Mungkin Ini Penyebab Perut Kembung Pada Bayi

Bahagia itu…

Ketika menjumpai si kecil bangun tidur dalam keadaan sehat, lalu memberikan senyum. Dan itu sukses membuat kami semangat menjalani aktiviras. Bahagia tak terkira. Bahagianya Masya Allah, Jasmine. 😉

Pun sebaliknya. Was was dan tentunya sedih jika melihat si kecil tidur tidak nyaman sampai menyebabakan rewel. Bangun tidur pun kadang tidak ceria. Ini membuat kami turut prihatin sebagai orang tua. Mengevaluasi adalah hal pertama yang kami lakukan.

“Kemarin atau beberapa hari lalu, kira-kira si kecil ngapain saja? Pergi ke mana? Makan apa? Minum apa saja?”  Kami melakukan evaluasisedini mungkin.

Semenjak Jasmine lahir, aku kerap menjadi dokter dadakan buatnya. Pengetahuanku all about baby bisa dibilang masih minim. Tapi aku yakin bisa menjadi “dokter” pertama untuknya. Saat dia rewel, misalnya.

Si kecil yang rewel tidak melulu dia lapar. Adakalanya dia merasa tidak nyaman karena sesuatu. Salah satu penyebabnya yaitu perut kembung. Nampaknya memang biasa dengan keluhan gangguan ini, ya. Namun, perut kembung pada bayi dapat menyebabkan Gumoh dan Muntah. Keduanya pernah menghampiri Jasmine selama satu hari. Gumoh sebanyak dua kali, kemudian muntah.

Siang hari, setelah aku memberikan ASI untuknya, dia rewel. Tak lama kemudian, aku memberi ASI lagi dan dia diam. Usai memberikan ASI, aku menggendongnya, berniat untuk menyendawakan. Tapi, niatku tidak berhasil. Karena bukan sendawa yang kudapat, melainkan gumoh yang berlebih atau muntah. Susu yang masih segar keluar.

BAYI NYENYAK TIDUR

Satu kali muntah. Sela satu jam, dia muntah lagi. Tiga kali muntah dalam satu hari. Melihat wajahnya yang nampak lemas, aku tidak tega. Akupun akhirnya melakukan observasi pada perutnya.

Fix, Jasmine kembung.

Tiap orang tua pasti ingin melihat anaknya terus ceria. Terlebih usia si kecil bis dibilang sedang dalam masa pertumbuhan, di mana grafik pertumbuhannya cukup mudah untuk naik. Kasihan kalau sakit menghampirinya, kan. Karena dapat memperlambat laju tumbuh kembangnya.

Hasil dari evaluasi kecil dari kami, berikut 4 hal yang mungkin dapat menyebabkan perut kembung pada bayi berdasarkan pengalamanku sebagai seorang Ibu.

  • Kualitas Air Susu

Kualitas air susu untuk si kecil Jasmine menjadi hasil evaluasi pertama. Sebab, selain sebaga ibu rumah tangga, tiap hari aku bekerja. Berangkat pagi dan sore hari jam 16.00 WIB baru pulang. Selain perasaan, ternyata ASI juga tidak kalah sensitifnya, lho. 😉

Sebagai Ibu menyusui (BuSui) yang tiap hari bekerja dari pagi sampai sore, aku berusaha menjaga kualitas ASI agar tetap baik. Bagaimana cara menjaganya?

Selain rajin mengeluarkan ASI atau memerahnya, aku berusaha untuk tidak mandi terlalu sore. Selain kurang bagus untuk kesehatan, kemungkinan masuk angin akan mengahampiri BuSui dan itu dapat menyebabkan kualitas air susu menjadi kurang baik.

Buat Ibu Pekerja, perhatikan dan pahami juga pemberian ASIP untuk si kecil, ya. Usahakan kualitas ASIP tetap baik.

Bagaimana untuk memastikan kualitas air susu jika si kecil hanya minum susu formula?

Jika dari awal bayi lahir, Ibu tidak bisa memberi ASI karena alasan tertentu, ini juga harus diperhatikan kualitas susu formulanya.

Sebelum membeli susu formula, ada baiknya Ibu membaca kandungan gizi yang tertera pada kemasan susu formula. Jangan sampai pencernaan bayi terganggu karena Ibu kurang teliti dalam memilih susu formula. Apalagi masalah tersebut sampai menimbulkan masalah baru terkait pencernaan. Seperti perut bayi kembung atau poop tidak lancar.

Jika sudah timbul masalah baru dalam pencernaan, tumbuh kembang otak si kecil pun cukup susah. Makanya, sedapat mungkin Ibu memilih susu formula yang terbaik untuk si kecil. Enfagrow A+ Gentle Care, misalnya.

Susu formula tersebut cukup aman dan tidak mengganggu pencernaan si kecil. Sebab, Enfagrow A+ Gentle Care diperkaya dengan nutrisi penting bagi si kecil, seperti Omega 3 dan 6, Kalsium, Zat Besi, Asam Folat, Vitamin B1, B6 dan B12, yang dapat membantu tumbuh kembang anak.

Selain nutrisi yang cukup lengkap, Enfagrow A+ Gentle Care diproduksi menggunakan dengan teknologi PHP di Belanda, sehingga memiliki protein halus yang mudah dicerna untuk perutnya yang masih peka.

Pastikan susu formula bubuk yang telah diaduk segar tercampur dengan baik. Jangan lupa untuk mendiamkannya kurang lebih satu menit sebelum diberikan kepada si kecil, janan dikocok. Sebab, makin banyak campurannya dikocok, akan ada udara dan gelembung di dalamnya yang mana ini akan ditelan oleh si kecil dan bisa menyebabkan perut kembung pada si kecil.

  • Pemakaian Dot Bayi

Setelah izin cuti habis, mau tidak mau Jasmine menggunakan Dot sebagai alat bantu untuk minum. Aku dan juga Mbah Uti belum tega menggunakan gelas sebagai alat minumnya. Pun dengan sendok. Takut tersendak.

Pemilihan dot yang pas bagi bayi sangat lah penting. Usahakan ujung dot jangan terlalu kecil dan atau terlalu besar. Lubang dot yang terlalu besar akan memberi kesempatan lebih banyak udara masuk ke dalam perut bayi ketika sedang minum susu.

Hal ini dapat menimbulkan perut kembung. Ada baiknya membelikan dot sesuai dengan usia bayi agar si kecil merasa nyaman ketika menghisapnya.

BAYI MENGGUNAKAN DOT

Lalu, bagaiamana cara mengatasi perut kembung pada bayi akibat pemakaian dot yang belum sesuai? 

Ada brand tertentu yang menyediakan dot sesuai dengan usia bayi. Aku juga menggunakan merk tersebut. Desainnya dapat mengontrol arus air susu.

Dot untuk bayi usia nol bulan memiliki arus yang lambat. Begitu juga sebaliknya. Hal ini untuk meminimalkan risiko perut kembung. Maka sesuaikan pemakaian dot bayi dengan usianya.

  • Waktu Mandi

Selain waktu mandi Ibu, waktu mandi bagi bayi juga penting untuk diperhatikan. Atur jadwal waktu mandi agar kondisi bayi fit. Sama halnya dengan Ibu, waktu mandi bayi juga jangan terlalu pagi, apalagi untuk mandi sore. Kalau bisa, dibawah jam 16.00 WIB. Sebab, kondisi tubuh bayi masih peka, sensitif.

Berlaku juga untuk mandi pagi. Menunggu udara tidak terlalu dingin. Kira-kira jam 08.00 WIB.

  • Asupan Makanan BuSui

Makanan yang dikonsumsi oleh Ibu berpengaruh bagi si kecil yang minum ASI. Kenapa makanan si Ibu ada di urutan terakhir? Bukankah ini prioritas utama bagi bayi?

Becyuuul! Tapi, sampai saat ini aku masih dan terus menjaga makanan yang kukonsumsi. Makanya, kemungkinan perut kembung yang disebabkan oleh makanan yang aku konsumsi sangat minim bagi Jasmine.

Lalu, apa saja makanan yang bisa menyebabkan perut kembung pada bayi?

Ada tiga makanan (yang aku tahu) yang dapat menyebabkan penumpukan gas pada saluran cerna bayi, yaitu: Kacang-kacangan, Kembang kol dan Brokoli. (Sumber: www.enfa.co.id)

Ternyata, makanan yang mempunyai nilai gizi, tuh, lebih banyak daripada yang mengandung gas, ya. Yaiyalah…yang kutahu baru tiga dowang. :lol;

Mengkonsumsi makanan yang menyehatkan dan memiliki banyak kandungan gizi adalah salah satu bentuk kasih sayang dari seorang Ibu menyusui untuk si kecil. Sebab, makanan tersebut sangat berpengaruh bagi tumbuh kembang bayi sebelum masa MPASI tiba.

ASUPAN MAKANAN IBU MENYUSUI

Makanan yang dikonsumsi sebisa mungkin tidak menyebabkan gangguan pencernaan pada si kecil, sebab saluran pencernaan si kecil masih berkembang dan masih peka.

Pada saat kondisi normal, sistem pencernaan si kecil mampu menyerap semua nutrisi makanan yang diasupnya. Namun, di awal-awal tahun kehidupannya, enzim yang membantu mencerna protein dan laktosa bisa jadi belum bekerja sempurna.

Hal tersebut menyebabkan protein susu dan laktosa yang dibutuhkannya tidak terserap dengan sempurna dan akhirnya masuk ke dalam usus besar, dimana di dalam usus besar ini menjadi rumah untuk berbagai macam bakteri hidup. Bertemunya sisa nutrisi dengan bakteri menyebabkan pembusukan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pencernaan seperti perut kembung.

