Tempat-tempat Menarik di Solo yang Perlu Kamu Kunjungi

Memang ngga seramai Kota Jogjes yang ngangenin. Ngga sesepi Kota Banjarnegara pula. Tapi, banyak hal unik dan menarik dari kota yang satu ini. Oslo alias Solo.

Salah satu kota yang malamnya asyik banget buat jalan-jalan adalah Kota Solo. Siangnya? Em…asyik juga meski hot! Apalagi, jika seharian digunakan untuk wisata. Uwuwuwu…nikmaat!

Terakhir ke sana, dua tahun yang lalu saat masih kinyis, gitu. Selama dua hari satu malam, aku menghabiskan hari-hariku untuk berjalan, pagi sampai sore. Malam? Cukup nongkrong di Jl. Slamet Riyadi, depan SMP, ada nasi kucing di sana. πŸ˜€

Piknik syantik selama dua hari di Solo, bisa dibilang masih kurang puas. Belum banyak tempat wisata yang aku singgahi. Padahal aku pakai motor, lho. πŸ˜‰ Ada dua tempat yang menurutku menarik untuk didatangi, tapi saat itu terpaksa aku lewati.

Stadion & Monumen PON I

Stadion R. Maladi (2003-2011) Β atau Stadion Sriwedari merupakan sebuah stadion yang bisa kamu kunjungi di Kota Surakarta. Stadion Sriwedari ini sendiri termasuk salah satu stadion yang paling tua di Indonesia sekaligus stadion tempat dilangsungkannya PON (Pekan Olahraga Nasional) I pada 9 September 1946.

Stadion yang sangat menarik dan bersejarah ini mulai dibangun pada tahun 1932 dan mampu diselesaikan delapan bulan kemudian berdasarkan permintaan Sri Susuhunan Paku Buwono X.

Stadion R. Maladi bisa dikatakan menjadi satu-satunya stadion yang dibangun oleh Indonesia pada masa itu, mengingat stadion-stadion lain yang ada di tanah air dibangun oleh Belanda. Pada saat itu, Sri Susuhunan Paku Buwono X menginginkan warganya memiliki satu tempat tersendiri untuk melaksanakan aktivitas olahraga.

Stadion Solo dan Monumen 1
Yuuuk…ke sini bareng! πŸ˜‰

Sumber : tempo.co

Untuk saat ini, Stadion ini bahkan menjadi monumen PON I sekaligus digunakan sebagai sebuah arena pertandingan sepak bola besar.

Stadion R. Maladi belakangan lebih banyak digunakan oleh tim sepak bola asal Solo yaitu Persis Solo dan juga pelatnas NPC (National Paralympic Committee) Indonesia. Hal ini seolah menegaskan bahwa Stadion R. Maladi akan terus bertahan dan berjuang mengobarkan semangat yang besar kepada para atlet tanah air agar selalu memacu prestasinya, berjuang di lapangan hijau, dan membawa nama Indonesia tetap harum sepanjang masa.

Monumen Stadion Solo
Ada aku di situ lho. . . *mimpi*

Sumber : surakarta.go.id

Tanpa sedikitpun mengurangi rasa hormat terhadap sosok Maladi yang sempat menjadi nama salah satu stadion tertua di Indonesia ini, Pemkot Surakarta melalui peringatan HAORNAS (Hari Olahraga Nasional) pada tanggal 9 September 2009 mengembalikan nama Stadion R. Maladi menjadi Stadion Sriwedari.

Berburu oleh-oleh khas Solo di Pusat Grosir Solo (PGS)

Satu monumen di atas telah terlewatkan. Sedangkan tujuan berikutnya yang terlewatkan adalah PGS! πŸ˜‰

Pusat Grosir Solo (PGS) merupakan pusat perbelanjaan batik yang telah menjadi trade center di kawasan Kota Solo. Tempat wisata belanja ini bahkan telah dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang kenyamanan dan keamanan bagi para pedagang maupun pembeli dan wisatawan yang ingin berbelanja secara grosir atau satuan/eceran.

Bukan hanya sebagai pusat perdagangan, PGS telah menjelma dengan begitu pesat sebagai salah satu tujuan utama wisatawan yang mengunjungi Kota Solo.

Njajan puas...
Njajan puas…

PGS ini terletak di Jl. Mayor Sunaryo No.1 Gladag, Solo. Hal yang tidak kalah menarik adalah bahwa PGS menjadi tujuan akhir dari transportasi wisata khas dari Kota Solo seperti misalnya Kereta Uap Jaladara, Kereta Kencana, dan Bus Tingkat Werkudara.

Dua tempat di atas termasuk wisata menarik di Solo yang gagal aku kunjungi. Entah kapan aku bisa ke Solo lagi untuk mengunjungi tempat tersebut atau tempat wisata lainnya. Soalnya, masih banyak destinasi wisata di Solo yang belum aku kunjungi. :mrgreen:

Terkait akomodasi, untuk menuju Monumen dan PGS juga ngga membutuhkan waktu lama. Cukup dekat dengan kota. Jika akan bermalam pun banyak hotel di dekat dua tempat wisata tadi.

Airy hotel Solo
Kamar Hotel Airy Keraton Solo Gatot Subroto Segeer bangeet…

Salah satu hotel dengan harga yang terjangkau bisa booking hotel di Airy Keraton Solo Gatot Subroto. Jaraknya cuma 1,2 km dari Stadion Sriwedari, dan 2,1 km dari Pusat Grosir Solo. Hotel tersebut beralamat di Jl. Gatot Subroto No 89-103, Solo.

Airy Rooms Hotel Solo
Lirik harganya….

