Pengalaman Mendukung UMKM Untuk Keberlanjutan

Pengalaman Mendukung UMKM Untuk Keberlanjutan – Apa yang terbesit dalam benak kamu ketika ada orang yang membicarakan tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)? Apakah langsung terbayang tentang camilan yang menggoda atau cindera mata yang lucu-lucu? 😆

UMKM itu sangat luas ya, gais. Enggak melulu tentang kuliner, tapi ada bisnis fashion, pendidikan, otomotif, tour & travel, kecantikan, dan masih banyak lagi macamnya. Hanya saja yang sering disorot adalah produk kreatif dan kuliner. Yups! Ibu-ibu dasa wisma yang lagi semangat-semangatnya belajar bisnis camilan terpaksa membatasi kegiatan produksi karena khawatir makanan ringan yang mereka buat enggak laku di pasaran. Kemudian, Ibu rumah tangga yang memiliki usaha rumahan pun memilih untuk “istirahat” karena pesanan semakin langka. Lalu, para pelaku UMKM yang produknya sudah dikenal masyarakat luas pun ikut mengurangi jumlah karyawan dan juga jumlah produksi karena sepinya warung, mini market atau toko oleh-oleh.

Camilan enggak laku bukan karena enggak enak. Sepinya warung atau toko oleh-oleh pun bukan karena kualitas produk yang menurun. Bukan pula karena toko tersebut enggak melayani pembeli dengan baik. Kita semua tahu bahwa sejak pandemi Covid-19, enggak sedikit masyarakat Indonesia memilih untuk lebih banyak di rumah sesuai imbauan dari pemerintah. Mulai dari bekerja dari rumah (work from home), menambahkan hobi berkebun, sampai memilih untuk lebih produktif membuat camilan dan masakan sendiri untuk keluarga. Ini menjadi salah satu alasan kenapa pelaku UMKM Indonesia membatasi jumlah produksi barang kecuali mereka yang memproduksi peralatan kebun seperti pot tanaman beserta pernak-perniknya. Tentu masih ada beberapa UMKM yang tetap berdiri tegap di tengah pandemi.

“Bener banget, Mbak. Omset jualan camilanku turun nyaris 80%. Baju, sepatu, duh…enggak dilirik sama sekali”. -penggalan obrolanku dengan pemilik warung langgananku.

cara merawat kulit wajah
batik khas Banjarnegara motif Dawet Ayu…

UMKM di Tengah Pandemi.

Awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia, ada banyak sektor yang terdampak karena pandemi, salah satunya yaitu UMKM. Minimnya masyarakat yang melakukan transaksi kebutuhan pangan dan sandang, sempat membuat para pelaku UMKM down atau kurang semangat. Dampaknya pun semakin terasa ketika obyek wisata di Indonesia ditutup secara sementara karena pandemi. Produk UMKM unggulan yang biasanya dijadikan oleh-oleh wisatawan terpaksa hanya menjadi pajangan dan pemanis etalase toko oleh-oleh. Parahnya, ada yang memilih untuk menutup usahanya secara permanen karena enggak mampu membayar tanggungan tiap bulannya.

Sedih? Pastinya. Terlebih ketika tahu bahwa mata pencaharian mereka yaitu hanya dari sektor pariwisata.

Masih di tengah pandemi, aku pernah mengobrol dengan seorang teman yang memproduksi kue basah dan gorengan. Dia setiap hari berjualan di pasar. Kue basah buatan temanku ini enak banget meskipun harganya satuannya murah meriah yaitu rata-rata Rp 1.500. Dengah harga yang cukup terjangkau, dagangannya pun selalu laris. Kalaupun ada sisa, itu enggak lebih dari lima biji.

Baca lagi tentang Posting Kuliner di Sosial Media.

Siang menjelang sore, aku ke pasar. Suasana pasar sepi banget dan beberapa ruko ada yang ditutup. Niat mau cari oleh-oleh buat anak-anak di rumah, aku mendatangi temanku yang jualan kue basah. Aku senang ketika melihat loyang sudah kosong. Iya, meskipun aku enggak dapat kue basah buatannya, aku tetap senang karena artinya jualan dia laris.

“Alhamdulillah…laris manis”. Kataku sambil mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.

“Alhamdulillah selalu habis, tapi aku mengurangi porsi. Aku hanya membuat seperempat porsi saja”. Jawabnya sambil menaikkan sedikit bahunya.

Em…penjual kue basah saja terkena dampak pandemi, ya. Minat masyarakat untuk jajan memang di awal-awal Covid-19 betul-betul turun drastis. Enggak heran jika para pelaku UMKM sempat merasa terpuruk kala itu. Enggak bersemangat berjualan karena masyarakat yang datang ke pasar atau mini market enggak banyak. Namun mereka tentu enggak mau tinggal diam. Enggak mau hanya tiduran di rumah sementara ada kebutuhan yang harus dipenuhi tiap harinya. Mereka mencari solusi, mencari cara supaya jualan mereka kembali laris. Terus berusaha untuk sampai mendapatkan income demi keberlanjutan usahanya. Pemerintah pun turut mendukung masyarakat yang memiliki usaha dengan memberikan bantuan secara moril maupun materiil. Ada banyak program-program pemerintah untuk para wirausaha sebagai salah satu bentuk dorongan supaya mereka terus semangat menjalankan usahanya.

MENDUKUNG UMKM LOKAL

Pengalaman Mendukung UMKM Untuk Keberlanjutan.

Tergabung dalam sebuah komunitas yang punya tujuan menyebarkan informasi positif, khususnya informasi di sekitar kota kelahiran membuatku bangga. Kenapa bangga? Nyaris setiap hari ada informasi baru yang dibagikan dan menambah insight buat aku. Belum lagi, mereka adalah orang-orang yang lebih sering tanpa pamrih ketika ada masyarakat yang minta tolong dalam hal kebaikan. Contohnya saat banyak pedagang yang mengeluh melalui direct message (DM) dagangannya sepi saat pandemi. Ada yang langsung meneruskan informasi tersebut melalui WhatsApp Group (WAG) untuk kemudian ditanggapi.

Baca lagi tentang Pendora dan Aksinya Membantu Sesama Saat Pandemi.

Satu group dengan 20 anggota bersepakat mendukung dan membantu UMKM untuk mempromosikan produk UMKM-nya lewat akun media sosial yang dimiliki. Kadang kami dikirim foto produk untuk dibagikan. Kadang juga kami diminta untuk datang ke warung atau toko untuk memotretnya sekaligus icip-icip. Kalau ditanya seberapa kuat pengaruh sosial media untuk menjangkau pembeli, kami enggak bisa memastikan. Terpenting bagi kami, masyarakat tahu bahwa UMKM di kota kami butuh “sentuhan”. Pengikut kami pun akan paham dengan program yang kami buat melalui tagar dan sedikit informasi yang kami selipkan pada caption. Program ini berjalan enggak hanya di kota kelahiranku saja. Di kota-kota lain juga banyak kolaborasi antara pegiat media sosial, selebgram, blogger, dengan pelaku usaha supaya UMKM berkelanjutan.

Dukungan untuk membangkitkan UMKM masih berlanjut. Kali ini aku bersama Dipsy mendukung penuh untuk menggerakkan UMKM dengan membuatkan website khusus sebagai “etalase online” produk UMKM lokal. Produk-produk yang kami unggah di website adalah produk UMKM yang sudah kami datangi. Kami melihat proses pembuatannya, berkomunikasi dengan ownernya, dan berkesempatan mengambil foto untuk bahan promosi. Kegiatan ini memang membutuhkan banyak waktu, tapi kami merasa senang ketika banyak yang check out produk melalui website yang kami buat. Alhamdulillah…

Baca ulang tentang Produk UMKM Khas Banjarnegara.

PENGALAMAN MENDUKUNG UMKM

Yuk, Ikut Dukung UMKM dan Raih Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah!

Kamu punya pengalaman dalam mendukung UMKM untuk terus tumbuh? Ayo bagikan lewat tulisan dengan mengikuti JNE Content Competition 2021 yang terselenggara hasil kerja sama JNE dengan Kompasiana. Mengusung tema “JNE Bersama UMKM untuk Indonesia”, kompetisi ini terbuka untuk umum, jurnalis, dan juga karyawan JNE yang terbagi dalam writing competition, photo competition, video competition, dan design competition. Berikut aku bagikan periode lombanya, ya!

Writing Competition.

  • Kompetisi menulis untuk Jurnalis: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi menulis untuk umum di Kompasiana: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi menulis untuk Karyawan JNE: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022.

Photo Competition.

  • Kompetisi fotografi untuk umum: 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi fotografi untuk Karyawan JNE: 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022.

Video Competition.

  • Kompetisi video untuk Umum: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi video untuk untuk Karyawan JNE: 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022.

Design Competition.

  • Kompetisi design untuk Umum: Periode 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022;
  • Kompetisi design untuk untuk Karyawan JNE: 6 Desember 2021 – 5 Januari 2022.

Untuk syarat dan ketentuan lomba di atas, kamu bisa buka JNE Content Competition 2021. Ayo, ikut bagikan pengalaman mendukung UMKM versi kamu dan dapatkan total hadiah ratusan juta rupiah! 😉

Nikmatnya Berbagi Pekerjaan Rumah Tangga

Nikmatnya Berbagi Pekerjaan Rumah Tangga – Menyelesaikan pekerjaan rumah tangga dengan cepat, tuh, bikin capek. Iya! Dikerjakan dengan santai saja kadang bikin lelah karena enggak habis-habis pekerjaannya. Apalagi jika mengerjakannya tanpa jeda, bisa-bisa sering mlipir ke warung buat beli salon pas. Pinggang encok ya, Bun! 😆

Semenjak aku dan suami memilih untuk hidup mandiri alias enggak satu atap lagi dengan orang tua, aku kerap sambat dengan suami khususnya untuk masalah pekerjaan rumah tangga. Yes, menjadi #SobatSambatSuami itu penting banget saat sudah berumah tangga. Sekuat apa pun fisikmu, sesabar apa pun hatimu, sesayang sayangnya kamu dengan suami, budayakan sambat biar suami juga bisa menjadi bapak rumah tangga, enggak hanya kepala rumah tangga saja. 😛 Sekalipun peran kamu hanya menjadi ibu rumah tangga dan tidak punya aktivitas atau pekerjaan yang dilakukan di luar rumah.

Kadang ada seorang istri yang enggak tega atau malah enggak berani minta tolong kepada suami dalam hal gotong royong pekerjaan rumah. Ada saja alasannya; karena suami bekerja di luar rumah, misalnya. Istri merasa enggak yakin minta tolong untuk memandikan anak-anaknya di pagi hari karena kemungkinan suami enggak punya waktu. Ehem…kasih kepercayaan kepada suami, Bun. Pokoknya colek saja terus sampai pada akhirnya menjadi kebiasaan. Kalau membantunya sudah menjadi rutinitas, kan nikmat banget. Tapi colekannya yang mesra ya, Bun. Biar semakin semangat turut membantu tugas-tugas ibu rumah tangga. 😀

Berbagi Pekerjaan Rumah Tangga
kerja rumah tangga bisa sambil-sambil…

Membuat Daftar Pekerjaan Rumah Tangga itu Penting!