Makanya, penting untuk memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi. Dengan kata lain, Ibu harus memberikan formula yang mudah dicerna yang mengandung protein halus dan cocok untuk perutnya yang masih peka. Informasi detil tentang gangguan pencernaan pada si kecil dapat dibaca di Digestion atau Wikipop.

Bu-Ibu dan Pak-Bapak, punya pengalaman tentang penyebab perut kembung pada bayi? Marii berbagii! 😉

Pesona Alam Banjarnegara yang Menggoda Jiwa Petualangmu

Banjarnegara, sebentuk kabupaten yang kerap disebut dengan Kota Pensiun mempunyai banyak hidden paradise. Salah satu bentuk hidden paradisenya yaitu pesona alam banjarnegara yang kian hari makin dikenal dunia melalui media sosial. 😉

Kawasan Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, mungkin sudah tidak asing lagi bagi kamu. Keberadaanya memang sudah dikenal oleh seluruh orang seantero jagat raya. Makanya, aku tidak akan menuliskannya di blog post ini. Lagipula, sudah banyak yang menuliskannya, kaaaan?

Tinggal dan hidup di Banjarnega mebuatku bahagia. SANGAT BAHAGIA. ASLI. Tidak hanya karena keluarga yang sebagian besar tinggal di sini, keberadaan Banjarnegara juga turut berkontribusi.  Tenang, damai, meski beberapa kali pernah mendapat musibah longsor.

Musibah yang pernah menghampiri Banjarnegara tidak menyurutkan niatku untuk terus mengenalkan Banjarnegara dengan segala potensinya. Pelan-pelan, aku terus mencoba berbagi kepada dunia tentang Banjarnegara melalui tulisan. Mengenalkan segala apa yang dimilikinya: potensi daerah.

Sekadar informasi, ada banyak potensi wisata menarik, unik, yang tersebar hingga Kecamatan paling ujung Banjarnegara, yaitu Batur. Di sana, ada sebentuk Telaga yang sukses membuatku betah camping di sana. Bangun pagi, kemudian dilanjut jogging mengelilingi Telaga.

Yang paling ngangenin, tuh, banyak pepohonan rindang, tidak terlalu tinggi. Segar dan juga teduh rasanya. Pohon kecil nan kokoh yang berada hampir di ujung bukit juga instagramable banget

Telaga apa itu? Temukan jawabannya di blog post ini, ya! 😆

Karena Banjarnegara dikelilingi Bukit dan juga Gunung, jadi pesona alam yang aku tulispun didominasi dengan hijaunya bumi Banjarnegara.  Berikut Pesona Alam Banjarnegara yang menggoda jiwa petualangmu:

1. Hiking Ke Pangonan. Bukit Paling Menarik di Banjarnegara.

Pangonan adalah satu-satunya Bukit yang menarik dan juga unik di Banjarnegara. Mengapa?

Sesampainya di puncak, padang savana yang nampak luas akan menggoda kamu untuk lekas turun. Yups…cekungan bekas danau ini dikenal dengan Lembah Sumurup.

BUKIT PANGONAN DIENG
Pict: IG @gsgumilar

Saat kemarau tiba, bukit Pangonan nampak cukup gersang. Namun, pesonanya tidak berkurang suatu apa. Apalagi jika kamu telah turun Lembah ditemani Ninja Hatori, kemudian menyusuri hutan yang berada di utara bukit. Banyak kejutan yang kamu dapat.

Makanya, jika sudah sampai bukit, kamu harus banget nget  nget masuk ke dalam hutan, kemudian bermain-main dengan pepohonan yang usianya ratusan tahun.

Candi Wisanggeni yang ditemukan tahun lalu di sekitar Bukit pun menjadikan Pangonan bukit ini unik. Secara, di bukit ada sebentuk candi. Langka, bukan?

Termasuk pemandangan alam di bawah ini. View Telaga Merdada dari Bukit Pangonan. Melihat yang seperti ini, hati ikut lapang.

BUKIT PANGONAN DIENG BANJARNEGARA
Tenanglah-tenaaang, Merdada. . .

Berada pada ketinggian di atas 2300 m dpl, hiking dapat ditempuh kurang lebih 30 menit melalui jalur pendakian belakang Museum Dieng Kailasa yang berlokasi di kompleks Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara.

Selain akses lewat Museum Kailasa, kini di Dusun Karangsari, Desa Dieng Kulon, tepatnya di samping SD N 2 Dieng Kulon telah dibangun basecamp Bukit Pangonan. Sebelum hiking, kamu harus registrasi senilai Rp 15.000 per orang. Semisal kamu takut KESASAR, kamu bisa minta ditemani pemandu wisata yang tak lain adalah warga setempat . 😉

2. Telaga Dringo, Pesona Alamnya Ngangenin.

Banyak yang bilang, Telaga Dringo ini Ranukumbolo-nya Dieng. Memang AGAK mirip dengan Ranukumbolo. Hijaunya alam sekitar Telaga, misalnya. Sebelas tiga belas dengan Ranukumbolo.

PESONA ALAM TELAGA DRINGO BANJARNEGARA

Satu hal yang paling nggemesyin dari Telaga Dringo yaitu wisatawan akan mendapat pandangan yang SELALU bikin kagum. Menangkap objek dari sudut manapun batin akan PHUUAS. Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing nampak lebih manis jika diteropong dari Dringo.

Hijaunya Savana juga akan menggoda kamu untuk guling-guling cantik seperti di film India, gitu. Atau, menari a la-a la Cinderela tanpa sepatu kaca. 😀

TELAGA DRINGO DIENG BANJARNEGARA

Btw, akses menuju Telaga yang berlokasi di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Banjarnegara, cukup menantang. Sepeda motor menjadi satu-satunya transportasi yang paling aman setelah Jeep untuk sampai lokasi. Coba baca Cara Mudah Menuju Telaga Dringo terlebih dahulu, ya. Sebagai gambaran kondisi jalan.

Sssst…ini telaga yang aku omongin itu, lho. Telaga yang ngangenin. Jika berniat camping di Telaga Dringo, jangan hanya tiduran di dalam tenda, please! Olahraga keliling Telaga, hutan, dan naiklah ke sebelah selatan. Di sana, kamu akan mendapat “miniatur Dieng”. Sumur Jalatunda saja nampak dari atas Telaga.

3. Rileksasi di Hot Spring D-Qiano.

Kelihatannya memang seperti KOLAM RENANG pada umumnya. Yang membedakan yaitu sumber mata air dan alam terbuka yang memberi kesegaran alami.

D-Qiano merupakan wahana wisata air yang berlokasi di Dataran Tinggi Dieng, tepatnya di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara.

D'QIANO DIENG KEPAKISAN BATUR

Air kolam yang didapat dari sumber air dari Kawah Siler akan menggoda kamu untuk jeguran. Namanya kawah, sudah pasti panas, ya. Tapi kamu tidak usah khawatir, karena suhu kolam ini telah diatur. Tidak membahayakan pula.

D-Qiano juga menawarkan Kolam Refleksi Terapi dan Kolam Kèceh spesial untuk Balita. Cocok banget buat renang Jasmine dan 3A. 😉

DQIANO DIENG

Usai camping di Telaga Dringo, atau berkeliling wisata Dieng, renang di D-Qiano bisa menjadi pilihan paket wosata yang SAYANG BANGET kalau dilewati dowang.

Cukup dengan membayar tiket masuk Rp 25.000 per orang, kamu bisa renang mulai jam 08.00-17.00 WIB. Renang sampai lemas dan kulit keriput. Hahaha

Oya, di sini juga disediakan food court a la D-Qiano. Jadi, tidak usah khawatir bakal KELAPARAN, ya.

4. Fun Off-Road di Bumi Perkemahan.

Jangan underestimate tentang off-road di bumi perkemahan ini, ya. Off-road di sini tidak akan merusak alam. Sebab, di area tersebut memang sudah dibuat track khusus untuk off-road.

Track di sini tidak “segila” track yang sering buat olahraga Bos Shera, Off-roader dari Jogjes. Bagi kamu yang sama sekali belum pernah off-road, ada baiknya pacu adrenaline di bumi perkemahan Pagedongan.

Jika nyali sudah terkumpul, boleh lah melanjutkan track panjang, menyeberang sungai, melewati tebing, hutan untuk kembali mencari Rangga yang telah hilang 14 tahun yang lalu. 😛

OFF ROAD PAGEDONGAN

Bumi perkemahan yang berlokasi di Kecamatan Pagedongan, cukup jauh dari tengah kota. Kira-kira 60 menit. Buat kamu yang ingin merasakan off-road di Bumi Perkemahan Pagedongan, silakan bisa sewa Jeep. Aku menawarkan jasa sewa Jeep, lho. Tapi bayar dua kali lipat, ya. Wkwkwkk *bercanda* Baca pengalamanku

5. Uji Adrenaline di River Tubing CBA (Curug Blimbing Adventure).

Curug yang dimaksud di sini bukanlah air terjun. Melainkan sebentuk Dusun di Desa Blambangan, Kecamatan Bawang, Banjarnegara. Dusun Wondogiri Curug, tepatnya.

Selain jeram sungai serayu yang dimiliki oleh Banjarnegara, derasnya arus Sungai Blimbing yang digunakan untuk tubing juga tidak kalah menantang dan mungkin akan menggoda jiwa petualang kamu.

CURUG BLIMBING BLAMBANGAN
Pict: IG @curugblimbingadventure

Kamu takut air, tapi ingin merasakan sensasi river tubing Blimbing?

BISA BANGET!

Kamu tidak perlu was was. Kucinya tetaplah tenang meski arus terus menantang. Insya allah kamu akan tetap aman karena didampingi oleh rescue dan juga  tim pemandu  yang sudah berpengalaman.

