambalnya. Hahaha. Terakhir aku berkunjung yaitu pada bulan Januari 2023, belum tersedia koneksi WiFi untuk pengunjung. Tapi tenang, singal internet dari segala operator selular bisa diandalkan.

Jam Operasional.

Rumah makan yang cukup teduh ini dibuka setiap hari mulai dari jam 09.00 WIB-17.00 WIB. Untuk update jam buka bisa langsung kepoin di akun Instagramnya @omahdawetayuofficial.

Lokasi Omah Dawet Ayu Banjarnegara.

Buat yang baru pertama kali datang ke Omah Dawet mungkin cukup susah untuk tahu lokasinya. Meskipun dekat dengan jalan raya, tapi enggak begitu terlihat karena harus masuk gang.

Lokasi Omah Dawet ini bertempat di seberang jalan raya Petambakan, tepatnya di depan SPBU Petambakan, Desa Petambakan, Kecamatan Madukara. Dari alun-alun Banjarnegara jaraknya kurang lebih 10km dengan waktu tempuh kira-kira 15 menit. Kalau masih bingung, Google Maps saja, ya! 😛

My Impression!

Aku sudah beberapa kali mengunjungi Omah Dawet Ayu. Seringnya, sih, sama teman-teman kantor pas jam makan siang. Padahal lokasinya dari kantor cukup jauh, lho. Tapi kami tetap ke Omah Dawet karena emang menu makanannya ngangenin. Begitu juga dengan suasananya, masuk rumah makan ini adem banget karena langsung pepohonannya rindang.

Di sini sistemnya pengunjung diperbolehkan ambil menu makanan sendiri karena konsepnya prasmanan atau pesan. Kemudian setelahnya langsung menuju kasir untuk dicatat manu apa saja yang diambil atau dipesan. Untuk pembayarannya boleh saat itu juga, boleh saat hendak pulang. Pelayanannya di sini lumayan sat set dan waitersnya juga sopan-sopan banget. Kalau kasirnya, lha, tegas banget. Apalagi pas membacakan menu atau daftar pesanan. 😀

Omong-omong, aku sudah mencoba beragam menu di sini. Mulai dari menu spesialnya sampai mie bebek yang buat aku, tuh, ngangenin banget karena kuahnya beda dari mie pada umumnya. Bumbunya lebih terasa gurih dan ada manis-manisnya dikit. Untuk menu prasmanan, aku lebih suka ambil nasi oyek, nasi jagung atau nasi merah. Lauknya biasanya pepes ikan atau ikan nila bumbu acar. Menu kuliner di sini fix enak banget karena mirip-mirip menu masakan rumah.

review omah dawet ayu banjarnegara

Selain sat set dan ramah, waitersnya juga tanggap. Aku pernah komplain tentang pesanan Dawet yang jumlahnya kurang. Waitersnya langsung gerak cepat, dong. 😀 Terus, aku pernah juga pas makan bareng keluarga, enggak sengaja Wildan numpahin minum. Waitersnya lihat dan langsung sat set ambil lap buat bersihin tumpahannya.

Secara keseluruhan dari sisi masakan dan tempatnya bisa dijadikan rekomendasi. Mungkin yang perlu dijaga, tuh, rumput di taman selfie. Karena anak-anak kalau melihat taman tersebut nalurinya ingin lari-larian. Apalagi ada patung domba di sana, menarik perhatian. Lalu, meja dan tempat duduk yang di dalam Joglo juga perlu diperhatikan kebersihannya. Karena berbahan kayu, jadi lebih ekstra perawatannya.

So, kalian kalau ke Banjarnegara jangan lupa singgah ke Omah Dawet Ayu, ya. 😉

Kahyangan Skyline Wonosobo: Sport, Wisata & Rekreasi

Kahyangan Skyline Wonosobo – Aku pernah mengajak suami untuk mengunjungi Kahyangan Skyline. Sebuah obyek wisata buatan yang menyuguhkan pemandangan telaga dari atas bukit yang mana di sana wisatawan bisa menjajal olahraga Paralayang dan juga Camping. Niatnya, aku juga akan mengajak anak-anak turut bersama kami. Namun karena sudah masuk musim hujan dan banyak pertimbangan dari suami termasuk jarak tempuh yang jauh, rencana piknik pun gagal. Hiks

Sedih? Pastinya, dong. Apalagi kami sudah lama sekali enggak piknik. Rasanya kangen capek berjamaah, euy. 😀 Namun  karena cuaca memang sedang enggak menentu, kadang panas banget, terus tiba-tiba hujan. Kadang juga mendung sepanjang hari, tapi sama sekali enggak hujan.  Aku pun memilih untuk menyimpan niat bertamasya ke Kahyangan Skyline. Iya, menyimpan untuk nanti dikeluarkan lagi di waktu yang tepat. *teteup* 😀

Setelah satu minggu berhasil tersimpan, rencana piknik kembali datang. Kali ini yang mengajak adalah Ibuku. Ketika orangtua yang meminta untuk refreshing, rasanya enggak kuasa untuk menjawab “malas, enggak mau, lagi capek, atau banyak deadline.” Karena Mbah Uti-nya anak-anak enggak tau mau kemana karena yang penting refreshing, aku pun mengajak suami dan adikku untuk main ke Kahyangan. Alhamdulillah…

Kahyangan Skyline Wonosobo

Perjalanan Menuju Kahyangan Skyline Wonosobo.

