Menggerakkan Gallery UMKM Banjarnegara

Gallery Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Banjarnegara. Pemerintah Daerah (Pemda) Banjarnegara belum lama ini meresmikan sebuah gedung yang digunakan sebagai pusat atau wadah karya-karya orang Banjarnegara. Adalah Gallery UMKM Banjarnegara. Grand Opening Gallery UMKM Banjarnegara berlangsung tanggal 17 Januari 2013. Belum lama, kan? Gallery ini bertempat di Terminal Induk Banjarnegara, lantai dua.

Yang dimaksud karya-karya orang Banjarnegara itu apa sih? Ceritanya, Kabupaten Banjarnegara kan mempunyai produk-produk unggulan tuh, jadi supaya produk tersebut bisa lebih dikenal oleh masyarakat pemerintah memberikan tempat khusus untuk mereka yang berkarya. Hasil produk (apapun) di pasarkan di Gallery UMKM Banjarnegara. Gallery ini sekaligus sebagai pusat oleh-oleh khas Banjarnegara.

Tempat santai UMKM Banjarnegara
Tempat santai UMKM Banjarnegara

 Tempatnya lumayan luas dan free hot spot area. Ada kantor (front office) juga lho. Kantornya dipakai oleh beliau-beliau yang juga mengelola Ruang Belajar Masyarakat (RBM) Banjarnegara. Gallery ini dibuka setiap hari, dari pukul 08.00 sampai 20.00 WIB. Setiap harinya ada yang menjaga gallery ini. Entah secara digilir atau ada karyawan tetap, saya tidak tahu.

Front Office Gallery UMKM Banjarnegara
Front Office Gallery UMKM Banjarnegara

Selain sebagai tempat untuk memasarkan produk unggulan khas Banjarnegara, gallery juga sering sekali digunakan untuk pertemuan. Misalnya; pertemuan pemuda Banjarnegara, Blogger Bajarnegar, Ruang belajar atau pelatihan dan untuk beberapa kegiatan masyarakat lainnya.

Terus, apa saja produk yang ada di Gallery UMKM Banjarnegara? Diantaranya adalah; produk unggulan keramik klampok, lukisan, produk minuman, produk makanan dan masih banyak produk lainnya karya orang-orang Banjarnegara.

Menurut saya, gallery ini masih sepi pengunjung, ramainya jika ada event tertentu saja. Heran sih, padahal terletak di Terminal Induk Banjarnegara. Mungkin, memang masih banyak masyarakat yang belum tahu keberadan Gallery UMKM Banjarnegara.Ini yang menjadi catatan khusus untuk pengelola Gallery UMKM Banjarnegara untuk menggerakkan Gallery UMKM Banjarnegara. Bisa dengan cara; mengadakan woro-woro atau pembertitahuan kepada masyarakat tentang keberadaan, tujuan dan manfaat dari Gallery UMKM.

Penjaga Gallery UMKM Banjarnegara
Penjaga Gallery UMKM Banjarnegara. Yang pakai jaket hijau siapa hayooo? 😆

Semoga dengan adanya wadah seperti Gallery UMKM ini, produk dan karya masyarakat Banjarnegara akan lebih mendunia. Dan bisa memotivasi masyarakat Banjarnegara supaya lebih giat dan lebih produktif lagi. Apakah di daerah sahabat ada Gallery UMKM?

Gallery UMKM Banjarnegara

Terminal Induk Banjarngara. Jl. S. Parman, Parakancanggah, Banjarnegara.

Kontak: (0286) 5986036

Tips Berbelanja Baju Untuk Anak

Beberapa hari yang lalu, saya melihat Mba Sepupu sedang serius memilihkan baju untuk anak-anaknya. Dia terlihat serius, karena memilih bajunya secara online. Dia…

Read more

Ekspresi Sayang Seorang Ayah

Mempunyai sepupu banyak tuh memang “sesuatu“. Rasanya bahagia saat melihat mereka senyum karena bahagia. Rewel karena minta uang jalan-jalan. Dan saya paling suka melihat tingkah lucu mereka kalau sedang ngguyu ngiklik (tertawa lepas), pingin tak ciumi terus. 😳

