Cara Asyik Menikmati Telaga Paling Memesona di Jawa Tengah

Jawa Tengah, sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa mempunyai segudang destinasi wisata menarik. Asli. Tidak sedikit kota di Jawa Tengah mempunyai warisan Budaya yang tmasih terrekam sampai sekarang. Wisata Sejarah, Kuliner dan objek wisata yang saat ini makin banyak dicari, dikunjungi wisatawan. Adalah Wisata Alam.

Sebutlah Banjarnegara, salah satu Kabupaten di Jawa Tengah dimana destinasai Wisata Alamnya makin banyak. Tidak sedikit objek wisata alam yang baru-baru ini bermunculan di Banjarnegara, Jawa Tengah. Curug-curug tersembunyi di Desa-desa bagian atas, misalnya. Menambah daftar deretan wisata alam yang layak dikunjungi ketika singgah di Banjarnegara. Pun termasuk telaga yang paling memesona di Jawa Tengah. Memang, telaga ini bukan telaga baru, hanya saja gaungnya mulai terdengar.

Sore itu, hujan deras tiba-tiba mengguyur jalan Selomerto, Wonosobo. Kami yang tengah asyik menambah kecepatan laju sepeda motor, tanpa kompromi, menepi ke deretan Rumah Toko yang berada di pingir jalan raya.

“Pakai mantel, dan amankan barang bawaan, ya. Kita akan menerjang hujan sampai lokasi.” Mas Ganjar, lelaki yang memimpin perjalanan menuju Telaga, mengambil keputusan yang luar biasa. Nampak tidak ada rasa was was , atau takut, sedikitpun.

Ya…gimana lagi, menuju telaga paling indah di Jawa Tengah adalah salah satu napsu yang sempat memuncak dari zaman jahiliyah. Kebanyang lah, ya. Makanya jangan heran, Mas Ganjar sampai mengeluarkan jurus kuda lumping.

Tidak sampai sepuluh menit persiapan, kami kembali melaju. Alhamdulillaah… hujan deras hanya sampai Dieng Wetan, Wonosobo. Ya, untuk mencapai Telaga Dringo, telaga paling memesona di Jawa Tengah, kami memilih jalur Wonosobo dengan waktu tempuh kira-kira 90 menit dari tengah kota Banjarnegara. Alasan memilih akses ini tak lain karena jalan menuju Dringo lebih mudah dijangkau. Akses lainnya yaitu lewat jalur Banjarnegara kira-kira selisih 15 menit perjalanan. Memang lebih cepat, tapi kondisi jalan kurang bagus. Sejauh ini, akses menuju Telaga Dringo lebih nyaman melalui jalan Wonosobo-Dieng.

1 TELAGA DRINGO BANJARNEGARA
View dari depan tenda…

Melihat suguhan Telaga Dringo yang tidak hanya sekadar memesona, sekaligus perjalanan yang bisa dibilang cukup nekat ini menjadi moment yang susah dilupakan.

Mengendarai sepeda motor matic di jalan yang belum beraspal. Naik, temurun, dan beberapa kali sempat tidak percaya diri ketika menjumpai kelokan yang mana membuat gerogi. Nanjak, berkelok, dengan medan masih berupa tanah, dan bebatuan yang kurang tersusun.

Satu motor sempat terselip, motor matic yang dikendarai Mas Eko dan Lulu. Sementara motor satunya yang dikendarai Mas Ivan dan Winda sempat ngetril heboh karena KELEBIHAN MUATAN. HAHAHAHAHA *ngelirik Winda* Sedangkan motor Mas Ganjar aman, karena aku lebih memilih jalan kaki sampai lokasi meski bikin betis makin mlentis, tungkak pegal, dan si pahe makin kuat. Ini moment banget! Asli. Makanya, ke Telaga Dringo sampai tidak bermalam itu rugiiiii. Asli, rugiii banget. Kareba ada banyak cara asyik untuk menikmati keindahan alam Dringo.

Berikut cara asyik menikmati Telaga Dringo, telaga paling memesona di Jawa Tengah. Cara asyik yang pernah kami lakukan bersama.

Jogging

Udara Dringo di pagi hari khas banget. Belum banyak Petani berlalu lalang di sekitar Telaga. Pemandangan alam nan hijau, perbukitan kanan-kiri, hamparan rumput, serta banyaknya pohon di antara perbukitan, menggugah semangat pagi hari untuk jogging. Cukup satu putaran, sukses membuat napas ngos-ngosan, baju basah karena keringat. Memori kamera juga ikut fresh kareana full dengan lanskap pemandangan alam.

2 SISI LAIN TELAGA DRINGO
Sayap kanan Dringo…

Ya…bagaimana tidak. Baru mau start jogging, sudah dihadapkan dengan pesona bukit Dringo yang segarnya melebihi Kang Al Ghazali abis mandi. Gunung yang berada di seberang, seakan berbisik: “jepret aku, jepret aku, dong. Jepret aku yang gagah, maskulin. Please.”

Telaga yang berada di perbatasan antara Kabupaten Batang dan Banjarnegara, dan lebih dikenal milik Banjarnegara ini asyik banget buat jogging. Jalan setapak yang kerap digunakan Petani sebagai akses menuju ladang, cukup membantu untuk olahraga Jogging. Sambil mencari embun, atau menanti Sunset. Jogging disekitar Dringo begitu mengasyikkan. Apalagi, teman seperjalanan pada semangat jogging. Nular, deh.

Camping

Telaga yang berada di ketinggian 2.222 m dpl merupakan telaga tertinggi di Pulau Jawa. Kebayang asyiknya camping di Dringo, kan? Camping di kawasan hutan yang -semoga- seterusnya akan terjaga kelesatariannya (aamiin), hutan heterogen, hutan yang membuat kami betah karena banyak pohon yang asyik banget buat pepotoan. Lha, ini pepotoan lagiii. 😆

“Cukup dengan tiga sampai empat jam di Dringo tanpa menginap!”

1 TELAGA DRINGO CAMPING

telaga-paling-memesona-di-jawa-tengah

Duuh…serius? Camping laah…CAMPING! Meski Telaga ini belum ada yang “ngejagain”, tapi camping di sini aman. Panggil saja Mas Ivan via udara, jika ingin merasa lebih aman jiwa, raga dan juga perut. Dia akan siap menjaga kalian dengan syarat dan ketentuan berlaku. Qiqiqiqi

Penduduk setempat yaitu penduduk Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Banjarnegara, sepertinya belum tergugah untuk andil mengelola Telaga sebagai objek wisata. Telaga ini sepenuhnya dikelola oleh Dinas Kehutaanan dan sampai sekarang belum dijadikan objek wisata. Hanya menitip jejak, atau camping sepuasnya di sini, tidak dikenakan biaya.

Naik Bukit!

Sist, kalau sudah sampai Telaga Dringo dan camping, please jangan cuma boboan di tenda, ya. Jangan hanya numpang makan dan minum di tenda. Naiklah ke Bukit. Ada kado spesial di atas sana.

Perjalanan menuju Telaga saja sudah penuh perjuangan, ya. Dari kompleks Candi Dieng, kurang lebih 30 menit dengan mengendarai sepeda motor. Belum lagi, treckkingnya yang membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit dari jalan masuk, sesampainya kawasan hutan. Sayang banget kalau hanya menikmati dengan cara duduk di tepi Telaga.

Duuuh…galau ya, Sist? Qiqiqiqi

telaga-dringo-3-dieng
Bukit Dringo sebelah selatan. . .