Minggu, 18 September 2022, kami berangkat dari rumah kira-kira pukul 09.00 WIB. Kebetulan kami sedikit paham jalan menuju Kahyangan. Tempat yang menjadi patokan pertama kami yaitu PLTA Garung. Mulai dari sini, kami sepakat mengandalkan google maps karena belum paham betul titik yang dituju.

Setelah PLTA Garung terlewati, patokan kedua kami yaitu obyek wista Telaga Menjer. Menurut G-Maps, lokasi Kahyangan ini enggak jauh dari Telaga Menjer. Namun karena minimnya papan informasi menuju lokasi, kami akhirnya bertanya kepada orang setempat yang sedang memandu parkir di tempat parkir Telaga Menjer.

Dari Telaga Menjer, ternyata masih lurus baru kemudian ambil arah kanan untuk sampai ke Kahyangan. Memasuki kawasan wisata, mobil kami disetop petugas yang berjaga di patrol. Ternyata kami harus membayar tiket tanda masuk Wisata Alam Seroja. Iya, meskipun destinasi wisata yang menjadi tujuan kami adalah Kahyangan, tapi pengunjung tetap harus membayar retribusi tiket senilai Rp 5 ribu per orang.

Aku tahu destinasi wisata Kahyangan Skyline berada di atas atau perbukitan. Tapi aku baru tahu kalau jalan menuju obyek wisata tersebut tenyata enggak lebar dan hanya bisa dilewati satu mobil saja. Artinya, wisatawan yang menggunakan moda transportasi mobil atau minibus harus bergantian. Tapi pengunjung enggak perlu khawatir karena pengelola wisata sudah menyiapkan strategi atau menyiasati supaya lalu lintas dapat berjalan aman dengan cara  buka tutup jalan dengan menggunakan alat bantu Handy Talky (HT) sebagai alat komunikasi.

Lebih dari itu, jalan menuju lokasi lebih kurang 2 km belum diaspal. Masih berupa batuan kecil yang tertata rapi tapi tetap menguji adrenaline. Duh…enggak terbayang kalau ke Kahyangan naik sepeda motor dengan mengajak anak seperti rencana aku sebelumnya. Encok banget pasti ini pinggang. 😀

5 Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Kahyangan Skyline.

Masuk lokasi Kahyangan, aku langsung mencari tempat istirahat yang nyaman buat keluarga. Apalagi kami membawa bayi, jadi tempat yang adem menjadi pilihan tepat. Karena berada di puncak, tentu siang hari dengan cuaca yang panas bikin enggak tahan.

Pengelola wisata sudah menyediakan banyak tempat duduk yang dilengkapi dengan payung untuk beristirahat. Tapi karena saking banyaknya wisatawan yang datang, kami enggak mendapatkan lokasi tersebut. Beruntung ada lokasi yang lumayan luas, adem karena pepohonan, dan kosong. Kami pun merapatkan barisan di sini, duduk beralaskan rumput sintetis sambil mencari inspirasi kegiatan atau aktivitas seru yang dapat dilakukan di Kahyangan.

Berikut 5 Aktivitas yang dapat dilakukan di obyek wisata Kahyangan Skyline Wonosobo.

1. Berfoto Dengan Backgorund Telaga Menjer. 

  • Spot dengan Tempat Duduk.

Berada di paling atas, berseberangan dengan bukit yang bisa buat camping, spot foto dengan tempat duduk dan meja ini banyak diminati oleh generasi milenial. Mungkin karena lokasinya di puncak, jadi yang paling banyak menyerbu adalah para remaja. Dengan cuaca yang panas menyengat, mereka tetap bertahan buat duduk-duduk di sini, lho. Hebat banget! 😀

  • Spot dengan Tempat Tidur Jaring.
Menjaga Keseimbangan pH Kulit Sudah Seperti Kewajiban.
Spot Dari Atas Kahyangan…

Dilihat dari desainnya, tempat tidur jaring ini terlihat aman dan kuat. Namun karena berada di ketinggian, enggak banyak juga orang tua yang berani untuk sekadar duduk di sini. Lagi-lagi, ini spot cocok untuk remaja dan mama muda yang banyak gaya dan sok tenang di atas Kahyangan. 😀 Seandainya enggak panas menyengat, aku bakal betah tiduran di sini. Pemandangannya asoi geboy, gengs. 😛

  • Spot Jembatan Kaca.

Nah, kalau ini berada di lantai dasar. Jembatan kaca dengan lebar kira-kira 3 meter enggak pernah sepi pengunjung. Mau anak kecil, Emak-emak, Embah-Embah, mereka berusaha untuk berfoto di sini meskipun sebenarnya beberapa ada yang terlihat takut. 😀

Jembatan Kaca di Kahyangan Skyline (7)
Spot Foto dari Atas Jembatan Kaca….

Di sini ada batas maksimal pengunjung untuk berfoto. Dan spot ini juga diawasi oleh petugas, lho. Yups, ada petugas yang berjaga untuk mengatur keamanan berfoto. Aku senang, tuh, kalau ada tempat wisata yang seperti ini. Pengelolanya betul-betul bertanggungjawab untuk meminimalkan risiko-risiko.

Selain spot foto dengan latar belakang Telaga, di sini juga bisa mendapatkan foto bagus dengan latar belakang Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing jika sedang enggak tertutup awan.

2. Menjajal Olahraga Paralayang.

Berbeda dengan biasanya, aku enggak mencari tahu informasi Kahyangan baik melalui sosial media maupun media online lainnya. Enggak heran ketika masuk lokasi, mulai jalan menuju tempat istirahat, aku terkaget melihat ada orang yang sedang main Paralayang.

Ini kali pertama kami melihat pertunjukan Paralayang dari dekat. Biasanya melihat hanya di televisi atau melalui gadget. Kami pun terpesona dengan show ini. Dan ternyata, yang sedang main Paralayang adalah para atlet yang kebetulan sedang berwisata di Kahyangan. Jadi, mereka bisa action tanpa bantuan operator. Untuk dapat menjajal Paralayang, wisatawan harus mengeluarkan budget Rp 500 ribu per orang dengan durasi kurang lebih 20 menit.

3. Bermain di Mini Playground.

Playground di Kahyangan Skyline (10)
Playground di Kahyangan Skyline…

Kali ini, anak-anak bisa merasakan kebagahian ikut piknik bersama keluarga karena di Kahyangan menyediakan Playground. Tempat main untuk anak di sini enggak begitu luas. Mainannya pun terbatas. Namun wahana ini bisa membuat anak-anak senang dan menikmati Kahyangan dari sisi anak-anak. Cukup membayar Rp 10 ribu per anak, krucil bisa bermain sampai puas di mini playground.

4. Jajan di Dalam Lokasi Wisata.

Buat yang doyan jajan enggak perlu khawatir karena di Kahyangan menyediakan dua warung. Satu warung connect dengan obyek wisata, ini menyediakan beragam jajanan yang disukai anak. Ada Boba di sini, lho. 😆

Kahyangan Skyline (11)
Tempat Jajan di Dalam Lokasi Wisata…

Lalu, ada satu warung yang menyediakan jajanan super lengkap, mulai dari es krim, tempe kemul, jajanan anak, mie kuah, dan makanan berat. Tapi untuk ke warung ini, pengunjung harus keluar dari obyek wisata karena belum connect dengan Kahyangan Skyline.

5. Menjajal Camping di Bukit Kahyangan.

Nah, buat yang punya rencana menginap di Kahyangan, kalian bisa mencoba camping di bukit Kahyangan. Pengelola telah menyediakan camping ground yang lokasinya berada di atas bukit Kahyangan. Tenang, untuk sampai ke Bukit, tuh, enggak membutuhkan banyak tenanga, kok. Paling jalan kaki enggak sampai lima menit sampai. 😀

HTM & Fasilitas.

Sebelum masuk dan menikmati apa yang ada di Kahyangan, kami membeli tiket masuk. Harga tiket masuk yaitu Rp 10 ribu/orang. Anak usia di atas tiga tahun sudah harus membayar tiket masuk. Kali ini Kecemut sudah masuk hitungan karena sudah berusia hampir tujuh tahun. Sementara Adiknya dan Ponakan Bayi belum masuk dalam hitungan tiket masuk.

tiket masuk kahyangan skyline
Menuju Tempat Pembelian Tiket…

Dan berikut beberapa fasilitas umum pariwisata yang dapat digunakan oleh wisatawan ketika berkunjung ke Kahyangan Skyline.

  • Akses atau jalan menuju obyek wisata tergolong cukup mudah. Namun, ketika hampir tiba di lokasi akan menjumpai kondisi jalan yang belum diaspal dan hanya bisa untuk jalan satu mobil atau bus saja.
  • Area parkir sangat luas. Parkir antara sepeda motor, mobil, dan bus, masing-masing terpisang.
  • Tempat Sampah dapat ditemukan dengan mudah.
  • Terdapat mushola, namun di luar obyek wisata.
  • Toilet.
  • Area Food Court.

Jam Buka.

Kahyangan Skyline dibuka mulai pukul 08.00 WIB-17.00 WIB. Bagi pengunjung yang masih ingin menikmati suasana Kahyangan di atas pukul 17.00 WIB, pengelola wisata memberikan izin. Hanya saja, para petugas sudah enggak berada di tempat. Hanya ada satpam saja. Untuk mendapatkan akses masuk di atas jam 17.00 WIB, bisa langsung kontak ke nomor 0821-3671-6232 atau DM akun Instagram Kahyangan Skyline @kahyanganskyline.

Tempat Parkir di Kahyangan Skyline (8)

Lokasi.

Kahyangan Skyline beralamat di Desa Tlogo, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Untuk rutenya sudah saya tulis di atas, ya. Baca lagi di paragaraf awal Perjalanan Menuju Kahyangan Skyline. Dari tempat tinggal aku, Banjarnegara jarak tempuhnya kira-kira 45 km dari alun-alun Banjarnegara. Kalau dari alun-alun kota Wonosobo, kira-kira 15 km. Lebih akuratnya cek di Google Maps saja, ya!