Foto di atas adalah Nadia bersama Ayahnya. Nadia setiap pagi minta jalan-jalan bersama Ayahnya menggunakan sepeda motor. Ini adalah foto Nadia yang terbagus (menurut saya). Senyumnya tiba-tiba merekah tanpa diminta. Dia paling susah senyum, terlebih kalau difoto. Nadia selalu digendong didepan, karena kalau di gendong dibelakang dia akan menjerit kemudian menangis. Daaaaaaaan, gendongan warna coklat adalah gendongan favorit Nadia. 😳

Jika Nadia setiap pagi jalan-jalan menggunakan sepeda motor, berbeda dengan Hose. Setiap bangun pagi Hose selalu minta jalan-jalan menggunakan sepeda mini miliknya. Khusus untuk hari libur, hose selalu diajak Ayahnya ke alun-alun Banjarnegara untuk jalan-jalan, naik odong-odong dan menikmati bubur ayam bersama-sama. Tuh, wajah Hose seperti masih ngantuk ya, atau malah suntuk? Ayahnya terlihat sangat telaten dan sabar menyuapi Hose.

Hose Dan Ayah
Hose Dan Ayah

Itu lah Ekspresi Sayang Seorang Ayah yang berhasil saya tangkap hap hap, dan saya rasa masih banyak lagi ekspresi sayang dari seorang Ayah untuk anak-anaknya.  Apakah sahabat pernah menjumpai ekspresi sayang seorang Ayah kepada anaknya?

Dua foto di atas diambil menggunakan kamera digital  SONY DSC-T50 dan spesial untuk  Ibu Fauzan, Mama Olive, Papanya Cintya-Agas.

Protein Lengkap dan Tak Lengkap

Protein Lengkan dan Tak Lengkap. Protein diperlukan untuk memproduksi neurotransmitter. Selama proses pencernaan berlangsung, protein dipecah menjadi bagian kecil yang disebut asam amino.

Asam amino adalah komponen pembangun dasar pembangunan untuk seluruh jaringan tubuh, terutama untuk neurotransmitter. Tubuh memerlukan sekitar 22 asam amino yang dapat dibentuk dari beberapa asam amino esensial, seperti leusin, isoleusin, lisin, triptofan, threonin, metionin, fenilalamin, dan valin.

Asam amino tersebut bisa diibaratkan seperti huruf alfabet. Kombinasi susunan huruf yang berbeda akan membentuk kata yang berbeda pula. Kata-kata tersebut kemudian dapat dirangkai menjadi kalimat atau pesan mental. Dua asam amino, tirosin dan triptofan, berperan penting menghasilkan neurotransmitter, kunci yang bertugas mengatur suasana hati dan menyingkirkan depresi. Tirosin dan triptofan terdapat dalam bahan pangan yang mengandung susu, telur, oat, dan daging kalkun.

 Agar tubuh dapat menggunakan asam amino dengan tepat, delapan jenis asam amino esensial tersebut harus benar-benar tersedia pada saat bersamaan dan dalam proporsi yang tepat. Bila satu jenis asam amino hilang atau jumlahnya kurang, tubuh tidak dapat menghasilkan rangkaian asam amino lainnya. Hal ini sama dengan mencoba membuat kalimat dengan huruf yang tidak lengkap.

Tentang Protein Lengkap dan Tak Lengkap.

Protein  dalam makan bisa disebut “lengkap” atau “tak lengkap” dengan melihat kelengkapan kandungan asam amino esensial dalam makanan itu. Misalnya, pada umumnya daging, ikan, dan susu olahan mengandung delapan asam amino sehingga disebut protein lengkap. Biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan disebut protein tak lengkap karena mengandung sangat sedikit atau kekurangan satu jenis asam amino esensial. Makanan berprotein tak lengkap ini harus saling dikombinasikan agar bisa tersedia seluruh asam amino esensial dalam perbandingan yang tepat.

Health is not everything but without health everything is nothing

Produk gandum biasanya kekurangan asam amino lisin, tetapi kaya dengan metionin. Hal sebaliknya berlaku untuk polong-polongan. Karena itu, protein lengkap dapat diperoleh dengan memadukan konsumsi polong-polongan dengan jagung, kacang-kacangan, beras, atau biji-bijian.

Ini tidak berarti bahwa protein lengkap lebih baik ketimbang kombinasi sayuran dalam memasok asam amino. Meskipun mampu memasok seluruh asam amino penting, daging, telur, dan produk susu juga kaya dengan lemak jenuh. Anjuran terbaik adalah memakan berbagai variasi makanan, baik yang mengandung protein yang lengkap ataupun tak lengkap, agar yakin bahwa kita mendapat cukup pasokan asam amino penting untuk meningkatkan kesehatan mental kita.

Selalu sehati dengan sehat. . . *_*

 

Sumber gambar: http://manfaat.org/manfaat-protein

Giveaway #1 “Me and Jogja: Jend. Soedirman Di Benteng Vredeburg

Jend Sudirman di Vredeburg

Jika sahabat berkunjung ke Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pasti akan menjumpai Patung Jend. Soedirman. Patung ini berdiri tegak di depan pintu masuk untuk menyambut kedatangan para wisatawan. Patung Jend. Soedirman tidak berdiri sendirian, karena ditemani oleh Jend. Oerip Soemohardjo disebelah kanannya. Pemandangan di luar museum benar-benar segar. Rumput hijau dan pepohonannya menambah suasana sejuk. Foto ini diambil oleh Una dan ini merupakan salah satu foto favorit saya. Mengapa favorit? Karena penampakan dalam foto ini saya terlihat amat kecil, tinggi badan saya hanya sebatas sepatu boot milik Bapak Jend. Soedirman. 😆

giveaway #1

Oleh-Oleh Dari Australia dan Turki Membuat Gempar

Deng Deng Deng. . .Kira-kira bunyi nada SMS handphone saya seperti itu. Bunyi perulangan, karena ada beberapa SMS yang masuk. #penjelasan gak penting. Setelah saya buka, ternyata semua pesan masuk datang dari mamah. Beliau mengirim SMS lima kali dengan isi yang sama. 😆 Isi SMSnya biasa saja sih. Hanya mengabarkan, bahwa ada paketan datang. Saya segera membalasnya “Enggih, Mah. Matur Suwun”.

Balasannya begitu singkat, karena saat itu saya masih di Lab Komputer sedang belajar bersama. Beberapa jam kemudian, ketika saya sedang asyik mainan chat di Gtalk ada pesan masuk lagi. Hmm, lagi-lagi pesan itu dari mamah. Sementara saya abaikan, karena kemungkinan SMS tersebut adalah SMS susulan atau sambungan dari SMS tadi. Saya pun melanjutkan chating. Jika sedang chatingan, biasanya saya memang malas SMS-an. 😀 Jadi lah saya di telphone mamah, karena tidak membalas SMS dengan segera. Benar-benar riweh.

Untuk kesekian kalinya saya mendapatkan ceramah khusus dari mamah. Ini merupakan ceramah dadakan sih, karena datangnya secara tiba-tiba, melalui telephone pula. Tanpa basa basi, percakapan dimulai.

Mamah: Cepetan bali, iki ana paketan maning. Aja tukoni barang bae, Masya Alloh ka.

Cepat pulang, ini ada paketan lagi. Jangan beli barang terus, Masya Alloh“.

SayaNiku paketan saking sinten, Mah? Paketan saking rencang bilih. Idah mboten tumbasi barang-barang.

Itu paketan dari siapa, Mah. Mungkin paketan dari teman. Idah gak beli barang-barang“.

Mamah: Iki ana paketan loro, sing mau sekang Una, sing nembe teka ora ana jenenge. Cepetan bali, nang kene wis mendung. Mbokan udan, ko kan ora nggawa mantel ka. #nada suara mamah ada di nada “si”, terdengar sedikit kencang volumenya. 😆

“Ini ada daua paketan, yang tadi dari Una, yang baru datang tidak ada namanya. Cepat pulang, di sini sudah mendung. Barangkali hujan, kamu kan gak bawa mantel.”

Saya: Una rencange Idah. Enggih, Mah. Niki badhe wangsul. Sampun riyin nggih, Mah.  Assalaamu’alaikum.

Una Teman Idah. Iya, Mah. Ini mau pulang. Sudah dulu ya, Mah. Assalaamu’alaikum.”

Mamah: Wa’alikumsalaam. Ati-ati nang nggili ya.

“Wa’alaikumsalaam, hati-hati dijalan ya?.”

