Penginapan Dekat Batu Night Spectacular (BNS)

Penginapan yang dekat dengan tempat wisata rata-rata banyak dicari oleh para wisatawan. Tujuan memilih penginapan ini, tak lain supaya lebih hemat waktu. Jarak tempuh dari penginapan menuju tempat wisata ngga terlalu jauh. Aaww…jangankan penginapan, pacar saja pinginnya cukup lima langkah dari rumah. :mrgreen:

Hemat waktu sudah pasti. Karena, bisa ditempuh dengan jalan kaki untuk sampai objek wisata. Tapi, ngga mesti bisa hemat biaya. Tahu sendiri lah, karena lokasinya yang strategis, menjadikan pemilik penginapan tega memberi harga lebih tinggi. Belum lagi, jika weekend atau hari besar tiba, bisa jadi harga naik sekian prosen. *lagu lama* *kejam*

Tinggal pilih: hemat waktu atau hemat biaya? ๐Ÿ˜€ Memang risiko, sih. Risiko menjadi tukang jalan yang pinginnya ngirit waktu dan juga uang. Hahaha *aku banget* Jika ingin dua-duanya dapat, gunakan fasilitas penginapan ramai-ramai. Jadi, bayarnya lebuh ringan. Seperti yang pernah aku praktikkan saat berwisata ke Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

PENGINAPAN DEKAT BNS

“Jangan khawatir, satu rombongan ini akan menginap di satu homestay yang sama. Malamnya akan makin hangat.” Tour guide dari travel agent, Pak Bimo, seakan menjanjikan penginapan yang begitu luas. Padahal, rombongan kami ngga sedikit. Ya, secara berwisata ke Kota Batu ini dalam rangka family gathering. Orang satu kantor, sepaket suami-istri. Adakah penginapan di dekat Batu Night Spectacular (BNS) untuk kapasitas 80 orang?

Mungkin ada! Mencarinya juga gampang. Kan kami pakai travel agent, pasti mereka punya langganan homestay. Tapi, ngga tahu karena apa, Pak Bimo memisahkan kami! *drama* Aku yang saat itu masih sebatang korek api, hanya bisa pasrah. Sesampainya di Batu, rombongan kami dibagi menjadi dua kelompok untuk menempati dua homestay. Dan aku kebagian tinggal di Homestay Wulansari atau yang dikenal dengan Villa kamaran.

PENGINAPAN DEKAT BATU
Penginapan tampak depan. . .

Wulansari menyediakan delapan kamar dalam satu homestay. Enam kamar di lantai bawah dan dua kamar di lantai atas. Karena termasuk peserta paling energik, aku diminta untuk bobok di lantai atas. Maklum, orang tua pada ogah-ogahan naik tangga hanya untuk bobok. Padahal, BNS bisa diteropong dari lantai atas, lho! Surprisenya, kalau malam hari, kecenya BNS dan kota malang nampak syantik bingits.

Nah, berikut ulasan dariku tentang penginapan Wulansari, homestay yang dekat dengan Batu Night Spectacular (BNS) berdasarkan pengalamanku yang menginap satu malam di sana.

Kamar Tidur.

Homestay Wulansari menyediakan kamar tidur double bed dan triple bed. Di lantai bawah, tersedia dua kamar yang bisa diisi tiga orang. Cocok banget bagi yang mau ngirit, nih. Sekamar bertiga! ๐Ÿ˜€ Sementara empat kamar, adalah double bed. Termasuk kamar yang aku gunakan.

PENGINAPAN DEKAT BATU NIGHT SPECTACULAR

Aku merasa cukup nyaman dan nyenyak tidur di penginapan ini. Selain karena capek, kamarnya juga bersih. Adanya teras di depan kamar lengkap dengan dua kursi dan satu meja, membuat pagiku lebih semangat untuk menjemput sunrise sembari ngeteh. Sayangnya, fasilitas pendukung seperti televisi, AC dan kursi santai belum ada di dalam kamar.

Kamar Mandi.

Masing-masing kamar disediakan kamar mandi dalam. Namun, ngga ada yang spesial dengan kamar mandi di homestay ini. Fasilitas yang ada di kamar mandi standard seperti pada umumnya.

FASILITAS PENGINAPAN DEKAT BATU

Kamar mandi yang berada di kamarku ngga ada showernya. Tanpa air hangat pula. Padahal Batu dinginnya brrr… Padahal, kamar mandi yang lain ada shower plus air hangatnya. Nasibku kurang beruntung. Kloset duduknya juga lancar dan bersih. Yang jelas, aku lihat kamar mandinya terawat semua, meski sederhana.