River Tubing yang dikelola oleh para remaja Dusun Wondogiri menawarkan paket wisata seharga Rp 125.000 per orang dengan jarak tempuh 2 km atau 90 menit.

Ada banyak fasilitas yang didapat dari paket tersebut, antara lain yaitu makan dan asuransi.

Mengutip dari pamflet CBA, Sungai Blimbing termasuk dalam jenis peralihan sungai hulu dan hilir dengan lebar sungai antara 2,5 – 7 meter. Wisata ini start dari Desa Blambangan dan finish di Desa Mantiranom.

Kamu dapat memesan paket wisata secara langsung di Basecamp CBA, yaitu di Jl. Raya Blambangan KM. 5 (depan barat SPBU Blambangan, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah). CBA mulai beroperasi: pagi (08.00 WIB – 11.30 WIB) dan  Siang (13.00 WIB – 15.30 WIB).

6. Sebelum Muncak Gunung Lanang, Singgah Dulu di Gunung Tampomas.

Tampomas yang santer diberitakan oleh media *lebay dikit* sebagai pasangan dari Gunung Lanang adalah satu-satunya Gunung di Banjarnegara yang banyak memberi berkah bagi masyarakat Desa Mendingin, khususnya.

Tidak disangka, legenda Gunung Tampomas yang bisa dibilang mengharukan endingnya dijadikan “tempat kerja” yang bisa diandalkan. Kekayaan alam berupa bebatuan dapat mereka dapat tiap hari. 

GUNUNG TAMPOMAS

Terik matahari pada siang hari tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus mencari rezeki dengan “menghancurkan” batuan beku Andesit.

Selain masyarakat Mendingin, sekarang mulai banyak rejama, wisatawan, yang datang ke Tampomas untuk menikmati pemandangan alamnya yang cukup menggoda. Bebatuan yang menjadi objek Tampomas tidak hanya dinikmati oleh para pekerja. Para petualang dan atau mereka yang hobi pe-poto-an pun makin banyak yang menyambangi Gunung ini.

Pemandangan di sekitar Tampomas akan menggoda jiwa petualang jika kamu tidak hanya duduk melamun memikirkan resuffle kabinet. Hutan pinus yang berada di sebelah kanan Tampomas, misalnya. Begitu menyenangkan untuk sekadar ngobrol atau boboan manja sama suami. 😆

TAMPOMAS BANJARNGARA

Seperti yang sudah kukatakan, tepatnya di sebelah selatan Tampomas terdapat Gunung Lanang yang menurut Bu Sukanto belum banyak orang yang menyambanginya.

Gimana? Apakah kamu tergoda untuk ekspedisi ke Gunung Lanang? Katakan, IYA! 😛

Cukup membayar Rp 3.000 per kendaraan, kamu bisa masuk kawasan Tampomas yang mempunyai akses jalan lumayan ekstriiiiiim. Dengan tiga ribu rupiah, kamu juga bisa foto prewedding di sini! Yips…Tampomas mulai ngetrend digunakan sebagai tempat foto Prewed. 😀 Tiga ribu rupiah untuk Mas Tukiman yang sudah membantu membukak patrol jalan menuju Tampomas 😀

7. Ada Lebih dari 10 Curug yang Menawan di Banjarnegara. Aku Ajak Kamu ke Curug Sikopel Dulu, ya!

Tengok kanan-kiri saat perjalanan menuju Curug Sikopel. Bukit, pepohonan salak, hutan pinus! Subhanallah Banjarnegara, ya. Kebayang hijaunya Bumi Banjarnegara, kan? Syesuatu!

Curug Sikopel terletak di Desa Babadan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Sekadar informasi, untuk mencapai  Curug dengan ketinggian mencapai 70 meter, ada sedikit perjuangan yang harus kamu lalui demi berinteraksi dengan air yang dapat membuat kamu AWET MUDA! Bhahaha

YAKIN, gitu?

Kondisi jalan menuju Curug Sikopel membutuhkan cukup banyak waktu dan tenaga. Kira-kira 25 km dari pusat kota Banjarnegara. Satu jam perjalanan dari kota menuju Desa Babadan. Kemudian, dilanjut tracking untuk sampai Curug.

CURUG SIKOPEL
Pict: IG @tedyprastama

Saat mulai masuk hutan, kamu pasti akan merinding. Hiyaaaak…soalnya di dalam hutan banyak dedemit berkeliaran. Hayooolooh…takut kagak digoda adedemit? Wkwkwk *ini bohong banget* *maaf, yaak*

Kecamatan Pagentan, tuh, termasuk daerah pegunungan. Wajar lah udara di sekitar dingin. Terlebih di hutan. Tapi, mengingat waktu tempuh tracking kira-kira 25 menit, jadi habis dingin muncul lah keringat. GODRES dan NGOS-NGOSAN, pisan!

Sesampainya di depan Curug, dingin-dingin segar kembali menyapa. Debit air terjun Sikopel bisa dibilang cukup tinggi. Di sini tidak hanya terdapat Curug saja. Jika kamu tergolong manusia yang beruntung, akan bertemu dengan kerabat baik, yaitu Kera-kera yang suka godain pengunjung.

Gimana, kaki kamu merasa gatal pingin lekas ke marih?

Eiya...10 Curug, bahkan lebih, akan aku post tersendiri, ya. Biar makin menggoda kamu kamu kamu dan kamu untukpikni ke Banjarnegara. *janji* *doakan tidak “M”, ya”

8. Narsis Romantis di Bukit Asmara Situk.

Sesuai dengan namanya, Bukit Asmara, bukit ini disetting romantis pisan! Nampak dari ikon bukit ini yaitu dua lope-lope menyatu. Ikon yang Instagramable dan menjadi spot utama Tree Top.

Buat kamu yang takut ketinggian, boleh lah sesekali menguji detak jantung di Tree Top ini. 😛 Beberapa anak tangga HARUS kamu lalui untuk sampai ikon lope-lope dan rumah pohon yang cakepnya bikin pingin foto-foto terus di sana. Ada juga jembatan tambang, jembatan bambu, yang asyik banget buat goyang honey shake. :mrgreen:

BUKIT ASMARA SITUK SILUNDU

Tanjakan Pertemanan, Tanjakan Derita dan Tanjakan Bahagia. Kamu harus melalui tiga tanjakan tersebut untuk bisa NARSIS di BAS (Bukit Asmara Situk) yang berada tidak jauh dari Balai Desa Kalilunjar. Kurang lebih 350 anak tangga harus kamu taklukan dalam waktu kurang lebih 20 menit. Mampu, kan? 😛

Beeeuh…350, mah, kecwiiils! Apalagi kalau sudah sampai Tanjakan Bahagia. Kaki yang tadinya terasa ngilu tiba-tiba menjadi kuat. Mengambil gaya kuda-kuda, kamu akan lari karena tidak sabar untuk segera goyang gergaji di atas jembatan bambu. 😆

BUKIT ASMARA SITUK

Naik-turun tangga di Tree Top menjadi lebih semangat karena menawarkan tempat-tempat yang menarik untuk disinggahi. Rumah Pohon yang manis itu, misalnya.

SEMUA orang berusaha untuk mendapat foto terbaik di Rumah Pohon BAS. Aku yakin itu. YAKIN banget! Karenanya, demi kebahagiaan bersama, pengunjung hanya mendapat kesempatan berfoto selama tiga menit dengan kapasitas 4 orang.

Selain itu, pemandangan alam sekitar BAS juga menggoda banget. Alam bawah bukit, aliran Sungai Merawu yang nampak jelas dari atas bukit dan rumah warga menjadi background foto.

BUKIT ASMARA BANJARNEGARA
Waah…ada yang tertangkap kamera. Maaf ya, Bray.

Bukit Asmara Situk yang berlokasi di Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu, tidak hanya menggoda kamu lewat pemandangan alamnya, masih ada objek lain yang membuatmu betah berlama-lama di sini. Susur Goa Silundu, misalnya. Hanya dengan membayar tiket terusan Rp 15.000 per orang, kamu bisa menikmati seluruh objek wisata yang ada di Bukit Asmara Situk.

Kamu juga bisa membeli tiket seharga Rp 5.000 jika tidak ingin goyang dumang di Tree Top. Hanya jalan-jalan di bawah Tree Top. Tidak bisa bernarsis di Rumah Pohon dan juga Jembatan Tambang.

Jadi, kapan ke Banjarnegara?

Aku tunggu, ya! Siapa tahu KITA bisa ngedate, jalan-jajan bareng, gituuuuuuu. ^_*

Gaya Chic Hijabers dengan Rok Mini

Rok merupakan item fashion favorit para wanita, tidak terkecuali para hijabers. Siapa bilang hijabers tidak bisa memakai rok mini?

Meskipun rok mini identik dengan penampilan seksi, tidak sedikit hijabers yang suka mengenakan rok mini. Ehmm…rok mini yang kumaksud bukan rok mini utuh lho, ya. Yaiyalaah…kecil kemungkinan seorang perempuan berhijab mengenakan rok mini utuh. 😛

Kamu yang memakai hijab bisa banget tetap bergaya chic dengan rok mini dengan memadupadankan dengan tepat agar tetap terlihat sopan dan mencerminkan wanita muslimah.

Berbagai macam jenis dan model rok bisa kamu dapatkan di MatahariMall, mulai dari koleksi rok mini wanita terbaru sampai rok skinny yang akhir-akhir ini sedang menjadi favorit. Untuk para hijabers yang ingin memakai rok mini, tapi tetap tampil sopan dan syantiek, coba simak tips berikut ini!

