Persiapan Sebelum Berangkat Kerja

Cuti hampir usai…cuti hampir usai…ngga hore…ngga hore…tapi sedih pisan. Iya, cuti besar pasca melahirkan alias jatah cuti melahirkan yang aku ajukan sampai tanggal 16 April 2016 akan segera berakhir. *notifikasi masa aktif* :mrgreen:

Semenjak mempunyai Jasmine, aku merasa seperti baru bangun dari alam antah berantah yang susah aku jelaskan di mana keseharianku berubah 150 derajadddd! Serius, ini ngga berlebihan.

Begitu berartinya “jarum jam” yang terus berputar tiada henti kecuali baterainya habis. :mrgreen: Berapapun waktu yang aku punya, begitu berarti untuk Jasmine, keluarga kecilku. Sampai ngga terasa, hampir menghabiskan sembilan puluh empat hari bersama Jasmine. Full time berada di dekatnya. Itu pun aku merasa masih kurang. Memang manusia ya, sudah dikasih hati ayam yang enaknya melebihi Ramen, masih minta daging ayam gretongan. ๐Ÿ˜†

Ngga lama lagi, aku akan kembali beraktivitas seperti sebelumnya. Sebelum aku mengajukan cuti, yaitu kembali pada rutinitas harian sebagai pekerja. Ya ampun…seperti ngga sanggup meninggalkan Kecemut (panggilan untuk puteri kesayangan) dari pagi sampai sore. Memang ngga ada yang mengharuskan aku untuk kembali bekerja, tapi ngga hanya Jakarta yang “keras”, Sist. Banjarnegara juga. Hahaha Makanya, aku benar-benar harus mempersiapkan segala sesuatu dengan baik sebelum kembali ke kursi merah yang dari pagi sampai sore siap menjadi sandaran hati punggung. ๐Ÿ˜›

TAS FURLA

Ada 3 hal yang aku persiapkan sebelum kembali bekerja, yaitu;

1. Mental

Aku harus menyiapkan mental ikhlas. Byuuuh…meninggalkan Kecemut hampir seharian pasti berat banget nget banget. Mungkin, akan ada drama pada hari pertama aku berangkat kerja. Duuuh…akan mengharukan. Bisa jadi, ada air mata menetes sepanjang perjalanan menuju tempat kerja. Fyuuh…kuatkan mental dan pasti bisa, dooooong!!!

2. Stamina

Selama cuti, aku menjalani hari-hariku sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT). Mengingat Ibuku yang udah ngga boleh terlalu capek, hampir seluruh pekerjaan rumah tangga aku handle. Pekerjaan sebagai IRT, tuh, lebih banyak daripada pekerjaan kantor. Lebih banyak yang harus diselesaikan dan sama saja harus ditarget, seperti halnya kerja kantoran. Harus pandai memanfaatkan waktu.

Nah, kalau udah masuk kerja, berarti pekerjaanku ganda, dong. Aku yakin, hari pertama masuk kerja akan kaget seluruh tulang ini. JETLAG. Hahaha…makanya aku harus menyiapkan stamina dengan cara menjaga tubuh agar terus sehat. Salah satunya dengan rajin olahraga. Uhuuy…pasti bisa, doooong!

3. Baju Kerja

Mengeluarkan satu per satu baju kerja. Itu lah yang aku lakukan belum lama ini. Agaknya bikin was was meski berat badanku ngga naik drastis pasca melahirkan, tapi namanya baru melahirkan dan menjadi Ibu menyusui, tuh, body makin aduhai. ๐Ÿ˜€

Dulu, masuk usia kehamilan tujuh bulan, kan, perut mulai besar, tuh. Baju kerja udah ngga muat, dong. Aku mulai pakai baju hamil, gamis dan busana muslim lainnya. Tapi, untuk besok ini ngga mungkin memakai gamis lagi lah, ya. Ngga fanteees!

Beruntungnya, aku terbiasa dan lebih nyaman pakai baju yang longgar, baik atasan maupun bawahan. Beruntungnya (lagi), bawahan yang sering aku kenakan, yaitu rok panjang, tuh, modelnya turun pinggang. Saat aku coba pakai lagi, semua baju masih muat! Alhamdulillaah…ngga perlu ke tukang jahit buat ngelonggarin baju. ๐Ÿ˜›

Tersisa sepuluh hari lagi full bersama Jamine. Bismillaah…doakan ngga ada drama diantara kami, ya. :mrgreen: :mrgreen:

Tempat-tempat Menarik di Solo yang Perlu Kamu Kunjungi

Memang ngga seramai Kota Jogjes yang ngangenin. Ngga sesepi Kota Banjarnegara pula. Tapi, banyak hal unik dan menarik dari kota yang satu ini. Oslo alias Solo.

