Resolusi di Tahun 2014: Proyek Monumental untuk CERIS Educomp

Resolusi di Tahun 2014 – Bola yang saya maksud di sini bukan bola yang digunakan untuk olahraga. Melainkan sebagai ungkapan saja. Adalah rejeki. Sebuah niat, dengan penuh semangat telah saya ikrarkan di depan cermin penyemangat.

LANDASAN DAN RUMUSAN MASALAH

Sebenarnya niat ini baru saja datang beberapa minggu yang lalu setelah saya mendapat surat panggilan kerja di Kominfo Surabaya. Ceritanya, bulan lalu saya mengikuti tes masuk kerja di Surabaya. Ijin orang tua sudah dikantongi. Tapi, yang namanya “perasaan dan pikiran manusia” bisa geser, berubah sewaktu-waktu. Dan ini terjadi pada Ibu.

Ketika saya mendapat surat panggilan kerja, tetiba Ibu kaget dan terlihat tidak ridho saya bekerja di sana. Tak bisa diungkapkan perasaan saya saat itu. Akhirnya, saya pun memutuskan untuk tidak pergi jauh dari kota tercinta ini dan minta maaf kepada Kominfo Surabaya. Saya menganggap ini adalah suratan, karena bagaimanapun juga ternyata saya tidak bisa meninggalkan Ibu yang masih aktif rawat jalan. Hiks. . . jadi melooow. :mrgreen:

Sampai saat ini saya memang masih enjoy sebagai tenaga pendidik tuh ya, padahal basic saya bukan dari pendidikan (murni), jadi tidak mungkin selamanya jadi pendidik, kan? Takut didemo sama lulusan dari pendidikan. Karena saya berniat untuk menyibukkan diri, saya pun langsung putar otak. Hahahaha.

Siap Menjemput Bola saya jadikan proyek monumental pada Tahun 2014. Bisa jadi ini lanjutan misi saya yang sudah saya posting. Dan ini termasuk program jangka menengah yang harus saya realisasikan (juga) pada tahun 2014, tepatnya mulai bulan Maret.

BATASAN DAN URAIAN PROGRAM

Program jangka menengah yang saya maksud yaitu manambah keterampilan dalam mengoperasikan komputer khususnya program Ms. Office dan Teknisi. Materi memang tergolong standard, tapi saya berharap niat saya ini akan bermanfaat untuk orang lain dan membuahkan hasil maksimal.

Adapun pihak yang menjadi sasaran untuk saya ajak kerjasama dalam peningkatan life skill yaitu:

1. Sekolah (SLTP dan SLTA)

Keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di daerah banjarnegara masih sangat menghawatirkan. Meski belum survey, tapi saya sering mendengar beberapa tetangga berkata, jika setelah SLTP selesai, mereka akan langsung bekerja.

SLTP langsung bekerja? Mereka bisa bekerja apa? Yang lulusan SLTA saja terkadang ada yang belum mempunyai skill blass.

Sebagai tindak lanjut pemikiran di atas, saya pun akan menggandeng beberapa Sekolah untuk mengasah skill mereka. Saya tahu, di Sekolah sudah ada yang memberikan materi full, dari dasar. Maka dari itu, saya hanya menambahkan beberapa materi saja untuk merefresh mata pelajaran yang sudah diajarkan, kemudian menguji skill mereka.

Konsep atau materi yang akan saya berikan untuk mereka termasuk konsep mini, karena terkait dengan waktu juga. Kelas IX (SMP) dan kelas XII (SMA) menjadi sasaran saya. Menurut hemat saya, kelas akhir lebih membutuhkan skill tentang teknologi komputer. Hal ini untuk menanggulangi jika mereka tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan memiliki kemampuan mengoperasian komputer minimal Ms. Office dan dengan diperkuat penerbitan sertifikat, mudah-mudahan mereka bisa memanfaatkan peluang kerja yang ada.

2. Pemerintah Desa

Anda tahu PNPM-MD, kan? Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan. Selengkapnya bisa baca di wiki.

Saya mendapat kabar dari Bapak, bahwa setiap Desa memiliki sejumlah anggaran yang digunakan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) para staff pemerintah desa dan atau masyarakat yang terbagung dalam gapokjar (gabungan kelompok belajar) . Dan biasanya anggaran dialokasikan untuk life skill. Entah SDM bidang apa yang akan mereka tingkatkan, yang jelas saya akan berusaha untuk menawarkan kerjasama dalam bentuk pelatihan komputer. Terbayang sudah, jika Desa di seluruh Banjarnegara menerima tawaran kerjasama yang saya ajukan. :mrgreen:

3. Dinas atau Instansi

Setelah beberapa bulan yang lalu belajar bersama mereka yang berumur 40 Tahun plus, ternyata saya merasa ketagihan untuk mengulaginya lagi. Karena eh karena, lumayan pijet-pijet otak. :mrgreen:

Mendapat informasi dari salah satu teman yang bekerja di Dinas. Selain Desa, Dinas pun mempunyai anggaran yang digunakan untuk peningkatan SDM para karyawan. Ya, meski kata teman saya prosedur pengajuan penawaran susah plus rumit, tapi saya akan berusaha mengetuk pintu kantor untuk menjemput bola. Toh penawaran ini psitif, tidak merugikan orang lain. Jadi, tetap akan saya kerjakan, meski rumit dan susah menghadang. :mrgreen:

LANGKAH PERSIAPAN

Sebelum bergerak, saya harus melakukan beberapa persiapan untuk menggiring bola. Pertama, saya harus mebuat proposal penawaran kerjasama. Kedua, saya harus menujungi satu-persatu sasaran saya. Ketiga, saya harus membuat jadwal pelaksanaan. Dan yang terakhir, saya harus belajar lagi, pendalaman materi.

Apakah saya sendirian? Tentu saja iya. Karena ini baru proses awal, jadi sendiri akan lebih baik. Dan jika sudah ada kepastian pelaksanaan, maka saya akan mengajak beberapa teman untuk saling membantu.

Apakah kegiatan ini menguntungkan? Insya Allah iya. Kerjasama ini saling menguntungkan. Mereka akan mendapat tambahan ilmu dengan memanfaatkan dana yang ada. Dan saya pun mendapat pengetahuan baru dan tambahan rejeki.

Sekedar mengantisipasi saja, jika ijin menyelenggarakan kursus bagi LKP CERIS EDUCOMP belum keluar, maka saya akan menggandeng salah satu LKP yang bonafide di Banjarnegara. Ini merupakan alternatif. Karena berkaitan dengan cetak sertifikat sebagai tanda bukti telah mengikuti pelatihan. Hanya lembaga kursuslah yang berhak mencetak sertifikat. Bukan perorangan, bukan pula sekolah.

PENUTUP

Siap Menjemput Bola. Inilah Program Monumental saya pada tahun 2014. Apakah teman-teman mempunyai Proyek Monumental pada tahun 2014? Share dong. . .

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan:Proyek Monumental Tahun 2014


				

Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya

CERITA ABG —–>Tema Pertama Program PKK WB

Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya saya tulis untuk ikut berpartisipasi pada program Peduli Kata Kunci (PKK) Warung Blogger. Cerita ABG  adalah tema pertama program PKK. Program ini mempunyai niat mulia, yaitu menyingkirkan seluruh artikel bertema Cerita ABG yang berisi konten negatif pada mesin pencari (google).

Beberapa kali mengamati dan membaca artikel yang berjudul Cerita ABG (konten negatif ), koq banyak yang berkaitan dengan pekerjaan sampingan, ya. Ketika membaca judul Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya, sekilas saya merasa kagum. Kagum karena masih ABG atau remaja tapi sudah mempunyai pekerjaan sampingan.

Orang tua mana yang tidak banga ketika melihat anak-anaknya yang masih tergolong ABG sudah mempunyai pekerjaan sampingan. Menjumpai mereka sedang belajar kerja untuk menambah pengalaman dan atau menghasilkan uang untuk sekedar tambahan uang jajan, tabungan atau membantu orang tua. Cerita ABG yang kreatif seperti ini pasti akan membuat bangga orang tua, keluarga, masyarakat dan Sekolah.

Kenyataan lain saya temui pada search engine. Bahwa pekerjaan sampingan yang dilakukan oleh ABG tuh jauh dari kegiatan positif. Lebih condong pada pekerjaan atau kegiatan negatif. Saya tidak perlu menuliskan kegiatan ABG yang melenceng jauh dari norma agama itu, keluar jauh dari Jalan dan PerintahNya.

Memang, anak pada usia ABG sifat dan sikap mudah goyah,  atau yang biasa dikenal dengan labil. Ya, ABG labil. Melihat teman naik motor baru, tidak tahan goda. Sampai dibela-belain untuk pinjam tukang ojek atau pinjam milik tetangga. Melihat teman memakai Tas Sekolah KW KW KW, tidak tahan melihatnya. Melihat teman memegang Iphone 5, ingin memegangnya juga.

Salah satu hal di atas kadang menjadi pemicu para ABG untuk mencari pekerjaan sampingan. Jika mereka orang mampu, dengan mudah mereka akan membelinya. Jika mereka dari keluarga kurang mampu, tapi imannya kuat, mereka akan berikhtiar dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkannya. Bagi ABG yang kurang mampu, tapi tidak kuat iman, apa yang akan mereka lakukan? Terkadang ABG kondisi terakhir ini akan menghalalkan segala cara untuk mendapat keinginannya. Begitulah yang saya baca dari artikel-artikel bertema Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya versi cerita negatif dan sama sekali tidak mendidik.

Bagi para ABG, baik yang labil atau sudah stabil, ada beberapa pekerjaan sampingan  ABG yang bisa dilakukan oleh kalian disaat sedang senggang. Disaat mempunyai sisa waktu (longgar), kalian bisa beralih profesi dari Pelajar dan atau Mahasiswa menjadi :

1.    Blogger.

Karena yang sedang bergrilya pada program PKK adalah Blogger, maka profesi pertama yang saya rekomendasikan adalah Blogger. Kalian bisa menekuni profesi ini ketika mempunyai sisa waktu. Bisa dikerjakan kapanpun, yang penting tidak mengabaikan kewajiban kalian sebagai pelajar, yaitu Belajar.

Disini kalian bisa berbagi cerita aktivitas sekolah, tapi yang positif lho, ya. Bisa juga berbagi tugas sekolah. Ya, setelah tugas sekolah atau PR selesai, kalian bisa menulisnya di Blog. Selain sebagai kenangan sepanjang masa, siapa tahu tugas kalian bermanfaat untuk teman (siswa) lain. Kalian juga bisa mendapat tambahan uang jajan dari profesi ini. Silakan kalian baca Cara Mendapat Uang Melalui Blog.

2.    Penulis.

Profesi ini sama halnya dengan profesi Blogger, namun cenderung mengasah hobi atau bakat kalian pada bidang writing. Semisal, menulis cerpen, puisi, pantun, resensi buku dll. Jika kalian bisa menekuni pekerjaan sampingan ini, tidak menutup kemungkinan kalian akan menjadi ABG yang HOT. HOT dalam arti dapat meraih prestasi pada usia muda. Menjadi penulis media massa atau novel misalnya.

3.    Pedagang

Nah, kalau profesi yang satu ini, kalian harus berhati-hati, ya. Karena pada profesi ini, tidak melulu akan mendapat keuntungan. Ya, namanya juga ikhtiar. Terpenting, kalian harus jujur dan tidak pelit. :mrgreen:

Beberapa contoh pekerjaan sampingan untuk kalian yang masih ABG pada profesi pedagang antara lain;

  • Membawa cemilan ke Sekolah untuk dijual kembali.
  • Deposit pulsa untuk dijaul kembali.
  • Sebagai perantara atau agen dengan membawa majalah produk tertentu.

Dan masih banyak lagi pekerjaan sampingan ABG yang bisa kalian lakukan. Saya hanya berpesan, jangan sampai kalian menjadi pedagang obat-obatan terlarang. Kasihanilah diri kalian sendiri. Kasihan orang tua, keluarga, pihak sekolah dan masyarakat disekitarmu juga. Awas!

Sudah menjadi kewajiban para ABG untuk bersikap sopan dan bertindak santun. Ciptakan Cerita ABG dengan perilaku positif. Ukirlah Cerita ABG Dengan Pekerjaan Sampingannya yang bisa membuat Agama, Orang tua, Nusa dan Bangsa bangga. Karena, Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya yang positif bisa menjadi titik awal keberhasilan dari kehidupan.


Bersihkan Konten Negatif Cerita ABG“!

EZRA Hadir Di Indonesia

Bagi kaum hawa pasti sudah tidak asing lagi dengan EZRA, ya. Sedikit informasi saja bagi yang belum tahu tentang EZRA. EZRA tuh termasuk…

Read more

Khusus Bagi Pecinta Couple

“Om, Truck saja punya gandengan. Masa Om tidak punya gandengan”. Tertawa, kemudian hening. Pernahkah Anda mendengar celotehan seperti di atas? Celotehan tersebut muncul…

Read more

Abrasi di Pantai Samas

Pantai Samas beserta warga berduka akibat terjadi abrasi di Pantai Samas. . Setahun yang lalu saya masih bisa menikmati sunset di Pantai Samas, begitu indah…

Read more