Oya, di homestay ini ngga menyediakan perlengkapan mandi. Sabun mandi, misalnya. Jadi, Teman-teman yang mau menginap di sini harus membawa perlengkapan mandi sendiri.

Ruang Santai.

Adanya ruang santai di penginapan bagiku adalah bonus. Memang, adanya ruang santai ini bisa mengakrabkan atau bahkan menambah teman. Tapi, bagiku ngga harus ada. Ruang santai untuk para tetamu ini biasanya dimanfaatkan untuk ngobrol, atau sekadar nonton acara televisi jika memang disediakan.

WULANSARI PENGINAPAN DEKAT BATU

Di Homestay Wulansari, ruang santainya cukup luas. Adanya televisi dengan ukuran 14″ menjadikan ruang ini makin hangat. Secara, para BuIbu PakBapak yang tadinya di kamar, niat mau langsung istirahat, tetiba pada keluar dan berkumpul di ruang santai sambil ngopi-ngopi ganteng.

Tempat duduk berupa sofa hanya disediakan satu dowang. Bukan satu set, melainkan satu biji hanya bisa buat tiduran satu orang. Sedangkan lainnya lesehan tanpa karpet. Brrr…Tadinya kami mau pinjam karpet, tapi yang punya penginapan belum punya karpet. ๐Ÿ˜† *lendotan Nicholas*

Jamuan Makan.

Jamuan makan: sarapan, makan siang, dan makan malam, ngga mesti ada di penginapan. Karena kami menginap secara rombongan, dan mengambil paket menginap plus makan, ya sudah pasti mereka menyediakan makanan buat kami. ๐Ÿ˜€

SARAPAN DI HOMESTAY BATU

Masakan a la homestay Wulansari termasuk tipe masakan rumahan. Pecelnya enak banget, sop dan lauknya juga demikian. Menu makanannya sederhana, namun citarasanya bikin pingin nambah. Terlebih ada krupuknya. Beeuuh! Makin gurih. . .

Jika Teman-teman menginap di sini tanpa rombongan, alias sendiri dalam rangka backpackeran, bisa juga mendapat jamuan makan asal memesan terlebih dahulu. Ya, jamuan makan ini by request. ๐Ÿ˜‰

Pengalamanku menginap di Homestay Wulansari cukup puas. Bagiku, ngga ada kekurangan suatu apa untuk fasilitas utama suatu penginapan. AC, air hangat, televisi di dalam kamar, bagiku merupakan fasilitas penunjang. Ya, menunjang kesejahteraan para penginap. ๐Ÿ˜† Toh, aku masih bisa bobok nyenyak tanpa mereka. ๐Ÿ˜›

Oya, di homestay yang dekat dengan wisata BNS ini disediakan dapur untuk para tamu. Tetamu bisa memaksimalkan dapur ini untuk masak atau merebus air. Jika butuh bumbu untuk masak, bisa minta kepada penjaga homestay.

Berencana wisata ke BNS dan sekitarnya? Coba survey Homestay Wulansari. Siapa tahu cocok! Penginapan ini dekat dengan wisata Batu Night Spectacular (BNS), lho. Cukup dengan jalan kaki untuk sampai BNS yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari pengipan.

Homestay Wulansari, Kota Batu, Malang.

Alamat:
Jl. Gondorejo No.157, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65316.
Nomor Telephone:
0341-596443 atau 0813-3249-1570.
PIN BBM:
5A3093A0 atau 5A4A04BB.
Harga:
Mulai Rp 175.000 – Rp 250.000 per kamar.

Baca juga:

Usman Janatin City Park, Taman Rekreasi Keluarga

L O V E! Rangkaian abjad tersebut tersusun rapih di depan pintu masuk Usman Janatin City Park. Ngga hanya itu, lambang LOVE juga terpampang manis di antara abjad dengan warna yang cerah. Bisa diartikan, bahwa taman tersebut penuh cinta. Iyaaa, kaaaan?

Usman Janatin, adakah diantara Teman-teman yang mengenalnya? Jujur, aku NOL banget kalau ngomongin tentang orang-orang yang berjasa bagi tanah air, Indonesia. Seperti halnya Usman Janatin. Ngga banyak tahu latar belakang mereka, apalagi kisah detilnya. *ya nasiib* Makanya, aku senang dengan munculnya nama-nama tempat wisata atau apapun yang menggunakan nama pahlawan. Ngga hanya ingin sekadar tahu, tapi juga akan menambah daftar bacaan dan pengetahuan baru bagiku.