Dringo cukup dekat dengan obyek wisata Kawah Candradimuka dan Sumur Jalatunda. Pernah mendengar dua objek wisata tersebut, kan? Kalau belum pernah, browsing dulu, deh. Atau, langsung ke sini aja, merasakan sensasi medan off-road untuk melihat Kawah Candradimuka dan tentunya Telaga yang paling memesona di Pula Jawa. *serius, paling memesona di Pulau Jawa* *tidak hanya di Jawa Tengah* *tidak percaya* *makanya ke Dringo*

Salah satu objek wisata yang kusebut, yaitu Sumur Jalatunda, dapat dilihat diameternya dari bukit Dringo, dan itu nampak unik syekali. Lihat, tuh, foto di atas. Nampak ada lubang dekat kepalaku, kan? Itu Sumur Jalatunda yang dipercaya bisa membuatmu berhasil keliling dunia jika bisa melempar batu sampai seberang Sumur.

Hah? Ini serius? 

Ya…coba saja tanya kepada penjaga objek wisata Sumur Jalatunda, ya. HAAAAAAP!

Di dekat bukit sebelah selatan, banyak tanaman Kentang yang mana perairannya mengambil dari Telaga Dringo. Bukit paling unik, dan sempat membuatku berpikir keras yaitu bukit yang berada di sebelah kanan, atau utara Telaga. Selain banyak pohon yang instagenic, di atas bukit ada pemakaman yang sama sekali tidak horror. 😆 😛

telaga-dringo-2-jawa-tengah
Kalau malam-malam, mana bisa deketan gini, ya. Hahahaha

Uwoooo…semalam tenda kita, tempat bobok kita, ternyata dekat dengan pemakaman, ya! Sedaap benar!😛

Tidak usah menghayal, atau berpikir macam-macam, ya. Pemakaman ini bukan pemakaman pada umumnya, kok. Menurut penduduk setempat, beberapa tahun silam pernah ditemukan tulang-tulang di sekitar Bukit. Wara memilih untuk menguburnya. Tulang-tulang tersebut entah tulang manusia atau hewan, aku tidak ingat. Padahal, Lulu dan Winda sempat menanyakannya kepada salah seorang Petani yang sedan memanen Kentang di Ladang dekat bukit. Tapiii…aku lupa. 😆

Pepotoan!

Ini wajib banget dilakukan. Apalagi sebagai Blogger, tidak cukup dengan lima puluh jepretan. Meski hasil jepretaku biasa-biasa saja, tapi setidaknya punya dokumentasi di Dringo yang akan menjadi kenangan sepanjang masa. Dan yang paling penting, foto-foto yang diambil bisa dijadikan blog post, sekalipun itu foto narsiiiis. 😛

TELAGA DRINGO BANJARNEGARA
Anak Pohon pasti betah di sini!

Ada banyak spot menarik di Telaga Dringo. Makanya, saat piknik ke Dieng, sempatkan untuk datang ke Telaga Dringo, telaga paling memesona di Pulau Jawa! 😉

Eiya…di kawasan Dringo ini masih bersih, dan akan terus bersih dari yang namanya sampah. Makanya, perlu banget menyiapkan wadah untuk membawa pulang sampah-sampah yang telah diciptakan manusia. Atau, korek api juga bisa. Siapa tahu ada plastik-plastik yang tertinggal di Dringo. Kita sama-sama menjaga Dringo supaya terus dan makin memesona.

telaga-dringo-1-banjarnegara
Berkabut, dan tetap memesona. Dringo!

Sekali lagi, jika sudah sampai kawasan Dataran Tinggi Dieng, atau Kawasan Candi Arjuna, Banjarnegara, singgah lah di Telaga Dringo, telaga paling memesona di Jawa Tengah. Jangan lupa, ceritakan pengalaman terbaikmu. Ceritakan kepada Dunia melalu media blog, instagram, twitter, facebook, atau media sosial lainnya. Ya ya ya…

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Visit Jawa Tengah 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah @VisitJawaTengah

Hari Blogger Nasional, Merdeka (Sejenak) di Pagi Hari

Hari Blogger Nasional pada tahun ini jatuh pada hari kerja. Kamis, 27 Oktober 2016. Artinya, aku tidak bisa merayakannya meski hanya bersama suami, atau si kecil. 😀 Meski demikian, aku seperti tidak ingin melewatkan hari ini tanpa aktivitas Blogging. Maksa, ya? Merdeka sejenak laaaaah! HALAL. 😛

Usai mengisi daftar hadir, aku “parkir” di bangku panjang dekat kolam ikan, sebelah kiri kantin. Bangku yang biasanya digunakan oleh Bapak-Bapak untuk santai setelah makan, udud bareng, atau sekadar melamun entah memikirkan apa.

“Banyak berita acara yang belum diketik. Atau, ternyata besok hari Jum’at. Pulang kagak, ya?.” Mungkin itu termasuk bagian yang menghiasi pikiran mereka.

Pagi ini, tidak seperti pagi kemarin, kemarin-nya lagi, pagi biasanya saat sampai di tempat kerja. Bangku panjang itu aku kuasai. Hanya ada aku di situ. Sebentuk kesengajaan aku melakukan aktivitas yang membuat banyak teman banyak bertanya.

“Kamu sakit?“

“Pagi-pagi udah “pacaran” sama bojo. Semalam kagak ketemu, ya?“

“Handphone baru, ya“

Merdeka menjadi Blogger sudah kurasakan sejak menjadi Blogger. Apalagi sekarang, makin merdeka, dong. Makin makmur dan sejahtera. 😛

Sekali lagi, pagi ini tidak seperti pagi biasanya saat sampai di tempat kerja. Duduk santai sembari di dekat kolam sambil memerdeka-kan diri (sejenak) sebagai Blogger karena hari ini adalah Hari Blogger Nasional. Merdeka sejenak yang kumaksud yaitu meluangkan waktu untuk kegiatan Blogging yang selama ini nyaris tidak pernah kulakukan kecuali by request. Merdeka sejenak di pagi hari. Lanjut saat pulang nanti.

Memang, kegiatan apa, sih?

Adalah BLOGWALKING! 😆 😀 :mrgreen:

Parah banget! Ya…gimana lagi, Kawans. Ternyata aku belum bisa membagi waktu untuk silaturahim seperti dulu, zaman masih single. Lebih parahnya lagi nih, ya. Setelah aku tinjau, belakangan ini, aku NgeBlognya sekadar update job atau placement. Jarang curhat, apalagi curcols. HAHAHAHA…*yagimanalagi* *anak kos pingin punya rumah susun*

Tanpa melihat linimasa yang pastinya banjir update-an perayaan Hari Blogger Nasional, aku membuka blog list, dan mulai blogwalking. Rasanyaaaaaaaa…pagi ini istimewa banget, merdeka banget, nyenengin banget, sampai pingin nyebur ke kolam ikan. *ini lebay dan bohong banget* Pagi-pagi bisa nyentuh Blog, dan Blogwalking. Asli, baru pagi ini sejak setahun yang lalu. 😛

Jujur dari hati yang terdalam, aku kangen silaturrahim ke blog Teman-teman, nih. Kurang update keseharian Teman-teman Blogger membuatku kurang pergaulan. KUPER. Apalagi, sekarang sudah tidak update berita di facebook. Beuuh…tambah KUPER. Tidak update berita Tante Jupe yang katanya mirip masa mudanya Gusti Nurul sih biasa saja, ya. Lha ini, ngakunya Blogger tapi tidak hapdet di dunai per-blogger-an. HAHAHAHA…Wis…PAYAH.

hari-blogger-nasional

Tapii…yoben waelah. Terpenting pagi ini aku sudah Blogwalking sambil ngucapin selamat Hari Blogger Nasional kepada beberapa teman Blogger lewat kolom komentar. Ya…memang hanya beberapa teman Blogger saja, sih. Tapi, setidaknya aku jadi tahu kabar mereka dan keluarga.