Sangat penting untuk sama-sama menyadari bahwa pekerjaan rumah tangga, tuh, enggak ada habisnya. Sampai hendak tidur malam pun, seorang perempuan yang sudah menikah kadang harus melakukan pengecekan nasi di dalam magic com. 😆 Kemudian lanjut memastikan tugas anak-anak sudah diselesaikan atau belum. Dan masih banyak tugas lainnya yang membutuhkan pengecekan. Makanya jangan pernah menyepelekan peran ibu rumah tangga, deh, kalau enggak mau kualat. Hahaha.

Meskipun sudah menjadi rutinitas, ada baiknya membuat daftar pekerjaan rumah tangga untuk memudahkan dalam menjalankan aktivitas harian sebagai ibu rumah tangga. Apalagi bagi kamu yang berperan ganda; sebagai ibu rumah tangga sekaligus pekerja di luar rumah, wajib banget membuat daftar, urutan pekerjaan, atau jadwal pekerjaan rumah tangga supaya ada fokus dan sudah siap pekerjaan mana yang kira-kira harus diselesaikan terlebih dahulu.

Memilih dan Memilah Pekerjaan Rumah Tangga.

Sejak punya anak, kami memilih untuk menggunakan jasa Asisten Rumah Tangga (ART) karena kami sama-sama bekerja di luar rumah. Tujuan utama kami mempunyai ART yaitu supaya ada yang menjaga anak-anak ketika kami kerja. Artinya, prioritas ART kami adalah mendampingi dan menjaga anak-anak. Kemudian untuk urusan pekerjaan rumah tangga seperti bersih-bersih rumah atau menyetrika dapat ia kerjakan ketika anak-anak tidur siang atau memang bisa menyambi.

FYI, ART kami enggak standby 24 jam. Ia bekerja kurang lebih 9 jam, dimulai pukul 7.30 sampai 16.00 WIB. Karena beban kerjaku di kantor tiap harinya terus bertambah, aku pun harus bisa memilih dan memilah pekerjaan rumah tangga. Yups, meskipun punya ART, bukan berarti pekerjaan rumah diserahkan semua kepadanya sekalipun asisten masih muda. Terlebih kami memprioritaskan anak untuk selalu didampingi, bukan menuntaskan pekerjaan rumah. Makanya, aku pun berusaha untuk memilih dan memilah pekerjaan rumah tangga, berbagi pekerjaan rumah supaya semua bisa tertangani.

Aku memilih pekerjaan rumah tangga yang pagi hari bisa aku lakukan seperti; merapikan tempat tidur, memasak, membersihkan dapur, dan mencuci baju. Aku berusaha banget pekerjaan ini terselesaikan sebelum berangkat kerja. Sementara suami bertugas memandikan anak-anak dan menjemur pakaian sebelum berangkat kerja. Nah, ketika ART datang semua sudah beres, kami sudah sarapan, mamak ART tinggal membersihkan lantai dan fokus mendampingi anak-anak.

Kemudian pekerjaan rumah yang selalu aku skip yaitu membersihkan lantai atau menyapu. Pekerjaan ini terlihat sangat ringan dan bisa dikerjakan kapan pun. Hanya saja, karena di rumah ada balita yang patinya suka duduk santai dan bermain-main di lantai, mamak ART aku jatah untuk menyapu sebelum beraktivitas lain di rumah. Sebenarnya aku suka risi kalau melihat lantai kotor, tapi aku enggak ambil pusing karena pekerjaan ini bisa dilakukan oleh robot . Iya, kalaupun mamak sibuk urus anak-anak, beliau bisa menyambi pekerjaan bersih-bersih lantai karena si robot ini bisa kerja sendiri. Benda canggih yang bisa membantu membersihkan lantai yaitu Avaro Laser Robotic Vacuum Cleaner dari Advan Indonesia.

REVIEW AVARO LASER ROBOTIC

Berkenalan dengan Avaro Laser yang Dapat Membantu Membersihkan Lantai.

Bu Ibu masih ingat enggak, betapa Blender sangat membantu ibu-ibu untuk menghaluskan bumbu dapur dengan cepat. Kemudian hadir chopper yang cara kerjanya lebih canggih lagi, kegiatan memasak pun menjadi lebih menyenangkan. 😉
Inovasi teknologi untuk memudahkan urusan pekerjaan rumah ini sangat berarti bagi perempuan khususnya. Apalagi saat tahu ada vacuum cleaner robotic, urusan membersihkan lantai bisa dilakukan sambil duduk-duduk santai atau mengerjakan aktivitas lain. 😀
FYI, Avaro Vacuum Robot Laser enggak hanya mampu membersihkan kotoran berupa debu saja, tapi dengan dibekali dapat mengerjakan dua pekerjaan sekaligus atau 2in1 yaitu membersihkan debu di lantai dan berfungsi juga sebagai alat pel.
Bagaimana, Bunda? Dua pekerjaan sekaligus dapat terselesaikan hanya dengan satu alat. Kira-kira, adakah kelebihan lainnya? Pasti ada, dong, Bun! Robot pembersih lantai secanggih Avaro Vacuum pasti telah dibekali perangkat yang canggih pula di dalamnya. Nah, berikut aku bagikan kelebihan Avaro Laser Robotic Vacuum Cleaner dari Advan Indonesia.
spesifikasi avaro laser vacumm robot dari advan indonesia

😉 Memiliki Fitur A.I Sensor.

Dengan dibekali fitur Artificial Intelligence (A.I) sensor, Avaro Laser dapat bergerak bebas dan aman tanpa terjatuh ataupun terbentur. Kita semua tahu kehebatan fitur A.I jika sudah ditanamkan di dalam device. Ketika sudah mulai bekerja enggak ada yang namanya membentur dinding terus-terusan sampai merusak device. Artinya, alat ini dapat bekerja membersihkan rumah dengan maksimal.

😉 Strong Vacuum Power.

Usai membersihkan lantai, biasanya aku lanjut membersihkan karpet yang ada di ruang tamu atau ruang santai. Kotoran berupa debu di dalam karpet itu enggak kelihatan ya, Bun. Makanya harus rutin dibersihkan apalagi karpet yang dipajang terus di ruang keluarga buat duduk santai sembari menonton acara televisi, wajib banget untuk rutin dibersihkan.
Avaro Laser selain dapat membersihkan lantai juga bisa digunakan untuk membersihkan karpet. Vacuum ini daya hisapnya kuat banget hinggal 1800pA. Efektif banget buat membersihkan karpet dari debu dan kotoran.

😉 Auto Schedule With Avaro App.

Nah, ini yang aku suka! Advan Indonesia enggak hanya membuat inovasi produk saja, tapi juga memberikan kemudahan kepada pengguna vacumm robot dengan menciptakan aplikasi khusus bernama Avaro App yang dapat diunduh di google play store untuk pengguna smartphone Android atau app store untuk pengguna iPhone.
Aplikasi ini berfungsi untuk mengontrol si robot saat bekerja. Yaps, Avaro Laser dapat dihubungkan dengan smartphone sehingga pengguna dapat menyalakan, mematikan, mengawasi secara real time dan mengganti mode cleaning tanpa harus berdekatan dengan device.

🙂 Kapasitas Baterai Cukup Besar.

Avaro Laser dibekali baterai dengan kapasitas 3000 mAh. Dengan kapasitas tersebut, Avaro mampu membersihkan area rumah hingga 120 menit/120 m2. Asyiknya, nih, ketika baterai habis, device bisa melakukan charging secara otomatis ke posisi tempat kembali ke docking charging berada secara mandiri. Aw…memanjakan banget, kan? 😆

Nikmatnya Berbagi Pekerjaan Rumah Tangga.

Kerja sama untuk urusan pekerjaan rumah tangga, tuh, bikin bahagia. Apalagi bagi aku yang punya peran ganda, berasa enggak ada beban dan menjalankan pekerjaan rumah tangga dengan suka cita karena semua pekerjaan yang ada sudah dibagi-bagi. Suami, Mamak, bahkan kadang Kecemut pun ikut turun tangan membantu pekerjaan rumah tangga. Betul-betul wujud dari gotong royong yang sukses membuat suasana hati selalu tenang dan senang. Inilah nikmatnya berbagi pekerjaan rumah tangga.

Omong-omong, kalian suka berbagi pekerjaan rumah tangga juga, kan? Jangan lupa berbagi pekerjaan juga buat si robot Avaro Laser Robotic Vacuum Cleaner! Kalau belum punya, bisa beli di Avaro Official Store di Tokopedia. Harganya kisaran Rp 2.500.000,-.

Ini FrenZoneku, Kamu Punya FrenZone Juga?

Ini FrenZoneku, Kamu Punya FrenZone Juga? – Melihat kekompakan sebuah tim dalam membuat karya, tuh, menyenangkan. Iya, baru melihat prosesnya saja sudah bahagia, bagaimana jika sampai melihat hasilnya? Terlepas dari kualitasnya, aku sangat menghargai seperti apa pun hasilnya karena membuat karya itu enggak mudah. Apalagi sebuah karya yang melibatkan banyak kepala.

Ngomongin banyak kepala, ternyata kerja tim itu enggak mudah ya, Guys. 😛 Ceritanya, aku pernah dalam situasi harus bisa kerja bersama dengan tim. Ehem…tim yang aku maksud  di sini bukan tim “besar” karena anggotanya adalah teman-teman satu kota yang sudah aku kenal. Hanya saja, mau tidak mau kami harus pelan-pelan belajar profesional supaya apa yang sedang kami kerjakan bisa maksimal.

Ada yang pernah mendengar tentang destinasi digital? Itu lho, destinasi wisata yang dikemas dalam bentuk pasar dan menawarkan beragam jajanan tradisional. Destinasi ini pernah booming pada tahun 2018 dan selalu viral di tiap gelaran. Kami akui destinasi digital pernah sukses pada zamannya karena sebuah kekuatan berupa konten menarik yang diunggah melalui media sosial. Iya, promosi hanya melalui media sosial tapi dapat memberikan impact-nya yang luar biasa. Tapi, di balik konten yang katanya menarik, ada orang-orang yang mau enggak mau harus membuat konsep dan tema yang berbeda tiap pekan.

Kalau bukan karena saling peduli dan mendukung, destinasi wisata yang dibuka hanya tiap pekan mungkin hanya bertahan beberapa gelaran saja. 😆 😆

batik gumelem

Bertemu di Komunitas, Akhirnya Berkarya Bersama.

Masih di tahun 2018, tepatnya sebelum launching destinasi digital, aku bersama beberapa teman pernah mengadakan open recruitment pada sebuah komunitas yang punya misi mempromosikan pariwisata kota kelahiran kami yaitu Banjarnegara, Jawa Tengah. Komunitas yang mana anggotanya adalah anak-anak milenial ini berdiri atas dasar peduli. Kami sepakat menambah anggota karena yakin bahwa semakin banyak orang dalam komunitas ini, akan semakin mudah dan cepat dalam mengenalkan potensi pariwisata di kota kami.

Jadi, kami yang semula hanya 8 orang, setelah membuka peluang untuk berkarya bersama jadi melebar hingga 27 orang. Alhamdulillaah…banyak banget, ya! Hahaha.