***

Ketika minggu kemarin datang paketan buku dari Pak Ust. Azzet hadiah Give Away, ekspresi mamah biasa-biasa aja tuh. Tidak se heboh kali ini. Iya, kalau datang paketan berupa buku, mamah sih santai saja. Tetapi kalau berupa barang, mamah sedikit snewen, karena khawatir kalau saya membeli barang yang tidak layak dibeli. 😆 Setelah sampai rumah, ternyata suasana sepi dan tidak ada satu pun manusia. Melihat dua paket berjejer di atas meja, saya langsung melihat paketan tersebut. Dan benar, paketan datang dari Una dan satunya tidak ada nama pengirim. Sok misterius banget ya, yang ngirim paketan. 😀

Oleh-oleh dati Australia

Ini nih, paketan dari Una. Dengar-dengar dia baru menengok kembarannya “Si Koala De La Dora”.  Alhamdulillah, saya dapat cipratan dari dia.  isi paketannya yaitu; Tas Kempit Warna Coklat-Hitam, Mouse Pad, Si Koala De La Dora dan Coklat kit-kat penuh sayang. 😆 Paketan datang tuh pas banget di tanggal 14 Februari, pas hari palentin gitu. Una paling suka dengan hari valentin. Selamat valentin lagi ya, Una. #telat.

Koala

Saya suka semua isi paketannya. Semua mempunyai nilai guna, Tas bisa saya pakai untuk jeng-jeng tuh ya. Mouse Pad tentu saja bisa saya pakai setiap hari, untuk alas geser-geser tetikus. Coklat langsung dilahap, dan Si Koala bisa dijejer dan menjadi teman Si Tweety. 😉 Eh, tau gak? Irunge Si Koala mirip mbanget karo irunge Una. 😆 ( Hidungnya Si Koala mirip sekali sama hidungnya Una ).

Oleh-oleh dari Turki

Nah, kalau yang ini isi dari paketan yang tidak ada nama pengirimnya. Isinya kaos awarna abu-abu bergambar dan bertuliskan Istambul dan tas cangklong warna Hitam-Biru. Meski tidak ada nama pengirimnya, tapi saya punya satu teman yang sedang study di Turki. Kemungkinan dia pengirimnya. Sudah saya kontak, tetapi belum ada jawaban. Masih misterius ini si pengirim ini ya. 😀

Koala berjejer dengan Tweety

Akhirnya, Si Koala berteman juga dengan Si Tweety. 😉 Diajak main bola, tapi Si Koala tetap saja memberikan pistol kepada mereka. Eh, itu pistol bukan sih. Hahahaha. Disela-sela sibuk  mencoba memakai kaos dan tas, mamah datang. Haduuuh, lagi-lagi saya mendapat ceramah khusus.

Mamah: We kan? Kue tuku maning mesti? Tukuni kaos, tas bae. Mbokan wis akeh? Jere ora duwe duit, malah tukoni kaos pendek kaya kue. Wis ora mangsane tukoni kaos pendek si.

“Tuh kan? Itu pasti beli lagi. Beli kaos, tas terus. Kan sudah banyak? Katanya gak punya uang koq beli kaos pendek seperti itu. Sudah gak jaman beli kaos pendek”.

Saya: Ya Alloh, Mah. Niki saking rencange, mboten tumbas. Tas niki saking Una.

Ya Alloh, Mah. Ini dari teman, gak beli. Tas ini dari Una.

Mamah: Bener sekang Una?

“Benar dari Una?”

Saya: Leres, Mah. Menawi mboten percaya, Idah telphone Una nggih?

“Ya benar, Mah. Kalau gak percaya saya telphonekan Una ya?”.

Mamah: Yawis, ora usah. Mbokan ko tuku. Aja tukoni barang-barang ya, sing ngirit. Nek ana rejeki lewih, mending ditabungaken bae.

“Gak usah. Saya kira kamu beli. Jangan beli barang-barang ya, yang irit. Kalau ada rejeki lebih, mending ditabungkan saja”.

Saya: Enggih, Mah. Mesti idah tabung, ampuna kewatir.

Iya, Mah. Pasti idah tabung, jangan khawatir.