Hindari Memakai Celana Yang Terlalu Ketat

Sebagai hijabers, tentu saja kamu harus menutup aurat dari ujung kepala hingga kaki. Pemakaian rok mini tentu harus dipadukan dengan celana. Hindari penggunaan skinny jeans yang terlalu ketat apalagi legging, karena kedua item tersebut akan sangat ketat dengan sangat membentuk tubuh.

Perpaduan Hijabers Dengan Rok Mini

Gunakanlah celana dengan potongan pensil tapi tidak terlalu ketat. Kamu bisa memilih jeans hitam ataupun untuk kamu yang berani tampil. Kamu bisa memilih warna celana sesuai dengan warna rok mini-mu.

Gunakan Outer Panjang

Jika kamu memilih rok mini dengan potongan bodycon, kamu bisa menambahkan long outer seperti cardigan untuk luarnya sehingga bisa mengcover bagian-bagian yang terlihat ketat. Penggunaan outer ini juga akan membuat rok kamu tidak terlalu mencolok sehingga tidak akan terlihat seksi. 😉

Pilih Atasan yang Tepat

Pemilihan atasan juga harus kamu perhatikan. Sesuaikan atasan dengan jenis rok yang kamu pilih. Misalnya jika kamu memilih skater skirt, kamu bisa memilih t-shirt polos maupun bermotif sebagai atasannya. Atau, jika kamu memilih midi skirt, kamu bisa memadukan dengan kemeja katun koleksimu.

Hijabers Dengan Rok Mini
Imut bingiits! Credit: @biutifa.com

Kamu bebas memilih atasan apa yang dipakai, tapi yang terpenting tidak membentuk tubuh, warnanya senada dengan rok dan tidak tabrak motif.

Sesuaikan Hijab

Hijab yang kamu pilih juga harus disesuaikan dengan outfitnya. Jika rok sudah bermotif, sebisa mungkin pakai hijab polos dengan warna yang senada dengan atasan atau rok ataupun sebaliknya.

Rok Mini Hijab

Jika rok yang kamu pilih polos tidak bermotif, pilihlah hijab bermotif tapi tetap sesuaikan warnanya dengan warna rok. Usahakan gaya hijab kamu masih bisa menutupi dada agar tetap menjadi muslimah yang baik. 😉

Nah, itulah beberapa hal yang harus diperhatikan saat kamu ingin memakai rok mini sebagai outfit, terlebih lagi untuk para hijabers. Perpaduan rok mini dengan celana akan membuat tampilanmu lebih muda, lucu chic dan gemeesh. Asal sesuai dengan body, lho, ya. 😆 😆

Saung Bu Mansur, Tempat Asyik Untuk Ngedate Sekaligus Makan-makan

Belum lama ini, aku bersama Kecemut, mengajak Tante dan Milzana ngedate. Nikmatnya orang mengajak, tuh, harus mau remfong. Tanggungjawab utama yaitu menentukan waktu, kemudian tempat, dilanjutkan dengan meeting point. Tanggungjawab gini dowang cipiiil, euy. *sombong*

Ngedate identik dengan jalan berdua bersama pasangan. Hanya berdua, tanpa tambahan orang. Tapi, itu tidak berlaku bagiku. *maaf, efek kagak pernah ada yang ngajakin gue ngedate* *tjurhat*

Sudah lama aku menggunakan istilah tersebut untuk mengajak Teman-teman berkumpul. Selain keluarga, saudara, berkumpul dengan Teman-teman begitu asyik dan selalu sukses membuatku bahagia.

Bertemu, bekumpul, bercerita, dan endingnya akan selalu ada hikmah setelah pertemuan. Sharing pengalaman, misalnya.

Membahagiakan orang lain saat ngedate, tuh, sederhana. Cukup dengan datang tepat waktu, memilih tempat yang teduh serta sajian yang santai. Ketiganya bisa didapat dengan mudah dan terjangkau. Apalagi, aku mengajak mereka ngedate di Saung Bu Mansur. Nyaam…asyiknya bahagia bersama dalam kehematan. 😀

Nah, berikut 7 hal yang membuat ngedate sekaligus makan-makan di Saung Bu Mansur makin asyik:

SAUNG BU MANSUR

1. Suasana Sekitar Saung

Sesampainya di pelataran Saung Bu Mansur, satu per satu Saung nampak syantieq dari area parkir yang lapang. Teduh yang kurasa. Makanya, tak sabar untuk segera menempatinya.

Terlepas dari udara yang bebas masuk-keluar, pemandangan di sekitar Saung bikin maknyes. Tidak hanya membuat batin adem, mata pun turut menikmati pepohonan hijau dan saung-saung mungil yang berdiri kokoh di atas kolam ikan.

SAUNG BU MANSUR BANJARNEGARA PELAYAN

Saat itu, di aula yang berada di lantai atas sedang berlangsung suatu acara. Alunan musik dan volume suara mereka berisik teratur karena -mungkin- yang punya hajat adalah orang tua. Musik dan lagu yang diputar adalah tembang lawas. Jadi, tidak begitu mengganggu. Suasana pun makin syahdu menggebu.

Notes: Aula Saung Bu Mansur cocok untuk acara yang kalem. Temu kangen, Reuni, Seminar, Workshop, dan lain sejenisnya. Tenang tapi tidak menghanyutkan. 😛

Aku pernah mengadakan acara buka bersama di Saung ini saat bulan Ramadhan. Beeuh…ramai banget, Bebies! Namun, karena pada dasarnya suasana Saung teduh, tenang, Tetamu tidak gaduh, apalagi SUMUK! Outdoor, gitcyu. 😉

2. Pramusaji Cepat Tanggap dan Paham Detail Menu 

Berapa banyak Pramusaji di Saung Bu Mansur? PULUHAN!

Tidak sedikit Pramusaji yang selalu standby di ruang kasir. Mereka berseragam, sehingga nampak rapih. Setiap Tetamu datang, satu Pramusaji akan mengantar sekelompok atau bahkan satu tamu menuju Saung yang masih kosong.

Sebelum menuju Saung, Pramusaji akan memberi pilihan Saung yang kosong, lengkap beserta lokasi tepatnya. Berada di ujung atau bagian atas, misalnya.

SAUNG BU MANSUR BANJARNEGARA CAMILAN

Aku kerap mendapat Pramusaji yang cekatan. Selalu mendapat yang terbaik menurutku. Bisa karena beruntung, atau memang seluruh waiters cepat tanggap. Yang jelas, aku salut dengan mereka yang  memberi referensi menu, menjelaskan detail menu yang tertera pada daftar menu.

Mas Ary, namanya. Terakhir ke Saung Bu Mansur, aku beserta Tante-tantenya Jasmine dilayani oleh Mas Ary.

Awalnya aku ingin memesan minuman tanpa Es. Tapi, tidak tahunya aku memilih minuman yang menurutnya harus menggunakan Es saat membuatnya. Mas Ary juga memberi perincian bahan yang digunakan untuk satu gelas minuman yang kupesan.

SAUNG BU MANSUR BANJARNEGARA MENU MANAKAN

Yaudah, aku memilih cokelat panas saja, Mas.” Pilihan akhir selalu jatuh pada cokelat. Minuman paling aman untuk Ibu menyusui. Hahaha…

Menu selanjutnya yang kupesan, yaitu telor dadar. Saat Pramusaji mencatat pesanan, dia menawarkan untuk menu telor.

Telornya pakai sambal ngga, Mbak? Pedas atau sedang?” 

Aku kira telor dadarnya standard rumahan, ternyata hampir mirip telor penyet. Aku mau banget ditawari telor selai cabai. 😀

3. Bebas, Tanpa Batas Waktu

“Maaf Mbak, mejanya saya bersihkan, ya. Maaf Buk, makannya sudah selesai? Mau saya bersihkan.”

Sedang asyik ngobrol, tiba-tiba waiters yang permisi untuk bebersih. Duuh…itu sama dengan mengusir secara halus! *TerBaper*

Tenang, kamu tidak akan menjumpai hal demikian di Saung Bu Mansur. Sejaih ini, aku belum pernah menjumpai waiters yang suka permisi akan bebersih, sementara Tetamu masih serius berbincang tentang resuffle Menteri. 😀

Menikmati pesanan sampai habis, pesan ulang, Saung tetangga sudah berganti tamu beberapa kali, tapi kami masih asyik selonjoran manja. Untung Saunh yang kami tempati cukup jauh dari kasir dan pantauan para Waiters. Aman!

Emm….tapi kalau hanya memesan dua cangkir cokelat dan teteap nyaman duduk berdua dari pagi sampai sore di Saung, sih, KETERLALUAN. Wkwkwk

4. Memesan Menu Lebih Praktis dan Cepat

Setelah mengantar Tetamu sampai Saung, Pramusaji segera memberi daftar menu.

Saung yang terkenal dengan menu ayam gorengnya memberi kemudahan bagi Tetamu dalam memesan menu makanan. Dengan sabar, Pramusaji menunggu Tetamu untuk order makanan.

Pramusaji harus menunggu, sebab pemesanan menu tidak lagi menggunakan ballpoint dan kertas, melainkan Tablet. Asyik banget, tulisan jeyekku tidak ketahuan. 😛 Nah, karena pemesanan menu telah dibantu sistem, maka pesanan pun cepat datang.

Selain itu, yang menjadikan pesanan lebih cepat yaitu karena antara Waiters yang mencatat pesanan dengan yang mengantar makanan berbeda. Ada bagian atau petugas tersendiri. Makanya, tanpa menunggu lama, pesanan tersaji di meja.

Syarat dan ketentuan berlaku, lho. Tidak berlaku saat bulan ramadhan di mana banyak remaja dan keluarga yang tumplek buka bersana di Saung Bu Mansur.