Lokasi hotel strategis dan harganya juga terjangkau. Cukup membayar Rp 233.000, Teman-teman sudah bisa tidur nyenyak di kasur empuk dan menikmati fasilitas sepuasnya di Airy Hotel (tapi harga bisa berubah sewaktu-waktu lho ya).

Selain harga terjangkau, fasilitas Hotel Airy Keraton Solo Gatot Subroto ini juga lengkap. Harga sudah termasuk AC, TV flat screen, wifi, dan juga sarapan.

Airy Hotel Solo Jawa Tengah
Eh, arisan di sini, yuk…. hahaha

Sekarang, hanya dengan Rp 233.000 Teman-teman sudah bisa dapat hotel yang asyik, dan letaknya juga cukup strategis dari lokasi tempat-tempat menarik tadi. Bisa juga jalan kakiΒ untuk ke tempat-tempat tersebut.

Catatan: seluruh dokumentasi hotel diambil diΒ airyrooms.com.

SOPING Krandegan, Soto Asli Favorit Ibu

“Sotonya asli apa ngga? Kalau ngga, mending kita ngeBakso aja, deh.” Tiap kali aku mengajak Ibu nyaoto, pasti beliau tanya gitu. Padahal, Ibu tahu kalau aku sudah mulai ngga lahap makan bakso. KZL.

Kuliner Soto di Banjarnegara saat ini cukup banyak. Ada lebih dari 5 Warung Soto yang punya ciri khas masing-masing. SOPING atau Soto Pak Aping, misalnya. Soto ini -sepertinya- ngga ada yang nyamain. Sekilas hampir mirip dengan Soto Betawi. Tapi, Soping lebih sederhana penyajiannya.

Omong-omong tentang Soto asli, asli yang dimaksud di sini bukan asli dalam arti sebenarnya. Ini cuma Ibiku saja yang menggap bajwa Soto seperi sotonya Pak Aping adalah Soto asli. Sedangkan Soto lainnya? Emm…PALSU kalik, ya. Hahaha Ya…secara, kini makin banyak kreasi makanan indonesia yang satu ini, kan.

SOPING, berlokasi di Kelurahan Krandegan, Soto Pak Aping adalah satu-satunya Soto favorit Ibuku. Alasan kenapa SOPING menjadi Soto favorit yaitu karena pemilihan dagingnya.

SOTO KRANDEGAN
Warungnya sederhana gitu, deh. . .

Daging yang menjadi campuran Soto ini adalah daging sapi. Di warung soto ini, irisan daging sapinya lumayan berat, lho. Ibu lebih memilih Soto daging sapi ketimbang Soto ayam karena beliau punya potensi darah tinggi. Ya…andai ayam yang buat toping pelengkap itu adalah ayam kampung, sih, Ibu masih doyan. Kebanyakan ayam yang digunakan, kan, ayam petelur. Ibuku ogah banget makan ayam yang punya body montok itu. πŸ˜€

Dagingnya adalah daging sapi, itulah soto asli versi Ibuku. Selain dari daging, takaran asli menurut Ibuku yaitu dilihat dari kuahnya. Kuah untuk Soto umumnya ada dua jenis, yaitu kuah bening dan santan. Bagi Ibuku, Soto asli yaitu soto yang kuahnya pakai santan. Beeuh…lupakan sejenak kolesterol ya, Buk? πŸ˜†

Kuah Soto Aping ini cenderung legit. Dalam satu porsi berisi komposisi inti, yaitu; Ketupat, Daging Sapi, Kuah dan taburan berambang goreng. Tambahan lainnya yang bikin Soto makin sedap yaitu kecap dan sambal. Sederhana banget, kan? Ngga ada tomat, dedaunan macam selederi atau daun bawang. Ngga neko-neko, meski nampak pucat. So simple.

SOTO DAGING KRANDEGAN
Nampak sederhana, bukan?

Tampilan boleh sederhana lah, ya. Tapi, kalau Warung Soto yang letaknya persis di pinggir jalan raya selalu ramai pembeli, berarti ada hal lain yang telah membuat mereka ketagihan, dong.

Menurutku, Soto Aping ini seperti Soto rumahan yang mana aroma kuahnya harum. Aroma tersebut bukan semata dari berambang goreng, tapi dari bumbu yang sudah menyatu dengan kentalnya santan kelapa.

Bagi Ibuku, Soto asli ngga cukup hanya dengan daging dan kuah saja. Harus pakai ketupat! πŸ˜€ Menurut Ibu, makan Soto yang ngga pakai ketupa seperti sedang makan Sup. Ngga ada bedanya. :mrgreen:

Namanya selera memang unik, ya. Daging Sapi, Kuah Santan dan Ketupat, itu lah Soto asli menurut Ibuku. Soto yang hanya ada di Warung Soto Pak Aping, soto favorit Ibu. Warungnya memang sederhana, hanya terdapat empat meja saja. Warung yang berada tepat di tepi jalan ini membuat para pelamggan cukup susah untuk parkir kecuali nyempil jalan raya. Persis di depan warung. πŸ˜‰

Teman-teman satu selera sama Ibuku? Coba lah sesekali makan SOPING. Dolan mBanjar. πŸ˜‰

Soto Pak Aping, Krandegan

  • Alamat: Kompleks perempatan Krandegan. Jl. Mayjen Sutoyo, Banjarnegara, Jawa Tengah.
  • Harga: Rp 15.000 per porsi

Baca juga: Makan Soto di Pinggir Hutan

Pouch Motif Hasil ngeKuis

“Kuis kuis kuis kuiiiis. Siapa yang mau kuiiiis?” Tawaran tersebut bukan main-main. Meski sering datang mendadak, tapi yang ngadain kuis ngertiin banget kesibukan para Bu-Ibu gawl yang tiap hari selalu saja ada yang dikerjakan. *sok sibuk dikit euy*

“Kok sepi, yaa. Kuis kuis kuis kuiiiis.” Duuh…kalau yang ini pinter banget membuat mata melek. Saat group lagi sepi, kuis pun dimulai. Namanya saja Bu-Ibu doyan kuis, group pun langsung ramai seketika.

