Kesempatan dan Keberanian

Jika mendengar kata hero, pertama kali yang muncul di otak ini adalah seorang pangeran yang gagah, berani, baik dan bisa melindungi jiwa raga dari kejahatan. Superman, Pangeran bertopeng dan nicholas saputra, mereka adalah contoh dari super hero.  :silau:

Nicholas Saputra

Kesempatan dan Keberanian adalah dua kata yang selalu sejajar dan saling beriringan untuk menjadi Hero. Semua orang yang mempunyai keberanian, mempunyai kesempatan untuk menjadi hero, semua orang bisa menjadi hero karena mempunyai keberanian dan kesempatan. Seperti mamas Nicholas Saputra si mata elang yang sudah berani mengungkapkan rasa sayangnya dengan membawa setangkai bunga mawar, berarti dia mempunyai kesempatan untuk menjadi hero buat saya.  :gembira: #mimpi yang sempurna

Kalau ada yang bertanya kepada saya “sudahkah kamu menjadi hero, Idah?”. Tentu saja dengan samar-samar saya menjawab belum, saya belum menjadi hero. Saya merasa masih berada di zona zero, karena saya belum seberani superman yang bisa terbang dan selalu ada waktu untuk menolong orang lain. Tetapi ketika saya bercakap dengan Om Insan dalam sebuah komentar, saya baru tahu ternyata semua orang itu pernah dan bisa menjadi hero, dan sebutan hero tersebut minimal untuk diri sendiri. :ninja:

Hero untuk diri sendiri berarti ketika kita mempunyai kesempatan dan keberanian untuk mengambil langkah kecil untuk menuju hal yang lebih baik. Bukan berarti kita sombong atau sum’ah, tetapi sebutan hero merupakan bentuk dan rasa kepuasan terhadap diri sendiri, kepuasan atas apa yang sudah dilakukan dan tentunya mendapatkan hasil yang WAW.

Ungkapan tentang hero di atas memang benar adanya, semua orang bisa menjadi hero dan minimal untuk diri sendiri. Baru-baru ini, ada teman satu kelas *sebut saja cika* yang sedang mendapatkan masalah yang cukup besar. Keputusan untuk menikah secepatnya tetapi dia belum mempunyai keinginan untuk menikah, walaupun dia sudah menjalin hubungan dengan sang pangeran selama dua tahun. :sempoa: Alasan dia cukup simpel, karena dia ingin menuntaskan kuliahnya dahulu, toh pangerannya juga masih kuliah. Tetapi orang tua sang pangeran menghendaki pernikahannya secepat mungkin karena ada faktor x yang memang tidak bisa dihilangkan. Merasa belum siap dan belum mempunyai banyak bekal, Cika menolak ajakan pangerannya untuk menikah. Sang pangeran selalu menghubungi saya, meminta saya untuk membujuk Cika untuk mau menerimanya. Awalnya saya kurang yakin, tapi saya tetap berpegang pada ayat Alloh “Allah SWT tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapat siksa dari kejahatan yang dikerjakannya” (QS. Al Baqoroh : 286), saya mempunyai niat untuk kebajikan dan semoga dimudahkan olehNya. Karena saya mendapat kesempatan untuk bercakap dengan Cika, akhirnya saya pun mendapat keberanian untuk membujuk Cika untuk menerima sang pangeran. Ternyata Cika mempunyai banyak alasan, kenapa dia tidak bisa menerima sang pangeran secepat ini. Cika mempunyai pangeran lain, iya dia mempunyai sosok pangeran yang dalam catatannya hanya sebagai hiburan dan pangeran lain itu adalah sama-sama teman kelas kita. Kali ini memang harus bilang WAW, dua pangeran Cika berada dalam satu atap, dua pengeran Cika sama-sama teman kelas saya. :entahlah:

Kebersamaan Sebelum Jalan-Jalan

Mungkin sudah tidak asing lagi tentang catatan Cika, “wajar cewek punya dua pangeran, cowok aja bisa punya 5 bidadari” begitulah tutur Cika pada saya. Saya merasa harus koprol dengan sang pangeran pertamanya, tetapi jika langsung bercerita bisa-bisa kapal itu menjadi pecah. Kurang lebih dua minggu saya meyakinkan Cika, “untuk teman hidup, pilih satu saja cukup. Ingin berbagi rasa, asa, susah, senang, fokuslah pada satu orang. Jika ada yang lain, berarti salah satunya itu setan. Iya, pangeran keduanya adalah bukan pangeran tetapi setan. Maukah kau melanjutkan hubunganm dengan setan. Abaikan rasa yang kamu miliki dengan setan tersebut.” Saya yakin, setan tersebut menganggap Cika hanya sebagai hiburan juga. Saya tidak bermaksud untuk masuk dalam kehidupan orang lain atau mencampuri urusan orang lain, tetapi karena saya diberi kesempatan dan mempunyai keberanian untuk koprol dengan pangeran kedua (setan) akhirnya saya bisa mempertemukan mereka bertiga di depan kelas. Rasa deg-degan dan takut sudah tentu ada, apalagi saat melihat sang pangeran yang pemberani itu bisa menerima Cika tanpa melihat kesalahan yang sudah diperbuat. Satu minggu kemudian, tepatnya malam hari saya mendapat SMS dari Cika “Id, aku bulan depan menikah, temenin aku ya? 😉 ” Mendapat SMS seperti itu dari Cika, rasanya jantung ini mau lepas, serasa mau terbang dengan baling-baling bambu milik doraemon. Jodoh memang sudah digariskan olehNya, tetapi garis tersebut bisa saja tidak lurus, mempunyai titik-titik kecil yang bisa ditarik ke kanan atau ke kiri dan apabila dibenahi titik tersebut akan mengantarkan kita pada jodoh. Terus bagaimana dengan nasi si setan? Setan itu masih gentayangan di kelas dan mungkin akan menakuti saya. Aaaaaaaah, saya tidak takut dengan setan semacam itu, yang terpenting saya bisa melihat teman saya bahagia dan setan itu nanti saya laporkan kepada Malaikat Atid. :kacapembesar:

Herowati, sekarang saya sedang merasa menjadi hero. Perjalanan dan belajar membuat skripsweet memang belum berakhir, tetapi tiba-tiba saya sudah merasa puas dengan apa yang sudah saya kerjakan akhir-akhir ini.

Rule Fuzzyfikasi

Dengan bantuan dan arahan dari Pak Guru Anti Biasa, akhirnya pembuatan rule terpecahkan dengan bantuan software. Mungkin untuk yang sudah lulus S1 Pendidikan Matematika atau Teknik Informatika, hal semacam ini terasa biasa. Tetapi untuk saya yang masih belajar dan mempunyai kesempatan untuk menggapai cita-cita, ini merupakan salah satu hal yang tidak biasa dan bahkan menjadi luar biasa karena selama aktif perkuliahan, saya tidak mendapatkan materi semacam ini. Saya minta do’a dari teman-teman semuanya, semoga saya diberi kemudahan dalam meneruskan rule ini sampai akhir, sehingga saya bisa menjadi herowati dan memberi kesempatan kepada nicholas saputra untuk menjadi hero buat saya. 😆

Saya mengajak teman-teman semua untuk selalu yakin dengan kemampuan yang kita punya, selalu percaya bahwa semua yang sudah diberi olehNya sudah pasti sesuai dengan apa yang kita butuhkan dan katakan “bisa” untuk keluar dari problematika yang masih bisa diterima oleh akal. Merasa atau ingin menjadi Hero? Selagi ada kesempatan dan keberanian, mengapa tidak? :lovekiss:

Tulisan ini diikutsertakan pada Lovely Little Garden’s First Give Away

Flowchart dan Simbolnya

Definisi Flowchart (Diagram Alir) :

Bentuk gambar/diagram yang mempunyai aliran satu atau dua arah secara sekuensial

Kegunaan:

  • Untuk mendesain program
  • Untuk merepresentasikan program

Maka, flowchart harus dapat merepresentasikan komponen-komponen dalam bahasa pemrograman.

Pembuatan Flowchart

  • Sebelum pembuatan program

                Mempermudah programmer dalam menentukan alur logika program.

  • Sesudah pembuatan program

                Menjelaskan alur program kepada orang lain.

Flowchart

Secara garis besar, unsur-unsur pemrograman adalah Input >>> Proses >>> Output. Semua bahasa pemrograman, pasti mempunyai komponen-komponen sebagai berikut :

  •  Input (read)
  •  Percabangan (if, case)
  •  Perulangan (while, for, repeat)
  •  Output (write)

Membuat alur logika program memang susah, logika harus benar-benar jalan. Dengan bantuan flowchart, mungkin hasilnya akan mudah dibaca. Beberapa simbol dari flowchart:

simbol flowchart
Simbol Flowchart

Untuk lebih jelas penggunaannya lihat contoh di bawah. Contoh Flowchart yang diterapkan dalam FlowMap.

 

Flowchart Sistem Informasi

Green Chili Banjarnegara

Kuliner Banjarnegara – Jalan-jalan, ngobrol-ngobrol, kongkow, santai, makan-makan, intinya berkumpul dengan teman, itulah yang biasa kami sebut dengan jeng-jeng. Kata jeng-jeng itu sendiri saya kurang tahu darimana datangnya, tapi kata jeng-jeng memang sudah familiar sekali di telinga saya dan teman-teman. Biasanya yang sering memakai kata tersebut hanyalah anak-anak sekolah, khususnya anak SMA. Waw sekali, karena kami ikut-ikutan memakai kata tersebut, padahal sudah lulus SMA sejak doeloe. :silau:

Kalau weekend tiba, memang paling enak untuk jeng-jeng bersama teman-teman sak grudugan. Walaupun dengan orang itu-itu saja, tanpa mengurangi senyum keceriaan dan kebahagiaan selalu datang. Tingkah laku, duduk bersama dan obrolan yang terkadang serius, ngebanyol sampai obrolan yang tidak penting, itu yang membuat kami kangen. Seperti biasa saya jeng-jeng bersama teman SMA doeloe Gita, Uut dan Muji. :kiss: Kalau mau jeng-jeng memang harus berunding dulu, mulai dari tempat duduk sampai dengan makanan. Wiken kali ini kami tidak ke angkringan, tapi ke Green Chili.

Cafe and Resto Green Chili ini tergolong baru, karena dulunya hanya menyediakan ice cream saja atau bisa disebut pusat ice cream di Banjarnegara. Memang sebagai pusat ice cream, karena segala jenis ice cream ada di sini. Sekarang sudah tidak lagi menjadi pusat es krim, akan tetapi Green Chili masih menyediakan es krim untuk konsumennya. Black Forest, American Club, Chocolate Chip, itulah salah tiga es krim yang disediakan. Ada juga Tape Ketan dan Rujak Ice Cream.

Suasana di dalam Cafe

Saya kenalkan dulu dengan teman-teman yang dulunya satu SMA yang biasa jeng-jeng. Dari Kiri yang pakai jilbab ungu namanya Uut, yang tengah pakai baju coklat namanya Gita dan yang kanan pakai baju oranye namanya Muji. Itulah mereka, teman jeng-jeng saya, pas wiken tiba.

Bagaimana suasana Cafe and Resto Green Chili menurut teman-teman? Menurut saya sangat romantis, ada lampu lampion, agak redup dan musik dangdutnya juga asoi. Iya, kami mendengarkan musik dangdut era 70an. Hadeeeh, entah pemiliknya yang suka dangdut atau karyawan-karyawannya ya? Rasanya sungguhlah tidak pas dengan suasana.

Daftar Menu Makan dan Minum

Cafe and Resto Green Chili dalah salah satu Cafe yang menyediakan Chinese Food dan Seafood. Untuk penggemar seafood, cocok sekali jika mau jeng-jeng di sini. Ssssst, saya baru pertama kali mau mencicipi Chinese Food lho. #katrok banget ya? Aaaah. . .tidak apa-apa yang penting masih hidup. #apa hubungannya. Pas dikasih daftar menu, kami langsung memilih menu yang tentunya sesuai dengan selara masing-masing. Kami ber empat tidak ada yang alergi seafood, apapun makananya kami suka suka suka dan suka. Perlu diingat dan dicatat, harga makanan di cafe ini sangat bersahabat dan sangat memasyarakat.

Bertiga Eksis

Makanan yang saya pesan tentunya yang menjadi favorite dan enak di lidah. Apalagi kalau bukan udang. Udang Saus Padang, itu yang saya pesan. Muji pesan Cumi-cumi Lada Hitam, uut pesan Sop Saus Seafood dan Gita pesan Gurame Lada Hitam. Menu dengan Lada hitam memang belum pernah dicoba, maklumlah biasanya kan jeng-jengnya di angkringan. 😆 Pas menunggu makanan tiba, lamanya minta ampun. Masak seafood mungkin susah kali ya? Untung minuan cepat datangnya. Jus Strawberry dan Teh manis. :lovekiss:  Tetap eksis dengan Kaos BHSB. :kiss:

Makanan pesanan datang

Kurang lebih 30 menit, makanan baru lengkap. Makanan yang kami pesan datangnya satu-satu, jadi menunggu makanan datang semua, baru kami lahap dan langsung cap cus. Bagaimana penampakan makanannya, teman? Sopnya super jumbo, jika dimakan sendiri, saya jamin sop tidak habis. Sopnya benar-benar banyak, yah seperti biasa saling icip-menicip. Semua menu yang kami pesan benar-benar enak, pokoknya pas deeeeeh.

Saos super pedas

Saos pedes ini ada pada paketan gurame dan cumi. Subahanalloh, pedesnya minta ampuuuuun. Saya memang suka sekali dengan pedas, tapi dengan saus ini saya masih komentar “pedasnya menggigit”. Cocok sekali untuk di colek dengan cumi-cumi punya muji. Saos inilah yang membuat meler dan menangis. Kalau saya biasa saja, hanya sedikit huh hah huh hah. Sama saja dengan yang lain. . . :pelayan:

Makanan Habis

Makan dengan khusyuk, menikmati walau sambil ngobrol-ngobrol dan icip-icip milik tetangga pun selesai, karena memang sudah habis. Mulai ngobrol lagi, sembari menghabiskan minum dan menunggu sms dari orang rumah. Dari awal kami masuk sampai habis makannannya, rasanya sudah ada beberapa orang yang datang kemudian pergi. Tetapi kami masih enjoy duduk, foto-foto dan cerita-cerita. Untung kami tidak diusir ya?  :tutupmulut:

Eksis sebelum pulang

Satu persatu, panggilan dari rumah mulai terdengar. Saatnya pulang, jangan lupa bayar dulu ke mas-mas kasir dan jangan lupa sebelum jeng-jeng berakhir harus mejeng sama-sama dulu, minta tolong mas-mas kasir. #biasa, narsis tak harus pakai karcis kan? Tagihan punya saya Rp. 20.000,- Uut Rp. 23.000,- Gita Rp. 23.000,- dan Muji Rp. 23.000,-. Mahal tidak? :peace:

Bagi anda yang sedang singgah di Banjarnegara dan suka dengan Chinese Food, Seafood serta Ice Cream, saya sarankan untuk datang ke Green Chili. Tempatnya tidak jauh dari kota, beralamat di Jalan DI. Panjaitan No. 59, Banjarnegara. Cafe and Resto Green Chili juga siap untuk melayani pesan-antar atau Delivery Order. Tapi saya kurang tau jika yang pesan makanan adalah orang luar Banjarnegara. :pelayan:

Oiya, resep menu makanan di atas bisa di tanyakan ke mba erwin yang jago masak chinese. Jeng-jeng untuk wiken kali ini sudah berakhir, nantikan jeng-jeng selanjutnya hanya ada di Langkah Baruku. :senyum:

Bulan Oktober milik saya

Bulan Oktober adalah bulan milik saya. Kenapa begitu? Dalam tulisan kali ini saya hanya ingin bilang seperti itu saja. Alasan mengapa dan karena apa, akan saya tulis lain waktu. . .  Hahahaha. Maafkan atas tulisan yang sepethil ini. 🙂

Silaturahim ke Pesantren Miftahussholihin

Lebaran Idul Fitri memang sudah terlewatkan, tap kenangan ini tidak akan terlewatkan. Walaupun sudah tidak suasana lebaran, biarkan saja postingan ini publish. :kiss:

Sudah lama sekali saya tidak silaturahim ke Pesantren Miftahussholihin. Dulu saya pernah mengaji di pesantren ini, bisa dikatakan mengaji dengan benar tidak ya? Entahlah, dulu saya hanya mengaji dan ikut belajar dengan Bapak KH. Ahmad Ngisom, Alh. Pesantren ini terletak di Desa Gembongan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara. Tidak begitu jauh dari tempat tinggal saya, jarak tempuhnya kurang lebih 60 menit dari rumah saya. :kiss:

Pesantren selalu mengadakan silaturahim yang di hadiri oleh santri dan alumnus. Alumnus di sini terdiri dari dua kategori, pertama alumnus sekolah. Iya, Ponpes miftahussholihin juga mempunyai sekolah yang bernaungan dibawah yayasan. MTs Walisongo, MA Walisongo dan SMK Miftahussolihin, itulah sekolah yang berada di komplek pesantren. Kategori kedua yaitu alumnus pesantren, mereka yang hanya mengaji di situ. Saya pernah ikut mengaji di pesantren, jadi saya termasuk alumnus kategori dua.  :manja:

Saat itu saya datang untuk menghadiri silaturahim bersama Sri dan Umi. Teman yang lain sudah dating terlebih dahulu karena kami harus menunggu Umi. Kami janjian untuk bertemu di bawah pohon duren dekat BKK Sigaluh, 20 menit kemudian Umi datang bersama teman-temannya. Kami pun langsung berangkat ke pesantren. :lovekiss:

 

Mengisi daftar hadir

Jarak dari BKK Sigaluh ke pesantren tidak jauh, mungkin hanya 5 menit jika mengendarai motor. Pas sampai di pesantren ternyata sudah banyak teman-teman yang sudah datang. Banyak orang yang belum saya kenal, karena kebanyakan dari mereka adalah alumnus lama dan alumnus baru, sedangkan saya alumnus tengah-tengah. #maksa. Baru dating, ada beberapa teman yang kami kenal, langsung deh rempon [1] . Saya juga melihat beberapa teman yang sedang mengisi daftar hadir dan saya pun juga ikut mengisi daftar hadir.

Eksis Berempat

Setelah mengisi daftar hadir, kami melanjutkan rempon dengan teman-teman yang dulunya satu kamar dan sudah lama tidak bertemu. Dari Kiri-Kanan, Umi U, Umi Kh, Rofi dan Idah. Rasanya itu gimana ya, kangen dan senang banget bisa ketemu mereka lagi jadi ingat kebiasaan serta tingkah laku mereka yang lucu dan unik waktu masih di pesantren.

Teman baik dan Soulmate

Tingkah laku mereka itu unik-unik, seperti jangkrik. Layaknya insan yang peka terhadap lingkungan, dulu dalam satu kamar ada yang punya teman untuk berbagi cerita. Salah satunya ya ini, Rofi dan Diana, mereka teman akrab. Tidak tahu datangnya teman akrab dari mana, tetapi yang jelas jika kemana-kemana bareng, sampai ambil makan pun saling menunggu. Mungkin datangnya teman akrab dari saling menunggu ya, walaupun menunggunya sampai njamur [2]. :melet:

Bapak Kyai H, Ahmad  Ngisom, Alh.
Bapak Kyai H, Ahmad Ngisom, Alh.

Beliau yang di atas mimbar adalah Bapak Ky. H. Ahmad Ngisom, Alh. Tidak tahu kenapa, setiap betemu dan sesekali menatap, mendengar ceramah dari beliau rasanya adem. Pada saat acara silaturahim, yang saya ingat beliau meluruskan kata silaturahmi dengan silaturahim serta menyampaikan pentingnya silaturahim.

Makan Siang

Saat sedang mendengarkan ceramah, makanan dalam box datang dan kami disuruh mendengarkan ceramah sembari makan siang. Inilah inti ceramah dari beliau yang masih saya ingat tentang silaturahim. Saya sendiri sudah terbiasa mengucap kata “Silahturahmi” ketika berbicara tentang pentingnya hubungan kekeluargaan atau saling menjaga ikatan kekerabatan di antara sesama muslim. Bapak menjelaskan arti dari Silaturahmi dan Silaturahim. Silaturahmi berasal dari dua suku kata, yaitu silah dan rahmi. Silah artinya menyambungkan, sedangkan rahmiartinya rasa nyeri luar biasa yg dirasakan ibu-ibu sebelum melahirkan anaknya. Sedangkan Silaturahim bisa diartikan, Silah yang berarti menyambungkan dan rahim artinya kekerabatan. Jadi silaturahim “menyambungkan kekerabatan ukhuwah diantara kita semua.” :omg:

Salaman

Setelah acara pertemuan selesai, biasanya semua santri baik putra maupun putri berdiri untuk bersalaman. Salaman ini diniati untuk saling memaafkan, tidak hanya asal nempel saja.  :salaman:

Mengabadikan moment bersama teman

Silaturahim untuk tahun ini benar-benar menjadi kenangan tersendiri. Jika dengan Umi Kh dan Mas Sutris, saya sering bertemu baik di kampus maupun di tempat lain. Tetapi kalau dengan teman yang berdomisili di pegunungan seperti Rofi, Umi U, Baro’ahdan Baroto, kami jarang bertemu. Mungkin karena mereka sudah mempunyai kesibukan, jadi jarang bersilaturahim ke kota. :senyum: Terimakasih untuk Bapak Kiyai dan panitia, yang sudah membuat acara silaturahim untuk para alumnus. Besar harapan saya semoga tahun depan masih diberi kesempatan untuk bersilaturahim ke pesantren dan bertemu kembali dengan teman-teman semuanya. Semoga Tante NuNu lebaran besok bisa ikut. Aamiin :senyum:

[1] Rempon= cerita

[2] Njamur= rasa terlalu lama menunggu

SiDara Lesehan Maharani, Yogyakarta

Hai, SiDara. . .tambah cantik saja.  :ninja:  SiDara bukanlah nama seorang cewek cantik, melainkan nama lain dari “pertemuan” dengan para Blogger. Kopdar atau Kopi Darat, kata tersebut yang biasanya dipakai oleh Blogger ketika sekian lama hanya bisa bertemu di dunia maya “Blog” dan kemudian bisa bertemu di dunia nyata.  SiDara atau Silaturahim Darat adalah nama lain dari Kopdar. Kata SiDara muncul begitu saja dari aktor tampan “baba” ketika saya hendak ke Jogjakarta untuk menyelesaikan kewajiban saya. :lovekiss:

Minggu kemarin saya baru saja bertemu dengan bubu manis di Amplaz, dan sabtu kemarin sambil menyelesaikan tugas, saya kembali lagi bertemu dengan bubu phie serta teman-teman Blogger lainnya yang berdomisili di Jogjakarta.

Petemuan di agendakan oleh teman-teman pukul 09.30 dan bertempat di RM. Lesehan Maharani. Ternyata pukul 9.30 saya belum siap-siap karena semalam begadang dengan Tante NuNu, al hasil masih ngantuk bangun dan tidur lagi. :lovekiss: Telat oooh telat, sya kira begitu dan Alhamdulillah pas saya sampai, Maharani belum buka. 😆

Kira-kira kami kumpul di RM. Lesehan Maharani pukul 10.30 WIB. Pak Ustadz Azzet datang berwama istri dan Amel (ponakan), Baba Irham datang bersama istri dan kedua anaknya, Saya datang bersama Tante NuNu, Mba Phie datang bersama motornya dan terakhir Mas MF Abdullah datang terlambat bersama motornya.  :gembira: Walaupun Lesehan belum buka, kami boleh menunggunya di dalam lho. Mungkin karena muka kami yang memelas, jadi mereka mengijinkan kami masuk. Kami juga diberi daftar menu makan dan bubu mulai menulis menu makanan pilihan masing-masing. :ngiler:

Pemesanan MenuAmel yang menggemaskan langsung mendekati bubu untuk ikut memesan makanan juga,”Jus melon sama Nila bakar ya? Gak pakai sambel“. Amel terlihat semangat sekali untuk memesan makanan. Kedua Putra dan Putri Baba Irham juga masih sibuk melihat kura-kura dan ikan. :kiss: eh, itu Tante NuNu  sedang memandang siapa di sana.

Idah dan Amel
Obrolan tentang Blog serta tips-tips semakin ramai, ada yang bercerita, ada yang mendengarkan, ada juga yang narsis. Saya narsis saja lah dengan Si Amel Bakapo.

Makan Bersama

Makanan datang, obrolan dilanjut nanti ya? :kembang: “Menu makanan, untuk  Ikan bisa saja sama dengan RM yang lain, tapi sambelnya yang beda, mantap dan maksyuus“. Baba Irham dan Pak Ustadz Azzet mencoba ngiming-ngimingi saya dan Tante NuNu yang sedang diet. 😆 Wiiish, Babel dan Tante Ulfa sibuk sendiri, Mba Phie sama Pak Azzet juga sibuk milih sambel. Buku dari Pak AzzetHaiiist, tidak sedang mengadakan Give Away, tapi Pak Azzet memberi kenang-kenangan buku kepada kami. hihihihi Alhamdulillaah, dapat buku Hikmah Utama Hidup Mulia. Semoga bisa ditamatkan dengan segera.  :senyum: Oiya,  belum pada tahu kan? Istrinya Pak Ustadz dan Baba yang mana? #jawabnya harus “belum tahu”. Saya kenalkan dengan istrinya Pak Ustadz Azzet, itu yang pakai kerudung putih dan yang menggendong si kecil pakai baju merah, itu istrinya Baba Irham. Cantik-cantik, kan? Eaaaaa pasti laaah, lha wong sudah dipilih sama dua aktor tampan asal Jogja. :melet:

Kebersamaan yang TOP

SiDara Lesehan Maharani memang OK dan TOP Markotip. Apalagi setelah kedatangan aktor tampan, Mas MF Abdullah. Tambah OK, TOP dan JOSpleng. :ok:  Mba Phie, Mas Abdullah, Pak Azzet dan Baba Irham, terimakasih untuk SiDaranya, untuk kebersamaanya dan untuk kenang-kenangannya. :bungkus:  Semoga lain waktu jika saya ke Jogja lagi, kita bisa bertemu lagi dan pastinya sudah tambah aktor dan aktrisnya. Buat aktris cantik, yaitu Mba Puji yang tidak bisa datang karena sedang sakit, semoga lekas sembuh. :kiss:

Pulang dari Jojakarta kira-kira Pukul 14.30 WiB, di anter Tante sampai terminal Jombor. Jam 14.30 itu lagi enak-enaknya untuk bobo siang. Jadi pantes saja kalau saya di Bus ngantuk, apalagi ada mas pengamen yang suaranya bagus. Mari dengarkan sama-sama suara Mas Pengamen dengan Butiran Debu. :tepuktangan:

Komputer Sebagai Alat Bantu Dalam Proses Pendidikan

[dropcap]D[/dropcap]

engan semakin canggihnya dunia teknologi mikroelektronika, peran komputer tidak mungkin diabaikan begitu saja. Tentunya komputer bukan tanpa masalah untuk dapat diterima oleh masyarakat. Masalah seperti buta komputer (komputer illiterate), kesiapan mental dan juga harga yang relatif masih cukup mahal perlu ditanggulangi.

Walaupun demikian keuntungan yang dapat diperoleh dengan adanya komputer juga cukup banyak, antara lain komputer digunakan sebagai alat bantu dalam proses pendidikan. Sebagai contoh, hal ini dapat meliputi sumber informasi yang berlimpah dengan adanya fasilitas basis data (data base), perpustakaan elektronis, perpustakaan soal dan kisi?kisi, membantu penyampaian / pemahaman materi, membantu latihan soal dan pemahanan materi (drill & practice, tutorial), simulasi hukum-hukum alam, membantu proses pengolahan & analisa data / informasi dan membantu proses penurunan rumus?rumus matematika.

Komputer untuk Pembelajaran

Peningkatan cara berfikir dirasakan penting karena perkembangan teknologi yang sangat pesat mengharuskan seseorang untuk mempunyai ketrampilan belajar (cara berfikir) yang tinggi. Dengan kata lain, proses belajar merupakan proses pembentukan pengetahuan bukan proses menghafal pengetahuan. Jadi kita dapat menggunakan pengetahuan yang telah kita miliki untuk membangun pengetahuan yang baru.

Dibandingkan dengan media pendidikan yang lain, seperti overhead, tv, dan film, komputer itu lebih memungkinkan untuk membuat siswa menjadi “aktif” bermain-main dengan informasi. Perangkat lunak dapat dibuat agar interaktif. Hal ini sukar dicapai oleh media lainnya. Selain itu perangkat lunak untuk pendidikan dapat di sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing murid. Dengan demikian memungkinkan murid untuk berkembang sesuai dengan keadaan dan latar belakang kemampuan yang dimiliki.

Tetaplah rajin untuk mendampingi anak, ponakan, sepupu atau anak kecil yang sudah suka bermain komputer. Bimbingalah anak-anak dalam mengoperasikan komputer untuk pendidikannya, karena untuk belajar komputer sebenarnya ada tingkatannya. :senyum:

Pemilihan Duta Wisata Banjarnegara

Pemilihan Kakang Mbekayu Duta Wisata Banjarnegara 2012 sudah mulai menjalankan tes. Program ini merupakan event tahunan yang diselenggarakan dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Banjarnegara untuk mencari figure generasi muda yang berpotensi, berwawasan kepariwisataan dan siap menjadi duta pariwisata Banjarnegara serta menjadi duta wisata ideal yang dapat mempromosikan pariwisata Banjarnegara baik pada tingkat domestik maupun nasional.

Pemilihian duta wisata ini salah satunya ditunjukan untuk meningkatkan citra pari wisata Kabupaten Banjarengara di masyarakat. Kriteria peserta KAKANG MBEKAYU DUTA WISATA Banjarnegara 2012, terbuka untuk umum, baik atas nama pribadi, sekolah, organisasi maupun instansi dengan persyaratan :

a) WNI dan belum menikah

b) Usia antara17-25 tahun

c) Mampu berbahasa jawa atau dialek setempat danbahasa Indonesia denganbaik

e) Memiliki intelegensia dan wawasan kepariwisataan

f) Mampu Berbahasa Inggris

g) Tinggi badan minimal

-Wanita minimal : 165 cm

-Pria : 170  cm (sumber: Dinas Pariwisata Kab. Banjarnegara).

Pengambilan formulir pendaftaran sudah dimulai sejak tanggal 1 Juli 2012 . Sekarang sudah sampai tahap Tes tertulis. Mengenai tes tertulis, yang dilaksanakan meliputi; tes pengetahuan umum, kepariwisataan dan penguasaan Bahasa Inggris. Setelah mengikuti tes tertulis, seluruh peserta juga diharuskan mengikuti kelas kecantikan yang diberikan oleh instruktur khusus. Pada kelas ini peserta diberikan pengetahuan tentang kepribadian dan tata rias serta cara berjalan yang baik.

Pemilihan Duta Wisata 2012Sampai hari kemarin, tiga peserta dinyatakan gugur, karena tidak bisa mengikuti rangkaian proses seleksi yang sudah ditetapkan. Mereka tidak hadir pada tes tertulis karena tidak bisa meninggalkan pekerjaan mereka uantuk menginkuti tahapan pemilihan duta wisata. Salah satu dari mereka yang tidak bisa ikut tes adalah teman saya. Dengan gugurnya tiga orang peserta maka total peserta duta wisata sebanyak 40 Orang yang terdiri dari 19 peserta pria dan 21 peserta putri. (sumber: suara merdeka)

Teman saya yang sudah bekerja sebagai di salah satu perusahaan swasta terlihat sangat menyesal tidak bisa ikut ke tahap berikutnya. Apalagi tahu kalau agenda hari ini adalah city tour ke sejumlah objek wisata di wilayah kota. “Rugiiiii, rugi banget gak bisa ikut dan melanjutkan tantangan ini” celoteh teman saya sambil manyun-manyun.

Peserta Duta Wisata BanjarnegaraIndonesia memiliki event Pemilihan Puteri Indonesia, Dunia Pemilihan Miss Universe, Kabupaten Banjarnegara juga mempunyai event Kakang Mbekayu. Bagaimana dengan Kabupaten tempat anda tinggal? Adakah event semacam ini? :senyum:

Kebersamaan pada Malam Tirakatan di Desa Pekauman

Peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-67 benar-benar menjadi kenangan tersendiri untuk saya. Tahun 2012, merupakan tahun pertama kami sebagai Karang Taruna bersikap serius untuk tetap maju mengembangkan potensi apa saja yang ada di Desa.

Malam berkumpulnya seluruh warga Desa Pekauman di Balai Desa untuk memperingati malam tujuhbelas agustus, ngepung tumpeng bersama-sama dan mendengar sambutan-sambutan dari Pemerintah Desa dan Motivator. Malam seperti itulah yang biasa kami sebut dengan Malam Tirakatan.

Persiapan menyambut hari kemerdekaan dimulai dari pembentukan panitia perlombaan dan penyusunan agenda perlombaan, pelaksanaan perlombaan, Malam Anugerah Pekauman Idol sampai dengan Malam Tirakatan, semua terkordinasi dan berjalan dengan baik. Kordinasi yang baik tentu saja dilatar belakangi oleh kerja tim dan kebersamaan yang baik pula.

Kebersamaan pada Malam Tirakatan di Desa Pekauman sangatlah gayeng dan ramai. Panitia yang tentunya adalah pemuda Karang Taruna menyiapkan semua keperluan untuk malam tirakatan.

Crew di belakang Layar

Kebersamaan dan kekompakan pemuda dibelakang layar sangatlah terasa. Persiapannya dimulai dari Sound System, Snack, tempat parkir, penerima tamu sampai dengan hadiah yang akan dibagikan untuk lomba tumpeng dan K3, semua sudah disiapkan oleh panitia. Lomba K3 dimulai sejak tanggal 1-16 Agustus 2012, sedangkan lomba tumpeng dilaksanakan pada saat malam tirakatan. Iya, lomba tumpeng dilaksanakan bebarengan dengan malam tirakatan, dengan maksud supaya tumpeng bisa dinikmati bersama-sama oleh warga. :senyum:

Dua Nenek yang tidak mau masukMalam itu seluruh warga berbondong-bondong menuju Balai Desa Pekauman untuk memenuhi undangan Malam Tirakatan. Alhamdulillah, dengan kordinasi dan kerjasama yang baik semua kursi terisi penuh. Panitia berusaha mengambil stok kursi yang masih ada untuk beberapa warga yang masih diluar. Tetapi ada dua nenek yang tetap tidak mau masuk, saya kurang tau alasannya apa, yang jelas dua nenek tersebut tetap ingin diluar. 😆

Menyanyikan lagu Indonesa rayaSebelum acara dimulai, seluruh warga yang berada dalam tiga ruang berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesa Raya yang dipimpin oleh Mba Dian. Kekompakan dan suara yang menyatu membuat suasana malam tirakatan semakin hangat. Apalagi ditengah-tengah mereka ada tumpeng-tumpeng hasil karya masing-masing RT, jadi tambah bersemangat. :lovekiss:

Macam-macam TumpengSetelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, seluruh tamu undangan dipersilahkan untuk duduk. #mba-mba MC mempersilahkan duduk. Inilah acara yang membuat deg-degan khususnya seluruh ibu-ibu yang hadir. Setelah dilihat sejak awal masuk ruangan, akhirnya perlombaan tumpeng dimulai. Desa Pekauman terdiri dari 9 RT, jadi ada 9 tumpeng yang diikut sertakan untuk lomba. Bagaimana menurut anda, tumpeng kreasi ibu-ibu? Tumpengnya cantik-cantik kan, teman? :hmm:

Juri menilai tumpengKebersamaan pada Malam Tirakatan di Desa Pekauman semakin terasa saat dewan juri mulai menilai tumpeng hasil karya ibu-ibu. Ibu Dewan Juri yaitu Bu Indri sebagai Bidan di Polindes dan Bu Chusnul sebagai ahli gizi yang bekerja di puskesmas mandiraja mulai menilai satu per satu hasil tumpeng hasil karya ibu-ibu. Kata beliau yang nilai untuk perlombaan tumpeng antara lain: Rasa, Nilai Gizi, Kreatifitas, Tampilan dan lain sebagainya. Penilaian untuk 9 tumpeng ternyata tidak memakan waktu lama, jadi bisa langsung masuk pada acara berikutnya. :entahlah:

Refleksi Malam TirakatanSembari menunggu keputusan dewan juri tentang siapa yang berhak membawa lemari es dan perabotan rumah tangga lainnya, dengan penuh hikmat kami mendengar ceramah dari motivator yaitu Om Wahono, beliau aktif juga dalam kegiatan kepemudaan di Kabupaten Banjarnegara. Interaksi tanya dan jawab mulai ramai, saat beliau menyampaikan tentang potensi alam yang ada di Desa dan Kabupaten. Suasa ramai, ada yang berpendapat, menyinggah ada juga yang hanya menyinggung dan ngerasani wong. Jika acara diskusi dengan sang motivator dibiarkan, mungkin acara malam tirakatan tidak akan selesai. :entahlah:

Penyerahan Hadiah kepada JuaraBerdasarkan hasil diskusi ibu dewan juri dan pemerintah desa, maka diputuskan juara-juara untuk K3 dan juara tumpeng. Inilah juara-juara perlombaan K3 dan Tumpeng. :salaman:

Serbu TumpengInilah saat yang ditunggu-tunggu pada malam tirakatan, yaitu ngepung tumpeng. Setelah doa yang dipimpin oleh Bapak Samhudi selesai, secara serempak seluruh warga lari untuk menikmati tumpeng bersamasama. Paling banyak yang diserbu masa adalah tumpeng yang ada urabnya. Nikmatnya makan dengan orang sak desa, walaupun berdesak-desakkan karena berrebut tumpeng tapi tetap nikmat. :tutupmulut:

Sangat terasa MERDEKA seutuhnya, saat makan bersama-sama dan melihat orang lain pada sibuk ngetan-ngulon untuk berebut mencari lauk ditumpeng. Sangatlah indah pada malam itu, malam yang hanya terjadi setahun sekali.  Kebersamaan pada Malam Tirakatan di Desa Pekauman mendapatkan banyak ranggapan positif dari Desa sekitar. Keinginan dan harapan, semoga tahun depan masih bisa berjumpa, merasakan dan menikmati malam tirakatan lagi dengan lebih semangat dan lebih baik. Aamiin. . . :lovekiss: