Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya

CERITA ABG —–>Tema Pertama Program PKK WB

Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya saya tulis untuk ikut berpartisipasi pada program Peduli Kata Kunci (PKK) Warung Blogger. Cerita ABG  adalah tema pertama program PKK. Program ini mempunyai niat mulia, yaitu menyingkirkan seluruh artikel bertema Cerita ABG yang berisi konten negatif pada mesin pencari (google).

Beberapa kali mengamati dan membaca artikel yang berjudul Cerita ABG (konten negatif ), koq banyak yang berkaitan dengan pekerjaan sampingan, ya. Ketika membaca judul Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya, sekilas saya merasa kagum. Kagum karena masih ABG atau remaja tapi sudah mempunyai pekerjaan sampingan.

Orang tua mana yang tidak banga ketika melihat anak-anaknya yang masih tergolong ABG sudah mempunyai pekerjaan sampingan. Menjumpai mereka sedang belajar kerja untuk menambah pengalaman dan atau menghasilkan uang untuk sekedar tambahan uang jajan, tabungan atau membantu orang tua. Cerita ABG yang kreatif seperti ini pasti akan membuat bangga orang tua, keluarga, masyarakat dan Sekolah.

Kenyataan lain saya temui pada search engine. Bahwa pekerjaan sampingan yang dilakukan oleh ABG tuh jauh dari kegiatan positif. Lebih condong pada pekerjaan atau kegiatan negatif. Saya tidak perlu menuliskan kegiatan ABG yang melenceng jauh dari norma agama itu, keluar jauh dari Jalan dan PerintahNya.

Memang, anak pada usia ABG sifat dan sikap mudah goyah,  atau yang biasa dikenal dengan labil. Ya, ABG labil. Melihat teman naik motor baru, tidak tahan goda. Sampai dibela-belain untuk pinjam tukang ojek atau pinjam milik tetangga. Melihat teman memakai Tas Sekolah KW KW KW, tidak tahan melihatnya. Melihat teman memegang Iphone 5, ingin memegangnya juga.

Salah satu hal di atas kadang menjadi pemicu para ABG untuk mencari pekerjaan sampingan. Jika mereka orang mampu, dengan mudah mereka akan membelinya. Jika mereka dari keluarga kurang mampu, tapi imannya kuat, mereka akan berikhtiar dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkannya. Bagi ABG yang kurang mampu, tapi tidak kuat iman, apa yang akan mereka lakukan? Terkadang ABG kondisi terakhir ini akan menghalalkan segala cara untuk mendapat keinginannya. Begitulah yang saya baca dari artikel-artikel bertema Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya versi cerita negatif dan sama sekali tidak mendidik.

Bagi para ABG, baik yang labil atau sudah stabil, ada beberapa pekerjaan sampingan  ABG yang bisa dilakukan oleh kalian disaat sedang senggang. Disaat mempunyai sisa waktu (longgar), kalian bisa beralih profesi dari Pelajar dan atau Mahasiswa menjadi :

1.    Blogger.

Karena yang sedang bergrilya pada program PKK adalah Blogger, maka profesi pertama yang saya rekomendasikan adalah Blogger. Kalian bisa menekuni profesi ini ketika mempunyai sisa waktu. Bisa dikerjakan kapanpun, yang penting tidak mengabaikan kewajiban kalian sebagai pelajar, yaitu Belajar.

Disini kalian bisa berbagi cerita aktivitas sekolah, tapi yang positif lho, ya. Bisa juga berbagi tugas sekolah. Ya, setelah tugas sekolah atau PR selesai, kalian bisa menulisnya di Blog. Selain sebagai kenangan sepanjang masa, siapa tahu tugas kalian bermanfaat untuk teman (siswa) lain. Kalian juga bisa mendapat tambahan uang jajan dari profesi ini. Silakan kalian baca Cara Mendapat Uang Melalui Blog.

2.    Penulis.

Profesi ini sama halnya dengan profesi Blogger, namun cenderung mengasah hobi atau bakat kalian pada bidang writing. Semisal, menulis cerpen, puisi, pantun, resensi buku dll. Jika kalian bisa menekuni pekerjaan sampingan ini, tidak menutup kemungkinan kalian akan menjadi ABG yang HOT. HOT dalam arti dapat meraih prestasi pada usia muda. Menjadi penulis media massa atau novel misalnya.

3.    Pedagang

Nah, kalau profesi yang satu ini, kalian harus berhati-hati, ya. Karena pada profesi ini, tidak melulu akan mendapat keuntungan. Ya, namanya juga ikhtiar. Terpenting, kalian harus jujur dan tidak pelit. :mrgreen:

Beberapa contoh pekerjaan sampingan untuk kalian yang masih ABG pada profesi pedagang antara lain;

  • Membawa cemilan ke Sekolah untuk dijual kembali.
  • Deposit pulsa untuk dijaul kembali.
  • Sebagai perantara atau agen dengan membawa majalah produk tertentu.

Dan masih banyak lagi pekerjaan sampingan ABG yang bisa kalian lakukan. Saya hanya berpesan, jangan sampai kalian menjadi pedagang obat-obatan terlarang. Kasihanilah diri kalian sendiri. Kasihan orang tua, keluarga, pihak sekolah dan masyarakat disekitarmu juga. Awas!

Sudah menjadi kewajiban para ABG untuk bersikap sopan dan bertindak santun. Ciptakan Cerita ABG dengan perilaku positif. Ukirlah Cerita ABG Dengan Pekerjaan Sampingannya yang bisa membuat Agama, Orang tua, Nusa dan Bangsa bangga. Karena, Cerita ABG dan Pekerjaan Sampingannya yang positif bisa menjadi titik awal keberhasilan dari kehidupan.


Bersihkan Konten Negatif Cerita ABG“!

EZRA Hadir Di Indonesia

Bagi kaum hawa pasti sudah tidak asing lagi dengan EZRA, ya. Sedikit informasi saja bagi yang belum tahu tentang EZRA. EZRA tuh termasuk…

Read more

Khusus Bagi Pecinta Couple

“Om, Truck saja punya gandengan. Masa Om tidak punya gandengan”. Tertawa, kemudian hening. Pernahkah Anda mendengar celotehan seperti di atas? Celotehan tersebut muncul…

Read more

Abrasi di Pantai Samas

Pantai Samas beserta warga berduka akibat terjadi abrasi di Pantai Samas. . Setahun yang lalu saya masih bisa menikmati sunset di Pantai Samas, begitu indah…

Read more

Ungkapan Sebuah Rezeki

“Allah memberi apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan”

Seperti mimpi, ketika saya terbangun di pagi hari, kemudian melihat Ibu masih tertidur disamping saya. Biasanya pagi hari Ibu sudah mulai sibuk di dapur. Tapi sekarang tidak. Tepatnya sejak dua bulan yang lalu.

Ini tentang ungkapan sebuah rezeki. Apakah teman-teman pernah mendengar orang tua berkata “Alhamdulillaah dapat rezeki. Ini rejeki kamu, Nak“. Pernah atau tidak?

Kurang lebih seperti ini artinya, “jika ada seseorang sedang mengharap atau membutuhkan sesuatu, dalam hal ini adalah rejeki berupa uang, kemudian selang beberapa waktu kemudian rezeki tersebut datang“. Ungkapan tersebut lebih spesifik, menerangkan bahwa rezeki yang baru saja didapat akan digunakan untuk kebutuhan sang anak.

Pelatihan Ms. OfficeKetika masih sekolah, saya sering mendengar kata-kata tersebut. Entah orang tua sendiri, saudara, tetangga dan guru. Kata tersebut adalah ungkapan terhadap sebuah rezeki dari Sang Pemberi. Tidak ada maksud lain, apalagi menyimpang ke hal negatif.

Rezeki yang halal dan barokah bisa datang dari mana saja. Sudah saya buktikan. Pernah saya update status di sosmed “Banyak banget pintu rezeki. Gak perlu pinjam Doraemin“. Ini masih tentang rezeki juga. Rezeki ini saya dapat bukan dari pekerjaan utama saya, namun dari usaha lain.

Setelah beberapa bulan yang lalu belajar bersama Ibu-ibu Perawat (Puskesmas), bulan ini pun ada kegiatan belajar bersama Bapak-Ibu yang bekerja di instansi selama satu minggu. Masih di daerah Banjarnegara saja koq. 😉 Setelah tugas dan kewajiban utama terselesaikan, kemudian siangnya saya lanjut dengan kegiatan usaha lain yang sudah saya sebut tadi.

Ketika selesai menandatangani MoU, dalam hati saya mengungkapkan sebuah rezekiAlhamdulillaah dapat rejeki. Ini rezeki Ibuuuu“. Ya, ini rezeki Ibu saya, karena sekarang Ibu yang lebih membutuhkan daripada saya. Dimanfaatkan untuk berobat dan terapi. Dan jika masih sisa, barulah itu rezeki saya dan keluarga. Tak henti-hentinya memanjatkan dan juga mengungkapkan puji syukur kepada Allah SWT.

Alhamdulillah saya sudah mulai serius menjemput rezeki. Belajar untuk memanfaatkan waktu dengan baik dan maksimal. Semoga kita semua senantiasa diberi kesahatan ya dan kelapangan rezeki. .Aaamiin. . .

Apakah teman-teman pernah mengungkapkan sebuah rezeki?