 

First impression, aku merasa nyaman dan aman berwisata ke Kahyangan Skyline. Ditambah dengan melihat tragedi ada mobil mogok di tanjakan, aku tambah merasa aman. Bagaimana tidak, ternyata pengelola sudah tanggap dan punya solusi akan risiko-risiko yang bakal terjadi ketika kendaraan sedang berusaha naik sampai lokasi.

Di tanjakan ada banyak petugas yang berjaga. Mereka dengan cepat mengambil batu sebagai pertolongan pertama, kemudian beberapa petugas menahan mobil kami dari belakang. Anak perempuanku sampai terkagum karena melihat mereka yang sat set banget. Mobil di depan mulai melaju, petugas pun memberi aba-aba kalau mobil kami yang ada di belakangnya bisa mulai dijalankan.

Kalian pernah mengunjungi Kahyangan Skyline, Wonosobo? Boleh dong bagikan pengalaman lewat kolom komentar, ya! 😉

Review Sigandul View Coffee, Resto, & Villa

Review Sigandul View Coffee, Resto, & Villa – Hei, Bestiana! Apakah kalian sudah pernah mampir ke coffe shop atau resto yang dalamnya ternyata menawarkan obyek wisata dan juga menyediakan villa? Mungkin langka, ya. Karena biasanya, tuh, yang ada Villa tapi menawarkan coffe shop dan juga resto buat para pengunjung. 😀 Apa pun itu, yang jelas ini pertama kalinya aku singgah di Sigandul View bareng teman-teman yang saat itu baru dinas luar.

Hari itu sudah petang. Harusnya kami langsung saja pulang karena keluarga pasti sudah menunggu di rumah. Tapi jiwa nongkrong meronta-ronta, nih. Rasanya memang sudah lama banget enggak nongkrong di malam hari buat sekadar ngopi-ngopi, mazeh. 😛 Ya paling enggak bisa santai sejenak di luar karena dari pagi sudah duduk santai di dalam mobil dan sungguh membosankan. 😀

Saat arah perjalanan pulang, kami melewati beberapa coffee shop. Artinya, ada beberapa pilihan buat nongkrong. Dan setelah melihat beberapa pilihan kafe melalui google review, kami sepakat mampir ke Sigandul View. Tempat ngopi dan makan yang sedang hits karena di situ ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan pengunjung. Iya, enggak hanya ngopi dan makan saja, tapi lebih dari itu!

review sigandul view temanggung

Kenalan Dulu Dengan Jembatan Sigandul yang Mungkin Menjadi Inspirasi Sigandul View.

FYI, Sigandul adalah nama jembatan di Temanggung yang diresmikan pada tahun 2016. Jembatan ini menghubungkan akses jalan Wonosobo dan Temanggung. Jembatan Sigandul telah dilakukan pelebaran untuk memudahkan perjalanan para pengguna jalan. Iya, biar enggak macet-macet karena jembatan ini ada di jalan utama provinsi.

Jembatan ini pernah viral karena bagus buat foto-foto. Saking seringnya hasil foto diunggah di media sosial, semakin banyak pemburu view di sini. Paling bagus itu pemandangan pas sore hari, tampak semburat jingga yang menambah hasil foto lebih cantiqueen. 😉

sigandul view
sebelah kanan atas, terlihat jembatan sigandul…

Karena setiap hari semakin ramai, akhirnya terciptalah ide bisnis kafe dan resto yang lokasinya cukup dekat jembatan Sigandul. Yaitu Sigandul View Coffee, Resto, & Villa.

Tentukan Dulu, Cukup Jajan Saja atau Sekalian Wisata.

Sigandul View merupakan sebuah kafe, resto & villa yang menawarkan view bagus berupa latar belakang gunung Sindoro dan Sumbing yang dapat terlihat jelas dari lantai tiga. Dengan catatan kondisi sekeliling sedang cerah dan enggak berkabut, ya. 😀

Meskipun resto ini menawarkan wisata alam, namun pengunjung berhak menentukan untuk sekadar jajan saja atau sekalian berwisata. Kalau kalian hanya mau makan dan minum saja, cukup di dalam kafe, ya. Dan ini enggak menambah cost. Cukup bayar apa yang kalian pesan di kafe ini.

Lain halnya jika kalian juga ingin menikmati wisata alam Sigandul View. Kalian harus membeli tiket masuk Rp 15.000/orang. Jadi, wisatanya ini terpisah dengan kafenya, ya. Kalian harus keluar dari kafe dengan melewati pintu masuk lokasi wisata yang sudah disediakan.

review sigandul view

Kalau sudah sampai sini, sih, aku sarankan buat beli tiket wisata sekalian, ya. Soalnya pemandangan dari luar kafe ini lebih menyenangkan ketimbang duduk-duduk di dalam dowang. Yaa…walaupun di dalam kafe juga seru karena bisa dengerin live music. Tapi udara di luar itu, lho, sejuk banget khas udara pegunungan. 😉

4 Aktivitas Menarik di Sigandul View.

Dengan uang saku yang masih agak bisa ditoleransi buat jajan, kami pun memutuskan untuk sekalian berwisata di Sigandul View yang baru dibuka secara resmi pada April 2022. Tempat ini menawarkan konsep wisata kuliner yang dibalut dengan keindahan alam. Ya…paling enggak singgah kali ini menambah daftar kunjungan wisata di Google. 😆

Nah, berikut 4 aktivitas menarik yang dapat dilakukan di Sigandul View, Temanggung, Jawa Tengah.