Hari Blogger Nasional tahun lalu, aku ada bersama Teman-teman  Ketenger. Pagi-pagi sudah diajak senam EZEGEZEG! Tahun ini, aku merayakan Hari Blogger Nasional bersama ikan-ikan seksi. Yanasib, terus bersyukur dan bahagia menjadi BLOGGER! :mrgreen:  :mrgreen:  :mrgreen: 😆 😛 😛

KALAU KAMU, BLOGGERS?

UDAH NGAPAIN SAJA DENGAN SI BLOG?

Kenapa Check-Up Tahunan itu Penting?

Sebelum nulis ini, aku mencoba cari inforamsi tentang berapa banyak masyarakat Indonesia yang rutin melakukan check up tahunan. Informasi yang kucari lengkap banget dibahas oleh Kompas. Bahwa kesadaran masyarakat Indonesia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan tahunan masih tergolong rendah.

Hayook…siapa yang sama sekali belum pernah health check-up? 

Aku pernah sekali melakukan pemeriksaan kesehatan, yaitu pas lagi progam hamil. Itu pun tidak menyeluruh. Asli. Sampai aku menulis tentang health check-up ini, aku belum pernah melakukan health check-up full version. 😆 😀 😛

Melihat minimnya masyarakat Indonesia yang melakukan health check-up, ternyata ada beragam alasan yang membuat mereka enggan melakukan tes kesehatan tahunan. Mulai dari biaya tes atau pemeriksaan yang dirasa mahal, ketidakbiasaan dengan perawatan medis, hingga ketakutan karena jadi tahu masalah kesehatan.

Menjadi tahu masalah kesehatan! Ini yang bikin aku sendiri takut memeriksakan kesehatan tahunan. Tidak haran, jika hanya 1 dari 3 responden di kota besar yang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin tiap tahun. Padahal pemeriksaan kesehatan tahunan adalah hal yang penting.

Kenapa Pemeriksaan Kesehatan Tahunan Penting?

  • Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Check-up secara rutin dapat membantu Dokter untuk mengetahui masalah kesehatan sejak dini. Jika ada masalah ditemukan, Dokter bisa langsung memberi informasi mengenai pilihan pengobatan yang tersedia. Masalah kesehatan yang diatasi secara dini dapat mencegah komplikasi.

Sudah tahu risikonya, tapi tetap saja aku enggan melakukan pemeriksaan kesehatan secara tahunan, ya. Padahal baik banget jika pemeriksaan kesehatan tahunan ini menjadi tradisi.

Keuntungan jika ternyata keadaan tubuh sehat, tidak ada masalah, hasil ini akan membantu mengetahui kondisi kesehatan tubuh. Meski tidak ada masalah, Dokter biasanya tetap memberikan tip apa yang harus diperhatikan, bagaimana pola makan yang baik, olahraga apa yang sebaiknya dilakukan, dan lain-lain.

  • Memotong Biaya Rumah Sakit

Memang, biaya checkup cukup besar. Tapi tanpa disadari, ini bisa menyelamatkan tabungan dalam jangka panjang. Semisal ada penyakit serius dalam tubuh dan tidak diketahui sejak awal, lama kelamaan penyakit tersebut berkembang dan membutuhkan penanganan khusus. Pastinya, biaya untuk penanganan tersebut jauh lebih mahal. Ya, kaaan?

Sebenarnya, apa Saja yang Dilakukan dalam Pemeriksaan Kesehatan Tahunan?

Jenis-jenis pemeriksaan yang dilakukan dalam pemeriksaan tahunan, antara lain: tes tekanan darah, pemeriksaan kadar kolesterol, pemeriksaan indeks massa tubuh dan tes kegemukan, tes diabetes, dan pap-smear (khusus bagi perempuan). Paket pemeriksaan tahunan yang ditawarkan rumah sakit berbeda-beda. Apalagi pemeriksaan detil sampai organ tubuh seperti Jantung. Masih sangat jarang untuk paket ini.

Biasanya sebelum pemeriksaan kesehatan secara tahunan, pasien diminta untuk puasa paling tidak 12 jam. Ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang akurat dan maksimal. Mulai saja berjaga-berjaga. Ini hampir akhir tahun, lho.

Teman-teman pasti rutin untuk periksa keehatan tahunan, kan? Yuuk..sama-sama jaga kesehatan, Kawans! 😉

Rekomendasi Waterpark yang Asyik di Banjarnegara

Semenjak masih berdua, aku dan suami kerap mengisi akhir pekan yang tidak cukup panjang dengan kegiatan renang. Salah satu olahraga menyenangkan yang dapat kami lakukan bersama. Menyenangkan karena dapat menyehatkan badan, dompet dan yang tak kalah asyik tuh karena Banjarnegara mempunyai waterpark lebih dari satu.

Ini lah yang membuat kami tidak pernah bosan untuk renang. Terlebih saat ini ada si kecil, renang makin menyenangkan dan menjadi salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu. Cuma bedanya, dulu hampir tiap akhir pekan, sekarang satu bulan cukup sekali. Ini kalau mood kami lagi normal. Kalau mood sedang terjun, bisa sampai lupa rasanya main perosotan di kolam renang. 😛

Memang, waterpark di Banjarnegara belum setenar Owabong, waterpark di Purbalingga. Tapi, waterpark yang ada di Banjarnegara tidak kalah KEREN! Asli. Serius. Yakin.

Kagak percaya? Mari buktikan sekarang juga! 😆 😛 :mrgreen:

1. Surya Yudha Park

Sedari masih sendiri, aku memilih waterpark ini karena lebih mudah dijangkau dengan transportasi umum dan dekat dengan rumah, yaitu di Jl. Raya Karang Kobar KM. 1, Desa Rejasa, Madukara, Banjarnegara. Meski bukan waterpark favoritku, aku merekomendasikan SYP (Surya Yudha Park) sebagai pilihan pertama karena di sini tersedia berbagai jenis kolam untuk usia anak-anak sampai dewasa.

SYP ini waterpark favorit suami. Menurutnya, dia merasa nyaman dan betah renang di sini karena banyaknya wahana dan fasilitas yang disediakan. Seramai apapun, dia bisa menikmati. Lebih puas, katanya.

surya-yudha-park-banjarnegara

Fasilitas pendukung yang ada di SYP diantaranya yaitu Hotel bintang tiga, Cafe, Bioskop, Tempat fines, Berbagai spot menarik untuk berfoto, dan fasilitas lainnya seperti family karoke. Btw, si kecil juga suka banget kalau diajak ke sini. Soalnya banyak visualiasi yang membuatnya gemas. Seperti Onta yang ada di taman, atau patung merlion.

Meski HTM (Harga Tiket Masuk) cukup terjangkau, yaitu Rp 25.000 per orang, tapi waterpark ini kurang ramah untuk bayi sampai usia satu tahun. Kenapa? Karena SYP belum menyediakan air hangat yang dibutuhkan oleh bayi. Ya, supaya tubuh lebih fit dan nyaman, si kecil biasanya kumandikan dengan air hangat setelah renang.

2. D’Qiano Hot Spring Waterpark

Renang di Dataran Tinggi Dieng yang mana udara di sana dingiiiiiine pwoool. Pernah kebayang?

Ini kolam renang favoritku! Meski tidak begitu luas, tapi puas banget renang sekaligus berrendam di dalam air hangat alami. Iya, hangatnya kolam renang di D’Qiano ini alami dari aliran Sileri Dieng.