5. Fasilitas yang Ada Membuat Tetamu Lebih Tenang

Bagiku, mencuci tangan sebelum makan itu harus. Terlebih, jika menu makannya adalah daging dan juga sayur. Kurang greget kalau tidak menyentuhnya secara langsung. *menduakan sendok*

Hampir tiap Saung disediakan tempat mencuci tangan. Minimal, satu kompleks ada dua tempat cuci tangan plus dengan sabunnya.

Memang terlihat sepele. Tapi, bagiku penting. Cubanget kalau harus lari ke hutan untuk mencari air. 😛 Maksudnya, lari ke Toilet hanya untuk mencuci tagan.

Fasilitas lain yang penting dan sukses membuatku tenang tiap kali ngedate di sini yaitu Mushala, tempat wudhu dan toilet ada dalam satu deret. Semacam paket komplit ini. 😆 Tempatnya pun cukup bersih. Termasuk alat untuk ibadah. Cuma di sini, belum disediakan sarung. Baru mukena dengan jumlah yang tidak banyak.

Lalu, apakabar fasilitas penunjang, tapi penting. WiFi, misalnya. 😀

Kecepatan akses internet di sini cukup bikin bahagia. Aku tidak melakukan download dan tidak mencoba cek kecepatannya. Tapi, untuk PAMER di sosial media, tuh, wuuuuush banget!

Yaiyalaaa…username dan password masing-masing saung saja berbeda. Jadi, tidak rebutan signal. 😛

Oiya, di saung ini disediakan tempat bermain, gitu. Jadi, yang merasa asyik bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga.

Sekadar informasi, di sini belum tersedia tempat khusus bagi para anak berkebutuhan khusus. Jadi, harus ada pendampingan lebih jika ada Tetamu ABK.

6. Ikan-ikan di Sekitar Saung Begitu Menggoda

Bagaimana rasanya bisa berbagi sesama makhluk ciptaaNya? Pastinya bahagia! Berbagi dengan sesama saja bahagia bangedd, ya. Apalagi ini berbagi dengan ikan-ikan seksi yang tak kenal mabok.

 

Jangan sampai jatuh ke tangan lain, selagi tangan kita mampu membahagiakannya. ??? #Moment #Saung #PakanIkan #IkanBawal #TanganSeksi @nelitanzila_

A photo posted by Idah (@idahceris) on

 

Aku, kamu, Pak Presiden, Ibu Sri Mulyani, bisa berbagi sisa makanan dengan ikan-ikan yang berada di kolam. Tidak ada kata mubadzir untuk makanan yang tidak habis. Tiap makanan yang tidak habis bisa banget dibagikan kepada ikan-ikan seksi. 😉

Salah satu kelebihan bisa memilih Saung yang berdiri di atas kolam, ya, bisa berbagi dengan ikan bawal. Lain suasana jika kamu meilih saung yang berada di lantai atas dan tidak ada kolamnya. Kurang “basah”. 😛

Saung yang berdiri di atas kolam ikan menjadikan ngedate sekaligus makan-makan di Saung Bu Mansur terasa lebih asyik dan menyenangkan.

7. Lokasi Mudah Dijangkau dengan atau Tanpa Transportasi

Keberadaanya memang tidak di tengah kota. Berlokasi cukup jauh dari jalan raya utama, tidak berpengaruh pada keinginan para penikmat kuliner untuk singgah di Saung Bu Mansur.

Kurang lebih 5 km dari Alun-alun Banjarnegara, 1 km dari Dieng Swalayan, atau 800 meter dari Terminal Induk Banjarnegara.

Jika menggunakan transportasi, kamu bisa lewat pertigaan Dieng Swalayan. Kurang lebih 5 menit menuju Saung Bu Mansur.

Alternatif lain, bisa mengambil dari arah pertigaan Gayam. Melewati jembatan baru yang menghubungkan kelurahan Krandegan dan Parakancanggah. Melalui jembatan ini, kamu akan sampai di Saung Bu Mansur dengan lebih mudah. Termasuk akses jalannya, lebih mudah. 🙂

Nah, kalau kamu singgah di Banjarnegara, kontak aku, ya. Bisa jadi aku ajak ngedate di Saung Bu Mansur. Tapi kamu yang bayar, ya. Seperti saat aku bersama Tante dan Milzana ke sini, mereka yang bayar. Wkwkwk 😛 *tipu banget*

Saung Bu Mansur Banjarnegara

  • Alamat: Jl. Kedasih No. 55, Tretek, Parakancanggah, Banjarnegara.
  • Jam Buka: 09.00-23.00 WIB.
  • Nomor Telephone: (0286) 595055
  • Menu Andalan: Ayam dan Gurameh.
  • Harga: Medium

 

 

Ngapurane ya, Kakang Mbekayu

Teman kerjaku, Mas Berlino, kerap mengucap “Ngapurane ya, Yu” atau dalam bahasa Indonesia “maaf ya, Mbak.” Yes, Yu atau Mbekayu artinya sama dengan Mbak. Dia mengucap demikian ketika (merasa) melakukan salah. Tidak tahu kenapa, kami jadi sering mengucap “ngapurane ya, Kang.” atau “ngapurane ya, Yu.” 😆

Kalimat tersebut tidak hanya terucap saat kami melakukan kesalahan. Karena seperti buat langganan. Ucapan Idul Fitri yang cubangets! 😛

g, ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Baru bisa buka dan update Blog. Bukan tanpa sebab aku tidak menulis, lho. “Idiih…peduli banget tetangga tidak lagi menulis, ya. Urusan situ saja, kalik.” Hahaha

Jangan gitu, sih. Bukankah aku telah menjadi bagian dari hidup KALIAN? KITA telah menjadi keluarga. Sama-sama KB alias Keluarga Blogger. 😆

Ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Aku baru bisa sungkem sama sodara sebangsa se tanah air, se Blogger. Libur lebaran tahun ini terasa begitu cepat. Mungkin, karena ada tradisi mudik, ya.

Tahun lalu, ada sebagian waktu yang kupunya biasanya kugunakan untuk blog walking (BW). Selain untuk tahu kabar Teman-teman, BW pasca lebaran bisa dibilang sebagai sarana sungkem. Ternyata lebaran kali ini aku terlalu asyik dengan keluarga. Terlalu asyik, sampai lupa dengan profesiku yang lain, yaitu Blogger. Wkwkwk

Ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Aku tidak tahu persis, kapan pekerjaan kantor akan berkurang. Jyaaan…tiap hari volumenya makin bertambah. Kukira usai lebaran, akan surut. Tidak tahunya salah prediksi, Kawans. Karena ternyata makin meluap dan terus bertambah. Alhamdulillaah…

 

#EidMubarak #1437 H #2016 M #IdulFitri #PesonaIdulFitri #PesonaLebaran #Lebaran

A photo posted by Idah (@idahceris) on

Ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Melalui postingan ini, selaku admin www.idahceris.com, aku minta maaf atas segala salah dan khilaf. Sudah dipastikan aku banyak salah. Entah melalui tulisan pada blog post, atau saat membalas komentar Teman-teman.

Ngapurane, ya, Kakang Mbekayu. Aku belum bisa BW. Tapi, bukan berarti memutus silaturrahim, lho. Hanya saja volume pekerjaan terus bertambah.

Ngapurane ya, Kakang-Mbekayu. Mohon maaf dan bathin, 1437H.

Tips Mudik Aman dengan Mobil Pribadi

Perputaran waktu terasa semakin cepat. Bulan Ramadhan seperti baru mulai beberapa hari. Tapi, nyatanya lebaran tinggal hitungan jari. One, Dua, Tilu, Arba’, and Panca! Yups…sebentar lagiiiii lebaaraaan!

Lebaran tahun ini, usai bersilaturrahim ke rumah saudara dan tetangga, Chery Family berniat mudik ke kampung halaman Ayah yaitu Wonosobo. Iyups…maksudnya mudik ke rumah mertuaku. Besan dari Papa Dul. Orang tua dari suami tersayang. Mbah-nya Jasmine Syaquita Nusaiba. Hihihi…lengkap banget.

Di Indonesia, mudik telah menjadi tradisi tahunan menjelang hari raya besar keagamaan, khususnya Lebaran. Berkumpul bersama keluarga di kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama sanak saudara, dan terutama orang tua, merupakan satu hal yang ditunggu-tunggu tiap tahunnya.

Mudik ke kota tetangga tidak lah jauh. Namun demikian, kami tetap harus mempersiapkan segala sesuatu yang sekiranya dibutuhkan agar mudik aman dan nyaman.

Niatnya, kami akan mudik menggunakan mobil karena membawa si kecil kecemut. Selain itu, saat ini Banjarnegara kembali musim hujan. Jadi, kami memilih transportasi mobil untuk mudik.

Omong-omong, Teman-teman sudah ada yang siap untuk mudik? Kami sudah siap, lho. Mulai dari Peralatan, Perlengkapan dan Kebutuhan yang harus dibawa saat mudik.

MUDIK AMAN DENGAN MOBIL
Pelan-pelan saja. Seperti KOTAK. Heew

Bagaimana kalau kita berbagi Tips Mudik Aman dengan Mobil, Kawan? Bergilir, ya. Sekarang, aku duliu yang berbagi tips mudik aman dengan Mobil. Secara, kan, tujuan mudik kami tidak terlalu jauh. Jadi, tidak terlalu banyak kebutuhan yang kami siapkan.

Berikut Tips Mudik Aman dengan Mobil versi Chery Family.

Siapkan Jiwa dan Raga!

Banyak yang bilang, jika kita sedang dalam perjalanan, seolah nyawa berada di jalan raya. Makanya, jika sudah merencanakan perjalanan, kita harus menjaga fisik dan kondisi tubuh agar terus prima. Khususnya bagi Sopir.