Sebagai satu-satunya mamah muda di antara anak-anak muda belia yang pastinya lagi semangat-semangatnya dalam membuat karya, mau enggak mau aku memosisikan diri sebagai “orang tua” meskipun sebenarnya di komunitas tersebut ada yang lebih dewasa dari aku. Aku pun sangat memaklumi kalau mereka memanggilku dengan sapaan “Bu”. Duh…enggak bisa menolak lagi karena memang sudah “berbuntut”. 😆

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GENMILE BANJARNEGARA (@genmilebnr)

Tiap sebulan sekali sebelum ada wabah Covid-19, kami membuat konten pariwisata Banjarnegara dengan cara eksplorasi ke tempat-tempat wisata yang ada. Buat yang punya passion video, berarti mereka akan membuat video. Buat yang hobi menulis, tentu akan menuliskan hasil eksplorasi melalui media blog. Atau, mereka yang gemar fotografi, mereka akan membagikan hasil jepretannya untuk konten Blog dan Media Sosial.

Mempunyai FrenZone atau berada dalam lingkaran pertemanan yang satu misi, tuh, memang menjadikan hidup semakin berarti. Ada saja topik yang dibagikan untuk kemudian dijadikan bahan obrolan. Ini membuat semangat untuk terus belajar dan menciptakan karya. Sharing pendapat tentang hasil konten selalu menjadi obrolan menarik. Kami juga saling mengingatkan jika ada konten yang mungkin kurang layak untuk di sebar luaskan. Edit caption pun menjadi hal biasa karena ada koreksi dari teman lain. Ah…menjadi rindu dengan masa-masa itu.

“Lingkaran” yang kami buat sampai sekarang masih ada meskipun beberapa teman ada yang memilih untuk kembali berkarya sendiri. Bagiku enggak masalah karena kami masih bisa saling mendukung dan ini adalah salah satu FrenZoneku!

Btw, menulis ini berasa nostalgia. Terima kasih 2018. Terima kasih kalian sudah menjadi teman baik. Terima kasih atas kolaborasi dalam membuat karya untuk Banjarnegara. 😉

Kamu Punya FrenZone Juga? Yuk, Ikutan FrenZone Challenge!

Kabar baik buat kamu yang punya FrenZone, nih. Smartfren yang merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi terdepan di Indonesia mengadakan UN1TY FrenZone Challenge!

Challenge ini spesial buat kamu para generasi kreatif dan suka membuat konten. Melalui kokreasi inovatif ini, Smartfren bersama UN1TY dan “Dari Jendela SMP” membuka peluang menarik bagi para penggemar dan masyarakat luas untuk menjadi bagian dari peluncuran original soundtrack sinetron tersebut.

FrenZone Challenge

FYI, Dari Jendela SMP adalah sinetron Indonesia yang merupakan hasil adaptasi dari novel karya Mira W., kini menjadi salah satu acara televisi yang digandrungi oleh anak muda di Indonesia. Sedangkan grup musik UN1TY merupakan grup yang terbentuk dari pertemanan positif, yang kemudian sukses membuat karya dan sangat populer di kalangan anak muda tanah air.

Nah, karena selalu konsisten sebagai operator yang selalu menjadi teman buka peluang untuk masyarakat luas, Smartfren pun berkokreasi dengan UN1TY untuk membuat dan merilis original soundtrack sekaligus video musik resmi untuk sinetron “Dari Jendela SMP”.

Lalu, Bagaimana Cara Mengikuti UN1TY FrenZone Challenge?

Tema FrenZone yang usung dalam kokreasi ini diharapkan mewakili semangat pertemanan positif anak-anak muda yang kreatif, digital dan saling mendukung. Karena lingkungan pertemanan yang positif dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa dan berpengaruh dalam menghasilkan sesuatu yang positif juga.

Berikut aku sertakan cara untuk mengikuti FrenZone Challenge, ya!

  • Semua orang bisa mengikuti UN1TY FrenZone Challenge;
  • Challenge ini dibagi menjadi dua yaitu Duet FrenZone Challenge & Dance FrenZone Challenge;
  • Kamu cukup membuat video yang menunjukan kekompakan FrenZone dengan teman-teman terdekat dan gunakan original soundtrack “Dari Jendela SMP”;
  • Unggah video pertemanan tersebut ke platform Instagram Reels maupun TikTok;
  • Video pertemanan terbaik yang menunjukkan semangat positif akan diumumkan melalui program WOW Talks bersama Rey Bong dan Sandrinna Michelle;
  • Pemenang akan mendapatkan kesempatan ikut serta dalam proses pembuatan acara televisi Dari Jendela SMP.

Teman adalah salah satu esensi Smartfren, seperti yang sudah diciptakan belum lama ini yaitu Teman Kreasi Indonesia. Yuk, ajak teman-teman untuk ikut UN1TY FrenZone Challenge!

Lagi Cari Oleh-oleh Khas Banjarnegara? Ayo Manfaatkan Harbokir!

Lagi Cari Oleh-oleh Khas Banjarnegara? – Adanya jaringan internet sekarang memudahkan kita semua untuk mencari atau browsing apa yang kita butuhkan termasuk makanan khas daerah baik untuk dinikmati bersama keluarga atau sengaja checkout-kan untuk oleh-oleh calon besan. 😛

Belum lama ini, ada pelanggan baru yang check out beberapa macam oleh-oleh khas Banjarnegara di website Dipayuda. Saat aku membuka email masuk yang berisi pesanan, ternyata yang memesan beralamat di Banjarnegara, kemudian ditujukan untuk seseorang yang beralamat di Yogyakarta. Kalau dilihat dari namanyapemesan adalah cewek dan yang dikirimi paket adalah cowok. Ah…so sweet banget enggak, sih?

Kalau menurut aku, sih, YES! 😉

Bagaimana enggak so sweet, ya. Di tengah menjamurnya mini market yang bisa dibilang mau beli apa saja ada, tapi si embak memilih untuk membelikan jajanan khas daerah. Mungkin sebelumnya mereka ada obrolan tentang jajanan khas daerah kalik, ya. Jadi saling kirim, gitu. Hlah…kepo amat, ya. Hahaha. Tapi ini panutan banget dan patut dicontoh. 😀

Sejalan dengan slogan “Bangga Buatan Indonesia” yang merupakan gerakan nasional berbentuk gotong royong dari UMKM untuk UMKM Indonesia. Masyarakat memang harus pilih dan jajan produk lokal, apalagi di tengah pandemi. Ini sangat membantu dan mendukung pelaku UMKM untuk terus eksis. Tentu terlepas dari aku dan tiga teman aku yang berada di belakang layar Dipayuda lho, ya. 😀

Eh, Ngomongin Dipayuda, Adakah yang Belum Kenal?

Banyak! Iya, pasti banyak yang belum mengenal Dipayuda. Tadinya aku mau minta yang baca blog post ini buat Googling. Tapi setelah aku mencoba sendiri untuk searching di Google, laman website Dipayuda masih tenggelam, guys! Dan yang keluar adalah informasi tentang Raden Tumenggung Dipayuda yang merupakan pendiri Kabupaten Banjarnegara. Gimana, nih, SEO-nya. 😆

Aku dan tiga temanku memilih menggunakan Dipayuda sebagai nama marketplace memang terinspirasi dari pendiri Kabupaten Banjarnegara, tempat kami tinggal dan bertumbuh. Ya…semacam ingin mengabadikan, gitu. Jadi, selain nama pendiri tanah kelahiran kami, Dipayuda adalah marketplace yang bermitra dengan UKM serta Tour & Travel di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia.

Mengusung jargon Discover Your Travelmate”, Dipayuda membawa misi untuk mengenalkan sekaligus memasarkan produk lokal dan wisata yang ada di Kabupaten Banjarnegara melalui platform digital sehingga lebih dikenal masyarakat luas dan semakin mengudara. Makanan, Minuman, Kerajinan, Cendera mata, dan Paket Wisata yang ditawarkan telah melalui tahap kurasi dan test tour sehingga pelanggan merasa aman dan nyaman untuk menikmatinya.

Jadi, kalau kamu, saudara, keluarga, teman, calon mantan, kangen sama camilan khas Banjarnegara, boleh banget tengok-tengok jajanannya di Dipayuda, ya. Silakan kunjungi laman web Dipayuda di https://www.dipayuda.id/ dan jangan lupa checkout, ya!  😉

Sudah dapat Oleh-oleh khas Banjarnegara, jangan lupa manfaatkan Harbokir.

Bagi kamu yang demen banget belanja online, pasti setelah mendapatkan barang langsung otomatis pilah pilih jasa pengiriman barang. Iya, kan? Bagi mamak-mamak, kadang selisih seribu untuk ongkos kirim saja menjadikan berpaling. Apalagi kalau ada gratis ongkos kirim, enggak pikir panjang langsung pilih jasa kurir dan bayar! 😆

Kabat menyenangkan buat pelanggan Dipayuda dan seluruh masyarakat Indonesia, dalam rangka perayaan hari ulang tahun JNE ke 31, Harbokir atau Hari Bebas Ongkos Kirim siap dinikmati kembali oleh seluruh pelanggan setia. Harbokir 2021 merupakan penyelenggaraan yang ke-6.

HARBOKIR JNE KE-6

FYI, Harbokir berlaku untuk semua pelanggan yang tergabung sebagai member JLC (JNE Loyalty Card) di seluruh Indonesia dengan pengiriman maksimum 2 kg per resi. Program free ongkos kirim (ongkir) ini dapat digunakan pada kiriman dengan layanan Reguler dengan tujuan pengiriman dalam kota yang sama, serta antar kota dalam 1 provinsi.

Nah, kebetulan Dipayuda sudah menjadi anggota JLC, nih. Jadi, buat kamu yang kangen dengan jajanan khas Banjarnegara atau ingin kirim jajan ke saudara, ayo manfaatkan Harbokir, ya. Lumayan untuk pengiriman 2 kg sama dengan check out keripik Kentang Albaeta 2 bungkus atau 1 box Carica Cup isi 12 pcs. 😆

Cara Menjadi Member JLC (JNE Loyalty Card).

Kartu JLC merupakan sebuah program keanggotaan bagi customer JNE yang melakukan pengiriman di Cash Counter JNE (walk in customer). Ada banyak keuntungan yang didapat oleh para online seller jika bergabung menjadi member JLC, yaitu sebagai berikut:

  • Bagi pelanggan terpilih yaitu sebanyak 31 member akan mendapatkan subsidi ongkir sebagai dukungan untuk sociocommerce;
  • Buat yang sudah terdaftar sebagai member pada tanggal 26 – 30 November 2021 juga akan mendapatkan double point;
  • Ada keuntungan paket bundling penukaran poin dengan Buku Bahagia Bersama;
  • Voucher ongkir yang dimulai pada tanggal 11 November 2021 (selama stok tersedia);
  • Flash sale berupa penukaran 31 poin dengan voucher ongkir senilai Rp 30.000;
  • Penukaran poin dengan harga khusus untuk produk Modem Orbit yang akan dimulai pada 26 November 2021 (periode terbatas, selama stok tersedia).

Gimana? Banyak banget keuntungannya, kan? Lalu, bagaimana cara menjadi member JLC? Berikut aku sertakan informasinya dalam infografis, ya.