Foto di Jembatan Kaca yang Paling Banyak Diburu Wisatawan.

Jembatan kaca ini paling hits dan paling banyak diburu para pengunjung Sigandul View. Bentuk jembatannya unik, memanjang dengan ujung membentuk lingkaran. Kesannya ada manis-manis, gitu. Enggak lempeng banget. 😀 Ditambah lagi dengan pemandangan latar belakang perbukitan, segar syekali.

review sigandul view jembatan kaca

Aku sendiri main ke sini salah satunya ingin merasakan sensasi berfoto di atas jembatan kaca. Tenang, jembatan ini aman banget karena materialnya dari besi dan terlihat kokoh. Di sampingnya pun diberi pegangan yang terbuat dari rangka besi. Solusi banget, deh, buat kalian yang agak takut ketinggian, bisa pegang tangan pacar atau kalau kurang bisa jalan sambil pegangan rangka besi yang ada di samping kanan dan kiri jembatan, ya.

Untuk keamanan, jembatan ini menerapkan kapasitas maksimal 10 orang (di ujung jembatan kaca) dalam waktu bersamaan. Kalau aku, sih, mending antre dulu. Seperti saat mau naik di jembatan kaca Kahyangan Skyline. 😀

Baca juga review Kahyangan Skyline, Wonosobo.

Teropong Dua Gunung, Sindoro dan Sumbing dari Lantai Tiga.

Biar enggak naik turun, aku sarankan dari pintu keluar langsung mengambil arah kanan untuk menuju tiga. Barangkali ada yang penasaran ingin melihat Sindoro dan Sumbing dari dekat, bisa langsung meneropongnya di area atas ini.

Sayang banget, saat aku ke sana cuaca sedang mendung. Sekeliling pun berkabut. Jadi enggak bisa melihat dua gunung dari dekat dan enggak bisa juga mendapatkan foto dengan latar belakang gunung. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke sini memang pagi hari saat cuaca sedang cerah. Kalau sore hari sudah dipastikan berkabut. Kledung ini memang dikenal dengan daerah berkabut. 😀

Eksplor Sekeliling Villa yang Teduh dan Asri.

Meskipun aku melewatkan aktivitas ini, tapi setidaknya aku dapat melihat pemandangan villa yang sangat asri, teduh dan sejuk dari lantai dua atau tepatnya dari area jembatan kaca. Di depan villa ini terdapat kolam jernih yang berisi ikan koi. Duduk-duduk di sini dan foto-foto di sekitar kolam sambil mainan ikan pasti hasilnya lucu banget. 😀

Di sini tersedia dua villa untuk kapasitas masing-masing enam orang. Terus, jika menginap di villa, tamu sudan mendapatkan fasilitas makan dan minum gratis dari Sigandul View. Sayangnya aku enggak tanya-tanya harga sewa penginapannya.

villa di sigandul view temanggung

Selain villa, di sini juga disediakan ara camping, lho. Jadi buat yang suka camping bisa langsung reservasi.

Setiap Sudut Sigandul View Fotogenic.

Lokasinya berada di dekat Villa. Ada satu tempat yang bisa buat duduk-duduk santai pakai bean bag. Karena lokasinya out door, asyiknya ngongkrong di sini pas matahari lagi redup, ya. Kalau pas lagi panas-panasnya bakal silauw pastinya. Sigantul view ini memang disetting sebagai wisata yang ramah buat foto-foto, jadi enggak heran kalau setiap sudutnya, tuh, hasilnya bagus buat foto-foto. Bikin betah.

Harga Menu Makan, Minum dan Snack.

Menu spesialnya di sini yaitu ada olahan dari Iga mulai dari Sop sampai Iga bakar. Menu makan lainnya juga cukup beragam, mulai dari olahan Ayam, Nasi Goreng, Nila, Bakmi, dll. Harganya masih dalam batas wajar, mulai dari Rp 21.000 sampai yang termahal Rp 45.000 yaitu Iga Bakar sudah include nasi.

Sementara minuman, di sini menawarkan banyak pilihan menu minuman. Mulai dari yang standard seperti Teh, sampai dengan Coffee Based. Buat yang suka manual brewing, ada juga, lho. FYI, Temanggung memang dikenal dengan daerah penghasil kopi. Dan Sigandul View ini juga mengangkat potensi kopi lokal. Harga minuman mulai dari Rp 10 ribu yaitu Teh, Latte mulai dari Rp 20 ribu, kemudian yang paling mahal ada Cool Drips yaitu Rp 40 ribu.

harga dan menu di sigandul view temanggung

Buat yang suka nge-meal enggak usah khawatir karena tersedia camilan tradisional seperti singkong goreng, pisang bakar, sampai dengan camilan kesukaan anak-anak yaitu kentang goreng. Harganya masih sangat wajar yaitu mulai dari Rp 15 ribuan/porsi.

Fasilitas.