“Kuiiis. Aku mau ngadain kuis. Hadiahnya ngga seberapa, sih. Yang mau ikut silakan dilist, ya.” Naaah…ini kuis yang palin aku suka. Cuma ngelist nama saja. Selanjutnya, serahkan kepada mesin kocok. :lol;

“Alhamdulillaah aku baru dapat rejeki, nih. Aku mau adain kuis. Tapi apa, yaa?” Tiba-tiba yang lagi ngga aktif di group tapi online meluncur ke group dan ngasih ide kuis. πŸ˜€

Satu-satunya group yang sering banget ngadain kuis ya Em(b)ak Ceria. Satu-satunya group yang membernya kadang sering menyuarakan “mana kuis mana kuis mana kuiiis.” Uuwuwuuu…ada Mijon? πŸ˜€

Aku termasuk orang yang kurang beruntung dalam hal ngekuis. Bisa dihitung jari aku menang kuis di group. Apalagi seringnya pakai sitim kocokan. Beeuuh, nasibku agak kurang baik kalau mainan kocok-kocok. πŸ˜€

POUCH WIRAUSAHA
Cocok buat Jasmine ntar. . .

Meski kurang sip rejeki ikut kuis, tapi sekali dapat langsung jegerr! Pouch motif, misalnya. Adalah salah satu hasil ngekuis di group! Alhamdulillaah… πŸ˜‰

Pouch motif ini buatan @siswawirausaha di mana siswa tersebut sekolah sambil berwirausaha. Mereka belajar wirausaha ngga sendirian. Ada campur tangan seorang perempuan hebat, yaitu Emaknya Abin alias Mbak Icuz.

Mbak Cuz membagikan 3 pouch motif untuk kuis. Saat itu yang menang aku, lupa, dan lupa. Satu pouch dibagikan sebagai hadiah kuis, dan selebihnya diberikan secara cuma-cuma alias gratis! Nyummiii…lezat banget, ya.

POUCH SISWA WIRAUSAHA
Manis-manis banget, kayak gueh. . .

Dengan ditemani Mbak Icuz, mereka telah berhasil membuat banyak prakarya. Ngga hanya pouch, ada asesoris lain dan juga kaos untuk anak-anak.

Teman-teman berminat untuk memesan pouch atau kaos dengan desain by request? Pesan saja melalui http://siswaeiausaha.com. Mau satu biji, atau mborong untuk suatu acara? Mereka siap membuatkan! Karena, produk buatan Siswa Wirausaha Smk Itaco Bekasi ini sejatinya untuk membantu biaya pendidikan para siswa. Dengan membeli produk ini, berarti Teman-teman turut membantu biaya pendidikan siswa pra sejahtera.

Ingin tahu model lain dan harga pouch motif? Silakan hubungi Siswa Wirausaha melalui kontak di bawah ini.

Kontak Siswa Wirausaha

Twitter : @siswawirausaha
Fanpage FB : siswa wirausaha
Web: www.siswawirausaha.com
Phone/ Whats App: 089613318215
PIN BB : 5832F6B9

Baca juga: Pouch Karakter Multifungsi

2 Resep Makanan Ini Cocok untuk Musim Hujan

Udah beberapa minggu ini, Banjarnegara rutin diguyur hujan after dzuhur. Sediih, pusing pala byerbie. Kasihan baju babyku. Uwuwuwu…Biar ngga larut dalam kesedihan, aku memilih untuk bersenang-senang. Bikin anget-anget di dapur. Masak-masak, maksudnya. :mrgreen:

Bagi Teman-teman yang gemar memasak, tentu lebih suka menyiapkan makanan sendiri untuk keluarga di ruma, kan? Di samping lebih hemat, makanan yang dimasak sendiri biasanya lebih bersih dan sehat.

Kelebihan memasak sendiri, tuh, bisa memasak dengan beragam variasi sehingga tidak membosankan. Dengan meluangkan sedikit waktu dan tenaga,Β berbagai makanan buatan sendiriΒ untuk keluarga dapat segera tersaji di meja makan. Cling cling cliing! *usap-usap lampu ajaib*

Nah, berhubung saat ini lagi musim hujan, cocoknya ya masak makanan berkuah yang hangat dan segar. Berikut 2 resepΒ makanan enak, sederhana dan praktis!

Bakso Tempe

Bakso biasanya dibuat dari bola-bola daging atau ikan. Tapi, ini lain. Karena sekarang lagi kurang suka daging, aku membuat baksonya menggunakan tempe!

Seluruh bahan makanan mentah yang digunakan bisa temukan di www.bukalapak.com. Berikut resep bakso tempe:

  • 1 buah tempe ukuran sedang,
  • 1 butir telur ayam,
  • 250 gram tepung kanji,
  • 50 gram tepung terigu,
  • 1 sendok teh garam halus,
  • 1 sendok teh merica bubuk,
  • 4 siung bawang putih (haluskan),
  • Β½ sendok teh gula pasir,
  • Air secukupnya,
  • Daun bawang secukupnya.

