Kecipratan. Seperti sedang berjalan saat hujan turun, lebat. Kemudian, ada sebentuk mobil mewah melewati “kolam di tengah jalan”. Byuuuur!!! Basah basah basah. . .
Itu, sih, kecipratan yang enggak enak. Kalau yang mau saya ceritakan adalah kecipratan yang enak banget. Enak menurut saya lho.
Baru kemarin ini seorang teman, Bapak Idris, yang tak lain adalah Bos saya berbagi cerita tentang luber hadiah. Adalah sebentuk program yang diselenggarakan oleh PT. Pos Indonesia.
Sekedar berbagi informasi. Bahwa mulai bulan ini, dan entah berakhir kapan, Kantor Pos sedang berbagi rezeki dengan total hadiah senilai 3,5 Milyar Rupiah. Keren banget, ya. Sebagai pelanggan setia Kantor Pos, saya bahagia pastinya. Ini sebentuk tanda perhatian mereka kepada para pelanggan.
Menurut keterangan dari Pak Idris, bagi-bagi hadiah ini terbagi menjadi dua program. Pertama adalah hadiah kejutan. Kedua yaitu program undian. Dan, sepulang dari Kantor Pos beliau memperlihatkan hadiah kejutannya berupa Mug Cantik dan Voucher Pulsa senilai Rp 10.000,-.
Kecipratan PULSA. . .
Asyik juga kecipratan luber hadiah, ya. Lumayan dapat voucher pulsa saat awal bulan. Hihihi Ngomong-ngomong, sudah setahun ini saya cukup sering berinteraksi dengan Karyawan Pos Indonesia. Apalagi sejak perusahaan milik BUMN ini mengikrarkan “Bayar apa saja di kantor pos bisa!“. Saya jadi lebih sering ke kantor pos. Itung-itung ikut menggemukkan, menambah pamasukkan daerah, dan negara. #bahasanya euy
Nah, bagi kamu yang sudah membaca postingan ini, dan ada rencana ke Kantor Pos, silakan ke sana secepatnya. Siapa tahu di kantor pos daerah kamu sedang ada program luber hadiah juga. Ya…kalik saja nanti kecipratan uang tunai. Lumayan, dan lumanyun, kan?
Jreeng jreeng!!! Beberapa abad yang lalu, saat matahari sedang bergembira, saya bersama teman-teman melakukan perjalanan pulang dari negeri di atas awan. Karena saat…
Haih, kawan! Apakabar weekend kamu? Sudahkah ada rencana mau kemana, atau mau ngapain? Kalau saya masih bungung mau ngapain. Pilihannya ada bobo manis, dan menulis.
Nah, sebelum take action, saya akan berbagi informasi dahulu. Adalah tentang SPAMMERS yang terus merajai www.idahceris.com.
Sudah sepekan blog ini terus diserbu spammers. Hampir tiap hari terus ada komentar spam yang masuk. Kalau jumlahnya masih puluhan, sih, masih slow ngedeletenya. Lha ini yang masuk kisaran delapan ratusan komentar spam tiap harinya. MALES banget sumpah.
Oleh sebab itu, saya minta bantuan sama Growmap Anti Spambot. Sebentuk plugin yang (semoga) bisa meminimalisir komentar yang berbau spam. Saya memilih plugin ini sebab Si Aksimet tak mampu mengendalikan SPAMERS!
Awalnya saya sudah mencoba memasang plugin yang memberi kode CAPTCHA pada kolom komentar. Tapi, saya merasa agak-agak gimana gitu. Kasihan sama kamu yang pada sebel sama kode captcha. Pun demikian dengan saya. Hihihi Akhirnya saya memutuskan memasang sebentuk kotak untuk dicontreng sama kamu, engkau, sampean, dan njenengan sedoyo.
Oya, kotak contreng di atas saya pasang sampai para Spammers jera. Emm…tapi enggak yakin kalau mereka bakal kapok. Ah…terpenting, sebelum kamu kirim komentar di blog ini, jangan lupa klik pada kotak spam yang sudah disediakan. Jadi, contreng dulu biar KECE, ya! Maafkan kalau saya telah merepotkan teman-teman semua melalui kotak contreng ini. ^-*
Asuransi Kesehatan Keluarga – Asuransi kesehatan keluarga adalah salah satu bentuk usaha perlindungan dalam menangani penyakit-penyakit yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu dan secara tak terduga mengancam kesehatan anggota keluarga.
Di beberapa Negara maju, pengetahuan akan manfaat asuransi kesehatan sudah sangat dikuasai masyarakat sehingga semua orang mengerti dan mengetahui betapa pentingnya keberadaan asuransi bagi kehidupan mereka. Secara singkat, jika suatu ketika kamu sedang menderita suatu penyakit, kamu akan ditolong dengan adanya asuransi tanpa perlu bingung menangani persoalan biaya perawatan yang perlu kamu keluarkan.
Itulah sebabnya kamu disarankan mendaftarkan keluarga kamu untuk memegang polis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Hal ini ibarat pepatah “sedia payung sebelum hujan”. Karena kita sadar bahwa berbagai penyakit bisa datang kapan saja, usia semakin tua, lalu ada saatnya kamu pensiun dan tidak berpenghasilan.
Dengan adanya asuransi yang melindungi kesehatan keluarga kamu, maka kemungkinan tak terduga di kemudian hari bisa ditangani dengan mudah tanpa perlu bingung ataupun merasakan kekhawatiran tersendiri khususnya mengenai pembiayaan kesehatan dan lain sebagainya.
Kenapa Asuransi Keluarga Itu Penting?
Usia dan kesehatan seseorang di hari esok dan seterusnya tidak dapat dipastikan.
Terkadang orang berpikir untuk apa mendaftarkan diri sebagai peserta asuransi kesehatan, padahal dirinya merasa tidak pernah sakit apalagi tidak memiliki riwayat penyakit yang berbahaya. Terserang penyakit adalah hal yang tidak pernah diharapkan oleh siapa saja karena semua orang ingin selalu sehat, tapi kamu perlu kembali berpikir kembali, apakah ada jaminan bahwa kamu dan keluarga akan selalu hidup sehat dan tidak akan terkena musibah, penyakit atau yang sejenisnya?
Biaya berobat mahal dan terus melonjak.
Bagaimana jika suatu saat kamu atau salah satu anggota keluarga terserang penyakit dan terkena musibah secara tiba-tiba sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit dengan biaya mahal? Belum lagi biaya obat, membayar jasa dokter dan lain sebagainya. Tentu hal ini akan menambah masalah yang besar dan tak jarang harus ditangani dengan menjual berbagai asset yang kamu miliki karena keluarga kamu tidak mempunyai asuransi yang bisa melindungi kesehatan.
Pentingnya jaminan kesehatan.
Bagi para pengusaha atau wirausaha dan pekerja kontrak yang notabene tidak memiliki pegangan jaminan kesehatan untuk jangka panjang sama sekali dari sebuah perusahaan atau asuransi ketenaga kerjaan, mendaftarkan diri dan keluarga dalam sebuah program asuransi kesehatan adalah hal yang amat penting. Dengan membeli asuransi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga pada perusahaan yang terpercaya sejak dini akan membuat pengeluaran biaya untuk kesehatan yang tak terduga menjadi lebih terkendali.
Perlindungan bagi seluruh anggota keluarga.
Dengan memiliki asuransi, kesehatan keluarga akan senantiasa terlindungi. Bukan berarti kamu dan keluarga tidak akan terserang penyakit, tapi adanya asuransi kesehatan ditujukan untuk membantu penanganan masalah kesehatan yang mungkin saja terjadi suatu hari nanti. Dengan adanya jaminan kesehatan sebagai pelindung keluarga, otomatis rasa amanpun akan selalu tercipta.