Aku bersama teman-teman singgah di sini selain sekalian nongkrong, tujuan utamanya yaitu beribadah karena pas banget adzan maghrib. Yups, di sini sudah disediakan mushola, dan juga toilet. Tempat parkirnya cukup luas, bisa untuk kapasitas 20 mobil.  Parkir berbayar Rp 5 ribu/mobil. Selain spot foto, di area out door juga terdapat beberapa gazebo yang bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung untuk bersantai.

Jam Operasional.

Lebih seru lagi, jam operasional Sigandul View ini dibuka mulai jam 05.00-22.00 WIB saat weekend. Buat para pemburu sunrise, cocok banget singgah di sini dari pagi buta, ya. 😀 Sementara di hari biasa atau weekdays, buka mulai dari jam 07.00 – 21.00 WIB.

Lokasi Sigandul View.

Lokasi Sigandul View ini berada di seberang jalan raya utama yang menghubungkan antara Wonosobo-Parakan-Temanggung. Jaraknya dari pusat Kota Temanggung kurang lebih 17 km dengan waktu tempuh kira-kira 30 menit. Berlokasi di Lereng Gunung Sindoro atau di Jalan Raya Parakan-Wonosobo KM 8, Temanggung, Jawa Tengah. Tepatnya di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

My Impression!

Meskipun aku singgah di Sigandul View enggak lebih dari dua jam, saya merasa puas dan sangat menikmati semua yang ada di sini. Mulai dari masuk kafe yang disambut dengan live music yang mana suara vokalisnya bikin nyaman telinga. Terus, untuk pelayanannya sesuai dengan antrean dan enggak begitu lama. Sayangnya saat itu aku dan teman-teman hanya pesan latte saja karena memang perut masih dalam keadaan kenyang tapi pingin ngopi. 😀 Jadi, enggak bisa memberikan rating untuk makanannya.

Tempatnya nyaman, bersih, dan pelayannya juga tanggap. Apalagi pas giliran mau foto di atas jembatan. Niatnya mau minta tolong teman buat take photos, tapi ada waiters yang nawarin buat fotoin. Yaudah, langsung jepret saja! 😆

pengalaman wisata sigandul view
dari lantai tiga, sebelah teropong…

Btw, ada yang sudah pernah ke Sigandul View? Boleh berbagi pengalamaannya lewat kolom komentar, ya.

Astra Life Syariah, #LengkapiCintadanKebaikan di Bulan Ramadan

Astra Life Syariah – Ketika punya niat baik memang harus disegerakan. Mungkin kalian pernah merasakan seperti keajaiban atas niat baik yang langsung dilakukan. Atau mungkin pernah juga merasakan penyesalan atas niat baik yang ditunda dalam waktu tertentu. Coba refresh sejenak atas niat baik yang pernah masuk dalam list, kira-kira lebih sering langsung melaksanakannya atau menundanya, nih? 😉

Sekalipun niat baik kadang punya prioritas. Dan apa pun yang sudah menjadi pilihan saat itu tentu adalah pilihan terbaik versi diri sendiri. Lalu, bagaimana dengan niat baik untuk mempunyai asuransi #AstraLife?

Niat memiliki asuransi menurut aku adalah niat yang baik. Apalagi jika kita tahu dan paham akan manfaat asuransi bagi hidup berkelanjutan yang lebih tenang. Yups, ada banyak manfaat asuransi yang bisa didapatkan oleh penerima manfaat, diantaranya yaitu melindungi pendapatan dari risiko yang datang tiba-tiba, melindungi masa depan keluarga ketika kematian datang, melindungi kesehatan fisik dan mental ketika terjadi risiko kecelakaan, dan masih banyak lagi manfaat lainnya sesuai dengan jenis asuransi yang dipilih.

 

Pentingnya Asuransi Untuk Hidup Berkelanjutan yang Lebih Tenang.

Mempunyai asuransi dengan beragam manfaat yang bisa didapatkan tentu sangat membantu mengamankan kondisi keuangan.

Aku pernah merasakan keuangan yang tadinya aku rasa sudah cukup aman tiba-tiba tongpes karena digunakan untuk membiayai pengobatan Ibuku. Iya, Ibuku pernah sakit yang lumayan butuh penanganan intensif. Beliau pernah beberapa kali masuk ICU dan pernah juga keluar masuk rumah sakit untuk rawat inap dan juga rawat jalan. Jika ditanya biaya, banyak banget uang yang harus dikeluarkan untuk pengobatan.

Saat itu, orang tua aku hanya punya asuransi kesehatan dari BPJS. Itu pun kepesertaan BPJSnya di kategori kelas dua. Sementara untuk rawat inap, Ibuku enggak mungkin dirawat bersamaan dengan pasien lainnya karena kondisinya sangat membutuhkan ketenangan. Artinya, kami harus menambah biaya untuk upgrade ke ruang VIP.

Lebih dari itu, kondisi kesehatan Ibuku sempat enggak stabil dan harus segera dirawat di ICU supaya lebih terpantau. Mulai dari sini, aku ikut “berhitung” karena perawatannya ternyata cukup lama. Aku sempat khawatir kalau nantinya enggak bisa membantu biaya pengobatan Ibu mengingat aku juga baru saja melahirkan anak pertama yang mana membutuhkan biaya yang enggak sedikit.

Dari sinilah aku banyak belajar betapa pentingnya asuransi untuk kelanjutan hidup. Iya, asuransi itu dipakainya emang enggak saat itu juga meskipun bayarnya rutin. Bisa jadi baru digunakan manfaatnya ketika satu tahun berjalan, tiga tahun berjalan, bahkan sepuluh tahun berjalan, saat memang sedang kebutuhan.

Hidup enggak punya asuransi sama sekali itu sungguh berat karena risiko hidup kadang datang secara tiba-tiba. Dan peran asuransi ini dapat membantu kita mencapai kebebasan finansial.

Seperti Ini Cara Asuransi Membantu Mencapai Kebebasan Finansial.

Siapa, sih, yang enggak ingin mencapai financial freedom atau kebebasan finansial di hidupnya? Sekarang anak-anak zaman now pada melek finansial dan terus meningkatkan literasi keuangan supaya cepat melejit untuk mencapai kebebasan finansial.

Asuransi Membantu Mencapai Kebebasan Finansial.

Perihal generasi milenial yang masih turut membiayai kehidupan orang tuanya menurut aku enggak masalah selagi masih dalam batas wajar. Setiap anak juga pasti punya niat baik ingin membahagiakan orang tuanya. Hanya saja, jika bisa disetop di generasi milenial tentu akan lebih baik. Artinya, si generasi milenial di usia pensiun nanti enggak akan membebani anak-anaknya karena secara finansial sudah cukup untuk membiayai kehidupannya sampai akhir hayatnya.

Aku termasuk orang yang memilih untuk wajib punya asuransi. Bagi aku, asuransi ini sangat penting karena sangat membantu mencapai kebebasan finansial.

Kebutuhan asuransi setiap orang tentu berbeda sesuai dengan kebutuhan asuransi dan juga disesuaikan dengan kondisi keuangan atau budget. Dan asuransi sebagai strategi pertahanan yang dapat melindungi kondisi keuangan. Tanpa asuransi yang tepat, satu kejadian yang berisiko finansial seperti kecelakaan, dipastikan akan menghabiskan tabungan.

Yups, uang yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun bisa habis dalam waktu yang singkat ketika membutuhkan dana darurat yang ternyata belum masuk dalam anggaran. Contohnya seperti kebutuhan pengobatan atau perawatan akibat kecelakaan. Karena enggak punya asuransi yang bisa mengcover kecelakaan, maka harus mengambil tabungan. Sedih banget pastinya. Apalagi jika jumlah yang harus dikeluarkan enggak sedikit.

Untuk dapat mencapai kebebasan finansial salah satunya memang harus dapat melindungi diri dengan asuransi. Finansial akan tetap aman ketika terjadi musibah seperti kecelakaan. Jadi, asuransi wajib masuk dalam alokasi anggaran pengeluaran supaya financial freedom dapat segera tercapai.

3 Produk Asurani #AstraLifeSyariah Dengan Pembayaran Terjangkau.

Dengan asuransi, semua aset finansial yang sudah dikumpulkan sejak dini bisa utuh tanpa terdampak kejadian seperti kecelakaan.

Menurut data yang saya baca di situs https://dataindonesia.id/, Populix melakukan survei tentang asuransi paling banyak dimiliki dan digunakan masyarakat Indonesia. Survei terhadap 1.041 responden di Indonesia ini dilakukan pada 6 – 7 Januari 2023.

Berdasarkan hasil survei Populix, ada 67% responden di Indonesia yang telah memiliki asuransi. Dari jumlah itu, 83% di antaranya memiliki asuransi dari pemerintah berupa BPJS Kesehatan. Sedangkan, sisanya sebesar 38% memilih asuransi swasta. Mereka lebih banyak menggunakan asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dana pensiun, serta asuransi pendidikan. Sementara, 33% responden mengaku enggak memiliki asuransi.

Mayoritas atau 57% di antaranya enggak memiliki uang untuk membayar premi. Sebanyak 29% responden yang enggak punya asuransi karena menganggap premi terlalu mahal. Kemudian, 25% responden yang enggak memiliki asuransi karena enggak tahu apa saja manfaat yang bisa didapatkan.

Ternyata cukup banyak masyarakat Indonesia yang belum paham terhadap manfaat asuransi. Banyak juga yang belum bisa menganggarkan dana untuk membayar premi karena alasan mahal. Persentasenya hampir sebanding dengan persentase masyarakat yang enggak punya asuransi.

Produk Asurani #AstraLifeSyariah

Astra Life Syariah hadir sebagai solusi buat kamu yang belum punya asuransi. Produk asuransi berjangka di Astra Life ini sesuai dengan prinsip syariah. Pembayaran kontribusi berkala pun cukup terjangkau. Ada 3 produk asuransi dari Astra Life yang perlu kamu tahu. Berikut aku sertakan informasi mengenai produknya, ya.

Flexi Life Proteksi Syariah.

Flexi Life Proteksi Syariah merupakan produk asuransi jiwa berjangka sesuai dengan prinsip syariah yang diterbitkan oleh PT. Asuransi Jiwa Astra sebagai Pengelola yang memberikan perlindungan asuransi terhadap risiko meninggal dunia.

Berikut ini adalah manfaat yang akan didapatkan dari produk asuransi Flexi Life Syariah:

  • Asuransi jiwa murni dengan manfaat santunan tutup usia hingga Rp 2 M tanpa cek medis.
  • 200% santunan tutup usia akibat kecelakaan.
  • Perlindungan sesuai prinsip syariah.
  • Mencakup perlindungan atas Covid-19.

Informasi lengkap mengenai produk di atas, termasuk pembayaran kontribusi dapat dibaca di laman web https://www.astralife.co.id/. Langsung saja cari produknya. Jangan lupa baca dengan cermat perihal penawaran dan manfaat apa saja yang didapatkan. Sesuaikan dengan kebutuhan, ya. Produk asuransi ini dapat dibeli di secara online di https://ilovelife.co.id/products/product-life-syariah/6448. FYI, klaminya juga bisa dilakukan secara online, lho. Tanpa ribet!

ASLI Asya Proteksi Syariah.

ASLI Asya Proteksi Syariah merupakan produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (Unit Link) sesuai prinsip syariah yang memberikan perlindungan menyeluruh, booster investasi dan manfaat bonus loyalitas untuk perencanaan keuangan kamu.

Berikut ini adalah manfaat yang akan didapatkan dari produk asuransi ASLI Asya Proteksi Syariah:

  • Asuransi jiwa unit link sesuai prinsip syariah dengan manfaat perlindungan menyeluruh mulai dari jiwa, terminal illness, cacat total dan tetap hingga manfaat mudik lebaran.
  • Bonus loyalitas awal tahun polis ke-11 dan ke-16 masing-masing 25%*.
  • Tambahan booster investasi 3% mulai awal tahun polis ke-11 hingga berakhirnya polis*.
  • Manfaat nilai dana 100% di akhir masa polis.
  • Pembayaran kontribusi berkala yang terjangkau

Informasi lengkap mengenai produk di atas, termasuk pembayaran kontribusi dapat dibaca di melalui link https://www.astralife.co.id/produk-syariah-asuransi-dasar/asli-asya-syariah-protection/.

AVA iFamily Proteksi Syariah.

AVA iFamily Proteksi Syariah merupakan produk asuransi jiwa berjangka sesuai dengan prinsip syariah dengan perlindungan asuransi terhadap risiko meninggal dunia, meninggal dunia akibat kecelakaan, santunan dana kecelakaan, penggantian biaya rawat jalan darurat akibat kecelakaan, santunan rawat inap dan santunan rawat inap ICU.

Manfaat yang didapat dari produk asuransi ini cukup banyak. Selain manfaat perlindungan di atas, berikut beberapa perlindungan yang bisa didapatkan dari produk asuransi ini.

  • Memberikan tambahan manfaat berupa manfaat meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji, umrah serta mudik lebaran.
  • Biaya kontribusi terjangkau mulai dari Rp90.000,- per bulan.
  • Diskon kontribusi hingga 20% jika menambahkan keluarga inti sebagai Peserta Tambahan Yang Diasuransikan dalam satu polis.

Kamu bisa mendapatkan produk asuransi ini di cabang PermataBank terdekat https://www.astralife.co.id/produk-syariah-asuransi-dasar/ava-ifamily-protection-syariah/. 😉

Astra Life Syariah (1)

 

Astra Life Syariah, #LengkapiCintadanKebaikan Di Bulan Ramadan.

Asuransi Syariah ini mengacu kepada prinsip tolong-menolong yang sangat dekat dengan karakter orang Indonesia, yaitu gotong royong. Asuransi ini hadir sebagai “suntikan” dengan harapan dapat membangkitkan semangat masyarakat Indonesia yang mana literasi terhadap asuransi masih sangat rendah.

Proporsi penduduk Indonesia yang memiliki produk asuransi jiwa masih rendah yaitu baru mencapai 7,4% di tahun 2021. Tingkat penetrasi dan tingkat densitas asuransi jiwa di Indonesia paling rendah dibandingkan Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Padahal kita semua tahu, Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia.

Jika kamu masuk di persentase 33% yaitu golongan masyarakat yang enggak memiliki asuransi, yuk mulai niatkan untuk membeli produk asuransi Astra Life Syariah. Mumpung di bulan Ramadan, memulai kebaikan untuk mencapai kebebasan finansial ini tentu akan menjadi amal baik. Untuk lebih mencintai hidup atau #LoveLife, kamu bisa mulai menyisihkan pendapatanmu untuk asuransi. Anggaran asuransi ini memang kadang harus dipaksa, tapi ini dipaksa untuk niat baik supaya pos-pos keuangan yang sudah tersusun tetap berada di zona aman.

Kamu bisa mencoba kalkulator kontribusi dan manfaat dari Flexi Life Syariah dengan mengunjungi tautan https://ilovelife.co.id/products/product-life-syariah/6448. Untuk informasi terkini seputar produk asuransi follow akun Instagram @ilovelife.co.id dan @astralifeid.

Referensi:
  • https://www.generali.co.id/id/healthyliving/detail/473/3-peran-asuransi-untuk-mencapai-kebebasan-finansia
  • https://www.ojk.go.id/ojk-institute/id/news/read/1076/pelaksanaan-kajian-asosiasi-asuransi-jiwa-indonesia-terkait-dampak-literasi-keuangan-bagi-industri-asuransi-jiwa