STEAK TEMPE BERTABUR WIJEN

Cara membuatnya:

  • Tempe dikukus, tumbuk sampai halus.
  • Campur dengan tepung kanji, tepung terigu, telur, bumbu-bumbu dan uleni hingga rata.
  • Masukkan air sedikit demi sedikit hingga adonan tidak lengket di tangan.
  • Bentuk bulat.
  • Masak dengan air mendidih. Bila sudah mengambang, berarti bakso sudah matang.
  • Angkat bakso dan rendam dalam air yang sudah ditambah es batu sehingga bakso lebih kenyal.
  • Hidangkan dengan kuah kaldu.
Sup Ayam

Nah, masakan kedua ini adalah makanan favoritku. Adalah SUP! Srupuuut…Aku suka membuat Sup karena membuatnya sangat lah mudah dan simpel. Tapi, khusus kali ini, masaknya agak beda dikit pada bagian bumbu. Bumbu-bumbu yang biasanya dihaluskan, kali ink hanya digeprek atau dimemarkan agar kuah Sup bisa bening. πŸ˜‰

Adapun bahan yang digunakan yaitu:

  • 250 gram daging ayam atau ceker ayam,
  • 1 butir tomat ukuran sedang,
  • 2 buah wortel,
  • 2 buah kentang,
  • 5 siung bawang merah,
  • 5 siung bawang putih,
  • 1 sendok teh merica halus,
  • Jahe, kayu manis, cengkeh, dan pala secukupnya,
  • Β½ sendok teh gula pasir,
  • Daun seledri dan daun bawang secukupnya.

Cara membuatnya:

  • Iris tipis bawang merah dan bawang putih kemudian tumis sampai layu dan berbau harum.
  • Tambahkan jahe dan pala yang sudah di memarkan, Masukkan juga cengkeh kayu manis dan ayam.
  • Tambah dengan air dan rebus hingga setengah matang.
  • Masukkan wortel dan kentang yang sudah dipotong-potong. Bila wortel dan kentang sudah matang, tambahkan gula pasir, garam, merica bubuk dan irisan daun bawang.
  • Aduk dan masak hingga mendidih.
  • Terakhir, masukkan irisan tomat dan daun seledri.
  • Sajikan hangat-hangat.

SOTO KUDUS SEGAR

Bakso Tempe dan Sup Ayam, 2 pilihan menu makanan tersebut tambah nikmat jika disajikan saat hujan turun dan masih hangat. Emmmh…bukankah memberi kehangatan ngga melulu lewat pelukan, kan? *eh*

Tip Sukses Mencapai Kawah Gunung Bromo

Banyak orang bilang, butuh perjuangan untuk dapat menikmati pemandangan dua gunung sekaligus kawah dari Bukit Penanjakan. Serius butuh perjuangan? Emmmh…menurutku ngga juga, sih. Menuju bukit, tuh, ngga seberapa lelahnya dibanding dengan menunggu lamaran pacar yang udah jalan hampir tujuh tahun. *dezegh*

Usai menikmati sunrise Bromo dengan cara berdesak-desakkan dari atas Bukit Penanjakan, aku bersama beberapa teman turun menuju kaki Gunung Batok. Tujuan wisata selanjutnya memang bukan ke Gunung Batok. Namun, kami harus memarkirkan Jeep di kawasan tersebut.

Ini kali pertama aku piknik tanpa mencari tahu terlebih dahulu detil objek wisata. Aku terlalu cuek dengan Gunung Bromo dan sekitarnya. Uwuwuwu…mungkin aku terlanjur nyaman jalan bersama arek Suroboyo dan Malang. Haaai Mbak Yuni dan Om Misbach! πŸ˜‰

Pikirku, perjalanan akan makin mudah, aman dan lancar, karena pendampingnya saja “orang dalam”. Dan kenyataannya memang demikian. Damai banget! Tapi, setelah melihat anak tangga yang jumlahnya ngga sedikit, mana bisa mengandalkan mereka. Mau minta gendong maksudnya? Hilang keperkasaanku, dong! :mrgreen:

BROMO JAWA TIMUR
Memesona banget Gunung ini. . .

Naik anak tangga menuju Kawah, ini lah yang menurutku butuh perjuangan. Untuk sampai ke destinasi berikutnya, yaitu Kawah Gunung Bromo, kami harus melewati lebih dari 200 anak tangga. Mampukah aku? Harusnya mampu. Namun, hari sebelumnya telah kuhabiskan untuk jalan-jalan ke Eco Green Park, Jatim Park dan Kulineran bersama Mbak Yuni. Hasilnya, kaki gue udah gempor duluan, gemeteran melihat anak tangga dan banyaknya orang yang di tangga tersebut. Serius, aku lemas. Tulang seakan mau lepas gegara ngga pernah minum susu. Beeeuh, ternyata segitu dowang nyaliku, ya. Huwaa…memalukeun!

Kejadian yang pernah aku alami jangan sampai terjadi pada kamu kamu kamu Teman-teman. Cukup aku saja yang merasakan kepedihan gagal mencapai Kawah Bromo. Padahal, selain Pasir berbisik, bisa mencapai puncak Kawah Bromo adalah salah satu impianku. *impian kita, Bang*

Makanya, berdasarkan pengalaman, aku mau berbagi tip agar bisa sukses mencapai Kawah Gunung Bromo. Nah, baca tipnya, yuk!

Jadikan destinasi utama.

Please, jangan dulu menghabiskan wisata Malang, khususnya yang ada di Kota Batu jika kamu serius ingin mencapai Kawah Gunung Bromo. Menimbang jalan menuju Kawah lumayan bikin kaki senut-senut, aku saranin jadikan objek ini sebagai destinasi utama saat tenaga kamu masih full dan semangat selfie masih menggebu-gebu, serta baterai kamera masih full senyum masih lebar. Aku yakin, kamu akan sukses mencapai Kawah Gunung Bromo.

