Live Streaming Buat Bagi-bagi Hadiah

Live Streaming Buat Bagi-bagi Hadiah – Selasa, 19 Mei 2020, surprise rasanya saat nonton live streaming bagi-bagi hadiah yang diselenggarakan oleh SOBATKU. Bagi-bagi hadiah yang bertajuk Jutawan SOBATKU ini diundi dengan total hadiah Rp 445 juta dan 4 paket umroh. Emmm…kira-kira, apa yang membuat seru?

Pertama, pada masa pandemi seperti sekarang ini, SOBATKU tetap konsisten menyelenggarakan pengundian untuk para nasabahnya. Namanya sudah diniatkan, pasti ada jalan, ya.

Serunya, pengundian dilakukan secara online dengan cara live streaming di akun official youtube sobatku_id dan instagram @sobatku_id mulai pukul 14.00 WIB. Keseruan makin terasa karena ada interaksi antara host dan penonton.

Kedua, Yups, ada interaksi antara host dan penonton. Komunikatif, gitu. Apalagi ditambah adanya kuis untuk para penonton dengan hadiah yang lumayan, tambah seru.

Jutawan SOBATKU

Ketiga, Ada sesi menghubungi para pemenang. Dan saat ada tim dari SOBATKU menghubungi para pemenang, rata-rata nasabah banyak yang tidak percaya. Ekspresinya kan jadi lucu-lucu nggemesin gitu. Yaaa…meski hanya by phone, kok ya saya bisa ikut gemes. 😀

Keempat, saatnya bercerita tentang jalannya program undian bagi-bagi hadiah yang tak kalah seru. 😉

SOBATKU merupakan simpanan online dari KSP Sahabat Mitra Sejati. KSP ini adalah salah satu produk koperasi yang siap memberikan layanan terbaik dan modern kepada anggota, dalam melakukan transaksi keuangan khususnya menabung. Kalian bisa menabung dengan mudah melalui aplikasi SOBATKU pada smartphone tanpa perlu keluar rumah.

Di era serba online saat ini, kegiatan menabung semakin dimudahkan dengan adanya tabungan online. Ini merupakan salah satu inovasi untuk mendukung gerakan revolusi digital 4.0 yang dicanangkan oleh pemerintah.

Nah, aplikasi SOBATKU memilki program undian yang dapat membantu mewujudkan impian kalian melalui program Undian bulanan dan Undian Grand Prize berhadiah utama uang tunai 100 juta dan empat paket umrah untuk 4 pemenang.

Selain hadiah grand prize tersebut, nominal hadiah yang bisa dimenangkan adalah ratusan hadiah berupa uang tunai sebesar 10 juta, 5 juta, 1 juta, 500 ribu dan 100 ribu, yang diundi setiap bulan. Cateet ya, setiap bulan! 😀

Pada acara undian kali ini, engundian Grand Prize ke-11 Periode Poin Januari-Maret, Undian Jutawan Jawa Timur. Btw, hadiah Program Jutawan SOBATKU adalah hadiah tambahan bagi anggota dengan domisili tertentu, selain hadiah Undian Grand Prize. SOBATKU memberikan satu paket Umrah tambahan dan hadiah total puluhan juta rupiah khusus bagi anggota, dan kali ini hadiah tambahan diberikan kepada anggota berdomisili Jawa Timur dengan total 101 hadiah.

Selain program undian berhadiah, SOBATKU juga mengedepankan fitur pembelian dan pembayaran seperti pembelian pulsa, token listrik, pembayaran PLN, PDAM, TV berbayar, dan masih banyak fitur lainnya yang pasti akan membantu nasabah untuk transaksi harian.

Keseruan terakhir, tuh, saat pengumuman pemenang paket umroh. Pak Bambang, namanya. Dia nasabah dari Jawa Timur yang mendapatkan hadiah tambahan berupa paket umroh. Di tengah pandemi seperti sekarang ini, jangankan mendapat hadiah umroh, dapat hadiah uang tunai saja bahagia banget. Yaaa, kaaan?

Oiya, program undian bagi-bagi hadiah ini sempat tertunda karena penyebaran COVID-19. Meski diselenggarakan secara live streaming, tapi tetap mematuhi aturan PSBB, lho. Semoga program seperti ini terus berlanjut, ya. Banyak untungnya. 🙂

Baju Baru untuk Lebaran, Yes or No?

Gengs, apakah kalian masih ingat sensasi berburu baju lebaran semasa kecil? Biasanya ramadan hari ke 15 atau pertengahan ramadan, orang tua sudah mulai merencanakan untuk belanja kebutuhan lebaran; ada kue lebaran, bingkisan-bingkisan untuk saudara, termasuk baju lebaran untuk anak-anaknya.

Bagi orang tua, membelikan baju lebaran untuk anak-anak menjadi salah satu hal yang sangat diusahakan atau menjadi prioritas. Dan kenapa membeli baju baru saat lebaran ini seolah-olah menjadi tradisi, ya? Kurang greget rasanya jika lebaran tanpa baju baru, khususnya buat anak-anak. Adakah yang tahu? 😀

Orang tua merencanakan, anak juga tidak mau kalah ikut membuat daftar belanja untuk keperluan lebaran. Ada yang pingin beli baju lebaran dengan model sama dengan artis-artis cilik yang kerap tayang di televisi atau ikut-ikutan beli model baju yang sedang trend saat itu. Dan sebagai anak desa, kadang merasa bahagia bangett ketika baju lebarannya mirip dengan artis. Lucu-lucu gemas! 😀

Baju Baru untuk Lebaran, Yes or No?

Masih lekat dalam ingatan. Pagi itu, kira-kira pukul 07.00 WIB, Ibu mengajak saya dan adik untuk ke pasar. Saat itu, kami masih duduk di bangku SD. Tahu akan diajak ke pasar, kami bahagia banget lah. Apalagi hampir menuju lebaran, ya pastinya ada harapan untuk dibelikan baju baru untuk lebaran, dong.

Nostalgia dulu…

“Kita nanti naik angkutan umum, ya. Tapi ingat, kalian harus tetap puasa, tidak boleh mokah!” Ibu mewanti-wanti sebelum kami berangkat ke pasar kota.

Maklum, kebiasaan kami kalau ke pasar pasti ngebakso. Tapi, sih, kami tetap menganggukan kepala supaya tudak banyak ceramah a la mamah dedeh. Yaaa…meski nantinya setelah muterin pasar buat cari ini itu ternyata lemas, pasti Ibu kagak tega melihat kami kepanasan dan merengek lapar.

BAKSOOO BAKSOOO…Hahaha.

Buk, nanti aku dibelikan 3 baju, yaaa. Buat hari pertama lebaran, buat silaturahim ke guru-guru, dan buat piknik.” Saya langsung melayangkan permintaan kepada Ibu mumpung masih di rumah. Siapa tahu masih bisa nambah uang. Yaaa…namanya juga usaha. 😀

Yups…saat lebaran tiba, ada tradisi salam-salaman keliling kampung, gitu. Ini pasti pakai baju muslimah banget. Lalu, lebaran hari ke tiga atau ke empat, setelah selesai silaturahim ke saudara-saudara, biasanya ada agenda berkunjung ke rumah guru-guru sekolah. Naaah, agenda akhir dan masih dalam suasana lebaran, biasanya ada kegiatan piknik, gitu. Sebelum back to school, gitu. Makanya, beli bajunya, tuh, ngga mau kalau cuma satu. 😀

Ada kebahagiaan tersendiri ketika memilih baju baru yang akan dikenakan untuk lebaran. Lihat-lihat, pegang-pegang, ternyata cocok. Terus pas liat harganga ternyata mahal banget. Yasudah, anak solehah tidak perlu merengek-rengek. Tinggal cari lagi sampai cocok dengan isi dompet Ibuk. 😀

Membelikan Baju Baru untuk Lebaran.