Orang tua mana ketika melihat anaknya mendapat atau membeli barang-barang, tetapi tetap cuek atau tidak peduli. Saya kira, hampir semua orang tua terlebih ibu, ketika melihat anaknya medapat atau membeli barang pasti ditanya macam-macam. Seperti mamah saya. Mungkin mamah saya terkesan berlebihan dalam menyikapi paketan tersebut, sehingga oleh-oleh dari Australia dan Turki membuat gempar orang satu RW. 😀 Tapi tidak apa-apa, saya justeru senang mendapat perhatian yang lebih dari mamah. 🙂

Oiya, Untuk dialog atau percakapan antara Mamah dan Saya, sengaja ditulis menggunakan bahasa harian. Karena Saya cinta bahasa daerah. Bahasa daerah yang bisa saya pakai ya bahasa ngapak dan bahasa jawa. 🙂 Karakter Mamah pada percakapan menggunakan bahasa ngapak banyumasan, bahasa mBanjarnegara. Sedangkan Saya menggunakan bahasa jawa, kromo inggil, ngoko alus, tapi belum alus mbangetlah. 😆

Terima Kasih untuk Una dan Mas Titik2, semoga kalian selalu mendapatkan tambahan rejeki yang banyak dan barokah ya. 🙂 Apakah sahabat pernah mendapatkan oleh-oleh dari seseorang? Apakah orang tua sahabat perhatian? Apa bahasa daerah yang sering sahabat gunakan? 😛 #brondong pertanyaan. 😳 😆

banner-giveaway-aku-cinta-bahasa-daerah-ala-niar-ningrum

Postingan ini diikutsertakan di Aku Cinta Bahasa Daerah Giveaway

Giveaway Senangnya Hatiku: Mengikuti The Pikas Live Blog Competition

Giveaway Senangnya Hatiku – The Pikas Live Blog Competition termasuk salah satu agenda kegiatan Festival Pinggir Kali Serayu 2013 yang diselenggarakan oleh The Pikas. Acara Live Blog Competition dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Januari 2013, pukul 10.00 WIB, yang bertempat di The Pikas. Pelaksanaan tentang event ini, sebelumnya sudah disampaikan oleh panitia saat acara Pesta Blogger Banjarnegara. Sebagian besar peserta yang mengikuti acara ini pun sahabat-sahabat yang mengikuti Pesta Blogger.  Acara ini dihadiri oleh 90 Blogger Banjarnegara, dan beberapa tamu undangan yang juga menjadi juri Live Blog Competition.

Perlu sahabat ketahui, event Festival Pinggir Kali Serayu merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh The Pikas. Karena acara ini bertemakan “Pingir Kali Serayu”, jadi tidak heran jika sebagian besar kegiatan terpusat di pinggir kali serayu. Termasuk Live Blog  Competition ini. 😳

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan saya datang terlambat dikarenakan angkutan kota (angkot) yang saya naiki ngetem agak lama diterminal. Hohohoho Tadinya saya mau naik fitty, tapi fitty sedang dipakai adik, jadi mau tidak mau saya naik angkot. Perjalanan dari rumah menuju The Pikas biasaya ditempuh kurang lebih 15 menit, dan saya keluar dari rumah tepat pukul 09.00 WIB. Sengaja berangkat lebih awal supaya tidak telat, eh malah sampai The Pikas pukul 11.00 WIB. Ini telat banget ya? Membutuhkan waktu 2 jam ternyata, mungkin kalau menggunakan fitty saya sudah sampai di Purwokerto. 😆

Meskipun telat, saya masih menjumpai pantia yang sedang memberikan sambutan perihal ketentuan dan syarat mengikuti Live Blog Competition. Ya meskipun tertinggal beberapa ketentuan, Alhamdulillaah masih bisa mengikuti. Hal terparah selain telat, yaitu saya belum mendaftarakan diri sebagai peserta. 😆 Ternyata pendaftarannya secara online, saya ketinggalan informasi nih.

Sambutan Dari Pemilik The Pikas

Kurang lebih lima menit sebelum acara dimulai, pemilik The Pikas berbagi informasi tentang Festival Pinggir Kali Serayu 2013. Tema dari Live Blog Competition adalah “mengenal tempat pariwisata yang ada di Banjarnegara“. Seluruh peserta diharuskan membuat dua artikel yang berisi tentang objek wisata yang ada di Banjarnegara. Dua artikel tersebut dibuat dalam waktu tiga jam.