GUNUNG BATOK JAWA TIMUR
Hanya bisa wefie. . .

Perhatikan waktu.

Waktu yang menurutku paling pas untuk mencapai Kawah Bromo, yaitu pagi atau sore hari. Saat matahari belum begitu terik. Naik tangga siang-siang pasti bikin kamu mudah lwmas, keringat bercucuran. Yakinlah, kita akan lebih semangat berjalan jika ada banyak teman yang punya tujuan sama.

Selain itu, kamu harus memperhatikan cuaca. Rasanya nelangsa banget kalau hujan-hujan harus menghabiskan 200-an anak tangga. Perhatikan waktu dan cuaca, aku yakin kamu akan sukses mencapai Kawah Gunung Bromo.

Siapkan stamina.

Halaah…200 anak tangga pasti bisa aku taklukan. Menaklukkan hati mertua aja bisaaaaa.” Hmmm…sombong! Pokoknya kamu harus makan apa dulu, deh, kalau mau sukses mencapai Kawah Gunung Bromo. Apalagi, bagi kamu yang pernah sakit magh. Jangan mencoba untuk mengosongkan perut, ya! Di sekitar kawasan Gunung Batok ada banyak orang yang jualan makanan. Beli apalah apalah di situ. Biar betis kamu makin berotot dan tenaga kamu kuat! πŸ˜› Kamu juga bisa stok camilan dan minuman secukupnya untuk teman perjalanan.

TRANSPORTASI KAWAH BROMO
Transportasi lainnya…

Hanya membawa badan.

Ya, cukup membawa satu badan saja, ya. Ngga usah sok yes menggendong anak jika membawa badan sendiri saja terasa berat, Kakaak. πŸ˜€ Semisal kamu membawa tas, pastikan tas hanya berisi barang penting. Kamera, tongsis, masker dan perlengkapan P3K, misalnya. Barang lainnya diturunkan dahulu dan taruh di dalam mobil.

Pastikan akomodasi dan Transportasi.

Akomodasi bisa dibilang tip penunjang tapi penting. Akomodasi berupa penginapan di dekat objek wisata cukup banyak. Ada baiknya mencari penginapan yang ngga jauh dari Bromo. Lebih hemat waktu, dan juga tenaga. Pesan lah penginapan minimal sehari sebelumnya, supaya kamu bisa istirahat mengumpulkan banyak tenaga agar bisa sampai Kawah.

Sedangkan Transportasi, pastikan transportasi yang kamu sewa dalam kondisi baik. Sesampainya di kawasan Kawah Bromo, kamu bisa memanfaatkan Kuda untuk mengantarkanmu sampai kaki tangga. Ini akan sedikit mengirit tenaga.

Teman-teman ngga boleh meremehkan anak tangga menuju Kawah, ya. Meski hanya ratusan, tapi kita akan melewatinya dua kali, yaitu saat naik dan turun. Kemampuan yang kita punya hanya kita sendiri yang tahu. Jadi, pertimbangkan dengan baik jika ingin sukses mencapai Kawah Gunung Bromo. πŸ˜‰

Adakah yang mau menambahi tip sukses mencapai Kawah Gunung Bromo?

Baca juga Piknik menuju Kawah Putih..

Soto, Bukan Sekadar Pelarian Semata

Bakso, Mie Ayam dan Soto. Teman-teman pasti ngga asing dengan tiga makanan, di mana dua diantaranya sering disebut dengan camilan. Secara, banyak yang bilang, bahwa perut orang Indonesia tuh perut nasi. Baru dikatakan makan kalau sudah menelan nasi. Iya, kan? πŸ˜†

Bakso, Mie Ayam dan Soto. Makanan cepat saji menjadi menu alternatif saat di rumah ngga ada lauk atau ngga masak. Aku menyebutnya makanan cepat saji yang super simpel. Mulai dari cara mendapatkannya, cukup dengan mengulurkan uang kepada penjual. Penyajiannya pun amat sederhana. Jarang banget aku menemui penyajian yang spesial, apalagi unik. Terlebih cara menyantapnya, sambil merem saja bisa habis. πŸ˜›

Dulu, saat ditanya atau menulis tentang makanan favorit di biodata, Bakso tak pernah lupa untuk kutulis. Makanan yang menurutku ngga bosenin ya Bakso. Apalagi bakso tulang yang selalu ngangnin. Beeeuuh…seminggu sekali harus membelinya.

Dulu, aku bisa langganan mie ayam dan kwie tiaw. Mie Ayam Telkom, di mana dari zaman aku MTs sampai sekarang istiqomah berjualan di samping SPBU kota, yang mana mienya merupakan home made adalah mie langgananku. Sedangkan Kwie Tiaw pojok selatan alun-alun Banjarnegara adalah mie favoritku.

SOTO DAGING KRANDEGAN
SOPING Krandegan. . .

Sekarang, perlahan aku mulai meninggalkan dua jajanan yang dulu menjadi makanan favorit. Ngga meninggalkan secara serius, sih. Hanya mengurangi konsumsi Bakso dan juga Mie. Paling banyak seporsi dalam sebulan. Malah kadang sampai lupa rasa mie bakso tuh seperti apa. *bohong banget*

Aku merasa agak malas makan Bakso dan Mie Ayam semenjak hamil. Melihat dua makanan tersebut tuh rasanya ngga menggairahkan. πŸ˜€ Mulai saat itu pula, aku lebih sering memilih SOTO atau SUP jika ngerasa lapar.

SOTO BROTO WONOSOBO
Soto Broto. . .