Salah satu kota yang malamnya asyik banget buat jalan-jalan adalah Kota Solo. Siangnya? Em…asyik juga meski hot! Apalagi, jika seharian digunakan untuk wisata. Uwuwuwu…nikmaat!

Terakhir ke sana, dua tahun yang lalu saat masih kinyis, gitu. Selama dua hari satu malam, aku menghabiskan hari-hariku untuk berjalan, pagi sampai sore. Malam? Cukup nongkrong di Jl. Slamet Riyadi, depan SMP, ada nasi kucing di sana. ๐Ÿ˜€

Piknik syantik selama dua hari di Solo, bisa dibilang masih kurang puas. Belum banyak tempat wisata yang aku singgahi. Padahal aku pakai motor, lho. ๐Ÿ˜‰ Ada dua tempat yang menurutku menarik untuk didatangi, tapi saat itu terpaksa aku lewati.

Stadion & Monumen PON I

Stadion R. Maladi (2003-2011) ย atau Stadion Sriwedari merupakan sebuah stadion yang bisa kamu kunjungi di Kota Surakarta. Stadion Sriwedari ini sendiri termasuk salah satu stadion yang paling tua di Indonesia sekaligus stadion tempat dilangsungkannya PON (Pekan Olahraga Nasional) I pada 9 September 1946.

Stadion yang sangat menarik dan bersejarah ini mulai dibangun pada tahun 1932 dan mampu diselesaikan delapan bulan kemudian berdasarkan permintaan Sri Susuhunan Paku Buwono X.

Stadion R. Maladi bisa dikatakan menjadi satu-satunya stadion yang dibangun oleh Indonesia pada masa itu, mengingat stadion-stadion lain yang ada di tanah air dibangun oleh Belanda. Pada saat itu, Sri Susuhunan Paku Buwono X menginginkan warganya memiliki satu tempat tersendiri untuk melaksanakan aktivitas olahraga.

Stadion Solo dan Monumen 1
Yuuuk…ke sini bareng! ๐Ÿ˜‰

Sumber : tempo.co

Untuk saat ini, Stadion ini bahkan menjadi monumen PON I sekaligus digunakan sebagai sebuah arena pertandingan sepak bola besar.

Stadion R. Maladi belakangan lebih banyak digunakan oleh tim sepak bola asal Solo yaitu Persis Solo dan juga pelatnas NPC (National Paralympic Committee) Indonesia. Hal ini seolah menegaskan bahwa Stadion R. Maladi akan terus bertahan dan berjuang mengobarkan semangat yang besar kepada para atlet tanah air agar selalu memacu prestasinya, berjuang di lapangan hijau, dan membawa nama Indonesia tetap harum sepanjang masa.

Monumen Stadion Solo
Ada aku di situ lho. . . *mimpi*

Sumber : surakarta.go.id

Tanpa sedikitpun mengurangi rasa hormat terhadap sosok Maladi yang sempat menjadi nama salah satu stadion tertua di Indonesia ini, Pemkot Surakarta melalui peringatan HAORNAS (Hari Olahraga Nasional) pada tanggal 9 September 2009 mengembalikan nama Stadion R. Maladi menjadi Stadion Sriwedari.

Berburu oleh-oleh khas Solo di Pusat Grosir Solo (PGS)

Satu monumen di atas telah terlewatkan. Sedangkan tujuan berikutnya yang terlewatkan adalah PGS! ๐Ÿ˜‰

Pusat Grosir Solo (PGS) merupakan pusat perbelanjaan batik yang telah menjadi trade center di kawasan Kota Solo. Tempat wisata belanja ini bahkan telah dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang kenyamanan dan keamanan bagi para pedagang maupun pembeli dan wisatawan yang ingin berbelanja secara grosir atau satuan/eceran.

Bukan hanya sebagai pusat perdagangan, PGS telah menjelma dengan begitu pesat sebagai salah satu tujuan utama wisatawan yang mengunjungi Kota Solo.

Njajan puas...
Njajan puas…

PGS ini terletak di Jl. Mayor Sunaryo No.1 Gladag, Solo. Hal yang tidak kalah menarik adalah bahwa PGS menjadi tujuan akhir dari transportasi wisata khas dari Kota Solo seperti misalnya Kereta Uap Jaladara, Kereta Kencana, dan Bus Tingkat Werkudara.

Dua tempat di atas termasuk wisata menarik di Solo yang gagal aku kunjungi. Entah kapan aku bisa ke Solo lagi untuk mengunjungi tempat tersebut atau tempat wisata lainnya. Soalnya, masih banyak destinasi wisata di Solo yang belum aku kunjungi. :mrgreen:

Terkait akomodasi, untuk menuju Monumen dan PGS juga ngga membutuhkan waktu lama. Cukup dekat dengan kota. Jika akan bermalam pun banyak hotel di dekat dua tempat wisata tadi.

Airy hotel Solo
Kamar Hotel Airy Keraton Solo Gatot Subroto Segeer bangeet…

Salah satu hotel dengan harga yang terjangkau bisa booking hotel di Airy Keraton Solo Gatot Subroto. Jaraknya cuma 1,2 km dari Stadion Sriwedari, dan 2,1 km dari Pusat Grosir Solo. Hotel tersebut beralamat di Jl. Gatot Subroto No 89-103, Solo.

Airy Rooms Hotel Solo
Lirik harganya….

Lokasi hotel strategis dan harganya juga terjangkau. Cukup membayar Rp 233.000, Teman-teman sudah bisa tidur nyenyak di kasur empuk dan menikmati fasilitas sepuasnya di Airy Hotel (tapi harga bisa berubah sewaktu-waktu lho ya).

Selain harga terjangkau, fasilitas Hotel Airy Keraton Solo Gatot Subroto ini juga lengkap. Harga sudah termasuk AC, TV flat screen, wifi, dan juga sarapan.

Airy Hotel Solo Jawa Tengah
Eh, arisan di sini, yuk…. hahaha

Sekarang, hanya dengan Rp 233.000 Teman-teman sudah bisa dapat hotel yang asyik, dan letaknya juga cukup strategis dari lokasi tempat-tempat menarik tadi. Bisa juga jalan kakiย untuk ke tempat-tempat tersebut.

Catatan: seluruh dokumentasi hotel diambil diย airyrooms.com.

SOPING Krandegan, Soto Asli Favorit Ibu

“Sotonya asli apa ngga? Kalau ngga, mending kita ngeBakso aja, deh.” Tiap kali aku mengajak Ibu nyaoto, pasti beliau tanya gitu. Padahal, Ibu tahu kalau aku sudah mulai ngga lahap makan bakso. KZL.

Kuliner Soto di Banjarnegara saat ini cukup banyak. Ada lebih dari 5 Warung Soto yang punya ciri khas masing-masing. SOPING atau Soto Pak Aping, misalnya. Soto ini -sepertinya- ngga ada yang nyamain. Sekilas hampir mirip dengan Soto Betawi. Tapi, Soping lebih sederhana penyajiannya.

Omong-omong tentang Soto asli, asli yang dimaksud di sini bukan asli dalam arti sebenarnya. Ini cuma Ibiku saja yang menggap bajwa Soto seperi sotonya Pak Aping adalah Soto asli. Sedangkan Soto lainnya? Emm…PALSU kalik, ya. Hahaha Ya…secara, kini makin banyak kreasi makanan indonesia yang satu ini, kan.

SOPING, berlokasi di Kelurahan Krandegan, Soto Pak Aping adalah satu-satunya Soto favorit Ibuku. Alasan kenapa SOPING menjadi Soto favorit yaitu karena pemilihan dagingnya.

SOTO KRANDEGAN
Warungnya sederhana gitu, deh. . .

Daging yang menjadi campuran Soto ini adalah daging sapi. Di warung soto ini, irisan daging sapinya lumayan berat, lho. Ibu lebih memilih Soto daging sapi ketimbang Soto ayam karena beliau punya potensi darah tinggi. Ya…andai ayam yang buat toping pelengkap itu adalah ayam kampung, sih, Ibu masih doyan. Kebanyakan ayam yang digunakan, kan, ayam petelur. Ibuku ogah banget makan ayam yang punya body montok itu. ๐Ÿ˜€

Dagingnya adalah daging sapi, itulah soto asli versi Ibuku. Selain dari daging, takaran asli menurut Ibuku yaitu dilihat dari kuahnya. Kuah untuk Soto umumnya ada dua jenis, yaitu kuah bening dan santan. Bagi Ibuku, Soto asli yaitu soto yang kuahnya pakai santan. Beeuh…lupakan sejenak kolesterol ya, Buk? ๐Ÿ˜†

Kuah Soto Aping ini cenderung legit. Dalam satu porsi berisi komposisi inti, yaitu; Ketupat, Daging Sapi, Kuah dan taburan berambang goreng. Tambahan lainnya yang bikin Soto makin sedap yaitu kecap dan sambal. Sederhana banget, kan? Ngga ada tomat, dedaunan macam selederi atau daun bawang. Ngga neko-neko, meski nampak pucat. So simple.

SOTO DAGING KRANDEGAN
Nampak sederhana, bukan?

Tampilan boleh sederhana lah, ya. Tapi, kalau Warung Soto yang letaknya persis di pinggir jalan raya selalu ramai pembeli, berarti ada hal lain yang telah membuat mereka ketagihan, dong.

Menurutku, Soto Aping ini seperti Soto rumahan yang mana aroma kuahnya harum. Aroma tersebut bukan semata dari berambang goreng, tapi dari bumbu yang sudah menyatu dengan kentalnya santan kelapa.

Bagi Ibuku, Soto asli ngga cukup hanya dengan daging dan kuah saja. Harus pakai ketupat! ๐Ÿ˜€ Menurut Ibu, makan Soto yang ngga pakai ketupa seperti sedang makan Sup. Ngga ada bedanya. :mrgreen:

Namanya selera memang unik, ya. Daging Sapi, Kuah Santan dan Ketupat, itu lah Soto asli menurut Ibuku. Soto yang hanya ada di Warung Soto Pak Aping, soto favorit Ibu. Warungnya memang sederhana, hanya terdapat empat meja saja. Warung yang berada tepat di tepi jalan ini membuat para pelamggan cukup susah untuk parkir kecuali nyempil jalan raya. Persis di depan warung. ๐Ÿ˜‰

Teman-teman satu selera sama Ibuku? Coba lah sesekali makan SOPING. Dolan mBanjar. ๐Ÿ˜‰

Soto Pak Aping, Krandegan

  • Alamat: Kompleks perempatan Krandegan. Jl. Mayjen Sutoyo, Banjarnegara, Jawa Tengah.
  • Harga: Rp 15.000 per porsi

Baca juga: Makan Soto di Pinggir Hutan

Pouch Motif Hasil ngeKuis

“Kuis kuis kuis kuiiiis. Siapa yang mau kuiiiis?” Tawaran tersebut bukan main-main. Meski sering datang mendadak, tapi yang ngadain kuis ngertiin banget kesibukan para Bu-Ibu gawl yang tiap hari selalu saja ada yang dikerjakan. *sok sibuk dikit euy*

“Kok sepi, yaa. Kuis kuis kuis kuiiiis.” Duuh…kalau yang ini pinter banget membuat mata melek. Saat group lagi sepi, kuis pun dimulai. Namanya saja Bu-Ibu doyan kuis, group pun langsung ramai seketika.

“Kuiiis. Aku mau ngadain kuis. Hadiahnya ngga seberapa, sih. Yang mau ikut silakan dilist, ya.” Naaah…ini kuis yang palin aku suka. Cuma ngelist nama saja. Selanjutnya, serahkan kepada mesin kocok. :lol;

“Alhamdulillaah aku baru dapat rejeki, nih. Aku mau adain kuis. Tapi apa, yaa?” Tiba-tiba yang lagi ngga aktif di group tapi online meluncur ke group dan ngasih ide kuis. ๐Ÿ˜€

Satu-satunya group yang sering banget ngadain kuis ya Em(b)ak Ceria. Satu-satunya group yang membernya kadang sering menyuarakan “mana kuis mana kuis mana kuiiis.” Uuwuwuuu…ada Mijon? ๐Ÿ˜€

Aku termasuk orang yang kurang beruntung dalam hal ngekuis. Bisa dihitung jari aku menang kuis di group. Apalagi seringnya pakai sitim kocokan. Beeuuh, nasibku agak kurang baik kalau mainan kocok-kocok. ๐Ÿ˜€

POUCH WIRAUSAHA
Cocok buat Jasmine ntar. . .

Meski kurang sip rejeki ikut kuis, tapi sekali dapat langsung jegerr! Pouch motif, misalnya. Adalah salah satu hasil ngekuis di group! Alhamdulillaah… ๐Ÿ˜‰

Pouch motif ini buatan @siswawirausaha di mana siswa tersebut sekolah sambil berwirausaha. Mereka belajar wirausaha ngga sendirian. Ada campur tangan seorang perempuan hebat, yaitu Emaknya Abin alias Mbak Icuz.

Mbak Cuz membagikan 3 pouch motif untuk kuis. Saat itu yang menang aku, lupa, dan lupa. Satu pouch dibagikan sebagai hadiah kuis, dan selebihnya diberikan secara cuma-cuma alias gratis! Nyummiii…lezat banget, ya.

POUCH SISWA WIRAUSAHA
Manis-manis banget, kayak gueh. . .

Dengan ditemani Mbak Icuz, mereka telah berhasil membuat banyak prakarya. Ngga hanya pouch, ada asesoris lain dan juga kaos untuk anak-anak.

Teman-teman berminat untuk memesan pouch atau kaos dengan desain by request? Pesan saja melalui http://siswaeiausaha.com. Mau satu biji, atau mborong untuk suatu acara? Mereka siap membuatkan! Karena, produk buatan Siswa Wirausaha Smk Itaco Bekasi ini sejatinya untuk membantu biaya pendidikan para siswa. Dengan membeli produk ini, berarti Teman-teman turut membantu biaya pendidikan siswa pra sejahtera.

Ingin tahu model lain dan harga pouch motif? Silakan hubungi Siswa Wirausaha melalui kontak di bawah ini.

Kontak Siswa Wirausaha

Twitter : @siswawirausaha
Fanpage FB : siswa wirausaha
Web: www.siswawirausaha.com
Phone/ Whats App: 089613318215
PIN BB : 5832F6B9

Baca juga: Pouch Karakter Multifungsi

2 Resep Makanan Ini Cocok untuk Musim Hujan

Udah beberapa minggu ini, Banjarnegara rutin diguyur hujan after dzuhur. Sediih, pusing pala byerbie. Kasihan baju babyku. Uwuwuwu…Biar ngga larut dalam kesedihan, aku memilih untuk bersenang-senang. Bikin anget-anget di dapur. Masak-masak, maksudnya. :mrgreen:

Bagi Teman-teman yang gemar memasak, tentu lebih suka menyiapkan makanan sendiri untuk keluarga di ruma, kan? Di samping lebih hemat, makanan yang dimasak sendiri biasanya lebih bersih dan sehat.

Kelebihan memasak sendiri, tuh, bisa memasak dengan beragam variasi sehingga tidak membosankan. Dengan meluangkan sedikit waktu dan tenaga,ย berbagai makanan buatan sendiriย untuk keluarga dapat segera tersaji di meja makan. Cling cling cliing! *usap-usap lampu ajaib*

Nah, berhubung saat ini lagi musim hujan, cocoknya ya masak makanan berkuah yang hangat dan segar. Berikut 2 resepย makanan enak, sederhana dan praktis!

Bakso Tempe

Bakso biasanya dibuat dari bola-bola daging atau ikan. Tapi, ini lain. Karena sekarang lagi kurang suka daging, aku membuat baksonya menggunakan tempe!

Seluruh bahan makanan mentah yang digunakan bisa temukan di www.bukalapak.com. Berikut resep bakso tempe:

  • 1 buah tempe ukuran sedang,
  • 1 butir telur ayam,
  • 250 gram tepung kanji,
  • 50 gram tepung terigu,
  • 1 sendok teh garam halus,
  • 1 sendok teh merica bubuk,
  • 4 siung bawang putih (haluskan),
  • ยฝ sendok teh gula pasir,
  • Air secukupnya,
  • Daun bawang secukupnya.

STEAK TEMPE BERTABUR WIJEN

Cara membuatnya:

  • Tempe dikukus, tumbuk sampai halus.
  • Campur dengan tepung kanji, tepung terigu, telur, bumbu-bumbu dan uleni hingga rata.
  • Masukkan air sedikit demi sedikit hingga adonan tidak lengket di tangan.
  • Bentuk bulat.
  • Masak dengan air mendidih. Bila sudah mengambang, berarti bakso sudah matang.
  • Angkat bakso dan rendam dalam air yang sudah ditambah es batu sehingga bakso lebih kenyal.
  • Hidangkan dengan kuah kaldu.
Sup Ayam

Nah, masakan kedua ini adalah makanan favoritku. Adalah SUP! Srupuuut…Aku suka membuat Sup karena membuatnya sangat lah mudah dan simpel. Tapi, khusus kali ini, masaknya agak beda dikit pada bagian bumbu. Bumbu-bumbu yang biasanya dihaluskan, kali ink hanya digeprek atau dimemarkan agar kuah Sup bisa bening. ๐Ÿ˜‰

Adapun bahan yang digunakan yaitu:

  • 250 gram daging ayam atau ceker ayam,
  • 1 butir tomat ukuran sedang,
  • 2 buah wortel,
  • 2 buah kentang,
  • 5 siung bawang merah,
  • 5 siung bawang putih,
  • 1 sendok teh merica halus,
  • Jahe, kayu manis, cengkeh, dan pala secukupnya,
  • ยฝ sendok teh gula pasir,
  • Daun seledri dan daun bawang secukupnya.

Cara membuatnya:

  • Iris tipis bawang merah dan bawang putih kemudian tumis sampai layu dan berbau harum.
  • Tambahkan jahe dan pala yang sudah di memarkan, Masukkan juga cengkeh kayu manis dan ayam.
  • Tambah dengan air dan rebus hingga setengah matang.
  • Masukkan wortel dan kentang yang sudah dipotong-potong. Bila wortel dan kentang sudah matang, tambahkan gula pasir, garam, merica bubuk dan irisan daun bawang.
  • Aduk dan masak hingga mendidih.
  • Terakhir, masukkan irisan tomat dan daun seledri.
  • Sajikan hangat-hangat.

SOTO KUDUS SEGAR

Bakso Tempe dan Sup Ayam, 2 pilihan menu makanan tersebut tambah nikmat jika disajikan saat hujan turun dan masih hangat. Emmmh…bukankah memberi kehangatan ngga melulu lewat pelukan, kan? *eh*

Tip Sukses Mencapai Kawah Gunung Bromo

Banyak orang bilang, butuh perjuangan untuk dapat menikmati pemandangan dua gunung sekaligus kawah dari Bukit Penanjakan. Serius butuh perjuangan? Emmmh…menurutku ngga juga, sih. Menuju bukit, tuh, ngga seberapa lelahnya dibanding dengan menunggu lamaran pacar yang udah jalan hampir tujuh tahun. *dezegh*

Usai menikmati sunrise Bromo dengan cara berdesak-desakkan dari atas Bukit Penanjakan, aku bersama beberapa teman turun menuju kaki Gunung Batok. Tujuan wisata selanjutnya memang bukan ke Gunung Batok. Namun, kami harus memarkirkan Jeep di kawasan tersebut.

Ini kali pertama aku piknik tanpa mencari tahu terlebih dahulu detil objek wisata. Aku terlalu cuek dengan Gunung Bromo dan sekitarnya. Uwuwuwu…mungkin aku terlanjur nyaman jalan bersama arek Suroboyo dan Malang. Haaai Mbak Yuni dan Om Misbach! ๐Ÿ˜‰

Pikirku, perjalanan akan makin mudah, aman dan lancar, karena pendampingnya saja “orang dalam”. Dan kenyataannya memang demikian. Damai banget! Tapi, setelah melihat anak tangga yang jumlahnya ngga sedikit, mana bisa mengandalkan mereka. Mau minta gendong maksudnya? Hilang keperkasaanku, dong! :mrgreen:

BROMO JAWA TIMUR
Memesona banget Gunung ini. . .

Naik anak tangga menuju Kawah, ini lah yang menurutku butuh perjuangan. Untuk sampai ke destinasi berikutnya, yaitu Kawah Gunung Bromo, kami harus melewati lebih dari 200 anak tangga. Mampukah aku? Harusnya mampu. Namun, hari sebelumnya telah kuhabiskan untuk jalan-jalan ke Eco Green Park, Jatim Park dan Kulineran bersama Mbak Yuni. Hasilnya, kaki gue udah gempor duluan, gemeteran melihat anak tangga dan banyaknya orang yang di tangga tersebut. Serius, aku lemas. Tulang seakan mau lepas gegara ngga pernah minum susu. Beeeuh, ternyata segitu dowang nyaliku, ya. Huwaa…memalukeun!

Kejadian yang pernah aku alami jangan sampai terjadi pada kamu kamu kamu Teman-teman. Cukup aku saja yang merasakan kepedihan gagal mencapai Kawah Bromo. Padahal, selain Pasir berbisik, bisa mencapai puncak Kawah Bromo adalah salah satu impianku. *impian kita, Bang*

Makanya, berdasarkan pengalaman, aku mau berbagi tip agar bisa sukses mencapai Kawah Gunung Bromo. Nah, baca tipnya, yuk!

Jadikan destinasi utama.

Please, jangan dulu menghabiskan wisata Malang, khususnya yang ada di Kota Batu jika kamu serius ingin mencapai Kawah Gunung Bromo. Menimbang jalan menuju Kawah lumayan bikin kaki senut-senut, aku saranin jadikan objek ini sebagai destinasi utama saat tenaga kamu masih full dan semangat selfie masih menggebu-gebu, serta baterai kamera masih full senyum masih lebar. Aku yakin, kamu akan sukses mencapai Kawah Gunung Bromo.

GUNUNG BATOK JAWA TIMUR
Hanya bisa wefie. . .

Perhatikan waktu.

Waktu yang menurutku paling pas untuk mencapai Kawah Bromo, yaitu pagi atau sore hari. Saat matahari belum begitu terik. Naik tangga siang-siang pasti bikin kamu mudah lwmas, keringat bercucuran. Yakinlah, kita akan lebih semangat berjalan jika ada banyak teman yang punya tujuan sama.

Selain itu, kamu harus memperhatikan cuaca. Rasanya nelangsa banget kalau hujan-hujan harus menghabiskan 200-an anak tangga. Perhatikan waktu dan cuaca, aku yakin kamu akan sukses mencapai Kawah Gunung Bromo.

Siapkan stamina.

“Halaah…200 anak tangga pasti bisa aku taklukan. Menaklukkan hati mertua aja bisaaaaa.” Hmmm…sombong! Pokoknya kamu harus makan apa dulu, deh, kalau mau sukses mencapai Kawah Gunung Bromo. Apalagi, bagi kamu yang pernah sakit magh. Jangan mencoba untuk mengosongkan perut, ya! Di sekitar kawasan Gunung Batok ada banyak orang yang jualan makanan. Beli apalah apalah di situ. Biar betis kamu makin berotot dan tenaga kamu kuat! ๐Ÿ˜› Kamu juga bisa stok camilan dan minuman secukupnya untuk teman perjalanan.

TRANSPORTASI KAWAH BROMO
Transportasi lainnya…

Hanya membawa badan.

Ya, cukup membawa satu badan saja, ya. Ngga usah sok yes menggendong anak jika membawa badan sendiri saja terasa berat, Kakaak. ๐Ÿ˜€ Semisal kamu membawa tas, pastikan tas hanya berisi barang penting. Kamera, tongsis, masker dan perlengkapan P3K, misalnya. Barang lainnya diturunkan dahulu dan taruh di dalam mobil.

Pastikan akomodasi dan Transportasi.

Akomodasi bisa dibilang tip penunjang tapi penting. Akomodasi berupa penginapan di dekat objek wisata cukup banyak. Ada baiknya mencari penginapan yang ngga jauh dari Bromo. Lebih hemat waktu, dan juga tenaga. Pesan lah penginapan minimal sehari sebelumnya, supaya kamu bisa istirahat mengumpulkan banyak tenaga agar bisa sampai Kawah.

Sedangkan Transportasi, pastikan transportasi yang kamu sewa dalam kondisi baik. Sesampainya di kawasan Kawah Bromo, kamu bisa memanfaatkan Kuda untuk mengantarkanmu sampai kaki tangga. Ini akan sedikit mengirit tenaga.

Teman-teman ngga boleh meremehkan anak tangga menuju Kawah, ya. Meski hanya ratusan, tapi kita akan melewatinya dua kali, yaitu saat naik dan turun. Kemampuan yang kita punya hanya kita sendiri yang tahu. Jadi, pertimbangkan dengan baik jika ingin sukses mencapai Kawah Gunung Bromo. ๐Ÿ˜‰

Adakah yang mau menambahi tip sukses mencapai Kawah Gunung Bromo?

Baca juga Piknik menuju Kawah Putih..