Sedari kecil, saya, atau mungkin kita, sudah dibiasakan untuk membeli baju lebaran. Ketika dewasa dan sudah berkeluarga pun, pada akhirnya beli baju lebaran mau tidak mau masuk dalam daftar belanja kebutuhan lebaran. Betul apa betul?

Beberapa orang tua berpendapat, terpenting anak-anak bisa dibeliin baju lebaran. Orang tua bisa belakangan. Ini pikiran orang tua zaman dulu, nih. Beda dengan orang tua masa kini yang malah justeru berusaha sejuat tenaga menyisihkan uang untuk membeli baju lebaran satu set atau couple buat keluarga kecilnya. Betul apa betul? Ini kira-kira biar apa, cobaaa? 😆

Saya pribadi termasuk orang tua yang berusaha menyisihkan uang untuk membeli baju lebaran barang satu biji. Hari berikutnya, tidak apalah mengenakan baju lama dengan catatan masih layak pakai dan kelihatan baru. Baju lebaran tahun lalu, misalnya. 😀 Jangan terlalu bersusah payah atau malah memaksakan untuk beli baju baru dengan jumlah banyak, ya. Dikhawatirkan dapat menimbulkan gejala tekanan darah tinggi jika tidak sesuai dengan ekspektasi. 😀

Buat Daftar Belanja Kebutuhan Lebaran!

Seperti yang sudah saya tulis di atas, membeli baju baru untuk lebaran, tuh, tidak wajib. Karena seperti kita tahu, banyak kebutuhan menjelang lebaran. Ada baiknya sebelum mulai membelanjakan uangnya, membuat  daftar rencana kebutuhan supaya tidak tekor di kemudian hari.

Nah, setelah membuat daftar rencana belanja, jangan lupa sesuaikan dengan anggaran yang ada. Kalian dapat memilih dan memilah kebutuhan lebaran berdasarkan skala prioritas. Supaya yang direncanakan bisa didapat, kalian harus berpatok pada budget. Apalagi pada masa-masa seperti sekarang ini, adanya wabah virus corona sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Bagaimana caranya segala kebutuhan lebaran terpenuhi tanpa mebebankan keuangan? Ini PR banget.

Jadi, membeli baju baru untuk lebaran, yes or no? Kembalikan lagi pada kebutuhan dan skala prioritas, ya.

Ramadan di Masa COVID-19 Pasti Ada Hikmahnya

Ramadan di Masa COVID –  Siapa yang menginginkan suatu musibah menghampiri kita? Siapa yang mau negeri ini dihampiri virus corona sampai berdampak pada perekonomian masyarakat? Siapa yang mau dunia ini ramai membicarakan musibah?

Siapa yang mau?

Saya yakin tidak ada yang mau. Dalam setiap doa yang dipanjatkan setiap harinya saja, kita meminta untuk selalu dijauhkan dari segala musibah dan bahaya. Meminta untuk terus sehat, selalu dilimpahkan banyak rezeki yang halal dan baik. Namun, ketika Alloh sudah berkehendak, kita hanya bisa berdoa, memohon yang baik-baik kepadaNya.

Saya sempat syok dengan datangnya wabah COVID-19. Merasa tidak bisa biasa saja karena saat wabah ini datang, tepatnya Maret lalu, saya sedang hamil dengan usia kandungan 7 bulan. Panik sering menghampiri. Apalagi ketika mengikuti update berita tentang penyebaran virus ini, nyaris ketakutan saban harinya. Kerap khawatir jikalau sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan kehamilan ini. Na’udzubillaah. 🙁

Ramadan di Masa COVID-19 Pasti Ada Hikmahnya.

Pelan-pelan saya mencoba untuk biasa saja menyikapi datangnya musibah ini. Biasa, namun tetap waspada dan tetap mengikuti himbauan-himbauan yang dikeluarkan pemerintah. Saya atau bahkan kalian pasti sampai saat ini ada yang masih belum bisa menerima hadirnya virus corona di tengah-tengah kehidupan ini. Banyak yang bilang, virus ini menyusahkan umat. Banyak juga yang menyalahkan virus corona tanpa menyadari bahwa sebenarnya penyebarannya ini bergantung pada kesadaran manusia.

Semakin hari, kasus penyebaran virus corona di Indonesia terus meningkat. Mulai dari ODP, PDP, dan OTG. Sampai dalam suatu percakapan dengan seorang teman, dia sempat berkeluh; kenapa, sih, virus ini harus menyebar di Indonesia? Kenapa tidak menetap saja di China?

Menerima musibah yang seperti ini memang tidak mudah. Namun saya yakin selalu ada hikmah di balik musibah. Terlebih musibah ini masih berlangsung saat bulan ramadan tiba. Kira-kira, apa hikmah yang dapat kita ambil dengan adanya musibah COVID-19 yang masih terus “bergerak” sampai bulan ramadan?

Masyarakat Lebih Fokus Beribadah.

Ramadan di tengah pandemi ini betul-betul sepi karena seluruh masyarakat diminta untuk tidak sering keluar rumah kecuali ada keperluan yang sifatnya penting. Masyarakat diminta untuk tetap di rumah saja dan banyak beraktivitas dari rumah. Hasilnya, tempat ibadah yang biasanya dipenuhi jama’ah pada bulan ramadan, saat ini tidak ada aktivitas apapun.

Masyarakat fokus beribadah di rumah masing-masing. Saya yakin, banyak orang yang memohon, memanjatkan doa agar pandemi ini segera berakhir. Apalagi kita tahu, keika memanjatkan doa di bulan ramadan ini insya alloh banyak terkabul.

Semakin Peduli dengan Kesehatan.

Selain bulan untuk meningkatkan ibadah, Ramadan identik dengan kuliner. Berbeda dengan ramadan tahun lalu yang mana masyarakat masih bisa bebas pergi kemana saja untuk mencari takjil atau bekal buka puasa, tahun ini dengan segala pertimbangan, masyarakat membuat hidangan sendiri untuk bekal buka puasa. Artinya, asupan lebih terjamin dari sisi kesehatan, lebih higienis.

Di area kota tempat saya tinggal, saya masih melihat warung-warung yang menyediakan takjil dan masakan buat buka puasa, namun tidak seramai tahun lalu. Pun dengan pembelinya. Kesehatan tidak hanya pada masakan, namun masyarakat juga terlihat makin peduli dengan kesehatan lingkungan,  dan juga kebersihan rumahnya.

Btw, bagaimana suasana ramadan di kotamu, Gengs?

Kuota Anti Was Was untuk Mengikuti Akun Favorit Ini

Kuota Anti Was Was – Gengs, sudah berapa lama kalian berkegiatan dari rumah atau #DiRumahAja, nih?  Semoga kalian tidak merasa bosan meski hanya berkegiatan di rumah, ya. Yups…jangan sampai kehabisan ide apalagi bermalas-malasan karena sebenarnya banyak kegiatan seru yang dapat dilakukan di rumah baik bersama keluarga maupun sendiri. Banyak juga keterampilan yang dapat kalian pelajari saat di rumah. 😉

Ramadan tahun ini memang sangat berbeda dengan ramadan #StaySaveAntiWasWas. Banyak momen-momen ramadan yang hilang dan tidak dapat dirasakan secara utuh karena adanya wabah covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal Maret lalu. Momen tadarus al-qur’an, misalnya. Momen ini hanya dilakukan saat bulan suci Ramadan usai menjalankan ibadah sholat tarawih. Bagi saya, Tadarus Al-Qur’an menjadi salah satu momen yang ngangenin saat ramadan tiba.

Momen-momen Ramadan yang Ngangenin

Masyarakat, khususnya para remaja, berkumpul di masjid/mushola untuk membaca al-qur’an secara bergantian. Ada yang membaca, ada yang menyimak, ada juga yang leyeh-leyeh sambil makan jajanan. 😀 Yups, sejak tadarus dimulai, di desa saya diberlakukan sistem mengirim jajan secara bergilir. Setiap rumah memberikan jajan sesuai jadwal dan kemudian diantar ke masjid untuk dinikmati oleh mereka yang tadarus. Tapi sayang, ya, saat ini hanya bisa tadarus di rumah, sholat tarawih di rumah, pokoknya beribadah di rumah sesuai dengan himbauan pemerintah.

TEMPAT YANG INGIN DIKUNJUNGI SAAT COVID BERAKHIR

Akun Favorit yang Sering Dibuka Saat Ramadan.

Adanya himbauan untuk tetap berkegiatan dari rumah setidaknya memberi banyak hikmah khususnya bagi saya dan keluarga. Lebih produktif di rumah, misalnya. Saya yang sebelumnya jarang membuat kegiatan di rumah pun mulai rajin berkegiatan. Namun, karena pada dasarnya saya, tuh, bukan termasuk orang yang kreatif, jadi membutuhkan referensi-referensi untuk tetap bisa berkegiatan dari rumah tanpa was was. Nah, berikut dua akun favorit yang sering saya buka saat Ramadan dan sering saya jadikan referensi untuk berkegiatan di rumah.

@dewaweb

Eeeh…beberapa waktu lalu, saya menulis tentang channel favorit untuk menambah ilmu seputar digital marketing. Nah, kali ini masih sama yaitu seputar digital marketing, hanya saja untuk di akun ini sering membagikan informasi jadwal webinar. Saya suka mengikuti webinar di sini karena ilmu-ilmu yang dibagikan, tuh, bermanfaat banget dan itu dibagikan secara gratis. Coba siapa yang tidak tergiur?

@coockin.id

Akun panduan masak dengan followers 74k ini sungguh produktif. Nyaris tiap hari mengunggah menu-menu masak yang simpel dan cocok banget buat referensi hidangan berbuka maupun sahur. Uniknya, nih, meski simpel, menunya menarik, gitu. Penampakannya menjadi bukan menu biasa padahal dibuat dari bahan-bahan yang biasa dan mudah dibeli. Tiap nonton video nya, tuh, selalu sukses bikin kemecer. 😀

1ON+ Smartfren

 

@miniklerinhocasi

Akun Instagram ini berisi tutorial-tutorial DIY yang sangat simpel dan mudah untuk dikerjakan. Akun ini sering saya buka ketika berkegiatan dengan Kecemut. Membuat prakarya-prakarya sederhana, gitu. Selain simpel, dia selalu berbagi step by stepnya lewat video, jadi rasanya lebih mudah.

Butuh #KuotaAntiWasWas Untuk Mengikuti Akun Favorit

Naah ini! Satu yang paling penting supaya tetap betah di rumah dengan tiga akun di atas, saya membutuhkan kuota internet yang tidak sedikit. Apalagi dua akun yang saya ikuti adalah akun instagram yang selalu menayangkan video dan satu akun memberikan fasilitas webinar, bisa dikalkulasikan berapa banyak kebutuhan kuota internetnya?

Tapi tidak usah bingung perihal kuota internet!

Gengs, meski bulan puasa, namun ada provider yang terus memberikan bonus kuota mingguan hingga 52 GB selama 365 hari. Adalah Smartfren. Yups, provider ini memberi solusi bagi masyarakat, khususnya generasi millennial untuk tetap betah di rumah dengan cara meluncurkan produk 1ON+ (baca: ion plus).

1ON+ Smartfren

Apa, tuh, 1ON+?

1ON+ adalah produk baru dari smartfren yang bisa dijadikan teman WFH (work from home) siang malam #AntiPuasaKuota selama sebulan penuh ramadhan. Anak zaman now, khususnya anak-anak sekolah yang sekarang pada belajar dari rumah, pasti membutuhkan banyak kuota untuk belajar online. Tidak hanya belajar online, anak-anak kadang butuh hiburan dengan gadgetnya. Streaming film, mencari ide-ide baru biar tetap betah di rumah, game online, dan masih banyak kegiatan lain yang mana membutuhkan koneksi internet yang kencang. Dan 1ON+ dapat memberikan solusi karena memberikan jaringan full 4G dan dapat digunakan pada smartphone apapun.

Kenapa Smartfren 1ON+?

Apakah kalian pernah kehilangan pulsa utama ketika kuota internet habis? Kalau sudah pernah, pasti kesal dan nyesek banget! Seperti saya dulu, yang pernah kehilangan pulsa utama senilai Rp 50 ribu. Sebenarnya jika diuangkan, sih, mungkin tidak seberapa, ya. Tapi tidak tahu kenapa jika dalam bentuk pulsa itu pengen nangis rasanya. 😀 Tapi hal ini tidak akan terjadi ketika kalian menggunakan produk Smartfren 1ON+ karena ketika kuota habis, otomatis paket data tidak akan berjalan meski masih ada sisa pulsa di dalamnya alias tidak akan memotong pulsa ketika kuota habis. Ini salah satu kelebihan Smartfren 1ON+ dibandingkan dengan si Warna kuning atau si warna Merah.

1ON+ Smartfren

Kelebihan lain yang saya rasakan yaitu koneksi internet lancar karena jangkauan 4G Smartfren sampai rumah. Dan yang paling menjadi bahan pertimbangan yaitu soal harga. Perlu kalian tahu, price starterpack Smartfren 1ON+ dibanderol dengan harga mulai Rp 20 ribu. Terjangkau banget karena dengan harga tersebut, tuh, sudah termasuk bonus kuota total 3GB selama 6 bulan atau 500 MB per bulan dengan masa aktif 30 hari. Lumayan bener, yaa!

FYI, kalian dapat melakukan top up paket data Smartfren 1ON+ dengan dua cara yaitu membeli voucher gesek dan membeli via Aplikasi Mobile My Smartfren. Sementara untuk sistem pembayarannya bisa menggunakan OVO, GoPay, dan Transfer e-banking. Sangat mudah, bukan?

Pengalaman Menggunakan Smartfren 1ON+

Kesediaan kuota internet pada masa pandemi seperti ini menjadi salah satu PR buat saya. Selain harus menyediakan kuota lebih untuk Kecemut yang sampai hari ini masih SFH (Schooll From Home), saya juga harus menambah kuota internet untuk pribadi supaya bisa tetap produktif meski di rumah. Kalau suami, mah, dia tidak begitu membutuhkan banyak kuota internet karena memang dunianya tidak begitu betah dengan ranah online. Hahaha. Tapi meski cuma buat dua orang, nih, tapi ternyata tambahan kebutuhannya lumayan banyak karena kami lebih sering akses video, gitu.

Awalnya pusing, sih. Iya, pusing karena belum menemukan solusi paket internet yang koneksinya bagus dengan harga yang terjangkau. 😀 Beruntung banget saat menjelang buka puasa saya melihat iklan dari Smartfren yang telah meluncurkan produk baru yaitu 1ON+ dengan fasilitas yang menggiurkan. Yasudah, akhirnya saya mencoba untuk menggunakannya. 🙂

1ON+ Smartfren

Pertama, saya coba masukan ke modem karena sore harinya saya akan gunakan langsung untuk ikut webinar. Agak deg-degan karena ini kali pertama saya mencoba provider ini. Khawatir tidak dapat signal, gitu. Eeh…setelah saya masukan kartu perdananya, alhamdulillaah dapat signal yang lumayan kuat. Langsung saya test untuk browsing, streaming, mantap lancar! Fix, pindah ke smartphone.

Kedua, saya coba di handphone punya Kecemut yang sering digunakan untuk streaming dan game online anak-anak. Saya membuka channell Youtube yang biasa dibuka oleh Kecemut dan aman banget. Selanjutnya, saya meminta kepada Kecemut untuk nyobain game online favoritnya, bongkar pasang make up, eh…lha koneksinya lancar. Setelah saya intip, ternyata koneksinya sudah dapat 4G. Pantas lah, ya, koneksinya lancar dan stabil.

Our Ramadan Signature Content!

Saya yakin, kalian yang pada betah di rumah saja pasti sudah punya kegiatan yang menarik. Seperti saya yang selalu mengikuti akun-akun favorit supaya di rumah tidak gabut. Tapi tidak ada salahnya menambah kegiatan lain yang bermanfaat seperti kegiatan yang diselenggarakan oleh smartfren. Ada 4 kegiatan seru yang telah disiapkan oleh tim dan kalian bisa mengikutinya, yaitu:

Tiktok 1ON+.

Kalian punya akun Tiktok? Yuk, manfaatkan! Smartfren membuat TikTok #KuotaAntiWasWas dance challenge, di Tiktok ini berhadiah iPhone 11, Kamera Mirrorless, Redmi Note 8, Jam Tangan G-Shock, JBL GO. Voucher OVO, dan Gamecash. Langsung saja cus ke akun Tiktoknya Smartfren atau langsung menuju link https://vt.tiktok.com/hrW6Fo/.

Ngabuburich.

Kegiatan video talkshow yang dipandu oleh Bintang Emon menghadirkan bintang tamu papan atas seperti Atta Halilintar, Andika si Babang Tamvan, Tretan Muslim, dan sederetan bintang tamu yang asyik termasuk Lambe Turah yang mungkin selalu sukses membuat hari-hari kalian berwarna. 😀

Cerita Kebaikan.

Melalui akun twitter @smartfrenworld, Smartfren mengajak audiens berbagi cerita kebaikan dengan gaya yang lucu dan fun di dalam bentuk thread yang bisa dinikmati dan diikuti oleh audiens. Cerita yang terpilih akan mendapatkan hadiah menarik dari Smartfren, lho. Yukk…ah, coba ikut. Siapa tahu beruntung. ?

Sahuriang.

Nah, buat kalian yang punya bakat menggambar, Smartfren mengadakan kegiatan Sahuriang Comic Strip. Kegiatan komik strip ini bertujuan untuk membuat cerita menarik dan menghibur audiens selama bulan Ramadan. Kegiatan ini kolaborasi dengan illustrator, lho. Ada Tahi Lalat, Dalang Pelo, dan para illustrator lainnya yang pastinya seru banget.

1ON+ Smartfren

Dududuuh…makin produktif di rumah, ya. Beneran butuh #KuotaAntiWasWas untuk mantengin akun-akun favorit ditambah ngikutin kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Smartfren. Dengan  Kartu Perdana Smartfren 1ON+ yang memiliki masa aktif hingga 365 hari betul-betul bikin #AntiPuasaKuota! ?

Suasana Ramadan Saat Covid-19

Suasana Ramadan Saat Covid-19– Minggu lalu, tepatnya setelah USG, saya dan suami berniat untuk buka puasa di luar. Yaaa…mumpung sudah di kota, ya. Sesekali dalam ramadan ngga masalah. Haaah…sesekali? Iya, tahu sendiri masyarakat Indonesia saat ini diminta untuk prihatin atas adanya wabah virus corona yang sampai saat ini belum juga reda.

Ramadan tahun sebelumnya, paling tidak seminggu sekali pasti kami buka bersama di luar. Belum lagi ditambah ajakan dan undangan buka bersama dari teman dan kerabat, nambah tuh jatah buka bersama di luar. Lha sekarang? Boro-boro seminggu sekali, ya, kemarin saja masuk rumah makan agak was was, gitu. Mau balik rumah, tapi sudah keburu bedug dan lapar. 😀

Suasana ramadan di area kota saat bedug puasa ternyata tidak seramai dulu. Saya tidak melihat orang-orang pada ngabuburit di sekitaran kota. Paling terlihat beberapa para pesepeda yang sedang istirahat di area alun-alun. Selebihnya, para pedagang sayur dan jajajan, gitu.

Suasana Ramadan di Masa Covid-19.

Masyarakat yang keluar rumah untuk membeli jajan tetap ada. Namun, untuk berbuka di luar rumah, saya lihat tidak banyak. Di warung makan tempat kami berbuka saja, hanya ada tiga keluarga. Sampai kami pulang, tidak bertambah lagi pembelinya.

Antara kasihan dan alhamdulillaah. Yups, kasihan karena warung sudah menyediakan banyak menu, tapi sepi pembeli. Mereka mungkin dilema juga. Jika warung tutup, maka tidak ada pemasukan. Warung tetap buka, yang terjual tidak banyak. Apa iya, mereka tetap bisa bertahan membuka warung sementara penghasilan mungkin pas-pasan atau bahkan tekor? 🙁 Namun di sisi lain, saya senang. Alhamdulillaah. Artinya, masyarakat taat pada peraturan dan himbauan pemerintah.

Ini baru suasana di kota dan buka bersama di luar yang sebenarnya menjadi tradisi atau ajang silaturahim bersama teman-teman. Anak rantau khususnya, ya. Mereka pada mudik kampung pasti ingin bertemu dengan teman lama.

Suasana Ibadah di Tengah Pandemi Covid-19.

Himbauan dari pemerintah umtuk berkegiatan di rumah, tuh, di dalamnya termasuk beribadah di rumah. Kita semua tahu, banyak kegiatan atau amalan ramadan yang diselenggarakan di masjid. Masyarakat berbondong-bondong untuk beribadah bersama-sama mulai dari sholat berjama’ah, taraweh, tadarus, pengajian rutin, dll. Tidak sedikit orang muslim yang menunggu-nunggu kegiatan ini. Hampir semua umat muslim menantinya. Secara, kegiatan tersebut hanya diselenggarakan pada bulan ramadan. Rasanya kangen menjalankan tadarus al-qur’an di masjid.