Kuah Soto dan Sup tuh lebih segar ketimbang Bakso. Menurutku, sih. Hingga kini, aku makin suka dan demen banget kulineran Soto. Tiap kali singgah ke luar kota atau masih dalam kota, makanan yang aku cari terlebih dahulu adalah Soto. *ndeso banget, ya* Ini bukan sekadar pelarian semata, tapi memang makin menjadi, nih, tresno sama Soto. Jadi, jangan pada bosan kalau nantinya banyak bertebaran aneka Soto di blog ini, ya. Hihihi

Baca juga Saoto Bathok Yogyakarta.

5 Alasanku Merekomendasikan Biro Perjalanan Wisata Ini

Dua kali aku piknik rame-rame menggunakan biro perjalanan yang berbeda. Pertama, saat wisata keluarga ke Jawa Timur selama 3 hari 2 malam bersama rekan kantor, kami menggunakan biro perjalanan yang -maaf- pelayanannya kurang memuaskan. Penasaran dengan nama biro perjalanannya ngga? Japri, deh, kalau penasaran, ya. πŸ˜€

Kedua, ketika acara pisah sambut rekan kerja yang bertempat di RM. Sidokumpul, Yogyakarta. Shanum Tour &Travel menjadi pilihan kami untuk mengantar sampai tujuan. Biro perjalanan ini lah yang aku rekomendasikan buat Teman-teman yang hendak melakukan perjalanan wisata menggunakan transportasi darat.

Kenapa aku merekomendasikan Shanum Tour & Travel? Berikut alasanku merekomendasikan biro perjalanan wisata “Shanum Tour & Travel” terlepas dari fasilitas.

Legalitas.

Teman-teman mendambakan perjalanan wisatanya aman, kan? Hari gini penting banget yang namanya legalitas. Ngga hanya legal pada bironya saja, tapi mencakup semua yang berhubungan dengan perjalanan itu sendiri. Alat transportasi, misalnya. Harus benar-benar lengkap dokumennya. Begitu juga dengan sopir dan kondektur. Harus mempunyai kartu tanda anggota biro tersebut atau tanda pengenal.

Dari mana kita bisa tahu biro tersebut legal? Biasanya, ada beberapa biro perjalanan yang menawarkan jasanya menggunakan proposal. Seperti halnya Shanum Travel & Travel. Pada proposal tersebut, perhatikan data penting seperti: Nama pemilik, Izin usaha, Berkekuatan hukum dan NPWP. Jika sekiranya data lengkap, bisa menjadi bahan pertimbangan.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa dari biro perjalanan, ada baiknya mencari testimoni atau keterangan pendukung lain lewat internet. Sekiranya data dukung yang dibaca bisa meyakinkan calon pengguna jasa. Seperti data biro perjalanan milik Shanum Tour & Travel yang lengkap dan layak.

Budget atau Anggaran.

Aku ngga menitik beratkan pada biaya, melainkan pada budget. Sekiranya, Teman-teman memberi batasan anggaran berapa rupiah untuk jasa biro? Jika memang hanya cukup untuk membayar alat transportasinya saja, maka sewa lah.

Ya, Shanum Tour & Travel bisa menyewakan hanya alat transportasi saja. Tanpa fasilitas tour guide, paket makan, snack, dan fasilitas lain pada umumnya. Karena keterbatasan anggaran saat ke Jogja, kami hanya menyewa alat transportasinya saja yang sudah include dengan sopir dan satu kondektur.

Paling nyaman, ya, seperti ini. Kalau ada satu peserta yang sudah paham arah tujuan, mending sewa transportasi saja. Lebih murah, Sist. Shanum Tour & Travel bisa menjadi teman perjalanan meski kita ngga punya banyak anggaran. Tentunya harga masih realistis lah, ya.

PIKNIK MANDIRI
Salah satu Bus-nya. . .

Transportasi.

Ngga usah muluk-muluk ingin tansportasi yang mewah jika memang budgetnya minim, ya. Terpenting, sebelum memutuskan untuk menggunakan biro perjalanan wisata, kita harus memastikan dahulu Bus yang akan mengantarkan kita berwisata. Minta lah foto Bus kepada biro, kemudian catat nomor polisinya.

Mencatat nomor polisi ini penting banget. Untuk memudahkan dalam mencari Bus dan juga komplain jika saatnya berangkat ternyata Bus tidak sesuai dengan yang ada di foto. Tenang saja, hal ini ngga akan terjadi jika menggunakan Shanum Tour & Travel. Sebab, sebelumnya pemilik biro akan memastikan alat transportasi yang akan digunakan oleh kantor si A.

Mengirim foto, kemudian mengkonfirmasikannya. Jika secara tampilan fisik kurang berkenan, maka pihak biro akan segera menggantikannya. FYI, armada yang disediakan oleh Shanum Tour, tuh, tergolong baru. Transportasi di atas tahun 2014 semua, tahun pembeliannya.

Pelayanan.

Harusnya pelayanan ditulis pada urutan pertama, ya. Secara, pelayanan yang memuakan atau sebalikanya bisa menjadi tolak ukur keberhasilan suatu bisnis. Tapi, kembali pagi pada keamanan seluruh penumpang, apa artinya pelayanan yang bagus tapi legalitas ngga ada. Biro ngga mementingkan identitas. Ada, lho. Sekadar punya nama, tapi ngga mempunyai data lengkap. Prinsipnya, yang penting bisa jalan dan menghasilkan. Jadi, ngga masalah pelayanan biro aku masukkan pada urutan keempat, ya. πŸ˜‰

Mulai dari pemilik, sampai dengan kondektur, Shanum Tour & Travel bisa dibilang cekatan dalam memberi pelayanan. Para sopirnya juga ramah dan ngga menuntut hatus diberi ini itu. Aku sering menjumpai sopir yang minta tambahan, entah materi atau lainnya di luar kesepakatan. Etapi, kalau kita ikhlas memberi, sih, ngga masalah, ya. :mrgreen:

Paham Tujuan.