Membaca di beberapa situs online, blogdetik salah satunya, bahwa Usman Janatin adalah pahlawan nasional yang dihukum gantung di Singapura pada 17 Oktober 1968. Sebagai prajurit Angkatan Laut, Usman menjadi bagian dari prajurit perang yang dicanangkan pemerintah RI terhadap Malaysia kala itu. Dihukum gantung! Perjuangannya luar biasa banget.

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA LOVE

Aku termasuk perempuan yang betah berlama-lama di taman hanya untuk sekadar menunggu bayangan Mamas Nicholas. Ngga heran, saat tahu ada Taman yang tergolong baru di Purbalingga, kota kelahiran Usman Janatin, aku mengajak Tante untuk duduk-duduk syantik di sana.

Taman yang lokasinya kurang lebih 1,5 km dari alun-alun Purbalingga, dulunya adalah ex pasar kota dengan luas kurang lebih 16.000 meter persegi. Berbeda dengan taman terbuka lainnya yang pernah aku singgahi, Taman Usman Janatin memiliki konsep yaitu taman rekreasi keluarga. Yups, rekreasi bersama keluarga dengan prinsip yang penting anak-anak senang!

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA MAINAN

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA PERMAINAN

Anak-anak bisa betah di taman ini karena ada wahana permaianan meski belum banyak. Empat permainan yang rutin beroperasi yaitu kereta mini, bom bom car, istana balon, happy swing, worm coaster dan sepeda roda tiga. Tiket wahana tersebut bisa dibeli di loket permaianan dengan harga mulai Rp 5.000-Rp 10.000 per wahana.

Saat itu, kami datang cukup pagi, kisaran pukul 10.00 WIB. Wahana permainan belum ada yang mulai beroperasi. Hanya nampak para karyawan yang santai bebersih di sekitar kawasan taman. Beberapa warung dan cafe juga belum ada yang dibuka. Kami benar-benar hanya narsis di sini, tanpa cemal cemil.

Setelah bertanya kepada salah satu penjaga wahana, ternyata taman mulai ramai pengunjung sekitar pukul 14.00 WIB. Pada jam tersebut, wahana sudah mulai dijalankan. Begitu juga dengan warungnya sudah mulai dibuka.

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA GAZEBO

Untuk bisa masuk taman ini, pengunjung harus melewati portal yang berada di sebelah kiri kawasan taman. Portal tersebut merupakan pintu masuk sekaligus pintu keluar taman. Melalui portal, pengunjung cukup mengulurkan uang sebesar Rp 2.000 kepada penjaga untuk biaya parkir sepeda motor. Sedangkan biaya tiket masuk ngga ada.

Taman Usman Janatinย yang dikelola dibawah manajemen Owabong memang mempunyai konsep taman rekreasi keluarga, namun ngga sedikit pengunjung remaja yang berdatangan. Termasuk kami, remaja unyu-unyu bathok. Kebanyakan, sih, anak sekolah. Sepulang Sekolah, mereka sengaja mampir Taman untuk menghabiskan siang, atau mengerjakan tugas di bawah tenda yang telah disediakan.

TAMAN USMAN JATNATIN PURBALINGGA PANGGUNG

Selain wahana permainan, Taman ini juga menyediakan panggung hiburan untuk perform para pelajar dan juga umum saat akhr pekan tiba. Kata Mas Widi, salah satu karyawan, panggung hiburan selalu ramai meski hanya band indi yang mengisi.

Melihat panggung yang cukup luas itu, kaki aku gatal pingin melangkah, naik ke atas panggung. Kemudian nggebugi drum. Sayangnya, ngga ada alat musik satupun yang tertinggal. Hahaha *nggebugi Tante baen* Yaaaa…karena merasa sudah terjamah semua, aku bersama Tante meninggalkan Taman tepat pukul 13.00 WIB, saat wahana permaianan mulai pemanasan. ๐Ÿ˜€

Btw, di daerah Teman-teman ada taman rekreasi keluarga macam Usman Janatin City Park? Baca juga tentang Perwira Art Museum. ๐Ÿ™‚

Usman Janatin City Park, Purbalingga.