CARA MENDAFTAR JLC DARI JNE

Penting bagi pelaku UMKM atau online seller untuk menjadi anggota JLC karena banyak banget manfaatnya. Harbokir kembali dihadirkan dengan harapan JNE dapat  membantu para Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk tetap berinovasi dan meningkatkan penjualannya.

Bagi JNE, memberikan reward kepada pelanggan berupa Harbokir mungkin tidak seberapa karena aku tahu dedikasi JNE sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman sangat tinggi. Iya, JNE sering memberikan bantuan berupa free ongkos kirim sampai pelosok daerah. Yups, kirim barang dalam jumlah banyak dengan cuma-cuma seperti yang pernah Kang Maman ceritakan sewaktu deklarasi hari Bahagia bersama sekaligus launching buku Bahagia Bersama.

Jadi, sudah ada rencana jajan online apa di Dipayuda, nih? 😆

Wish List Tahun Ini yang Bisa Didapat dengan Mudah

Wish List Tahun Ini yang Bisa Didapat dengan Mudah – Masa pandemi bukan berarti harus mengurungkan atau malah mengubur dalam-dalam suatu impian. Tiap orang berhak punya impian, enggak pandang bulu. Mulai dari impian sederhana yang kalau dinominalkan dengan uang mungkin tidak terlalu banyak. Atau, impian besar yang sudah pasti membutuhkan perjuangan yang lebih.

Mengawali tahun 2021, aku membuat daftar impian mulai dari impian sederhana hingga impian yang butuh perjuangan keras! 😆 Saat aku berbagi wish list dengan teman dekatku, dia berkomentar jika beberapa daftar impian punyaku bakal bisa terwujud tahun ini. Sudah pasti aku senang dan mengamini, dong. Padahal, aku sendiri enggak yakin, lho. Tapi temanku ini bisa yakin banget dengan alasan aku sudah punya penghasilan tetap sebagai ASN.

Helow! ASN yang sudah punya gaji tetap pun ikut terdampak Covid-19, kok. Kita semua sedang sama-sama sedang prihatin. Tapi namanya orang melihat, ya, kadang punya pandangan “rumput tetangga lebih hijau”. Itu enggak masalah karena kita enggak bisa membatasi pandangan orang lain terhadap diri kita. 😆

Kembali lagi ke wish list. Bagiku, punya daftar impian tiap tahunnya, tuh, sudah seperti keharusan. Yaa…meskipun kadang ada daftar impiannya ada yang sama dari tahun ke tahun karena belum juga goal. Hahaha. Gapapa gapapa, impian itu patut diperjuangkan, kok. Sudah seperti anak gadis yang masih single, berjuang untuk jodohnya. Eh, beda ya. 😀

Contoh Wish List Tahun Ini

Punya Wish List Berarti Harus Bisa Mengatur Pengeluaran.

Ini yang paling aku suka! Secara tidak langsung, memiliki impian, tuh, mengajarkan aku untuk berhemat. Berbelanja sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Ini sudah aku nikmati prosesnya sejak masih gadis. Punya impian ganti handphone, misalnya. Karena harga handphone yang aku idam-idamkan tidak murah (versi aku), sudah pasti harus lebih giat menabung, dong. Mengatur pengeluaran secerdas mungkin supaya cepat goal impiannya. 😉

Lalu, bagaimana kalau wish list belum juga terwujud padahal sudah berhemat sampai mencekik pinggang. *eheew

Kalau dalam pekerjaan, ada yang namanya monev (monitoring dan evaluasi). Qiqiqi. Sebelum membuat daftar impian, ada baiknya tengok dompet dulu. Melakukan penyesuaian, gitu. Punya total pemasukan 10 juta tiap bulannya, punya impian beli mobil dalam waktu satu tahun. Bisa terwujudkah? Bisa saja kalau mobil impiannya adalah mobil second dengan harga di bawah 50 juta. Tapi kalau mobil impiannya Kijang Reborn yang masih kinyis-kinyis alias masih baru, ya pikir ulang. Mungkin bisa untuk impian jangka panjang yang panjang banget atau panjang kali lebar. 😆

Jadi, kalau memang punya impian, tuh, harus disesuaikan dengan keadaan dan harus dikawal terus supaya ada kontrol. 😛

Ketika Wish List Ingin Segera Terwujud.

Impian untuk ganti laptop tahun ini menjadi prioritas. Menyisihkan uang sedikit demi sedikit, mengumpulkan uang hasil lembur, atau rela enggak piknik demi mewujudkan impian upgrade laptop. Ini bukan impian aku, sih. Tapi siapa tahu ada yang punya impian seperti itu, ya. 😀

Btw, berapa harga laptop impian kamu? Mungkin harganya tidak terlalu mahal. Tapi untuk mewujudkannya butuh cuan, dong. Namun saat ini, untuk mewujudkan barang impian tidak harus menunggu uang terkumpul. Ada cara mudah untuk mewujudkan wish list, salah satunya yaitu dengan mengikuti program undian berhadiah dari Smartfren. 😉

Mewujudkan Impian Hanya dengan Ikut Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga!

Ahmad Sugiyanto, pelanggan setia Smartfren dari Malang enggak pernah menyangka kalau tahun ini bisa mewujudkan impiannya yaitu memiliki mobil. Kemudian, ada Bapak Suwito, beliau adalah pelanggan Smartfren yang tinggal di Serang dan mendapatkan hadiah Sepeda Motor dari Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Kedua. Masih banyak pemenang Rejeki WOW yang mendapat barang impiannya. Asyiknya, untuk mendapatkan barang mewah seperti laptop, smartphone, logam mulia, tuh sangat mudah. Kamu cukup mengikuti program undian dari Smartfren.

Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga

Nah, berikut cara mengikuti Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga.

😉 Pastikan kamu adalah pengguna provider Smartfren. Install atau Update aplikasi MySmartfren.
😉 Buka aplikasi dan lakukan transaksi di aplikasi tersebut.
Lakukan pengisian pulsa atau pembelian paket internet. Semakin banyak transaksi, pelanggan akan melaju lebih dekat dengan Oasis tempat harta tersembunyi. Yups, perjalanan berburu harta karun ini di gurun pasir. Tapi jangan khawatir kehausan, ya. Qiqiqi
😀 Terus lakukan transaksi untuk bisa membuka peti harta karun.
Iya, setiap kali telah mencapai total Rp 100 ribu dan kelipatannya di Oasis, maka pelanggan bisa membukan peti harta karun yang berisi berbagai hadiah; seperti smartpoin, pulsa, kuota Youtube, smartphone, tablet, TV, laptop, atau logam mulia.

Kemudian, untuk bisa mendapatkan Grand Prize berupa Citi Car (Honda Brio), SUV (Honda BRV), tabungan ratusan juta rupiah atau Sepeda Motor, pelanggan harus mencapai ketiga Oasis. Pokoknya, semakin banyak transaksi, semakin besar hadiahnya.

Sebagai pelanggan, tuh, beruntung banget, ya. Enggak hanya menggunakan pulsa atau paket data yang sudah dibeli, tapi juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah impian. FYI, Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga berlangsung pada 21 September 2021 hingga 14 Januari 2022Masih cukup lama untuk terus menambah poin, ya.

Benefit dan Fitur Baru di Rejeki WOW 3.

Jadi, di Rejeki WOW sebelumnya sudah ada program Ajak Teman (Referral Program) dan Daily Login. Aku cukup sering ikut programnya, lho. Tapi karena transaksinya kurang getol, jadi dapat hadiahnya yang kecil-kecil. 😆 Oiya, FYI saja, sih. Setiap pelanggan akan mendapatkan hadiah di Rejeki WOW. Total ada 3,9 juta pelanggan Smartfren telah menang dan mendapatkan hadiah dari program Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt. Jadi, jangan khawatir enggak dapat apa-apa karena semua berkesempatan memenangkan hadiah, ya.

Rejeki WOW Smartfren

Adapun benefit baru yang hadir di Rejeki WOW 3 ini dengan hadiah-hadiah menarik yang bisa diikuti dan didapatkan pelanggan. Diantaranya adalah Veteran Booster yaitu booster tambahan yang dapat mempercepat pelanggan sampai ke Oasis. Booster ini hanya didapatkan khusus pelanggan yang sudah mengikuti Rejeki WOW periode sebelumnya.

Kemudian ada aktivitas atau fitur Mission Challenge dengan hadiah smartpoin, bonus pulsa dan emas, yang bisa didapatkan pelanggan dengan menyelesaikan semua misi/tantangan. Di periode kali ini, pelanggan juga bisa ikut saling berbagi rejeki lewat fitur Donasi dengan menyumbangkan Smartpoin yang mereka miliki dalam program Donasi dari Smartfren dengan Yayasan Benih Baik.

Enggak tahu kenapa, hidup terasa lebih semangat jika punya wish list. Seperti ada pengharapan atas kerja bagai quda. *eehhh 😆 😆 Bagaimana dengan teman-teman, masih rajin membuat daftar impian atau mengalir begitu saja, nih?

Deklarasi Hari Bahagia Bersama

Deklarasi Hari Bahagia Bersama – Ketika melihat foto melintas di media sosial dengan ekspresi senyum, kemudian pada caption tertulis “Bahagia Itu Sederhana”, biasanya yang baca caption ikut merasakan bahagia. Karena ada kekuatan dari sebuah senyuman. 😉 Ya…meskipun di dalam foto tersebut sendirian banget karena memang masih single, ya. 😆

Sebagai contoh, nih. Melihat seorang perempuan berdiri di tepi pantai dengan membentangkan kedua tangannya. Kepalanya menengadah, kemudian senyumnya terlihat sangat lepas. Atau lebih sederhana lagi, ketika melihat seorang laki-laki membantu menyeberangkan kakek-kakek di perempatan lampu merah. Meski hanya dalam foto, yang melihat turut bahagia. Ini, sih, aku. Karena bawaannya memang mudah bahagia. 😛

Deskripsi bahagia, tuh, sangat luas. Aku makin paham arti bahagia ketika mengikuti webinar Hari Bahagia Bersama yang diselenggarakan oleh JNE pada hari Selasa, 7 September 2021. Pengetahuanku tentang bahagia pun menjadi lebih luas lagi. Semakin paham dan dapat membedakan antara senang dan bahagia. Iya, dua rasa ini terlihat sama, tapi berbeda makna.

Hari Bahagia Bersama

Contoh lagi, nih, ya. Ketika aku mendapatkan rezeki kemudian rezeki tersebut berhenti di dompet saja atau berhenti untuk kesenangan pribadi, ini namanya senang. Namun ketika sebagian dari rezeki tersebut dibagikan kepada orang yang berhak, ini namanya bahagia. Jadi, senang ini hanya dinikmati sendiri. Sedangkan bahagia ini dinikmati bersama-sama.

Jadi, kalau beli handphone baru untuk kebutuhan pribadi; gue bahagia banget atau gue senang banget? Ini dibahas banget, ya. 😆 😆

Memaknakan Bahagia Bersama.

Masa-masa sulit seperti sekarang ini, sebagian orang merasa susah untuk bahagia. Kadang tidak semua orang bisa memaknai kesederhanaan dengan kebahagiaan. Ya…siapa, sih, yang ingin wabah ini bertahan sampai satu tahun lebih ini. Enggak ada, kan?

Sebagian masyarakat yang terdampak pandemi merasa tidak punya cara lain untuk bisa bertahan hidup kecuali dengan menunggu bantuan dari pemerintah, kerabat, atau pihak lain. Masyarakat yang dirasa mampu pun kadang lupa kalau bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Seperti yang dibagikan oleh para narasumber webinar kali ini.

Webinar Deklarasi Hari Bahagia Bersama menghadirkan para narasumber yang sangat menginspirasi. Mereka adalah:

😉 M. Feriadi Suprapto (Presiden Direktur JNE);

😉 Maman Suherman (Kreator buku Bahagia Bersama);

🙂 Muhammad Misrad “Mice Cartoon” (Kreator buku Bahagia Bersama);

🙂 Melanie Subono (Rumah Harapan Melanie);

🙂 Ivan Gunawan (Pemilik Yayasan Dunia Mega Bintang);

🙂 Andy F. Noya (Yayasan Benih Baik Indonesia).

Deklarasi Hari Bahagia Bersama JNE

Mereka berbagi cerita tentang kebahagiaan dengan versi masing-masing. Kalau kata aku, sih, mereka bukan orang yang haus akan pencitraan. Sudah enggak menginginkan namanya muncul dalam headline pemberitaan, apalagi membutuhkan pujian. Mereka sudah tidak butuh itu karena apa yang mereka lakukan betul-betul murni dari hati. Betul-betul ingin membantu masyarakat, membahagiakan orang-orang yang membutuhkan.

“Saat orang-orang lagi demo karena PPKM, gue memberikan ratusan ribu vaksin dan sembako kepada masyarakat. Gue terjun langsung dan enggak takut. Karena ini niat baik, insya Alloh diberi sehat.” – Ivan Gunawan.

Pernyataan dari Ivan Gunawan ini aku yakin membuka mata dan hati setiap peserta webinar. Bahwa ketika kita berniat untuk kebaikan, berniat memberi kebahagiaan untuk sesama, maka Alloh akan melindungi. Enggak hanya melindungi, tapi juga memberikan pahala.

Aku juga salut dengan Mbak Melani dalam memaknakan bahagia. Menurutnya bahwa bahagia secara personal adalah berguna. Dia punya hastag yang sampai saat ini terus digunakan yaitu #JanganMatiSebelumBerguna. Makanya, dalam melakukan hal apa saja untuk kebaikan, dia tidak melakukan hal sendiri. Tapi dilakukan dengan bersama-sama.

Cerita dari Bang Andy tentang jasa JNE untuk sosial pun sangat menginspirasi. Mungkin kamu pernah dengar berita atau baca artikel tentang kelangkaan tabung oksigen beberapa bulan lalu saat kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya. Bang Andy cerita kalau JNE sangat berjasa dalam pengiriman ribuan tabung oksigen sampai pelosok negeri secara gratis. Iya, bantuan tabung oksigen dari Yayasan Benih Baik Indonesia dan Dompet Kemanusiaan Media Group ini diantar gratis ke mana pun oleh JNE. Pengiriman ini digratiskan selama masih ada stok tabung yang akan dikirim.

Ini kalau ngomongin untung-untungan, sudah pasti enggak untung, ya. Namun jasa pengiriman yang memang suka bikin bahagia ini, enggak hanya memikirkan urusan materi duniawi saja, tapi juga memikirkan “aset” untuk surgawi nanti. Ini kata Pak Feriadi sebagai Presiden Direktur JNE. Terlove banget, ya!

Deklarasi Hari Bahagia Bersama dan Peluncuran Buku.

Mengangkat tagline connecting happiness, JNE ingin terus menghubungkan kebahagiaan antara pelaku usaha dan para pengguna jasa layanannya. Sebelum deklarasi hari bahagia bersama dilaksanakan, Kang Maman sebagai kreator buku Bahagia Bersama memberi pesan:

“Kalau kamu tidak menemukan orang baik di dunia ini, berarti kamu harus menjadi orang baik.” – Kang Maman.

Sebagai manusia, kadang memang untuk melakukan kebaikan harus dipaksa, ya. Berjalan pelan dengan paksaan, berharap nanti akan terbiasa dengan sendirinya. Terbiasa berbuat baik, menebar kebaikan dan juga kebahagiaan.

Peluncuran Buku Bahagia Bersama

Tepat pada tanggal 7 September 2021, JNE mengadakan deklarasi Hari Bahagia Bersama sekaligus meluncurkan buku berjudul Bahagia Bersama. Buku ini merupakan kolaborasi antara JNE dan dua kreator andal yaitu Kang Maman dan Mice. Dalam obrolan webinar, Mice menyampaikan bahwa ada hal menarik selama proses pembuatan buku ini. Yaitu dia merasa orang baik bertemu dengan orang baik, energi positif bertemu dengan orang positif. Jadi dia sangat menikmati dalam pembuatan buku ini.

Duet antara penulis dan kartunis sudah pasti menghasilkan karya yang enggak biasa, dong. Dilihat dari sampulnya saja buku ini menarik. Cerita-cerita di dalamnya adalah cerita inspiratif. Kalau kata Kang maman, buku ini adalah tentang berbagi, memberi, dan menyantuni.

Eh, pembelian buku “Bahagia Bersama” dapat dibeli secara offline di toko buku Gramedia dan juga secara online melalui website gramedia.com serta toko resmi JNE di Tokopedia dan Shopee.

Gimana? Kamu tertarik untuk mendapatkan buku Bahagia Bersama? Kalau aku tertarik! 😉

Cara Mudah Meningkatkan Kualitas SDM Karyawan

Sebuah perusahaan bisa terus bersaing, jika memiliki SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas, memiliki keinginan terus bertumbuh, dan dapat memahami perkembangan zaman dengan cepat. Betul begitu, gais? 😉

Berteman dengan orang yang berkecimpung di dunia bisnis ternyata seru, ya. Setiap harinya, ada saja yang diupdate, diupgrade, khususnya dari sisi internal. Makanya, enggak heran jika banyak yang bilang kalau para pebisnis, tuh, jarang bisa tidur nyenyak. 😆

Belum lama ini, saya sempat ngobrol dengan owner Kedai Kopi Koalisi. Latar belakang belakang beliau adalah jurnalis. Kemudian sudah lima tahun ini memilih untuk bekerja dengan pemerintah sambil menekuni hobinya yaitu bisnis kopi. Bisa dibilang beliau sudah banyak pengalaman perihal dunia bisnis karena usaha kopi ini bukan bisnis yang baru baginya. Yups, sebelumnya beliau pernah menjalani berbagai jenis usaha.

Dari hasil obrolannya, SDM yang berkualitas, tuh, memang menjadi pokok atau modal utama dalam berbisnis. Tentu selain materi, ya. Makanya, sekalipun sudah lama berkecimpung di dunia bisnis, mengikuti pelatihan-pelatihan pun harus tetap dilakukan menyesuaikan dengan kebutuhan setiap perusahaan. Apalagi, di era yang segalanya serba cepat, termasuk ilmu pengetahuan.

Solusi Atas Persaingan Bisnis di Masa Pandemi.

Persaingan bisnis di segala bidang kini terasa semakin ketat. Untuk dapat mempertahankan keberlangsungan sebuah bisnis, perusahaan perlu memastikan bahwa SDM yang dimiliki sudah bisa dikatakan baik kualitasnya. Kenapa? Tentu tak lain agar sebuah perusahaan dapat mengembangkan eksistensinya ke depan. Maka dari itu, pelatihan dan pengembangan SDM sangat krusial bagi kemajuan perusahaan.

Pelatihan Online untuk Kartu Prakerja

 

Namun, pandemi Covid-19 menjadi hambatan untuk melakukan pelatihan-pelatihan SDM seperti yang biasanya dilakukan. Tidak diperbolehkannya interaksi secara langsung dan pengetatan untuk mengadakan acara yang mengundang kerumunan, menjadi salah satu kendalanya. Padahal, anggaran sudah disiapkan.

Pasti kalian masih ingat bahwa sebelum masa pandemi, perusahaan sering mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM. Biasanya sampai berhari-hari, lho. Tapi karena musim pandemi dan juga PPKM, perusahaan punya cara lain bagaimana untuk meningkatkan kualitas SDM karyawan.

Lalu, bagaimana langkah yang tepat agar perusahaan tetap bisa mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan SDM?

Pelatihan online adalah jawabannya!

Didukung dengan teknologi yang semakin memudahkan setiap individu atau kelompok melakukan aktivitas meskipun tanpa bertemu secara langsung, pelatihan pun kini juga bisa dilakukan secara digital. Pelatihan ini menjadi salah satu solusi di tengah kehidupan yang belum juga normal.

Kegiatan Pembelajaran Secara Digital di Ruangkerja.

Mungkin kalian pernah mendengar Learning Management System (LMS). Ya, LMS kini menjadi alternatif untuk melakukan kegiatan-kegiatan pembelajaran secara digital.

Salah satu LMS di Indonesia yang menyajikan jasa pelatihan online bagi SDM-SDM di berbagai perusahaan, dan sudah memiliki track record yang baik dalam menjawab kebutuhan pelatihan karyawan secara digital adalah ruangkerja by Ruangguru.

Ruangkerja memahami beragam kebutuhan terkait proses pelatihan perusahaan di era modern. Berbagai fitur yang mendukung proses pelatihan membuat proses pelatihan yang sangat nyaman untuk karyawan. Dengan menggunakan teknologi mobile learning, ruangkerja menawarkan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja ketika karyawan benar-benar tidak sibuk bekerja.

Apakah efektif bagi karyawan? Bukankah jika pelatihan harus ada struktur yang jelas agar tidak ada poin-poin pembelajaran yang terlewat?

Kekhawatiran seperti itu ternyata juga sudah diantisipasi oleh ruangkerja. Dengan menggunakan sistem learning journey, karyawan akan belajar dengan gaya belajar yang terstruktur dan sistematis, sehingga tidak akan kebingungan harus mulai belajar dari mana dan sampai mana. Tentu sangat cocok digunakan oleh karyawan-karyawan yang sangat sibuk.

kegiatan pelatihan online

Kemudian terdapat fitur learning plan untuk karyawan. Fitur tersebut didesain untuk memudahkan perusahaan dalam menyusun kelas-kelas pelatihan karyawan secara terstruktur dan sistematis, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan masing-masing karyawan. Jadi perusahaan tidak perlu khawatir, jika yang karyawan pelajari tidak sesuai kebutuhan.

Selain itu, untuk menghindari rasa bosan dan membingungkan, pada aplikasi ruangkerja, desain dibuat dengan baik, agar enak dilihat, mudah saat digunakan, dan tidak berbelit-belit ketika mengakses pelatihannya. Sehingga karyawan menjadi nyaman saat belajar.

Oh ya, ada hal menarik juga dari salah satu fitur yang diberikan oleh ruangkerja, yaitu fitur kolaborasi. Jadi, ruangkerja membuat forum diskusi, agar setiap peserta pelatihan mendapat kesempatan berkolaborasi dengan peserta pelatihan lainnya. Bahkan dapat bertanya langsung kepada para ahli terkait materi yang mereka pelajari. Sangat efektif dan efisien kan.

Kemudian ada leaderboard juga yang bisa memacu peserta pelatihan untuk mendapat nilai setinggi-tingginya, dan peringkat tersebut akan dilihat oleh pimpinannya. Maka, bukan tidak mungkin, karyawan-karyawan semakin semangat untuk belajar. Setelah itu mereka akan dapat sertifikat.

cara meningkatkan kualitas SDM karyawan

 

LMS ruangkerja menawarkan solusi untuk pelatihan karyawan perusahaan yang fleksibel. Para peserta akan mendapatkan kemudahan dalam mengakses materi belajar dengan menggunakan beragam perangkat mulai dari handphone atau PC/laptop.

Nah, salah satu bagian terpenting yang menjadi alasan mengapa ruangkerja dipercaya oleh banyak perusahaan menjadi mitra pelatihan online yaitu, ruangkerja memiliki fitur-fitur yang dapat memudahkan para administrator bahkan pimpinan dalam monitoring, menentukan kelas apa saja yang ingin diberikan, dan memberikan penilaian.

Kemudian, peserta dapat memperoleh poin yang bobotnya ditentukan langsung oleh perusahaan apabila peserta telah menyelesaikan modul pelatihan pada kelas perusahaan yang telah ditugaskan. Jadi, semuanya bisa dikontrol dengan baik tanpa khawatir pelatihan yang dilakukan berjalan tidak maksimal. Secara teknis ruangkerja memang sangat efektif, begitu juga berdasarkan waktu sangat efisien untuk digunakan.

Lalu bagaimana terkait harga? Apakah ruangkerja juga mampu menghemat anggaran perusahaan untuk pelatihan para karyawan?

Jawabannya adalah IYA.

Ruangkerja memiliki sistem Cloud-Based, sebuah investasi perusahaan agar lebih hemat. Subscription model melalui cloud ruangkerja, akan menghemat investasi perusahaan hingga milyaran rupiah dibandingkan membangun sistem sendiri. Waktu implementasi pun jauh lebih singkat dan hanya butuh 2 minggu saja untuk dapat go live. Dilengkapi SSL Security, konten dan data perusahaan juga akan aman terlindungi di cloud ruangkerja.

Jadi, tunggu apalagi?

Inilah saatnya membantu para karyawan untuk tumbuh, dengan begitu, rencana dan inovasi perusahaan untuk bergerak lebih maju dapat dilakukan dengan bersama-sama dan lebih mudah. Dengan memercayakan proses pelatihan karyawan melalui ruangkerja, perusahaan akan menghemat waktu, memangkas pengeluaran perusahaan, serta mempermudah monitoring pelatihan. Beberapa teman saya yang mempunyai bisnis juga lebih memilih pelatihan online sebagai salah satu cara meningkatkan kualitas SDM.

Apakah kalian punya kiat-kiat khusus meningkatkan kualitas SDM karyawan? Boleh, dong, sharing. 😉

Inovasi Teman Kreasi Hadir untuk UMKM Indonesia

Inovasi Teman Kreasi Hadir untuk UMKM Indonesia – Suatu pagi saat menyalakan paket data internet, ada banyak pemberitahuan melalui DM (Direct Message) di akun Instagram saya yang isinya khusus kuliner Banjarnegara. Karena penasaran, saya buka satu per satu, dong. Ternyata isinya yaitu permintaan promosi dan tag dari beberapa akun dagangan. Kalau tidak salah ingat, pertengahan bulan April 2020.

Serbuan DM dari para pelaku usaha ternyata enggak hanya ditujukan kepada akun saya saja. Di grup PENDORA, hampir seluruh admin akun-akun besar dengan label Banjarnegara, menyampaikan hal yang sama. Pada akhirnya, kami pun memutuskan untuk gotong royong membantu masyarakat Banjarnegara yang usahanya terdampak Covid-19 dengan cara turut mempromosikan produk dagangannya di akun kami.

Yups, keberlanjutan sebuah usaha di masa pandemi membutuhkan tambahan sentuhan yang tidak sedikit dan itu tidak mudah. Banyak usaha rumahan yang terus berjuang untuk tetap bertahan demi keberlanjutan usahanya. Mereka melakukan berbagai macam cara supaya dagangan bisa terjual. Inovasi dalam penjualan pun mau tidak mau harus dilakukan supaya ada yang mau beli. Mulai dari memberikan promo kepada pelanggan hingga berani melakukan COD (Cash On Delivery) demi dapur terus mengepul.

Membantu Sesama Saat Pandemi

Kekuatan dari sebuah komunitas memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Gerakan yang dilakukan kadang spontanitas, tapi dapat memberikan dampak yang luar biasa. Seperti Smartfren Community, sebuah komunitas yang berdiri sejak tahun 2015 ini sudah berkembang pesat menjadi wadah inovasi dan kolaborasi bagi para milenial masa kini. Smartfren bersama generasi muda bergerak untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Inovasi Teman Kreasi Hadir untuk UMKM Indonesia.

Sebagai salah satu bentuk kepedulian di masa-masa sulit seperti sekarang ini, Smartfren meluncurkan sebuah inovasi yang bernama Teman Kreasi Indonesia. Inovasi ini sebagai wadah untuk mengembangkan kolaborasi, kreasi dan kewirausahaan sosial bagi generasi muda serta membuka peluang tumbuhnya sektor ekonomi UMKM kreatif dan digital.

Teman Kreasi Indonesia yang diluncurkan pada bulan Maret Tahun 2021 ini bekerja sama dengan Smartfren Community yang mana anggotanya saat ini telah mencapai 90 ribu lebih dan tersebar di 120 Kota di Indonesia. Artinya, yang mengelola Teman Kreasi Indonesia adalah ketua yang memiliki usaha sendiri, sekaligus menjalankan misi untuk menjadi wadah pembinaan bagi UMKM lain di sekitar kotanya. Tentu mereka sudah tergabung di komunitas Smartfren, dong.

Inovasi Teman Kreasi Hadir untuk UMKM Indonesia.

Ada banyak produk unggulan UMKM Indonesia yang sudah gabung dengan Teman Kreasi. Tepatnya ada 32 Teman Kreasi Indonesia yang tersebar di 30 kota. Di Kota Bandung, misalnya. Di sana ada empat Teman Kreasi yang masing-masing punya produk keunggulan sendiri.

Iya, produk UMKM yang bergabung dengan Teman Kreasi adalah produk-produk unggulan daerah setempat. SEPIA (Sale Pisang Ambon) dari Kabupaten Garut, misalnya. Seperti yang kita tahu bahwa Pisang Ambon atau Pisang Cavendih menjadi salah satu komoditas pertanian di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Makanya enggak heran kalau ada banyak macam olahan pisang dari Garut karena stok pisang melimpah.

Unsur Inovasi yang Diberikan Smartfren.

Masa pandemi mengajarkan kita semua untuk hidup lebih cerdas. Pun dengan para pelaku UMKM yang mau tidak mau harus dapat memanfaatkan gawai dan internet untuk keperluan promosi produk. Melalui Teman Kreasi yang punya slogan 100% Lokal 100% Indonesia, para UMKM diharapkan dapat menghasilkan produk unggulan yang lebih inovatif dan memiliki daya jual tinggi.

Ada dua unsur inovasi dari Teman Kreasi, yaitu:

  1. Pertama, program inkubator yang berbasis komunitas pelanggan menjadi kunci dari sustainable CSR yang dijalankan oleh Smartfren.
  2. Kedua, spirit digital sociopreneurship atau kewirausahaan sosial berbasis digital. Smartfren ingin agar peserta Teman Kreasi tidak hanya mengejar profit usaha saja, tetapi juga mengejar kemampuan memberi manfaat untuk lingkungan sekitar.

Jadi, Teman Kreasi ini ingin meng-kampanyekan sustainability bagi para UMKM agar usaha mereka bisa berkelanjutan dengan tetap memperhatikan lingkungan. Selain unsur inovasi di atas, Teman Kreasi juga mempunyai program-program yang sangat menarik, yaitu:

  1.  Kelas online melalui media digital bertema pengembangan bisnis,
  2. Event hybrid untuk promosi usaha dengan protokol kesehatan ketat, dan
  3. Pendampingan atau business coaching secara virtual.

Bagaimana? Sangat menarik bukan? 😉

Smartfren Sukses Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2021.

Saking banyaknya manfaat yang dapat dirasakan oleh para UMKM, khususnya di masa pandemi, enggak heran jika Smartfren mendapatkan penghargaan Kategori Khusus: Sustainable Innovative SME Development dari IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2021. Yups, Gerakan sosial “Teman Kreasi Indonesia” yang diprakarsai oleh Smartfren telah dinobatkan sebagai salah satu inovasi terbaik.

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren saat menerima penghargaan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2021

FYI, IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia merupakan ajang penghargaan bergengsi yang digelar untuk memberikan apresiasi pada inovasi yang dilakukan oleh berbagai pihak atau perusahaan. Sejumlah aspek yang dinilai dalam seleksi penghargaan ini adalah inovasi, penyelesaian masalah, kinerja, penciptaan nilai tambah di masyarakat, serta dampak yang diberikan pada perusahaan.

Omong-omong, ini adalah kedua kalinya Smartfren mendapatkan penghargaan atas inovasi dalam pelaksanaan program corporate social responsibility, setelah pada 2020 lalu berhasil meraih penghargaan utama atas pengembangan Smartfren Community. Kedua penghargaan ini mengukuhkan posisi Smartfren sebagai operator telekomunikasi terbaik dalam memberikan dampak sosial berkelanjutan di masyarakat.

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, “Smartfren mengucapkan terima kasih atas penghargaan Penghargaan dalam Kategori Khusus: Sustainable Innovative SME Development yang diberikan untuk inovasi Teman Kreasi Indonesia. Penghargaan yang kami terima selama dua tahun berturut-turut menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus menjadi teman Buka Peluang dalam menumbuhkan ekonomi kreatif di Indonesia.”

Semoga ke depannya makin banyak inovasi-inovasi dari Smartfren yang bermanfaat untuk masyarakat Indonesia, ya.

Rekomendasi Olahraga di Rumah Saat Pandemi

Olahraga di rumah saat pandemi telah menjadi prioritas bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Sedihnya, saya tidak masuk dalam kategori sebagian besar masyarakat yang memprioritaskan olahraga padahal saya tahu bahwa olahraga sudah menjadi salah satu kebutuhan apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini. Asli, sedihnya bukan main, gais!

Sebagai working mom yang juga sedang menikmati peran sebagai ibu menyusui, meluangkan waktu untuk olahraga, tuh, tidak mudah. Saya merasa susah membagi waktu hanya untuk bergerak aktif atau melakukan aktivitas fisik di rumah. Lelah setelah seharian menjalani aktivitas di kantor sangat terasa ketika sampai rumah. Saking pinginnya mendapatkan keringat, saya pernah melakukan olahraga sepulang kerja. Tepatnya setelah mandi sore. Hasilnya, ternyata tidak membuat badan lebih segar, tapi yang saya dapatkan justru tambah lelah.

“Duuh…berarti timingnya memang tidak tepat”.

Saya rasa seperti itu. Lebih baik menjadi kaum rebahan, baringkan badan karena memang yang dibutuhkan saat itu adalah istirahat. Alhamdulillaah…esok harinya saya bisa bangun lebih awal dan badan pun kembali fit. Kalau sudah seperti ini, keinginan untuk olahraga kadang muncul di pagi hari. Sekadar lari-lari kecil atau lompat tali bersama Kecemut, gitu.

“Alhamdulillaah…dapat keringat! Tapi kalau urusan dapur menjadi tidak terkendali, kasihan perut, dong.”

OLAHRAGA MENJADI PRIORITAS DI MASA PANDEMI

Ternyata memang harus bisa mencari waktu yang tepat untuk berolahraga. Semacam menyusun agenda atau jadwal supaya bisa menikmati olahraga. Iya, olahraga itu bukan menyoal tentang target saja, tapi konsisten. Lari dari pukul 05.00-05.10 WIB tiap hari, misalnya. Atau, lompat tali dari pukul 07.00-07.10 WIB. Atau, melakukan Yoga selama 20 menit. Durasi tidak banyak, hanya 10-20 menit, tapi konsisten. Ini lebih bagus ketimbang melakukan olahraga setiap seminggu dengan durasi waktu langsung 30 menit atau lebih.

Pentingnya Olahraga di Masa Pandemi.

Dikutip dari International Journal of Cardiovascular Science, olahraga atau aktivitas fisik, terutama pada intensitas dan durasi sedang, dapat mendukung respon imun dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Sedangkan, olahraga dengan intensitas tinggi dan berkepanjangan tidak disarankan untuk dilakukan karena dapat menyebabkan imunosupresi atau menurunkan imunitas tubuh.

Tidak hanya orang tua, pada anak-anak dan dewasa memang disarankan untuk berolahraga ringan dan tidak memaksakan diri. Apalagi setelah hampir seharian hanya rebahan, menghabiskan waktu untuk bermain game, menggunakan handphone, atau menonton acara televisi, melakukan aktivitas fisik sangat disarankan, ya. Enggak mau, kan, sampai jatuh sakit karena kurang menjaga kesehatan tubuh?

Rekomendasi Olahraga di Rumah Saat Pandemi.

Rasa sedih karena tidak memprioritaskan olahraga saat masa pandemi hilang seketika saat saya mengikuti community webinar yang diselenggarakan oleh Anlene Indonesia pada Minggu, 1 Agustus 2021. Webinar peluncuran produk Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X dipandu oleh Tommy Prabowo. Sementara narasumber acara tersebut yaitu ada Rhesya Agustine (Marketing Manager Anlene, PT. Fonterra Brands Indonesia), Haryadi Raharjo (Scientific and Nutrition Manager, PT. Fonterra Brands Indonesia), dan Liliyana Natsir (Peraih Medali Emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016).

Webinar yang dimulai dari pukul 07.00-11.00 WIB, sukses menggerakkan hati saya untuk mulai semangat berolahraga di rumah. Apalagi saat Mbak Liliyana Natsir yang saat itu menjadi salah satu narasumber, menyampaikan bahwa yang terpenting dalam olahraga adalah konsisten. Bagaimana kita bisa bergerak aktif di rumah, setiap hari. Makanya, dia pun menyarankan untuk melakukan olahraga yang ringan-ringan saja.

REKOMENDASI OLAHRAGA DI RUMAH SAAT PANDEMI (1)

Nah, berikut rekomendasi olahraga di rumah saat pandemi:

1. Yoga.

Yoga adalah olahraga tubuh dan pikiran yang fokus pada kekuatan, kelenturan, serta pernapasan demi peningkatan kesehatan mental dan fisik. Kebetulan sebelum webinar dimulai, terlebih dahulu dilakukan olahraga virtual yaitu Yoga. Olahraga ini dipandu langsung oleh instruktur bersertifikat yaitu Mbak Amanda Tasning. Baru kali ini saya menikmati olahraga virtual meski beberapa kali sempat disamperin anak-anak. 😀

Dulu, saya kira olahraga Yoga hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja, orang-orang yang sudah expert, gitu. Ini karena terlalu sering melihat teman-teman Blogger yang membagikan aktivitas Yoga dengan pose yang kadang bikin geleng-geleng. Hahaha. Setelah gabung webinar Anlene, saya jadi tahu kalau ada Yoga untuk pemula atau Gentle Yoga. Gerakan Yoga ini cukup mudah dipraktikkan. Satu hal yang harus diperhatikan yaitu posisi tubuh. Iya, cari posisi ternyaman saat sedang melakukan Yoga. Jangan memaksakan suatu gerakan jika memang tidak bisa dilakukan, listen your body.

Alhamdulillaah…saya mengikuti full Gentle Yoga yang dipandu Mbak Amanda. Sementara untuk sesi terakhir yaitu ada Conditioning Yoga, saya tidak bisa mengikuti penuh karena TIDAK BISA! 😆 Berbeda dengan Gentle Yoga, Conditioning Yoga ini menurut saya gerakannya tidak mudah. Apalagi ketika sudah sampai pada gerakan plank, waduh…kaki ngilu, pun dengan panggul. Hahaha.

Olahraga Yoga dapat melatih keseimbangan, menguatkan tulang, dan mengurangi stres. Banyak manfaat yang dapat dirasa.

2. Melompat atau Skipping.

Melompat adalah gerakan dengan mengangkat kaki ke depan (ke bawah, ke atas) dan dengan cepat menurunkannya. Olahraga melompat bisa dilakukan dengan atau tanpa tali sesuai dengan kebutuhan. Saat webinar berlangsung, Liliyana Natsir mencontohkan aktivitas melompat tanpa tali yang mana bisa mencapai ketinggian tertentu.

Ada banyak manfaat dari olahraga melompat, selain dapat menjaga stamina dan meningkatkan kesehatan jantung, manfaat lainnya yaitu meningkatkan efisiensi pernapasan. Kemudian untuk lompat tali, karena bagian paling aktif saat berolahraga ini adalah kaki, maka otot-otot bagian kaki akan makin kuat.

3. Berlari di tempat.

Berlari adalah gerakan yang dilakukan seperti berjalan, namun dengan tempo yang dipercepat. Lari di tempat melibatkan otot dan gerakan yang berbeda dari lari biasa. Meski gerakannya sederhana, namun lari di tempat bisa memberi banyak manfaat untuk kebugaran tubuh.

Aktif Bergerak, Penuhi dengan Nutrisi Terbaik untuk Tubuh.

Ketika olahraga sudah berjalan rutin tiap harinya, sudah konsisten atau menjadi kebiasaan, maka kebutuhan akan nutrisi pun tidak boleh diabaikan begitu saja. Iya, pada masa pandemi, aktif bergerak saja belum cukup, lho. Harus ditambah dengan asupan yang bernutrisi tinggi supaya dapat bergerak dengan leluasa.

Kalian dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian dengan konsumsi susu tiap harinya. Anlene menjadi solusi buat kita semua yang membutuhkan nutrisi lengkap untuk tubuh karena Anlene lebih dari susu.

NUTRISI UNTUK TUBUH (2)

Anlene mengeluarkan dua produk baru yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi harian yaitu Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X. Nah, berikut informasi lengkap tentang produk Anlene terbaru.

Anlene Actifit 3X

Mungkin ketika mendengar kata Anlene, yang ada dibenak kalian yaitu susu yang diformulasikan khusus untuk lansia, ya. Itu betul, tapi tidak semuanya untuk lansia. Buat kamu yang aktif bergerak dengan usia Dewasa, Anlene Actifit 3X bisa menjadi pilihan yang tetap karena mengandung nutrisi lengkap untuk menjaga kesehatan tulang, kelenturan sendi, dan kekuatan otot supaya bisa lebih aktif dan berenergi.

Kandungan nutrisi dalam Anlene Actifit 3X diantaranya yaitu Vitamin B6 yang merupakan salah satu faktor dalam metabolisme energi dan pembentukan jaringan. Kemudian, kandungan kalsiumnya juga tinggi dan lemak lebih rendah.

Anlene Gold 5X

Anlene dikenal sebagai ahli nutrisi tulang, enggak heran jika perusahaan yang sudah ada lebih dari dua dekade ini ingin menginspirasi masyarakat untuk terus bergerak aktif sebagai bentuk implementasi dari self-care.

Jika tadi ada Anlene Actifit 3X yang baik dikonsumsi oleh orang dewasa, kalau Anlene Gold 5X ini baik dikonsumsi untuk usia 50 tahun ke atas. Produk ini rendah kolesterol serta kalium dan tanpa penambahan gula. Buat yang punya diabetes sekalipun, cocok lho. Tapi jika punya riwayat penyakit gula tau lainnya, ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum konsumsi susu ini, ya.

REKOMENDASI OLAHRAGA DI RUMAH

Haryadi Raharjo, Scientific and Nutrition Manager PT. Fonterra Brands Indonesia menyampaikan bahwa Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X merupakan rangkaian produk susu berkalsium tinggi yang diformulasikan khusus dan memiliki manfaat nutrisi yang unggul untuk mendorong kesehatan tulang dalam upaya hidup lebih aktif dan sehat.Yuk, Mulai

Aktif Bergerak dan Ikuti Kompetisi #JadiAtletDirumah!

Seperti yang saya sampaikan di awal, saya merasa beruntung bisa bergabung di webinar peluncuran produk terbaru dari Anlene. Ada banyak pengalaman baru yang saya dapatkan, ada banyak manfaat yang saya rasakan, salah satunya menjadi lebih semangat berolahraga.

Kalau kata Lilyana Natsir, kita semua bisa menjadi atlet di rumah dengan melakukan gerakan berlari, berjalan, dan melompat. Berolahraga sesuai dengan kemampuan. Anlene juga mengajak masyarakat untuk bergerak lebih dengan cara mengikuti kompetisi virtual #JadiAtletDiRumah.

JADI ATLET DI RUMAH

Caranya ikutnya mudah banget, yaitu dengan mengunggah video kegiatan berlari, berjalan, dan melompat dari rumah. Kompetisi ini diselenggarakan mulai tanggal 23 Juli sampai 8 Agustus 2021. Informasi lengkapnya bisa kunjungi akun Instagram @anlene_indonesia, ya.

FYI, buat kamu yang ingin cek kepadatan tulang, Anlene menyediakan pemeriksaan mobilitas gratis. Caranya kunjungi http://anlenemovecheck.com, ya.

Omong-omong, kalian punya rekomendasi olahraga di rumah yang asyique. Boleh, dong, rekomendasikan juga!

Pengalaman Vaksin Covid-19 di RSUD Hj. Anna Lasmanah

Pengalaman Vaksin Covid-19 di RSUD Hj. Anna Lasmanah menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi saya yang sedang menikmati peran sebagai Busui (Ibu Menyusui). Ya gimana, hamil dan melahirkan di masa pandemi saja sudah membuat saya banyak prihatin. Sampai menjadi ibu menyusui, ternyata pandemi belum juga usai, wabah virus corona masih ada di dunia, dan mau tidak mau saya harus mengikuti vaksin demi menjaga kesehatan diri, bayi, dan juga keluarga. 😉
Nyali saya untuk mengikuti vaksin bisa dibilang sangat kecil. Terlebih saat mendengar berita perihal vaksin yang katanya bahaya bagi Busui, saya pun sempat mengurungkan niat ikut vaksin. 😀 Ternyata ciut banget nyalinya. 😛
 
Sejak pemerintah mulai menyelenggarakan vaksin Covid-19, saya menjadi salah satu dari sekian banyak Busui yang ragu atau takut dengan pemberian vaksin Covid-19. Ya…bagaimana tidak ragu, banyak isu yang beredar tentang bahaya vaksin Covid-19 untuk Ibu menyusui. Bagaimana tidak takut, kalau benar apa yang diberitakan oleh media bahwa pemberian vaksinasi dapat membahayakan bayi, pasti Busui memilih untuk tidak vaksin. 😆
memotret bayi
Menyikapi hal itu, saya pun mencari tahu kebenarannya dengan cara tanya langsung kepada beberapa teman yang bekerja di bidang kesehatan dan browsing mengenai berita tersebut. Tak lupa saya mempersiapkan paket data internet favorit yaitu Smartfrem Gokil Max yang mana kartu perdana prabayar ini mempunyai kuota ter-gokil dan dapat digunakan di kota-kota tempat kalian tinggal.

Menyiapkan Paket Data Internet untuk Browsing.

Saya adalah pengguna setia Smartfren. Tidak heran kalau saya selalu update berita tentang provider yang beberapa waktu lalu baru melakukan uji coba jaringan 5G, khususnya untuk paket data internet. Maklum, pengguna internet aktif. 😀 Saat ini ada Paket Smartfren Gokil Max yang memberikan kuota internet lokal 24 jam. Kuota ini dapat digunakan di beberapa lokasi yang sudah ditentukan. Paket ini makin gokil karena di dalamnya terdapat extra kuota hingga 70 GB yang bisa digunakan pada jam 01.00-05.00 WIB.
 
Selain gokilnya paket data yang diberikan, Smartfren juga sering bagi-bagi hadiah, lho. Silakan ikuti saja akun sosial media Smartfren, ada banyak kuis di sana. Atau kalau tiap hari ingin dapat hadiah, rajin-rajin lah tengok aplikasi MySmartfren. Yups, download aplikasi MySmartfren di smartfren kamu untuk bisa ikutan Rejeki WOW Periode 2. Ada banyak hadiah yang bisa didapatkan.
tahapan vaksinasi covid-19

Benarkah vaksin Covid-19 Bahaya bagi Ibu Menyusui?

Ragu atau takut setelah membaca berita yang sedang viral adalah hal yang wajar. Seperti berita tentang bahaya vaksin bagi Ibu yang sedang menyusui. Berita ini sempat viral melalui platform sosial media Facebook pada 14 Maret 2021. Padahal kita semua tahu pada awal tahun ini, pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi vaksin Covid-19 kepada masyarakat. Mengajak seluruh masyarakat melakukan vaksinasi supaya tubuh semakin kuat dan meminimalkan paparan virus corona.
 
Berita yang diunggah si Facebook menjadi viral karena di dalamnya menyebutkan bahwa penyuntikan vaksin Covid-19 pada Ibu Menyusui akan menimbulkan bahaya bagi anak. Status selengkapnya seperti berikut.
“Jika Anda seorang Ibu Menyusui, bayi Anda bisa mendapatkan efek samping yang serius.”
Dalam status tersebut, pengguna akun tidak menyebutkan efek samping vaksin bagi Busui. Sebagai pengguna sosial media yang cerdas, tentu berpikir ulang dan tidak bisa langsung menerima statement tanpa ada penjelasan lebih detail. Rasa khawatir pasti ada, namanya manusia, ya. Saya sebagau Busui langsung mencari kebenaran berita tersebut, dong.

Oh…ternyata vaksin covid-19 bahaya bagi Busui itu HOAX!

Faktanya, saat browsing saya menemukan berita di laman website Kominfo yang isinya penjelasan dari Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes  dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, seorang Ibu menyusui bisa menerima vaksin tanpa adanya syarat khusus, karena setelah melahirkan dan mulai menyusui bayinya, maka sudah layak untuk diberikan vaksinasi. Pemberian vaksinasi memberi manfaat bagi bayi dari penularan virus karena antibodi dari ibu menyusui yang ditransfer melalui ASI dapat melindungi bayi yang menyusui.
 
Dilansir dari laman alodokter.com, bahwa ada sejumlah nutrisi yang diberikan Ibu kepada anaknya melalui ASI. Salah satunya yaitu zat antibodi yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh anak dan tidak dapat digantikan dengan pemberian susu formula. Penjelasan lebih lanjut, bahwa antibodi utama dalam ASI yaitu imunoglobulin A (IgA). Zat ini paling banyak terkandung di dalam kolostrum dan dapat melindungi tubuh bayi dari infeksi.
 
Akhirnya, saya sebagai ibu menyusui merasa tenang dan tidak ragu lagi mengikuti vaksin covid-19.  

Prosedur Pelaksanaan Vaksin Covid-19 di RSUD Hj. Anna Lasmanah, Banjarnegara.

Program vaksin Covid-19 di Kabupaten Banjarnegara merupakan program pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten setempat sebagai salah satu cara menambah kekebalan tubuh dan memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.
 
Vaksinasi kali ini merupakan vaksinasi tahap kedua di Kabupaten Banjarnegara. Sebelumnya, ada pemberian vaksin tahap pertama yang diberikan kepada pimpinan daerah dan seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Banjarnegara. Kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi tahap kedua yang diberikan kepada para anggota dewan dan tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksin pada tahap pertama, tokoh agama, dan para pegawai pada instansi pelayanan publik.
 
Seluruh pegawai yang bekerja fokus terhadap pelayanan publik memang mendapat prioritas vaksin karena setiap hari berinteraksi, bersinggungan dengan masyarakat. Termasuk saya.
 
Sebelum mengikuti vaksin, instansi tempat saya bekerja terlebih dahulu mendata pegawai-pegawai yang memenuhi kriteria pemberian vaksin untuk kemudian dikirim ke Dinas Kesehatan Kabupaten setempat. Kurang lebih dua minggu setelah pendataan, kami pun mendapat jadwal vaksin covid-19.
 
Mulai dari sini, saya deg-deg-deg. Meski sudah tahu bahwa vaksin tersebut aman untuk Busui, tetap saja takut. Tapi kali ini takutnya beda, lebih pada keluhan-keluhan yang dirasa setelah vaksin. 😆 Ah…manusia, ya. Memaang! 😛
 
Kebetulan saat itu saya memilih jadwal vaksin di liar kelompok yang sudah ditentukan kantor. Selain masih khawatir dengan berkerumun, saya lebih nyaman berangkat vaksin sendiri. 😀 Peserta vaksin covid-19 akan melewati tahapan alur empat meja. Berikut prosedur pelaksanaan vaksinasi yang bertempat di RSUD Hj. Anna Lasmanah, Banjarnegara.

Alur Meja 1 yaitu pendaftaran peserta vaksin.

Petugas akan menanyakan asal instansi sebelum lanjut ke proses berikutnya. Meski sudah dilakukan pendataan, peserta vaksin harus melakukan pendaftaran ulang. Semacam check in, gitu. Di sini peserta harus menunjukkan KTP untuk pencocokkan data. Setelah data dinyatakan cocok, peserta diminta untuk melanjutkan tahapan proses ke meja 2.

Alur meja 2 yaitu pengecekan kondisi tubuh atau skrining.

Di sini saya diminta untuk mengisi data diri dan data penting lainnya pada selembar kertas yang sudah disediakan, semacam formulir. Untuk data penting lainnya disajikan dalam bentuk pertanyaan dan sudah ada pilihan “iya atau tidak”. Data tersebut terkait dengan riwayat kesehatan termasuk penyakit penyerta atau bawaan.
 
Setelah pengisian data selesai, petugas yang saat itu bertugas yaitu dr. Danu membacakan ulang data sebagai bentuk konfirmasi. Ternyata di formulir tersebut ada pertanyaan “apakah Anda sedang menyusui?” Tentu saya menjawab, iya. Untuk pertanyaan yang satu ini, dr. Danu melakukan konfirmasi dan memberitahukan kepada saya kalau Ibu menyusui aman untuk divaksin.
vaksin di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara
 
Proses terakhir di meja 2 yaitu pengecekan tekanan darah dan cek saturasi oksigen oleh seorang bidan yang bertugas. 

Alur meja 3 yaitu pemberian vaksin.

Alhamdulillaah tekanan darah saya saat itu normal yaitu 100/80. Kemudian untuk saturasi oksigennya 98. Karena semua normal, saya pun ikut antre vaksin.
 
Pihak RSUD menyediakan dua tempat vaksin, yaitu untuk perempuan dan laki-laki. Tempat vaksin ini ada dalam satu ruang, hanya saja untuk yang perempuan ditambah dengan bilik atau pembatas dari kayu untuk kenyamanan.

Alur meja 4 yaitu observasi.

Seluruh peserta yang telah divaksin harus melalui tahap observasi minim 10 menit dan maksimal 30 menit. Tahapan observasi dilakukan sebagai bentuk antisipasi. Iya, dikhawatirkan ada Kejadian Ikutan Paska Imunisasi. Mengalami pusing atau mual-mual, misalnya. Karena daya tahan tubuh seseorang saat divaksin tidak sama, tentu ini menjadi pertimbangan tim medis.
 
Sambil observasi, petugas meja 4 menyiapkan kartu vaksinasi Covid-19. Kartu ini berisi data diri, nomor tiket, tempat vaksin dan tentunya riwayat pemberian vaksin Covid-19.

Pengalaman Mengikuti Vaksin Covid-19 di RSUD Hj. Anna Lasmanah, Banjarnegara.

Kamis, 04 Maret 2021, saya datang sendiri untuk vaksin Covid-19 vaksin dosis pertama. Sesuai jadwal, harusnya saya vaksin pertama di bulan Februari. Namun karena saat itu ada suatu hal yang tidak bisa saya tinggalkan, akhirnya saya memutuskan untuk menunda vaksin.
 
Alhamdulillaah…meski dari atas nana instansi saya sendirian, saya tetap mendapatkan perlakuan yang sama dengan peserta lainnya. Tidak didahulukan, tidak juga diikutkan kloter paling akhir pada hari itu juga. Pokoknya sesuai antrean.
 
Pelayanan dan para petugas vaksin Covid-19 memberikan layanan yang sangat memuaskan. Mulai dari awal pendaftaran, yang dilayani oleh dua petugas (perempuan), ramah-ramah banget. Kemudian, di meja dua juga yang namanya dr. Danu suaranya lembut dan ramah. Sampai pada petugas yang memberikan vaksin juga baik banget. Membantu mengarahkan peserta dan ada komunikasi. Jadi yang mau diencus enggak tegang. 😆
kartu vaksinasi covid-19
 
Petugas meja empat juga komunikatif dalam menyampaikan hasil vaksinasi. Mereka juga menyampaikan jadwal lanjutan vaksin dosis kedua yaitu pada 24 Marer 2021, sembari menyerahkan kartu vaksin. Saya melihat tim vaksin covid-19 di RSUD Hj. Anna Lasmanah, tuh, kompak. Saling membantu.
 
Saya sudah dua kali vaksin, lho. Bagaimana dengan teman-teman, nih. Sudah vaksin atau belum?