Akan menjadi hal aneh dan lucu andai biro wisata ngga paham arah dan tempat yang akan dituju, khususnya sopir. Ini bisa jadi akan menghabiskan waktu lebih banyak lagi kalau sopir belum paham arah. πŸ˜€

Tapi, itu ngga akan terjadi di Shanum Tour. Pada biro tersebut, sudah ada spesialisasi. Misalnya, sopir yang benama Arman hanya akan mengantarkan tour ke daerah Jawa Timur. Sebab, dia sudah sering menjelajahi Jawa Timur dan paham arah serta destinasi wisata di Jawa Timur.

Nah, itu lah 5 alasanku merekomendasikan biro perjalanan wisata “Shanum Tour & Travel” yang berkantor pusat di Purbalingga. Kini, Shanum Tour & Travel memiliki cabang di Banjarnegara dan Wonosobo. Bagi yang berdomisili di Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Cilacap, Purwokerto, dan sekitarnya, aku rekomendasikan biro perjalanan wisata Shanum Tour untuk mengantar kamu piknik. Pilih lah biro yang dekat dengan tempat tinggalmu, ya. Karena akan lebih efisien. πŸ˜‰

Kira-kira, apa yang menjadi bahan pertimbangan Teman-teman dalam memilih biro perjalanan wisata selain fasilitas?

Shanum Tour & Travel

Alamat: Jl. Rambutan No. 45. Kalikabong, Kalimanah, Purbalingga.
PIN BB: 76C2ADDB
Telephone: 081227333330
Website: Coming soon! πŸ˜‰

Bandeng Juwana, Ngga Hanya Duri Lunaknya yang Bikin Enak

Bandeng Juwana, Ngga Hanya Duri Lunaknya yang Bikin Enak – Oleh-oleh khas Semarang ngga melulu Tahu Bakso atau Lunpia. Ada yang lebih memikat dan juga nikmat, yaitu Bandeng Juwana. Teman-teman udah pada kenal dengan Bandeng yang paling hits di Semarang, kan?

Bandeng yang terkenal dengan duri lunaknya mulai diproduksi pada tahun 1981. Salah satu alasan, kenapa aku menjadikan Bandeng Juwana sebagai lauk favorit? Tak lain karena saat makan, aku ngga perlu repot-repot mengambil duri yang ada di dalam daging Bandeng. Karena sudah dipresto, duri telah lunak dan bisa turut dimakan.

Selain kering kentang dan abon yang sudah aku tulis di blog post sebelumnya, Bandeng juga termasuk lauk favoritku. Tapi, sayangnya hanya Bandeng Juwana saja yang memang sudah ngga diragukan lagi gurihnya. Bandeng lain kalau belum mencobanya, ya, ngga tahu berhasil menggodaku apa ngga. πŸ˜€

Harus Bandeng Juwana! Sombong banget, ya? Hahaha…jangan sombongnya yang disorot, dong. Ini hanya soal rasa dan selera. πŸ˜‰ Aku pernah beberapa kali nyobain Bandeng lain, tuh, beneran belum nemu yang cocok.

Aku sering membeli Bandeng di Pasar Banjarnegara. Mencoba, siapa tahu ada yang cocok! πŸ˜‰ Bandengnya memang ngga sebesar Bandeng Juwana yang isi sampai enam biji dalam satu bungkusnya. Hanya ukuran sedang, malah kadang menurutku termasuk kecil. Saat membeli, sih, masih dalam keadaan segar. Begitu juga dengan aromanya.

yang bikin napsu makan bertambah…

Sesampainya di rumah, aku menggorengnya dengan campuran telur. Olahan Bandeng yang mainstream banget! *pingin bisa membuat otak-otak Bandeng.* πŸ˜† Tapi, setelah matang, kemudian dinikmati untuk lauk, aroma tanah baru terasa! Nyebelin, kan? Hiks…mungkin aku yang ngga bisa masak Bandeng kalik, ya. :mrgreen:

Berbeda dengan Bandeng Juwana. Bandeng yang punya nama produk ELRINA serius ngga tercium aroma tanah. Aku pernah mencari tahu tentang cara menghilangkan aroma tanah pada Bandeng. Tapi, malas mempraktikkannya. Yakali…ada yang sudah jadi. Pun lebih praktis.

BANDENG JUWANA SEMARANG
kemasan Bandeng Juwana

Omong-omong soal aroma, bukan hanya duri lunaknya yang bikin Bandeng Juwana makin enak. Aromanya yang sedap juga bikin kangen. Tentunya bukan aroma tanah. Bukan pula aroma anyir. Tercium aroma daun kemangi pada Bandeng Juwana. Ini yang bikin Bandeng makin enak.

Selain aroma, daging Bandeng Juwana lebih tebal ketimbang Bandeng lainnya. Terasa penuh dan mantap ketika menikmatinya. Makan setengahnya saja rasanya sudah cukup.

Duri lunak, ngga bau tanah, dagingnya tebal, ditambah dengan sambal. Paketan Bandeng yang lengkap dan selalu bikin aku pingin makan lagi dan lagiiii. πŸ˜›

yummi banget…

Aku merasa beruntung punya “orang tua” yang berdomisili di Semarang. Bapak, yang tiap minggu mudik acap kali membawa oleh-oleh. Entah itu oleh-oleh khas semarang, ataupun oleh-oleh lain titipan dari Ibu.

“Ini termasuk oleh-oleh khas Semarang. Kesukaan Bapak juga. Diterima, ya.”

“Ini ada titipan dari Ibu, semoga suka.”

“Ibu tadi bawain Bapak ini. Dicoba dulu, ya.”

“Ibu kemarin baru jalan-jalan, beli oleh-oleh ini. Bagikan buat Teman-teman juga, ya.”

Bapak, pimpinan kantor bisa banget bikin aku bahagia. πŸ˜€ Melalui beliau, pesan dari Ibu sampai. Melaui beliau, buah tangan dari Ibu selalu sampai ke tanganku. Beneran nikmat tak terkira. Makasih banget buat Bapak dan juga Ibu. πŸ˜‰

Bandeng Juwana, ngga hanya duri lunaknya yang bikin enak. Karena datang dari tangan tertentu, Bandeng Juwana makin terasa enaknya. ^-*

Bandeng Juwana, Oleh-oleh Khas Semarang

Alamat: Jl. Pandanaran 57, Semarang
Telephone : +62248311488.
Fax : +6224841 2086
Website : http://www.bandengjuwana.com
Pin BB : 2B07911A
HP : +62811277575
Harga: Silakan cek di website.

Baca juga Kreasi Ikan Lele Bola-bola.

Lauk yang Dapat Menambah Nafsu Makan

Lauk yang Dapat Menambah Nafsu Makan – Melihat Ibuku makan dengan lauk ikan mujahir dan irisan berambang serta cabai rawit, tuh, nampak banget nikmatnya. Mulutnya yang penuh menjadikan pipinya ngga seimbang. Lebih besar pipi kanan, karena makanan yang masuk mulut memang dikunyah di sisi kanan semua. Mengunyahnya pun ngga pelan. Tapi bukan karena lapar, lho. Melainkan merasakan nikmatnya makan dengan lauk yang cocok.*semangat mengunyah*

Bahagia, tuh, memang sederhana banget. Hanya dengan nikmat sehat, kemudian makan dengan lauk yang pas di lidah, porsi makan pun kadang bisa bertambah. Ya..seperti Ibuku ini. Nasi yang biasanya cukup satu centong, dengan lauk yang pas menjadi dua kali lipatnya. Seperti masa pertumbuhan, ya. Sayangnya sudah ngga masuk masa-masa gold. πŸ˜†

Berbeda dengan Ibuku yang kian hari makin lahap makan. Ini ketiga kalinya aku kehilangan napsu makan. Makan sayur bayam yang termasuk sayur kesukaanku saja bisa mual. Makan dengan lauk telor bebek yang didadar, lalu aku kasih kecap, mual juga. Parahnya, makan buah pear yang biasanya bisa habis dua tiap harinya, mual parah. Sampai huek. Duuh…jangan-jangan aku mau hamil lagi, ya. Hahaha

Ini menakutkan banget. Serius. Secara, saat ini aku sedang menjadi BuSui alias Ibu Menyusui. Untuk menghasilkan ASI yang melimpah ruah, kan, harus banyak makan makanan yang bergizi, sayuran dan juga buah. Ini malah aku kehilangan napsu makan saat usia Jasmine menuju 20 hari. *late post*

Kehilangan napsu makan ini mengharuskan aku ke Dokter karena menyebabkan perut ngga enak banget. Harus konsumsi obat disaat sedang menyusui. Nyebelin banget, ih! Ngga biasanya aku merasa sakit perut yang teramat. Sehabis makan pedas saja, aku jarang sakit perut. Lha ini, ngga makan pedas, tapi perut sakit. -_- Ini gegara doaku yang ngga benar saat Jasmine demam di usianya ke 10 hari.

Usai diperiksa, ternyata lambungku sedikit bermasalah. Masalah tersebut datang karena aku sering telat makan. Ya ampuun…padahal semenjak menyusui, pukul 06.00 WIB, aku sudah harus sarapan karena lapar banget. Padahal, tiap kali Jasmine bangun, aku ngemil roti mini. πŸ˜€ Maklum lah, kan, aku sedang diminta terus oleh Jasmine. Harus memberi ASI tiap kali ia pingin.

Sarapan boleh lebih awal, tapi selebihnya kalau telat ya sama saja. Ya, beberapa hari kemarin aku memang sering telat makan siang, sore dan malam. Tanpa disadari, aku telat makan karena lauk yang biasa aku konsumsi sudah ngga menggairahkan lagi. πŸ˜† PayBet alias payah banget.

Beruntung syukur alhamdulillaah, aku ngga punya riwayat sakit magh. Tapi, semisal telat makan ini berlanjut, waspada aja, deh! *elus-elus lambung*

Seketika, aku berpikir keras supaya Jasmine makin sehat dengan ASI. Aku harus mencari, mengingat lauk apa yang sekiranya bikin napsu makan bertambah. Teringat sebelum hamil, aku senang makan dengan lauk kering kentang dan abon sapi. Tanpa banyak pertimbangan, aku langsung membuat kering kentang! Beruntung, kentang sekarang mudah didapat. Aku pun stok banyak kentang. Niat banget.

Sedangkan abon sapi, seperti biasa aku beli di toko pak Haji Surya. Toko langgananku yang menyediakan aneka olahan daging sapi. Alhamdulillaah…dengan dua lauk tersebut, kini napsu makanku terus bertambah. Dikit-dikit makan. Dikit-dikit cekreeek! πŸ˜† Napsu makan bertambah, tapi berat badan terus berkurang. KZL, ih. Takut dikira kekurangan gizi. πŸ˜‰

Baca juga Steak Tempe, Lauk Favorit Keluarga.