Lokasi:

Jl. A. Yani No. 57, Purbalingga, Jawa Tengah.
Jam Buka Wahana Permainan:
Senin-Sabtu: Pukul 14.00-22.00 WIB.
Minggu: Pukul 08.00-23.00 WIB.

Baca juga Taman RTH Purbalingga

3 Pilihan Souvenir Pernikahan Dari Keramik

Tiap kali menghadiri resepsi pernikahan, sejauh ini aku belum pernah mendapat souvenir pernikahan yang terbuat dari keramik. Kebanyakan souvenir yang aku dapat yaitu kipas, ketokan kuku, dompet mini, cermin kecil, dan masih banyak lagi souvenir lainnya yang standard Indonesia. ๐Ÿ˜€

Aku ngga tahu kenapa para mempelai ngga memilih souvenir dari keramik. *termasuk aku, dulu* Padahal menarik dan banyak manfaatnya bagi Tetamu.

Tetamu yang hadir atas sebuah undangan adalah Raja. Sepakat, dong? Makanya, yang mengundang harus benar-benar memperhatikan, dan menghargainya.

Mereka ngga hanya meluangkan waktu saja untuk sekadar menghadiri resepsi. Ada hal lain yang mungkin bisa dikatakan lebih penting dalam mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadiri undangan. Kostum yang harus mereka kanakan, misalnya. Teman-teman pernah mengalami ribet dalam memilih kostum pesta, kan?

Makanya, sudah sepantasnya mereka mendapat penghargaan. Bukan penghargaan semacam award lho, ya. Melainkan souvenir sebagai salah satu bentuk nyata menghargai Tamu sekaligus sebagai kenang-kenangan, ucapan terima kasih kepada para tetamu yang telah meluangkan waktunya untuk hadir.

SOUVENIR KERAMIK KLAMPOK

Saat menghadiri resepsi pernikahan, tak sedikit dari mereka yang -seperti- mengharap adanya souvenir unik, bermanfaat dan kalau bisa yang anti mainstream. ๐Ÿ˜€ Seperti souvenir dari keramik ini. Masih jarang, kan? Ini kalau bisa lho, ya. Karena yang paling penting dari sebuah souvenir yaitu bermanfaat dan dibeli sesuai budget! Ngga kayak pernikahanku, souvenirnya gelas. Mainstream banget. :mrgreen:

Nah, ini ada 3 pilihan souvenir pernikahan dari keramik. Yaitu:

1. Hiasan Dinding

Ada yang berpendapat hiasan dinding ini kurang bermanfaat. Alasannya, karena tidak bernilai guna. Tapi, bagi Teman-teman yang suka dengan aksesoris, hiasan ini bisa ditempel di dinding ruang tamu bersama hiasan dinding lainnya.

Ada banyak macam hiasan dinding yang bisa dibuat by request. Salah satunya yaitu kura-kura. Mulai dari ukuran mini, kira-kira diameter punggung 5 cm.

SOUVENIR PERNIKAHAN
Kura-kura seksi. . .

Sebagai kenang-kenangan, nama mempelai bisa ditulis di dada kura-kura atau punggungnya. Cantik, bukan? Harga hiasan dinding mulai Rp 7.000 per biji. dengan diameter punggung 5 cm.

2. Teko Poci

Melihat Poci yang berjejer ini, ingatanku justru mengarah pada kota Tegal. Kota yang memang terkenal dengan teh pocinya. Padahal, tempat seduh teh ini yang membuat adalah orang Banjarnegara. Tegal impor. ๐Ÿ˜€

SOUVENIR NIKAH

Belum lama ini, aku menemani sepupuku memesan poci yang berukuran sedang. Ia hanya memesan poci dan satu gelas mini saja tanpa lambar. Sengaja ngga memesan full seperti foto di atas, karena masih banyak keperluan yang belum dibeli. ๐Ÿ˜‰

Satu poci sedang bisa dibeli dengan harga Rp 15.000 per set. Cukup mahal atau terlalu mahal untuk sebuah souvenir pernikahan? Hmmm…jika memang budget ada, akan terasa ringan. Btw, tersedia juga poci dalam ukuran mini. Seperti poci yang buat memenjarakan Jin di tipi-tipi. Hahaha

Poci ini akan dimanfaatkan sebagai pajangan atau menyeduh teh tiap pagi-sore, itu tergantung Teman-teman yang memilikinya. Mending buat nyeduh teh, ya. Sedap tauuuuk.