Kebayang nikmatnya, kan? Renang di waterpark tertinggi se Indonesia raya.

dqiano-dieng-banjarnegara

Seramai apapun D’Qiano, aku tetap betah berlama-lama di sini. Selain suguhan alamnya yang cakep abis, ada dua kolam dengan suhu lebih hangat dari kolam renang utama yang dapat digunakan untuk terapi. Kolam terapi ini airnya agak samar-samar aroma belerang, gitu.

Btw, di sekitar D’Qiano juga terdapat penginapan. Ya, menginap di sekitar D’Qiano, lalu paginya berrendam di kolam hangat. Asyik banget! Fasilitas penunjang seperti tempat makan, kamar ganti, toilet, dan mushala, telah disediakan.

HTM D’Qiano ini sangat terjangkau. Cukup membayar Rp 30.000, pengunjung bisa mulai renang dari jam 09.00 sampai jam 17.00 WIB. Renang sampai kulit keriput. Hahaha

Kami belum pernah mengajak si kecil ke sini karena lokasinya cukup jauh dari rumah. Tepatnya di Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara. Kurang lebih 90 menit dari rumahku. Padahal kalau dekat, tidak perlu repot-repot memesan air hangat untuk mandi si kecil karena air kolam sudah hangat, ya. 😛

3. Kolam Renang Serulingmas

Ini belum masuk waterpark. Masih sebatas kolam renang biasa. Kolam renang paling sederhana versi kami, tapi menjadi kolam renang andalan keluarga. Memang, tidak banyak mainan dan tipe kolam di sini, tapi kami nyaman di Kolam Renang Serulingmas.

Kolam renang ini satu lokasi dengan TRMS (Taman Rekreasi Marga Satwa) Serulingmas yaitu di Jalan Selamanik No. 35, Kutabanjarnegara. Ini salah satu alasan, mengapa kolam tersebut menjadi kolam favorit keluarga. Jika sedang punya banyak waktu, kami memilih untuk  keliling taman terlebih dahulu, melihat koleksi satwa TRMS.

seerulingmas-banjarnegara

Fasilitas yang disedakan sebanding dengan HTM yang murah meriah yaitu Rp 5.000 per orang, dan anak sampai usia 1 tahun gratis. Di sini serba sederhana, termasuk tempat ganti, toilet dan beberapa warung kecil yang menjajakan minuman dan makanan ringan. Sederhana, tapi pelayanan cukup memuaskan, baik dari bagian loket sampai warung-warung.

Selain satu lokasi dengan TRMS, alasan lain kenapa waterpark ini menjadi favorit kami yaitu karena ada satu warung yang menyediakan air hangat untuk mandi. Tidak hanya untuk bayi saja, orang dewasa juga boleh membeli air panas di warung.

Ya, air panas dijual dengan harga Rp 1.000 per gayung. Nyenengin banget pokoknya. Cukup beli tiga gayung, badan si kecil nampak lebih fit. Bapake sama Mamake cukup pakai air segar di kamar mandi. 😛

4. Serayu Park

Baik weekday maupun weekend, waterboom ini serasa milik pribadi. Suasananya tidak terlalu ramai. Meski banyak anak-anak yang menikmati kolam ini, tapi suasana SP (Serayu Park) tetap saja adem. Sebenarnya, aku suka banget renang di sini, di waterpark yang lokasinya cukup dekat dengan Kolam Renang Serulingmas. Namun, suami agak malas-malasan kalau diajak ke sini, nih.

Kira-kira karena apa malasnya? Padahal, kolamnya sama bersih dengan ke tiga kolam di atas.

serayu-park-banjarnegaraBagi suami, kolam renang dewasa di SP kurang greget. Padahal, aku suka banget dengan kolam arusnya. Tapi, suami suka alasan banget, nih. Padahal, pelayanannya okejos. Pengalaman, aku pernah minta air hangat untuk mandi si kecil, tapi karena tidak ada fasilitas tersebut, karyawan SP yang berada di sekitar kolam menawarkan satu liter air mineral untuk dimasak. Baik banget kan, ya. Peduli.

Air hangat tersebut tentunya tidak gratis. Maklum, sih, air mineral saja beli. Masa mau gratis muluuuu, ih. Cukup membayar Rp 5.000 tanpa tips, si kecil bisa mandi dengan air hangat, yey!

Eh, pingin tahu alasan lain, kenapa Ayahnya Jasmine malas-malasan kalau diajak renang di SP?

“HTMnya sih murce, Rp 15.000 per orang. Tapi, makanan di restonya mihil-mihil. Males ah!”

Hihihi…biasanya yang malas masalah duit itu perempuan, ya. Tapi ini laki-laki punya rasa malas juga. Uhuy…yaiyalaaah, orang yang bayarin untuk renang beserta embel-embelnya kan Ayaaaaah! HAHAHAHA…Suami juga paham banget dengan kebiasaanku setelah renang di sini. Yaitu mampir ke Resto Bumbu Alam yang berada di dalam satu lokasi, gitu. Dan aku selalu memesan makanan dan camilan dobel dobel dobel yang harganya memang lumayan. 😆 😛 😛

Dasar susah ngirit kalau pergi sama suami. Apalagi kalau tahu dibayarin. Ambiil…ambiill..pesaan…pesaan! 😆 Oiya, di sini juga ada tempat karokenya. Cukup ramai karokenya. Dulu pas masih suka jeng-jeng sama Sekawan, tempat karoke di SP ini merupakan tempat karoke favorit! Duuh…jadi kangen karokean bareng kalian, Kawan. 😛

Kalau disuruh milih, kamu lebih suka waterpark yang mana dari keempat waterpark di atas. Pilih saja, gratis. Kagak bayar. Tenang, aku tidak akan mengajakmu renang kok. 😛

Konsumsi Maggo dan Katakan Bye Untuk Maag!

Sakit Maag. Katanya, sih, perutnya perih yang banget banget bangeet! Dan biasanya, kalau sudah candu dengan satu obat yang langsung bikin jegreg sembuh, ditelan lah obat itu. Tapi, apakah sebelumnya sudah tahu efek samping dari obat tersebut? Atau, telan saja, asal maag sembuh? Hayoo loooh!

Tante menjadi satu-satunya perempuan di keluarga kami yang punya gangguan pencernaan, maag. Tapi, dia tidak suka konsumsi obat tablet karena ngeselin. Ceritanya, dia pernah punya pengalaman minum obat maag bentuk tablet dan tersendak. Obat itu seakan terus menyangkut di tenggorokan. Makanya, dia lebih memilih untuk membuat obat tradisional yaitu dengan memarut kunyit.

Tapiii…tapii…tapiiii….

Semenjak kukenalkan dengan si Maggo, Tante udah ogahan meramu obat sendiri. Sudah terlanjur asyik, tinggal seduuh…seduuh dan tleguuuk! 😆

Maggo, obat tradisional menjadi alternatif bagi kamu yang mulai jenuh konsumsi obat maag dalam bentuk tablet. Selain sebagai obat maag, Maggo juga dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan. Dan yang paling penting tuh, ya, Maggo ini TANPA EFEK SAMIPNG!

maggo-obat-maag-alamiRutinitasnya sebelum sarapan pagi, Tante menyiapkan bekal, camilan, untuk dibawa ke tempat kerja. Ini dilakukannya supaya lebih tertib waktu makan.

Aktivitasnya di tempat kerja memang tergolong padat. Camilan yang dibawa kadang masih utuh sampai jam istirahat tiba. Bandel. Kuakui, Tante memang kadang sedikit acuh soal makan. Bisa, lho, makan itu tergantung mood. Sayang banget kalau seporsi Soto dibiarkan sampai dingin gegara sedang tidak mood makan. Padahal, dia tahu kalau bermasalah dengan sistem pencernaannya.

Satu atau dua kali, mungkin khilaf. Ini hampir tiap hari telat buka camilan dan juga telat makan. Bandel, ya. Tapi, saat melihat Tante mulai merintih perih karena maagnya kambuh, seakan kami turut merasakan. 

Ya…meski awalnya ingin bertepuk tangan, nyorakin, tapi tetap saja tidak tega melihat kedua tangan terus meremas-remas perutnya. Maklum, saudara baik, sih. Etaapi…endingnya KADANG terlontar kata: “RASAIIIIIN”. HAHAHAHA

Maggo adalah jamu tradisional yang diproduksi oleh PT. Era Suka, Lembang-Indonesia. Obat maag tradisional berupa serbuk ini dibuat dengan formula khusus yang berkhasiat mengatasi gangguan lambung akut maupun kronis dalam bentuk nyeri lambung maupun kembung karena asam lambung berlebihan.

Nah, kamu perlu tahu fomula khusus Maggo, yaitu Alpinia Galanga atau Lengkuas, Phaeolus Aureus atau Kacang Hijau, Auricularia Polyricha atau Jamur Kuping, Curcuma Longa atau Kunyit dan Syzygium Aromaticum atau Cengkih.

Gimana? Tidak ada bahan kimia ataupun antasida, kan. Sama sekali tidak ada. Semua bahan alami, termasuk Kunyit. Dan itu alasan Tante  malas memarut Kunyit. Karena dalam satu vial Maggo sudah terdapat Kunyit.

Selain aromanya tidak seperti jamu pada umumnya yang kadang aroma sejenis tanah begitu terasa, Maggo sudah mempunyai izin resmi BPOM TR.1333 270 301 dan izin MUI 01271099010414. Halal dan Aman. Makanya. Tante makin yakin konsumsi jamu untuk sakit maag ini. Apalagi packagingnya aman, rapih, dan ringkes dibawa ke mana-mana. Kemungkinan serbuk jamu tumpah itu sangat minim karena tutupnya terbuat dari karet dan disegel.

obat-maag-alami

Sesuai aturan pakai, untuk mengantisipasi maag akut, setelah minum Maggo disarankan agar tidak mengkonsumsi makanan dan atau minuman lain hingga 30 menit kemudian. Pun sebelum mengkonsumsinya. Baik pagi hari sebelum makan atau malam hari sebelum tidur, perut dalam keadaan kosong. Ini dilakukan supaya penyerapannya lebih sempurnya. Hanya menyerap jamu Maggo saja.

Bisa dibilang, penyakit maag Tante sudah cukup memprihatinkan. Nyaris tiap telat makan, perutnya merasa perih. Makan santan atau pedas sedikit dowang, gangguan pencernaan datang. Kasihan.

Konsumsi Maggo cukup sekali dalam sehari. CUKUP SEKALI dan cukup menyeduh satu vial Maggo @5g dengan air mendidih 150cc. SATU VIAL. Cukup satu botol imut yang dikemas cantik dan menggemaskan.

maggo-obat-maag-alami

Pertama meneguknya, jika diseduh utuh, memang pahit. Seperti polemik antara Pak Mario Teguh dan Mas Dedy. Begitu pahiiiit.

Dalam takaran satu gelas Maggo, biasanya Tante menambahkan satu sendok teh madu supaya ada rasa manis di dalam jamunya. Btw, kamu bisa juga menambahkan perasa lainnya, jika memang menambah nikmat dan kamu doyan. 😛

Untuk penuntasan, minimal konsumsi Maggo 2 dus yang berarti 12 hari konsumsi jamu Maggo tanpa putus. Terus berlanjut! Bagi penderita maag, pasti akan merasakan perbedaanya. Menurut Tante, perut jadi adem dan lambung terasa lebih nyaman.

obat-maag-alami

Jadi, sebelum mulai konsumsi Maggo, kamu harus memastikan dulu bahwa kamu benar-benar sakit maag. HARUS, TIDAK BOLEH DITAWAR. Kenapa? Ya itu tadiii…Agar kamu dapat merasakan khasiat penyembuhan nyata dari Maggo. Seperti Tanteku yang pelan-pelan sudah merasakan khasiatnya.

Dan setelah benar-benar sembuh nantinya, katakan bye untuk sakit maag, ya! BYE BYE BYE, Maag! 😛 😆 :mrgreen:

Menyegarkan Pikiran Cukup dengan Piknik Dalam Kota 

Bertempat tinggal di Bumi Banjarnegara sama sekali tidak menghentikan salah satu hobi yang selalu sukses bikin bahagia. Adalah Jalan Jajan. Meski tergolong kota yang tidak terlalu besar, Banjarnegara punya banyak tempat wisata, Kawan! Pokoknya tidak akan terucap kata “bingung mau ke mana”.

Apakabar otak yang tiap hari terus berputar, tanpa diberi penghargaan? Diputar terus-terusan, sampai kepala nyut-nyutan, migran, mata jireng, tangan pegal karena nyaris tiap hari menekan tuts keyboard. *tukang ketik* Beeeuh…usia berapa saat ini? Qiqiqi

Etapi asli, bukan karena usia. Melainkan kebutuhan. Sesekali piknik itu perlu diagendakan. Pikiran kita perlu banget banget untuk direfresh. Tidak harus tiap akhir pekan, minimal sebulan sekali sebagai pemulihan jiwa. 😀 😆

Menurutku, piknik tuh bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu piknik online dan offline. 

Sebagai Blogger tentunya paham, apa itu piknik online? Yaitu jalan-jalan ke situs yang memberi informasi seputar wisata. Atau, sebagai perempuan bisa memilih LARI ke situs online shop. MAPEMALL.COM, misalnya.

Salah satu situs tujuan gaya hidup premier di Indonesia dengan berbagai kategori produk yang tidak cukup hanya dengan satu klik, lalu puas.

mapemall
Hayook ke LONDON! Kapan?

😉

Banyak kategori produk tentunya banyak pilihan, dong. Diantaranya yaitu; perlengkapan make up, kebutuhan pakaian Dewasa, Anak, sampai kebutuhan Ttraveling ada di MAPEMALL.COM.

Sadar se sadar-sadarnya, sekarang aku punya baby yang belum bisa menikmati sensasi saat naik Kora-kora. Asyiknya menerjang jeram arus Sungai Serayu. Atau, perjalanan jauh ke luar kota, dua belas jam berada di dalam mobil.

Piknik dalam kota menjadi pilihan cerdas! Tidak terlalu berrisiko dan pastinya happy ending. Yakin itu!

Pertama kali kami piknik yang benar-benar terasa yaitu ke TRMS Serulingmas. Taman Rekreasi yang memang telah lama direncanakan jauh hari sebagai taman pertama untuk kami singgahi.

Yoyoi…sampai usia si kecil dua puluh bulan, Taman menjadi pilihan untuk menyegarkan pikiran bersama Ayah dan juga Si Kecil.

perlengkapan-traveling
Perlengkapan yang tidak ketinggalan!

Yoyoi…sampai usia si kecil dua puluh bulan, Taman menjadi pilihan untuk menyegarkan pikiran bersama Ayah dan juga Si Kecil.

Menyegarkan pikiran dengan cara piknik di dalam kota kami lakukan sebagai bekal, semacam belajar mempersiapkan segala kebutuhan untuk traveling ke liar kota, atau bahkan Luar Negeri. *ini doa* *aamiin aamin ya Rabb*

Review saat piknik ke TRMS Serulingmas, ternyata cukup banyak perlengkapan yang harus kami bawa. Terutama milik si kecil yang memang harus dibawa. Tidak bisa dibeli saat itu juga dengan pertimbangan efisiensi. Hahaha Yaa…kalau di rumah ada, kenapa harus beli lagi dan lagi, ya. 😆 😆 😆

taman-copy

Biarlah ransel manisku terisi penuh, asal itu isi perlengkapan penting traveling. Tidak perlu jauh-jauh sampai ke Kalimantan Timur. Cukup dengan piknik dalam kota untuk sekadar menyegarkan pikiran, melepas penat.

Pssst…untuk saat ini dan sejauh ini memang cukup piknik di dalam kota. Karena bulan depan kami ada acara family trip bersama Sekawan. Qiqiqiqi *tuuh…tidak konsisten* *maafkan ya* *bercanda* *misi utana tetap dalam kota* *serius*

Tetangga Produktif, Menambah Hidup Makin Semangat

Energi positif yang keluar dari tetangga, ternyata memberi pengaruh baik. Melihat mereka aktif, produktif, menambah hidup makin semangat.

Sebegitu hebatnya kontribusi lingkungan terhadap masa depan, ya. Qiqiqi…Aku mengatakan demikian, karena setelah lingkungan paling dekat yaitu keluarga, lingkungan sekitar rumah yaitu para tetangga memang juga banyak berperan dalam membentuk katakter KITA. Ya ya ya, kan?

Karakter aku, kamu, anak-anak, seluruh keluarga. Pribadi seseorang bisa menjadi baik atau sebaliknya bisa karena kondisi lingkungan. Setujuu, sih!

Ceritanya aku lagi kagum sama tetanggaku yang tidak “kok gitu, sih.” Qiqiqi…Justeru sebaliknya, mereka adalah tetangga yang gini: “luar biasa”. 😆

Gimana tidak luar biasa, ya. Mereka, khususnya Bu-Ibu, tuh, produktif banget tiap harinya. Produktif yang baru-baru ini terlihat yaitu berdiri satu meja panjang di depan rumah salah satu tetanggaku.

Meja panjang itu berisi aneka jajan anak, rujak buah dan pop ice. Jajanan yang nampaknya banyak peminatnya yaitu Sosis.

sosis-nuget

Sosis yang dijual mulai dari Rp 1.000 per buah ternyata banyak jenisnya. Dan aku baru tahu kalau ada sosis yang bisa digoreng langsung dengan selongsongnya atau kulit sosis devro Markaindo.

Pasti kamu bertanya, apakah aman masih ada kulitnya?

Tadinya aku penasaran dan sempat membatin juga. Karena, sejauh ini hanya melihat kulit sosis yang pakai plastik transparan, gitu. Tanpa nama identitas, apalagi yang kulit sosis kolagen.

Kulit sosis kolagen dapat langsung di konsumsi tanpa harus di kupas terlebih dahulu. Kulit sosis kolagen memiliki keunikan lainnya dibandingkan jenis kulit lainnya, yaitu memiliki tekstur yang kenyal, padat dan memiliki penampilan yang menarik.

Namun, sayangnya dalam menggunakan kulit sosis kolagen tidak bisa tahan lama. Kata tetanggaku yang telaten banget memenuhi keinginan pembeli, sih, satu hari hanya berani satu bungkus. Sebab, kulit sosis devro Markaindo yang kolage ini harga lebih mahal dari varian sosis lainnya.

Ini baru satu jajan anak, ya. Sosis. Belum lagi Nugget, Pop Ice dan Rujak.

Manusia memang unik, punya keahlian masing-masing. Duuh…tidak terbayang andai aku yang jualan Sosis atau Rujak Buah. Mana ada yang mau beli rujak, ya. Hasilnya pasti kurang ini itu. Ya maklum, bukan berarti tidak mau belajar, tapi memang bukan keahlianku. Hahaha…

bakso-bakar

Ini baru satu tetangga yang produktif, ya. Ada lagi yang berdagang tabung gas, membuka warung kecil di rumah, atau sekadar jadi asisten rumah tangga.

Banyak aktivitas yang dapat mereka kerjakan, tanpa mengesampingkan kewajibannya sebagai seorang Ibu. Ini salah satu yang membuatku makin semangat.

Dari mereka aku banyak belajar. Produktifnya tetangga membuatku semangat karena mereka memang luar biasa.

Tips Sukses Membuat Bekal Sederhana untuk Anak

Tips Sukses Membuat Bekal Sederhana untuk Anak – Rutinitasku tiap pagi yaitu menyiapkan sarapan, bekal dan mengantar empat ponakan ke Sekolah. Aktivitas yang menyenangkan dan sesekali bisa menegangkan jika harapan tidak sesuai dengan rencana.

Kolaborasi sukses dari bangun pagi yaitu bisa masak tepat waktu, membuat sarapan untuk keluarga dan menyiapkan bekal untuk anak dan orang terkasih. Bahagia banget banget banget. Repot dan capek. Itu yang aku rasakan pertama kali bangun jam 04.00 WITA untuk sekadar menyiapkan bekal untuk anak.

Aku kira menyiapkan bekal untuk anak adalah pekerjaan yang ringan. Apalagi, bekalnya amat sederhana. Belum sampai bikin Bento macam-macam, lho. Paling hanya membuat kreasi Nuget, Telor, dan Sayur. Tapi ternyata satu jam tidak cukup untuk membuat semua itu.

Baru selesai satu menu, tiba-tiba anak nongol dan sudah mengenakan seragam. Siap berangkat, sementara bekal belum jadi. Gagal jadi Koki ini. Hahaha

anak-sekolah-berangkat

Terus, gimana biar bisa sukses menyiapkan bekal buat anak sekolah?

Bekal sederhana, menarik, tanpa mengesampingkan nilai gizi adalah bekal yang tiap hari kusiapkan untuk anak. ~Gylang TR~

Sederhana. Menyiapkan masakan untuk bekal anak tidak perlu neko-neko, apalagi kalau waktunya sudah mepet. Bikin menu yang sederhana saja, tapi berkualitas dan bernilai gizi tinggi sesuai porsi.

Apalah artinya sup iga tanpa garam. Hambar, kan? Mending Nuget Tahu rasa Wortel. Terasa gurih. Atau, Bola-bola Tempe rasa Keju. Sedap! Kesukaan ponakan, nih.

Baca lagi Omelette Bekal Bernutrisi dan Praktis untuk Anak.

Ada banyak menu sederhana yang bisa dibuat untuk bekal harian anak. Tapi namanya manusia, kadang malas merencanakannya untuk esok hari. Padahal penting, agar lebih siap saat beraksi di dapur.

Saat otak sedang malas berkreasi tidak usah bingung, karena kini bisa mencari referensi menu melalui breaktime.

Breaktime.co.id adalah website lifestyle, di mana  kuliner  menjadi salah satu tema website tersebut. Ada banyak referensi menu masakan, baik yang dibuat secara sederhana, sampai rumit, ngeselin, karena hasilnya tidak sesuai dengan yang ada di website tersebut. Hahaha

breaktime

Tips makanan dan resep terbaru breaktime bisa didapat dengan mudah dengan cara aktif mengunjungi website breaktime atau berlangganan mendapat resep terbaru dari breaktime. Aku sering mengunjungi breaktime karena resep yang mereka sajikan simpel. Menunya sederhana, menarik, tanpa mengesampingkan kandungan gizi.

Selain resep makanan, breaktime juga memberikan referensi tempat makan yang menyajikan menu makan favorit dan khas. Seperti referensi sate yang maknyus di Jakarta.

Jadi, tip pertama yaitu jika tidak punya banyak waktu, buatlah menu bekal sekolah sesederhana mungkin agar bisa selesai tepat waktu.

Terarah. Kurang fokus atau tidak terarah ini yang membuat wajan tiba-tiba gosong. Atau, bumbu sup belum masuk, tapi sudah disajikan di meja makan. Alamaaak…

Aku pernah mengalami beberapa kali, sampai akhirnya memutuskan untuk meracik, menyiapkan seluruh kebutuhan yang akan dimasak pada malam hari agar esok hari tinggal osreeng, masukkan, aduk, goyang, tiriskan, kunyah, nyamiii, 😀

Tip kedua yaitu menyiapkan apa saja yang akan dimasak esok. Tidak hanya nasi beserta racikan lauk pauknya, tapi peralatan masak juga harus dipersiapkan. Biar tidak gagap.

Rapi. Salah satu hal yang membuat suasana dapur makin panas yaitu semrawut. Ada pisau di lantai yang baru digunakan untuk membelah gula aren, lupa tidak ditaruh pada tempatnya lagi.

 

Garam spesial untuk membuat bumbu, tiba-tiba berada di sebelah kanan atau belakang kompor. Mungkin membutuhkan waktu lima menit hanya untuk mencari garam. Sementara, lima menit di dapur  begitu berharga.

Tips ketiga yaitu taruhlah peralatan pada tempatnya. Khususnya yang baru dipakai. Agar suasana dapur tenang, tampak rapih, masak jadi tambah semangat.

Konsultasi. Bukan dengan dokter atau koki, melainkan dengan anak. Ini penting banget. Jangan sampai apa yang telah dimasak, dipersiapkan, akan mubadzir karena bekal yang dibuat tidak sesuai dengan keinginan anak saat itu. Jangan lupa berikan vitamin juga, ya.

Konsultasikan menu sederhana pada malam hari supaya esok siap. Waktu terbaik untuk konsultasi menu yaitu saat hendak tidur, atau usai mengerjakan tugas. Alasannya yaitu pada dua moment tersebut, ada kesiapan bagi anak untuk menjawab.

bekal-anak-sekolah

Membuat bekal anak sekolah dengan resep sederhana dan bergizi mungkin akan sukses membuatmu lebih enjoy saat di dapur. Tidak ada lagi garam ngumpet di belakang kompor, wajan gosong, atau pisau terbang. 😆 😉 😛

Baca juga Menu Ikan untuk Tambah Nutrisi Anak.

Ini Blender Oxone, Idaman Ibu Masa Kini

Ada banyak pekerjaan dapur yang bisa dilakukan menggunakan Blander. Apalagi Blandernya udah canggih. Tidak hanya buat nge-Jus dowang. Mari, bersibuk dengan Blander idaman dari Oxone.

Membuat jus, jus, jus dan nge-jus lagi. Bagiku, kegunaan Blander hanya sebatas itu. Untuk membuat jus. Tidak ada kegiatan lain yang dapat kukerjakan menggunakan Blander. Padahal, kegunaan Blander, tuh, banyak. Tapi, itu duluuuu! Tepatnya saat Bapakku tiap hari metik Jambu Biji yang ada di depan rumah. 😆

Semenjak doyan berdiri di depan kompor (berdiri dowang) dan Si Kecil mulai MP-ASI, nyaris tiap hari aku memanfaatkan blander untuk membuat bumbu dapur, menghaluskan bumbu, kopi dan makanan pendamping ASI. Tidak hanya nge-Jus nge-Jas dowang. 😉 Terlebih, saat ini ada banyak jenis Blander dengan berbagai fungsi. Satu set bisa digunakan untuk apa saja. Blander dari Oxone, misalnya.

blender-oxone

Untuk mendapat blander idaman sangatlah mudah. Cukup belanja dengan mengandalkan internet kebutuhan ibu rumah tangga seperti Blander akan mudah didapat. Ya tau, kaan…Ibu rumah tangga apalagi plus pekerja, tidak punya banyak waktu untuk mencari peralatan dapur. Belanja online memang dirasa menghemat waktu dan juga tenaga karena kamu tidak perlu pergi ke Toko.

Namun, apakah sudah pasti aman situs belanja online kamu? Ada baiknya kamu coba mencari situs belanja yang memiliki banyak penjual terpercaya. Di Blanja.com, misalnya. Banyak terdapat kebutuhan rumah tangga, salah satunya blender. Blender idaman dari produk Oxone yang dapat memudahkan pekerjaan dapur kamu.

blender-oxone-murah

Oxone 3 in 1 Blender (OX-863), produk blender dari Oxone menawarkan kemudahan dalam pekerjaan dapur. Dengan pisau blender yang terbuat dari stainless steel yang berkualitas menjadikan mata pisau begitu tajam, anti karat dan tahan lama. Dengan kapasitas 1 liter dan material yang kuat untuk segala kebutuhan memasak.

  • Daya listrik : 190 Watt
  • Kapasitas : >1 liter
  • Material plastik pilihan sehingga tidak mudah pecah
  • Dry mill untuk makanan kering
  • Wet mill untuk makanan basah
  • Mata pisau Stainless steel yang tahan lama
  • Safety Motor dengan Overheat Protection

Blender Oxone OX-863 sangat efektif dalam membantu kamu dalam mengolah bahan-bahan makanan yang dibutuhkan. Blender berkapasitas 1 Liter ini bekerja dengan daya 190 W sehingga tidak mengonsumsi banyak daya. Blender dilengkapi dengan pisau blender berbahan stainless steel yang sangat tajam, anti karat, serta tahan lama. OX-863 adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang menginginkan kemudahan dalam memasak.harga-blender-oxone

Kapasitas 1 L Blender yang banyak beredar di pasaran seringkali tidak memiliki kapasitas yang cukup sehingga kamu harus menggunakannya berkali-kali untuk mengolah bahan makanan dalam jumlah banyak. Dengan kapasitas 1 Liter, Oxone OX-863 ideal untuk mengolah bumbu masakan atau menyediakan minuman segar untuk keluarga.

Motor dengan Circuit Breaker Motor yang berkekuatan tinggi serta efisien telah dilindungi dengan Circuit Breaker sehingga meski melakukan kinerja optimal, motor bebas dan dari suara bising dan tidak cepat panas.

Wadah blender Oxone OX-863 berbahan dasar plastik. Kamu tidak perlu khawatir saat blender terjatuh. Selain tahan pecah, bahan plastik yang digunakan juga telah terbukti aman untuk mengolah makanan (food grade). Dry Mill Blender Oxone OX-863 dilengkapi dengan kontainer dry mill dengan desain yang unik. Dengan produk tambahan ini kamu dapat mengolah gandum menjadi oatmeal, menggiling rempah, menggiling kacang hingga mencampur adonan untuk pastry. Itu baru satu tambahan, ya.blender-oxone-2

Kecanggihan lain, blender ini dilengkapi dengan kontainer wet mill dengan material plastik food grade. Dengan wet mill, kamu dapat membuat sup, smoothies, susu kedelai, makanan bayi, saus hingga mayonais.

Bagaimana? Blender Oxone menjadi blander idaman, kan? Jadi, apakah masih menunggu Isteri merengek dulu? Whahaha! Cuuus…tinggal buka situsnya disini. Kemudian letakkan  Blander Oxone ke keranjang belanjaanmu.

Persiapan Sebelum Body Rafting di Green Canyon

Tidak selamanya nekat akan membuat orang kapok. Ada banyak hikmah dibalik nekat. Aku baru merasakan, ternyata nekat tuh, seru. Otak, anggota badan, semua turut andil saling menyemangati.

“Kamu bisaa. Meski persiapan tidak ada, kamu pasti bisa. Nekat saja dan yakin akan selamat!”

Hanya itu yang terucap dari bibir ini saat aku memutuskan untuk piknik ke daerah Pangandaran dan sekitarnya selama 2 hari. Aku yakin atas do’a dan harapan yang telah kuikrarkan.

Meyakinkan diri sebelum melangkah itu penting. Bersama seorang teman Blogger dari Cilacap, Mas @sobatbercayaha, kami menentukan meeting point di Stasiun Sidareja Cilacap.

Ternyata, dari Cilacap menuju kawasan Pengandaran cukup dekat. Hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua jam. Itu pun laju kendaraan kami normal dan sudah dapat bonus bertanya sana-sini karena kami tidak memanfaatkan Google Maps. Hanya tahu nama objek beserta lokasinya saja. 😛

Empat Pantai, Dua Goa dan Green Canyon. Cukup memuaskan piknik kala itu. Green Canyon menjadi objek wisata pamungkas karena niat awal kami hanya ingin naik perahu keliling dermaga saja, tanpa ciblon di sungai Cijulang.

 BODY RAFTING GREEN CANYON JAWA BARAT

Sesampainya di lokasi dan melihat banyak orang yang memakai pelampung, kami tidak sabar untuk segera tahu detil olahraga yang nantinya akan menghabiskan banyak tenaga. Kata Kang Baha, sih.

“Kalian masih muda. Mending ikut body rafting saja. Lebih puas dengan Rp 200.000 per orang.“

Deeegh…MASIH MUDA. Rugi banget banget banget, sudah sampai Green Canyon, tapi tidak body rafting. Menurut penjaga loket yang saat itu sedang ketiban rejeki. Banyak wisatawan mengantre tiket perahu keliling dermaga. Saat itu, uang sejumlah dua ratus ribu bagiku adalah nominal yang tidak sedikit. Uangku sudah limit, Sist. Idiih…ujung-ujungnya curhat. Padahal, aku jamin tidak ada yang akan ngasih uang sebanyak itu secara cuma-cuma. Whahaha…

green-canyon-pangandaran-5

Belajar dari pengalaman piknik ke Green Canyon, ternyata setidaknya ada lima hal yang perlu dipersiapkan sebelum memutuskan untuk body rafting, menyusuri aliran sungai Cijulang selama kurang lebih 5 jam.

Apa saja yang perlu dipersiapkan? Baca point penting di bawah ini, ya!

Pastikan Aman dan Nyaman dalam Perjalanan

Ada banyak pilihan moda transportasi yang dapat membawa kamu sampai Green Canyon. Pilih yang sekiranya mudah didapat, aman dan kondisinya “sehat”.

Empat jam perjalanan dari Banjarnegara menuju Cilacap menggunakan transportasi Bus. Lanjut, berganti moda transportasi yaitu sepeda motor menuju Green Canyon, Ciamis, Jawa Barat. Belum lagi, keliling objek wisata lainnya selama dua hari.

GREEN CANYON JAWA BARAT

Aku yakin akan sampai di tujuan dengan selamat. Pun saat pulang nanti. Harapan saat hendak melakukan perjalanan memang harus bersugesti yang baik-baik. Ya…meski musibah tidak ada yang tahu kapan datang.

Jika  bugdet cukup longgar, memanfaatkan jasa asuransi perjalanan adalah salah satu cara bijak yang dapat kamu lakukan. Asuransi khusus yang bermanfaat ketika saat dalam perjalanan suatu hal buruk terjadi. Musibah. Carilah asuransi perjalanan sesuai dengan kemampuan. Jangan memaksakan memilih dan membeli asuransi perjalanan dengan harga mahal. Cermatilah manfaat, kegunaan, serta fasilitas yang didapat dari asuransi tersebut.

Budget.

Naik Perahu, kemudian keliling di sekitar Dermaga sampai hanya mulut Green Canyon. Atau, naik mobil pick up, lalu turun di area bukit untuk memulai body rafting. Pilihan ada di tangan masing-masing, ya. Tingkat kepuasan juga masing-masing, ya. Qiqiqi

green-canyon-pangandaran-2

Jika punya buget kurang lebih Rp 300.000 dan tanaga kamu oke, aku sarankan untuk memilih body rafting. Soalnya, kalau hanya naik perahu kayu sampai di mulut Goa, rasanya kurang greget. Anggaran sebanyak itu bisa digunakan untuk membayar tiket, beli jajan, makan-minum sebelum dan setelah selesai body rafting. Tiket seharga Rp 200.000 kala itu belum include paket makan.

Berada di dekat basecamp pemandu wisata, ada banyak warung makan sederhana. Fasilitas penting lain seperti toilet dan kamar mandi juga tersedia.

Tenaga, Jiwa dan Raga!

Disebutkan semuanya! Berlebihankah? Tidak, dong. Menyusuri sungai kurang lebih 5 jam, membutuhkan tenaga, stamina yang kuat dan kondisi fisik yang benar-benar fit. Begitu juga dengan jiwa. Emosi diusahakan stabil saat hendak body rafting. Karena KITA berolahraga tidak sendirian. Bersama tim yang terdiri dari lima peserta, sebisa mungkin kompak.

Arus dan medan sungai Cijulang memang menantang. Bebatuan yang tersebar di pinggir, tengah, sukses membuat gagap peserta yang belum jago berenang macam aku. Whahaha MAka dari itu, musti santai, menikmati tiap jeram meski kadang bikin gerogi.

green-canyon-pangandaran-3

Tidak egois adalah kunci utama saat body rafting di Green Canyon. Satu pemandu membawa lima peserta acak. Maksudku, sebelum berangkat, tim pemandu dari JANGGALA memberi arahan.

Jika dari lima peserta ada yang tidak bisa berrenang sama sekali, maka nanti akan mendapat perhatian khusus. Mereka membagi tim dengan adil. Tiga orang jago renang, dua orang jago tidur, misalnya. 😛

WISATA GREEN CANYON

Ada baiknya kamu makan terlebih dahulu sebelum berrenang senang, teriak-teriak di sungai yang mungkin akan menghabiskan banyak tenaga.

Perlengkapan Body Rafting.

Selain asuransi perjalanan, keamanan lain saat piknik ke Green Canyon yaitu pemakaian perlengkapan body rafting. Sandal khusus, pengaman lutut, pelampung dan helm air adalah perlengkapan yang harus dipakai, safety saat melakukan body rafting.

green-canyon-pangandaran-4

Perlengkapan di atas sudah termasuk fasilitas yang didapat dari penyedia jasa atau operator body rafting di Green Canyon. 

Sebelum seluruh peserta diangkut menuju start point, operator akan cek satu per satu, memastikan perlengkapan telah terpakai dengan benar. Jadi, tidak perlu khawatir atau takut jika perlengkapan yang dipakai saat itu bermasalah, ya. Operator JANGGALA siap membantu.

green-canyon-pangandaran-6

Untuk keperluan dokumentasi, kamu bisa menitpPkan handphone atau kamera kepada Pemandu. Tidak hanya itu, pemandu dari JANGGALA juga mau banget dititipin jajan, lho. Whahaha…

Pakaian.

Bagiku, salah satu bentuk nekat memilih body rafting yaitu dari sisi pakaian. Yaa…bagaimana tidak. Ini kali pertama aku basah-basahan mengenakan celana jeans.

Kagak NYAMAN, blas! Beraaaad, cuy!

green-canyon-pangandaran-7

Penting banget buat menyesuaikan pakaian saat berwisata. Memang, ini tidak tergolong salah kostum fatal. Tapi, asli tidak nyaman banget olahraga di air mengnakan jeans. Kurang bebas bergerak.

Jadi, apa kebutuhan kamu untuk body rafting, persiapkan! Boleh nekat, asal tidak terpaksa, ya. Seperti aku, nekat  yang berakhir bahagia. Namun, evaluasi setelah piknik itu penting. Untuk kebaikan kedepannya. ^_*

Baca juga: Asyiknya membuat “Gerbong Kereta” bersama JANGGALA.