Dengan adanya hak atas jaminan kesehatan dari asuransi yang dimiliki keluarga, maka kamu tak perlu repot memikirkan biaya-biaya kesehatan yang tak terduga dan bisa terjadi suatu hari nanti. Kehidupan akan menjadi lebih nyaman karena kamu merasa terlindungi dan mempunyai bekal di masa yang akan datang. Itulah sebabnya memiliki asuransi kesehatan keluarga termasuk prioritas penting bagi seluruh keluarga.
Entah berapa banyak artikel terpublish di media online yang telah mengupas tentang keindahan Negeri di Atas Awan. Tidak berlebihan, jika saya mengatakan kalau…
Bergabung dengan group CM di WhatsApp banyak memberi pengetahuan baru seputar monetize blog. Terlebih ketika mereka sharing tentang side job sebagai afiliater, kok…
Berpikir keras hanya untuk sekedar mengingat “kapan saya terakhir naik ojek”. Semakin mengingat, lha kok makin tidak terdeteksi dalam memori yang kapasitasnya tingal…
Sup a Sup, sayur bening, dan sayur asem. Tiga masakan tersebut selalu menggoda lidah ketika sudah tetangkap oleh indera penglihatan. Bagi saya, masakan…
Setelah kemarin posting jalan-jalan dengan uang saku Rp 100.000 ke Kota Perwira, sekarang saatnya share wisata yang ada di kandang sendiri. Wisata ini…
Sabtu lalu, saya cukup banyak mendapat informasi dan pengetahuan baru dari aktivitas Blogwalking. Diantaranya yaitu; informasi mengenai Giveway (GA) tentang jalan-jalan dengan bekal uang saku Rp 100.000. GA ini diselenggarakan oleh Blog jalan-jalan. Salah satu situs yang menyajikan informasi seputar wisata. Saya pun mengambil topik jalan-jalan ke Purbalingga dengan budget 100k. Iya, travelling murah 100k!
Emang bisa, traveling dengan biaya murah segitu, Dah?
Bisa banget! Tapi dengan catatan, jalan-jalannyaharus kalem. Tidak boleh berlebihan dalam hal apapun! Destinasinya pun jangan terlalu jauh dari rumah. Seperti jalan-jalannya Kak Hana dan Kak Dwie, bersama pasangannya. Irit banget. Sampai masih ada sisa sekian ribu rupiah.
Kali ini, saya akan mengajak teman-teman untuk jalan-jalan keluar kandang (Banjarnegara). Berbekal budget Rp 100.000, saya bisa traveling ke luar kota. Ini tidak memaksa, karena luar kotanya enggak jauh. Alias masih tetangga. 😆 Yuk mari, teman-teman bisa ikut saya jalan-jalan ke Kota Perwira!
Sebelum berangkat, saya mengajak seorang teman, Nunu, yang berdomisili di Purbalingga untuk bertamasya bersama. Dan kami sepakat bertemu di alun-alun Purbalingga. Sekedar informasi, di sana ada beberapa objek wisata yang letaknya cukup dekat dengan kota. Kurang lebih tiga puluh menit dari pusat kota.
Berangkat dari rumah, saya naik angkutan umum berlabel huruf “B”. Kemudian turun di terminal Banjarnegara dengan membayar Rp 2.000 untuk sekali jalan. Sesampainya di terminal, saya mencari Bus jurusan Banjarnegara-Purwokerto. Dan Bus Teguh menjadi pilihan transportasi menuju Purbalingga. Jalan-jalan menggunakan transportasi umum ini terkadang memang tidak hemat waktu, dan juga biaya. Tapi, setidaknya bisa mengirit tenaga.
Jarak yang saya tempuh sampai alun-alun Purbalingga kurang lebih 45 menit. Tak lupa saya membayar kewajiban sebagai penumpang sebesar Rp 8.000 kepada Bapak Kondektur. Sesuai tarif untuk satu kali jalan. Membayar dengan uang pas sangat dianjurkan ketika naik transportasi umum. Terlebih ketika sedang menerapkan konsep irit. :lil:
*****
Setelah bertemu Nunu, kami terus melanjutkan perjalanan menuju tempat wisata yang menjadi tujuan. Adalah Sanggaluri Park. Perjalanan menuju objek cukup efisien, karena menggunakan sepeda motor milik Nunu. Tiga puluh menit, sudah plus antre di SPBU mengisi bensin full Rp 16.000 untuk si Revo, akhirnya kami sampai Taman Wisata.