3. All about tempat

Tempat yang aku maksud yaitu bisa asbak, tempat pulpen, atau tempat lilin. Banyak alternatif tempat. Tempat atau wadah ini paling bermanfaat dan paling banyak dipesan oleh pembeli.

SOUVENIR KERAMIK KLAMPOK BANJARNEGARA

Meski modelnya biasa, sudah banyak yang punya, tapi banyak manfaatnya dan pasti dipakai. Yaa…masak asbak mau disimpen saja, sih. Pun dengan tempat lilin. ๐Ÿ˜‰ All about tempat harga mulai dari Rp 5.000 per biji.

SOUVENIR KERAMIK
Pagi-pagi ngeteh sama mendoan cocok! ๐Ÿ˜€

Bagaimana? Souvenir pernikahan dari keramik cukup menarik dan kaya akan manfaat, bukan? Masih banyak pilihan souvenir lainnya. Kartun karakter, misalnya. Kartun yang dibuat daru keramik, tuh, lucu. Seriyes. Aku pernah melihat di rumahnya. ๐Ÿ™‚

Jika ada yang tertarik dengan pilihan souvenir pernikahan dari keramik, Teman-teman bisa memesannya melalui nomor +6285647945005. Pemesanan bisa via SMS atau telephone. Minimal pembelian 100 set, dengan waktu pemesanan minimal tiga bulan sebelum tanggal pakai. *ujung-ujungnya jualan* *UUJ*

Enthog Gobyos, Kuliner Wonosobo yang Bikin Jegger!

Berniat kulineran di Wonosobo, jangan sampai melewatkan makanan khas Wonosobo yaitu รˆnthog Gobyos, Kuliner Wonosobo yang Bikin Jegger! Ya, kuliner khas Wonosobo enggak hanya Mie Ongklok atau Mie Set. Masih ada beberapa makanan lainnya yang musti Teman-teman coba. ๐Ÿ˜‰

รˆnthog atau Itik Serati, adakah di antara Teman-teman yang mengenalnya? Bagi yang tinggal di Desa, mungkin tahu. Bukan berarti si รˆnthog ini hanya hidup di Desa, lho, ya. Hanya saja, kita bisa dengan mudah menemukannya di kampung. Dan lebih mudah lagi menjumpainya di pasar unggas. ๐Ÿ˜€

Andai logo Itik putih yang eksis dengan jempolnya enggak terpampang di depan pintu masuk sebuah rumah makan bernama รˆnthog Gobyos, mungkin aku bakal mikir lama tentang; “seperti apa, sih, si รˆnthog?”. *loading…..*

Setahu aku, jenis unggas tersebut punya nama รˆntok atau Mรจntok, bukan รˆnthog. Ternyata ada nama lain juga, ya. Pak Eko, pemilik Rumah Makan รˆnthog Gobyos pun lebih memilih รˆnthog, ketimbang Entok, untuk memantapkan pengucapan. Dan memang iya, kesannya lebih mantap.

ALAMAT ENTHOK GOBYOS WONOSOBO
Jempol si รˆnthog seksi. . .

Enggak menyangka jika daging รˆnthog yang dimasak bersama santan kental dan juga racikan rempah-rempah, begitu nikmat di lidah. Apalagi bumbunya benar-benar meresap sampai dalam serat. Enggak hanya santan dan rempah-rempah, pemilihan cabai rawit dari Dieng atau yang lebih dikenal dengan cabai setan juga turut diolah dan menjadi ciri khas si รˆnthog Gobyos.

Ciri khas yang aku maksud yaitu pedas yang begitu istimewa, di mana tiap penikmat รˆnthok akan dibuat gobyos gemobyos (keringat bercucuran) cukup dengan sekali suapan plus sambal. Ya, makan รˆnthog langsung gobyos! *serius*

Siang itu, Gita, teman gawlku, mengajakku makan siang di รˆnthog Gobyos. Dia paham banget selera masakan yang aku sukai: pedas yang membahana.

TEMPAT MAKAN ENTHOK GOBYOS WONOSOBO

Kamu bakal ketagihan makan di รˆnthog Gobyos. Dagingnya empuk dan sama sekali enggak tercium aroma amis. Bumbunya sedap dan santannya juga segar, lho.” Testimoni dari Gita yang sudah beberapa kali makan รˆnthog Gobyos, membuatku enggak sabar untuk segera mencicipi si รˆnthog seksi yang jalannya megal-megol. ๐Ÿ˜€

Usai menyelesaikan segala urusan, kami pun mampir รˆnthog Gobyos. Rumah makan ini enggak begitu besar. Pun dengan tempat makannya. Ruang depan hanya terdapat tiga meja di mana masing-masing meja terisi empat kursi. Sedangkan ruang belakang disetting lesehan dan lebih luas dari ruang depan.

ENTOG GOBYOS

KULINER ENTHOK GOBYOS WONOSOBO

Satu hal yang bikin nyaman makan di sini yaitu karena penyajiannya secara prasmanan. Para pelanggan bebas mengambil nasi beserta lauknya sendiri. Ini membuat pelanggan, khususnya aku lebih lega. Secara, yang tahu kadar kenyang, kan, diri sendiri. Iyaaa, kaaan? :mrgreen:

Btw, Teman-teman ada yang enggak suka pedas. Tapi sudah masuk rumah makan ini? Tenang saja, di sini tersedia dua pilihan masakan รˆnthog, kok. Yaitu รˆnthog yang pedasnya membahenol dan รˆnthog yang manis asin nikmat. Lihat lah dua baskom di atas. Ada รˆnthog yang diguyur cabai, kan? Itu yang pedasnya cethar! Satunya lagi dengan cita rasa biasa, cenderung asin.

Jika ada yang merasa pedasnya kurang, *ini masya allah* Teman-teman bisa menambahnya dengan sambel kosek yang cabainya rawit semua dan pedasnya tambah bikin gobyos. Mamfus teler huhaaah. . . ๐Ÿ˜›

SAMBEL KOSEK ENTHOK GOBYOS WONOSOBO

ENTHOK GOBYOS WONOSOBO
Serius lapar. . .

รˆnthog ini seriusan pedas cethar. Kalau aku ngomong serius, berarti seriyes, ya. Pedasnya enggak main-main. Makanya, jika mau mulai makan, sediakan air putih atau minuman lain yang bisa bikin lidah agak tenang.

Selain pedasnya bikin keringat temetes tes tes, Teman-teman lebih hati-hati kalau makannya tanpa sendok alias telanjang menggunakan tangan. Soalnya, telapak tangan bisa panas karena sengatan cabai setan. Hahah Ini seriyes lagi, ya. Enggak bohong. Aku dan Gita telah merasakannya. ๐Ÿ˜†

Nah, bagi Teman-teman yang punya rencana ke Wonosobo, mampir lah ke รˆnthog Gobyos. Nyobain sensasi makan รˆnthog sambil ngelap keringat. ๐Ÿ˜‰ And well, si Enthog Gobyos aku rekomendasikan khusus bagi Teman-teman yang suka daging รˆnthog dan Pedas yang waaarbiasyah!

Rumah Makan Enthog Gobyos, Wonosobo

Lokasi:

  • Jl. Raya Dieng Km. 01, Rowopeni, Bugangan, Wonosobo.
  • Jl. Alternatif Kretek-Wonosobo, Semayu, Wonosobo.
  • Komplek Masjid Abdullah. Jl. Raya Kretek Km. 6.2, Kenteng, Kretek, Wonosobo.

Nomor Telephone:
0852 0081 5555, 0812 1550 1444
Jam Buka:
Pukul 09.00-21.00 WIB.
Fasilitas Umum:
Toilet, Mushala, Non WiFi.

Baca makanan pedas lainnya: Mie Set Pakde Har, Wonosobo.

Mancing Mania di Kawah Sikidang, Berani?

Mancing Mania di Kawah Sikidang bukan lah program acara baru di televisi. Judulnya saja yang persis banget dengan salah satu acara di stasiun televisi. *gue ngga kreatif* Tapi, semisal mau ditayangkan di televisi bagus juga, lho. Jarang-jarang, kan, ada aktivitas memancing di Kawah. ๐Ÿ˜›

Sebelum mulai memancing, aku mau cerita alkisah dulu. Agak serius, nih. Semacam legenda tentang Kawah Sikidang. Ya…biar postingannya panjang sebagai pelengkap, gitu. ๐Ÿ˜›

Alkisah, seorang Pangeran kaya raya, Kidang Gurangan, telah memberanikan diri untuk melamar Puteri cantik bernama Shinta Dewi. Namun, karena Shinta Dewi syok saat melihat wajah Pangeran yang ternyata ngga setampan yang ia bayangkan (tubuh manusia, namun kepala mirip hewan Kijang atau dalam bahasa jawa Kidang), maka sebelum lamaran berlangsung, Shinta Dewi mengajukan satu syarat yang sebenarnya syarat tersebut adalah niat jahat supaya lamaran tidak akan berlangsung.

Sepertinya, perempuan berparas jelita memang dari dulu suka jual mahal, ya. Terbawa sampai sekarang, lho. Hahaha *bercanda* Sebut saja Roro Jonggrang. Saat akan dipersunting oleh Bandung Bondowoso, ia meminta dibuatkan 1000 candi, di mana pengerjaannya harus selesai dalam kurun waktu satu hari.

Sama halnya dengan Roro Jonggrang, Puteri Shinta Dewi juga mengajukan syarat kepada Pengeran Kidang Garungan untuk membuat sumur dalam ukuran besar. Padahal, Shinta sudah tahu bahwa di tempat yang akan dijadikan sumur, tuh, ngga bakal keluar air. Secara, Desa tersebut memang terkenal sebagai daerah yang selalu kurang air.

Niat jahatnya dimulai! Yaitu dengan cara menimbun sumur yang sedang digali oleh Pangeran. Padahal, Pangeran hampir menyelesaikan syaratnya. Tapi apa daya, orang-orang suruhan Shinta mengembalikan tanah hasil kerukan ke dalam sumur sampai akhirnya Pangeran tertimbun. Aaaw…kasihan, ya.

Kidang Garungan ini punya kesaktian. Karena merasa ditipu oleh Puteri Cantik tapi jahat, ia pun mengamuk di dalam sumur! Byuuur byaaak duaaar….! Jadilah sebuah Kawah dan Pangeran tetap di dalam sumur yang sekarang bernama Kawah Sikidang. Percintaan yang tragis, ya. Mending, kalau mau menolak lamaran, sampaikan saja dengan baik-baik. Ngga kebanyakan dosa. ๐Ÿ˜›

KAWAH SIKIDANG

Kembali ke acara Mancing Mania, ya. ๐Ÿ˜† Kawah Sikidang merupakan salah satu objek wisata di Dataran Tinggi Dieng. Objek wisata tersebut berlokasi di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Dalam satu kawasan wisata, banyak terdapat kawah yang masih aktif. Namun, hanya ada satu kawah utama, kawah Pangeran Kidang, yang letaknya kurang lebih 1 km dari pintu masuk objek.

Saat ini, banyak masyarakat yang mencari rejeki di sekitar kawasan objek wisata. Selain jajanan khas, ada beberapa orang yang standby di pinggir kawah utama. Mereka membuka jasa pemancingan, yaitu memancing telur di Kawah Sikidang.

Ada dua jenis telur yang mereka tawarkan, yaitu telur ayam dan puyuh. Satu bungkus telur puyuh berisi 10 biji, dan 1 bungkus telur ayam berisi 2 biji dijual dengan harga Rp 5.000 per bungkus. Jumlah telur bisa dikurangi, apalagi ditambah. Sesuai dengan keinginan pembeli.

MEMANCING DI KAWAH SIKIDANG
mancing maniaaak. . .

Kawasan kawah utama cukup berbahaya meski sudah dipagar kayu. Maka dari itu, bagi wisatawan yang ingin mencicipi “telur kawah”, bisa minta bantuan kepada penjualnya untuk memasukkan ke dalam keranjang kecil, kemudian merebusnya. Ya, pembeli tidak bisa masuk kawasan kawah bagian dalam. Jika ingin merasakan sensasi mancing mania di Kawah Sikidang, pembeli bisa minta tolong kepada penjual telur untuk mengganti pegangan pancing (ngga tahu namanya apa) yang lebih panjang.

Proses memancing telur ini ngga sampai lima menit sudah matang, untuk telur puyuh. Tapi, aku agak ngga tega mau makan. Soalnya, aroma belerang sudah tercium duluan. ๐Ÿ˜€ Berbeda dengan Ibuku yang bilang “Enak…enak…enaaak. Telur puyuhnya enak.”

Baca juga tentang Kawah Candradimuka. Ada Gatotkaca di sana, lho. :mrgreen:

RM. Sido Kumpul dan Seporsi Kentang Goreng

Sido Kumpul, Rumah Makan di daerah Wonosari yang terkenal dengan suguhan gemerlip Bintang saat malam tiba menjadi pilihan kami untuk mengawali rangkaian acara Family Gathering.

Ya, Family Gathering yang telah kami laksanakan bukan lah Gathering biasa. Ada acara pisah sambut pegawai dan pengantar purna tugas di dalamnya. Acara ini lah yang paling penting, sedangkan rekreasinya adalah bonus satu kali jalan menuju Gunungkidul.

Kami memilih Rumah Makan Sido Kumpul ini dengan mempertimbangkan dua faktor, yaitu ketersediaan tempat untuk acara, dan harga makanan murah meriah. Faktor terakhir ini paling penting. Tahu sendiri lah, ya. Acara Family Gatheringnya saja dikordinir secara mandiri. ๐Ÿ˜†

RM. Sido Kumpul menyediakan ruang yang bisa digunakan untuk acara dengan kapasitas kurang lebih 100 orang. Ruang ini bisa digunakan tanpa menambah biaya sewa jika tetamu memesan makanannya di sini.

Memang bukan ruangan khusus semacam aula, sih. Namun tempatnya ngga kalah memadai dan bikin mata lebih segar. Bagaimana tidak segar, ya. Suguhan bukit nan hijau yang berada di samping kiri membuat tempat ini makin sejuk. Kebayang jika malam hari, ya. Pasti tambah sejuk karena ada tambahan pemandangan dari bukit bintang sungguh indah.

SIDOKUMPUL

Fasilitas umum untuk para tetamu tergolong cukup. Cukup minim maksudnya. ๐Ÿ˜† Tempat Wudhu, misalnya. Saat kami hendak melaksanakan ibadah shalat dzuhur, antrean toilet umum dan juga tempat wudhu cukup panjang. Begitu juga dengan mushalanya yang cukup untuk shalat berjama’ah tidak lebih dari delapan orang.

Meski demikian, kami merasa puas dan cocok dengan olahan masakan a la RM. Sido Kumpul. Cita rasanya masakan rumahan dengan harga yang ngga mahal. Saat itu, kami mengambil paket Rp 25.000 per orang dengan menu lauk ikan tawar. *slurp*

RM SIDOKUMPU;
Lesehan di bagian depan. . .

Omong-omong tentang menu makanan, cukup banyak menu yang disediakan. Ngga hanya makanan berat, camilan pun ada. Kentang Goreng, misalnya.

Namanya udah “pingin banget”, usai makan siang aku memesan kentang goreng dan jamur crispy. Sayang banget, jamurnya sedang kosong. Jadi, aku hanya memesan kentang goreng saja.

BUKIT BINTANG SIDO KUMPUL

Siapa sangka, memasak kentang goreng tuh membutuhkan waktu yang ngga sebentar. Salahku, sih, memesannya mepet. Ya, saat Temab-teman sudah siap di Bus untuk melanjutkan perjalanan ke Gua Pindul, aku masih menunggu kentang goreng yang belum juga matang. Hahaha

KENTANG GOERENG BMW

Paling parah, nih, ya. Harga satu porsi kentang goreng yaitu Rp 10.000. Membuka dompet, mencari selembar uang sepuluh ribu ngga nemu juga. Ngga ada uang pecahan kecil. Serius. Sedangkan, Teman-teman yang di Bus sudah memanggil dengan nada kesuh, wajah seram. ๐Ÿ˜†

Aku panik, aku panik. “Balikin saja kentang gorengnya!” Pikirku saat itu. Tapi, ngga mungkin lah, ya. Huuuh…rasanya seperti hendak didemo. :mrgreen: Mau pinjam uang punya teman, tapi harus naik Bus dulu. Agaknya takut dikatain ini itu. Jadi, aku putuskan untuk tidak membayar saat itu alias hutang. Iya, hutang kentang goreng sepuluh ribuuuu. ๐Ÿ˜†

KENTANG GOERENG BMW

Lalu, gimana kelanjutan hutang kentang gorengnya?

Seminggu kemudian, aku menghubungi owner RM. Sido Kumpul dan menjelaskan bahwa aku punya hutang kentang goreng. ๐Ÿ˜† Aku memperkenalkan diri kepada si empunya rumah makan, minta maaf, dan kemudian pemilik RM. Sido Kumpul menyatakan kalau kentang goreng yang telah aku makan sudah dianggap lunas. Ngga perlu mentransfer uang untuk membayar kentang goreng. Iya, tadinya aku berniat untuk mentransfer uang guna membayar kentang goreng. Alhamdulillaah. ๐Ÿ˜†