Puncak bulan ramadan tepatnya satu syawal juga sangat ditunggu-tunggu umat muslim. Bahkan paling ditunggu-tunggu. Apalagi kalau bukan momen lebaran idulfitri.

Sebelum lebaran tiba, biasanya diselenggarakan takbir keliling pada malam harinya. Di desa saya, anak-anak dan para remaja sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Siang hari sebelum dilaksanakan takbir keliling, mereka sibuk mencari pohon bambu yang berukuran kecil untuk dijadikan obor.

Betapa persiapan takbir keliling ini menjadi salah satu momen yang menggembirakan bagi anak-anak. Sayangnya pada ramadan tahun ini, kegiatan takbir keliling ditiadakan. Pemerintah kembali menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya mendatangkan kerumunan. Takbir keliling, sholat idulfitri, silaturahim atau salam-salaman, semua kegiatan pada idulfitri terpaksa ditiadakan guna mencegah penyebaran virus corona.

Meski sudah ada himbauan, ada saja masyarakat yang tetap menjalankan kegiatan idulfitri. Namanya warga +62, ya. 😀 Buat kalian yang masih ngotot buat mengadakan takbir keliling, sholat idulfitri berjamaah, atau silaturahim, semoga tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19, ya.

Suasana ramadan tahun ini boleh berbeda, tapi semangat untuk beribadah jangan sampai kendor, ya. 🙂

Tempat yang Ingin Dikunjungi Setelah Covid-19 Berakhir

Tempat yang Ingin Dikunjungi Setelah Covid-19 Berakhir – Di hari ke tujuh tantangan #30DayBlogChallenge yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network, saya menuliskan sebuah keinginan ketika Covid-19 berakhir. Keinginan sederhana, sih, namun yang sederhana biasanya akan memberi kebahagiaan dan menjadi momen tak terlupakan.

Dududuh…baru berandai-andai saja, bahagia rasanya. Ya bagaimana tidak, virus yang sejak Maret lalu masuk ke Indonesia, tuh, telah mengubah kehidupan nyaris 180 derajat terutama dalam perilaku keseharian dan gaya hidup.

Pemerintah tak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap di rumah. Tagar #DiRumahAja terus berseliweran baik di poster maupun linimasa sebagai salah satu kampanye sekaligus pengingat bahwa untuk saat ini masyarakat lebih aman di rumah saja sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Tema hari ke 14 #30DayBlogChallenge yaitu tentang tempat yang akan dikunjungi saat sudah bisa keluar rumah dengan bebas. Bisa dibilang tema ini memberi optimisme jika pandemi ini akan segera berakhir. Saya pun semangat untuk kembali merencanakan apa saja yang akan saya lakukan, tempat mana saja yang akan saya kunjungi nantinya. 😀

TEMPAT YANG INGIN DIKUNJUNGI SAAT COVID BERAKHIR

Tempat yang Ingin Saya Kunjungi Setelah Covid-19 Berakhir.

Nah, karena sekarang sedang dalam kondisi hamil tua, saya pun tidak berandai-andai terlalu tinggi dalam hal ini. Mau traveling? Mauuu dan sudah kangen banget! Tapi tunda dulu, baru punya bayi pasti lebih membutuhkan istirahat ketimbang traveling. Meregangkan otot-otot, gitu. 😀 Jadi, mau kemana setelah pandemi ini berakhir?

Staycation.

Salah satu rencana yang sempat tertunda adalah staycation. Lhooo, katanya tidak mau traveling? Eyyiim…tenang, tenaaang, ini murni staycation dan tidak akan menambah beban seorang Ibu yang baru melahirkan, apalagi bikin capek. 😀 Yups, salah satu cara meregangkan otot setelah melahirkan yaitu dengan melakukan staycation atau bobok cantik di hotel. 😀

Saya pernah punya rencana staycation sebelum ada wabah covid dan sebelum perut ini tambah buncit. Apa, tuh? Yaitu mengajak Kecemut staycation di salah satu hotel yang tidak begitu jauh dari tempat tinggal yaitu di Purbalingga. Bobok cantik di hotel sekaligus babymoon ala-ala, gitu. Untuk lebih tepatnya hotel mana, rencanya sih di Hotel Owabong. Tapi ngga tahu nanti laah. 😀

Sumpeh, ya, hamil anak kedua ini rasanya lebih anteng. Dulu, pas hamil anak pertama, nyaris tiap bulan saya bikin rencana keluar kota buat sok yes babymoon, gitu. Malah kadang tiap akhir pekan sudah sok mikir mau kemana biar tambah sehat karena banyak gerak, gitu.

Aaah…semoga rencana staycation tidak menjadi wacana, ya. Udah pingin gendong bayi kemana-mana, dong.  😀

Silaturahim 

Siapa yang sudah mulai kangen nongkrong bareng teman-teman? Rumpi-rumpi asyik laaah, ya. Atau, buat yang sudah berkeluarga dan beda tempat asal seperti saya, siapa yang sudah kangen berkunjung ke rumah mertua? 😆 Silaturahim sekarang menjadi salah satu hal yang dikangenin karena memang terasa banget efek dari physical distancingYaaa…jangankan lintas daerah, silaturahim ke tetangga saja sudah mulai susah. Apalagi untuk lebaran besok sudah mulai keluar himbauan untuk tidak melakukan sholat idul fitri berjamaah dan tidak berkunjung ke rumah tetangga juga. Rasanya tambah kangen berkumpul.

Jadi, ketika nanti sudah ada pengumuman bahwa covid-19 di Indonesia telah berakhir, saya ingin bersilaturahim ke Wonosobo yaitu ke tempat mertua dan nongkrong asyik bareng teman-teman untuk kembali produktif. 😀

FESTIVAL KRAKATAU LAMPUNG (4)

Banyak hikmah yang saya rasakan dari masa pandemi seperti sekarang ini. Satu yang paling terasa yaitu tubuh lebih sehat karena banyak mengurangi aktivitas keluar termasuk jalan-jalan yang kadang membutuhkan tenaga lebih. 😆 Tapi bukan berarti di rumah cuma leyeh-leyeh dowang, ya. Tetap beraktivitas, hanya saja tidak terlalu berat. Termasuk saat akhir pekan tiba, yang biasanya selalu merencanakan pergi jalan-jalan, kali ini tetap di rumah saja dan melakukan kegiatan seru bersama keluarga supaya tetap betah di rumah. 🙂

Belajar Digital Marketing di Channel Favorit

Belajar Digital Marketing – Hari gini baru mulai belajar digital marketing, ketinggalan woy! 😆 Gengs, percayalah bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar. Meski ilmu digital marketing terus berkembang, tapi tidak ada masa berlakunya. Ilmu-ilmu yang dulu masih dapat digunakan dengan segala penyesuaiannya.

Dulu, sebelum media sosial dimaksimalkan dan menjadi trend untuk pemasaran online, sebagian besar pelaku usaha lebih mengandalkan website sebagai platform atau media promosi online. Dan sampai sekarang pun website masih digunakan oleh mereka untuk menjalankan bisnis online. Sementara media sosial sebagai pendamping atau bahkan penguat untuk branding pada pemasaran online.

Apa, sih, digital marketing?

Digital Marketing atau Pemasaran secara digital dapat didefinisikan sebagai upaya pemasaran menggunakan perangkat elektronik/internet. Dalam pemasaran online dilakukan dengan beragam taktik marketing dan media digital dimana kalian dapat berkomunikasi dengan calon konsumen yang menghabiskan waktu di online.

Lalu, dimana dapat bertemu dengan para calon konsumen?

Namanya pemasaran online, pasti penawarannya juga dilakukan secara online, ya. 😀 Para calon konsumen dapat melihat penawaran kalian melalui Website, Blog, dan Media Sosial seperti Instagram, Facebook, Whatsapp, Line dll. Nah, mereka bisa mendapatkan akses dan dapat berkomunikasi melalui platform tersebut.

Kenapa Belajar Digital Marketing.

Dulu, duluuuu banget, saya pernah belajar digital marketing saat punya toko online. Tapi karena banyaknya pekerjaan kantor, akhirnya saya tidak bisa membagi waktu untuk belajar dan mengelola padahal toko online sudah jadi. 😆

Dan sekarang…

Saya kembali membuat toko online atau bisa dibilang marketplace sederhana untuk menjual produk-produk UKM Banjarnegara dan juga pariwisata. Dipayuda, namanya. Namun kali ini saya tidak sendiri, bersama tiga perempuan berhati bodol saya mulai merintis usaha online dalam bidang pariwisata. Yups, saya bilang rintisan karena usaha ini baru banget berdiri dan berjalan kurang lebih tiga bulan. Masih harus banyak bakar uang, nih. 😀

oleh-oleh banjarnegara
Ini marketplace yang sedang saya optimasikan….

Posisi saya di Dipayuda yaitu menangani website. Mulai dari pembuatan, unggah produk-produk, sampai dengan maintenance. Untuk melakukan hal ini sendirian itu tidak mudah. Banyak hal yang harus disiapkan, harus banyak tahu, dan selalu update ilmu. Saya merasa beruntung sekarang banyak channel atau akun berbagi ilmu secara gratis perihal website sampai dengan cara efektif untuk pemasarannya. Termasuk ilmu digital marketing. Jadi, saya tidak perlu bakar uang terlalu banyak. 😀

Channel Favorit untuk Belajar Digital Marketing.

Adalah channel youtube Niaga Hoster. Buat kalian yang punya rencana membuat toko online atau sedang belajar mengoptimalkan kinerja toko online, coba langsung meluncur ke channel youtube Niaga Hoster. Banyak ilmu yang dibagikan oleh para ahli dalam bidangnya. Di sana, kalian akan mendapat tutorial secara gamblang mulai dari langkah-langkah membuat toko online, plugin apa saja yang sekiranya dapat digunakan untuk memaksimalkan performa website, sampai dengan tip dan trik sukses memasarkan produk-produk lewat website. Paling istimewa, nih, banyak banget tip dan trik seputar Digital Marketing. 

Saya suka menambah ilmu di channel tersebut karena cukup sering update konten tutorial terkini yang dibutuhkan oleh para pekerja digital marketing. Terlebih untuk bagian website dan blog, banyak ilmu yang dibagikan.

channel niaga hosting

Tutorial yang disampaikan melalui video sangatlah simpel dan mudah dimengerti oleh orang awam seperti saya. Tutorial yang mereka bagikan khusus untuk pengguna wordpress. Sebagai pengguna wordpress, betah berlama-lama mantengin channel yang banyak berisi tutorial. 😀

Oiya, di channel tersebut tidak hanya membagikan ilmu digital marketing untuk  platform website dan blog, ada juga strategi pemasaran online melalui media sosial. Jadi, buat kalian yang baru membangun toko online dan udah mau running, boleh laah mampir ke channel Niaga Hoster. Dijamin betaah! 😆

Gawai untuk Berkegiatan di Rumah, Pilih Sesuai Kebutuhan

Gawai untuk Berkegiatan di Rumah – Tinggal di rumah yang tergolong baru, tuh, ternyata banyak tantangan. Khususnya dalam hal perabotan atau barang-barang yang belum tersedia di rumah, sementara saya butuh barang-barang tersebut supaya saat berkegiatan di rumah tetap lancar.

Cerita dulu soal dapur, ya. 😀

Pernah suatu ketika saya mau masak opor. Saya sudah membeli bahan-bahannya, termasuk bahan santan. Iya, saya membeli parutan kelapa segar, gitu. Bukan santan instant. Setelah seluruh bumbu sudah saya siapkan, lha kok saya bingung mau bikin santan pakai apa karena setelah ditilik ternyata saya belum punya saringan santan. Hahaha. Seketika saya terngakak, dong. Ngakak sendirian, terpingkeeel, udah kayak orang sinting. 😀

Masak opor tidak boleh gagal, saya pun langsung ambil handphone dan menelpon Ibu untuk pinjam saringan santan. Iyalaah, telpon dulu buat mengantisipasi, siapa tahu saringan juga sedang dipakai.

Sungguh ini pengalaman terngehe perihal perdapuran. Maklum, ya, karena sejak dulu kala saya memang kurang uprek di dapur. Tapi bukan karena malas, lho, memang belum tertarik saja. 😆 Jadi ya jangan heran kalau saya belum paham betul barang-barang apa saja yang sekiranya harus ada di dapur untuk memperlancar kegiatan memasak. Ini baru urusan dapur, ya, belum urusan lainnya yang mengharuskan barang-barang ada ketika berkegiatan di rumah.

Tidak adanya saringan santan bagi saya tidak masalah karena besok masih bisa dibeli. Parahnya, tidak bisa masak masakan bersantan juga tidak masalah karena kami masih bisa beli di warung makan. 😀

Satu yang menjadi masalah ketika alat untuk membuat konten tidak bisa digunakan karena hang atau sebab lain yang lebih parah. Ini paling bikin pusing dan pasti menyedihkan sekali. 🙁

Cerita berlanjut saat saya ada deadline menulis di blog.

Saya termasuk Blogger yang kerap mengerjakan pekerjaan mepet deadline. Suatu kebanggan, tapi bohong! Eiits…tapi mepetnya belum tergolong yang parah banget, lho. H-3 dari deadline, misalnya. Ide sudah ada, konsep pun. Mumpung masih anget, saya pun langsung mengeksekusi. Menulis kata demi kata, menyusun kalimat demi kalimat, tiba-tiba henpon mati! 🙁

Bagaimana rasanyaa? Guriih banget, yha! Udah kayak opor ayam yang santannya kental, terus ayamnya empuk! 🙁

Duh…perasaan baterai masih banyak. Perasaan hendpon tidak jadul-jadul banget. Kenapa tiba-tiba bisa restart? Sungguh saya langsung berkaca. Mungkin ada yang salah dalam diri ini sampai membuat pekerjaan saya tidak lancar. Sungguh ini ujian terberat ketika sedang menulis karena rasa yang menggebu-gebu tadi tiba-tiba sirna.

Tenaaang-tenang, masih ada laptop untuk melanjutkan kerjaan. Iya, sih, masih ada laptop. Tapi feelnya lain. 🙁

Gawai untuk Berkegiatan di Rumah.