Saat panitia menentukan tema artikel, saya langsung dag-dig-dug dan blank. Sambil ngrues-ngrues jari, saya mbatin  “Waah, bisa gak ya, dua artike terselesaikan?“. Kalau sedang gugup tuh seperti ini, ngrues-ngrues apa yang bisa dirues. Mungkin karena ini merupakan pengalaman pertama mengikuti Live Blog Competition, jadi gugup seperti tidak siap. Waktu tiga jam memang lama, tetapi jika sedang berkompetisi secara live rasanya cepat sekali. :mrgreen:

Live Music 2

Sembari membuat artikel, peserta juga menikmati alunan musik dan suara emas dari Ochis Band. Mengikuti acara ini benar-benar senang, karena saya bisa bertemu dengan Nurholis, teman MTs saya yang juga personil Ochis Band. Itu lho yang sedang mainan keyboard Piano. Sejak lulus MTs saya tidak pernah ketemu lagi dengan dia, mangkannya saya senang sekali saat bertemu dengannya.

Saat itu saya menulis artikel tentang Bannyu Woong, Destinasi Wisata Rafting di Banjarnegara dan Pesona Kawah Sikidang, Dieng. Dua artikel terselesaikan dalam waktu tiga jam, kurang sedikit. 😆 Maklum, blogger baru sih,  jadi menulisnya masih di eja. #alasan, padahal memang gak bisa nulis. Eh, tapi rata-rata semua peserta selesai dalam waktu tiga jam pas lho. Saya melihat seorang Bapak, yang ikut kompetisi juga, sepertinya beliau belum selesai. Tetapi, karena waktu sudah habis dan panitia sudah menyuruh semua peserta untuk meninggalkan laptop masing-masing, jadi lah Bapak itu keluar ruangan dengan wajah yang imut. #imutnya maksa. hihihihi

Setelah selesai kompetisi, blog peserta yang akan dinilai dipanggil oleh juri. Juri yang menilai saat itu adalah, Mas Suara Merdeka, Pemilik The Pikas dan Mas SEO. 😆 Maaf, karena telat dan saat itu saya tidak berkenalan, jadi tidak tahu nama beliau-beliaua. Yang jelas, mereka semu orang pinter. Dari penjelasan yang saya dengar dari panitia, Mas Suara Merdeka menilai konten atau isi dari artikel, Pemilik The Pikas menilai dari sisi marketing dan Mas SEO menilai dari sisi SEOnya. Ternyata Live Blog Competition tuh seperti ini, semuanya dinilai. Untung kostum peserta tidak ikut dinilai ya? 😆

Setelah penilaian selesai, semua peserta dipersilahkan untuk memeluk laptop masing-masing. Sama seperti peserta disebelah kanan saya, saat pengumuman pemenang rasa dag-dig-dug kembali datang. Sebelah kanan saya, pemilik blog http://aku-terupdate.blogspot.com adalah siswa  Sekolah Menengan Kejuruan (SMK) kelas XII yang jago SEO lho. #katanya sih. 🙄 Tidak disangka, ora dinyono, mbuh ngimpi apa, Alhamdulillaah saya mendapat juara tiga di acara Live Blog Competition. Meski juara terakhir, tetapi saya tetap merasa senang. Senangnya hati ini. 😳

Kenang-kenangan Live Blog Competition

Tepat sekali jika saya merasa senang ketika Mengikuti The Pikas Live Blog Competition. Banyak sahabat baru yang saya dapat, banyak pengalaman baru, bertemu dengan sahabat lama, banyak makanan baru, mendapatkan kenang-kenangan, mendapatkan cring-cring dan masih banyak lagi yang saya dapatkan di acara ini. Dengan mendapatkan pengalaman seperti ini, semoga saya semakin rajin ngeBlog. Aamiin. . . Tidak ada maksud untuk pamer atau sejenisnya, ini murni berbagi kebahagiaan dan tentunya untuk diikutsertakan di Give Awaynya Pak Ustadz Azzet yang bertema senang-senang. 😆

launching-blog-www.amazzet.com-giveaway-senangnya-hatiku

Artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway Senangnya Hatiku

Pesan:

Untuk seluruh sahabat Blogger yang ada di Indonesia. Bulan Februari 2013, rencana akan dilaksanakan Live Blog Competition tingkat Nasional yang bertempat di The Pikas. Jadi, jika sahabat berminat mengikuti Live Blog Competition ini bisa langsung kontak saya ya. 😉 Acara Live Blog Competition Nasional terselenggara atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, The Pikas, Kominfo dan Internet Sehat.