Pun dengan jiwa. Mudik identik dengan macet di mana-mana. Jalan raya penuh dengan plat “B” dan “H” *eh* Maka dari itu, seluruh personil yang ada di dalam mobil musti banyak sabar dan bisa menerima keadaan, ya. 😆

Cek Kondisi dan Kelengkapan Kendaraan!

Jika kondisi fisik dan jiwa sudah oke, selanjutnya yang harus pastikan aman yaitu kendaraan atau transportasi yang akan membawa kita sampai tujuan.

Hal pertama yang harus dilakukan yaitu cek kondisi kendaraan mulai dari bagian yang terpenting seperti Rem, sampai bagian yang ringan yaitu cek spion mobil.

Jangan lupa, periksalah ban mobil. Kondisi ban dan atau tekanan ban, misalnya. Dan yang tak kalah pentingnya yaitu lampu. Ya, selama dalam perjalanan, berdasarkan peraturan Pasal 107, Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU LLAJ”), bahwa tiap kendaraan bermotor wajib menyalakan lampu utama baik di siang maupun malam hari. Semisal kondisi lampu bikin was was, lebih baik diperbaiki terlebih dahulu.

Oiya, aku punya video yang berhasil membuatku meneteskan air mata. Video penuh kejutan. Yuuuk…putaar!

 

Kondisi mobil oke, dibarengi dengan kelengkapan kendaraan seperti STNK dan atau SIM, insya allah mudik aman. Oiya, jangan lupa untuk membawa peralatan, ban cadangan dan perkakas lainnya, ya. Berjaga-jaga untu kemungkinan terburuk yang bisa terjadi saat perjalanan.

Manfaatkan Asuransi Kecelakaan!

Berdasarkan data dari Korlantas Polri tahun 2015, 74.77% dari kendaraan yang terlibat kecelakaan selama mudik adalah pengemudi sepeda motor, 16% kendaraan mobil pribadi dan 3.67% adalah bus. Namun, kesadaran para pengguna jalan untuk membeli asuransi sangat minim. Ada yang berpendapat; asuransi kecelakaan itu tidak penting. Padahal, jika sedang dalam perjalanan, seolah nyawa kita berada di jalan raya.

Selain minimnya kesadaran, banyak yang berpendapat bahwa asuransi kecelakaan, tuh, mahal. Duuh…mahal mana sama kesehatan? 😉

Tapi…jika ada e-commerce yang menawarkan asuransi kecelakaan secara gratis, kira-kira sanggupkah kita menolaknya?

Kabar gembira! E-commerce PasarPolis.com bekerja sama dengan Zurich Topas Life memberikan asuransi kecelakaan gratis kepada pemudik selama bulan Ramadhan.

Blog-image

PasarPolis.com adalah portal e-commerce pertama di Indonesia yang memberikan keleluasaan kepada konsumen untuk memilih asuransi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan secara mudah, terjangkau, aman, dan terbuka.

PasarPolis.com kini memberikan 1.000.000 asuransi kecelakaan gratis bagi para pemudik di Indonesia yang memberikan Perlindungan dari risiko meninggal dunia karena kecelakaan bagi pemudik dan keluarganya.

Selain itu, PasarPolis.com juga menggandeng penyedia aplikasi layanan on demand terbesar di Indonesia, yaitu GO-JEK, untuk membagikan polis asuransi kecelakaan kepada kurang lebih 200.000 mitra pengemudinya selama periode mudik dari 22 Juni hingga 10 Juli 2016.

Gimana? PasarPolis.com peduli banget, bukan?

Nah, untuk mendapatkan polis asuransi kecelakaan dari PasarPolis.com dan Zurich Topas Life, Teman-teman cukup mengunjungi website www.mudik.pasarpolis.com dan tuliskan data pribadi seperti nama lengkap, jenis kelamin, kota, tanggal lahir, nomer handphone, dan alamat e-mail.

Setelah mengisi formulir dan submit sebagai bukti pendaftaran, PasarPolis.com akan mengirimkan polis asuransi dari Zurich Topas Life langsung ke alamat e-mail. Polis asuransi ini akan berlaku selama 30 hari sejak mendaftarkan diri.

“HAAI…ASURANSI KECELAKAAN INI GRATIS, LHO. YAKIN TIDAK INGIN MEMANFAATKANNYA?”

Bawa Makanan, Minuman Serta Obat-obatan!

Seluruh makanan dan minuman yang dibawa, usahakan keduanya termasuk yang favorit. Maksudku, bawa makanan dan minuman kesukaan keluarga, khususnya Pak Sopir, supaya tidak ada kata “tidak suka ini itu” yang dapat menyebabkan berhenti untuk sekadar membeli jajan favorit.

Selain makanan dan minuman, obat-obatan juga sangat lah penting. Minimal ada satu kotak yang berisi gunting, cutter, betadine, kain kassa atau perban, kapas, perekat, minyak kayu putih dan obat-obatan yang brfugsi untuk mengurangi rasa mual karena mabok darat.

Perhatikan dan Taati Peraturan Lalu Lintas Serta Marka Jalan!

Ini yang kadang kurang diperhatikan oleh para pemudik. Ada banyak tanda jalan yang wajib dipahami oleh pengguna jalan. Memang umumnya yang terlihat hanya itu-itu saja. Tanda untuk mengurangi kecepatan laju, misalnya.

Namun, meski sudah ada peringatan untuk mengurangi kecepatan atau batas laju maksimal, masih jarang pengendara yang mematuhinya. *nunjuk Ayah* *tepuk punggung Ayah*

MUDIK BERSAMA JASMINE copy
Hampiiir mudiiik. . . ^_*

Bila tujuan mudik tidak jauh seperti kami, sih, sudah hafal kondisi medan, ya. Namun, jika mudiknya lintas provinsi, menggunakan mobil pribadi, dan belum begitu hafal dengan kondisi jalan, perhatikan petunjuk jalan dengan seksama. Termasuk petunjuk arah supaya mudik aman. Tidak melakukan kesalahan saat perjalanan.

Nah, di atas adalah Tips Mudik dengan Mobil Pribadi versi kami. Yuuk…mari kita sharing Tips mudik lainnya. Mudik menggunakan kendaraan umum atau pribadi, yuuuk keep share! 😉

Depo Pelita Menjadi Alternatif Tempat Wisata Baru

Weekend terakhir menjelang Bulan Ramadhan, Ayah mengajak kami jalan jajan ke Kota. Selama dua hari, Sabtu-Minggu, ada enam objek yang kami kunjungi bersama si kecil.

Depo Pelita, pusat perbelanjaan yang saat ini sedang hits banget di Banjarnegara menjadi tujuan kami yang pertama. Ini, sih, untuk memenuhi kebutuhan Ayah. Mau beli kipas angin dan desk comp.

Suprise siang itu diawali dengan melihat tempat parkir Depo Pelita Banjarnegara (yang selanjutnya akan kutulis DPB) penuh dengan sepeda motor. Jika disuruh menghitung, aku memilih untuk mendekati seorang lelaki yang sedari awal memberi jalan kepada kami untuk menuju tempat parkir sepeda motor.

Mas, sudah nyobek berapa karcis sampai detik ini?” Kira-kira begitu lah cara untuk mendapat informasi pengunjung DPB saat itu. Tapi, siapa yang mau tanya, ya. Hahaha Tidak lah penting. 😛

Tanpa banyak tanya, berbekal karcis yang digunakan sebagai tanda bukti masuk sepeda motor, kami menuju tempat parkir. Khusus kendaraan roda dua, termpat parkir berada di sisi kanan DPB. Tersedia tiga lokasi untuk parkir motor. Sedangkan untuk roda empat, disediakan tempat parkir di depan Depo yang mempunyai halaman cukup luas.

DEPO PELITA BANJARNEGARA BAGIAN DEPAN

Niat awal datang ke DPB memang untuk memenuhi kebutuhan Ayah. Tapi…tapi..dan tapi…melihat banyaknya orang yang memenuhi lantai dasar, di mana di sini lah tempat peralatan rumah tangga berada, kami mengurungkan niat untuk ikut berdesak-desakkan.

“Alhamdulillaah…orang Banjarnegara sugih-sugih. Batinku saat itu. Padahal, aku tidak tahu mereka hanya melihat, atau juga membeli perabotan rumah tangga. Televisi, Kulkas, Mesin Cuci, banyak orang yang berlalu lalang di sekitar barang tersebut. Tajir banget mereka, ya. 😆

DEPO PELITA BANJARNEGARA INFORMASI

Ketimbang bengong, kami jalan-jalan ke lantai atas. FYI, baru ada dua lantai yang dibangun oleh Depo Pelita Banjarnegara. Entah baru, atau memang hanya akan ada dua lantai saja. Untuk menuju lantai dua, pengunjung bisa memanfaatkan eskalator yang telah disediakan. Yeeey…Eskalator sudah masuk Banjarnegara! *norak-norak cantik*

Duuh…racun banget di lantai dua. Banyak baju anak-anak yang cute abeeesssss. Niat tidak berbelanja akhirnya gagal. Meski tidak banyak barang yang kami beli untuk Jasmine, tetap saja dompet Ayah kebobolan. Skor sementara 1-0 untuk Jasmine. :mrgreen:

“Kacamata Kuda” agaknya berhasil kupakai. Aku tidak tergiur dengan aneka model baju. Hanya membeli jilbab buat Jasmine. Tadinya ingin membelikan legging juga buatnya, tapi stok tidak ada. Alhamdulillaah. 😆

DEPO PELITA BANJARNEGARA AREA BERMAIN

Dirasa cukup, karena kaki udah gempor, kami kembali meluruskan niat, yaitu ke lantai dasar untuk membeli kebutuhan Ayah. Alhamdulillaah…kawasan Elektronik sudah sepi. Ayah pun segera membeli Kipas Angin yang bisa ditempel di dinding. Dan ternyata, kipas angin tempel itu belum tersedia. Kipas angin berdiri, dan duduk paling mendominasi. 😆

Yasudah, kami melipir cantik ke toko yang jualan Komputer. Di etalase toko tersebut belum banyak barang yang siap jual. Nyebelinnya, mereka belum menyediakan desk comp. Adanya baru PC Unit, Notebook dan beberapa asesoris komputer.

Aku memaklumi, sih, karena Depo ini belum lama dibuka. Kalau tidak salah ingat, baru beroperasi sejak awal bulan lalu. Ketimbang nihil, kami pun iseng mampir tempat bermain anak. 😉 Seusia Jasmine yang kini genap lima bulan, belum paham tempat mainan. Tapi, Jasmine bahagia jika berada di keramaian. Makanya, kami mengajaknya ke tempat bermain anak. Dan yes, dia rusuh. Tidak nyaman digendong, seperti minta turun.

DEPO PELITA BANJARNEGARA FOODCOURT

Bahagia yang berujung pada rewel. Jasmine berusaha untuk keluar dari zona gendongan. 😆 Daripada rewel di dalam, kami memilih untuk keluar dari Depo yang saat itu hot banget. Kebayang lah, di lantai dua saja AC mati, dan di lantai dasar banyak orang berlalu-lalang. Jadi, mending keluar untuk jajan!

Baca post Jasmine mencari posisi nyaman.

Di luar ruang, terdapat beberapa stand yang menjual aneka jajan, camilan. Belum ada makanan berat seperti nasi. Karena perut kami begitu lapar, camilan pun tidak jadi dibeli. Kami memilih makan di luar. 😛

Maybe, jika barang, fasilitas dan aneka makanan sudah lengkap, Depo Pelita bisa menjadi alternatif tempat wisata baru. Wisata belanja, dan kuliner, khususnya. Berbelanja sekaligus mengajak anak bermain cukup dalam satu tempat. ^-*

ResepKoki, Cocok Buat Kamu yang Belum Hobi Masak

Bahagia pakai banget jika masakan yang tersaji di meja makan ludes. Besoknya pasti tambah semangat untuk memasak lagi. Semangat untuk mencari referensi menu masakan. Ini, sih, aku banget. 😆

Harap maklum, ya. Secara, aku belum bisa berkreasi soal masakan. Kabar buruknya, aku belum bisa eksplore menu masakan. Hanya itu-itu saja yang dimasak. Hahaha Ngebosenin, dong? Pastinya. Tapi, jangan salahin aku, please. Salahin saja pedagang sayur, yuk. Secara, mereka bawanya sayur itu-itu muluuu! 😆 😆

Untuk masalah kreatifitas masakan, aku memang belum bisa berkreasi. Sejauh ini aku percayakan sama google untuk mencari referensi menu masakan.

Zaman sekarang, mencari referensi menu masakan tidak lah susah. Makin banyak website yang memberi informasi resep masakan. Tidak hanya mengandalkan website saja, ada juga yang menyempurnakannya dengan aplikasi. ResepKoki, misalnya.

ResepKoki Apps 4

Ya, baru-baru ini, ResepKoki meluncurkan aplikasi mobile dan situs Resep Koki yang diberikan kepada user yang suka masak ataupun yang sedang belajar masak. Referensi resep yang ada di Resep Koki fokus pada masakan khas Indonesia.

Melalui website Resepkoki, kamu bisa pakai fitur seperti forum untuk diskusi hal-hal yang berhubungan tentang makanan. Dengan adanya forum ini, RsepKoki berharap nantinya bisa dibangun sebuah sebuah komunitas di mana user bisa mendapat ilmu dan berbagai tip masak dengan user lainnya.

Bagi yang punya hobi masak, bergabung di forum ResepKoki pasti bermanfaat banget untuk saling berbagi resep, atau sekadar tanya bumbu masakan. Buat yang belum hobi masak, aplikasi ini cocok banget buat kamu. Kamu bisa belajar memasak dengan mempraktikkan resep yang ada di ResepKoki. 😉

ResepKoki Apps 3

Selain forum, ResepKoki juga punya toko online yang menjual peralatan dapur dan bahan-bahan kue. Pengguna dapat melakukan pembelian di situs dan dikirim ke rumah dengan mudah.

Omong-omong tentang aplikasi ResepKoki yang belum lama release, tampilannya bikin semangat. Didominasi dengan warna cerah ceria yaitu Oranye. Warna favoritku. 😉 Menu dan Navigasi pada aplikasi juga sangat mudah dipahami. Buat perempuan, siap-siap ngekepin dompet dengan adanya fitur daftar belanja, ya! Cukup banyak alat masak yang nangkring di sana. 😆

Kelebihan dari aplikasi ResepKoki, user tidak perlu mendaftar atau membuat akun terlebih dulu. Sebab saat pertama kali membuka aplikasi, akan muncul menu resep berdasarkan kategori jenis makanan: Padang, Betawi, Ayam, Bebek, Aneka Soto Nusantara, Pempek, hingga kue-kue yang menggugah selera.

ResepKoki Apps 2

Aku lebih suka menggunakan aplikasi ini karena menu yang ada di ResepKoki telah diuji oleh para Koki yang sudah berpengalaman dibidangnya.

Btw, cerita di balik ResepKoki dimulai ketika Dermawan Makmur, Co-Founder of ResepKoki dan saudaranya, Setiawan Makmur, lulusan dari Amerika Serikat menyadari bahwa teman-teman mereka yang berpengalaman di bidang masak tidak memiliki platform untuk menampilkan kreativitas mereka dan saling bertukar informasi dari user. Makanya, mereka membuat wadah untuk mewujudkan keinginannya yaitu mengenalkan masakan khas Indonesia melalui resep yang mereka sajikan dalam aplikasi dan juga website.

ResepKoki Apps 1

Bagi yang hobi masak, atau sedang belajar masak, silakan download aplikasi Resepkoki, untuk Android dengan OS minimal 4.0.3 Ice Cream Sandwich dan iOS 8.0 untuk pengguna Apple.

Yuuk, download aplikasi ResepKoki, cari referensi masakan di sana. Siapa tahu ada resep yang klik untuk menu buka puasa. 😉

Tip Memilih Penyedia Jasa Service AC

Akhir-akhir ini, Banjarnegara kerap  hujan. Musim hujan sudah mulai dua bulan yang lalu. Tapi, “hujan panas”. Hujannya tidak membuat hawa dingin, tapi sebaliknya. Setelah hujan turun, bukan segar yang didapat, melainkan sumuk gemringsang. 😆 Ya, hujan tapi bikin gerah. Ini di Banjarnegara, ya. Bagaimana dengan cuaca di kota besar seperti Jakarta?

Tinggal di kota besar seperti Jakarta mungkin jarang merasakan hawa dingin. Bisa jadi, yang terasa hanya cuaca panas dan panas banget. Makanya, semilsal hidup di sana tidak menggunakan pendingin ruangan atau yang lebih dikenal dengan air conditioner (AC), cukup menyiksa. Apalagi yang tinggal di rumah yang memiliki jendela dan sirkulasi udara yang minim, beuuh…hot banget.

Namun, bila pemakaian ACnya terlalu sering setiap harinya, kadang ada saja permasalahan yang terjadi pada AC. Mungkin kamu pernah mengalami permasalahan AC yang tidak begitu menyenangkan? Dari mulai AC yang masih tidak dingin setelah diservice atau diisi freon. Ditambah tidak adanya garansi yang diberikan setelah service AC, kamu akan semakin malas untuk mempercayakan service AC ke penyedia jasa, kan?

Untuk menghindari hal-hal yang kurang menyenangkan di atas, disarankan dapat melakukan perawatan AC minimal tiga sampai enam bulan sekali. Hal ini terdengar simple, namun ternyata bukan perkara mudah, karena menemukan penyedia jasa service AC Jakarta terpercaya harus dilakukan dengan teliti.

Apa saja yang harus kamu perhatikan sebelum memilih penyedia jasa service AC? Simak empat tip berikut:

Pilih Penyedia Jasa AC Berpengalaman

Pertama yang harus kamu perhatikan adalah memilih penyedia jasa service AC yang sudah berpengalaman di bidang service AC. Mengapa pengalaman harus diutamakan? Jangan lupa bahwa kamu harus membayar layanan jasa yang membutuhkan keahlian dan pengetahuan. Kedua hal tersebut akan meningkat jika penyedia jasa tersebut sering melakukan service yang membuat mereka semakin ahli dan berpengalaman.

SERVICE AC DI JAKARTA

Selain itu, AC merupakan peralatan elektronik yang paling sering digunakan di rumah. Jika terdapat gangguan pada AC, makan kenyamanan kamu dan keluarga pun ikut terganggu.

Review dari Customer

Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa penyedia jasa service AC tersebut memang berpengalaman? Kamu dapat membaca testimonial dalam bentuk review yang diberikan oleh customer yang sudah menggunakan jasa mereka.

Jika dulu kamu harus mengecek kebenaran review tersebut satu per satu, sekarang kamu tidak perlu melakukan hal itu lagi. Sebagai service marketplace terbesar di Indonesia, Sejasa.com memberikan kamu fasilitas untuk dapat melihat halaman business profile seluruh penyedia jasa yang tergabung di Sejasa.

SERVICE AC REVIEW

Business profile tersebut tidak hanya menampilkan profil saja, namun juga memuat portfolio hasil pekerjaan dan review yang diberikan oleh customer sebelumnya, sehingga membuat kamu semakin yakin untuk menggunakan penyedia jasa service AC.

Pemberian Garansi

Selain berpengalaman, hal yang perlu kamu perhatikan dalam memilih penyedia jasa service AC adalah adanya pemberian garansi setelah service. Tidak semua penyedia jasa service AC mau memberikan kamu garansi. Namun dengan adanya garansi setelah service, maka kamu tak perlu takut akan biaya tambahan jika masih terjadi kerusakan dalam jangka waktu yang diberikan.

SERVICE AC

Dengan Sejasa.com, kamu dipermudah untuk mendapatkan garansi. Setelah melakukan permintaan dengan mengisi form request singkat, kamu akan mendapatkan penawaran dari beberapa penyedia jasa service AC.

Isi penawaran tersebut meliputi estimasi harga, informasi detail mengenai layanan yang diberikan, dan ada atau tidaknya pemberian garansi. Dengan sistem yang diberikan oleh Sejasa, tentu akan lebih mempermudah kamu dalam memilih penyedia jasa mana yang sesuai dengan budget dan kebutuhan.

Penyedia Jasa yang Dekat Dengan Lokasi

Semakin jauh jarak kantor penyedia jasa service AC dengan lokasi tempat tinggal kamu, maka biasanya biaya service AC yang akan kamu tanggung juga akan semakin mahal. Selain itu, waktu tempuh untuk sampai ke lokasi tempat tinggal kamu juga akan semakin lama.

Belum lagi risiko kemacetan yang akan dialami oleh penyedia jasa tersebut. Kita semua tahu bahwa Jakarta merupakan kota termacet di Indonesia. Kamu harus lebih cermat memilih penyedia jasa service AC yang memang dekat dengan lokasi agar biaya yang kamu tanggung juga tidak mahal dan waktu pengerjaan juga tidak lama.

SERVICE AC SEJASA

Jika kamu menggunakan jasa service AC di Sejasa.com, hal tersebut tidak akan menjadi masalah. Sejasa.com memiliki banyak penyedia jasa service AC yang berlokasi di Jakarta. Dari Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, sampai Jakarta Selatan.

Ketika kamu mengisi form request untuk melakukan permintaan jasa service AC, kamu akan diminta mengisi lokasi tempat kamu tinggal. Hal ini dilakukan untuk menemukan penyedia jasa yang dekat dengan lokasi kamu tinggal.

Nah, setelah membaca 4 tip memilih penyedia jasa service AC ini, kamu tak perlu ragu lagi apabila ingin menggunakan jasa service AC. Jangan salah pilih lagi, ya! 😉

5 Aktivitas Menarik di Pantai Pulau Merah

Sebelum sampai Bali, aku pernah berencana untuk piknik ke Banyuwangi terlebih dahulu. Sebentuk Kecamatan sekaligus Kabupaten yang banyak terdapat tempat wisata.

Untuk menuju Banyuwangi dari Banjarnegara sangatlah mudah. Selain akses, aku bisa menggunakan jasa transportasi Bus atau Travel. Namun, saat itu aku tidak sendirian. Bersama Tika, seorang teman dari Jogja dan dia memilih untuk tidak singgah di Banyuwangi barang sebentar. Alasnnya, sih, mau fokus mencari awowok berewok di Bali. 😛

Meeting point kami saat itu di Jogjakarta, tepatnya di bandara Adi Sucipto. Ia memilih untuk langsung ke Bali dengan banyak pertimbangan, salah satunya yaitu waktu.

Tujuan wisata di Banyuwangi yang paling aku idamkan yaitu Pantai Pulau Merah. Aku memilih Pantai tersebut karena transportasi menuju pantai ini tidaklah susah. Tidak seperti membelah durian tanpa pisau.

Mau carter, pakai mobil pribadi, aksesnya begitu mudah. Banyak petunjuk jalan pada tiap pertigaan, perempatan atau perselingkuhan. Transportasi yang paling direkomendasikan yaiu menggunakan jasa ojek atau kalau bisa bawa motor, ya, sewa sepeda motor. Akan lebih mudah, cepat dan hemat, tentunya.

Selain nama, empat hal lain yang membuat pantai ini unik yaitu berpasir merah, dikelilingi bukit, berombak cukup besar dan terdapat Pura yang tak jauh dari Pantai.

Dari 4 keunikan di atas, setidaknya aku bisa melakukan 5 aktivitas di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, yang menurutku cukup menarik.

1. Berselancar

Aku bisa berselancar. Yakin? 😉 Jangan dikira hanya kamu kamu kamu orang kota saja yang bisa berselancar, ya. Aku, perempuan manis yang tinggal di Desa juga bisa berselancar. Tidak percaya? Bawa aku ke Pantai Pulau Merah! Jemput aku menggunakan pesawat buatan Pak Habibie, ya. Eh, no pict itu hoax, kan? Berarti….emmmh! 😆

Image: anekatempatwisata.com

Ombak yang cukup tinggi berkisar 3-5 meter menjadikan Pantai Pulau Merah sebagai sasaran para wisatawan untuk berselancar (surfing). Menurut beberapa artikel yang pernah aku baca, Pantai Pulau Merah ini cocok bagi peselancar yang baru-baru, pemula.

2. Camping

Pantai Menganti, Kebumen, menjadi pantai pertama yang aku jadikan tempat camping. Alasanku camping di sana, ya, tidak ada bedanya dengan Pantai Pulau Merah, yaitu karena Pantainya dikelilingi bukit. Segeeer!

Bukit kecil yang berada di tepian pantai dengan ketinggian mencapai 200 meter membuatku ingin mendirikan tenda di sini.

CAMPING DI PANTAI

Aku belum tahu perizinan mendirikan tenda di Pantai ini. Biasanya, sih, ada warga setempat atau Mas-mas Karang Taruna yang turut mengelola dan menjaga objek wisat. Jika memang aman,bisa jadi camping syantiiiik di Pantai Pulau Merah.

3. Upacara Keagamaan

Ini unik banget. Ada sebentuk Pura yang tak jauh dari Pantai Pulau Merah, berdekatan dengan area parkir. Pura ini kerap digunakan sebagai lokasi ritual pada saat-saat tertentu oleh umat Hindu yang tinggal di sekitar Pantai Pulau Merah.

PURA DEKAT PANTAI
Pura Parahyangan Agung

Nah, aku ingin ke pantai ini pas ada event upacara keagamaan umat Hindu, gitu. Siapa tahu Pemangku mengizinkan kami masuk Pura. Jadi, ini wisatanya plus-plus. 😉

4. Cekreeek Action!

Banyak yang menyebutnya hanya Pulau Merah. Mendengar namanya saja membuatku penasaran. Banyaknya foto yang telah diunggah, baik di media sosial maupun web blog, tidak menyurutkan keinginanku untuk ke sana. Maaph, ya, gue bukan tipe orang yang bisa lega hanya dengan melihat foto. Mending menghirup Freshcare kalau mau dapat legaaaaa. :mrgreen:

Keluar rumah dalam waktu cukup lama, apalagi untuk berwisata, tanpa cekrek-cekrek alias pepotoan alias mengambil gambar atau bernarsis parah, rasanya tidak mungkin, ya. Bagiku, sih. Terlebih jika objek wisatanya pantai. Beuuuh…rugi banget jika tidak mendokumentasikan spot satupun.

Nah, di Pantai Pulau Merah ini viewnya manis banget. Mau pepotoan di sebelah mana saja, lalu diunggah di Instagram, pasti banyak yang naksir kamu. 😆

5. Bermain Pasir

Ini aktivitas paling standard yang bisa dilakukan di pantai. Namun, karena adanya pasir merah yabg berada di bibir pantai, menjadikan aktivitas bermain pasir menjadi istimewa.

Membuat undak-undakan, atau sekadar luluran pakai pasir merah. Ini juga sangat aku idamkan. Apalagi nanti pas ke sini sama Jasmine, dia udah gede. Aku pastikan akan senang! Awww…semoga pasir merah yang di Pantai Pulau Merah tidak akan pernah habis, ya. Jadi, bisa aku bawa pulang menggunakan truck. :mrgreen:

PASIR PUTIH PANTAI

Kawasan wisata pantai yang dikelola oleh Perum Perhutani Unit II Jawa Timur, KPH Banyuwangi Selatan, juga bisa dibilang termasuk pantai yang masih jarang dikunjungi wisatawan. Mungkin karena jarak dari Kota menuju pantai cukup jauh, yaitu kisaran 80 km dari jantung kota Banyuwangi. Lumayan jauh. 😉

Setelah menikmati Pantai Pulau Merah dari sore sampai pagi hari karena Camping, aku ingin juga jalan-jalan ke kota. Mencicipi kuliner khas, atau mendatangi sentra industri yang ada di Banyuwangi.

Selain itu, kami ingin menginap di salah satu Hotel di Bayuwangi. Meski kota ini tidak terlalu besar, tapi ada hotel yang ingin aku singgahi karena menurutku hotel yang satu ini nampak nyaman. Yaitu Ketapang Indah Hotel. Hotel dengan suasana yang asri karena banyak pepohonan disekitar hotel. Pohon Kelapa, misalnya.

Sebelum kehabisan kamar hotel, ada baiknya pesan terlebih dahulu melalui situs booking online. Bisa melalui telephone, aplikasi atau menuju websitenya langsung. 

Karena Tika saat ini sedang berkelana di negeri orang, tidak menutup kemungkinan aku akan berwisata ke Pulau Pantai Merah bersama Jasmine dan Ayah. Family Trip, gitu. Doakan kami semoga bisa FamTrip ke Banyuwangi. Dan doakan Jasmine cepet gede, yaa yaa yaaaa. 😆

Pantai Pulau Merah, Banyuwangi
  • Lokasi: Dusun Pancer, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur
  • HTM: Rp 5.000