Sebagai seorang Ibu rumah tangga, working mom, dan Blogger, barang yang sangat saya butuhkan untuk menjamin kegiatan di rumah tetap lancar yaitu gawai. Ya, gawai harus ada dengan kondisi yang stabil. Gawai ini sangat menunjang untuk kegiatan apa pun di rumah.

Untuk browsing resep masakan atau camilan, misalnya. Jika naluri keibuan sedang menjadi-jadi, saya bisa betah banget di dapur. Memasak masakan yang levelnya cukup rumit dan butuh keberanian untuk eksplor lebih. Saya tidak pernah menarjetkan hasilnya seperti apa, terpenting saya sudah berani mencobanya.

Selanjutnya, untuk bisa tetap aktif di jagad media sosial, saya juga membutuhkan gawai. Sebagai Influencer ala-ala bumbum, jangankan hitungan jam, dalam hitungan menit tidak online, kadang ada informasi  penting yang terlewatkan. Kalau yang terlewatkan informasi biasa, sih, agaknya bisa tenang. Tapi kalau seputar krincing-krincing, duh….kzl. Pokoknya mending kagak makan sama opor ayam. 😀

Lalu, gimana dengan working mom? Ugh…ini lebih HOT lagi. Apalagi sekarang, tuh, banyak instruksi yang beredar HANYA melalu email, whatsapp, tanpa disertai surat resmi. Mengecek gawai yang terkoneksi dengan jaringan internet sungguh penting.

Jadi, berkegiatan di rumah hanya berbekal gawai bagi saya lebih aman ketimbang berbekal bumbu dapur yang super lengkap. 😀

Cara Kerja P2P Lending yang Harus Kamu Tahu

Cara Kerja P2P Lending – Berbicara mengenai finansial tentu tidak akan terlepas dari perkembangan salah satu instrumen pengembangan dana yang sedang trend saat ini yaitu Peer to Peer Lending. Pendanaan melalui Peer to Peer Lending memang beberapa tahun belakangan ini sangat diminati, terutama untuk kalangan milenial yang sudah mulai aware dengan pengembangan dana untuk masa depan.

Untuk kamu yang belum mengetahui cara kerja P2P Lending terlebih dahulu kita akan membahas apa itu P2P Lending. Peer to Peer Lending merupakan layanan jasa keuangan yang mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman (borrower) melalui sistem elektronik secara online. Layanan Peer to Peer lending ini berbasis teknologi informasi, jadi peminjam dan pemberi pinjaman melakukan segala proses transaksinya berbasi teknologi informasi.

Saat melakukan proses transaksi pada P2P Lending ini akan ada bunga yang diperoleh oleh lender per bulan atau per tahun. Sedangkan borrower akan dikenakan bunga setiap bulannya dari pinjaman yang diajukan itu, bunga yang diberikan juga tergantung dari kesepakatan (agunan, nilai pinjaman dan sebagainya) yang dibuat saat pengajuan pinjaman.

Namun di dalam proses transaksi Peer to Peer Lending, kedua dari peran ini akan memberikan manfaat masing-masing. Tetapi hal lainnya yang perlu diberikan perhatian khusus adalah risiko yang ada dalam P2P Lending tentu sama seperti instrumen lainnya, karena itu kamu harus berhati-hati saat menjalankannya. Tetapi ini tidak berlaku apabila kamu memahami bagaimana cara kerja dari Peer to Peer Lending. Karenanya kita akan membahas cara kerja dari P2P Lending.

Cara Kerja P2P Lending yang Harus Kamu Tahu

  • Sebagai Peminjam Dana (Borrower)

Sebagai peminjam dana kamu dapat melakukan pengajuan pinjaman melalui salah satu platform pilihanmu dengan mengunggah beberapa dokumen pengajuan yang diperlukan secara online. Dokumen-dokumen tersebut dapat mendukung pengajuan pinjamanmu agar dapat diterima, beberapa dokumen diantaranya seperti laporan keuangan dengan jangka waktu tertentu dan tujuan pengajuan pinjaman.

BLOGIDAHCERIS
Yuuukk…pakai kode promo ini!

 

Pengajuan pinjaman ini dapat diterima ataupun ditolak, banyak faktor yang dapat membuat ditolaknya pengajuan pinjaman. Namun, saat pengajuan pinjaman ditolak, maka kamu dapat melakukan perbaikan agar dapat melakukan pengajuan kembali.

Apabila pengajuan pinjaman disetujui, maka akan dibuat kesepakatan terkait suku bunga pinjaman dan tenor untuk borrower tersebut. Selain itu, pinjamanmu juga akan ditampilkan untuk mencari para pemberi dana (Lenders) agar dapat melihat pengajuan pinjaman dana milikmu.

  • Sebagai Pemberi Dana (Lenders)

Sebagai pemberi dana (Lenders), kamu dapat melihat beberapa peluang yang dapat didanai beserta detail pinjaman yang akan ditampilkan pada platform tersebut.

Data yang ditampilkan ini biasanya data-data yang kamu butuhkan sebagai pemberi dana seperti bentuk usahanya, domisili usaha, kategori usaha, deskripsi usaha dan beberapa data penting lainnya. Tidak hanya itu, kamu juga dapat melihat alasan dari pengajuan pinjaman dari usaha tersebut.

Karenanya saat kamu sudah memutuskan untuk memilih Peer to Peer Lending sebagai instrumen pengembangan dana, maka kamu dapat langsung melakukan pengembangan dana sesuai dengan preferensi dan tujuanmu. Di P2P Lending ini kamu dapat menikmati bunga yang relatif lebih baik dibandingkan beberapa instrumen lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer Lending Sebagai Peminjam Dana (Borrower).

Bagi peminjam, kelebihan mengajukan pinjaman melalui P2P Lending ialah suku bunga yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan suku bunga di beberapa lembaga keuangan seperti Bank. Selain itu, untuk pinjaman pribadi tingkat suku bunganya pun lebih rendah jika dibandingkan dengan tagihan kartu kredit.

Nah, mungkin kelebihan yang paling sering dipilih oleh para Borrower ini adalah kemudahan proses pengajuan yang ditawarkan mengingat prosesnya jauh lebih cepat dan mudah. Dari persyaratannya pun relatif tidak banyak, namun nantinya apabila memang memiliki pengalaman masalah terkait pinjaman, kamu dapat menceritakannya agar pinjaman kamu tetap dapat disetujui.

PERLENGKAPAN MENGINAP (3)
Mau minjam berapaaa?

Peer to Peer Lending juga memudahkan para pengaju pinjaman dengan memberikan kemudahan dalam pengajuan pinjamannya dengan memberikan fleksibilitas pada agunannya.

Ada kelebihan tentu juga ada kekurangan. Peer to Peer Lending memiliki beberapa kekurangan salah satunya. Apabila kamu telat melakukan pembayaran maka akan dikenakan denda keterlambatan, lalu pinjaman Peer to Peer Lending juga adalah sebuah pinjaman jangka pendek, artinya semakin lama jangka waktu pinjaman, tagihan pun akan terus meningkat.

Kekurangan lainnya adalah tidak ada jaminan seluruh pengajuan pinjamanmu akan disetujui. Seperti contohnya kamu mengajukan pinjaman senilai Rp100 juta bisa saja yang disetujui hanya Rp75 juta.

Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer Lending Sebagai Pemberi Dana (Lenders)

Tidak perlu khawatir melakukan proses transaksi di Peer to Peer Lending, karena P2P Lending sudah resmi diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui peraturan OJK Nomor 77/POJK.01/2016. Artinya proses transaksi yang akan dilakukan lebih aman.

Selain dari segi keamanan, kelebihan lain adalah kemudahan memberikan pinjaman dengan mudah dan proses yang terbilang cepat.

Kemudian memberikan pinjaman sangat mudah dan cepat dengan P2P Lending, khususnya jika Anda memiliki dana lebih namun tidak tahu harus mengalokasikan ke mana. bunga yang diterima juga nilainya cukup tinggi, sehingga lebih menguntungkan.

sumpit suki

Untuk menekan risiko yang ada, peluang untuk melakukan diversifikasi juga lebih terbuka lebar, dengan melakukan diversifikasi tidak hanya risiko yang dapat ditekan, tetapi bunga juga dapat diraih lebih optimal.

Namun, disamping banyaknya kelebihan yang dapat kamu terima, Peer to Peer Lending juga memiliki beberapa kekurangan seperti kamu tidak dapat melakukan penarikan dana sesuka hati.

Karenanya apabila kamu membutuhkan dana dalam waktu yang relatif pendek, maka kamu dapat memilih tenor yang lebih pendek. Sudah mulai paham kan cara kerja P2P Lending?

Mulai Lakukan Pengembangan Dana dengan Memilih Peer to Peer Lending Akseleran!

Setelah mengetahui apa itu P2P Lending dan bagaimana cara kerja P2P Lending, pastikan memilih platform P2P Lending yang cocok dan pas untukmu. Akseleran Platform P2P Lending yang mudah, aman dan menguntungkan.

  • Sebagai Borrower

Kembangkan usahamu melalui pinjaman dana dari Akseleran dengan proses yang relatif lebih singkat dan tentunya agunan yang lebih fleksibel seperti Invoice, PO, SPK atau Kontrak. Tidak perlu datang, cukup lakukan semuanya secara online dan tunggu hasil pengajuanmu.

  • Sebagai Lenders

Kembangkan danamu mulai dari Rp100 ribu dengan bunga hingga 21% per tahun dan dapatkan proses transaksi yang lebih aman dengan adanya proteksi asuransi di setiap peluangnya.

Cara Mudah Memulai Bisnis Online

Cara Mudah Memulai Bisnis Online –  Gengs, konsep pemasaran modern atau yang lebih dikenal dengan digital marketing semakin hari makin terasa, ya. Apalagi pada masa-masa seperti sekarang ini yang mengharuskan masyarakat tetap #DiRumahAja. Makin terasa karena sangat membantu masyarakat memberikan kemudahan layanan yang cakupannya tanpa batas.

Sebagai contoh medianya adalah WhatsApp. Sekarang ketika mengklik tab status pada whatsapp, pasti kalian akan menjumpai lebih dari satu status yang menawarkan produk. Iya, kan? Contoh media lain yang menjadi ladang untuk bisnis online yaitu toko online atau ecommerce. Jangkauan ini tanpa batas karena dapat diakses dari penjuru dunia.

Lalu, bagaimana dengan orang-orang yang baru begabung dengan digital marketing? Terlambatkah?

Emmh…tidak. Tidak ada kata terlambat dalam usaha memasarkan produk. Kalian pernah mendengar kisah jatuh bangun para pebisnis online, kan? Mereka terus mencoba menganalisa untuk menemukan masalah yang dihadapi pasar. Kira-kira apa yang dibutuhkan masyarakat mulai dari level premier sampai tersier, sehingga usahanya bisa terus berjalan.

dipayuda 2
Etalasi produk UKM Banjarnegara…

Fokus dalam satu bisnis menjadi kunci utama bagi para pebisnis pemula apalagi jika bisnisnya dijalankan secara online karena pikiran, waktu, tenaga, dan modal, setidaknya harus dapat berjalan seimbang. Seperti saya dan teman-teman Dipayuda yang saat ini sedang fokus pada satu usaha yaitu memasarkan pariwisata Kabupaten Banjarnegara.

Cara Mudah Memulai Bisnis Online.

Kami memulai usaha online ini betul-betul dari NOL. Kami juga tidak ada pengalaman khusus dalam digital marketing. Makanya, kami sangat berhati-hati sebelum memulainya. Berikut beberapa hal yang telah kami lakukan sebelum memulai bisnis online:

Riset Pasar.

Tujuan utama kami turut memasarkan pariwisata Banjarnegara yaitu supaya jangkauan pemasaran makin luas, pariwisatanya makin dikenal sampai kancah dunia. Karena tujuan sudah jelas, maka yang harus kami lakukan adalah riset pasar, menemukan masalah-masalah yang ada di pasar. Kira-kira apa yang dibutuhkan para wisatawan dan tentunya dengan memberikan service yang unique, dong.

Analisis Kompetitor.

Jumlah perusahaan atau travel agent yang memasarkan pariwisata Banjarnegara jumlahnya tidak sedikit. Karena pemasaran kami secara online, hal pertama yang kami lakukan yaitu menganalisa kompetitor yang sama-sama memasarkan secara online dengan cara riset pada laman pencarian google dan media sosial. Dengan cara ini, kami bisa tahu apa saja kelebihan dan kekurangan kompetitor setelah mengunjungi website atau akun media sosial kompetitor.

Tentukan Target Pasar.

Butuh pemikiran sebentar tapi analisa yang lama ketika harus menentukan target pasar. 😀 Setelah selesai mengadakan riset pasar dan menganalisa kompetitor, target pasar pun harus ditentukan.

Meski produk yang ditawarkan sama, tapi pasarnya masing-masing. Nah, ini harus ditentukan targetnya mana saja. Dan untuk menentukan target pasar ini harus terus mencoba. Semacam trial and error, gitu. Tidak sekali jadi. Makanya saya bilang, butuh analisa yang lama. 😀

Cari Model Bisnis.

Ada banyak model bisnis online yang telah diterapkan oleh para pebisnis online yang lebih dahulu sukses. Ada sistem kerjasama review dengan Blogger, Influencer, penanaman link afiliasi, dll.

Semua model bisnis harus dipelajari sampai menemukan model yang tepat supaya bisnis dapat berjalan dan menghasilkan.

Buat Produk dan Website Resmi.

Apalah artinya jualan tapi tidak menampilkan produk? Pastinya kurang greget dan bisa dibilang hoax, dong! Lakukan pemotretan produk dengan angel semenarik mungkin. Setelahnya, buat website resmi untuk mengunggah produk. Website ini sangat penting karena dapat digunakan sebagai katalog produk dan memudahkan pemasaran ketika ada pelanggan yang menanyakannya.

Pasarkan!

Setelah semua ready, segera lakukan pemasaran. Gunakan semua channel dan akun yang telah dibuat. Terus lakukan promosi dan jangan lupa selalu adakan evaluasi atas promosi yang telah dilakukan.

Cara Mudah Memulai Bisnis Online bisa langsung dicoba jika kalian akan atau sedang memulai bisnis online. 😉