RBM Mengajak Blogger Banjarnegara Untuk Mempromosikan Produk Unggulan Daerah

Ruang Belajar Masyarakat (RBM) Banjarnegara adalah suatu kultur atau perilaku belajar yang terorganisir, terstruktur dan sistematis serta terbentuk sebagai pengkondisian bersama yang dilakukan secara terus menerus oleh masyarakat pelaku program sendiri melalui kegiatan belajar bersama.

RBM Mengajak Blogger Banjarnegara Untuk Mempromosikan Produk Unggulan dan Potensi Daerah. Ini merupakan inti dan oleh-oleh dari Pesta Blogger Banjarnegara 2013. Pesta yang dihadiri kurang lebih 100 blogger dan ratusan tamu undangan, mendapatkan tanggapan positif dari berbagai pihak terkait. Dalam susunan agenda, acara dimulai pukul 10.00 WIB, tetapi untuk pelaksanaannya mundur 1 jam. Semua itu dikarenakan banyak Blogger yang datang tidak tepat waktu. Selain sambutan dari Ketua Panitia, Perwakilan dari Pemda Banjarnegara (Kominfo), ada juga beberapa perlombaan yang dikuti oleh para Blogger.

Hampir seluruh Blogger Banjarnegara tuh laki-laki.  Saya melihat ada dua perempuan, sepertinya mereka masih duduk di bangku SMA. Masih unyu-unyu sekali, jadi saya belum berani berdampingan dengan mereka. Jadi, tidak ada salahnya jika saya mengatakan “nyong paling ayu”. 😆

Sebagai masyarakat Banjarnegara yang peka terhadap perkembangan daerahnya, sudah seharusnya bisa menggali potensi yang ada di daerah ini. Meski Banjarnegara adalah kabupaten yang kecil, tetapi didalamnya terdapat banyak potensi dan produk unggulan nan unik yang dihasilkan oleh masyarakat. Pada acara ini, saya melihat berbagai produk unggulan yang disajikan oleh mereka para kreator, sebagai bentuk apresiasi dan kreatifitas. Saya sempat jeng-jeng mengelilingi area yang menyajikan produk-produk unggulan.

 

Bagaimana? Masyarakat Banjarnegara sangat kreatif, kan? Beberapa foto di atas merupakan produk unggulan masing-masing Desa di Banjarnegara. Mereka membuat produk tersebut dibantu oleh tim Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) dan RBM. PNPM-MP tidak hanya mengarahkan untuk pembuatan produk, mereka juga memfasilitasi kegiatan  tersebut.

Rasanya sedih, ketika kita sudah tahu produk tersebut asli Banjarnegara, tetapi tidak tahu siapa dan dimana membuatnya. Ini menjadi PR khusus bagi sahabat Blogger Banjarnegara untuk terus mencari informasi dan kemudian mempromosikannya melalui media online. Tentunya semua itu mempunyai tujuan khusus dan mulia, yaitu memperkenalkan produk unggulan dan potensi daerah Banjarnegara.

Satu hal yang masih saya ingat. Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pesta Blogger Banjarnegara, Drs. Iman Ustaat, mengatakan, “………..Kami hanya bisa membuat ide, kemudian mempraktekkannya dengan bantuan masyarakat. Sebagai orang tua yang kurang paham teknologi, kami meminta bantuan dan kerjasamanya kepada semua Blogger Banjarnegara untuk mempromosikan produk-produk yang sudah kami buat melalui media online.

Ketika mendengar sambutan dari beliau, saya ndoplong karena sangking kagumnya melihat semangat beliau mengajak masyarakat Banjarnegaara untuk terus menggali potensi yang ada di Desa dan atau Kecamatan masing-masing. Tidak ada huru-hara-hura dalam pesta ini, pesta berlangsung dengan tertib dan penuh kebersaman.

Penuh dengan harapan, semoga seluruh Blogger Banjarnegara mau mengikuti ajakan RBM dan Pemerintah Daerah Banjarnegara untuk mempromosikan produk unggulan dan potensi daerah Banjarnegara. Pesta Blogger Banjarnegara terselenggara atas kerjasama dengan Pemerintah Daerah Banjarnegara dan RBM Banjarnegara.