Banyak kawasan hijau. . .
Terlalu detil bagian transportasinya, ya? Sekarang, saatnya kamu harus tahu jalan-jalan berbekal uang saku Rp 100.000 itu bisa mendapat apa saja. Berikut detil sebelum masuk tempat wisata:
1. Pertama, Tentu saja mencari tempat parkir untuk menitipkan kendaraan motor. Berbahagialah para wisatawan, karena halaman parkir di sana cukup luas. Selain itu, biaya parkirnya standard sini, yaitu Rp 2.000 per motor. 2.Kedua, membeli tiket masuk yang berada disebelah kanan pintu masuk. Harga Tiket Masuk (HTM) Sebesar Rp 12.000. Dan saya membeli dua tiket sekalian untuk Ita. 3. Ketiga, Berbekal tiket dua belas ribu rupiah, kamu akan menikmati banyak objek di sana. Dan berikut objek, serta fasilitas yang bisa kamu dapati di sana:
Museum Serangga
Taman Reptil
Museum Wayang dan Artefak
Museum Uang
Rumah Prestasi Purbalingga
Rumah IPTEK
Rumah Kaca
Kebun Buah Naga
Aneka macam permainan anak-anak
Kedai
Mushalla
Toilet
Tiket masuk dua belas ribu rupiah sudah include untuk menikmati objek di atas. Murah meriah, bukan?
Taman Wisata ini banyak diminati oleh anak-anak, PAUD, SD, dan SMP, sebagai bahan untuk menambah referensi, pengetahuan. Sesekali mereka mengadakan kunjungan wisata ke Sanggaluri terkait dengan materi pelajaran. Semacam perkenalan langsung, tidak hanya belajar menggunakan media buku saja. Namun, tak jarang orang dewasa, bahkan orang tua juga turut menikmati wisata ini.
Setelah semua objek terjamah, kami mampir ke kedai untuk membeli jus di Kedai. Sekedar untuk menyegarkan tenggorokan, dan juga tubuh. Sampai akhirnya kami melewati pintu keluar Sanggaluri Park. Istirahat sejenak, dan duduk tepat di belakang Abang Bakso.
Ngebakso dulu. . .
Ternyata disebuah pelataran pintu keluar terdapat aneka macam camilan, makanan, dan minuman. Tepat disebelah kiri pintu keluar.
Uang saku Rp 100.000 bisa banget untuk Travelling, kan? Bukan sekedar teori belaka. Malah tidak sekedar untuk jalan-jalan, atau traveling murah saja. Tapi, bisa dimanfaatkan untuk memperluas wawasan dan menambah pengetahuan.
Intinya, kalau sudah tahu bugdet minim, tidak usah berpolah. Terpenting, bisa menikmati liburan, bertamasya, tanpa mengabaikan kesehatan.
Nah, berikut rekapitulasi keuangan jalan-jalan ke Kota Perwira.
PENGELUARAN
RINCIAN
JUMLAH
Angkot Rumah-Kota (PP)
Rp 2.000 x 2
Rp 4.000
BUS Banjar-PBG (PP)
Rp 8.000 x 2
Rp 16.000
Bahan Bakar Minyak (PP)
Rp 20.000
Rp 20.000
Parkir Roda Dua
Rp. 2.000
Rp 2.000
Hargat Tiket Masuk
Rp 12.000 x 2 Orang
Rp 24.000
Makan Siang Bakso
Rp 8.000 x 2 Orang
Rp 16.000
Jus Mangga
Rp 7.000 x 2 Gelas
Rp 14.000
JUMLAH TOTAL PENGELUARAN Rp 96.000. Sisa Rp 4.000,- (masuk saku)
“Artikel ini diikutkan dalam giveaway JALAN JALAN MODAL 100 RIBU“
Nb. Postingan detail tentang Sanggaluri Park bisa dibaca di: